wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TES KEMAMPUAN UKOM SOAL KMB. by Ns. Taslim

Total questions: 37

Worksheet time: 56mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan, 45 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri dada. Hasil pengkajian ditemukan nyeri seperti diremas dengan skala 7. TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 95 X/menit, frekuensi Napas 24X/Menit, suhu 370 C. pasien direncanakan diberi obat isosorbid dinitrat (ISDN). Bagaimana cara tindakan kolaborasi pemberian obat yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Minum obat sebelum makan

b)

Letakkan obat di bawah lidah

c)

Obat diminum dengan cara dihisap

d)

Obat diminum dengan cara di kunyah

e)

Minum air putih sebelum obat di kunyah

2.

Seorang laki-laki, 30 tahun dirawat diruang bedah akibat fraktur, pasien mengeluh nyeri di kaki kanannya. Hasil pengkajian kaki tampak bengkak, skala 7, gelisah, terpasang traksi, tampak lemah, sering teriak-teriak, TD 140/90 mmHg, Frekuensi Nadi 100X/menit, Frekuensi napas 26 X/mnt. Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Observasi CRT

b)

Lakukan massage

c)

Observasi kekuatan otot

d)

Lakukan relaksasi napas dalam

e)

Kolaborasi pemberian analgesic

3.

Seorang perempuan, 44 tahun dirawat diruang penyakit dalam mengeluh lemah. Hasil pengkajian edama +3 dan shifting dullness pada abdomen, mual, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 110 X/mnt, napas 24 x/mnt, suhu 370 C, kalium 7,3 mEq/dl, albumin 1,5gr/dl. Apakah intervensi prioritas pada pasien?

a)

Memberikan posisi nyaman buat pasien

b)

Monitoring intake dan output cairan

c)

Monitoring Tanda- tanda vital

d)

Memberikan terapi diet

e)

Menejemen aktifitas

4.

Seorang perempuan, 52 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan diare. Hasil pengkajian pasien mengeluh lemas, BAB sudah 8x, konsisten encer terdapat lendir, TD 100/60 mmHg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 24x/mnt, suhu 38,40 C, keseimbangan cairan minus 600 cc/24 jam. Pasien mendapatkan infuse NaCl 30 tetes permenit. Apakah evaluasi pada kasus tersebut?

a)

Tidak mengalami diare

b)

Frekuensi bab berkurang

c)

Toleransi terhadap aktifitas

d)

Kebutuhan cairan terpenuhi

e)

Tanda vital dalam batas normal

5.

Seorang laki-laki, 54 tahuun dirawat diruang penyakit dalam dengan PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronik). Hasil pengakajian pasien mengelu sesak dan kelelahan, batuk berdahak, terdapat ronkhi dibagian medial dan basal paru kanan, dan pasien sulit mengeluarkan dahak. TD 130/80 mmHg, frekuensi nadi 90 X/mnt, frekuensi napas 30 x/mnt, suhu 37,50 C, saturasi oksigen 97%. Saat ini pasien sudah mendapatkan terapi oksigen 3 liter/menit. Apakah intervensi keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Beri oksigen dengan masker 6 liter/menit

b)

Kolaborasi pemberian bronkodilator

c)

Lakukan fisioterapi dada

d)

Posisikan semifowler

e)

Ajarkan batuk efektif

6.

Seorang laki-laki berusia 65 tahun, dirawat diruang neurologi dengan keluhan mengalami kelemahan pada sisi kiri tubuh sejak semalam. Hasil pengkajian didapatkan wajah asimetris, bicara pelo, diberi minum tersedak, lidah terlihat mencong ke kanan. CT Scan menunjukkan infark parietal Dextra. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Resiko perfusi jaringan serebral tidak efektif

b)

Gangguan komunikasi verbal

c)

Ganggun mobilitas fisik

d)

Resiko aspirasi

e)

Defisit nutrisi

7.

Seorang laki-laki berusai 52 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnoasa DM. Hasil pengkajian, mudah lelah, aktifitas dibantu orang lain, sering merasa haus, BB turun, kulit kering, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, dan hasil laboratorium gula darah sewaktu 578 mg/dl. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

Defisit nutrisi

b)

Intoleransi aktifita

c)

Gangguan integritas kulit/ Jaringan

d)

Ketidakstabilan kadar glukosa darah

e)

Penurunan volume cairan/ Hipovolemia

8.

