NEW
Font size
WorksheetsPerbaikan Pengantar Farklin 2024 Soal UTS
Total questions: 40
Worksheet time: 21mins
Pelayanan yang disediakan di rumah sakit diantaranya:
Pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat
Pelayanan kuratif dan preventif
Pelayanan fisioterapi dan promosi kesehatan
Pelayanan rehabilitasi medik
Yang tidak termasuk kedalam sediaan farmasi adalah:
Bahan obat
Kosmetik
Gas medis
Alat tulis kantor (ATK)
Tujuan dari pelayanan kefarmasian di rumah sakit sebagaimana dibawah ini, kecuali:
Meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian
Memenuhi keinginan dokter dan tenaga kesehatan akan kebutuhan obat
Menjamin kepastian hukum bagi tenaga kefarmasian
Melindungi pasien dan Masyarakat dari penggunaan obat yang tidak rasional
Obat yang terlihat mirip dan terdengar mirip disebut:
Look alike sound a like
High Alert
Nipedipin dan amlodipin
Obat elektrolit pekat
Proses untuk mendapatkan informasi mengenai seluruh obat atau sediaan farmasi yang pernah dan sedang digunakan oleh pasien merupakan bagian dari:
Monitoring efek samping obat
Penelusuran riwayat penggunaan obat
Pemantauan terapi obat
Konseling
Penerbitan leaflet, poster dan pengadaan penyuluhan merupakan salah satu kegiatan dari:
Penelusuran Riwayat penggunaan obat
Konseling
Pelayanan informasi obat
Pelaporan MESO
Jenis visite dimana memiliki kelebihan berupa fleksibilatas waktu pelaksanaan merupakan salah satu kelebihan dari visite:
Visite ruang ranap
Visite tunggal
Visite mandiri
Visite bersama
Evaluasi penggunaan obat berupa pola peresepan merupakan evaluasi yang dilakukan secara:
Kuantitatif
Kualitatif
Manual
Otomatis
Resep yang diperbolehkan untuk tidak dilayani oleh tenaga kefarmasian salah satunya adalah:
Resep manual dari dokter umum
Resep elektronik dari dokter spesialis
Resep elektronik dari perawat/bidan
Resep manual dari dokter gigi
Peraturan terkait pelayanan resep diatur dalam :
Permenkes 70 Tahun 2016
Permenkes 71 Tahun 2016
Permenkes 72 Tahun 2016
Permenkes 73 Tahun 2016
Tujuan dari pelayanan resep adalah:
Identifikasi masalah terkait obat dan penyelesaiannya
Identifikasi masalah terkait diagnose pasien dan penyelesaiannya
Memenuhi kebutuhan pasien
Memenuhi sumpah profesi tenaga kefarmasian
Skrining resep meliputi :
Farmakologi, farmakodinamik, farmakokinetik
Administrasi, stabilitas, keterjangkauan harga
Administrasi, farmasetik, klinis
Administrasi, farmasetik, clinical pathway
Jenis pasien yang menjadi prioritas dilakukan kunjungan rawat inap, kecuali:
Pasien baru
Pasien dengan perawatan intensive care
Pasien dengan terapi ringan
Pasien dengan nilai kritis laboratorium
Kegiatan kunjungan ke pasien rawat inap yang dilakukan apoteker secara mandiri atau bersama tim tenaga kesehatan disebut:
Pemantauan terapi obat
Monitoring efek samping obat
Visite
Pencatatan perkembangan peasien terintegrasi
Kegiatan untuk memastikan terapi obat yang aman, efektif dan rasional bagi pasien disebut:
Pemantauan terapi obat
Monitoring efek samping obat
Visite
Pencatatan perkembangan peasien terintegrasi
Jenis-jenis evaluasi penggunaan obat, kecuali:
Evaluasi kualitatif
Evaluasi kuantitatif
Evaluasi Jamak
Evaluasi kualitatif dan kuantitatif secara bersamaan
Tujuan penelusuran riwayat obat diantaranya, kecuali:
Mendeteksi adanya perbedaan atau diskrepansi
Mendeteksi riwayat alergi pasien
Mendeteksi riwayat pembelian obat pasien
Mengidentifikasi ketidakpatuhan pasien terhadap rejimen terapi
Salah satu cara mengetahui kepatuhan minum obat pasien dengan terapi retroviral adalah dari:
Jumlah obat yang tersisa
Bertanya kepada tetangga pasien
Melihat catatan pengobatan pasien mengenai kepatuhan terapi
Bertanya kepada rekan sejawat
Salah satu tujuan penelusuran riwayat obat pasien adalah untuk identifikasi medication error diantaranya:
Penyimpanan obat yang tidak benar
Pemberian obat yang tidak benar
Penulisan dosis obat yang tidak benar pada etiket
Pembacaan resep yang tidka benar
Berikut tahapan penelusuran riwayat obat, kecuali:
Menanyakan keluhan setelah meminum obat
Melakukan identifikasi terapi lain
Melakukan identifikasi terapi lain
Menanyakan harga obat yang dibeli sebelumnya
Kegiatan penyediaan dan pemberian informasi, rekomendasi obat yang independen, akurat, tidak bias, terkini dan komprehensif yang dilakukan oleh apoteker disebut:
Pelayanan informasi obat
Konseling
Pusat Informasi obat
Pendampingan minum obat
Suatu aktivitas pemberian nasihat atau saran terkait terapi obat dari apoteker (konselor) kepada pasien dan/atau keluarganya disebut:
