NEW
Font size
WorksheetsPAT KIMIA XI
Total questions: 75
Worksheet time: 3hrs 53mins
Suatu larutan asam HNO3 diuji dengan indikator universal menunjukkan pH = 2, maka konsentrasi ion H+ yang terdapat di dalamnya adalah....
0,2 M
0,1 M
0,01 M
0,02 M
0,03 M
Larutan H2SO4 0,05 M jika diuji dengan indikator universal akan menunjukkan warna pada pH....
1
2
3
4
5
Suatu larutan asam HA 0,01 M ( ka = 1.10-6 ) jika diuji dengan indikator universal akan menunjukkan warna pada pH ....
2
3
4
5
6
Larutan Ca(OH)2 0,03 M mempunyai harga pH = ....
2 - log 6
2 - log 3
6 - log 2
12 + log 6
12 - log 2
Suatu larutan KOH diuji dengan indikator universal menunjukkan warna pada pH = 11, maka konsentrasi ion OH- yang terdapat di dalamnya adalah ....
1 x 10-11
1 x 10-1
1 x 10-13
1 x 10-3
1 x 10-2
Larutan NH4OH 0,004 M ( kb = 1 x 10 -5 ) mempunyai harga pH = ....
8 - log 4
4 - log 2
2 - log 4
10 + log 2
6 + log 4
Suatu larutan asam yang mempunyai [H+] = 1x 10-5 akan bisa dinetralkan dengan suatu larutan yang mempunyai harga pH ....
2
5
9
11
12
Berdasarkan data dapat diprediksi warna yang terjadi jika larutan indikator diteteskan pada larutan sabun adalah . . . .
Metil jingga berwarna kuning, PP tak berwarna
Metil merah berwarna merah, PP berwarna merah
Brom timol biru berwarna biru, Metil jingga berwarna kuning
Brom timol biru berwarna kuning, PP tak berwarna
Brom timol biru berwarna kuning, Metil merah berwarna merah
Berdasarkan data harga Ka dalam tabel , dapat disimpulkan bahwa kekuatan asam adalah . . . .
HF > HE < HB
HB < HE < HD
HF < HG < HC
HA > HF > HC
HB < HK > HD
Seorang siswa melakukan titrasi asam basa dengan menggunakan indikator phenolftalein. JIka 100 ml larutan HCl 0,1M dititrasi dengan larutan NaOH 2 M , maka titik akhir titrasi akan tercapai pada saat volume pada buret menunjukkan ....
5 mL
10 mL
25 mL
50 mL
100 mL
Jika diketahui larutan Y adalah asam monoprotik maka untuk menentukan konsentrasinya, seorang siswa mengambilnya sebanyak 10mL dengan pipet volumetrik dan melakukan titrasi dengan menggunakan larutan NaOH 0,1M hasil yang diperoleh seperti yang tercantum dalam tabel. Maka konsentrasi larutan Y adalah ....
0,10 M
0,12 M
0,20 M
0,21 M
0,63 M
Berdasarkan data grafik, berapakah konsentrasi asam HA yang dititrasi jika yang digunakannya sebanyak 20 mL ?
0,080 M
0,100 M
0,125 M
0,815 M
0,025 M
Asam konjugasi dari CO32- adalah ...
H2O
H3O+
H2CO3
HCO3-
CO2
Diketahui reaksi sebagai berikut:
HCN (aq) + H2O (l) ⟺ CN− (aq) + H3O+ (aq)
yang merupakan asam konjugasi adalah ...
HCN
H2O
H3O+
CN−
Berdasarkan data uji pH sampel dengan beberapa indikator tersebut, pH sampel adalah ....
6,0 - 7,6
6,0 - 6,2
4,4 - 6,2
4,4 - 6,0
4,4 - 7,6
Perhatikan reaksi asam-basa berikut.
HCN + H2O <--> CN- + H3O+
Pernyataan berikut yang sesuai dengan reaksi di atas adalah ....
H2O adalah asam konjugasi dari H3O+
HCN adalah asam konjugasi dari CN-
H3O+ adalah akseptor proton dari CN-
HCN dan H2O merupakan asam dan basa konjugasi
H3O+ dan CN- adalah pasangan asam dan basa konjugasi
Pada titrasi 50 mL larutan HCl 0,1 M dengan Larutan NaOH 0,1 M. Saat pH = 7, Maka volume larutan NaOH adalah ....