Seorang laki-laki 60 tahun dating ke poli bedah dengan keluhan nyeri dan kaku pada persendian kaki, hasil pengkajian skala nyeri 3 bertambah saat pagi, lemas, kesulitan saat bergerak dan rentang gerak menurun, pasien juga mengeluh penyakitnya tidak sembuh-sembuh. Apakah masalah utama pada kasus tersebut?

a)

Gangguan mobilitas fisik

b)

Resiko cidera

c)

Nyeri akut

d)

Keletihan

e)

Ansietas

9.

Seorang perempuan berusia 46 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan DHF. Hasil pengkajian pasien mengeluh lemah, terdapat petekie pada kedua lengan, dan kedua ekstremitas terasa dingan dengan suhu 360

C. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 18 mg/dl, Hematokrit 50%, trombosit 45.000/mm3. Apakah masalah utama pada kasus tersebut?

a)

Gangguan mobilitas fisik

b)

Resiko cidera

c)

Nyeri akut

d)

Keletihan

e)

Ansietas

10.

Seorang perempuan berusia 46 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan DHF. Hasil pengkajian pasien mengeluh lemah, terdapat petekie pada kedua lengan, dan kedua ekstremitas terasa dingan dengan suhu 360

C. Hasil pemeriksaan laboratorium HB 18 mg/dl, Hematokrit 50%, trombosit 45.000/mm3. Apakah masalah keperawatan yang utama pada kasus tersebut?

a)

Resiko syok

b)

Hipertermia

c)

Risiko perdarahan

d)

Intoleransi aktifitas

e)

Gangguan integritas kulit/jaringan

11.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun di rawat diruang penyakit dalam dengan kelihan diare kronis sejak sebulan yang lalu. Pasien mempunyai riwayat HIV, mengalami penurunan BB 18 kg dalam 4 bulan terakir. Hasil pengkajian turgor kulit tidak elastis, membrane mukosa kering, urin output menurun, konsentrasi menurun. Apakah masalah keperawatan prioritas pada pasien tersebut?

a)

Hipovolemia / Penurunan vol cairan

b)

Gangguan integritas kulit/jaringan

c)

Gangguan memori

d)

Defisit nutrisi

e)

Diare

12.

Seorang laki-laki berusia 65 tahun di bawa ke RS oleh keluarganya karena mengeluh nyeri dada sebelah kiri yang menjalar sampai ke bahu kiri, nyeri dirasakan seperti tertindih benda berat dengan skala nyeri 7. Dari hasil pemeriksaan didapatkan gambaran EKG ST Elevasi di lead I, II dan AvF. Pasien tampak meringis dan memegangi area nyeri.Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Ansietas

b)

Nyeri akut

c)

Defisit nutrisi

d)

Resiko infeksi

e)

Defisit pengetahuan

13.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang kerumah sakit dengan keluhan nyeri pada perut kanan bawah sejak satu hari yang lalu, nyeri dirasakan secara terus-menerus dengan skala nyeri 8. Klien juga mengatakan badan lemas.Dari hasil pemeriksaan didapatkan TD 140/90 mmhg, Frekuensi nadi 100x/menit, Frekuensi napas 22 x/menit, suhu 37,40 C, Nyeri tekan pada titik

M. Burney. Dokter menyarankan untuk segera dilakukan tindakan apendektomi. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Ansietas

b)

Nyeri akut

c)

Hipertermi

d)

Intoleransi aktifitas

e)

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

14.

Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan stroke iskemik. hasil pengkajian didapatkan pasien mengalami hemiparesis sinistra, bicara pelo, mulut mencong ke kanan dan kesulitan dalam menelan. Dalam hal ini, perawat akan merencanakan pemasangan NGT ke pasien. Saat akan dilakukan pemasangan sebagian selang NGT menyentuh bed pasien, tetapi perawat tetap melanjutkan tindakan tanpa mengganti selang. Apakah etika yang dilanggar oleh perawat tersebut?

a)

Justice

b)

Veracity

c)

Autonomy

d)

Beneficiene

e)

Nonmaleficience

15.

Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri dan panas pada area luka bakar tangan sebelah kiri. Berdasarkan pengkajian didapatkan TD 100/90 mmhg, Frekuensi nadi 90 x/menit, Frekuensi napas 20 x/menit, suhu 370C, pasien tampak meringis kesakitan, luka bakar grade II. Terdapat jaringan nekrotik pada bagian luar luka pasien. Kategori berapakah luka bakar yang dialami pasien?

a)

Berat

b)

Parah

c)

Ringan

d)

Sedang

e)

Medium

16.

