wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Modul 01 Topik 03

Total questions: 77

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Keimanan kepada Hari Akhir mengajarkan bahwa kehidupan di dunia bersifat …

a)

Kekal selamanya

b)

Sementara

c)

Bebas tanpa aturan

d)

Hanya untuk bersenang-senang

2.

Hari pembalasan dalam Islam disebut juga dengan …

a)

Yaumul Milad

b)

Yaumul Mizan

c)

Yaumul Qiyamah

d)

Yaumul Jaza'

3.

Berikut ini yang bukan termasuk tanda-tanda besar kiamat adalah …

a)

Munculnya Dajjal

b)

Terbitnya matahari dari barat

c)

Turunnya Nabi Isa a.s.

d)

Banyaknya orang pintar di dunia

4.

Peristiwa kiamat disebut dalam Al-Qur'an dengan berbagai nama, salah satunya adalah …

a)

Al-Fatihah

b)

Al-Baqarah

c)

Al-Zalzalah

d)

Al-Kahfi

5.

Salah satu hikmah beriman kepada Hari Akhir adalah …

a)

Menjadikan manusia bebas bertindak sesuka hati

b)

Menjadikan manusia lebih berhati-hati dalam bertindak

c)

Menghilangkan tanggung jawab terhadap amal perbuatan

d)

Membuat manusia takut hidup di dunia

6.

Setelah manusia dibangkitkan dari kubur pada Hari Akhir, mereka akan dikumpulkan di padang …

a)

Masyar

b)

Arafah

c)

Mina

d)

Muzdalifah

7.

Timbangan amal manusia pada Hari Kiamat disebut dengan …

a)

Shirath

b)

Mizan

c)

Hisab

d)

Mahsyar

8.

Kehidupan setelah Hari Kiamat terdiri dari dua tempat, yaitu …

a)

Surga dan Neraka

b)

Dunia dan Akhirat

c)

Padang Mahsyar dan Mizan

d)

Alam kubur dan Alam dunia

9.

Orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir cenderung …

a)

Bertindak dengan penuh tanggung jawab

b)

Lebih jujur dalam kehidupan sehari-hari

c)

Menganggap hidup hanya sekali dan tidak bertanggung jawab

d)

Semakin giat beribadah dan beramal baik

10.

Berikut ini yang bukan termasuk amal yang terus mengalir pahalanya meskipun seseorang telah meninggal adalah …

a)

Ilmu yang bermanfaat

b)

Anak saleh yang mendoakan

c)

Harta yang ditimbun tanpa digunakan

d)

Sedekah jariyah

11.

Seorang siswa menemukan dompet berisi uang di jalan. Jika ia beriman kepada Hari Akhir, bagaimana seharusnya ia bersikap, dan mengapa?

a)

Mengambil uangnya karena tidak ada yang melihat

b)

Mengembalikan kepada pemiliknya atau menyerahkannya ke pihak berwenang karena yakin amalnya akan dihitung

c)

Mengabaikannya karena bukan urusannya

d)

Menyimpannya untuk keperluan pribadi tanpa memberitahukan siapa pun

12.

Jika seseorang meyakini adanya Hari Pembalasan, bagaimana hal itu akan mempengaruhi cara dia berbisnis?

a)

Ia akan selalu berbuat jujur dan menghindari kecurangan karena takut akan hisab

b)

Ia akan mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa peduli halal dan haram

c)

Ia akan menipu pelanggan agar cepat kaya sebelum kiamat datang

d)

Ia tidak akan bekerja karena merasa hidup di dunia tidak penting

13.

