wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS STABILITAS OBAT 2025

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Apa perbedaan utama antara BUD dan Expiration Date (ED)?

a)

BUD hanya berlaku untuk produk steril, sedangkan ED untuk semua produk

b)

ED berlaku sebelum kemasan dibuka, sedangkan BUD setelah kemasan dibuka

c)

BUD lebih panjang daripada ED

d)

ED diberikan oleh apoteker, sedangkan BUD oleh pabrik farmasi

2.

BUD untuk formula topikal yang mengandung air, menurut USP 795, adalah...

a)

7 hari

b)

14 hari

c)

30 hari

d)

60 hari

3.

BUD untuk produk steril seperti larutan injeksi seftriakson setelah direkonstitusi adalah...

a)

12 jam

b)

24 jam pada suhu 25°C dan 4 hari pada suhu 2-8°C

c)

30 hari di suhu dingin

d)

7 hari di suhu kamar

4.

Apa risiko utama produk steril jika kemasannya dibuka?

a)

Penurunan konsentrasi bahan aktif

b)

Perubahan warna

c)

Kontaminasi mikroorganisme

d)

Penurunan bau obat

5.

Apa contoh produk steril dengan tingkat risiko "segera digunakan"?

a)

Larutan injeksi antibiotik untuk 12 jam penggunaan

b)

Injeksi langsung dalam waktu 1 jam setelah persiapan

c)

Sediaan inhaler dengan pengujian sterilitas

d)

Emulsi topikal yang disimpan pada suhu dingin

6.

Mengapa sediaan steril yang dibuka memerlukan pengujian sterilitas?

a)

Untuk memperpanjang waktu kedaluwarsa

b)

Untuk memastikan tidak ada kontaminasi mikroba

c)

Untuk meningkatkan viskositas

d)

Untuk menghindari reaksi bahan aktif

7.

Apa yang dimaksud dengan single-use vial?

a)

Vial yang hanya boleh digunakan untuk satu kali pasien

b)

Vial yang dapat digunakan kembali selama sterilitas terjaga

c)

Vial yang disimpan di suhu kamar

d)

Vial dengan BUD 7 hari

8.

Apa kode guideline ICH untuk pengujian stabilitas zat aktif dan produk obat baru?

a)

Q1A(R2)

b)

Q1B

c)

Q1F

d)

Q1M

9.

Perubahan bermakna pada uji dipercepat mencakup...

a)

Kehilangan 5% potensi bahan aktif

b)

Melebihi batas pH spesifikasi

c)

Pemisahan fase

d)

Semua jawaban benar

10.

Pengujian photostability dilakukan pada...

a)

Bahan aktif

b)

Produk dalam kemasan langsung

c)

Produk dalam kemasan yang akan dipasarkan

d)

Semua jawaban benar

11.

Dalam uji stabilitas menurut WHO, berapa bulan minimal pengujian real time dilakukan?

a)

6 bulan

b)

12 bulan

c)

18 bulan

d)

24 bulan

12.

Produk dinyatakan stabil jika tidak menunjukkan degradasi bermakna pada aspek berikut, kecuali...

a)

Fisika

b)

Kimia

c)

Keekonomian

d)

Mikrobiologi

13.

Produk disimpan pada freezer dengan suhu...

a)

-5°C hingga -20°C

b)

-10°C hingga -30°C

c)

-15°C hingga -25°C

d)

-20°C hingga -40°C

14.

Pada studi stabilitas menurut WHO, produk dianggap stabil jika...

a)

Tidak menunjukkan perubahan fisik, kimia, atau mikrobiologi yang bermakna

b)

Tetap berada dalam batas spesifikasi yang ditetapkan

c)

Tidak mengalami degradasi selama masa uji

d)

Semua jawaban benar

15.

Apa yang diatur oleh parameter pengujian dalam rancangan uji stabilitas?

a)

Metode pengemasan

b)

Aspek kimia, fisika, dan mikrobiologi produk

c)

Lokasi penyimpanan produk

d)

Jumlah batch yang diuji

16.

Parameter pengujian disolusi diterapkan pada sediaan...

a)

Semi-padat

b)

Cairan oral

c)

Sediaan padat

d)

Sediaan parenteral

17.