Seorang perempuan berusia 27 tahun dirawat di ruang bedah karena mengalami luka bakar akibat tersiram minyak panas. hasil pengkajian didapatkan luas luka bakar 30%, TD 130/90 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi napas 23x/menit. berat badan 50 Kg dan tinggi badan 165 cm. Berapakah jumlah cairan yang diperlukan dalam 8 jam pertama pada kasus tersebut?

a)

1500 ml

b)

3000 ml

c)

4000 ml

d)

4500 ml

e)

6000 ml

17.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dirawat di ruang bedah karena mengalami luka bakar akibat tersiram air panas. hasil pengkajian didapatkan pasien mengalami luka bakar pada area dada dan tangan sebelah kanan, TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, frekuensi napas 22x/menit. berat badan 50 Kg dan tinggi badan 165 cm. Berapakah luas luka bakar pada kasus tersebut?

a)

18,5

b)

22,5

c)

18

d)

23

e)

26

18.

Seorang perempuan berusia 28 tahun dirawat diruang bedah dengan fraktur 1/3 distal humerus dextra. pasien sudah mengalami fraktur sejak 2 bulan yang lalu dan melakukan pengobatan alternatif, namun tidak kunjung sembuh dan kaki sulit digerakan. saat dilakukan pengakajian kekuatan tonus otot pasien dapat mengangkat tangan tetapi tidak dapat menahan tahanan sedang Berapakah nilai kekuatan otot pada kasus tersebut?

a)

A. 1

b)

B. 2

c)

C. 3

d)

D. 4

e)

E. 5

19.

Perempuan, 49 tahun dirawat diruang seroja dengan keluhan kaku pada daerah bahu. Perawat melakukan pemeriksaan fungsi saraf cranial dengan menekan pundak pasien, pasien diminta untuk mengangkat pundaknya. Selanjutnya pasien diminta menoleh ke kanan dan kiri, leher ditahan oleh perawat, kemudian perawat meraba tonus dari musculus trapezius. Pemeriksaan nervus apakah pada kasus tersebut?

a)

Nervus vagus

b)

Nervus optikus

c)

Nervus koklearis

d)

Nervus aksesorius

e)

Nervus hipoglosus

20.

laki-laki, 37 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa medis tumor otak. Hasil pengkajian klien mengeluh nyeri kepala, tidak dapat menaik-turunkan alis, tidak merasakan rasa asam, manis, dan pahit di lidah bagian depan, berbicara tidak jelas (disatria), serta kesadaran somnolen dengan nilai GCS E3V4M5. Di manakah kelumpuhan saraf kranial yang terjadi pada klien?

a)

VII & XII

b)

VII & IX

c)

X & XII

d)

IX & X

e)

IX & I

21.

Perempuan, 58 tahun di rawat di ruang neurologi dengan stroke hemoragik. Hasil pengkajian hemiparase dextra, GCS: 10. Pemeriksaan tanda tanda vital: TD: 190/100 mmHg, frekuensi nadi 100x/m, Frekuensi napas 28x/menit dan suhu 38°C. CT scan menunjukkan adanya gambaran hiperdens pada daerah frentotemporal kanan. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Gangguan perfusi jaringan serebral

b)

Ketidakefektifan pola napas

c)

Hambatan mobilitas fisik

d)

Risiko cedera

e)

Hipertermia

22.

Laki-laki, 65 tahun dirawat di ruang neurologi dengan keluhan penurunan kesadaran. Hasil pengkajian saat di rangsang nyeri kedua lengan tampak fleksi abnormal, membuka mata dengan rangsang nyeri dan suara hanya mengerang, pupil anisokor kanan, refleks cahaya lambat, TD 160/90mmHg, frekuensi nadi 92x/menit, frekuensi napas 20x/menit, dan suhu 36,80 C. Berapakah nilai GCS pada kasus tersebut?

a)

5

b)

6

c)

7

d)

8

e)

9

23.

Seorang perempuan berusia 62 tahun dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosa medis stroke hemoragik. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengeluh pusing dan nyeri kepala, GCS:13, hemiparese kanan, mobilisasi dibantu, bicara pelo, bibir mencong kanan, TD:170/90 mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi napas 26x/menit, suhu tubuh 37,30 C. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Resiko gangguan perfusi jaringan serebral

b)

Penurunan kapasitas adaptif intrakranial

c)

Gangguan komunikasi verbal

d)

Gangguan mobilisasi fisik

e)

Pola napas tidak efektif

24.

