Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH FIKIH AMAR NAHI AM KHAS

Total questions: 50

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.

Perkataan meminta kerja dari yang lebih tinggi tingkatannya kepada yang lebih rendah tingkatan disebut ,,,,

a)

amr

b)

nahi

c)

amm

d)

khass

2.

Di bawah ini yang bukan merupakan bentuk-bentuk lafal amr, yaitu ,,,

a)

fiil mudhari

b)

isim fiil amr

c)

isim masdar

d)

fiil mudhari yang disertai la nahi

e)

ada kalimat farada, kutiba atau amara

3.

ayat al quran dibawah ini termasuk kaidah bentuk lafal amr ,,

قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِي أَزْوَاجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ لِكَيْلَا يَكُونَ عَلَيْكَ حَرَجٌ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً

a)

fiil amr

b)

Lafaz yang mengandung makna perintah seperti, امر, كتب, فرض kata lain

c)

Masdar pengganti Fi’il,

d)

Fiil Mudhari’

4.

طلب الترك من الاعلى الى ادنى adalah pengertian dari

a)

amr

b)

nahi

c)

amm

d)

khas

5.

وَاَقِيۡمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارۡكَعُوۡا مَعَ الرّٰكِعِيۡن Ayat yang bergaris bawah tersebut, merupakan contoh lafadz ….

a)

amm

b)

khass

c)

amr

d)

nahi

e)

mutlaq

6.

وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ  Kandungan ayat tersebut di atas merupakan contoh dari ….

a)

amm

b)

khass

c)

amr

d)

nahi

e)

mutlaq

7.

Kalimat dibawah ini yang memiliki arti "larangan"

a)

Amar

b)

Nahi

c)

Khash

d)

'Am

8.

Kalimat dibawah ini yang memiliki arti "perintah"

a)

Amar

b)

Mujmal

c)

'Am

d)

Nahi

9.

Ulama’ ushul fiqih merumuskan kaidah-kaidah Amar dalam lima bentuk yaitu, kaidah Amar pertama yaitu : اَلْاَصْلُ فِى الْاَمْرِ لِلْوُجُوْبِ (Pada dasarnya amar (perintah) itu menunjukkan kepada wajib).Di bawah ini yang bukan termasuk kaidah pertama  yang terdapat pada kaidah amar di atas adalah

a)

Wajib

b)

Nadb

c)

Tahdid

d)

Ta'jiz

10.

Kaidah amar yang berbunyi : نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ اْلقُبُوْرِ فَزُوْرُوْهَا merupakah perintah untuk

a)

Tidak berzina

b)

Berbuat kebaikan

c)

Tidak Mencuri

d)

Ziarah kubur

11.

pada lafadz ayat  وَاَ قِيْمُواالصَّلٰوةَ وَاٰ تُواالزَّكٰوةَ merupakan bentuk sighat amar

a)

Fi'il mudhari

b)

Fi'il amar

c)

Isim amar

d)

Tahdid

12.

Jika suatu perbuatan yang semula dilarang, kemudian datang perintah mengerjakan maka perintah tersebut bersifat

a)

Mubah

b)

Sunnah

c)

Wajib

d)

Makruh

13.

(Katakanlah (Muhammad), “Tuhanku hanya mengharamkan segala perbuatan keji yang terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, perbuatan zalim)

Dalam Q.S Al-Araf Ayat 33, termasuk redaksi Nahi, yaitu?

a)

fi’il mudhari’

b)

Kalimat larangan

c)

Kata haram

d)

Tidak halal

e)

Ancaman

14.

Pada dasarnya perintah itu menghendaki segera dilaksanakan, maksudnya adalah ketika mendengar adanya amar atau perintah dilaksanakan dengan secepatnya tanpa dirintangi waktu, jika tidak maka?

a)

Berdosa

b)

Tidak apa-apa

c)

Mubah

d)

Sunah

e)

Haram

15.