Metode pengujian harus divalidasi untuk...

a)

Akurasi, presisi, dan spesifisitas

b)

Efisiensi produksi

c)

Penghematan biaya

d)

Pengurangan pengemasan

18.

Dalam uji stabilitas, penyimpanan intermediate dilakukan pada suhu...

a)

25°C ± 2°C

b)

30°C ± 2°C

c)

40°C ± 2°C

d)

50°C ± 2°C

19.

Pengujian rancangan stabilitas untuk produk parenteral mencakup...

a)

Sterilitas dan endotoksin

b)

Disintegrasi dan disolusi

c)

Rheologi dan redispersi

d)

Kandungan alkohol

20.

Apa fungsi utama dari studi stabilitas jangka panjang?

a)

Menentukan spesifikasi produk

b)

Mengetahui perubahan produk selama penyimpanan normal

c)

Mengidentifikasi metode analisis baru

d)

Mengurangi biaya pengujian

21.

Dalam uji stabilitas, penyimpanan pada 40°C/75% RH dilakukan untuk...

a)

Pengujian rutin

b)

Uji dipercepat

c)

Studi real-time

d)

Studi bracketing

22.

Apa syarat pengujian parameter mikrobiologi dalam rancangan stabilitas?

a)

Tidak ada pertumbuhan mikroba

b)

Kandungan bahan aktif tetap

c)

Warna dan bentuk tidak berubah

d)

Tidak ada penurunan kekerasan

23.

Uji stabilitas untuk sediaan cair meliputi parameter...

a)

pH, viskositas, dan warna

b)

Keseragaman kandungan

c)

Kandungan alkohol

d)

Semua jawaban benar

24.

Parameter viskositas penting untuk pengujian...

a)

Sediaan padat

b)

Sediaan semi-padat

c)

Sediaan injeksi

d)

Semua sediaan

25.

Studi disintegrasi dilakukan pada sediaan...

a)

Cair

b)

Parenteral

c)

Padat

d)

Semi-padat

26.

Uji ekstraksi dilakukan pada...

a)

Semua jenis sediaan

b)

Sediaan yang memiliki kemasan kompleks

c)

Produk yang mengandung bahan aktif baru

d)

Sediaan steril

27.

Uji sineresis digunakan untuk sediaan...

a)

Gel

b)

Tablet

c)

Injeksi

d)

Sirup

28.

Apa yang dimaksud dengan uji osmolaritas?

a)

Mengukur tekanan osmotik larutan

b)

Menentukan kadar bahan aktif

c)

Menganalisis viskositas produk

d)

Mengidentifikasi perubahan pH

29.

Dalam rancangan stabilitas, parameter homogenitas diuji pada...

a)

Sediaan semi-padat

b)

Sediaan cair

c)

Sediaan padat

d)

Semua jawaban benar

30.

Uji disolusi diperlukan untuk memastikan...

a)

Pelepasan bahan aktif sesuai waktu yang diinginkan

b)

Stabilitas mikrobiologi produk

c)

Konsistensi viskositas

d)

Distribusi ukuran partikel

31.

Uji homogenitas bertujuan untuk memastikan...

a)

Konsistensi zat aktif dalam batch

b)

Tidak ada perubahan fisika

c)

Produk tidak mengalami kontaminasi

d)

Warna produk sesuai spesifikasi

32.

Kandungan antioksidan diuji untuk memastikan...

a)

Efisiensi biaya produksi

b)

Stabilitas produk dari oksidasi

c)

Tidak adanya endotoksin

d)

Penurunan viskositas

33.

Produk parenteral harus diuji untuk parameter berikut, kecuali...

a)

pH

b)

Kekerasan

c)

Sterilitas

d)

Endotoksin

34.

Waktu rekonstruksi diuji pada...

a)

Produk injeksi serbuk

b)

Tablet

c)

Gel

d)

Kapsul lunak

35.

Dalam uji ekstraksi, media ekstraksi yang sering digunakan adalah...

a)

Air murni

b)

Alkohol 70%

c)

Larutan garam

d)

Buffer fosfat

36.