Seorang pelajar sering mencontek saat ujian karena berpikir bahwa hal itu adalah cara cepat untuk mendapatkan nilai bagus. Bagaimana cara menasihatinya dengan mengaitkan keimanan kepada Hari Akhir?

a)

Mengingatkannya bahwa Allah Maha Pengampun, jadi tidak apa-apa mencontek

b)

Memberitahunya bahwa di Hari Akhir semua amal, termasuk kecurangan, akan diperhitungkan

c)

Menyuruhnya mencontek lebih pintar agar tidak ketahuan

d)

Memintanya fokus hanya pada nilai, tanpa peduli cara mencapainya

14.

Seorang teman sering menunda shalat dengan alasan sibuk. Bagaimana cara menasihatinya dengan mengaitkan keimanan kepada Hari Akhir?

a)

Mengingatkannya bahwa waktu di dunia sangat terbatas, dan amal perbuatannya akan dipertanggungjawabkan

b)

Membiarkannya karena setiap orang punya kesibukan sendiri

c)

Mengatakan bahwa shalat bisa diganti kapan saja sesuai keinginan

d)

Menyuruhnya hanya shalat saat ada waktu luang saja

15.

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang sering berbuat baik kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Bagaimana tindakan ini menunjukkan keimanan kepada Hari Akhir?

a)

Ia yakin bahwa semua perbuatannya akan mendapatkan balasan di akhirat

b)

Ia hanya ingin dipuji oleh orang lain

c)

Ia tidak percaya adanya Hari Akhir, tetapi tetap berbuat baik

d)

Ia takut dimarahi orang lain jika tidak berbuat baik

16.

Qada dalam Islam berarti …

a)

Takdir yang bisa diubah oleh manusia

b)

Ketetapan Allah yang sudah tertulis di Lauh Mahfuz

c)

Keputusan manusia dalam menjalani hidup

d)

Kejadian yang tidak memiliki sebab dan akibat

17.

Qadar adalah …

a)

Realisasi dari ketetapan Allah dalam kehidupan manusia

b)

Suatu keputusan yang dibuat manusia sendiri

c)

Sesuatu yang tidak bisa diusahakan oleh manusia

d)

Hanya berlaku bagi orang-orang beriman

18.

Salah satu contoh qada adalah …

a)

Seseorang yang menjadi kaya setelah bekerja keras

b)

Hujan yang turun sesuai dengan kehendak Allah

c)

Seorang siswa yang sukses karena rajin belajar

d)

Seorang atlet yang menang karena giat berlatih

19.

Bagaimana sikap seorang Muslim terhadap qada dan qadar?

a)

Menerima takdir tanpa perlu berusaha

b)

Berusaha dengan sungguh-sungguh dan tetap menerima hasilnya sebagai takdir

c)

Mengandalkan takdir tanpa usaha

d)

Menyalahkan takdir ketika mengalami kegagalan

20.

Perbedaan qada dan qadar dapat diumpamakan seperti …

a)

Rencana dan pelaksanaannya

b)

Keberuntungan dan nasib buruk

c)

Kebahagiaan dan kesedihan

d)

Kehidupan dan kematian

21.

Manusia memiliki kebebasan dalam …

a)

Mengubah qada yang telah ditetapkan Allah

b)

Menentukan usaha dan tindakan dalam hidupnya

c)

Menentukan kapan dan di mana ia lahir

d)

Menghindari segala bentuk musibah

22.

Berikut ini yang bukan termasuk contoh qadar adalah …

a)

Seorang pelajar yang berhasil lulus karena rajin belajar

b)

Seseorang yang lahir di keluarga tertentu

c)

Seorang petani yang panennya berhasil setelah merawat tanamannya dengan baik

d)

Seseorang yang tidak belajar tetapi berharap mendapat ni

23.

Mengapa seseorang tetap perlu berusaha jika segala sesuatu telah ditetapkan oleh Allah?

a)

Karena usaha adalah bagian dari qadar

b)

Karena Allah tidak berkuasa atas hasilnya

c)

Karena manusia bisa mengubah qada

d)

Karena takdir tidak berlaku bagi manusia

24.

