WorksheetsPertanyaan Sejarah Hindu-Buddha
Total questions: 68
Worksheet time: 23mins
Jalur utama yang menghubungkan perdagangan Nusantara dengan India dan Tiongkok pada masa Hindu-Buddha adalah...
Jalur Rempah melalui Laut Jawa
Jalur Sutera Darat melalui Asia Tengah
Jalur Perak melalui Selat Sunda
Jalur Sutera melalui Selat Malaka
Jalur Maritim melalui Samudra Hindia
Faktor utama yang memengaruhi jalur perdagangan Nusantara pada masa Hindu-Buddha adalah...
Keberadaan tambang emas di Sumatra
Kebijakan raja-raja Nusantara dalam perdagangan
Kepentingan ekonomi dan perkembangan rute perdagangan
Dominasi bangsa Arab dalam perdagangan Nusantara
Pengaruh para pedagang dari Amerika Selatan
Selat Malaka menjadi jalur penting dalam perdagangan internasional pada masa Hindu-Buddha karena...
Menghubungkan Afrika dengan Eropa
Menjadi satu-satunya jalur pelayaran ke Nusantara
Menghubungkan Arab dan India dengan Tiongkok melalui Nusantara
Dikuasai oleh kerajaan-kerajaan Eropa
Hanya digunakan oleh pedagang local
Dampak perdagangan melalui Selat Malaka terhadap masyarakat sekitar pada masa Hindu-Buddha adalah...
Terbatasnya interaksi dengan bangsa lain
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui integrasi perdagangan dunia
Berkurangnya aktivitas perdagangan di kepulauan lain
Meningkatnya isolasi budaya terhadap pengaruh luar
Berkurangnya peran kerajaan di Nusantara
Pengaruh budaya India dan Tiongkok terhadap masyarakat Nusantara di sekitar jalur perdagangan Selat Malaka dapat dilihat dari...
Penyebaran agama, aksara, dan sistem pemerintahan
Adanya dominasi Eropa dalam perdagangan
Pembangunan jalur kereta api untuk distribusi barang
Penggunaan mata uang Eropa dalam transaksi perdagangan
Ketergantungan Nusantara pada hasil pertanian dari Eropa
Teori yang menyatakan bahwa penyebaran Hindu di Indonesia dilakukan oleh kaum Brahmana karena hanya mereka yang dapat membaca dan menafsirkan kitab Weda dikemukakan oleh...
Kroom
Van Leur
Berg
Moens
M. Yamin
Menurut teori Ksatria, agama Hindu dibawa ke Indonesia oleh kaum Ksatria yang...
Melakukan ekspedisi dan penaklukan di Nusantara
Berdagang dengan masyarakat setempat
Melakukan ritual keagamaan di Nusantara
Menjadi guru agama bagi masyarakat Nusantara
Terlibat dalam pertanian dan perdagangan
Pendapat yang menyatakan bahwa pedagang berperan penting dalam penyebaran Hindu-Buddha ke Indonesia disebut teori...
Brahmana
Ksatria
Waisya
Arus Balik
Sudra
Teori yang menyatakan bahwa penyebaran Hindu-Buddha dilakukan oleh orang India berkasta rendah yang ingin mencari kehidupan lebih baik adalah...
Teori Sudra
Teori Brahmana
Teori Ksatria
Teori Waisya
Teori Arus Balik
Teori Arus Balik menyatakan bahwa...
Bangsa India aktif menyebarkan Hindu-Buddha ke Nusantara
Bangsa Indonesia berperan aktif dalam menyebarkan Hindu-Buddha setelah belajar langsung ke India
Kaum Brahmana yang datang membawa pengaruh Hindu-Buddha ke Nusantara
Penyebaran agama Hindu-Buddha hanya terjadi karena perdagangan
Tidak ada peran masyarakat Nusantara dalam penyebaran Hindu-Buddha
Kerajaan Hindu pertama di Indonesia adalah...
Tarumanegara
Mataram Kuno
Kutai
Sriwijaya
Kalingga
Sumber sejarah utama mengenai Kerajaan Kutai adalah...
Berita dari Tiongkok
Kitab Negarakertagama
Prasasti Tugu
Yupa
Relief Candi
Raja terkenal dari Kerajaan Tarumanegara yang memerintah lebih dari 22 tahun adalah...
Mulawarman
Purnawarman
Kudungga
Rakai Pikatan
Samaratungga
Salah satu bukti bahwa kehidupan sosial masyarakat Tarumanegara berlangsung dinamis adalah...
