WorksheetsKisi-Kisi_Sistem Kendali Industri (UTS)
Total questions: 80
Worksheet time: 40mins
Apa singkatan dari PLC?
Personal Laptop Computer
Programmable Logic Controller
Programming Language Code
Power Line Converter
Fungsi utama dari PLC adalah:
Mengolah data
Mengontrol proses otomatis
Membuat program komputer
Menyimpan file
Input pada PLC biasanya berasal dari:
Output devices
Proximity sensors
Printer
Speaker
Output pada PLC digunakan untuk mengendalikan:
Motor, lampu, dan perangkat lainnya
Proximity sensors
Input devices
Keyboard
Memory yang digunakan untuk menyimpan program dan data pada PLC disebut:
RAM (Random Access Memory)
ROM (Read-Only Memory)
CPU (Central Processing Unit)
HDD (Hard Disk Drive)
Perangkat keras yang berfungsi sebagai otak dari PLC disebut:
Input device
Output device
CPU (Central Processing Unit)
RAM (Random Access Memory)
Lingkungan pemrograman yang umum digunakan untuk PLC adalah:
Java
Ladder Logic
Python
HTML
Timer pada PLC digunakan untuk:
Mengukur waktu
Mengubah data
Mengontrol motor
Mengambil input
Counter pada PLC digunakan untuk:
Menghitung langkah-langkah
Mengukur waktu
Mengontrol suhu
Mengambil input
Salah satu kelebihan PLC dibandingkan dengan relay adalah:
Lebih murah
Lebih lambat
Lebih sulit diprogram
Lebih besar ukurannya
Pemrograman berbasis grafis pada PLC menggunakan:
C++
Ladder Logic
Java
Python
Input Analog pada PLC umumnya digunakan untuk:
Sinyal biner
Sinyal kontinu
Sinyal digital
Sinyal pulsar
Proses scanning pada PLC melibatkan:
Pengecekan input dan output
Pengecekan koneksi internet
Pengecekan kecepatan processor
Pengecekan keberadaan file
Koneksi antar PLC dan perangkat lainnya biasanya menggunakan:
USB
Ethernet
HDMI
Bluetooth
Fault pada PLC dapat disebabkan oleh:
Kelebihan daya
Pemrograman yang salah
Koneksi internet yang buruk
Suhu ruangan yang rendah
Mode operasi yang memastikan program berjalan berulang kali disebut:
Scan mode
Loop mode
Run mode
Restart mode
Operator Interface Panel (OIP) pada PLC digunakan untuk:
Memproses data
Menampilkan informasi dan mengontrol PLC
Mengubah program PLC
Menyimpan program PLC
Analog Output pada PLC digunakan untuk mengendalikan perangkat yang memerlukan:
Sinyal biner
Sinyal kontinu
Sinyal digital
Sinyal pulsar
Kondisi false dalam Ladder Logic disimbolkan oleh:
NO (Normally Open)
NC (Normally Closed)
OR (Open Relay)
AND (Open AND)
Program yang digunakan untuk memprogram PLC disebut:
Compiler
Interpreter
Text editor
PLC Programmer
Keuntungan menggunakan PID Controller pada PLC adalah:
Kontrol suhu yang lebih baik
Lebih murah
Tidak memerlukan listrik
Hanya digunakan untuk kontrol motor
Fungsi dari perintah MOV (Move) dalam instruksi PLC adalah:
Menghitung
Menyalin data dari satu register ke register lain
Mengukur waktu
Mengendalikan motor
Jaringan industri yang digunakan untuk menghubungkan PLC dan perangkat lainnya adalah:
LAN (Local Area Network)
WAN (Wide Area Network)
PAN (Personal Area Network)
MAN (Metropolitan Area Network)
Instruksi yang digunakan untuk membuat keputusan dalam program PLC adalah:
Timer
Counter
Jump
Compare
Instruksi yang digunakan untuk menghentikan program PLC adalah:
Stop
Halt
End
Jump
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan maintenance pada PLC?