20 mL
30 mL
40 mL
50 mL
100 mL
Pada titrasi 50 mL larutan H2SO4 dengan larutan KOH 0,4 M ternyata memerlukan 80 mL larutan KOH, maka konsentrasi larutan asam sulfat adalah ....
0,15 M
0,2 M
0,25 M
0,3 M
0,32 M
Pasangan reaksi yang menghasilkan campuran penyangga, adalah ….
(Ka CH3COOH=1,75 x 10-5)
50 mL CH3COOH 0,2 M dengan 50 mL larutan NaOH 0,2 M
10 mL CH3COOH 0,1 M dengan 10 mL CH3COONH4 0,05 M
10 mL CH3COOH 0,1 M dengan 10 mL Ca(OH)2 0,05 M
30 mL CH3COOH 0,1 M dengan 40 mL KOH 0,05 M
50 mL CH3COOH 0,05 M dengan 50 mL Ba(OH)2 0,03 M
Pasangan senyawa dibawah ini :
(1) HCO3- dengan Na2CO3
(2) HF dengan KF
(3) HPO42- dengan Na3PO4
(4) HNO2 dengan NaNO2
yang merupakan campuran penyangga adalah ….
1, 2, 3
1, 3
2, 4
4 saja
semua benar
Diberikan campuran dari beberapa larutan sebagai berikut:
(1) 200 mL CH3COOH 0,1 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
(2) 200 mL CH3COOH 0,2 M dan 200 mL NaOH 0,1 M
(3) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,1 M
(4) 200 mL NH4OH 0,1 M dan 200 mL HCl 0,05 M
Campuran yang membentuk larutan penyangga adalah...
1, 2, dan 3
1 dan 3
2 dan 4
4
1, 2, 3, dan 4
Larutan NH4OH 0,2 M (Kb =1,0 x 10-5) yang volumenya 45 mL dicampur dengan larutan (NH4)2SO4 0,05 M. Jika pH larutan setelah pencampuran adalah 9 + log 3, maka volume larutan (NH4)2SO4 adalah …. mL
45
30
25
20
15
Jika larutan buffer yang mengandung 0,4 mol NH4OH dan 0,2 mol NH4Cl ditambahkan ke dalamnya 100 mL HCl 1M, maka besarnya pH akhir campuran adalah ….(Kb NH4OH=10-5)
5
6 + log 5
8
8 + log 5
9
200 mL larutan CH3COOH 0,5 M dicampur dengan 100 mL larutan (CH3COO)2Ba 0,2 M. Jika Ka CH3COOH = 1,0 x 10-5, jika campuran ini ditambahkan 20 ml HCl 1 M, maka pH larutan yang terjadi, adalah ….
6
6 – 2 log 5
5 – log 6
5 – log 2
5 – 2 log 5
Dalam 100 mL asam asetat 0,1 M ditambahkan KOH 0,05 M jika konsentrasi K+ setelah penambahan 0,01 M. tentukan pH yang terbentuk dari campuran tersebut (Ka = 10-5)…..
5 - log 15
5 - log 10
5 – log 5
5 – log 3
5 – log 2
Untuk membuat 750 ml larutan dengan pH = 5-log 4 maka volume asam format 0,2 M dengan basa kuat bervalensi satu 0,1 M yang harus dicampurkan masing-masing sebanyak (Ka CH3COOH= 2 . 10-5)….
250 mL dan 500 mL
350 mL dan 400 mL
450 mL dan 300 mL
550 mL dan 200 mL
650 mL dan 100 mL
Suatu larutan dibuat dari asam klorida (HCl) sebesar 0,1 M sebanyak 10 mL direaksikan dengan larutan NH4OH 0,1 M sebanyak 20 mL. Jika diketahui Kb = 1.10-5 nilai pH campuran larutan adalah ....
5
5 - log 4
9
9 - log 4
10
Perbandingan volume CH3COOH 0,1 M dan NaOH 0,1 M yang harus dicampurkan untuk membuat laputan penyangga dengan pH = 6 adalah ...
