Font size
WorksheetsUTS SOSANTRO
Total questions: 36
Worksheet time: 36mins
Simak dan pahami artikel berikut!
Pengetahuan masyarakat terkait hipertensi mempengaruhi tindakan mereka dalam melakukan tindakan pencegahan hipertensi, terdapat korelasi antara pengetahuan hipertensi dengan pengendalian tekanan darah, karena responden memiliki pengetahuan yang baik. Mereka mengendalikan tekanan darah dengan cara berolahraga, mengkonsumsi sayur dan buah serta menjaga berat badan. Hal ini sejalan dengan penelitian Ramdhaniah dkk dimana pengetahuan merupakan faktor yang paling berpengaruh pada kejadian hipertensi, dimana responden dengan pengetahuan lebih rendah memiliki resiko 6 kali mengalami hipertensi dibandingkan dengan responden yang berpengetahuan tinggi. Kurangnya pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi hipertensi merupakan penyebab tingginya penyakit tersebut.
(sumber : https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/article/view/2483/2246)
Berdasarkan artikel diatas, dapat diketahui bahwa faktor sosial yang mempengaruhi penyakit hipertensi adalah
Konsumsi sayur
Menjaga berat badan ideal
Pengetahuan
Olahraga
Pemeriksaan tekanan darah
Salah satu peran sosiologi dalam kesehatan adalah menganalisis faktor sosial kaitannya dengan etiologi penyakit. Diketahui hipertensi menjadi salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi dalam kehidupan masyarakat. Berikut ini adalah faktor sosial yang mempengaruhi penyebab hipertensi adalah
Etnis atau suku budaya
Kebiasaan konsumsi kopi
Tradisi pengolahan makanan
Pengawetan makanan
Usia dan pendidikan
Kesehatan gigi dan mulut cukup penting diperhatikan. Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Menurut penelitian Emailijati, K., dkk. (2022) menyatakan terdapat perbedaan yang signifikan pada OHI-S remaja yang menyirih dengan yang tidak menyirih, remaja yang menyirih mempunyai OHI-S yang lebih baik dibandingkan yang tidak menyirih. Berdasarkan gambaran kasus tersebut, faktor yang mempengaruhi adalah
kesehatan
sosial
masyarakat
budaya
pengetahuan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja dengan pengetahuan kesehatan mulut yang lebih buruk, tingkat kecemasan gigi yang lebih tinggi, menyikat gigi mereka kurang dari sekali sehari, atau mengonsumsi cokelat atau biskuit setiap hari memiliki OHRQoL yang lebih buruk secara statistic. Ini dikarenakan ketidaktahuan remaja mengenai pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan baik. (Xiang et al., 2020).
Berdasarkan gambaran kasus tersebut, faktor yang mempengaruhi adalah
kesehatan
sosial
masyarakat
budaya
pengetahuan
Prevalensi karies pada remaja perempuan lebih tinggi dibandingkan pada remaja laki-laki, dikarenakan gigi permanen mereka lebih dulu muncul sehingga terpapar lebih awal oleh faktor penyebab resiko sakit gigi, serta perbedaan komposisi saliva atau fluktuasi hormonal selama masa pubertas, karena pada masa pubertas ini remaja perempuan lebih rentan terkena penyakit periodontal. (de la Cruz & Cebrino, 2020). Berdasarkan gambaran kasus tersebut, faktor yang mempengaruhi adalah
kesehatan
sosial
masyarakat
budaya
pengetahuan
Gangguan mental merupakan salah satu penyakit kesehatan yang sering dialami. Untuk upaya pengobatan diperlukan adanya dukungan dan motivasi. dengan memberikan motivasi dan dukungan kepadanya serta mengontrol perilakunya agar pasien yang bersangkutan mampu bangkit, dan penuh percaya diri menghilangan stigma negatif yang melekat padanya sehingga lambat laun rasa malu karena gangguan jiwa dapat teratasi dengan baik. Berdasarkan gambaran kasus tersebut, faktor yang mempengaruhi adalah
kesehatan
sosial
masyarakat
budaya
pengetahuan
Dalam penelitian Simanjuntak (2022) menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara etnis/suku terhadap kejadian hipertensi (22). Sejalan dengan penelitian Saidah (2019) bahwa kejadian hipertensi pada suku Batak berhubungan degan umur, pola makanan dan konsumsi kopi. Dalam penelitian Simanjuntak mayoritas suku Batak memiliki budaya makan Frekuensi makan yang beresiko hipertensi antara lain makanan pokok, seperti nasi, mie instan, makanan lauk hewani seperti daging ayam, jeroan, ikan, ikan asin, telur juga makanan yang banyak mengandung penyedap rasa. Berdasarkan gambaran kasus tersebut, faktor yang mempengaruhi adalah