Pelayanan informasi obat
Konseling
Pusat Informasi obat
Pendampingan minum obat
Dibawah ini merupakan three prime question kecuali:
Apa yang disampaikan dokter tentang obat yang diberikan
Apa yang dijelaskan oleh dokter tentang cara pemakaian obat
Apa yang dijelaskan oleh dokter tentang hasil yang diharapkan setelah terapi dilakukan
Apa yang dijelaskan oleh dokter terkait hasil laboratorium
Kegiatan yang dilakukan di instalasi farmasi rumah sakit dan lebih tepat disebut farmakovigilans adalah:
MESO
PTO
EPO
PIO
Pelaporan lembar kuning jika terdapat laporan reaksi obat yang tidak diinginkan, dikirimkan kepada:
Kemenkes
Dinkes
BPOM
Direktur rumah sakit
Dibawah ini merupakan evaluasi pengkajian dan pelayanan resep, kecuali:
Penyampaian konfirmasi dan rekomendasi
Jumlah pasien yang dilayani
Kesalahan penyiapan obat
Kepatuhan penulisann resep sesuai dengan formularium
Jika suatu rumah sakit atau klinik sudah menerapkan elektronik rekam medik, maka tahapan skrining resep mana yang dapat dilewati:
Tahap administrasi
Tahap penyiapan obat
Tahap PIO
Tahap farmasetik
Poli farmasi adalah definisi pasien dengan obat yang diberikan lebih dari atau sama dengan:
2 obat
3 obat
4 obat
5 obat
KFT singkatan dari:
Komite farmasi terapi
Komisi formularium terpadu
Komite farmasi terintegrasi
Komisi formularium terapi
CPPT singkatan dari:
Catatan penulisan pasien dan terapi
Catatan perkembangan pasien terintegrasi
Catatan penulisan pasien terpadu
Catatan perkembangan pasien terpadu
Penyakit jantung koroner adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah utama yang menyuplai darah ke jantung (pembuluh darah koroner) mengalami kerusakan. Ada 2 tatalaksana yang dilakukan untuk mengendalikan jantung koroner yaitu dengan terapi farmakologi (Obat-obatan) dan terapi non farmakologi (bukan obat). Upaya yang dilakukan salah satunya adalah dengan pemasangan ring/cincin jantung, atau istilah lainnya dinamakan dengan:
Revaskuralisasi jantung
Rehabilitasi medis
Fisioterapi
Modifikasi gaya hidup
Gangguan psikiatri yang menonjolkan mood sebagai masalahnya, dengan berbagai gambaran klinis. Gangguan psikiatri ini menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari, yang ditandai dengan suasana perasaan murung dan gejala lainnya termasuk perubahan pola tidur dan makan, perubahan berat badan, gangguan konsentrasi,anhedonia (kehilangan minat apapun), lelah, perasaan putus asa dan tak berdaya serta pikiran bunuh diri. Gangguan psikiatri yang dimaksud adalah :
Skizofrenia
Depresi
Alzheimer
Gangguan mental organik
Jenis peradangan yang melibatkan sistem imunologi kompleks pada berbagai sistem organ, dan paling sering dijumpai dengan inflamasi kronik yang menimbulkan kerusakan sendi permanen dinamakan dengan:
Osteoartitis
Artitis Gout/pirai
Rheumatoid Artitis
Fibromialgia
1. Salah satu upaya untuk dapat mengontrol diabetes mellitus agar tidak terjadi komplikasi adalah dengan mempertahankan kadar HbA1c. Berikut adalah kadar HbA1C yang direkomendasikan oleh American Diabetes Associatian adalah:
10 %
9 %
8 %
7 %
Berikut adalah salah satu rekomendasi obat antivirus dalam penanggulangan flu burung yaitu:
Amantadin
Asiklovir
Valasiklovir
Tenovovir
Berikut adalah cara diagnosis gangguan saluran pernapasan dengan ciri berdasarkan gejala yang bersifat episodik, pemeriksaan fisiknya dijumpai napas menjadi cepat dan dangkal dan terdengar bunyi mengi pada pemeriksaan dada (pada serangan sangat berat biasanya tidak lagi terdengar mengi, karena pasien sudah lelah untuk bernapas). Penyakit yang dimaksud adalah:
Infeksi Saluran Pernapasan Akut
Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Infeksi Saluran Pernapasan Kronis
Asma
Salah satu penyakit infeksi saluran napas berikut perlu menjalani terapi selama 6 bulan yaitu 4 bulan terapi intensif dan 2 bulan terapi lanjutan.. Penyakit yang dimaksud adalah:
Bronkhitis
Pneumonia
TBC
Tonsilitis
Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah dalam pembuluh darah melebihi batas normal, baik pada tekanan sistolik ataupun diastoliknya. Berikut merupakan diagnosis untuk hipertensi stage 1 adalah:
90-99 mmHg
100-119 mmHg
120-139 mmHg
140-159 mmHg
Organ hati berperan penting untuk proses farmakokinetika obat. Sehingga apabila organ hati mengalami gangguan, maka akan terjadi gangguan pada proses:
Absorpsi
Distribusi
Metabolisme
Eliminasi
Infeksi saluran pernapasan berikut termasuk pada infeksi saluran pernapasan bawah yaitu:
Faringitis
Laringitis
Epiglotitis
Pneumonia