Setelah terjadi kerusakan
Setiap lima tahun sekali
Setelah terjadi fault
Sesuai jadwal yang telah ditentukan
Kelebihan dari penggunaan fungsi AND dan OR dalam Ladder Logic adalah:
Mempercepat program
Membuat program lebih kompleks
Mengurangi kesalahan pemrograman
Tidak memiliki kelebihan khusus
Program PLC yang digunakan untuk mengendalikan proses secara berkesinambungan disebut:
Continuous Program
Batch Program
Cycling Program
Linear Program
Parameter yang digunakan dalam PID Controller untuk mengontrol proses adalah:
Proportional, Integral, Derivative
Power, Input, Duration
Start, Stop, Reset
Increase, Decrease, Reset
Salah satu metode debugging pada PLC adalah:
Menggunakan antivirus
Menambahkan lebih banyak sensor
Menyusun program ulang
Membuat backup program secara berkala
Komponen utama dalam PLC yang bertanggung jawab untuk eksekusi instruksi disebut:
a. CPU
b. Input Module
c. Output Module
d. Power Supply
Fungsi Input Module pada PLC adalah:
Menghasilkan sinyal output
Mengonversi sinyal input ke bentuk digital
Menyimpan program
Mengatur daya listrik
Komponen yang digunakan untuk menghubungkan PLC dengan perangkat eksternal disebut:
CPU
Interface Module
Input Module
Output Module
Fungsi Output Module pada PLC adalah:
Menerima sinyal input
Menghasilkan sinyal output
Menyimpan program
Mengatur daya listrik
Komponen yang menyimpan program dan data pada jangka waktu yang singkat disebut:
RAM
ROM
CPU
Interface Module
Untuk memastikan keandalan dan keselamatan operasi, beberapa PLC dilengkapi dengan:
Counter
Timer
Emergency Stop
Analog Input
Komponen yang mengatur masukan listrik ke PLC disebut:
CPU
Interface Module
Power Supply
Output Module
Fungsi Relay Output pada PLC adalah:
Menyimpan program
Menghasilkan sinyal output
Mengontrol perangkat eksternal
Mengonversi sinyal analog
Komponen yang mengubah sinyal analog menjadi bentuk yang dapat diproses oleh PLC adalah:
Interface Module
Analog Input Module
Relay Output
CPU
Komponen yang mendeteksi kondisi pada lapangan dan mengubahnya menjadi sinyal digital adalah:
Interface Module
CPU
Analog Input Module
Digital Input Module
Fungsi Bus System pada PLC adalah:
Mengirim data antar modul
Menyimpan program
Menghasilkan sinyal output
Mengonversi sinyal analog
Komponen yang menyimpan program PLC secara permanen disebut:
RAM
ROM
CPU
Input Module
Fungsi Grounding pada PLC adalah:
Mengatur daya listrik
Mencegah interferensi listrik
Menyimpan program
Menghasilkan sinyal output
Komponen yang berfungsi sebagai antarmuka antara operator dan PLC disebut:
Interface Module
Human-Machine Interface (HMI)
Analog Input Module
CPU
Fungsi Watchdog Timer pada PLC adalah:
Menghitung waktu
Mengontrol motor
Mengamati aktivitas CPU
Mengonversi sinyal analog
Komponen yang digunakan untuk menyediakan daya listrik stabil untuk PLC adalah:
CPU
Power Supply
Interface Module
Analog Input Module
Fungsi Interlocking pada PLC adalah:
Mengatur daya listrik
Mencegah interferensi listrik
Mencegah konflik operasi yang tidak aman
Mengonversi sinyal analog
Komponen yang digunakan untuk menyimpan nilai-nilai tertentu selama operasi PLC disebut:
Timer
Counter
Memory Register
Input Module
Fungsi Expansion Rack pada PLC adalah:
Menambah jumlah input dan output
Menyimpan program
Mengontrol motor
Mengamati aktivitas CPU
Komponen yang memberikan indikasi visual terhadap status operasi PLC adalah:
Indicator Lights
Interface Module
Analog Output Module
Relay Output
Fungsi Surge Protector pada PLC adalah:
Menyimpan program
Mencegah interferensi listrik
Mengatur daya listrik
Menghasilkan sinyal output
Komponen yang digunakan untuk mengonversi sinyal digital menjadi bentuk analog adalah:
Digital Output Module
Analog Output Module