Apa hikmah beriman kepada qada dan qadar?

a)

Membuat manusia lebih mudah menyerah

b)

Menjadikan manusia putus asa ketika gagal

c)

Menjadikan manusia lebih tawakal dan sabar dalam menghadapi hidup

d)

Membuat manusia malas untuk berusaha

25.

Jika seseorang gagal dalam usahanya, sikap yang sesuai dengan keimanan kepada qada dan qadar adalah …

a)

Menyalahkan keadaan dan menyerah

b)

Berusaha lagi dengan lebih baik dan bertawakal kepada Allah

c)

Berhenti berusaha karena semua sudah ditakdirkan

d)

Menyalahkan orang lain atas kegagalannya

26.

Seorang siswa gagal dalam ujian meskipun sudah belajar dengan giat. Bagaimana ia seharusnya menyikapi kejadian ini berdasarkan konsep qada dan qadar?

a)

Menyerah karena merasa takdir tidak berpihak kepadanya

b)

Mengulangi usahanya dengan lebih baik dan menerima hasilnya dengan ikhlas

c)

Menyalahkan teman-temannya yang mendapatkan nilai tinggi

d)

Menganggap belajar tidak ada gunanya karena hasilnya sudah ditentukan

27.

Seorang petani menanam padi dengan baik, tetapi hasil panennya gagal karena bencana alam. Bagaimana pemahaman qada dan qadar dapat membantunya menghadapi situasi ini?

a)

Ia harus menyalahkan dirinya sendiri karena kurang berdoa

b)

Ia harus memahami bahwa ini adalah ketetapan Allah dan tetap berusaha di masa depan

c)

Ia harus berhenti bertani karena takut gagal lagi

d)

Ia harus menganggap ini sebagai kebetulan semata

28.

Ada dua siswa yang sama-sama bercita-cita menjadi dokter. Siswa pertama rajin belajar dan berusaha, sedangkan siswa kedua malas dan hanya mengandalkan doa. Berdasarkan konsep qada dan qadar, kemungkinan besar siapa yang akan berhasil dan mengapa?

a)

Siswa pertama, karena usaha adalah bagian dari qadar

b)

Siswa kedua, karena Allah Maha Pengasih dan akan mengabulkan doanya

c)

Tidak ada yang berhasil, karena semua sudah ditentukan sejak lahir

d)

Siswa kedua, karena doa lebih penting daripada usaha

29.

Seorang pengusaha mengalami kebangkrutan dalam usahanya. Bagaimana seharusnya ia bersikap berdasarkan keimanan kepada qada dan qadar?

a)

Berhenti berbisnis karena merasa tidak ditakdirkan sukses

b)

Menyalahkan orang lain atas kegagalannya

c)

Belajar dari kesalahan, memperbaiki strategi, dan tetap bertawakal kepada Allah

d)

Menganggap semua sia-sia dan tidak mau mencoba lagi

30.

Bagaimana seseorang yang memahami konsep qada dan qadar akan bersikap ketika menghadapi musibah?

a)

Bersabar, berusaha mencari solusi, dan yakin bahwa ada hikmah di balik kejadian tersebut

b)

Putus asa dan merasa bahwa hidupnya tidak adil

c)

Menyalahkan orang lain dan keadaan

d)

Tidak melakukan apa-apa karena menganggap semuanya sudah ditetapkan

31.

Mukjizat adalah kejadian luar biasa yang diberikan kepada …

a)

Semua manusia

b)

Wali Allah

c)

Para nabi dan rasul

d)

Orang yang memiliki ilmu sihir

32.

Salah satu contoh mukjizat Nabi Musa a.s. adalah …

a)

Bisa berbicara dengan burung

b)

Membelah lautan dengan tongkatnya

c)

Menyembuhkan orang sakit dengan doa

d)

Tidak pernah tidur

33.

