wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remidi xi 6 35 soal

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Harmoni sosial dapat diartikan sebagai...

a)

Keadaan masyarakat yang bebas dari konflik.

b)

Keselarasan hubungan antara individu dan kelompok dalam masyarakat.

c)

Dominasi satu kelompok atas kelompok lain.

d)

Sistem sosial yang statis dan tidak mengalami perubahan.

e)

Masyarakat yang homogen dan tidak memiliki perbedaan.

2.

Salah satu faktor penghambat terwujudnya harmoni sosial adalah...

a)

Toleransi.

b)

Kerja sama.

c)

Prasangka (prejudice).

d)

Gotong royong.

e)

Dialog antarbudaya.

3.

Perilaku diskriminatif dapat muncul karena adanya...

a)

Pemahaman yang mendalam tentang perbedaan.

b)

Stereotip negatif terhadap kelompok lain.

c)

Kesadaran akan pentingnya persatuan.

d)

Saling menghargai dan menghormati.

e)

Pengakuan terhadap hak asasi manusia.

4.

Konflik sosial yang konstruktif adalah konflik yang...

a)

Menyebabkan disintegrasi sosial.

b)

Merusak tatanan sosial.

c)

Mendorong perubahan positif dan penyelesaian masalah.

d)

Meningkatkan ketegangan antar kelompok.

e)

Bersifat permanen dan tidak dapat diselesaikan.

5.

Proses akomodasi dalam konteks harmoni sosial bertujuan untuk...

a)

Memperuncing perbedaan.

b)

Menyelesaikan konflik dan meredakan ketegangan.

c)

Menciptakan konflik baru.

d)

Meningkatkan dominasi satu kelompok.

e)

Menghilangkan perbedaan budaya.

6.

Sikap etnosentrisme dapat menghambat harmoni sosial karena...

a)

Mendorong toleransi antar budaya.

b)

Menganggap budaya sendiri paling unggul.

c)

Memfasilitasi dialog antar kelompok.

d)

Meningkatkan pemahaman lintas budaya.

e)

Mendorong kerjasama global.

7.

Gotong royong merupakan salah satu wujud nyata dari nilai...

a)

Individualisme.

b)

Egosentrisme.

c)

Solidaritas sosial.

d)

Kompetisi.

e)

Materialisme.

8.

Peran pemerintah dalam membangun harmoni sosial antara lain melalui...

a)

Menciptakan kebijakan yang diskriminatif.

b)

Memfasilitasi dialog antar kelompok masyarakat.

c)

Memicu konflik antar golongan.

d)

Mengabaikan aspirasi masyarakat minoritas.

e)

Meningkatkan kesenjangan ekonomi.

9.

Pendidikan multikultural sangat penting untuk membangun harmoni sosial karena...

a)

Meningkatkan kesenjangan sosial.

b)

Menanamkan sikap intoleran.

c)

Mengenalkan dan menghargai keragaman budaya.

d)

Menyeragamkan pola pikir masyarakat.

e)

Mendorong homogenitas sosial.

10.

Media massa dapat berperan positif dalam membangun harmoni sosial dengan cara...

a)

Menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

b)

Memperkeruh suasana konflik.

c)

Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya toleransi.

d)

Memberitakan isu-isu yang memecah belah.

e)

Hanya memberitakan satu sudut pandang.

11.

Contoh perilaku yang mencerminkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari adalah...

a)

Memaksakan keyakinan agama kepada orang lain.

b)

Menghina tradisi budaya kelompok lain.

c)

Menghargai perbedaan pendapat dalam diskusi.

d)

Menjauhi teman yang berbeda suku.

e)

Menutup diri dari informasi yang berbeda.

12.

Konsensus sosial merupakan salah satu indikator terwujudnya...

a)

Disintegrasi sosial.

b)

Konflik terbuka.

c)

Harmoni sosial.

d)

Pergolakan sosial.

e)

Dominasi kekuasaan.

13.