2 : 1
11 : 1
1 : 10
11 : 10
10 : 1
Volume HCl 0,1 M yang harus direaksikan dengan 200 mL NH4OH 0,2 M (Kb = 1 x 10-5) agar menghasilkan larutan yang pH-nya = 9 adalah ...
50 mL
100 mL
200 mL
250 mL
450 mL
Massa CH3COONa (Mr=82) yang harus ditambahkan ke dalam 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M. Ka = 1x10-5 untuk memperoleh pH = 5 adalah .... gram
0,082
0,164
0,82
1,64
4,2
Dalam tubuh manusia, sistem larutan penyangga terdapat dalam sel, cairan antarsel, dan dalam darah. Sistem larutan penyangga dalam sel adalah ...
HPO42- dan H2PO4-
NaOH dan NaCl
CH3COOH dan CH3COONa
H2SO4 dan HSO4-
HNO3 dan NO3-
Diketahui beberapa senyawa berikut :
1. CaF2
2. Fe(NO3)2
3. K3PO4
4. Al2S3
5. ZnSO4
Berdasarkan data diatas, garam yang memiliki pH < 7 adalah . . ..
1,3
1,2
2,5
3,4
4,5
Perhatikan data berikut ini :
1.CH3COO- + H2O ==> CH3COOH + OH-
2.PO43- + 3H2O ==> H3PO4 + 3OH-
3.NH4+ + H2O ==> NH4OH + H+
4.CN- + H2O ==>HCN + OH-
5.Al3+ + 3H2O ==> Al(OH)3 + 3H+
Pasangan persamaan reaksi hidrolisis yang bersifat basa adalah . . .
3,5
2,3
2,5
1,2
4,5
Bila Ka CH3COOH = 1 x 10–5, maka pH larutan Ba(CH3COO)2 0,1 M adalah ….
1
5 – log 1,4
9
9 – log 1,4
9 + log 1,4
Bila Ka = 10–5, maka besarnya pH larutan Ca(CH3COO)2 0,2 M adalah ….
9+log 2
9
8+log 2
5
5-log 2
Sebanyak 250 mL larutan CH3COOH 0,2 M dicampur dengan 250 mL NaOH 0,2 M, membentuk suatu garam sesuai dengan reaksi :
CH3COOH(aq) + NaOH(aq) ==> CH3COONa(aq) + H2O(l)
(Ka = 1 10-9). pH campuran tersebut adalah . . . .
3
5
10
11
12
Sebanyak 50 mL larutan HNO2 0,1 M direaksikan dengan 50 mL KOH yang molaritasnya 0,1 M. Reaksi yang terjadi:
KOH (aq) + HNO2 (aq) → KNO2 (aq) + H2O (l)
Jika Kw air = 10−14 dan Ka HNO2 = 5 × 10−4 maka besar pH campuran tersebut adalah ….
5
6
7
8
9
Sebanyak 100 ml larutan CH3COOH 0,2 M dicampur dengan 100 ml larutan NaOH 0,2 M. Jika Ka CH3COOH = 10−5 maka pH larutan setelah dicampur adalah ….
9
8
7
6
5
Suatu Larutan dibuat dengan mencampurkan 50 mL Larutan NaOH 0,01 M dangan 50 mL HCOOH 0,01 M (Ka HCOOH = 2.10-4). Tentukan larutan pH yang terbentuk!
7 - log 5
7 + log 5
7
6 - log 5
8 + log 5
Garam (NH4)2SO4 sebanyak 132 mg dilarutkan dalam air hingga volumenya 1L. Jika Kb NH4OH = 2. 10-5, maka pH larutan garam tersebut adalah ....
9
8
6
5
3
sebanyak 1 L larutan CH3COONa memiliki pH = 8. Jika Ka CH3COOH = 10-5 dan Mr CH3COONa = 82 maka banyaknya garam yang terlarut adalah ... mg.
41
82
123
164
246
Persamaan Ksp dari Pb3(PO4)2 yang benar adalah . . . .