Karomah adalah keistimewaan yang diberikan Allah kepada …

a)

Nabi dan rasul

b)

Orang-orang saleh yang bertakwa

c)

Semua manusia yang beriman

d)

Penyihir yang memiliki ilmu tinggi

34.

Contoh karomah yang pernah terjadi dalam sejarah Islam adalah …

a)

Nabi Isa a.s. bisa menghidupkan orang mati

b)

Tongkat Nabi Musa a.s. berubah menjadi ular

c)

Umar bin Khattab bisa melihat pasukan Islam yang jauh darinya

d)

Nabi Nuh a.s. membuat kapal besar

35.

Sihir dalam Islam dianggap sebagai perbuatan yang …

a)

Diperbolehkan dalam keadaan tertentu

b)

Dilarang dan berdosa besar

c)

Hanya boleh dilakukan oleh ulama

d)

Dibolehkan untuk menghibur orang

36.

Apa perbedaan utama antara mukjizat dan sihir?

a)

Mukjizat berasal dari Allah, sedangkan sihir berasal dari jin atau iblis

b)

Mukjizat bisa dipelajari, sedangkan sihir tidak

c)

Sihir hanya bisa dilakukan oleh orang baik

d)

Mukjizat dilakukan oleh wali Allah, sedangkan sihir dilakukan oleh nabi

37.

Dalam Al-Qur'an, kisah Nabi Musa a.s. melawan para penyihir Fir'aun menunjukkan bahwa …

a)

Sihir lebih kuat dari mukjizat

b)

Mukjizat Allah lebih kuat daripada sihir

c)

Sihir tidak nyata dan hanya tipuan mata

d)

Nabi Musa a.s. belajar sihir untuk mengalahkan mereka

38.

Orang yang mempelajari dan mempraktikkan sihir dalam Islam bisa mendapatkan hukuman …

a)

Diberi penghargaan

b)

Mendapat pahala

c)

Dianggap musyrik dan mendapat dosa besar

d)

Dijadikan guru spiritual

39.

Mengapa umat Islam harus berhati-hati terhadap praktik sihir?

a)

Karena sihir bisa mendekatkan diri kepada Allah

b)

Karena sihir adalah bentuk kerja sama dengan jin dan iblis

c)

Karena sihir bisa membantu dalam kehidupan sehari-hari

d)

Karena sihir adalah ilmu rahasia yang harus dijaga

40.

Apa sikap yang benar jika seseorang mengalami gangguan dari sihir?

a)

Pergi ke dukun untuk menyembuhkan diri

b)

Meminta bantuan jin lain untuk melawan

c)

Berdoa kepada Allah, membaca ayat-ayat perlindungan, dan bertawakal

d)

Membalas dengan menggunakan sihir juga

41.

Seorang temanmu percaya bahwa ada orang yang memiliki kekuatan khusus untuk meramal masa depan dan bisa membantu menentukan keputusan hidupnya. Bagaimana kamu menjelaskan kepadanya berdasarkan konsep mukjizat, karomah, dan sihir dalam Islam?

a)

Menjelaskan bahwa hanya Allah yang mengetahui masa depan, dan ramalan termasuk sihir yang dilarang

b)

Mendukungnya karena ramalan sering kali benar

c)

Menyarankan untuk mencoba sendiri agar tahu apakah ramalan itu benar atau tidak

d)

Menyuruhnya untuk hanya percaya pada ramalan jika sesuai dengan keinginannya

42.

Jika seseorang mengaku memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit dengan bantuan makhluk gaib, bagaimana cara menentukan apakah itu karomah atau sihir?

a)

Jika ia orang baik, maka itu karomah

b)

Jika melibatkan jin atau mantra tertentu, maka itu sihir

c)

Jika berhasil menyembuhkan orang, maka tidak masalah

d)

Jika banyak orang percaya kepadanya, maka itu bukan sihir

43.

