wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Harian

Total questions: 20

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari teks "Menuju Laut"?

a)

Mengajak pembaca untuk pergi ke laut

b)

Menginformasikan tentang peran laut bagi kehidupan

c)

Menjelaskan keindahan laut secara deskriptif

d)

Menyampaikan pengalaman pribadi tentang laut

2.

Perhatikan kutipan berikut! 

“Laut adalah sumber kehidupan yang terus memberi, tetapi sering kali manusia hanya mengambil tanpa peduli.”   

Apa makna tersirat dari kutipan tersebut?

a)

Manusia harus lebih peduli terhadap laut

b)

Laut tidak memerlukan manusia untuk bertahan

c)

Banyak makhluk di laut yang mengganggu kehidupan manusia

d)

Laut hanya penting bagi nelayan

3.

Bacalah kutipan teks berikut!

"Ombak bergulung-gulung menerjang pantai, membawa buih yang menyapu pasir. Langit kelabu menambah kesan dramatis di bibir laut."
Berdasarkan kutipan di atas, manakah yang termasuk majas personifikasi?

a)

Ombak bergulung-gulung

b)

Menerjang pantai

c)

Membawa buih yang menyapu pasir

d)

Langit kelabu menambah kesan dramatis

4.

Menurut kalian, apa fungsi laut bagi suatu negara?

a)

Sebagai sumber daya alam yang mendukung perekonomian

b)

Hanya sebagai tempat rekreasi dan hiburan

c)

Tidak memiliki peran penting dalam pertahanan negara

d)

Sebagai jalur transportasi dan perdagangan

e)

Sebagai batas alami yang memisahkan wilayah negara

5.

Berdasarkan bacaan, apa tujuan Muhammad Riswan menciptakan lagu Smong?

a)

Untuk memperkenalkan budaya musik tradisional Simeulue

b)

Untuk meningkatkan pariwisata di daerah pesisir

c)

Agar masyarakat waspada dengan tsunami yang bisa datang kembali sewaktu-waktu

d)

Agar masyarakat memiliki pengetahuan yang benar ketika menghadapi tsunami

e)

Untuk mengajarkan kearifan local dalam menghadapi tsunami

6.

Sebutkan kesalahan kaidah bahasa yang kalian jumpai. Jika ada, sebutkan kesalahan informasi yang terdapat dalam poster ini

a)

Ukuran huruf sesuai karena cukup besar dan jelas untuk dibaca dengan mudah, terutama untuk informasi penting

b)

Dugong disebut juga Duyung atau Sapi Laut" sebaiknya lebih jelas dengan tambahan kata penghubung, misalnya: "Dugong juga disebut sebagai Duyung atau Sapi Laut."

c)

Salah satu jenis mamalia laut yang hidup di ekosistem lamun" sebaiknya memiliki subjek yang lebih jelas, misalnya: "Dugong adalah salah satu jenis mamalia laut yang hidup di ekosistem lamun."

d)

Ukuran huruf sesuai karena cukup besar dan jelas untuk dibaca dengan mudah, terutama untuk informasi penting

e)

Kalimat ini kurang jelas karena tidak memiliki kata penghubung yang tepat.
"Dugong termasuk biota laut yang dilindungi berdasarkan Kepmen KP No. 79 Tahun 2018 dan Permen LHK No. 106/2018."

7.

Metafora adalah jenis majas semacam perbandingan yang tidak menggunakan kata-kata perbandingan seperti…

a)

Bagaikan

b)

Sebagai

c)

Bak

d)

Seumpama

e)

Laksana

8.

1.       Majas Alegori

Alegori adalah majas yang umumnya membangun cerita yang rumit dengan maksud yang terselubung. Di dalamnya kerap terkandung sifat-sifat moral dan spiritual.

Alegori biasanya merupakan rangkaian cerita yang digunakan sebagai perlambang untuk mendidik atau mengajarkan sesuatu hal. Perlambang-perlambang yang dinyatakan dalam bentuk kiasa atau penggambaran, seperti fabel atau parabel.