Secara etimologi (bahasa) artinya merata, yang umum. Sedangkan secara terminologi (istilah) artinya lafadz yang diciptakan untuk pengertian umum sesuai dengan pengertian tiap lafadz itu sendiri tanpa dibatasi dengan jumlah tertentu, pengertian dari?

a)

Khass

b)

Amar

c)

Nahi

d)

Amm

e)

Amm dan Khass

16.

Lafadz (teks) yang dipasangkan pada satu arti yang sudah diketahui (populer) dan manunggal, termasuk kedalam pengertian?

a)

Khass

b)

Amar

c)

Nahi

d)

Amm

e)

Amm dan Khass

17.

Kullun, jam‘un, kāffatun, yang berart?

a)

Sedikit

b)

Sebagian

c)

Beberapa

d)

Jawaban salah semua

e)

Semua

18.

Lafadz amar menunjukkan makna apa ketika terdapat qarinah yg terdapat dalam ayat berikut ini ....

a)

irsyad

b)

ibahah

c)

nadb

d)

ta’jiz

19.

Lafadz berikut merupakan salah satu bentuk lafadz dari...

a)

'am

b)

khaash

c)

amar

d)

nahi

20.

Berikut adalah salah satu kaidah amar, satu contoh dalam kehidupan dimasyarakat dari kaidah tersebut yaitu ...

a)

seseorang wajib haji, maka wajib dikerjakan sekali seumur hidup

b)

seorang wajib ibadah haji, sebelum beribadah haji diharuskan rajin shalat

c)

perintah ibadah haji tidak harus segera dilakukan, namun menunggu kemampuan

d)

Seseorang diperintahkan melaksanakan sholat, maka hukum wudhu menjadi wajib

21.

Salah satu kaidah amar, berikut ini contoh perbuatan yang sesuai dengan kaidah berikut adalah ...

a)

melaksanakan sholat fardhu lima waktu

b)

melaksanakan ibadah haji

c)

membayar zakat fitrah dan zakat maal

d)

melaksanakan puasa fardhu pada bulan ramadhan

22.

Menurut istilah ulama ushul, nahi berikut. Maksud yang lebih tinggi kedudukannya dalam hal ini adalah ...

a)

Presiden

b)

Pemimpin

c)

Allah Swt.

d)

Perdana menteri

23.

seperti lafadz insan pada firman Allah SWT, Merupakan salah satu contoh lafadz ...

a)

'am

b)

Khaash

c)

Muradif

d)

Musytarak

24.

Firman Allah SWT berikut merupakan contoh ayat yang di dalamnya terdapat lafadz 'am, Hal ini ditandai dengan lafadz ...

a)

b)

c)

d)

25.

Berikut ini termasuk lafaz-lafaz 'am ​kecuali..​ ​ ​ ​ ​

a)
lafaz kullun
b)
isim istifham (ma, man, aina, ayyun, dan mata)
c)
isim isyarat
d)
isim mausul
e)
mengunakan fiil amr
26.

Lafaz 'am pada ayat tersebut adalah...

a)

syabab

b)

man

c)

ma'syar

d)

al-ba'ah

e)

falyatajawwaz

27.

isim isyarat, seperti lafaz man, merupakan bagian dari lafaz 'am. Arti lafaz man adalah...

a)

berapa

b)

apa

c)

siapa

d)

barang siapa

e)

apakah

28.

Lafadz Khaṣ dalam Al-Qur’an adalah...

a)

Lafadz yang hanya berlaku untuk satu individu atau kelompok tertentu

b)

Lafadz yang mencakup semua manusia

c)

Lafadz yang tidak memiliki makna khusus

d)

Lafadz yang selalu menunjukkan banyak hal

e)

Lafadz yang tidak memiliki batasan

29.

Contoh lafadz ‘Am dalam Al-Qur’an adalah...

a)

An-Nas (الناس) – manusia

b)

Muhammad Rasulullah (محمد رسول ﷲ)

c)

Bani Israil (بني إسرائیل)

d)

3x quru' (ثلاثة قروء)

e)

Ashabul Kahfi (أصحاب الكھف)

30.

