wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Stats League

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Seorang peneliti ingin membandingkan rata-rata skor indeks plak antara mahasiswa kedokteran gigi pria dan wanita. Data skor indeks plak terdistribusi normal pada kedua kelompok. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan?

a)

Uji Chi-square

b)

Independent T Test

c)

Uji Mann-Whitney

d)

Uji ANOVA

2.

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata kedalaman poket periodontal antara pasien dengan kebiasaan merokok dan pasien yang tidak merokok. Data kedalaman poket periodontal terdistribusi normal dan varians homogen pada kedua kelompok. Uji statistik yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian ini adalah:

a)

Uji korelasi Pearson

b)

Independent T Test

c)

Uji Kruskal-Wallis

d)

Uji regresi linear

3.

Seorang peneliti ingin membandingkan rata-rata skor kepuasan pasien terhadap pelayanan dokter gigi antara pasien di klinik A dan klinik B. Data terdistribusi normal di kedua klinik, tetapi setelah dilakukan uji Levene, ditemukan bahwa varians skor kepuasan pasien antara kedua klinik p-value<0.05 . Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan?

a)

Uji t berpasangan

b)

Uji Mann-Whitney

c)

Independent T Test (Welch's)

d)

Uji ANOVA

4.

Seorang peneliti ingin membandingkan rata-rata skor indeks gingiva pada pasien yang menggunakan tiga jenis obat kumur yang berbeda (A, B, dan C). Data skor indeks gingiva terdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen di antara ketiga kelompok. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan?

a)

Uji t independen

b)

Uji Mann-Whitney

c)

One-Way ANOVA

d)

Uji Chi-square

5.

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan rata-rata kedalaman poket periodontal antara pasien dengan kebiasaan menyikat gigi: pagi saja, malam saja, dan pagi dan malam. Asumsi kenormalan dan homogenitas varians terpenuhi. Uji statistik yang sesuai untuk menganalisis data ini adalah:

a)

Uji korelasi Pearson

b)

Uji t berpasangan

c)

One-Way ANOVA

d)

Uji regresi linear

6.

Seorang peneliti ingin membandingkan rata-rata skor kepuasan pasien terhadap tiga jenis perawatan gigi yang berbeda (A, B, dan C). Data skor kepuasan pasien terdistribusi normal, tetapi hasil uji Levene menunjukkan bahwa varians skor kepuasan antar kelompok tidak homogen. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan?

a)

One-Way ANOVA

b)

One-Way ANOVA (Welch's)

c)

Uji Kruskal-Wallis

d)

Uji Chi-square

7.

Seorang peneliti ingin membandingkan skor indeks keparahan periodontitis (ringan, sedang, berat) pada pasien yang berasal dari tiga kelompok usia yang berbeda (anak-anak, dewasa, lansia). Data skor indeks keparahan periodontitis homogen namun tidak terdistribusi normal. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan?

a)

One-Way ANOVA

b)

One-Way ANOVA (Welch's)

c)

Kruskal-Wallis Test

d)

Uji t independen

8.

Dalam sebuah penelitian, warna gigi pasien diklasifikasikan menjadi "Putih", "Kuning", dan "Coklat". Skala data apa yang paling sesuai untuk variabel warna gigi ini?

a)

Ordinal

b)

Nominal

c)

Rasio

d)

Interval

9.

Seorang peneliti mengumpulkan data tentang status merokok pasien, yang dikategorikan menjadi "Merokok" dan "Tidak Merokok". Skala data apa yang digunakan untuk variabel status merokok ini?

a)

Rasio

b)

Interval

c)

Nominal

d)

Ordinal

10.

Seorang peneliti mengukur tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan klinik gigi dengan memberikan peringkat: "Sangat Tidak Puas", "Tidak Puas", "Netral", "Puas", dan "Sangat Puas". Namun, peneliti tersebut juga mencatat bahwa ada perbedaan jarak kepuasan antara "Netral" dan "Puas" yang lebih besar dibandingkan antara "Tidak Puas" dan "Netral". Skala data apa yang paling tepat untuk digunakan dalam situasi ini?

a)

Ordinal

b)

Nominal

c)

Rasio

d)

Interval

11.