Dalam sejarah Islam, Nabi Musa a.s. menghadapi para penyihir Fir'aun yang awalnya mengira mukjizat beliau adalah sihir. Apa pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa ini?

a)

Sihir lebih kuat daripada mukjizat jika dilakukan oleh banyak orang

b)

Mukjizat berasal dari Allah dan tidak bisa dikalahkan oleh sihir

c)

Para nabi juga bisa belajar sihir untuk melawan musuh mereka

d)

Semua orang bisa mendapatkan mukjizat jika mereka mau belajar

44.

Dalam kehidupan sehari-hari, ada orang yang percaya bahwa memakai jimat bisa membawa keberuntungan dan menolak bala. Bagaimana seharusnya seorang Muslim bersikap terhadap keyakinan ini?

a)

Memakai jimat untuk berjaga-jaga

b)

Mengingatkan bahwa hanya Allah yang bisa memberi perlindungan, bukan benda

c)

Mencoba menggunakan jimat selama tidak bertentangan dengan agama

d)

Meminta jimat dari orang yang dianggap sakti

45.

Jika seseorang melihat kejadian luar biasa yang dilakukan oleh seseorang, bagaimana cara memastikan apakah itu mukjizat, karomah, atau sihir?

a)

Melihat apakah orang tersebut seorang nabi, wali, atau dukun

b)

Jika perbuatannya sesuai dengan ajaran Islam dan tidak melibatkan jin, maka itu bukan sihir

c)

Jika kejadian itu tidak masuk akal, berarti pasti sihir

d)

Tidak perlu mempertanyakan, yang penting kejadian itu bermanfaat

46.

Orang yang benar-benar beriman kepada qada dan qadar akan …

a)

Pasrah tanpa usaha karena semua sudah ditentukan

b)

Berusaha dengan sungguh-sungguh dan menerima hasilnya dengan ikhlas

c)

Tidak peduli dengan hasil usahanya

d)

Menyalahkan orang lain jika mengalami kegagalan

47.

Sikap optimis dalam kehidupan menunjukkan bahwa seseorang memiliki keimanan yang kuat karena …

a)

Ia yakin bahwa segala sesuatu sudah diatur dengan baik oleh Allah

b)

Ia tidak peduli dengan kesulitan yang dihadapi

c)

Ia selalu mendapatkan kemudahan dalam hidup

d)

Ia tidak memerlukan usaha dalam mencapai tujuan

48.

Seorang Muslim yang yakin bahwa dunia adalah ujian sementara akan lebih …

a)

Berhati-hati dalam bertindak dan selalu berbuat baik

b)

Mengejar dunia sebanyak-banyaknya

c)

Mengabaikan ajaran agama demi kesuksesan dunia

d)

Tidak peduli dengan amalnya karena hanya akhirat yang penting

49.

Orang yang beriman kepada hari akhir akan selalu berusaha berbuat baik karena …

a)

Takut dihukum oleh manusia

b)

Ingin mendapatkan penghargaan dari orang lain

c)

Menyadari bahwa semua amal akan dipertanggungjawabkan di akhirat

d)

Tidak ingin bekerja keras di dunia

50.

Bagaimana seseorang yang beriman kepada qada dan qadar menyikapi musibah?

a)

Marah dan menyalahkan keadaan

b)

Sabar dan yakin bahwa ada hikmah di balik setiap kejadian

c)

Mengeluh dan menyalahkan orang lain

d)

Berhenti berusaha karena merasa tidak beruntung

51.

Seseorang yang percaya kepada takdir tetapi tetap berusaha menunjukkan bahwa ia …

a)

Tidak memahami konsep qada dan qadar

b)

Menjalankan perintah Allah untuk berusaha dan bertawakal

c)

Tidak yakin dengan ketetapan Allah

d)

Menentang kehendak Allah

52.

Sikap tawakal yang benar adalah …

a)

Menyerah tanpa berusaha

b)

Berusaha sebaik mungkin lalu menyerahkan hasilnya kepada Allah

c)

Hanya berdoa tanpa melakukan tindakan

d)

Mengabaikan perencanaan dalam hidup

53.