Pasien perempuan berusia 49 tahun dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosa medis gagal jantung grade IV. Kondisi pasien menurun, kesadaran soporkoma dan mengalami henti jantung. Keluarga berharap pasien masih bisa diselamatkan. Perawat berusaha melakukan Resusitasi Jantung Paru pada pasien. Manakah prinsip etik yang dianut perawat sesuai kasus tersebut?

a)

Justice

b)

Fidelity

c)

Otonomi

d)

Benificience

e)

Confidentiality

25.

Seorang laki-laki berusia 63 tahun terpasang Chest Tube yang disambungkan ke Water Seal Drainage (WSD) dengan system 2 botol. Saat pasien bergerak, tiba-tiba selang tertarik sehingga botol ke-2 tergelincir dan menyebabkan botol tersebut pecah. Hasil pengkajian didapatan TD 130/80mmHg, nadi 98x/menit, frekuensi napas 25x/menit, suhu 37,60 C. Apakah tindakan awal yang harus dilakukan Perawat?

a)

Sambungkan Kembali ke botol yang utuh

b)

Klem selang yang dekat dada

c)

Lepaskan selang dari dada

d)

Bersihkan pecahan botol

e)

Ganti dengan botol baru

26.

Seorang laki-laki berusia 57 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian didapat data ronchi positif pada kedua lapang paru, tampak gelisah dan lemah. Tekanan darah 130/90mmHg, frekiuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 27x/menit, suhu 380 C, PH 7,50, PCO2 55mmHg, PO2 70 mmHg, HCO3 22mEq/dL. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

a)

Kelemahan

b)

Hipertermia

c)

Pola napas tidak efektif

d)

Gangguan pertukaran gas

e)

Bersihan jalan napas tidak efektif

27.

Seorang laki-laki berusia 53 tahun dirawat hari ke-2 dengan diagnosa medis Pneumonia. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengeluh sesak dan sulit mengeluarkan secret, suara napas ronkhi pada paru kiri dan kanan, ireguler serta terlihat penggunaan otot bantu Pernapasan. Perawat sudah melakukan tindakan nebulisasi menggunakan ekspektoran, namun sekretnya masih sulit dikeluarkan. Pasien terpasang oksigen 3liter/menit, frekuensi nadi 90x/menit, TD 130/80mmHg, frekuensi napas 25/menit, suhu 37,30 C. Apakah tindakan keperawatan selanjutnya yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Melakukan auskultasi paru

b)

Melakukan fisioterapi dada

c)

Mengatur posisi semifowler

d)

Menganjurkan batuk efektif

e)

Menganjurkan untuk Tarik napas dalam

28.

Seorang laki-laki berusia 57 tahun dirawat di ruang rawat inap penyakit dalam mengeluh mengalami kelemahan kaki dan sulit menelan. Hasil pengkajian wajah asimetris, pelo, tersedak jika minum, deviasi lidah kanan, deficit nervus VII. Hasil pemeriksaan didaptkan TD 140/90mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37,10 C. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Gangguan komunikasi verbal

b)

Gangguan mobilitas fisik

c)

Gangguan menelan

d)

Resiko aspirasi

e)

Deficit nutrisi

29.

Seorang perempuan berusia 57 tahun dirawat di ruang neurologi dengan keluhan sakit kepala. Hasil pengkajian didapat penglihatan kabir, kelemahan kaki, dan tangan pada sisi kanan serta bicara tidak jelas. TD: 150/90mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi napas 22x/menit, suhu 37,30 C. Untuk memastikan perawatan akan melakukan pengkajian pada nervus kranial XII. Apakah tindakan yang harus diperintahkan dalam pengkajian tersebut?

a)

Minta pasien mengucapkan suara "A"

b)

Meletakkan garam pada lidah bagian depan

c)

Meletakkan gula pada lidah bagian belakang

d)

Minta pasien untuk memoncongkan mulutnya

e)

Minta pasien me

30.

Pasien perempuan berusia 49 tahun dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosa medis gagal jantung grade IV. Kondisi pasien menurun, kesadaran soporkoma dan mengalami henti jantung. Keluarga berharap pasien masih bisa diselamatkan. Perawat berusaha melakukan Resusitasi Jantung Paru pada pasien.. Manakah prinsip etik yang dianut dalam kasus tersebut?

a)

Justice

b)

Fidelity

c)

Otonomi

d)

Confidentiality

e)

Non maleficience

31.