Adanya sistem kasta yang ketat
Gotong royong dalam penggalian Bendungan Gomati
Adanya perbedaan antara masyarakat Hindu dan Buddha
Dominasi kaum Ksatria dalam pemerintahan
Peran besar pedagang dalam pemerintahan
Faktor yang mendukung berkembangnya aktivitas perdagangan di Kerajaan Kutai adalah...
Terletak di daerah pegunungan
Tidak adanya persaingan dengan kerajaan lain
Lokasinya di tepi Sungai Mahakam yang strategis untuk pelayaran
Keberadaan kaum Brahmana yang menguasai perdagangan
Struktur sosial yang tidak mengenal perbedaan kasta
Kerajaan Sriwijaya mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan.
Salah satu faktor yang membuat Sriwijaya berkembang menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara adalah...
Banyaknya wilayah pertanian subur
Letaknya strategis di jalur perdagangan internasional
Hubungan erat dengan kerajaan di Jepang
Fokus utama pada sektor pertanian
Keberadaan sistem kasta yang kuat
Perbedaan antara kehidupan sosial Sriwijaya dan Mataram Kuno adalah...
Mataram Kuno lebih menekankan perdagangan, sedangkan Sriwijaya agraris
Sriwijaya berpusat pada agama Buddha dan perdagangan, sedangkan Mataram Kuno lebih agraris dan Hindu
Mataram Kuno memiliki sistem kasta yang lebih ketat dibanding Sriwijaya
Sriwijaya tidak memiliki hubungan dengan India, sedangkan Mataram Kuno sangat erat hubungannya
Mataram Kuno berkembang melalui ekspansi militer, sedangkan Sriwijaya tidak
Berdasarkan prasasti dan catatan sejarah, kerajaan Mataram Kuno memiliki hubungan erat dengan...
Tiongkok dan Jepang
India dan Sriwijaya
Persia dan Arab
Mesir dan Romawi
Vietnam dan Kamboja
Kerajaan Mataram Kuno dipimpin oleh dua dinasti besar, yaitu...
Wangsa Isyana dan Wangsa Sailendra
Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra
Wangsa Warman dan Wangsa Sanjaya
Wangsa Syailendra dan Wangsa Kediri
Wangsa Mataram dan Wangsa Medang
Pemindahan pusat pemerintahan Mataram Kuno dari Jawa Tengah ke Jawa Timur dilakukan oleh...
Rakai Pikatan
Mpu Sindok
Dyah Balitung
Rakai Panangkaran
Rakai Kayuwangi
Perpindahan pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur dipengaruhi oleh faktor berikut, kecuali...
Ancaman dari Sriwijaya
Seringnya bencana alam seperti letusan gunung berapi
Wabah penyakit yang menyerang masyarakat
Serangan dari kerajaan Kediri
Keinginan memperluas pengaruh ke Jawa Timur
Salah satu bukti adanya toleransi beragama di Kerajaan Mataram Kuno adalah...
Dibangunnya banyak candi Hindu dan Buddha di tempat yang terpisah
Perkawinan antara Rakai Pikatan (Hindu) dan Pramodawardhani (Buddha)
Dibangunnya hanya candi bercorak Hindu oleh Wangsa Sanjaya
Pemerintahan yang dikuasai hanya oleh penganut Hindu
Tidak adanya persaingan antara Wangsa Sanjaya dan Wangsa Sailendra
Kehidupan ekonomi masyarakat Mataram Kuno bertumpu pada sektor...
Pertanian karena berada di pedalaman
Perdagangan maritim karena dekat dengan jalur laut
Peternakan dan industri tekstil
Penambangan emas dan perak
Perdagangan rempah-rempah dengan bangsa asing
Siapakah raja pertama yang mendirikan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293?
Raden Wijaya
Jayanegara
Tribhuwanatunggadewi
Hayam Wuruk
Gajah Mada
Salah satu faktor utama yang menyebabkan kemunduran Kerajaan Majapahit setelah Hayam Wuruk adalah...
Majapahit berhasil menguasai seluruh Nusantara
Tidak adanya pemimpin sekuat Hayam Wuruk dan Gajah Mada
Majapahit semakin berkembang di bidang perdagangan
Banyak kerajaan di Nusantara tunduk kepada Majapahit
Perdagangan dengan Cina semakin meningkat
Dalam Sumpah Palapa, Gajah Mada bersumpah bahwa ia tidak akan bersenang-senang sebelum...
