WorksheetsLatihan Soal Ekonomi Teknik EBAS 2024/2025
Total questions: 36
Worksheet time: 58mins
Jika IRR dari suatu proyek adalah 18% dan MARR perusahaan adalah 12%, maka:
All proyek ditolak
Proyej tidak layak, IRR tinggi
Proyek layak dilanjutkan
IRR gaada hubungan sama MARR
Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat suku bunga yang menyebabkan jumlah inflow sama dengan jumlah outflow, atau tingkat bunga dimana nilai Present Worth dan nilai Equivalent Uniform Annual Worth sama dengan 0. Keriteria suatu proyek dikatakan feasible ketika IRR-nya bagaimana dalam satu atau alternatif independen?
IRR = MARR
IRR < MARR
IRR >= MARR
IRR > MARR
Deva tengah mempertimbangkan suatu investasi pembangunan hotel baru di daerah Lombok, investasi awal yang harus dikeluarkan deva adalah sebesar $90.000. Arus kas masuk tahunannya selama 4 tahun adalah sebagai berikut : $45.000, $15.000, $35.000, $30.000 dengan tingkat diskonto 12%. Berapakah nilai profitability index ratio dari proyek tersebut?
PI = 1.04, Proyek Feasible
PI = 1.06, Proyek Feasible
PI = 0.96, Proyek Tidak Feasible
PI = 1.04, Proyek Tidak Feasible
Adinda adalah seorang pengusaha muda, 5 tahun lalu dia membangun sebuah café yang menjual kue-kue lucu dan minuman yang sedang trend di tengah pusat kota dengan modal sebesar $18.800. Di awal pembangunannya Adinda sudah yakin kalau dia akan mendapatkan balik modal dalam waktu yang singkat tepatnya sebelum 5 tahun. Di tahun pertamanya pendapatan bersih cafenya mencapai $6.000, tahun kedua pendapatannya menurun sedikit menjadi $5.650, tahun ketiganya Adinda menerima pendapatan sebesar $5.000, di tahun keempat pendapatannya menurun drastis menjadi $3.250, dan di tahun terakhir pendapatannya sebesar $2.500. Berdasarkan hasil pendapatan Adinda, tentukan dalam waktu berapa lama Adinda akan mendapatkan balik modal atau malah Adinda tidak bisa mendapatkan balik modal?
Adinda Tidak Balik Modal
4 Tahun 1 Bulan
4 Tahun 5 Bulan
4 Tahun 3 Bulan
Mana alternatif yang paling menguntungkan untuk PT IE Games
Opsi A
Opsi B
Opsi C
Gaada
Do Nothing Option dipakai pas kapan yaa?
Semua alternatif menghasilkan NPV negatif
Semua IRR > MARR
Tidak ada proyek tersedia
Semua alternatif punya umur ekonomis panjang nih
Aruna merupakan owner dari toko roti Oreal, bulan ini dia akan membeli oven seharga $2.580. Biaya perawatan tahunan untuk oven tersebut yang harus dikeluarkan oleh Aruna adalah sebesar $123. Jika oven diharapkan bisa digunakan selama 8 tahun, berapakah nilai EUAC jika bunganya 8.25%? Dengan mempertimbangkan toko roti yang memproduksi 200 roti dengan harga jual per roti adalah $3, maka apakah anda akan menyarankan Aruna untuk membeli Oven tersebut?
Tidak akan
Mempertimbangkan
Auto beli
Tidak punya saran
Sebuah mobil box baru yang dibeli oleh PT Sinar Jaya seharga $35.360 diharapkan dapat digunakan selama 12 tahun. Jika salvage value mobil box di tahun ke 12 adalah 0. Hitung annual depreciation dan book value di tahun ke 8 dengan metode Declining-Balance 150%, selanjutnya mobil tersebut digunakan perusahaan untuk membantu logistik mereka dengan menghasilkan future value dari operasional mobil box sebesar $24.188 dengan asumsi nilai interest rate 5% YoY adjusment inflation. Apakah mobil ini bermanfaat bagi perusahaan dan mengapa?
