NEW
Font size
WorksheetsFarmasi komunitas
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Pemesanan narkotika menggunakan surat pesanan narkotika rangkap tiga, satu untuk arsip apotek, dan sisanya diberikan kepada Pedagang Besar Farmasi (PBF)
TRUE
FALSE
Pelaporan penggunaan narkotika dilakukan setiap tahun melalui Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika (SIPNAP).
TRUE
FALSE
Obat psikotropika hanya dapat dipesan ke satu PBF dengan satu jenis obat per surat.
TRUE
FALSE
Obat narkotika dan psikotropika yang diterima dari PBF harus diterima langsung oleh Apoteker Pengelola Apotek (APA) atau dengan sepengetahuan APA.
TRUE
FALSE
Lemari penyimpanan narkotika harus terbuat dari bahan kayu atau bahan lain yang kokoh dan memiliki dua kunci berbeda.
TRUE
FALSE
Pelaporan pemusnahan narkotika dan psikotropika harus mencantumkan berita acara dengan rincian waktu, tempat, dan petugas yang melakukan pemusnahan.
TRUE
FALSE
Resep narkotika dapat diulang dengan menggunakan resep dari apotek lain.
TRUE
FALSE
Obat kadaluarsa yang rusak tidak dapat dikembalikan ke PBF.
TRUE
FALSE
Proses pemusnahan narkotika memerlukan persetujuan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan.
TRUE
FALSE
Lemari penyimpanan psikotropika harus memiliki kunci, tetapi tidak wajib terkunci setiap saat
TRUE
FALSE
Resep adalah permintaan tertulis dari apoteker kepada dokter untuk menyiapkan obat.
TRUE
FALSE
Resep dokter hewan harus mencantumkan jenis hewan dan nama serta alamat pemiliknya.
TRUE
FALSE
Obat racikan tidak perlu diberi etiket selama disiapkan oleh apoteker.
TRUE
FALSE
Skrinning resep hanya dilakukan pada aspek administrasi saja.
TRUE
FALSE
Resep narkotika disimpan bersama dengan resep non-narkotika.
TRUE
FALSE
Informasi obat mencakup cara pemakaian, penyimpanan, dan makanan yang harus dihindari.
TRUE
FALSE
Salinan resep tidak perlu mencantumkan nomor dan tanggal pembuatan resep asli.
TRUE
FALSE
Pemusnahan resep dilakukan dengan cara pembakaran atau metode lain yang memadai.
TRUE
FALSE
Berita acara pemusnahan resep dibuat rangkap empat.
TRUE
FALSE
Resep hanya perlu disimpan selama satu tahun.
TRUE
FALSE
Farmasi hanya berperan sebagai penyedia obat di masyarakat.
TRUE
FALSE
Salah satu kewenangan tenaga kefarmasian adalah melaksanakan pekerjaan kefarmasian di fasilitas distribusi sediaan farmasi.
TRUE
FALSE
Swamedikasi diperbolehkan untuk semua jenis penyakit.
TRUE
FALSE
Apoteker harus memastikan bahwa pasien memahami penyakitnya dan pentingnya kepatuhan terhadap diet.
TRUE
FALSE
Peraturan Menteri Kesehatan No. 919/MENKES/Per/X/1993 menyebutkan bahwa obat untuk swamedikasi tidak boleh digunakan oleh wanita hamil dan anak di bawah dua tahun.
TRUE
FALSE
Konseling oleh apoteker bertujuan untuk menggantikan peran dokter dalam memberikan informasi kepada pasien.
TRUE
FALSE
Kompetensi apoteker menurut WHO meliputi kemampuan sebagai caregiver, decision maker, dan communicator.
TRUE
FALSE
Pengawasan profesi apoteker di Indonesia sudah sangat ketat sehingga memastikan kehadiran apoteker dalam pelayanan farmasi.
TRUE
FALSE
Perilaku adalah tindakan atau perbuatan organisme yang dapat diamati dan dipelajari.
TRUE
FALSE
Menurut Green (1980), perilaku masyarakat hanya ditentukan oleh faktor internal individu.
TRUE
FALSE
Menurut Benjamin Bloom, perilaku terdiri dari tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotor.
TRUE
FALSE
Menurut teori Green, ketersediaan fasilitas kesehatan termasuk faktor pendukung terbentuknya perilaku.
TRUE
FALSE
Faktor non-perilaku seperti genetik dan iklim tidak mempengaruhi status kesehatan masyarakat.
TRUE
FALSE
Epidemiologi merupakan ilmu yang mempelajari insidensi, distribusi, dan determinan masalah kesehatan dalam masyarakat.
TRUE
FALSE
Epidemiologi hanya relevan untuk penyakit menular dan tidak mencakup penyakit non-infeksi seperti kanker.
TRUE
FALSE
Pendekatan ekologi dalam epidemiologi mengkaji hubungan antara manusia dan lingkungannya dalam konteks kesehatan.