Mengalahkan kerajaan-kerajaan di India
Menikahi putri kerajaan dari luar Majapahit
Menyatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah Majapahit
Membantu Tribhuwanatunggadewi merebut takhta
Menguasai jalur perdagangan di Selat Malaka
Peristiwa Perang Bubat yang terjadi pada masa pemerintahan Hayam Wuruk berhubungan dengan...
Penyerangan Majapahit terhadap Kerajaan Sriwijaya
Perselisihan antara Majapahit dan Pajajaran terkait pernikahan putri
Perebutan kekuasaan antara raja dan patih Majapahit
Invasi kerajaan Mongol ke wilayah Majapahit
Perang saudara antara keluarga kerajaan Majapahit
Kitab yang mencatat kejayaan Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Hayam Wuruk adalah...
Pararaton
Babad Tanah Jawi
Sutasoma
Kakawin Ramayana
Kitab Negarakertagama
Sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha, sistem pemerintahan di Indonesia berbentuk...
Kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja
Pemerintahan desa yang dipimpin kepala suku
Kekaisaran dengan sistem feodal
Negara republik yang dipimpin dewan pemimpin
Pemerintahan teokrasi yang berpusat pada agama
Konsep pemerintahan yang muncul akibat pengaruh Hindu-Buddha adalah...
Demokrasi parlementer
Dewa Raja, di mana raja dianggap titisan dewa
Oligarki yang dikuasai kelompok bangsawan
Kepemimpinan kolektif oleh dewan penasihat
Monarki konstitusional dengan raja sebagai simbol
Salah satu peran utama raja dalam sistem pemerintahan kerajaan Hindu-Buddha adalah...
Memiliki kekuasaan penuh atas tanah dan rakyatnya
Memimpin sidang parlemen kerajaan
Menjalankan roda pemerintahan dengan sistem pemilihan
Menjadi wakil rakyat dalam pengambilan kebijakan
Mengatur perdagangan secara langsung dengan rakyat
Bidang pemerintahan yang umumnya terdapat dalam kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah berikut, kecuali...
Pertahanan atau angkatan perang
Keuangan dan perpajakan
Sistem perbankan dan asuransi
Urusan luar negeri
Hukum dan ketatanegaraan
Dalam sistem pemerintahan kerajaan Hindu-Buddha, rakyat memiliki kewajiban untuk...
Menjadi bagian dari dewan penasihat kerajaan
Membayar pajak dan bekerja untuk kerajaan tanpa menuntut upah
Mengangkat raja melalui pemilihan umum
Mengajukan kebijakan baru kepada raja
Memiliki hak milik atas tanah yang mereka garap
Hasil kebudayaan pada masa Hindu-Buddha yang berupa tugu batu bertuliskan aksara Pallawa dan berfungsi sebagai sumber sejarah disebut...
Arca
Relief
Prasasti
Stupa
Menhir
Fungsi utama prasasti pada masa kerajaan Hindu-Buddha adalah...
Sebagai sumber sejarah yang merekam peristiwa penting kerajaan
Sebagai tempat pemujaan para raja
Sebagai petunjuk arah perjalanan laut
Sebagai tempat penyimpanan benda pusaka
Sebagai tempat ritual kremasi raja
Salah satu ciri utama bangunan candi pada masa Hindu-Buddha adalah memiliki tiga bagian, yaitu...
Bhurloka, Bhuvarloka, dan Swarloka
Bhurloka (alam manusia), Bhuvarloka (alam kematian), dan Swarloka (alam para dewa)
Atap berbentuk datar, menara kecil, dan ruang bawah tanah
Kamar pemujaan, ruang meditasi, dan ruang persembahan
Tiang tinggi, dinding berhias relief, dan atap berbentuk piramida
Contoh prasasti yang ditemukan di Sungai Mahakam dan menjadi bukti berdirinya Kerajaan Kutai adalah...
Prasasti Ciaruteun
Prasasti Telaga Batu
Prasasti Kota Kapur
Prasasti Yupa
Prasasti Tugu
Bagian atap candi pada masa Hindu-Buddha melambangkan...
Alam manusia
Alam bawah tanah
Alam kematian
Alam para dewa (Swarloka)
Alam gaib
Candi-candi di Jawa Tengah bagian utara umumnya berbentuk melingkar dengan candi utama besar di tengahnya. Hal ini mencerminkan...
Sistem demokratis yang menempatkan rakyat dan raja setara
Sistem kekuasaan terpusat dengan raja sebagai pusat pemerintahan
Pengaruh arsitektur dari luar Nusantara
Fungsi candi sebagai tempat peristirahatan raja
Konsep pemujaan terhadap roh nenek moyang
Candi-candi di Jawa Tengah bagian selatan memiliki ukuran yang sama besar, mencerminkan sistem sosial yang...
