wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Farmasi komunitas

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pemesanan narkotika menggunakan surat pesanan narkotika rangkap tiga, satu untuk arsip apotek, dan sisanya diberikan kepada Pedagang Besar Farmasi (PBF)​

a)

TRUE

b)

FALSE

2.

Pelaporan penggunaan narkotika dilakukan setiap tahun melalui Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika (SIPNAP).

a)

TRUE

b)

FALSE

3.

Obat psikotropika hanya dapat dipesan ke satu PBF dengan satu jenis obat per surat.

a)

TRUE

b)

FALSE

4.

Obat narkotika dan psikotropika yang diterima dari PBF harus diterima langsung oleh Apoteker Pengelola Apotek (APA) atau dengan sepengetahuan APA.

a)

TRUE

b)

FALSE

5.

Lemari penyimpanan narkotika harus terbuat dari bahan kayu atau bahan lain yang kokoh dan memiliki dua kunci berbeda.

a)

TRUE

b)

FALSE

6.

Pelaporan pemusnahan narkotika dan psikotropika harus mencantumkan berita acara dengan rincian waktu, tempat, dan petugas yang melakukan pemusnahan.

a)

TRUE

b)

FALSE

7.

Resep narkotika dapat diulang dengan menggunakan resep dari apotek lain.

a)

TRUE

b)

FALSE

8.

Obat kadaluarsa yang rusak tidak dapat dikembalikan ke PBF.

a)

TRUE

b)

FALSE

9.

Proses pemusnahan narkotika memerlukan persetujuan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan.

a)

TRUE

b)

FALSE

10.

Lemari penyimpanan psikotropika harus memiliki kunci, tetapi tidak wajib terkunci setiap saat

a)

TRUE

b)

FALSE

11.

Resep adalah permintaan tertulis dari apoteker kepada dokter untuk menyiapkan obat.

a)

TRUE

b)

FALSE

12.

Resep dokter hewan harus mencantumkan jenis hewan dan nama serta alamat pemiliknya.

a)

TRUE

b)

FALSE

13.

Obat racikan tidak perlu diberi etiket selama disiapkan oleh apoteker.

a)

TRUE

b)

FALSE

14.

Skrinning resep hanya dilakukan pada aspek administrasi saja.

a)

TRUE

b)

FALSE

15.

Resep narkotika disimpan bersama dengan resep non-narkotika.

a)

TRUE

b)

FALSE

16.

Informasi obat mencakup cara pemakaian, penyimpanan, dan makanan yang harus dihindari.

a)

TRUE

b)

FALSE

17.

Salinan resep tidak perlu mencantumkan nomor dan tanggal pembuatan resep asli.

a)

TRUE

b)

FALSE

18.

Pemusnahan resep dilakukan dengan cara pembakaran atau metode lain yang memadai.

a)

TRUE

b)

FALSE

19.

Berita acara pemusnahan resep dibuat rangkap empat.

a)

TRUE

b)

FALSE

20.

Resep hanya perlu disimpan selama satu tahun.

a)

TRUE

b)

FALSE

21.

Farmasi hanya berperan sebagai penyedia obat di masyarakat.

a)

TRUE

b)

FALSE

22.

Salah satu kewenangan tenaga kefarmasian adalah melaksanakan pekerjaan kefarmasian di fasilitas distribusi sediaan farmasi.

a)

TRUE

b)

FALSE

23.

Swamedikasi diperbolehkan untuk semua jenis penyakit.

a)

TRUE

b)

FALSE

24.

Apoteker harus memastikan bahwa pasien memahami penyakitnya dan pentingnya kepatuhan terhadap diet.

a)

TRUE

b)

FALSE

25.

Peraturan Menteri Kesehatan No. 919/MENKES/Per/X/1993 menyebutkan bahwa obat untuk swamedikasi tidak boleh digunakan oleh wanita hamil dan anak di bawah dua tahun.

a)

TRUE

b)

FALSE

26.

Konseling oleh apoteker bertujuan untuk menggantikan peran dokter dalam memberikan informasi kepada pasien.

a)

TRUE

b)

FALSE

27.

Kompetensi apoteker menurut WHO meliputi kemampuan sebagai caregiver, decision maker, dan communicator.

a)

TRUE

b)

FALSE

28.

Pengawasan profesi apoteker di Indonesia sudah sangat ketat sehingga memastikan kehadiran apoteker dalam pelayanan farmasi.

a)

TRUE

b)

FALSE

29.

Perilaku adalah tindakan atau perbuatan organisme yang dapat diamati dan dipelajari.

a)

TRUE

b)

FALSE

30.

Menurut Green (1980), perilaku masyarakat hanya ditentukan oleh faktor internal individu.

a)

TRUE

b)

FALSE

31.

Menurut Benjamin Bloom, perilaku terdiri dari tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotor.

a)

TRUE

b)

FALSE

32.

Menurut teori Green, ketersediaan fasilitas kesehatan termasuk faktor pendukung terbentuknya perilaku.

a)

TRUE

b)

FALSE

33.

Faktor non-perilaku seperti genetik dan iklim tidak mempengaruhi status kesehatan masyarakat.

a)

TRUE

b)

FALSE

34.

Epidemiologi merupakan ilmu yang mempelajari insidensi, distribusi, dan determinan masalah kesehatan dalam masyarakat.

a)

TRUE

b)

FALSE

35.

Epidemiologi hanya relevan untuk penyakit menular dan tidak mencakup penyakit non-infeksi seperti kanker.

a)

TRUE

b)

FALSE

36.