TRUE
FALSE
Dalam epidemiologi eksperimental, tidak dilakukan perlakuan tertentu pada subjek penelitian.
TRUE
FALSE
Evaluasi dalam epidemiologi hanya dilakukan untuk program kesehatan yang berhasil.
TRUE
FALSE
Epidemiologi tidak berkaitan dengan ilmu lain seperti biostatistik dan administrasi kesehatan masyarakat.
TRUE
FALSE
Jika HNA sebuah tablet adalah Rp. 500, berapa harga jualnya di apotek dengan PPN 10% dan margin apotek 25%?
Rp. 600
Rp. 625
Rp. 687,5
Rp. 750
ika total HNA dari bahan obat racikan adalah Rp. 2450, dan biaya tambahan meliputi PPN 10%, margin apotek 25%, uang jasa Rp. 3000, serta biaya kapsul Rp. 800, berapa harga totalnya?
Rp. 7100
Rp. 7107
Rp. 7200
Rp. 7300
Jika margin apotek adalah 25%, berapa harga jual obat dengan HNA Rp. 800 dan PPN 10%?
Rp. 1000
Rp. 1120
Rp. 1200
Rp. 1250
Sebuah resep membutuhkan 10 kapsul racikan dengan komposisi:
Paracetamol (HNA Rp. 150/tab), dosis 500 mg/kapsul, tersedia 500 mg/tab
GG (HNA Rp. 75/tab), dosis 100 mg/kapsul, tersedia 100 mg/tab
Jika uang jasa racikan adalah Rp. 1500 untuk setiap resep racikan, berapa total HNA untuk racikan tersebut?
Rp. 1500
Rp. 2250
Rp. 3000
Rp. 3750
Jika total HNA adalah Rp. 2250, dengan PPN 10%, margin apotek 25%, dan uang jasa Rp. 1500, berapa harga jualnya?
Rp. 3375
Rp. 4125
Rp. 4500
Rp. 4875
Jika resep membutuhkan 15 kapsul dengan rincian:
Phenobarb (HNA Rp. 75/tab), dosis 100 mg/kapsul, tersedia 100 mg/tab
Prednison (HNA Rp. 100/tab), dosis 5 mg/kapsul, tersedia 5 mg/tab
Berapa HNA dari racikan tersebut?
Rp. 2625
Rp. 1875
Rp. 2250
Rp. 1500
Resep:
Interhistin (HNA Rp. 750/tab), dosis ¼ tablet/kapsul, total 10 kapsul
Tremenza (HNA Rp. 1475/tab), dosis ¼ tablet/kapsul, total 10 kapsul
Uang jasa racikan = Rp. 1500
Berapa total harga jual dengan PPN 10% dan margin 25%?
Rp. 3500
Rp. 4800
Rp. 5625
Rp. 6300
Sanmol (HNA Rp. 350/tab), dosis ½ tablet/kapsul, total 20 kapsul
Cortidex (HNA Rp. 300/tab), dosis ¼ tablet/kapsul, total 20 kapsul
Berapa total HNA?
Rp. 3000
Rp. 4000
Rp. 5000
Rp. 6000
INH (HNA Rp. 125/tab), dosis ½ tablet/puyer, total 30 puyer
Rifampicin (HNA Rp. 300/tab), dosis ½ tablet/puyer, total 30 puyer
Jika uang jasa racikan adalah Rp. 3000, berapa total harga jual dengan PPN 10% dan margin 25%?
Rp. 8750
Rp. 9375
Rp. 10000
Rp. 10625
Berapa total harga resep 2 untuk 24 puyer dan 1 botol Amoxan syrup?
Diketahui:
HNA Interhistin: Rp. 750/tab (¼ tab)
HNA Tremenza: Rp. 1475/tab (¼ tab)
HNA Sanmol: Rp. 350/tab (½ tab)
HNA Cortidex: Rp. 300/tab (¼ tab)
HNA Amoxan: Rp. 35,000
Kertas puyer: Rp. 50/lembar
Uang servis: Rp. 1500 (2× untuk racikan)
PPN: 10%, margin apotek: 25%, indeks Amoxan: 1,30
Rp. 74,000
Rp. 76,306
Rp. 72,500
Rp. 78,000
Berapa total harga resep 3 untuk 60 puyer dan 1 botol Curvit syrup?
Diketahui:
HNA INH: Rp. 125/tab (½ tab)
HNA Rifampicin: Rp. 300/tab (½ tab)
HNA Pirazinamid: Rp. 350/tab (½ tab)
HNA Curvit syrup: Rp. 25,000
Kertas puyer: Rp. 50/lembar
Uang servis: Rp. 1500 (2× untuk racikan)
PPN: 10%, margin apotek: 25%, indeks Curvit: 1,30
Rp. 72,500
Rp. 70,468
Rp. 68,000
Rp. 74,000