kesehatan
sosial
masyarakat
budaya
pengetahuan
Ilmu sosial memiliki banyak cabang ilmu. Salah satunya adalah sosiologi medis dan sosiologi kesehatan. Banyak perbedaan dari segi sudut pandang dalam memahami ilmu tersebut. Berikut ini yang merupakan penyataan yang benar terkait pernyataan tersebut adalah
Sosiologi kesehatan menggunakan ilmu kesehatan sedangkan sosiologi medis menggunakan ilmu medis
Sosiologi kesehatan menganalisis individu, sedangkan sosiologi medis fokus pada kelompok
Sosiologi kesehatan memiliki kajian utama tercapainya penurunan morbiditas, sedangkan sosiologi medis tercapainya penyembuhan dan perawatan individu
Sosiologi kesehatan membutuhkan praktisi, sedangkan sosiologi medis membutuhkan ahli gizi
Sosiologi kesehatan dapat dilakukan dengan latihan, sedangkan sosiologi medis dapat dilakukan dengan perubahan sosial
berdasarkan analisis abstrak tersebut, berikut merupakan faktor budaya penyebab terjadinya kejadian stunting dan underweight
riwayat penyakit infeksi
durasi menyusui rendah
tidak tersedianya pangan
tidak membatasi jumlah anak karena anak penerus generasi
sanitasi lingkungan
Masyarakat baduy banyak memiliki keanekaragaman budaya yang harus dilestarikan. Salah satu peran antropologi dalam kesehatan adalah menganalisis faktor budaya kaitannya dengan penyakit. Diketahui hipertensi menjadi salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi dalam kehidupan masyarakat baduy di kanekes. Berikut ini adalah faktor budaya yang mempengaruhi penyebab hipertensi adalah
usia
pendidikan
komunikasi
keterasingan
makanan
kelompok sosial yang tepat digambarkan pada abstrak tersebut adalah
(a)
apa interaksi sosial yang tepat untuk menggambarkan kasus tersebut?
(a)
apa pranata sosial yang menggambarkan kasus tersebut?
(a)
Dalam khazanah penyembuh tradisional Baduy dikenal adanya paraji (dukun beranak), panghulu (dukun yang khusus mengurus orang meninggal), bengkong jalu (dukun sunat untuk laki-laki), dan bengkong bikang (dukun sunat untuk perempuan). Khususnya paraji, dalam prakteknya dia tidak hanya mengurus proses persalinan, tetapi juga membantu mulai dari sebelum sampai sesudah melahirkan. Pada proses sebelum melahirkan, misalnya, paraji membantu mengurut perut ibu hamil agar posisi janin baik dan benar, atau memberikan ramuan-ramuan agar kehamilannya baik dan lancar ketika persalinan. Sedangkan untuk sesudah melahirkan, paraji membantu penyembuhan ibu selama masa nifas dan jika ada gangguan selama menyusui, serta membantu perawatan bayi hingga lepas tali pusar. Paraji juga sering dianggap sebagai dukun semua penyakit, termasuk penyakit karena gangguan makhluk halus.
pranata sosial berikut ini yang tepat untuk menggambarkan kasus diatas adalah
adanya paraji (dukun beranak), panghulu (dukun yang khusus mengurus orang meninggal), bengkong jalu (dukun sunat untuk laki-laki), dan bengkong bikang (dukun sunat untuk perempuan)
peran paraji sebagai dukun semua penyakit termasuk gangguan makhluk halus
masyarakat baduy memiliki interaksi khusus dengan penyembuh tradisional
ketika sakit maka perlu adanya pengobatan tradisional
persalinan hanya dibantu paraji
Paraji juga sering dianggap sebagai dukun semua penyakit, termasuk penyakit karena gangguan makhluk halus. Bantuan yang diberikan biasanya berupa informasi tanaman-tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat, serta cara mengolah dan menggunakannya. Selain tetap menggunakan ramuan tanaman dan ramuan lain, pengobatan yang dilakukan oleh penyembuhpenyembuh tradisional tersebut juga disertai dengan mantra-mantra atau jampi-jampi tertentu. Karena masih kuatnya kepercayaan pada pengobatan tradisional, maka pada prakteknya Puskesmas yang sejak tahun 1980-an didirikan di perbatasan kampung Baduy jarang dikunjungi oleh warga Baduy, baik Baduy Luar apalagi Baduy Dalam. Sebagian warga Baduy yang terpaksa memanfaatkan jasa dokter atau Puskesmas adalah orang yang menderita luka robek yang besar atau menderita penyakit berat yang tidak kunjung sembuh oleh penyembuh tradisional. Sering pula terjadi, ada anggapan agar cepat sembuh pengobatan luka (yang dijahit) oleh dokter dikombinasikan dengan tanaman obat tradisional.