Seorang laki-laki, 50 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan STEMI. Hasil pengkajian, pasien mengeluh nyeri dada sebelah kiri, nyeri yang dirasakan seperti terhimpit beban berat, menjalar sampai ke rahang dan bahu, nyeri bertambah dengan aktivitas dan berkurang dengan istirahat, skala nyeri 7. Seorang perawat akan melakukan tindakan perekaman EKG pasien. Perawat telah memasang sadapan pada V4. Dimanakah lokasi pemasangan elektode berikutnya?

a)

sela iga ke 4 garis sternal kanan

b)

sela iga ke 5 garis midklafikula

c)

sela iga ke 4 garis sternal kiri

d)

sejajar V4 garis anterior axila

e)

antara V2 dan V4

32.

Seorang perempuan 55 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan luka diabetes. Hasil pengkajian, pasien mengeluh tidak nyaman pada luka, ulkus pada kaki kanan, nekrosis, bernanah, dan bau. Perawat sedang melakukan perawatan luka, saat ini perawat telah melakukan pelepasan balutan, memasang sarung tangan steril dan membersihkan luka tersebut menggunakan cairan NaCL 0.9%. Apakah tindakan perawat selanjutnya pada kasus tersebut?

a)

Mengkaji area luka

b)

Memberikan antibiotik

c)

Menutup luka dengan kasa steril

d)

Melakukan kompres basah pada luka

e)

Melakukan nekrotomi pada jaringan nekrosis

33.

Seorang perempuan, 54 tahun dirawat di ruangan interna dengan DBD. Hasil pengkajian, pasien mengeluh badan terasa panas, mual dan muntah, mukosa bibir kering, TD 110/70 mmHg, Suhu 390 C, frekuensi nadi 85x/menit, frekuensi napas 20x/menit, Trombosit 35.000/mm³, Hematokrit 50%, terpasang infus RL 20 tetes/menit. Sebagai upaya perawat kepada pasien, perawat menganjurkan untuk meningkatkan intake cairan melalui banyak minum dan melakukan kompres air hangat. Apa prinsip etik yang tepat dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut?

a)

Non-maleficence

b)

Confidentiality

c)

Beneficence

d)

Autonomy

e)

Fidelity

34.

Seorang laki-laki, 50 tahun, dirawat hari kedua di ruang interna. Hasil pengkajian, pasien mengeluh lemas, mudah lelah, sering makan, mual, BB menurun pada dua bulan terakhir, mukosa bibir kering, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 105 x/menit, frekuensi napas 20x/menit, hasil Gula Darah Sewaktu 330 gr/dl. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

nausea

b)

hipovolemia

c)

intoleransi aktivitas

d)

ketidakstabilan gula darah

e)

perfusi perifer tidak efektif

35.

Seorang laki-laki, 60 tahun, dirawat hari kedua di ruang penyakit dalam dengan CA pankreas stadium empat. Hasil pengkajian, pasien mengeluh tidak napsu makan, mual, perut kembung, dan sakit perut, kondisi pasien hanya diketahui oleh istrinya. Anggota keluarga lain meminta perawat menyampaikan kondisi pasien namun perawat menolak. Apa prinsip etik yang tepat dilakukan oleh perawat pada kasus tersebut?

a)

Non-maleficence

b)

Confidentiality

c)

Beneficence

d)

Autonomy

e)

Fidelity

36.

Seorang Perempuan berusia 52 tahun terpasang Chest Tube dan disambungkan ke Water Seal Drainage (WSD) dengan system 2 botol. Saat pasien bergerak, tiba tiba tertarik sehingga botol ke 2 tergelincir dan menyebabkan botol tersebut pecah. Apakah Tindakan awal yang harus dilakukan perawat?

a)

Sambungkan kembali ke botol yang utuh

b)

Klem selang yang dekat dada

c)

Lepaskan selang dari dada

d)

Bersihkan pecahan botol

e)

Ganti dengan botol baru

37.

Seorang laki laki, berusia 65 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan nyeri daerah ke leher menyebar ke punggung kiri dengan skala 6. Hasil pengkajian ditemukan sesak, gelisah dan sulit tidur di malam hari. TD 140/85 mmHg, Nadi 98x/menit, frekuensi napas 28x/menit, SaO2 94%. Hasil EKG menunjukkan ST Elevasi. Apakah Tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Membatasi aktifitas

b)

Membatasi retensi cairan

c)

Menganjurkan pasien rileks

d)

Mengajarkan latihan napas dalam

e)

Kolaborasi pemberian nitrogliserin