 

Menuju ke Laut
(Sutan Takdir Alisjahbana)

Kami telah meninggalkan engkau,
Tasik yang tenang tiada beriak,
diteduhi gunung yang rimbun,
dari angin dan topan.

Sebab sekali kami terbangun,
dari mimpi yang nikmat.
Ombak riak berkejar-kejaran
di gelanggang biru di tepi langit.

Pasir rata berulang di kecup,
tebing curam ditentang diserang,
dalam bergurau bersama angin,
dalam berlomba bersama mega.

Sejak itu jiwa gelisah
Selalu berjuang tiada reda.
Ketenangan lama serasa beku,
gunung pelindung rasa pengalang.
Berontak hati hendak bebas,
menyerang segala apa mengadang.

Gemuruh berderau kami jatuh,
terhempas berderai mutiara bercahaya.
Gegap gempita suara mengerang,
Dahsyat bahna suara menang.
Keluh dan gelak silih berganti,
pekik dan tempik sambut menyambut.

Tetapi betapa sukanya jalan,
bedana terhembas, kepala tertumbuk, hati hancur, pikiran kusut, namun kembali tiada ingin.
namun kembali diada angin,
ketenangan lama tiada diratap.

Kami telah meninggalkan engkau,
Tasik yang tenang tiada beriak,
diteduhi gunung yang rimbun,
dari angin dan topan.
Sebab sekali kami terbangun,
dari mimpi yang nikmat.

kalimat mana sajakah yang termasuk majas allegro…

a)

Tetapi betapa sukanya jalan

b)

Ombak riak berkejar-kejaran di gelanggang biru di tepi langit

c)

Gemuruh berderau kami jatuh, terhempas berderai mutiara bercahaya

d)

Berontak hati hendak bebas, menyerang segala apa mengadang

e)

Sejak itu jiwa gelisah

9.

Adakah majas yang digunakan? Majas apasajakah..

a)

Sinekode

b)

Sarkasme

c)

Metafora

d)

Alegori

e)

Personifikasi

10.

Sebutkan 3 makna yang terkandung dalam puisi tersebut…

a)

Puisi ini menggambarkan laut dengan ombaknya yang datang dan pergi, melambangkan kehidupan yang penuh dengan perubahan dan dinamika

b)

Puisi ini mencerminkan perasaan manusia yang tidak tetap, seperti ombak yang kadang tenang dan kadang bergelombang besar. Ada kalanya perasaan suka berubah menjadi duka, dan sulit untuk mendapatkan kedamaian

c)

Puisi ini juga mengungkapkan kekaguman penyair terhadap keindahan laut dan alam semesta, yang membuatnya terpesona dan merenung tentang makna kehidupan

d)

Puisi ini menggambarkan kecintaan pada makhluk hidup yang berarti kita harus bias menjaga sesama

e)

Puisi ini mengandung makna ketaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena sudah menciptakan gunung yang indah

11.

1.       Bacalah ilustrasi cerita di bawah ini!

Di sebuah desa kecil, ada seorang guru bernama Pak Darto yang terkenal karena ucapannya yang selalu membuat orang tersenyum. Suatu hari, dia berkata kepada murid-muridnya, "Kalian ini seperti kucing yang selalu menghindari air, selalu mencari jalan pintas tanpa pernah benar-benar tahu ke mana arah hidup ini."

Pak Darto sering memberikan nasihat yang tidak masuk akal kepada murid-muridnya, seperti saat dia berkata, "Kalau kalian ingin sukses, tidurlah di atas buku, karena mimpi kalian akan menjadi kenyataan seperti daun yang jatuh ke laut." Murid-murid pun hanya diam, tahu bahwa kata-kata itu tidak berarti apa-apa.

Namun, meskipun kata-katanya sering terdengar tidak berguna, Pak Darto selalu merasa dirinya bijak. "Saya ini seperti pohon beringin yang berdiri tegak, memberi bayangan bagi semua orang yang lelah," katanya dengan bangga, padahal dirinya lebih sering duduk diam di ruang guru dan hanya memerintahkan murid untuk belajar sendiri.

