wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kepemimpinan Chapter 8 dan 14

Total questions: 40

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Mengapa berpikir jernih dianggap penting dalam kepemimpinan?

a)

Karena membantu menjaga emosi pribadi.

b)

Karena memperkuat kepatuhan terhadap aturan.

c)

Karena memungkinkan penetapan prioritas yang tepat dan tindakan tegas.

d)

Karena menciptakan rutinitas yang stabil.

2.

Apa yang dimaksud dengan agility dalam konteks pembelajaran seorang pemimpin?

a)

Kemampuan bergerak cepat secara fisik.

b)

Kemampuan untuk belajar cepat dan menerapkan ide-ide baru pada masalah saat ini.

c)

Kemampuan mempertahankan rutinitas lama.

d)

Kemampuan membagi tugas secara efisien.

3.

Mengapa pemimpin adaptif mendorong eksperimen dalam organisasi?

a)

Agar dapat menghukum kegagalan.

b)

Untuk menciptakan struktur yang lebih hierarkis.

c)

Untuk melihat apakah pendekatan lama masih efektif.

d)

Karena kegagalan dapat menjadi pembelajaran menuju keberhasilan.

4.

Apa langkah pertama dalam menciptakan siklus pembelajaran yang efektif menurut Ulrich?

a)

Evaluasi hasil akhir sebagai indikator utama.

b)

Membuat keputusan cepat dengan pertimbangan terbatas.

c)

Memperluas pilihan melalui refleksi dan perencanaan yang tepat.

d)

Menentukan peran pemimpin dalam sistem organisasi.

5.

Menurut Ronald Heifetz, salah satu karakteristik pemimpin adaptif adalah:

a)

Mengandalkan intuisi semata dalam situasi kompleks.

b)

Memberikan instruksi secara terus-menerus kepada bawahan.

c)

Memfasilitasi proses berpikir kolektif dan mendampingi konstituen.

d)

Menghindari konflik agar tercipta lingkungan yang stabil.

6.

Apa risiko dari kepemimpinan yang hanya berfokus pada prosedur teknis?

a)

Terlalu banyak partisipasi dari bawahan dalam proses rutin.

b)

Menurunnya efisiensi kerja akibat birokrasi yang tinggi.

c)

Tidak mampu menghadapi tantangan adaptif yang kompleks.

d)

Peningkatan pengaruh informal dari rekan sejawat.

7.

Mengapa integritas menjadi fondasi penting dalam kepemimpinan?

a)

Karena menimbulkan rasa takut terhadap pelanggaran.

b)

Karena membangun kepercayaan dari orang lain secara konsisten.

c)

Karena menunjukkan kekuatan emosional seorang pemimpin.

d)

Karena menjadi indikator keberhasilan finansial tahunan.

8.

Bagaimana cara seorang pemimpin menjaga ketahanan emosional?

a)

Menghindari situasi yang sulit dan tidak nyaman.

b)

Menyalahkan orang lain atas kegagalan proyek tim.

c)

Mengendalikan emosi dan mempelajari kegagalan untuk bangkit kembali.

d)

Mengabaikan umpan balik negatif dari lingkungan kerja.

9.

Apa yang menjadi peran utama pemimpin dalam menghadapi tantangan adaptif?

a)

Menentukan langkah teknis secara detail untuk setiap tim.

b)

Mengidentifikasi konflik nilai dan memfasilitasi penyelesaian kolektif.

c)

Mendisiplinkan bawahan melalui peraturan perusahaan.

d)

Mengurangi partisipasi untuk mempercepat hasil akhir.

10.

Mengapa pemimpin perlu memahami 'zona produktif stres' dalam proses perubahan?

a)

Agar dapat menghindari semua bentuk tekanan organisasi.

b)

Untuk menjaga anggota tim tetap terstimulasi tanpa merasa kewalahan.

c)

Karena stres selalu berdampak negatif terhadap produktivitas.

d)

Supaya pemimpin bisa bekerja tanpa interupsi dari staf.

11.