Dalam sebuah penelitian, tingkat kesakitan pasien dikategorikan menggunakan skala Visual Analog Scale (VAS) dengan rentang 0-10. Meskipun VAS memberikan nilai numerik, peneliti berpendapat bahwa perbedaan kesakitan antara skor 2 dan 4 mungkin tidak sama dengan perbedaan antara skor 6 dan 8 karena persepsi nyeri yang subjektif. Skala data apa yang paling sesuai untuk data VAS dalam konteks ini?

a)

Rasio

b)

Ordinal

c)

Interval

d)

Nominal

12.

Seorang peneliti melakukan penilaian tingkat kebersihan mulut pasien dengan kategori "Buruk", "Sedang", dan "Baik". Peneliti mendapati bahwa kategori tersebut mencerminkan urutan kondisi, namun ia tidak dapat menyimpulkan bahwa perbedaan kebersihan antara "Buruk" dan "Sedang" memiliki nilai yang sama dengan perbedaan antara "Sedang" dan "Baik". Maka skala data yang paling tepat adalah :

a)

Ordinal

b)

Interval

c)

Rasio

d)

Nominal

13.

Dalam sebuah penelitian, peneliti menggunakan skala yang dimodifikasi untuk mengukur "tingkat kebahagiaan" pasien, di mana 0 menunjukkan titik netral. Peneliti mengakui bahwa skor negatif dan positif sama-sama mungkin, dan perbedaan antara skor 2 dan 4 memiliki makna yang sama dengan perbedaan antara skor 6 dan 8. Skala data apa yang paling sesuai untuk data ini?

a)

Interval

b)

Rasio

c)

Ordinal

d)

Nominal

14.

Seorang peneliti mengukur "skor perubahan" dalam kesehatan gigi pasien setelah perawatan, di mana skor 0 menunjukkan tidak ada perubahan. Skor positif menunjukkan peningkatan dan skor negatif menunjukkan penurunan. Peneliti menegaskan bahwa perbedaan antara skor +2 dan +4 sama dengan perbedaan antara skor -2 dan 0. Skala data apa yang digunakan untuk skor perubahan ini?

a)

Ordinal

b)

Interval

c)

Rasio

d)

Nominal

15.

Seorang peneliti ingin membandingkan skor nyeri pasca pencabutan gigi antara kelompok pasien yang diberikan anestesi lokal A dan kelompok pasien yang diberikan anestesi lokal B. Meskipun skor nyeri diukur menggunakan skala numerik, peneliti mencurigai bahwa distribusi data tidak normal karena adanya outlier yang signifikan. Variabel mana yang menjadi perhatian utama untuk menentukan apakah Mann-Whitney Test tepat digunakan?

a)

Homogenitas varians antar kelompok

b)

Normalitas distribusi data skor nyeri

c)

Jumlah sampel dalam setiap kelompok

d)

Skala pengukuran variabel anestesi lokal

16.

Dalam sebuah penelitian, peneliti membandingkan tingkat keparahan penyakit periodontal antara kelompok pasien perokok dan non-perokok. Tingkat keparahan diukur menggunakan indeks yang tidak terdistribusi normal, dan peneliti tidak dapat mengubah data menjadi normal melalui transformasi. Peneliti mengetahui bahwa Uji T-independen sangat robust walau terkadang data tidak normal. Kondisi apa yang paling tepat menjadi alasan peneliti memilih Mann-Whitney Test dibandingkan uji t independen?

a)

Ukuran sampel yang sangat besar

b)

Varians yang homogen antar kelompok

c)

Adanya outlier yang ekstrim

d)

Skala data yang bersifat interval

17.

Seorang peneliti ingin mengetahui efektivitas obat kumur baru dalam mengurangi indeks plak. Peneliti mengukur indeks plak pada setiap pasien sebelum dan sesudah menggunakan obat kumur tersebut. Namun, beberapa pasien melaporkan bahwa mereka merasa lebih termotivasi untuk menyikat gigi setelah mengetahui bahwa mereka akan dievaluasi. Faktor motivasi ini menimbulkan kekhawatiran tentang independensi data. Dalam kondisi ini, mengapa Paired T-Test tetap menjadi pilihan yang tepat?

a)

Karena Paired T-Test tidak terpengaruh oleh faktor motivasi

b)

Karena Paired T-Test fokus pada perbedaan dalam individu yang sama

c)

Karena Paired T-Test lebih kuat daripada Independent T-Test dalam menghadapi bias

d)

Karena Paired T-Test dapat mengontrol variabel perancu lebih baik

18.