Ksp = [Pb2+]2[PO43-]3
Ksp = [Pb2+]3[PO43-]2
Ksp = [3Pb2+]2[2PO43- ]3
Ksp = [2Pb2+]3[3PO43-]2
Ksp = [Pb2+][PO43-]
Jika kelarutan Ag3PO4 dinyatakan dengan s mol/L, maka besarnya hasil kali kelarutan Ag3PO4 adalah ….
s2
2s3
4s3
9s4
27s4
Jika kelarutan Ag3PO4 dinyatakan dengan s mol/L, maka besarnya hasil kali kelarutan Ag3PO4 adalah ….
s2
2s3
4s3
9s4
27s4
Pada suhu tertentu, kelarutan PbI2 dalam air adalah 1.5 x 10-3 mol/liter. Berdasarkan itu maka Ksp PbI2 adalah
4.50 x 10-9
3.37 x 10-9
6.75 x 10-8
4.50 x 10-8
1.35 x 10-8
Diantara senyawa berikut ini yaitu AgCl, CaCO3, Ag2CrO4, MgCO3, dan PbCrO4 yang memiliki harga Ksp = 4s3 adalah ... (s = kelarutan)
AgCl
CaCO3
Ag2CrO4
MgCO3
PbCrO4
Persamaan tetapan hasil kali kelarutan dari suatu garam yang sukar larut adalah:
Ksp = [A3+] [B-]3
Rumus kimia dari garam tersebut …
AB
A3B
A4B4
AB3
A2B3
Apabila hasil kali kelarutan Pb(OH)2 = 4 x 10-15 maka kelarutan senyawa itu adalah
1.0 x 10-5 mol/L
2.0 x 10-5 mol/L
3.2 x 10-5 mol/L
4.0 x 10-8 mol/L
4.8 x 10-8 mol/L
Larutan jenuh senyawa hidroksida dari suatu logam, M(OH)2 mempunyai pH = 10,00. Kelarutan senyawa ini adalah….
0,5 x10-2
0,5 x10-4
1,0 x 10-2
1,0 x 10-3
1,0 x 10-4
Untuk menetralkan 10 mL larutan jenuh L(OH)2 dalam 10 mL larutan NaOH 0,1 M diperlukan 11,5 mL HCl 0,1 M. Harga Ksp basa L(OH)2 tersebut adalah ....
1,7 x 10-5
1,7 x 10-6
7,5 x 10-4
7,5 x 10-5
7,5 x 10-7
Pada suhu 25 °C, Ksp Mg(OH)2 = 10–11. MgCl2 yang harus ditambahkan ke dalam 1 liter larutan NaOH dengan pH = 12 agar diperoleh larutan yang jenuh dengan Mg(OH)2 adalah ....
10–11 mol
10–10 mol
10–9 mol
10–8 mol
10–7 mol
Ke dalam 100 mL larutan netral yang merupakan campuran dari garam-garam KCl 10-3 M, NaCrO4 10–3 M dan K2SO4 10–3 M ditambahkan 100 mL larutan Pb(NO3)2 2 × 10–3 M. Campuran ini diaduk sampai campur sempurna. Jika Ksp PbCl2 = 1,7 × 10–5, PbCrO4 = 2 × 10–14, dan PbSO4 = 2 × 10–6, maka endapan yang terjadi adalah garam ….
PbSO4 saja
PbCl2 dan PbCrO4
PbCrO4 saja
PbCl2 dan PbSO4
PbCl2
Larutan jenuh Mg(OH)2 dengan Ksp = 5.10-15 mempunyai pH .…
8
9
10
11
12
Sebanyak 5,52 mg Ag2CO3 dapat larut dalam 100 ml larutan (Mr = 276) maka Ksp Ag2CO3 adalah…..
2,5. 10-10
3,2. 10-11
2,3. 10-12
2,3. 10-13
2,5. 10-14
Jika pada suhu tertentu nilai Ksp Mg(OH)2 = 4 x 10–12, pH larutan Mg(OH)2 saat jenuh adalah . . .