lembaga sosial yang tepat untuk menggambarkan kasus tersebut adalah
dokter
paraji
puskesmas
pengobatan medis
kampung baduy
Secara umum, masyarakat Baduy terbagi menjadi tiga bagian, yaitu tangtu, panamping, dan dangka. Tangtu dan panamping berada pada wilayah desa Kanekes, sedangkan dangka terdapat di luar desa Kanekes. Bila dilihat berdasarkan kesucian dan ketaatannya kepada adat, tangtu lebih tinggi daripada panamping, dan panamping itu sendiri lebih tinggi daripada dangka. Namun, pembagian yang sering digunakan adalah tangtu, merujuk pada masyarakat Baduy Dalam, sedangkan panamping dan dangka merujuk pada masyarakat Baduy Luar. pranata sosial yang tepat menggambarkan kasus tersebut adalah
(a)
Pengetahuan mengenai penyakit dan pengobatannya bagi masyarakat Baduy termasuk warisan tradisional yang diturunkan dari generasi ke generasi. Sejak kecil sebagian mereka telah diajarkan oleh orang tua mereka yang memiliki pengetahuan memanfaatkan tanaman-tanaman tertentu di sekitarnya untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman-tanaman tersebut banyak dan dapat diperoleh di hutan, sekitar ladang, atau sepanjang jalan menuju hutan atau ladang. Beberapa contoh tanaman yang biasa digunakan sehari-hari oleh masyarakat Baduy untuk mengobati penyakit ringan adalah: daun jambu biji untuk mengobati sakit perut, daun jampang pahit untuk mengobati luka, tanaman capeuk untuk menghilangkan pegal-pegal, daun harendong untuk mengobati sakit gigi, dan kulit pohon terep untuk menghilangkan gatal-gatal pada kulit.
berikut ini merupakan unsur budaya yang tepat untuk menggambarkan kasus diatas adalah
pengetahuan
sistem sosial
bahasa
religi
mata pencaharian
Perladangan yang dilakukan Suku Anak Dalam adalah mengolah hutan. Di ladang tersebut, Suku Anak Dalam menanam ubi kayu, ubi jalar, padi ladang, pisang, tebu, rambutan, jengkol, petai, duku, durian, pepaya, yang semuanya ini terutama tidak untuk dikonsumsi sendiri, tetapi hasilnya dijual kepasar. Dalam hal pengelolaan sumber daya hutan, Suku Anak Dalam mengenal wilayah peruntukan. unsur budaya yang tepat dalam menggambarkan narasi tersebut adalah
sistem religi
sistem mata pencaharian
pengetahuan
interaksi sosial
bahasa
Susunan aktivitas perladangan merupakan suatu pakem yang senantiasa dilakukan Suku Anak Dalam dari kelompok manapun. Aktivitas perladangan yang dilakukan Suku Anak Dalam disertai dengan beberapa ritual dan melantunkan seloko yang diyakini dapat menyenangkan hati dewa-dewa. unsur budaya yang dapat menggambarkan narasi tersebut adalah
pengetahuan
bahasa
kesenian
pengobatan
religi
Suku Anak Dalam melakukan aktivitas perladangan setiap tahun, sebelum tiba waktunya untuk berladang, mereka harus mempersiapkan lahan-lahan hutan untuk ditebang atau dibuka. Waktu yang tepat menurut pak bajelo adalah pertengahan tahun. Hal ini berdasarkan perhitungan satu bulan Suku Anak Dalam melewati kemarau atau tidak turun hujan sama sekali. Lalu bulan berikutnya Suku Anak Dalam memulai aktivitas perladangan. Lahan yang biasa dijadikan ladang baru berupa lahan ditempat yang datar yaitu bekas ladang terdahulu yang telah dibiarkan cukup lama. unsur budaya yang dapat menggambarkan narasi tersebut adalah
pengetahuan
bahasa
kesenian
pengobatan
religi
larangan menebang pohon, mengambil hasil hutan, berbicara sembarangan, dan berperilaku tidak senonoh merupakan hal tabu bagi suku anak dalam. Jika semua tabu itu dilanggar maka siapapun akan mendapatkan malapetaka. Bahkan jika penebangan pohon dilakukan oleh banyak orang akan menimbulkan bencana bagi masyarakat. unsur budaya yang dapat menggambarkan narasi tersebut adalah
pengetahuan
bahasa
kesenian
pengobatan
religi