Seorang peneliti mengukur ketebalan gingiva pada sisi kiri dan kanan mulut pasien untuk melihat apakah ada perbedaan sistematis. Peneliti ragu karena data diambil dari sisi yang berdekatan pada individu yang sama, sehingga mungkin tidak sepenuhnya independen. Bagaimana peneliti harus menanggapi kekhawatiran ini?

a)

Menggunakan Independent T-Test karena data berasal dari dua lokasi yang berbeda

b)

Menggunakan Paired T-Test karena data berpasangan dari individu yang sama

c)

Menggunakan ANOVA karena ada dua pengukuran yang berbeda

d)

Menggunakan Two Way ANOVA karena ada dua pengukuran yang berbeda

19.

Seorang peneliti membandingkan rata-rata skor kepuasan pasien terhadap tiga jenis bahan tambal gigi yang berbeda menggunakan One-Way ANOVA. Hasil ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan di antara kelompok-kelompok tersebut. Uji lanjutan apa yang paling tepat untuk menentukan pasangan kelompok mana yang memiliki perbedaan signifikan?

a)

Uji t berpasangan

b)

Uji Mann-Whitney

c)

Post Hoc Tukey

d)

Uji Chi-square

20.

Sebuah studi dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas empat jenis obat kumur dalam mengurangi indeks plak. One-Way ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan. Setelah ANOVA dijalankan, peneliti ingin melakukan perbandingan berpasangan antar semua group, untuk melihat group mana saja yang memiliki perbedaan signifikan, dan rata rata sampel yang digunakan di setiap group merata atau seimbang. Uji post hoc apa yang paling sesuai untuk situasi ini?

a)

Post Hoc Dunnett

b)

Post Hoc Games-Howell

c)

Post Hoc Tukey

d)

Post Hoc Bonferroni

21.

Seorang peneliti ingin mengetahui hubungan antara durasi menyikat gigi (diukur dalam menit) dengan tingkat kebersihan mulut (diukur menggunakan skala ordinal). Meskipun durasi menyikat gigi diukur dalam skala rasio, peneliti mencurigai bahwa hubungan antara kedua variabel tidak linear dan data tingkat kebersihan mulut tidak terdistribusi normal. Uji korelasi apa yang paling tepat untuk digunakan dalam situasi ini?

a)

Korelasi Pearson

b)

Korelasi Spearman

c)

Regresi Linear

d)

Uji t independen

22.

Seorang peneliti melakukan uji hipotesis untuk membandingkan efektivitas dua jenis obat kumur dalam mengurangi plak. Hipotesis nol (H0) menyatakan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas antara kedua obat kumur tersebut. Peneliti kemudian menemukan hasil yang signifikan secara statistik (p < 0.05) dan menyimpulkan bahwa ada perbedaan efektivitas, padahal sebenarnya kedua obat kumur tersebut memiliki efektivitas yang sama. Jenis kesalahan apa yang telah dilakukan oleh peneliti?

a)

Kesalahan Tipe 1

b)

Kesalahan Tipe 2

c)

Kesalahan Sampling

d)

Kesalahan Pengukuran

23.

Seorang peneliti melakukan uji hipotesis untuk mengevaluasi efektivitas obat kumur baru dalam mengurangi gingivitis. Hipotesis nol (H0) menyatakan bahwa obat kumur baru tidak lebih efektif daripada plasebo. Peneliti gagal menemukan perbedaan yang signifikan secara statistik (p > 0.05) dan menyimpulkan bahwa obat kumur baru tidak efektif, padahal sebenarnya obat kumur tersebut memang lebih efektif. Jenis kesalahan apa yang telah dilakukan oleh peneliti?

a)

Kesalahan Tipe 1

b)

Kesalahan Tipe 2

c)

Kesalahan Sampling

d)

Kesalahan Pengukuran

24.

