WorksheetsSOAL 2
Total questions: 27
Worksheet time: 14mins
Pihak rumah sakit mendapati bahwa mereka sering kehabisan insulin, padahal obat ini krusial untuk pasien. Dalam klasifikasi VEN, insulin tergolong:
E
N
C
V
Rumah sakit mengelompokkan obat berdasarkan nilai dan volume penggunaannya. Obat dengan harga mahal dan sering digunakan berada dalam kelompok:
A
B
C
D
Seorang petugas pengadaan ingin memesan obat untuk pasien baru yang datang hari itu. Ia hanya membeli sesuai kebutuhan pasien. Metode ini dikenal sebagai:
Konsumsi
Epidemiologi
Just in time
Kombinasi
Sebuah rumah sakit melakukan pembelian obat senilai Rp120 juta melalui sistem lelang terbuka. Metode ini disebut:
Direct procurement
Restricted tender
Open tender
Competitive negotiation
Apoteker memesan obat langsung ke PBF karena nilainya kurang dari 50 juta dan butuh cepat. Namun ia menyadari harga tidak stabil dan administrasi rumit. Ini adalah metode:
Tender terbuka
Tender tertutup
Kontrak
Pembelian langsung
Seorang apoteker harus menentukan kebutuhan pengadaan tahun berikutnya. Rumus perhitungannya adalah A = (B + C + D) - E. Huruf B dalam rumus ini menunjukkan:
Sisa stok
Lead time
Pemakaian rata-rata tahunan
Buffer stock
Seorang petugas farmasi menemukan bahwa banyak obat di gudang telah melewati masa kedaluwarsa. Ia menyadari bahwa prinsip penggunaan produk yang kadaluarsa lebih awal belum dijalankan. Prinsip yang seharusnya diterapkan adalah:
FIFO
LIFO
FEFO
LEFO
Saat melakukan stok opname, ditemukan perbedaan antara catatan dan jumlah fisik obat. Apa yang sebaiknya dilakukan?
Langsung membuang obat yang berlebih
Mengganti seluruh catatan inventaris
Menyesuaikan catatan dan membuat berita acara koreksi
Mengembalikan ke distributor
Dalam penyimpanan vaksin, suhu yang disarankan untuk menjaga stabilitasnya adalah:
15° - 30° C
8° - 15° C
2° - 8° C
-10° - -20° C
Ruangan penyimpanan obat seharusnya memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik. Hal ini bertujuan untuk:
Memudahkan pengawasan
Mencegah kontaminasi silang
Menjaga kondisi lingkungan yang sesuai
Meningkatkan tampilan ruang
Obat psikotropika dan narkotika disimpan di tempat khusus. Salah satu syarat penyimpanan adalah:
Terbuka untuk umum
Tanpa ventilasi
Memiliki kunci ganda dan tidak boleh dicampur dengan obat lain
Disimpan di ruangan pendingin
Saat menyimpan obat cair dan padat, tindakan yang benar adalah:
Mencampurnya agar hemat tempat
Menyimpan terbalik untuk keamanan
Memisahkan karena risiko kontaminasi
Membuangnya setelah dibuka
Apoteker baru melakukan pemeriksaan fisik gudang dan mendapati kelembaban sangat tinggi. Risiko utama kondisi ini adalah:
Efektivitas antibiotik meningkat
Obat padat menjadi lembek dan rusak
Stabilitas obat cair meningkat
Tidak ada risiko berarti
Stok opname rutin sangat penting dilakukan. Tujuan utamanya adalah:
Mengganti petugas lama
Membuat
Stok opname rutin sangat penting dilakukan. Tujuan utamanya adalah:
Mengganti petugas lama
Membuat laporan audit
Mencocokkan data dengan kondisi riil
Mengurangi permintaan
Seorang petugas menemukan sediaan farmasi yang rusak akibat suhu ekstrem. Tindakan tepat yang harus dilakukan adalah:
Menjualnya dengan diskon
Digunakan untuk pasien BPJS
Dimusnahkan sesuai prosedur
Dicampur dengan obat lain
Obat-obatan kadaluarsa harus dimusnahkan dengan prosedur yang sah. Salah satu komponen wajib dalam pemusnahan adalah:
Saksi dan berita acara
Surat edaran
Nota distributor
Daftar belanja
Seorang supervisor meminta laporan pemusnahan. Laporan tersebut wajib mencantumkan:
Waktu, tempat, nama obat, jumlah, dan saksi
Hasil laboratorium
Foto kemasan
Nomor batch saja
Dalam penyimpanan menggunakan sistem inventaris, alat bantu yang umum digunakan adalah:
Laporan kunjungan pasien
Kartu stok dan sistem komputerisasi
Termometer dan tensimeter
Surat izin edar
Untuk menjamin keamanan dan akurasi stok, rumah sakit disarankan menerapkan sistem:
Kasir tunggal
Manajemen persediaan digital
Penulisan manual
Rotasi bulanan
Salah satu tujuan dari penyimpanan yang benar adalah mencegah:
Laporan berlebih
Kelebihan SDM
Kadaluarsa dan kerusakan produk
Kenaikan harga
Petugas farmasi menggunakan lampu dengan intensitas tinggi untuk menerangi seluruh ruang obat. Namun beberapa produk harus disimpan di tempat gelap. Produk tersebut kemungkinan adalah:
Tablet hisap
Produk fotosensitif
Obat herbal
Vitamin C
Setiap akhir bulan, tim farmasi diminta melaporkan sediaan yang sudah atau hampir kadaluarsa. Tujuan dari pelaporan ini adalah:
Mengajukan tender ulang
Memperoleh subsidi
Menyiapkan rencana pemusnahan
Menyebarkan produk
Dalam penyimpanan menggunakan prinsip FEFO, urutan pemakaian obat berdasarkan:
Tanggal produksi
Tanggal kedatangan
Tanggal kadaluarsa
Tanggal permintaan
Petugas instalasi farmasi menyusun laporan distribusi dan penyimpanan. Laporan ini digunakan untuk:
Audit dan evaluasi
Gaji pegawai
Rencana pembangunan RS
Pengadaan alat laboratorium
Salah satu syarat lemari penyimpanan narkotika adalah:
Terbuat dari kaca transparan
Harus dibaut ke tembok/lantai jika berukuran kecil
Bebas digunakan semua petugas
Ditaruh di dekat ruang tunggu
Apoteker menemukan stok obat rusak karena kebocoran AC. Untuk mencegah hal serupa, tindakan yang disarankan adalah:
Menutup AC saat malam
Memindahkan obat ke ruang rawat
Pemeriksaan berkala sarana penyimpanan
Mengatur suhu dengan kipas angin