Pentingnya dialog antarumat beragama dalam membangun harmoni sosial adalah untuk...

a)

Mencari siapa yang paling benar.

b)

Menciptakan konflik teologis.

c)

Memperkuat pemahaman dan rasa saling menghormati.

d)

Mengubah keyakinan orang lain.

14.

membangun harmoni sosial adalah untuk...

a)

Mencari siapa yang paling benar.

b)

Menciptakan konflik teologis.

c)

Memperkuat pemahaman dan rasa saling menghormati.

d)

Mengubah keyakinan orang lain.

e)

Mengurangi kebebasan beragama.

15.

Salah satu upaya pencegahan konflik sosial adalah dengan...

a)

Mengabaikan tanda-tanda konflik.

b)

Meningkatkan ketegangan antar kelompok.

c)

Membangun komunikasi yang efektif.

d)

Menyebarkan desas-desus.

e)

Memihak salah satu kelompok.

16.

Institusi keluarga memiliki peran fundamental dalam menanamkan nilai-nilai harmoni sosial melalui...

a)

Mendidik anak untuk menjadi individu yang egois.

b)

Menanamkan sikap individualisme.

c)

Mengajarkan empati, kasih sayang, dan saling menghormati.

d)

Mendorong persaingan tidak sehat.

e)

Membatasi interaksi anak dengan lingkungan luar.

17.

Dalam konteks harmoni sosial, "integrasi sosial" mengacu pada...

a)

Proses pemisahan kelompok-kelompok masyarakat.

b)

Penyatuan unsur-unsur yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh.

c)

Dominasi satu kelompok atas kelompok lainnya.

d)

Peningkatan konflik antar kelompok.

e)

Pengabaian terhadap perbedaan budaya.

18.

Perbedaan pandangan politik yang sehat dapat mendorong harmoni sosial apabila...

a)

Diselesaikan dengan kekerasan.

b)

Diperdebatkan secara rasional dan menghargai perbedaan.

c)

Menyebabkan perpecahan dalam masyarakat.

d)

Diikuti dengan saling menjatuhkan.

e)

Hanya satu pandangan yang diakui.

19.

Gerakan sosial yang bertujuan untuk keadilan dan kesetaraan dapat berkontribusi pada harmoni sosial jika...

a)

Menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan.

b)

Memprovokasi kebencian antar kelompok.

c)

Menuntut hak tanpa memperhatikan kewajiban.

d)

Memperjuangkan hak-hak yang termarjinalkan secara damai.

e)

Menciptakan polarisasi dalam masyarakat.

20.

Contoh kebijakan pemerintah yang mendukung harmoni sosial adalah...

a)

Undang-undang yang diskriminatif.

b)

Program pemberdayaan masyarakat yang inklusif.

c)

Penggusuran paksa tanpa solusi.

d)

Regulasi yang hanya menguntungkan sebagian kecil kelompok.

e)

Pembatasan kebebasan berekspresi.

21.

Perilaku empati sangat penting dalam membangun harmoni sosial karena...

a)

Mendorong sikap acuh tak acuh.

b)

Memungkinkan kita memahami perasaan dan perspektif orang lain.

c)

Meningkatkan egoisme individu.

d)

Memicu konflik interpersonal.

e)

Membatasi interaksi sosial.

22.

Stereotip adalah...

a)

Pandangan positif terhadap kelompok lain.

b)

Anggapan atau penilaian umum yang tidak akurat tentang suatu kelompok.

c)

Fakta objektif tentang karakteristik suatu kelompok.

d)

Hasil dari interaksi sosial yang mendalam.

e)

Sikap terbuka terhadap perbedaan.

23.

Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang dicirikan oleh...

a)

Tidak adanya perbedaan budaya.

b)

Adanya beragam kelompok budaya yang hidup berdampingan.

c)

Dominasi satu budaya atas budaya lain.

d)

Konflik antar budaya yang terus-menerus.

e)

Asimilasi paksa budaya minoritas.

24.

Peran pemuda dalam membangun harmoni sosial antara lain melalui...

a)

Menyebarkan isu-isu SARA.

b)

Melakukan tindakan vandalisme.

c)

Menginisiasi kegiatan bakti sosial lintas komunitas.

d)

Terlibat dalam tawuran antar pelajar.

e)

Menjadi provokator konflik.

