WorksheetsQuiz Standar K3
Total questions: 15
Worksheet time: 5mins
Menurut ILO (2001), standar K3 merupakan bagian dari sistem manajemen yang bertujuan untuk:
Meningkatkan produktivitas kerja individu
Menekan biaya produksi secara sistematis
Meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja
Meningkatkan kesejahteraan ekonomi nasional
Standar K3 menurut Suma’mur (2009) adalah:
Pedoman internasional dalam pengadaan APD
Dokumen teknis berisi ketentuan minimal dalam kegiatan kerja
Panduan bersifat umum yang dapat diabaikan bila tidak sesuai
Strategi produksi berdasarkan efisiensi
Tujuan utama dari standarisasi K3 adalah, kecuali:
Meningkatkan efektivitas sistem manajemen K3
Mendukung kepatuhan terhadap peraturan
Menekan angka kecelakaan kerja
Mengurangi biaya promosi produk
Prinsip utama dalam menyusun standar K3 yang menekankan pada partisipasi semua pihak adalah:
Keterukuran dan verifikasi
Kesesuaian hukum
Keterlibatan stakeholder
Konsistensi format
Dalam prinsip standarisasi, indikator yang dapat diukur dan dinilai secara objektif merupakan bagian dari:
Prinsip partisipatif
Prinsip keterukuran dan dapat diverifikasi
Prinsip komunikasi efektif
Prinsip adaptasi hukum
Standar internal menurut Goetsch (2011) penting karena:
Menjamin kepatuhan internasional
Menyesuaikan dengan teknologi global
Memungkinkan adaptasi terhadap risiko spesifik dan budaya kerja
Menjadi acuan bagi audit lingkungan
SNI ISO 45001:2018 termasuk dalam kategori:
Standar internal
Standar sektoral
Standar nasional
Standar perusahaan
Standar K3 seperti Permenaker No. 5 Tahun 2018 dikategorikan sebagai:
Standar internasional
Standar sektoral
Standar legal atau regulatif
Standar umum
Contoh standar sektoral di bidang kesehatan adalah standar yang dikeluarkan oleh:
SKK Migas
Kementerian Kesehatan
BSN
ISO
Dokumen K3 yang memuat istilah khusus agar tidak terjadi multitafsir biasanya dimuat dalam bagian:
Judul dan ruang lingkup
Istilah dan definisi
Prosedur teknis
Monitoring dan evaluasi
Tujuan dari bagian “Instrumen Monitoring dan Evaluasi” dalam standar K3 adalah untuk:
Memberi arahan hukum
Mengatur bentuk APD
Menyediakan indikator penilaian pelaksanaan standar
Menentukan desain gedung kerja
Salah satu langkah awal dalam penyusunan standar K3 adalah:
Validasi lapangan
Finalisasi dan pengesahan
Analisis risiko
Identifikasi kebutuhan standarisasi
HIRARC digunakan dalam tahapan penyusunan standar untuk:
Menganalisis produktivitas tim kerja
Menilai risiko kegiatan kerja
Membuat peraturan perusahaan
Mengevaluasi absensi karyawan
Langkah “sosialisasi dan pelatihan” bertujuan untuk:
Mengembangkan ISO baru
Menyiapkan laporan keuangan
Memberikan pemahaman standar kepada semua pihak terkait
Melaporkan ke instansi luar negeri
Standar K3 yang disusun oleh organisasi internasional seperti ILO disebut:
Standar regulatif
Standar internal
Standar nasional
Standar internasional