Kata "Kullu" (كل) dalam Al-Qur’an biasanya menunjukkan lafadz...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Musytarak

e)

Mutlaq

31.

Jika suatu ayat dalam Al-Qur’an awalnya bersifat ‘Am lalu terdapat ayat lain yang membatasi maknanya, hal ini disebut...

a)

Nasikh

b)

Mansukh

c)

'Am

d)

Khas

e)

Takhsis

32.

Lafadz Khaṣ dalam Al-Qur’an ditandai dengan...

a)

Kata yang mencakup banyak individu

b)

Kata yang merujuk pada sesuatu yang terbatas atau spesifik

c)

Kata yang selalu menunjukkan makna luas

d)

Kata yang tidak bisa diinterpretasikan

e)

Kata yang selalu bersifat majaz

33.

Salah satu ciri lafadz ‘Am dalam Al-Qur’an adalah...

a)

Hanya mencakup sekelompok orang tertentu

b)

Mempunyai makna yang luas tanpa batasan khusus

c)

Selalu bersifat mutlak

d)

Tidak bisa ditafsirkan

e)

Hanya berlaku pada zaman Nabi

34.

Ayat berikut yang bersifat Khaṣ adalah...

a)

“Setiap manusia akan dihisab pada hari kiamat.”

b)

“Hanya orang yang bertakwa yang akan masuk surga.”

c)

“Orang-orang yang beriman akan mendapat pahala.”

d)

“Wahai manusia, makanlah dari makanan yang halal.”

e)

“Segala sesuatu akan kembali kepada Allah.”

35.

Sebuah pengumuman sekolah berbunyi: “Semua siswa wajib mengikuti ujian akhir.” Pernyataan ini termasuk...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Mutlaq

e)

Qiyas

36.

Peraturan sekolah menyebutkan “Setiap siswa wajib datang tepat waktu.” Namun, ada tambahan “Kecuali bagi siswa yang sakit atau mendapat izin resmi.” Tambahan ini menunjukkan adanya...

a)

Lafadz ‘Am

b)

Lafadz Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Qiyas

e)

Nasikh

37.

Sebuah restoran memberikan promosi “Semua pelanggan mendapatkan diskon 20%.” Namun, di bawahnya tertulis “Hanya berlaku untuk pembelian minimal Rp100.000.” Syarat tambahan ini merupakan...

a)

‘Am

b)

Khaṣ

c)

Takhsis

d)

Nasikh

e)

Mutlaq

38.

Perhatikan bacaan kaidah ini!
Yang termasuk contoh dalam kehidupan dari kaidah ini adalah . . . .

a)

Membuat tulisan/ catatan jika ada muamalah tidak secara tunai

b)

mengerjakan ibadah haji wajib dikerjakan sekali seumur hidup

c)

pada awalnya tidak diperintahkan (wajibkan) ziarah kubur, namun pada akhirnya diperintahkan untuk ziarah kubur

d)

Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi

e)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk

39.

Berapa jumlah Kaidah yang berhubungan dengan nahi . . . .

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

40.

Kaidah diatas memiliki arti . . . .

a)

Perintah sesudah larangan berarti diperbolehkan mengerjakan kebalikannya.

b)

Pada asalnya nahi itu menghendaki adanya pengulangan sepanjang masa secara muthlaq

c)

Pada asalnya asalnya nahi itu akan mengakibatkan kerusakan secara muthlaq.

d)

Larangan terhadap sesuatu itu berarti perintah kebalikannya.

e)

Pada asalnya nahi itu menunjukkan pada haram.

41.

Perkataan meminta kerja dari yang lebih tinggi tingkatannya kepada yang lebih rendah tingkatan disebut ,,,,

a)

amr

b)

nahi

c)

amm

d)

khass

42.

Ternyata tidak setiap perintah itu menunjukkan pada hukum wajib apabila ada...

a)

A.    Rukshah

b)

B.     Qarinah

c)

C.     Illat

d)

D.    Irsyad

e)

E.      Ghoyah

43.

