WorksheetsPerencanaan dan Evaluasi Kesehatan
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Jenis data berikut yang paling penting digunakan dalam analisis situasi untuk menentukan masalah kesehatan prioritas adalah:
Data kependudukan
Data jumlah tenaga medis
Data penjualan obat di apotek
Data tren penyakit dan angka kesakitan
Tujuan utama dari analisis situasi dalam perencanaan program kesehatan adalah untuk:
Menyusun anggaran dan jadwal kegiatan
Menilai hasil akhir program kesehatan
Mengidentifikasi kondisi terkini dan menentukan masalah kesehatan prioritas
Menentukan indikator evaluasi program
Prinsip-prinsip Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan
Partisipatif dan Kolaboratif, Berbasis Bukti (Evidence-Based Planning &
Evaluation), dan mampu dipertanggungjawabkan
Berorientasi pada Kebutuhan Kesehatan, Berprinsip Kesetaraan dan Keadilan (Equity & Inclusivity)
dan Efektif dan Efisien
Berorientasi pada kebutuhan kesehatan, Partisipatif dan Kolaboratif, dan mampu di pertanggungjawabkan
Partispatif dan Kolaboratif, Efektif dan efisien, dan Komprehensif
Komponen perencanaan pelayanan kesehatan yang berbeda
Perumusan tujuan dan sasaran
perencanaan strategi
Berbasis bukti
Analisis kebutuhan
Pendekatan evaluasi formatif yang paling tepat adalah
Dilakukan selama proses perencanaan atau implementasi program untuk memastikan efektivitas desain program sebelum diterapkan secara luas.
Menilai perubahan jangka panjang akibat program kesehatan, seperti peningkatan harapan hidup atau penurunan angka kematian ibu dan bayi
Mengukur sejauh mana implementasi program sesuai dengan rencana yang ditetapkan, termasuk aspek pelaksanaan, kendala, dan kepatuhan.
Mengedepankan hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan terjangkau.
Contoh indikator dampak dari program penanggulangan stunting adalah:
Jumlah kader kesehatan dilatih
Jumlah posyandu aktif
Penurunan prevalensi stunting
Ketersediaan makanan tambahan
Komponen evaluasi pelayanan kesehatan
Tahap pelaksanaan
Tahap Awal
Tahap Hasil
Tahap Akhir (output)
Komponen utama perencanaan implementasi program kesehatan kecuali
Membuat timeline yang menggambarkan tahapan
pelaksanaan program secara jelas.
Sasaran harus SMART (Spesifik, Terukur, Dapat, Dicapai, Relevan, Berbatas Waktu).
Menentukan metode dan strategi yang akan digunakan dalam menjalankan program.
Menentukan metode dan strategi yang akan digunakan dalam menjalankan program.
Pernyataan yang paling tepat terkait tujuan
Merupakan pernyataan yang luas tentang hasil yang ingin dicapai. Contohnya, tujuan umum
adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menggambarkan perubahan yang diharapkan dalam jangka waktu tertentu. Contohnya, mengurangi
angka kematian ibu melahirkan sebesar 20% dalam lima tahun mendatang.
Mengukur pencapaian sasaran. Misalnya, untuk mengukur penurunan angka kematian ibu
melahirkan, indikator yang dapat digunakan adalah rasio kematian ibu melahirkan
per 100.000 kelahiran hidup.
Merupakan elemen penting dalam membangun sistem kesehatan yang efektif dan berkelanjutan.
Perencanaan yang matang membantu memaksimalkan penggunaan sumber daya, menjamin
aksesibilitas, dan meningkatkan kualitas layanan
Indikator yang digunakan dalam evaluasi dampak program kesehatan biasanya berfokus pada:
Jumlah dana yang telah digunakan dalam program
Kegiatan harian yang dilakukan oleh tim pelaksana
Perubahan status kesehatan pada populasi sasaran
Tingkat kepuasan pegawai terhadap pelaksanaan program
Tujuan utama dari evaluasi program kesehatan adalah untuk:
Menyusun anggaran program kesehatan tahunan
Menentukan jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan
Menilai efektivitas, efisiensi, dan dampak dari pelaksanaan program kesehatan
Menyusun rencana intervensi awal
Contoh penerapan inovasi teknologi dalam tahap perencanaan program kesehatan adalah:
Pembagian leflet cetak kepada masyarakat
Penggunaan aplikasi GIS untuk memetakan wilayah dengan masalah kesehatan tertentu
Melatih kades posyandu secara konvensional
Melakukan wawancara dari rumah kerumh tanpa menggunakan alat bantu
Tujuan utama dari advokasi dalam konteks program kesehatan adalah:
Menggantikan fungsi legislatif dalam membuat kebijakan
Menyebarkan informasi kesehatan kepada masyarakat luas
Mempengaruhi pengambil keputusan agar mendukung perubahan kebijakan atau alokasi sumber daya untuk kesehatan
Melatih petugas kesehatan dalam teknik penyuluhan
Yang termasuk dalam strategi advokasi kebijakan publik di bidang kesehatan adalah:
Mengadakan pertemuan dengan pembuat kebijakan dan menyampaikan data berbasis bukti
Menyusun laporan keuangan bulanan
Melakukan pemetaan epidemiologi penyakit menular
Melatih tenaga kesehatan tentang SOP klinis
Apa peran utama teknologi dashboard dalam evaluasi program kesehatan?
Menggantikan seluruh kegiatan survei lapangan
Mengurangi biaya intervensi program
Menyediakan visualisasi data secara real-time untuk memantau kinerja program
Menyusun laporan keuangan program kesehatan
Uraikan langkah-langkah dalam menetapkan prioritas masalah kesehatan serta bagaimana merumuskan tujuan dan sasaran program kesehatan yang SMART. Sertakan contoh kasus singkat.
(a)
Jelaskan bagaimana proses analisis situasi dilakukan dalam konteks perencanaan program kesehatan. Sebutkan jenis data yang dibutuhkan dan bagaimana data tersebut digunakan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan prioritas.
(a)
Bandingkan berbagai pendekatan evaluasi program kesehatan seperti evaluasi formatif, proses, dan sumatif. Kapan masing-masing pendekatan sebaiknya digunakan?
(a)
Jelaskan pentingnya pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, dan logistik dalam mendukung keberhasilan implementasi program kesehatan. Berikan contoh risiko jika pengelolaan sumber daya tidak optimal.
(a)
Jelaskan bagaimana pendekatan partisipatif masyarakat dapat digunakan dalam proses analisis situasi dan penetapan prioritas masalah kesehatan di tingkat puskesmas. Berikan contoh penerapannya secara singkat!
(a)