Apa tujuan utama dari 'holding environment' dalam kepemimpinan adaptif?

a)

Menciptakan kontrol penuh oleh atasan terhadap bawahannya.

b)

Memberi ruang aman untuk menghadapi konflik dan ketidakpastian.

c)

Membatasi diskusi agar keputusan lebih cepat tercapai.

d)

Menghindari tantangan personal dan budaya kerja.

12.

Mengapa pemimpin perlu investasi pada 'intellectual agility'?

a)

Agar dapat mengontrol informasi internal organisasi.

b)

Untuk mempercepat implementasi rutinitas standar.

c)

Karena dibutuhkan untuk berpikir kreatif dalam situasi ambigu.

d)

Supaya organisasi hanya fokus pada prosedur teknis.

13.

Apa tantangan utama saat pemimpin gagal membedakan antara masalah teknis dan adaptif?

a)

Solusi teknis menjadi terlalu mahal dan rumit.

b)

Keputusan bersifat cepat namun akurat.

c)

Masalah berulang karena solusi tidak menyentuh akar persoalan.

d)

Tim menjadi lebih kolaboratif dan terbuka.

14.

Bagaimana perilaku 'learning agility' ditunjukkan oleh seorang pemimpin?

a)

Hanya belajar dari keberhasilan tim sebelumnya.

b)

Menerapkan pendekatan yang sama di setiap konteks.

c)

Cepat menyerap pelajaran baru dan menguji solusi di situasi berbeda.

d)

Menghindari kegagalan agar terlihat kompeten.

15.

Apa fungsi utama dari proses refleksi dalam investasi diri seorang pemimpin?

a)

Meninjau kesalahan orang lain untuk diperbaiki.

b)

Mengevaluasi keputusan yang sudah dibuat tanpa bias pribadi.

c)

Menghindari kritik dan tekanan dari lingkungan kerja.

d)

Menentukan siapa yang paling bertanggung jawab di tim.

16.

Mengapa pemimpin perlu membangun 'moral courage' dalam menghadapi perubahan?

a)

Agar dapat membela keputusan yang tidak populer namun benar.

b)

Untuk mencegah munculnya pemikiran baru dalam tim.

c)

Karena itu bagian dari instruksi prosedural perusahaan.

d)

Supaya menghindari benturan nilai antar individu.

17.

Apa alasan penting bagi pemimpin untuk mendorong ketahanan psikologis dalam tim?

a)

Supaya tim tetap patuh pada struktur formal yang ada.

b)

Agar anggota tim mampu bangkit dari tekanan dan terus berkembang.

c)

Untuk memastikan produktivitas tetap tinggi tanpa kendala emosi.

d)

Supaya dapat menghindari konflik yang mungkin muncul.

18.

Mengapa kesadaran diri menjadi elemen penting dalam kepemimpinan yang berkelanjutan?

a)

Karena membantu pemimpin tampil lebih percaya diri di depan umum.

b)

Karena memperkuat kemampuan mengontrol orang lain dalam tim.

c)

Karena memungkinkan pemimpin memahami dampak dari tindakan dan keputusan mereka.

d)

Karena mendorong pengambilan keputusan yang lebih cepat.

19.

Apa bentuk nyata dari integrasi antara kepemimpinan adaptif dan investasi diri?

a)

Pemimpin mencatat hasil kerja tim secara rutin.

b)

Pemimpin terus mengembangkan kapasitas pribadi sambil mendampingi tim menghadapi perubahan.

c)

Pemimpin memberi instruksi teknis dalam setiap proyek.

d)

Pemimpin menjaga hubungan personal dengan setiap individu di luar konteks kerja.

20.

Mengapa kemampuan reflektif membantu dalam pengambilan keputusan kepemimpinan?

a)

Karena membuat keputusan bisa lebih cepat dan otomatis.

b)

Karena membantu pemimpin menghindari pertimbangan nilai dan etika.

c)

Karena memungkinkan evaluasi situasi dari berbagai sudut pandang sebelum bertindak.

d)

Karena memperkuat pengaruh pemimpin terhadap struktur organisasi.

21.