Perbedaan antara orang kaya dan orang miskin tak jarang bisa dilihat melalui segi yang tampak yakni penampilan, kepemilikan seperti rumah dan juga materi, serta tingkat pendidikan. Perbedaan lain juga muncul pada upaya orang kaya dan miskin dalam mencari penghidupan. istilah yang tepat dalam memberikan gambaran narasi tersebut akibat perubahan sosial budaya adalah
evolusi
akulturasi
mobilisasi sosial
stratifikasi sosial
difusi kebudayaan
Perbedaan antara orang kaya dan orang miskin tak jarang bisa dilihat melalui segi yang tampak yakni penampilan, kepemilikan seperti rumah dan juga materi, serta tingkat pendidikan. Perbedaan lain juga muncul pada upaya orang kaya dan miskin dalam mencari penghidupan. dampak kebudayaan yang tepat akibat perbedaan tersebut adalah
kemampuan seseorang
gaya hidup
pendidikan
interaksi sosial
pranata sosial
Tulo-tulo merupakan sebuah kesenian yang diciptakan oleh masyarakat Nias yang bertransmigrasi ke Kota Sabang. Masyarakat Nias menetap dan tinggal di wilayah tersebut dan kemudian menghadirkan kebudayaannya dalam bentuk kesenian Tulo-tulo. Tulo-tulo menjadi kesenian yang diadopsi oleh masyarakat Kota Sabang dan mampu bertahan di wilayah yang baru. Keberadaan Tulo-tulo menjadi atribut budaya yang mampu berperan sebagai unsur pembangun identitas masyarakat Kota Sabang. istilah yang tepat untuk menggambarkan narasi tersebut adalah
evolusi
difusi
mobilisasi
stratifikasi
akulturasi
Sekarang di zaman yang sudah modern ini, kemampuan perempuan makin dilihat dalam kehidupan, seperti di sektor pemerintahan. Dari hal yang kecil saja terdapat organisasi kewanitaan Posyandu dan PKK. Posyandu ini membutuhkan peran perempuan sebagai ibu yang baik karena dalam Posyandu biasanya berisi kegiatan penyuntikan anak kecil, vaksinasi, hingga penyuluhan menjadi ibu yang baik bagi anak. Sama halnya dengan PKK, dalam PKK ini dibutuhkan peran perempuan bahkan PKK ini memiliki 10 pokok unsur penting. Hal tersebut terlihat perempuan sudah bisa berdiri di sektor publik. istilah yang tepat untuk menggambarkan narasi tersebut adalah
evolusi
difusi
mobilisasi
stratifikasi
akulturasi
Kereta Singo Baron yang dibuat pada tahun 1549, merupakan refleksi dari persahabatan Cirebon dengan bangsa-bangsa lain. Wajah kereta ini merupakan perwujudan tiga binatang yang digabung menjadi satu yaitu gajah dengan belalainya, bermahkotakan naga dan bertubuhkan hewan buraq. Belalai gajah merupakan persahabatan dengan India yang beragama Hindu. Sedangkan kepala naga melambangkan persahabatan dengan Cina yang beragama Budha dan badan buraq lengkap dengan sayapnya melambangkan persahabatan dengan Mesir yang beragama Islam. Kereta ini dibuat oleh seorang arsitek kereta Panembahan Losari dan pemahatnya Ki Notoguna dari Kaliwulu. istilah yang tepat untuk menggambarkan narasi tersebut adalah
evolusi
difusi
mobilisasi
stratifikasi
akulturasi
Ketika individu atau keluarga pindah ke lingkungan baru dengan status sosial yang berbeda, mereka akan menyesuaikan gaya hidup, norma, dan nilai-nilai untuk berintegrasi dengan masyarakat baru.. istilah yang tepat untuk menggambarkan narasi tersebut adalah
evolusi
difusi
mobilitas sosial
stratifikasi
akulturasi
dahulu kala Mesir menjadi pusat peradaban manusia dan bangunan besar. Kemudian manusia-manusia tersebut membawa kebudayaan Mesir ke daerah-daerah lain hingga terjadilah persebaran kebudayaan. Maka karena itu, banyak kemiripan suatu unsur kebudayaan dari tempat A dan tempat B yang terpaut oleh jarak. istilah yang tepat untuk menggambarkan narasi tersebut adalah
evolusi
difusi
mobilitas sosial
stratifikasi
akulturasi