Mengapa seseorang yang beriman kepada hari akhir lebih berhati-hati dalam bertindak?

a)

Karena ia tahu bahwa setiap perbuatan akan mendapatkan balasan di akhirat

b)

Karena ia takut dengan hukuman dunia saja

c)

Karena ia hanya ingin mendapatkan keuntungan dunia

d)

Karena ia ingin menjadi orang paling sukses di dunia

54.

Orang yang memiliki keimanan yang kuat akan menghadapi kegagalan dengan …

a)

Rasa putus asa dan menyerah

b)

Marah kepada Allah dan menyalahkan keadaan

c)

Menerima dengan sabar, mengambil hikmah, dan berusaha lebih baik lagi

d)

Tidak mau mencoba lagi karena takut gagal

55.

Sikap seorang Muslim yang beriman ketika melihat orang lain lebih sukses adalah …

a)

Dengki dan berusaha menjatuhkan orang lain

b)

Merasa minder dan tidak mau berusaha lagi

c)

Bersyukur atas nikmat Allah dan menjadikan kesuksesan orang lain sebagai motivasi

d)

Marah karena merasa hidupnya tidak adil

56.

Seorang temanmu mengalami kegagalan dalam usahanya dan merasa putus asa. Sebagai seorang Muslim yang beriman kepada qada dan qadar, bagaimana cara terbaik untuk menasihatinya?

a)

Menyuruhnya untuk berhenti berusaha karena semuanya sudah ditentukan Allah

b)

Mengingatkan bahwa kegagalan adalah bagian dari ujian hidup dan harus disikapi dengan sabar serta terus berusaha

57.

aha karena semuanya sudah ditentukan Allah

a)

Mengingatkan bahwa kegagalan adalah bagian dari ujian hidup dan harus disikapi dengan sabar serta terus berusaha

b)

Menyarankan agar ia mencari bantuan dukun untuk mengubah nasibnya

c)

Meyakinkannya bahwa kegagalan adalah tanda bahwa Allah tidak menyayanginya

58.

Ada dua orang yang mengalami musibah yang sama, tetapi sikap mereka berbeda. Orang pertama marah dan menyalahkan keadaan, sementara orang kedua tetap tenang dan berusaha mencari solusi. Menurut konsep qada dan qadar, apa yang menyebabkan perbedaan sikap ini?

a)

Orang pertama tidak percaya pada Allah, sedangkan orang kedua lebih pintar

b)

Orang kedua memiliki keimanan yang kuat sehingga bisa menerima takdir dengan lapang dada

c)

Orang pertama memiliki nasib buruk, sedangkan orang kedua beruntung

d)

Orang kedua tidak peduli dengan masalahnya

59.

Jika seseorang mengalami kegagalan terus-menerus dalam hidupnya, bagaimana ia seharusnya memahami keimanan kepada qada dan qadar agar tetap optimis?

a)

Meyakini bahwa Allah memiliki rencana terbaik dan kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan

b)

Menyerah dan berhenti berusaha karena semuanya sudah ditentukan Allah

c)

Menyalahkan diri sendiri dan merasa tidak berharga

d)

Berusaha menghindari ujian hidup dengan tidak mengambil risiko

60.

Bagaimana cara mengembangkan sikap sabar dalam menghadapi cobaan hidup berdasarkan keimanan kepada qada dan qadar?

a)

Menghindari segala bentuk kesulitan agar tidak perlu bersabar

b)

Mengingat bahwa semua cobaan datang dari Allah dan selalu ada hikmah di baliknya

c)

Memendam rasa kesal dan tidak membicarakannya dengan orang lain

d)

Berharap bahwa cobaan akan segera berlalu tanpa perlu berusaha menghadapinya

61.