Dalam konteks adaptive leadership, apa makna dari 'mengatur suhu' di dalam tim?

a)

Menjaga suhu ruangan tetap nyaman agar diskusi berjalan lancar.

b)

Mengatur intensitas tekanan agar tim tetap dalam kondisi produktif namun tidak kewalahan.

c)

Menentukan kapan waktu tepat untuk memberi bonus atau hukuman.

d)

Mengurangi tekanan agar anggota tidak terlalu kritis terhadap pemimpin.

22.

Apa kesalahan umum dalam pendekatan kepemimpinan saat menghadapi masalah adaptif?

a)

Terlalu banyak mendengarkan masukan dari pihak eksternal.

b)

Mencari solusi teknis untuk persoalan yang bersifat nilai dan budaya.

c)

Melibatkan tim secara aktif dalam seluruh proses perubahan.

d)

Memberi waktu pada anggota untuk menyuarakan aspirasi.

23.

Apa kontribusi dari keberanian moral (moral courage) dalam kepemimpinan?

a)

Membantu mempertahankan struktur kekuasaan yang stabil.

b)

Mendorong pemimpin mengambil keputusan yang benar meskipun tidak populer.

c)

Menghindari konflik dengan semua pihak terkait.

d)

Meningkatkan loyalitas melalui penghargaan dan hukuman.

24.

Mengapa kemampuan mendengarkan secara aktif penting bagi pemimpin adaptif?

a)

Karena membantu pemimpin merespons setiap argumen dengan cepat.

b)

Karena menunjukkan empati dan membuka ruang munculnya solusi kolektif.

c)

Karena bisa menjadi cara efektif untuk mengakhiri diskusi.

d)

Karena memperkuat dominasi pemimpin dalam forum resmi.

25.

Bagaimana seorang pemimpin menunjukkan komitmen terhadap pengembangan berkelanjutan dirinya?

a)

Dengan tetap menjalankan strategi lama yang pernah berhasil.

b)

Dengan terus mengevaluasi diri dan mengikuti proses pembelajaran sepanjang karier.

c)

Dengan mendistribusikan seluruh pelatihan ke bawahannya.

d)

Dengan hanya fokus pada hasil akhir dalam pekerjaan.

26.

Dalam investasi diri, apa arti penting dari membangun ketajaman berpikir (clarity)?

a)

Agar dapat menyampaikan instruksi lebih tegas ke tim.

b)

Untuk membantu pemimpin membedakan antara fakta dan asumsi dalam pengambilan keputusan.

c)

Supaya bisa mempertahankan keyakinan pribadi tanpa gangguan.

d)

Agar mampu membuat keputusan cepat tanpa refleksi.

27.

Mengapa keberanian dalam mengambil risiko penting bagi pemimpin adaptif?

a)

Karena menunjukkan bahwa ia tidak bergantung pada anggota tim.

b)

Karena memungkinkan eksplorasi solusi baru dalam situasi kompleks.

c)

Karena mendorong stabilitas operasional jangka panjang.

d)

Karena membantu mempertahankan otoritas tradisional.

28.

Apa ciri pemimpin yang berinvestasi dalam kapabilitas mental dan emosionalnya?

a)

Ia menghindari situasi yang menuntut respons cepat.

b)

Ia terbuka terhadap umpan balik dan mengelola emosinya secara sadar.

c)

Ia menekankan pentingnya aturan formal dalam komunikasi.

d)

Ia membatasi informasi untuk menjaga kontrol.

29.

Mengapa fleksibilitas kognitif menjadi keterampilan penting dalam konteks adaptif?

a)

Karena membantu pemimpin menjalankan rutinitas secara konsisten.

b)

Karena memungkinkan respons berbeda terhadap situasi yang dinamis dan tidak pasti.

c)

Karena membuat keputusan berdasarkan pengalaman lama.

d)

Karena menurunkan tekanan dari pihak luar.

30.

Apa bentuk kepemimpinan yang tampak ketika seorang pemimpin mengembangkan kesadaran sosialnya?

a)

Ia mampu memahami dinamika kelompok dan kebutuhan kolektif secara tepat.

b)

Ia mengambil keputusan sendiri demi efisiensi waktu.

c)

Ia menghindari konflik agar organisasi tetap stabil.

d)

Ia memisahkan diri dari dinamika tim untuk menjaga objektivitas.

31.