Pada dasarnya perintah Allah dalam al Qur'an itu menunjukkan pada hukum wajib, sesuai dengan kaidah...

a)

A.    Al ashlu fil amri lil wujub

b)

B.     Al ashlu fil amri lil ibahah

c)

C.     As ashlu fil amri li tahrim

d)

D.    Al ashlu fil amri tahdid

e)

E.      Al ashlu fil amri litaskhir

44.

Ada banyak lafadz amar yang diucapkan seorang hamba kepada Tuhannya dalam al Qur'an, maka bentuk amar dalam ayat yang demikian adalah...

a)

A.    Imtinan

b)

B.     Irsyad

c)

C.     Doa

d)

D.    Taswiyah

e)

E.      Ibahah

45.

Kaidah "Al ashlu fil amri la yaqtadi tikrar yang artinya bahwa pada dasarnya perintah itu tidak menghendaki pengulangan ( berkali-kali mengerjakan perintah). contoh perbuatan yang sesuai dengan kaidah tersebut adalah...

a)

A.    Melaksanakan shalat lima waktu

b)

B.     Melaksanakan puasa Ramadhan

c)

C.     Melaksanakan ibadah haji

d)

D.    Menunaikan shalat jumat

e)

E.      Menunaikan zakat

46.

Pada awalnya nabi melarang ziyarah kubur, namun pada akhirnya Nabi memerintahkan untuk ziyarah kubur.  Perintah setelah adanya larangan berarti hukumnya diperbolehkan, sesuai kaidah...

a)

A.    Al ashlu fil amri la yaqtadi tikrar

b)

B.     Al amru bi syai'in amrun bi wasailihi

c)

C.     Al ashlu fil amri la yaqtadil faura

d)

D.    Al amru ba'da nahyi yufidul ibahah

e)

E.      Al hukmu yudawwaru ma'a illati wujudan wa adaman

47.

Secara bahasa nahi memiliki arti larangan sedangkan menurut istilah pengertian nahi adalah...

a)

A.   Larangan melakukan suatu perbuatan baik dari yang lebih tinggi kedudukannya maupun yang lebih rendah

b)

B.    Tuntutan meninggalkan perbuatan tertentu dari yang lebih tinggi statusnya kepada yang lebih rendah kedudukannya

c)

C.    Tuntutan meninggalkan perbuatan tertentu dari yang lebih rendah statusnya kepada yang lebih tinggi kedudukannya

d)

D.   Larangan melakukan perbuatan tertentu yaitu berupa perbuatan maksiat

e)

E.     Tuntutan meninggalkan perbuatan yang sifatnya tidak mengikat

48.

Nahi dalam konteks ushul fikih yaitu berupa...

a)

A.    Larangan-larangan Allah swt kepada hambaNya

b)

B.     Larangan-larangan para imam mujtahid kepada pengikutnya

c)

C.     Larangan-larangan manusia biasa yang memiliki kedudukan tinggi

d)

D.    Larangan-larangan yang tersirat dan tersurat

e)

E.     Larangan-larangan yang harus dihindari

49.

Kaidah nahi "Al aslu fii nahyi li tahrim mempunyai pengertian...

a)

A.   Pada asalnya nahi menunjukkan pada haram

b)

B.    Pada asalnya nahi menunjukkan pada wajib

c)

C.    Pada asalnya nahi menunjukkan pada makruh

d)

D.   Pada asalnya nahi menunjukkan pada mubah

e)

E.     Pada asalnya nahi menunjukkan pada sunah

50.

Perhatikan ayat berikut ini

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ

Dalam surat al Baqarah ayat 286 tersebut terdapat banyak lafadz nahi yang ditujukan seorang hamba kepada sang Khaliq, bentuk nahi tersebut memiliki makna…

a)

A.                Karahah

b)

B.                 Tahqir

c)

C.                 Doa

d)

D.                Ta’yis

e)

E.                  I’tinas