4 – log 0
4 – log 2
9 – log 2
10 + log 0
10 + log 2
Diketahui harga hasil kali kelarutan (Ksp) dari beberapa senyawa:
AgCl = 10–10
Ag2CrO4 = 10–12
AgI = 10–16
Ag2CO3= 10–11
Ag2S = 10–4
Diantara senyawa-senyawa diatas, yang paling sukar larut dalam air adalah .…
Ag2CO3
Ag2CrO4
Ag2S
AgCl
AgI
Tetapan hasil kali kelarutan dari perak azida AgN3, timbal azida Pb(N3)2 dan stronsium flourida SrF2 adalah sama besar pada temperatur yang sama. Jika kelarutan dinyatakan s, maka pada temperatur yang sama kelarutan senyawa-senyawa itu adalah ….
s AgN3 = s Pb(N3)2 = s SrF2
s AgN3 = s Pb(N3)2 > s SrF2
s AgN3 > s Pb(N3)2 > s SrF2
s AgN3 > s Pb(N3)2 = s SrF2
s AgN3 < s Pb(N3)2 < s SrF2
Larutan jenuh senyawa hidroksida dari garam M(OH)3 mempunyai pH = 9, Ksp senyawa ini adalah ….
3,0 x 10-20
3,3 x 10-37
3,3 x 10-21
3 x 10-36
3 x 10-10
Kelarutan PbSO4 dalam adalah 1,4 x 10-4 M pada suhu sekitar 30oC. Bila dilarutkan dalam larutan K2SO4 0,05 M, kelarutan PbSO4 menjadi ….
1,0 x 10-8 M
0,2 x 10-6 M
0,4 x 10-6 M
1,2 x 10-5 M
1,4 x 10-4 M
Hasil kali kelarutan Mg(OH)2 = 1 x 10-12. Bila dalam 1 L larutan terdapat 10-2 M ion Mg2+, maka agar Mg(OH)2 mulai mengendap, larutan harus mendapat pH ….
9
10
11
12
13
yang bukan sifat kolid adalah
efek tyndall
koagulasi
gerak brown
elektrolisis
Batu apung adalah kolid yang terbentuk dari...
gas dalam padat
padat dalam cair
cair dalam cair
gas dalam cair
Kabut adalah sistem koloid dari ….
gas dalam zat cair
gas dalam zat padat
zat cair dalam gas
zat cair dalam zat cair
gas dalam gas
Pada koloid agar-agar, yang merupakan fase pendispersinya adalah .…
serbuk agar-agar
zat pewarna
vanili
gula
air
Berikut yang merupakan kelompok emulsi adalah ....
minyak ikan, alkohol, dan sirup
tanah, air, dan pasir
susu, santan, dan minyak ikan
asap, kabut, dan awan
cat, tinta, dan semprot rambut
Pembentukan delta pada muara sungai terjadi karena partikel koloid mengalami ....
koagulasi
peptisasi
dialisis
kondensasi
hidrolisis
Sistem koloid berikut yang termasuk koloid hidrofob adalah....
sol amilum
sol protein
sol belerang
batu apung
sol agar-agar
Mutiara adalah sistem koloid ....
padat dalam cair
cair dalam gas
cair dalam padat
gas dalam cair
gas dalam padat
Pemantulan cahaya oleh partikel koloid disebut ....
gerak Brown
elektroforesis
dialisis
efek Tyndall
efek rumah kaca
Berikut zat yang dapat menggabungkan minyak dan air adalah air ...
cuka
sabun
garam
gula
susu
Beberapa percobaan yang menghasilkan koloid:
1) gas H2S dilarutkan ke dalam larutan SO2
2) menambah beberapa mL larutan FeCl3 ke dalam air panas
3) mengalirkan gas H2S ke dalam larutan H3AsO3 yang sangat encer pada suhu rendah
4) larutan kalsium asetat jenuh dicampur dengan etanol
Dari percobaan di atas, yang menghasilkan gel adalah ….
1
2
3
4
Prinsip kerja alat Cottrell adalah dengan cara ....
elektroforesis
dialisis
adsorpsi
efek Tydall
elektrolisis
Peristiwa penting yang berhubungan dengan koloid :
1) Pembentukan delta di muara sungai;
2) Penyembuhan sakit perut dengan norit;
3) Pemutihan gula;
4) Penjernihan air dengan tawas; dan
5) Cuci darah pada penderita ginjal.
Sifat adsorpsi ditunjukkan oleh nomor ....
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
Sol belerang merupakan salah satu koloid yang dibuat melalui cara ....
mekanik
peptisasi
busur Brediq
reaksi pemindahan
pengembunan uap
Pembuatan koloid dengan cara busur Bredig sesuai untuk pembuatan ....
sol emas
sol raksa
sol belerang
sol perak iodida
koloid tipe emulsi