Kalimat yang termasuk majas sakarsme adalah…

a)

Murid-murid pun hanya diam, tahu bahwa kata-kata itu tidak berarti apa-apa

b)

Kalau kalian ingin sukses, tidurlah di atas buku, karena mimpi kalian akan menjadi kenyataan seperti daun yang jatuh ke laut

c)

Di sebuah desa kecil, ada seorang guru bernama Pak Darto yang terkenal karena ucapannya yang selalu membuat orang tersenyum

d)

Kalian ini seperti kucing yang selalu menghindari air, selalu mencari jalan pintas tanpa pernah benar-benar tahu ke mana arah hidup ini

e)

Saya ini seperti pohon beringin yang berdiri tegak, memberi bayangan bagi semua orang yang lelah

12.

1.      Perhatikan puisi di bawah ini!

Di pagi yang cerah, matahari tersenyum riang,
Menebarkan cahaya lembut yang menari-nari di atas dedaunan.

Angin membelai wajahku dengan lembut,
Seakan merayakan kebebasan yang terbang bersama kilatan cahaya.

Bumi berbisik perlahan, menenangkan setiap langkah
Mengajak hati untuk meresapi ketenangan yang tercipta dalam diam.

Di kejauhan, sungai melantunkan lagu klasik,
Suara riaknya menyentuh hati, membawa kenangan.
Malam datang dengan keanggunannya, menyelimuti dunia,
Membiarkan dunia beristirahat, sejenak terlelap dalam mimpi.

Jawablah 3 majas personifikasi dalam puisi tersebut.

a)

Di pagi yang cerah, matahari tersenyum riang

b)

Angin membelai wajahku dengan lembut

c)

Suara riaknya menyentuh hati, membawa kenangan

d)

Bumi berbisik perlahan, menenangkan setiap langkah

e)

Mengajak hati untuk meresapi ketenangan yang tercipta dalam diam

13.

Langkah-langkah untuk menilai poster secara baik adalah…

a)

Lihat poster secara keseluruhan

b)

Lihat poster dengan lebih cermat dan terperinci

c)

Saat menilai poster, pertimbangkan bias kalian sendiri

d)

Nilailah sesuai mood kamu

e)

Tidak usah menilai dengan cermat, boleh sekilas saja

14.

Majas hiperbola adalah majas yang menggambarkan sesuatu dengan cara…

a)

Berlawanan

b)

Bertentangan

c)

Dilebih-lebihkan

d)

Dibesar-besarkan

e)

Dramatis

15.

1.      Bacalah ilustrasi di bawah ini!

Laporan Berburu Kearifan Lokal Sunda: "Ulah Diuk Hareupeun Panto Bisi Nongton Jodo"

Lokasi:
Kampung Ciburuy, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat.

Hal yang Menarik:
Pada suatu perjalanan ke Kampung Ciburuy, saya menemukan sebuah kearifan lokal Sunda yang menarik, yaitu pepatah yang berbunyi "Ulah diuk hareupeun panto bisi nongton jodo." Pepatah ini mengandung pesan yang dalam tentang tata krama dan keharmonisan dalam kehidupan sosial masyarakat Sunda. Dalam tradisi Sunda, dilarang duduk di depan pintu karena dianggap mengganggu jalannya rezeki dan peruntungan, serta dapat memberi dampak buruk terhadap hubungan atau jodoh. Hal ini menunjukkan perhatian masyarakat Sunda terhadap aspek spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari, dengan mengaitkan sikap dan tata krama dengan keseimbangan hidup.

Di kampung ini, saya mendengar langsung penjelasan dari sesepuh setempat yang mengungkapkan bahwa pepatah tersebut mengandung makna mendalam tentang menghormati ruang dan menjaga keharmonisan. Pintu dianggap sebagai simbol jalur masuknya berbagai hal baik dan buruk, sehingga duduk di depannya dapat menghalangi atau mengganggu keseimbangan tersebut.