Dalam kehidupan sehari-hari, ada orang yang selalu menyalahkan takdir atas kegagalannya, sementara ada juga yang tetap semangat dan terus mencoba. Menurut ajaran Islam, apa perbedaan mendasar antara kedua sikap tersebut?

a)

Orang yang menyalahkan takdir tidak memahami bahwa Allah memberikan manusia kebebasan untuk berusaha

b)

Orang yang terus mencoba lebih beruntung dalam hidupnya

c)

Orang yang menyalahkan takdir adalah orang yang tidak peduli dengan masa depannya

d)

Tidak ada perbedaan, karena semua orang memiliki jalan hidup masing-masing

62.

Seorang Muslim yang benar-benar beriman kepada hari akhir akan selalu berusaha bersikap …

a)

Semaunya sendiri karena dunia sementara

b)

Disiplin, jujur, dan bertanggung jawab dalam segala hal

c)

Menjaga ibadah saja tanpa peduli dengan sesama

d)

Menghindari tanggung jawab karena semua sudah ditentukan oleh Allah

63.

Bagaimana keimanan kepada qada dan qadar mempengaruhi sikap seseorang dalam menghadapi kegagalan?

a)

Menjadikannya lebih sabar dan tetap berusaha karena percaya bahwa Allah Maha Bijaksana

b)

Membuatnya pasrah tanpa usaha karena semuanya sudah ditentukan

64.

Dalam menghadapi kegagalan?

a)

Menjadikannya lebih sabar dan tetap berusaha karena percaya bahwa Allah Maha Bijaksana

b)

Membuatnya pasrah tanpa usaha karena semuanya sudah ditentukan

c)

Menyalahkan orang lain atas kegagalannya

d)

Menjadi takut untuk mencoba hal baru

65.

Mengapa seorang Muslim yang beriman kepada hari akhir akan selalu berusaha untuk jujur?

a)

Karena takut dihukum oleh manusia

b)

Karena yakin bahwa semua perbuatan akan dipertanggungjawabkan di akhirat

c)

Karena ingin mendapatkan pujian dari orang lain

d)

Karena ingin lebih sukses dalam kehidupan dunia

66.

Orang yang memiliki keimanan kuat cenderung lebih bertanggung jawab dalam pekerjaannya karena …

a)

Ingin mendapatkan kenaikan jabatan

b)

Takut dimarahi atasan

c)

Yakin bahwa semua amalnya akan mendapatkan balasan di akhirat

d)

Mengikuti kebiasaan orang lain

67.

Sikap seorang Muslim dalam menghadapi godaan untuk berbuat curang dalam ujian adalah …

a)

Berusaha sebaik mungkin dan tidak menyontek karena yakin Allah selalu mengawasi

b)

Menyontek jika tidak ada yang melihat

c)

Menunggu kesempatan untuk meniru jawaban teman

d)

Membiarkan orang lain menyontek agar dianggap baik

68.

Orang yang yakin dengan keimanan kepada qada dan qadar akan memiliki sikap …

a)

Selalu menyalahkan takdir jika mengalami kesulitan

b)

Sabar dan ikhlas dalam menghadapi setiap kejadian dalam hidup

c)

Tidak peduli dengan hasil usahanya

d)

Takut mengambil keputusan karena khawatir gagal

69.

Apa yang membedakan seorang Muslim yang beriman kepada hari akhir dalam bersikap kepada sesama?

a)

Selalu ingin menang sendiri

b)

Berlaku adil dan tidak merugikan orang lain karena sadar ada balasan di akhirat

c)

Menghindari tanggung jawab dalam pekerjaan

d)

Mencari keuntungan pribadi sebanyak-banyaknya

70.

Seorang Muslim yang menghadapi kesulitan dalam hidup akan tetap optimis karena …

a)

Ia yakin bahwa hidup ini hanya sementara dan setiap ujian ada hikmahnya

b)

Ia tidak peduli dengan masalah yang dihadapinya

c)

Ia percaya bahwa semuanya akan berakhir tanpa perlu usaha

d)

Ia merasa berhak mendapatkan apa pun yang diinginkannya

71.