Parameter pengujian pada sediaan larutan meliputi...

a)

pH, warna, dan viskositas

b)

Kandungan antioksidan

c)

Kekerasan tablet

d)

Keregasan kapsul

37.

Kandungan antimikroba diuji untuk memastikan...

a)

Efektivitas zat antimikroba selama masa simpan

b)

Tidak adanya perubahan viskositas

c)

Stabilitas warna dan bau produk

d)

Tidak ada perubahan pH

38.

Apa yang dimaksud dengan "keseragaman bobot"?

a)

Konsistensi bobot satuan dosis dalam batch

b)

Konsistensi kadar bahan aktif dalam batch

c)

Konsistensi warna produk

d)

Konsistensi viskositas produk

39.

Uji kekerasan dilakukan untuk memastikan tablet...

a)

Tidak pecah selama penanganan

b)

Memiliki kadar bahan aktif yang stabil

c)

Bebas dari kontaminasi mikroba

d)

Tidak mengalami perubahan warna

40.

Dalam rancangan stabilitas, parameter pengujian fisika mencakup...

a)

Kandungan antioksidan

b)

Kandungan pengawet

c)

Warna, viskositas, dan ukuran partikel

d)

Sterilitas

41.

Produk dianggap mengalami "perubahan signifikan" jika...

a)

Kadar bahan aktif turun lebih dari 5%

b)

Tidak ada perubahan warna

c)

Tidak ada perubahan viskositas

d)

Terdapat perubahan bentuk

42.

Produk dianggap memenuhi spesifikasi uji mikrobiologi jika...

a)

Tidak ada bakteri tertentu seperti Salmonella

b)

Tidak ada kontaminasi fisika

c)

Kadar bahan aktif tetap

d)

Tidak ada perubahan viskositas

43.

Uji keregasan bertujuan untuk memastikan...

a)

Ketahanan tablet selama proses distribusi

b)

Kandungan bahan aktif

c)

Stabilitas zat pengawet

d)

Tidak ada perubahan viskositas

44.

Studi stabilitas ongoing dilakukan untuk...

a)

Memastikan stabilitas produk selama masa pemasaran

b)

Mengurangi waktu pengujian

c)

Menurunkan biaya pengemasan

d)

Meningkatkan efisiensi produksi

45.

Sebuah tablet diuji pH dengan waktu berikut (menit): 6.8, 6.5, 7.1, 7.2, dan 7.0. Hitung rata-rata waktu disintegrasi tablet.

a)

6.9

b)

6.8

c)

6.7

d)

7.0

46.

Sebuah larutan farmasi memiliki kadar bahan aktif awal 98%. Setelah disimpan selama 6 bulan pada 40°C/75% RH, kadar bahan aktif turun menjadi 92%. Berapa rata-rata penurunan kadar bahan aktif per bulan?

a)

0,5%

b)

1,0%

c)

1,2%

d)

1,5%

47.

Sebuah larutan memiliki pH awal 7,0. Setelah 6 bulan, pH menjadi 6,5. Berapa laju perubahan pH per bulan?

a)

0,08

b)

0,10

c)

0,12

d)

0,15

48.

Sebuah tablet diuji disintegrasi dengan waktu berikut (menit): 12, 11, 13, 12, dan 11. Hitung rata-rata waktu disintegrasi tablet.

a)

11,5 menit

b)

11,8 menit

c)

12,5 menit

d)

13,0 menit

49.

Sebuah larutan diuji kadar bahan aktif selama 6 bulan dengan hasil pengukuran awal: 95% dan pengukuran akhir: 90%. Berapa laju penurunan kadar bahan aktif per bulan?

a)

0,5%

b)

0,8%

c)

1,0%

d)

1,5%

50.

Sebuah tablet diuji kadar bahan aktif pada bulan ke-0, ke-6, dan ke-12 dengan hasil kadar Bulan 0: 100%, Bulan 6: 96%, dan Bulan 12: 92%. Prediksi kadar bahan aktif pada bulan ke-18 jika terjadi penurunan linear.

a)

88%

b)

89%

c)

90%

d)

91%