Pendekatan ekologi dalam epidemiologi mengkaji hubungan antara manusia dan lingkungannya dalam konteks kesehatan.

a)

TRUE

b)

FALSE

37.

Dalam epidemiologi eksperimental, tidak dilakukan perlakuan tertentu pada subjek penelitian.

a)

TRUE

b)

FALSE

38.

Evaluasi dalam epidemiologi hanya dilakukan untuk program kesehatan yang berhasil.

a)

TRUE

b)

FALSE

39.

Epidemiologi tidak berkaitan dengan ilmu lain seperti biostatistik dan administrasi kesehatan masyarakat.

a)

TRUE

b)

FALSE

40.

Jika HNA sebuah tablet adalah Rp. 500, berapa harga jualnya di apotek dengan PPN 10% dan margin apotek 25%?

a)

Rp. 600

b)

Rp. 625

c)

Rp. 687,5

d)

Rp. 750

41.

ika total HNA dari bahan obat racikan adalah Rp. 2450, dan biaya tambahan meliputi PPN 10%, margin apotek 25%, uang jasa Rp. 3000, serta biaya kapsul Rp. 800, berapa harga totalnya?

a)

Rp. 7100

b)

Rp. 7107

c)

Rp. 7200

d)

Rp. 7300

42.

Jika margin apotek adalah 25%, berapa harga jual obat dengan HNA Rp. 800 dan PPN 10%?

a)

Rp. 1000

b)

Rp. 1120

c)

Rp. 1200

d)

Rp. 1250

43.

Sebuah resep membutuhkan 10 kapsul racikan dengan komposisi:

  • Paracetamol (HNA Rp. 150/tab), dosis 500 mg/kapsul, tersedia 500 mg/tab

  • GG (HNA Rp. 75/tab), dosis 100 mg/kapsul, tersedia 100 mg/tab
    Jika uang jasa racikan adalah Rp. 1500 untuk setiap resep racikan, berapa total HNA untuk racikan tersebut?

a)

Rp. 1500

b)

Rp. 2250

c)

Rp. 3000

d)

Rp. 3750

44.

Jika total HNA adalah Rp. 2250, dengan PPN 10%, margin apotek 25%, dan uang jasa Rp. 1500, berapa harga jualnya?

a)

Rp. 3375

b)

Rp. 4125

c)

Rp. 4500

d)

Rp. 4875

45.

Jika resep membutuhkan 15 kapsul dengan rincian:

  • Phenobarb (HNA Rp. 75/tab), dosis 100 mg/kapsul, tersedia 100 mg/tab

  • Prednison (HNA Rp. 100/tab), dosis 5 mg/kapsul, tersedia 5 mg/tab
    Berapa HNA dari racikan tersebut?

a)

Rp. 2625

b)

Rp. 1875

c)

Rp. 2250

d)

Rp. 1500

46.

Resep:

  • Interhistin (HNA Rp. 750/tab), dosis ¼ tablet/kapsul, total 10 kapsul

  • Tremenza (HNA Rp. 1475/tab), dosis ¼ tablet/kapsul, total 10 kapsul
    Uang jasa racikan = Rp. 1500
    Berapa total harga jual dengan PPN 10% dan margin 25%?

a)

Rp. 3500

b)

Rp. 4800

c)

Rp. 5625

d)

Rp. 6300

47.
  • Sanmol (HNA Rp. 350/tab), dosis ½ tablet/kapsul, total 20 kapsul

  • Cortidex (HNA Rp. 300/tab), dosis ¼ tablet/kapsul, total 20 kapsul
    Berapa total HNA?

a)

Rp. 3000

b)

Rp. 4000

c)

Rp. 5000

d)

Rp. 6000

48.
  • INH (HNA Rp. 125/tab), dosis ½ tablet/puyer, total 30 puyer

  • Rifampicin (HNA Rp. 300/tab), dosis ½ tablet/puyer, total 30 puyer
    Jika uang jasa racikan adalah Rp. 3000, berapa total harga jual dengan PPN 10% dan margin 25%?

a)

Rp. 8750

b)

Rp. 9375

c)

Rp. 10000

d)

Rp. 10625

49.

Berapa total harga resep 2 untuk 24 puyer dan 1 botol Amoxan syrup?
Diketahui:

  • HNA Interhistin: Rp. 750/tab (¼ tab)

  • HNA Tremenza: Rp. 1475/tab (¼ tab)

  • HNA Sanmol: Rp. 350/tab (½ tab)

  • HNA Cortidex: Rp. 300/tab (¼ tab)

  • HNA Amoxan: Rp. 35,000

  • Kertas puyer: Rp. 50/lembar

  • Uang servis: Rp. 1500 (2× untuk racikan)

  • PPN: 10%, margin apotek: 25%, indeks Amoxan: 1,30

a)

Rp. 74,000

b)

Rp. 76,306

c)

Rp. 72,500

d)

Rp. 78,000

50.

Berapa total harga resep 3 untuk 60 puyer dan 1 botol Curvit syrup?

Diketahui:

HNA INH: Rp. 125/tab (½ tab)

HNA Rifampicin: Rp. 300/tab (½ tab)

HNA Pirazinamid: Rp. 350/tab (½ tab)

HNA Curvit syrup: Rp. 25,000

Kertas puyer: Rp. 50/lembar

Uang servis: Rp. 1500 (2× untuk racikan)

PPN: 10%, margin apotek: 25%, indeks Curvit: 1,30

a)

Rp. 72,500

b)

Rp. 70,468

c)

Rp. 68,000

d)

Rp. 74,000