Apa dampak dari pola pikir tetap (fixed mindset) terhadap pertumbuhan pemimpin?

a)

Memotivasi individu untuk lebih banyak mencoba solusi baru.

b)

Membatasi kemampuan belajar dari pengalaman dan umpan balik.

c)

Mempercepat proses pengambilan keputusan yang logis.

d)

Meningkatkan kemampuan memahami budaya kerja yang berubah.

32.

Dalam konteks adaptive leadership, apa arti penting dari eksperimen kecil?

a)

Untuk menguji dan menyesuaikan solusi tanpa membahayakan sistem besar.

b)

Untuk menghindari perubahan struktural yang signifikan.

c)

Untuk membuktikan hipotesis lama tetap relevan.

d)

Untuk mengontrol anggota tim dalam situasi penuh tekanan.

33.

Apa tantangan terbesar ketika pemimpin menghindari umpan balik yang tidak nyaman?

a)

Ia akan lebih fokus pada pengambilan keputusan yang cepat.

b)

Ia berisiko kehilangan informasi penting untuk pertumbuhan pribadi dan organisasi.

c)

Ia dapat meningkatkan efisiensi tim dengan menghindari konflik.

d)

Ia tetap menjaga stabilitas dalam struktur manajerial.

34.

Apa yang ditunjukkan oleh pemimpin yang memiliki self-discipline tinggi?

a)

Selalu mengikuti instruksi tanpa bertanya.

b)

Mengatur prioritas dan tetap konsisten terhadap tujuan jangka panjang.

c)

Menolak perubahan untuk menjaga sistem yang sudah ada.

d)

Menghindari risiko dalam pengambilan keputusan.

35.

Mengapa pemimpin perlu memperhatikan respons emosionalnya saat memimpin perubahan?

a)

Agar tidak terlihat lemah di depan bawahan.

b)

Supaya tetap dapat mengontrol perasaan timnya.

c)

Karena pengendalian emosi memperkuat kepercayaan dan ketenangan dalam tim.

d)

Untuk mencegah terjadinya konflik struktural dalam organisasi.

36.

Apa indikator bahwa seorang pemimpin memiliki clarity dalam pengambilan keputusan?

a)

Ia cepat dalam menetapkan solusi tanpa pertimbangan.

b)

Ia mampu melihat hubungan antara data, nilai, dan dampaknya secara jernih.

c)

Ia fokus pada pendapat mayoritas sebagai dasar keputusan.

d)

Ia menyerahkan seluruh keputusan pada tim teknis.

37.

Bagaimana pemimpin menunjukkan kematangan dalam adaptive leadership?

a)

Dengan mematuhi seluruh kebijakan organisasi secara ketat.

b)

Dengan membuka ruang dialog dan tidak reaktif terhadap tekanan.

c)

Dengan menghindari proses refleksi agar tidak ragu dalam bertindak.

d)

Dengan berpegang teguh pada strategi lama yang terbukti aman.

38.

Apa efek dari investasi berkelanjutan dalam self-awareness bagi seorang pemimpin?

a)

Menurunnya kebutuhan untuk mendengarkan orang lain.

b)

Kemampuan mengenali pola perilaku sendiri dan dampaknya terhadap tim.

c)

Tingkat stres meningkat karena fokus pada diri sendiri.

d)

Menurunnya rasa percaya diri dalam situasi tidak pasti.

39.

Dalam konteks organisasi, bagaimana pemimpin dapat mendorong budaya belajar adaptif?

a)

Dengan menetapkan prosedur tetap dan menghindari eksperimen.

b)

Dengan menciptakan ruang aman untuk mencoba, gagal, dan merefleksi.

c)

Dengan fokus pada evaluasi kinerja kuantitatif semata.

d)

Dengan memberi arahan langsung untuk setiap masalah teknis.

40.

Apa peran dari keberanian bertindak dalam situasi ambigu?

a)

Untuk memperkuat posisi pemimpin di mata manajemen.

b)

Untuk menunjukkan dominasi terhadap bawahan.

c)

Untuk membuka jalur solusi baru di luar pola lama.

d)

Untuk menghindari pertanyaan sulit dari rekan kerja.