Pada masyarakat bali memiliki 4 kasta yang dikenal dalam kehidupan masyarakat. kasta tertinggi adalah brahmana dimana merupakan kelompok pendeta dan pemimpin spiritual, ksatria merupakan penguasa dan pejabat militer, waisya adalah pedagang dan petani, serta kasta lainnya adalah sudra yang merupakan pekerja kasar dan buruh. istilah yang tepat untuk menggambarkan narasi tersebut adalah
evolusi
difusi
mobilitas sosial
stratifikasi
akulturasi
Penyebaran kesenian dibawa oleh masyarakat Nias yang bertransmigrasi ke Kota Sabang, dan dilestarikan oleh masyarakat Kota Sabang sehingga menjadi identitas budaya lokal setempat. Faktor geografis juga mempengaruhi terhadap penyebaran kesenian Tulotulo ini, di mana Kota Sabang merupakan kota dengan masyarakat beragam (heterogen). berdasarkan narasi tersebut, faktor terbentuknya kesenian tersebut adalah
keinginan
geografis
minat
sistem sosial
pengetahuan
Ratu Atut dikenal sebagai perempuan hebat yang mampu memimpin provinsi baru pada tahun 2000 saat Banten melepaskan diri dari Jawa Barat dan membentuk provinsi baru. Secara tidak langsung Ia mampu membuka mata masyarakat luas dan menekankan bahwa perempuan pun bisa menjadi pemimpin. Tak hanya dalam ranah kecil saja, melainkan dalam ranah besar sekaligus. konsep evolusi yang menggambarkan narasi tersebut adalah
(a)
kolaborasi bentuk musik dan syair dengan penggunaan dan penambahan instrumentasi musik. Konsep penyajian pada pertunjukan kesenian Tulo-tulo mengalami perpaduan yang dilihat dari instrumentasi dan bentuk musiknya secara umum. Awal perlahiran kesenian Tulo-tulo sebagai kesenian masyarakat Nias hanya menggunakan vokal sebagai pelantun syair dalam mengiringi gerak tarian. Namun, dalam perkembangannya, kesenian Tulo-tulo telah mengalami perpaduan dalam instrumentasi musik, yaitu dengan penambahan instrumen gitar atau akordion sebagai instrumen harmonis, dan djembe sebagai instrumen ritmis. berdasarkan narasi tersebut, akulturasi terjadi pada aspek
pelaku kesenian
peran pemerintahan
bahasa
musik
pergelaran kesenian
Hutan bagi masyarakat adat Suku Anak Dalam merupakan suatu kawasan yang memiliki arti sangat penting baik dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Masyarakat adat Suku Anak Dalam memiliki hutan keramat yang tidak boleh diganggu bahkan dimasuki pihak tertentu tanpa seijin dan kesepakatan bersama. Hutan keramat dipercaya sebagai tempat bersemayam segala macam makhluk gaib dan dewa. Sebuah tradisi dalam suatu kebudayaan memang tidak terpisahkan dari mitos yang mengiringi tradisi Suku Anak Dalam tersebut. unsur budaya yang terdapat pada narasi tersebut adalah
bahasa
interaksi sosial
pengobatan
sistem pemerintahan
religi
kehidupan masyarakat baduy dapat terlihat ketika wisatawan dengan bebas mengeksplore kehidupan sehari-hari masyarakat baduy. adanya sosialisasi yang tercermin dengan komunikasi yang ramah antara wisatawan dan masyarakat baduy membuktikan bahwa masyarakat baduy terbuka akan adanya perubahan sosial dari zaman ke zaman. berikut ini merupakan contoh akulturasi yang dipandang dari sisi
interaksi sosial
sistem keterbukaan pemerintah
mobilitas sosial
pendidikan
perekonomian meningkat
sebagai fenomena evolusi digambarkan bahwa pada suku baduy terjadi perubahan sosial sehingga terjadi pengelompokkan suku yaitu suku baduy luar dan dalam. hal ini terlihat perbedaannya pada aspek
(a)
Aturan adat istiadat Suku Anak Dalam merupakan salah satu cara Suku Anak Dalam mempertahankan kebudayaanya. Aturan-aturan adat istiadat Suku Anak Dalam berpedoman kepada Saloko. Bentuk aturan adat istiadat Suku Anak Dalam yang terdapat dalam Saloko Suku Anak Dalam Air Hitam Sarolangun yaitu Pantang dunia terang, dilarang berduaan, Aturan dalam kehidupan sosial, Aturan adat istiadat dalam hukum waris. pranata sosial dalam narasi tersebut adalah
(a)