Mengutamakan supremasi raja
Demokratis tanpa perbedaan kasta yang ketat
Hanya berpusat pada kehidupan raja
Dipengaruhi oleh arsitektur dari India
Diperuntukkan bagi ritual pemujaan dewa tertentu
Susunan candi di Jawa Timur yang menempatkan candi utama di belakang candi-candi kecil menggambarkan...
Kedudukan raja sebagai pemersatu masyarakat
Kekuasaan raja yang absolut tanpa oposisi
Pengaruh budaya Eropa dalam seni bangunan
Kepercayaan masyarakat pada arwah nenek moyang
Simbolisme kesetaraan antara raja dan rakyat
Candi Muara Takus yang berada di luar Pulau Jawa merupakan peninggalan dari kerajaan...
(a)
Kepercayaan masyarakat pada arwah nenek moyang
Simbolisme kesetaraan antara raja dan rakyat
Candi Muara Takus yang berada di luar Pulau Jawa merupakan peninggalan dari kerajaan...
Sriwijaya
Kerajaan Buddha di Sumatra
Singasari
Majapahit
Kediri
Perbedaan utama antara candi di Jawa Tengah bagian utara dan selatan adalah...
Candi di utara menonjolkan satu candi utama besar, sementara candi di selatan berukuran sama besar
Candi di utara lebih banyak digunakan untuk pemakaman raja
Candi di selatan selalu dibangun di atas bukit tinggi
Candi di utara memiliki struktur lebih sederhana dibandingkan di selatan
Candi di selatan lebih dipengaruhi oleh gaya arsitektur Eropa
Kitab Kakawin Bharatayudha, yang merupakan peninggalan Kerajaan Kediri, ditulis oleh...
Mpu Sedah dan Mpu Panuluh
Mpu Tantular dan Mpu Prapanca
Mpu Kanwa dan Mpu Darmaja
Mpu Tanakung dan Mpu Triguna
Mpu Panuluh dan Mpu Tantular
Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca berisi tentang...
Kehidupan pemerintahan dan kejayaan Majapahit
Kisah perjalanan Raden Wijaya dalam mendirikan Majapahit
Peristiwa Perang Bubat antara Majapahit dan Pajajaran
Strategi perang Gajah Mada dalam Sumpah Palapa
Kisah percintaan antara Arjuna dan Srikandi
Kitab Pararaton merupakan salah satu sumber sejarah yang menceritakan tentang...
Raja-raja Singasari dan Majapahit
Perjalanan suci Hayam Wuruk ke tempat leluhurnya
Upacara Crada untuk memperingati wafatnya Rajapadni
Kisah perjalanan seorang resi dalam mencari kebenaran
Kelahiran dan kebangkitan Kerajaan Kediri
Arca yang menggambarkan sosok Dewa Wisnu biasanya memiliki ciri khas berupa...
Memegang cakra dan sangkha (kerang) sebagai simbol kebijaksanaan dan kekuatan
Duduk dalam posisi meditasi dengan tangan dalam mudra dhyana
Memegang trisula sebagai simbol penghancuran dan penciptaan
Berdiri di atas kepala ular Ananta sebagai simbol kekuatan
Menggunakan mahkota tinggi dengan senjata gada di tangan
Fungsi utama pembuatan arca pada masa Hindu-Buddha adalah...
Sebagai tanda pemakaman raja yang telah wafat
Sebagai media pemujaan terhadap dewa atau tokoh spiritual
Sebagai hiasan dalam bangunan kerajaan
Untuk mengenang pahlawan yang gugur dalam peperangan
Untuk mengajarkan seni pahat kepada generasi muda
Relief merupakan seni pahat yang biasanya terdapat pada...
Dinding candi
Arca pemujaan
Gerbang kerajaan
Alat musik tradisional
Prasasti batu
Fungsi utama relief pada candi-candi Hindu-Buddha adalah...
Sebagai bentuk dekorasi tanpa makna
Sebagai media untuk menceritakan kisah keagamaan dan kehidupan raja
Sebagai tempat penyimpanan kitab suci
Untuk menandai lokasi pemakaman raja
Sebagai tanda batas wilayah kerajaan
Tradisi Ngaben yang dilakukan oleh masyarakat Hindu di Bali bertujuan untuk...