Relay Output
Counter
Fungsi Real-Time Clock pada PLC adalah:
Menghitung waktu
Mengontrol motor
Mengamati aktivitas CPU
Menambah jumlah input dan output
Komponen yang digunakan untuk memonitor dan mengukur suhu, tekanan, dan level adalah:
Digital Input Module
Analog Input Module
Counter
Timer
Fungsi Backup Battery pada PLC adalah:
Menyimpan program
Mengontrol motor
Mencegah interferensi listrik
Mengamati aktivitas CPU
Komponen yang menyimpan program yang telah diprogram oleh pengguna disebut:
CPU
ROM
RAM
Counter
Fungsi Filter pada PLC adalah:
Mencegah interferensi listrik
Mengonversi sinyal analog
Menghitung waktu
Menambah jumlah input dan output
Komponen yang memproses instruksi dan mengkoordinasikan operasi PLC adalah:
Memory Register
CPU
Interface Module
Digital Output Module
Fungsi Communication Module pada PLC adalah:
Menambah jumlah input dan output
Mengontrol motor
Menghubungkan PLC dengan jaringan lain
Mengamati aktivitas CPU
Komponen yang menyimpan nilai-nilai yang dihasilkan oleh PLC selama operasi disebut:
RAM
ROM
Memory Register
Counter
Gerbang logika dasar yang menghasilkan keluaran TRUE hanya jika semua masukan juga TRUE disebut:
OR
AND
NOT
XOR
Operasi gerbang logika OR dapat dijelaskan dengan pernyataan:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output TRUE jika semua input TRUE atau semua input FALSE
Gerbang logika yang menghasilkan keluaran FALSE hanya jika semua masukan juga FALSE disebut:
OR
AND
NOT
XOR
Fungsi dari gerbang logika NOT adalah:
Menambahkan nilai input
Mengubah input TRUE menjadi FALSE dan sebaliknya
Mengalikan nilai input
Menyaring sinyal analog
Gerbang logika XOR (Exclusive OR) menghasilkan keluaran TRUE jika:
Semua masukan TRUE
Salah satu masukan TRUE
Semua masukan FALSE
Semua masukan berbeda
Fungsi dari gerbang logika NAND adalah:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output FALSE jika semua input TRUE
Gerbang logika yang menghasilkan keluaran FALSE hanya jika semua masukan juga TRUE disebut:
OR
AND
NOT
XOR
Fungsi dari gerbang logika NOR adalah:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output FALSE jika semua input TRUE
Gerbang logika yang menghasilkan keluaran TRUE jika setidaknya satu masukan TRUE disebut:
OR
AND
NOT
XOR
Operasi gerbang logika AND dapat dijelaskan dengan pernyataan:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output TRUE jika semua input TRUE atau semua input FALSE
Fungsi dari gerbang logika XNOR (Exclusive NOR) adalah:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output TRUE jika semua masukan sama
Gerbang logika yang menghasilkan keluaran TRUE jika setidaknya satu masukan TRUE dan sisanya FALSE disebut:
OR
AND
NOT
XOR
Fungsi dari gerbang logika XAND adalah:
Output TRUE jika setidaknya satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output TRUE jika semua masukan sama
Gerbang logika yang merupakan kebalikan dari gerbang logika AND adalah:
OR
NAND
NOT
XOR
Fungsi dari gerbang logika XNOR (Exclusive NOR) adalah:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Output TRUE jika semua masukan sama
Gerbang logika yang menghasilkan keluaran TRUE hanya jika semua masukan sama disebut:
OR
AND
NOT
XNOR
Fungsi dari gerbang logika BUFFER adalah:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Meneruskan input ke keluaran tanpa perubahan
Gerbang logika yang merupakan kebalikan dari gerbang logika OR adalah:
AND
NAND
NOT
XOR
Fungsi dari gerbang logika BUFFER adalah:
Output TRUE jika salah satu input TRUE
Output TRUE hanya jika semua input TRUE
Output TRUE jika semua input FALSE
Meneruskan input ke keluaran tanpa perubahan
Gerbang logika yang menghasilkan keluaran TRUE hanya jika semua masukan FALSE disebut:
OR
AND
NOT
XOR