25.

Komunikasi non-kekerasan (non-violent communication) merupakan metode yang efektif dalam...

a)

Meningkatkan eskalasi konflik.

b)

Menyelesaikan perbedaan pendapat secara damai.

c)

Menyalahkan pihak lain.

d)

Memperpanjang konflik.

e)

Menyembunyikan perasaan.

26.

Pengabaian terhadap hak-hak kelompok minoritas dapat berujung pada...

a)

Integrasi sosial yang kuat.

b)

Harmoni sosial yang meningkat.

c)

Disintegrasi dan konflik sosial.

d)

Kesejahteraan sosial yang merata.

e)

Peningkatan rasa persatuan.

27.

Salah satu contoh kearifan lokal yang mendukung harmoni sosial di Indonesia adalah...

a)

Praktik kanibalisme.

b)

Tradisi perang antarsuku.

c)

Gotong royong dan musyawarah mufakat.

d)

Sistem kasta yang kaku.

e)

Tindakan main hakim sendiri.

28.

Pentingnya pendidikan kewarganegaraan dalam membangun harmoni sosial adalah untuk...

a)

Menanamkan sikap individualisme.

b)

Mengajarkan pentingnya hak dan kewajiban sebagai warga negara.

c)

Mendorong apatisme politik.

d)

Mengabaikan isu-isu sosial.

e)

Memperkuat sentimen primordial.

29.

Dalam konteks masyarakat majemuk, sikap toleransi yang paling tepat adalah...

a)

Menerima semua perbedaan tanpa batas.

b)

Mengacuhkan perbedaan yang ada.

c)

Menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara damai.

d)

Mencoba menghilangkan perbedaan.

e)

Memaksakan keseragaman.

30.

Konflik yang bersifat laten adalah konflik yang...

a)

Terlihat jelas dan terbuka.

b)

Tersembunyi dan berpotensi muncul ke permukaan.

c)

Telah selesai dan tidak menimbulkan dampak.

d)

Bersifat destruktif.

e)

Mudah diselesaikan.

31.

Institusi agama dapat berkontribusi pada harmoni sosial melalui...

a)

Menyebarkan doktrin intoleransi.

b)

Mengajarkan nilai-nilai kasih sayang, perdamaian, dan persaudaraan.

c)

Memprovokasi konflik antar umat beragama.

d)

Mementingkan kepentingan kelompok sendiri.

e)

Menjauhkan diri dari masalah sosial.

32.

Salah satu ciri masyarakat yang harmonis adalah...

a)

Tingginya angka kriminalitas.

b)

Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat.

c)

Adanya rasa saling percaya dan kerja sama.

d)

Maraknya demonstrasi anarkis.

e)

Kesenjangan sosial yang sangat tinggi.

33.

Peran jurnalisme damai (peace journalism) dalam membangun harmoni sosial adalah...

a)

Mengekspos semua detail konflik secara sensasional.

b)

Memberitakan konflik dengan fokus pada solusi dan rekonsiliasi.

c)

Memihak salah satu kelompok yang berkonflik.

d)

Meningkatkan ketegangan antar pihak.

e)

Menyembunyikan informasi penting.

34.

Kurikulum Merdeka yang menekankan pada nilai-nilai Pancasila mendukung harmoni sosial karena...

a)

Mengabaikan keberagaman budaya.

b)

Mendorong persaingan akademik yang tidak sehat.

c)

Menanamkan nilai-nilai kebhinekaan dan gotong royong.

d)

Fokus pada pengembangan individu semata.

e)

Tidak relevan dengan konteks sosial.

35.

Contoh konflik yang bersifat non-kekerasan adalah...

a)

Perang antar negara.

b)

Tawuran antar pelajar.

c)

Perdebatan sengit dalam rapat OSIS yang mencari solusi.

d)

Demonstrasi yang berakhir ricuh.

e)

Perebutan wilayah dengan senjata.