Menghormati roh leluhur agar tetap tinggal di dunia
Mengembalikan manusia kepada asalnya melalui proses pembakaran jenazah
Membersihkan rumah dari roh jahat setelah seseorang meninggal
Memberi sesaji kepada para dewa agar keluarga mendapat berkah
Memperingati hari kelahiran leluhur
Hari raya Hindu yang dilakukan setiap 210 hari sekali dan jatuh pada hari Rabu Kliwon disebut...
Nyepi
Kuningan
Galungan
Kesodo
Sadranan
Upacara Kesodo yang dilakukan oleh masyarakat Tengger di Jawa Timur memiliki tujuan untuk...
Menghormati leluhur dengan mengunjungi makam
Mempersembahkan sesaji ke kawah Gunung Bromo sebagai wujud syukur dan permohonan berkah
Mengadakan doa bersama di pura terbesar di daerah mereka
Memperingati kelahiran raja Majapahit
Melakukan perjalanan suci ke tempat keramat di pegunungan
Kerajaan Kutai mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan...
Aswawarman
Purnawarman
Sanjaya
Balaputra Dewa
Mulawarman
Faktor utama yang menyebabkan Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara adalah...
Memiliki wilayah yang luas dan subur
Menguasai Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan penting
Berada di pedalaman dengan banyak sungai besar
Mengembangkan pertanian sebagai sumber utama ekonomi
Tidak memiliki saingan dalam perdagangan
Jalur perdagangan yang melewati Selat Malaka dikenal sebagai...
Jalur Rempah
Jalur Sutra Laut
Jalur Kapur Barus
Jalur Nusantara
Jalur Sutra Darat
Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat perdagangan utama di Asia Tenggara karena...
Berada di pedalaman yang strategis
Menguasai jalur perdagangan Selat Malaka dan Selat Sunda
Fokus pada pertanian padi di Pulau Sumatra
Tidak memiliki saingan dalam perdagangan maritim
Menerapkan sistem pemerintahan tertutup
Faktor utama yang mendukung kemakmuran Majapahit adalah...
Tidak memiliki saingan dagang di Asia Tenggara
Pengelolaan pertanian yang baik dan perdagangan rempah-rempah
Bergantung sepenuhnya pada perdagangan rempah-rempah
Menguasai seluruh jalur perdagangan dunia
Mempunyai wilayah paling luas di dunia
Salah satu dampak dari terbentuknya jaringan perdagangan di Nusantara adalah...
Munculnya pelabuhan-pelabuhan kecil yang mendukung perdagangan internasional
Menurunnya aktivitas perdagangan di Nusantara
Pengurangan interaksi budaya antarbangsa
Hilangnya sistem pajak dalam kerajaan-kerajaan maritim
Penutupan Selat Malaka bagi kapal asing
Rempah-rempah yang menjadi komoditas utama dalam Jalur Rempah Nusantara adalah...
Karet, kopi, dan tembakau
Kayu manis, cengkeh, dan pala
Lada hitam, emas, dan sutra
Rotan, garam, dan gula aren
Sagu, kedelai, dan beras
Kerajaan yang memiliki peran besar dalam perdagangan rempah-rempah di Asia Tenggara adalah...
Sriwijaya dan Majapahit
Tarumanegara dan Kediri
Kutai dan Sunda
Mataram Islam dan Demak
Banjar dan Ternate
Jalur Rempah telah menghubungkan Nusantara dengan berbagai kawasan dunia sejak zaman dahulu. Salah satu bukti hubungan tersebut adalah...
Pedagang Eropa pertama kali menemukan rempah-rempah di Maluku
Ditemukannya jejak kayu gaharu dari Nusantara di India dan Laut Merah
Jalur Rempah hanya berfungsi dalam perdagangan domestik
Rempah-rempah Nusantara hanya dikenal di kawasan Asia Tenggara
Kerajaan Nusantara tidak berperan dalam perdagangan global
Perdagangan rempah-rempah tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga membawa dampak terhadap...
Penutupan jalur perdagangan Nusantara
Asimilasi budaya dan diplomasi antarbangsa
Penghapusan sistem pelayaran di Nusantara
Kemunduran ekonomi kerajaan-kerajaan di Nusantara
Meningkatnya isolasi wilayah Nusantara
Salah satu rute utama Jalur Rempah membawa cengkih dan pala dari Maluku ke Eropa melalui jalur berikut ini:
Nusantara → Selat Sunda → Samudra Pasifik → Eropa
Maluku → Selat Malaka → India → Teluk Persia → Laut Merah → Eropa
Maluku → Laut Jawa → Australia → Afrika → Eropa
Nusantara → Samudra Hindia → Jepang → Eropa
Sulawesi → India → Samudra Pasifik → Eropa