Bagaimana seorang Muslim yang beriman kepada qada dan qadar menyikapi keberhasilan orang lain?

a)

Merasa iri dan ingin menjatuhkan orang tersebut

b)

Mendoakan dan menjadikannya sebagai motivasi untuk berusaha lebih baik

c)

Mengabaikannya karena tidak ada hubungannya dengan dirinya

d)

Berusaha menyaingi dengan cara apa pun

72.

Seorang Muslim yang benar-benar memahami konsep keimanan akan selalu berusaha …

a)

Mencari keuntungan dunia sebanyak-banyaknya

b)

Menghindari pekerjaan yang sulit

c)

Berbuat baik, jujur, dan bertanggung jawab karena yakin semua amal akan dibalas

d)

Mengutamakan kepentingan pribadi di atas segalanya

73.

Seorang siswa menemukan dompet berisi uang di jalan. Jika ia benar-benar beriman kepada hari akhir, bagaimana seharusnya ia bersikap?

a)

Mengambil uangnya karena itu adalah rezekinya

b)

Mengembalikan kepada pemiliknya atau menyerahkannya ke pihak berwenang karena sadar bahwa kejujuran akan dibalas di akhirat

c)

Menyimpannya dan merahasiakan dari orang lain

d)

Mengambil sebagian uangnya dan mengembalikan sisanya

74.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang menghadapi dilema antara memilih kejujuran atau keuntungan pribadi. Bagaimana seorang Muslim yang beriman kepada qada dan qadar menyikapi hal ini?

a)

Memilih jujur karena yakin bahwa rezeki sudah ditentukan oleh Allah dan tidak boleh diperoleh dengan cara yang haram

b)

Mengutamakan keuntungan pribadi karena kesempatan tidak datang dua kali

c)

Memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya

d)

Mengikuti apa yang dilakukan kebanyakan orang agar tidak tertinggal

75.

Seorang pedagang menghadapi situasi di mana ia bisa memperoleh keuntungan besar dengan menipu pelanggan. Jika ia beriman kepada hari akhir, bagaimana cara terbaik untuk bersikap?

a)

Menjual barang sesuai kualitasnya dan tetap jujur karena yakin bahwa kejujuran akan mendapatkan berkah

b)

Memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya

c)

Menipu pelanggan dengan cara yang tidak terlalu mencolok agar tidak ketahuan

d)

Berusaha mendapatkan kepercayaan pelanggan dengan cara apa pun, termasuk dengan sedikit berbohong

76.

Seorang karyawan ditawari suap untuk meluluskan proyek yang sebenarnya tidak memenuhi syarat. Jika ia benar-benar beriman kepada qada dan qadar, bagaimana cara menyikapinya?

a)

Menerima suap karena kesempatan ini belum tentu datang lagi

b)

Menolak dengan tegas karena yakin bahwa rezeki telah ditetapkan oleh Allah dan tidak perlu diperoleh dengan cara yang haram

c)

Menerima suap asalkan tidak ada yang mengetahui

d)

Meminta suap dalam jumlah lebih besar agar lebih menguntungkan

77.

Dalam sebuah tim kerja, ada anggota yang tidak bertanggung jawab dan sering menghindari tugasnya. Jika Anda seorang pemimpin yang memiliki keimanan kuat terhadap qada dan qadar, bagaimana cara terbaik untuk menanganinya?

a)

Membiarkannya karena semua sudah ditentukan oleh Allah

b)

Memberikan nasihat dan kesempatan untuk berubah, namun tetap menegakkan aturan dengan adil

c)

Langsung memecatnya tanpa memberikan kesempatan

d)

Mengabaikannya karena tidak ingin menimbulkan konflik