Pesan yang Ingin Disampaikan:
Pesan yang ingin disampaikan melalui pepatah ini adalah pentingnya menjaga etika dan menghormati ruang yang ada di sekitar kita. Tidak hanya dalam konteks fisik, tetapi juga dalam hubungan sosial dan spiritual. Keharmonisan dalam kehidupan dipengaruhi oleh sikap kita terhadap hal-hal kecil, seperti posisi kita dalam ruang dan waktu. Sebagai bagian dari kearifan lokal Sunda, pepatah ini mengajarkan kita untuk lebih bijaksana dalam bertindak dan menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia spiritual, serta selalu menghormati lingkungan sekitar agar kehidupan berjalan dengan lancar dan penuh berkah.

Amanat apasajakah yang ingin disampaikan dalam teks tersebut…

a)

Pentingnya Menghormati Ruang dan Lingkungan Sekitar
Pepatah "Ulah diuk hareupeun panto bisi nongton jodo" mengajarkan kita untuk selalu menghormati ruang di sekitar kita, baik dalam konteks fisik maupun sosial. Dengan tidak duduk di depan pintu, kita diingatkan untuk menjaga keharmonisan dan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari

b)

Menghargai Tata Krama dan Etika Sosial
Dalam budaya Sunda, tata krama dan etika sangat dijunjung tinggi. Pepatah ini menggambarkan bahwa tindakan kita dalam kehidupan sosial, seperti cara kita duduk atau bertindak dalam sebuah ruangan, dapat mempengaruhi hubungan sosial dan peruntungan kita. Oleh karena itu, kita diajarkan untuk selalu menjaga sikap dan tindakan dengan baik

c)

Keseimbangan antara Dunia Fisik dan Spiritualitas
Kearifan lokal ini mengandung pesan bahwa kehidupan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik atau material, tetapi juga aspek spiritual

d)

arus bertatakrama dengan baik kepada yang lebih tua teruatama orang tuamu

e)

Amanatnya yaitu terletak di Kampung Ciburuy, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat

16.

Teks "Menuju Laut" menceritakan perjalanan seseorang menuju laut. Jika teks tersebut ditulis dalam sudut pandang orang pertama, maka kata ganti yang dominan digunakan adalah…

a)

Dia, mereka, ia

b)

Aku, saya, kami

c)

Kamu, engkau, kalian

d)

Mereka, kita, kamu

17.

Jika dalam teks terdapat kalimat "Laut berbisik lembut di telingaku", maka gaya bahasa yang digunakan adalah…

a)

Metafora

b)

Hiperbola

c)

Personifikasi

d)

Simile

18.

Apa fungsi penggunaan majas hiperbola dalam teks “Menuju Laut”?

a)

Memperjelas informasi secara ilmiah

b)

Menarik perhatian pembaca dengan efek dramatis

c)

Menyampaikan fakta tanpa emosi

d)

Membuat teks lebih panjang

19.

Jika kamu ingin mengkampanyekan gerakan “Lindungi Laut Kita,” strategi apa yang paling efektif?

a)

Memarahinya di depan umum

b)

Melaporkannya ke pihak berwenang

c)

Menjelaskan dampak negatif dari tindakan tersebut secara baik-baik

d)

Ikut membuang sampah agar dia merasa bersalah

20.

Jika   kamu seorang penulis dan ingin membuat kampanye kesadaran terhadap pentingnya menjaga kebersihan laut, strategi apa yang paling efektif untuk menarik perhatian generasi muda?

a)

Membuat artikel panjang tentang pencemaran laut yang hanya bisa dibaca di jurnal ilmiah

b)

Menggunakan media sosial dengan konten kreatif seperti video pendek, infografis menarik, dan cerita interaktif tentang dampak pencemaran laut

c)

Hanya memasang poster yang dipasang di tempat umum tanpa ada tindakan nyata

d)

Menyampaikan informasi hanya kepada kalangan akademisi tanpa melibatkan masyarakat luas