Seorang peneliti ingin memprediksi skor indeks plak (variabel dependen) berdasarkan frekuensi menyikat gigi (variabel independen). Data menunjukkan hubungan linear antara kedua variabel dan memenuhi asumsi normalitas serta homoskedastisitas. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan dalam situasi ini?

a)

Linier Regression

b)

Ordinal Regression

c)

Multinomial Regression

d)

Uji korelasi Spearman

25.

Seorang peneliti ingin memprediksi skor indeks DMFT (variabel dependen) berdasarkan usia, frekuensi menyikat gigi, dan kebiasaan konsumsi makanan manis (variabel independen). Data menunjukkan hubungan linear antara variabel dependen dan independen, serta memenuhi asumsi normalitas dan homoskedastisitas. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan dalam situasi ini?

a)

Regresi Linear Sederhana

b)

Multiple Regression

c)

Uji korelasi Spearman

d)

Uji ANOVA

26.

Seorang peneliti melakukan studi untuk mengetahui pengaruh durasi menyikat gigi terhadap skor indeks plak. Dalam penelitian ini, skor indeks plak diukur setelah durasi menyikat gigi diatur. Variabel manakah yang berperan sebagai akibat atau hasil yang dipengaruhi oleh variabel lain?

a)

Durasi menyikat gigi

b)

Skor indeks plak

c)

Usia pasien

d)

Jenis sikat gigi

27.

Seorang peneliti melakukan studi Two-Way ANOVA untuk menganalisis pengaruh jenis obat kumur (A, B, C) dan frekuensi menyikat gigi (1 kali, 2 kali sehari) terhadap skor indeks gingiva. Dalam desain penelitian ini, peneliti ingin mengetahui tidak hanya efek utama dari masing-masing faktor, tetapi juga interaksi antara jenis obat kumur dan frekuensi menyikat gigi terhadap skor indeks gingiva. Manakah dari pilihan berikut yang secara eksklusif merepresentasikan variabel bebas dalam studi ini?

a)

Skor indeks gingiva

b)

Jenis obat kumur dan frekuensi menyikat gigi

c)

Interaksi antara jenis obat kumur dan frekuensi menyikat gigi

d)

Jenis obat kumur, frekuensi menyikat gigi, dan interaksi antara keduanya

28.

Seorang peneliti ingin memastikan bahwa data skor indeks plak yang dikumpulkan dari sampel pasien terdistribusi normal sebelum melakukan uji t independen. Uji statistik apa yang paling tepat untuk digunakan untuk mengevaluasi normalitas data dalam situasi ini, terutama ketika ukuran sampel relatif kecil?

a)

Uji Levene

b)

Shapiro-Wilk Test

c)

Uji Chi-square

d)

Uji korelasi Pearson

29.

Seorang peneliti menemukan bahwa koefisien korelasi antara durasi menyikat gigi (dalam menit) dan skor indeks plak adalah -0.85. Interpretasi manakah yang paling akurat dari hasil ini?

a)

Ada hubungan yang sangat kuat dan positif antara durasi menyikat gigi dan skor indeks plak.

b)

Ada hubungan yang sangat kuat dan negatif antara durasi menyikat gigi dan skor indeks plak, menunjukkan bahwa peningkatan durasi menyikat gigi menyebabkan peningkatan skor indeks plak.

c)

Ada hubungan yang sangat kuat dan negatif antara durasi menyikat gigi dan skor indeks plak, menunjukkan bahwa peningkatan durasi menyikat gigi berhubungan dengan penurunan skor indeks plak.

d)

Tidak ada hubungan yang signifikan antara durasi menyikat gigi dan skor indeks plak karena koefisien korelasi negatif.

30.

Dalam model regresi linear sederhana, hubungan antara variabel dependen (Y) dan variabel independen (X) direpresentasikan oleh persamaan: Y = a + bX. Manakah dari pilihan berikut yang merepresentasikan arti dari simbol "b" dalam persamaan tersebut?

a)

Nilai prediksi untuk Y ketika X = 0.

b)

Perubahan rata-rata pada Y untuk setiap perubahan satu unit pada X.

c)

Nilai rata-rata dari variabel dependen.

d)

Kesalahan prediksi dari model.