Bermanfaat, karena nilai FV operasional mobil mampu menutupi depresiasinya
Bermanfaat, karena nilai FV dan depresiasi masih lebih tinggi dari harga mobilnya
Bermanfaat, karena membantu perusahaan untuk menaikan cashflow perusahaan
Bermanfaat, karena membantu perusahaan menjalin logistik yang lancar
Karya Corp membantu Nike untuk membuat sepatu. Karya Corp berusaha untuk membeli mesin baru senilai $4000 dengan biaya operasional $400 setahun, mesin lama masih memiliki biaya tahunan operasinal 4 kali lipat lebih tinggi dari mesin baru ini, akankah Karya Corp harus mengganti mesin lama atau beli baru? Analisis ini digunakan setiap 10 tahun dengan suku bunga patokan 3,5%
Mesin lama, PW = $13,306.57
Mesin lama, PW = $7,326.64
Mesin baru, PW = $13,306.57
Mesin baru, PW = $7,326.64
Sebuah mesin (defender) dibeli 4 tahun lalu seharga $2.200 dengan umur ekonomis tersisa 6 tahun (total umur 10 tahun) dan nilai sisa (salvage) $200 pada akhir masa pakai. Biaya operasi & pemeliharaan mesin lama adalah $700 per tahun. Saat ini tersedia mesin baru (challenger) seharga $2.400 dengan umur ekonomis 10 tahun, nilai sisa $300, dan biaya operasi & pemeliharaan $400 per tahun. Jika tingkat bunga bunga = 15%, dan mesin lama dapat dijual sekarang seharga $600, apakah perusahaan sebaiknya mengganti mesin lama dengan yang baru? Jelaskan dengan perhitungan EUAC.
Tetap Gunakan Mesin Lama
Ganti Mesin Lama dengan yang Baru Sekarang
Tunda pergantian 1 tahun, kemudian ganti mesin baru
Tunda pergantian 2 tahun, kemudian ganti mesin baru
Sebuah mesin baru seharga $7.500 (tidak ada nilai sisa) dipasang. Garansi pabrik menutup biaya perawatan tahun pertama (tahun ke-1 = $0). Mulai tahun ke-2, biaya perawatan tahunan = $900 dan naik $900 setiap tahun selanjutnya (artimetik). Biaya operasi mesin pada tahun pertama = $500, dan naik $400 setiap tahun setelahnya (artimetik). Jika suku bunga i = 8%, tentukan umur ekonomis mesin tersebut (usia di mana EUAC minimal).
2 Tahun
3 Tahun
4 Tahun
5 Tahun
Sebuah peralatan (mesin) dibeli seharga $15.000 dengan nilai sisa $3.000 pada akhir umur 5 tahun. Biaya operasi & pemeliharaan tetap $1.000 per tahun. Tingkat bunga i = 10%. Hitunglah EUAC peralatan tersebut.
4.237
4.466
4.785
5.012
Jika biaya perawatan sebuah alat mulai dari Rp1.000.000 di tahun pertama dan naik sebesar Rp500.000 setiap tahunnya (gradient aritmetik), tentukan total nilai kini (present worth) dari biaya perawatan selama 4 tahun ke depan. Bunga 10%.
Rp5.490.000
Rp5.860.000
Rp6.750.000
Rp7.340.000
Sebuah perusahaan memiliki dua opsi pembelian mesin produksi:
Mesin A: Harga Rp80 juta, nilai sisa Rp10 juta, umur 5 tahun, biaya O&M = Rp6 juta/tahun
Mesin B: Harga Rp120 juta, nilai sisa Rp20 juta, umur 8 tahun, biaya O&M = Rp4 juta/tahun
Jika MARR = 10%, mesin mana yang memiliki EUAC lebih rendah?
Mesin A
Mesin B
Keduanya efisien
Keduanya tidak efisien
Sebuah mesin lama (defender) memiliki biaya operasi dan pemeliharaan tetap sebesar Rp15.000.000 per tahun untuk 3 tahun ke depan. Sementara itu, mesin baru (challenger) memiliki biaya O&M sebesar Rp9.000.000 per tahun selama 6 tahun. Jika suku bunga (MARR) adalah 10%, berapakah Present Worth (PW) dari biaya O&M masing-masing, dan mesin mana yang lebih ekonomis dari sisi biaya operasi saja?
Mesin lama lebih mura
Mesin baru lebih murah
Keduanya sama saja
Sebuah mesin lama dapat dijual seharga Rp30.000.000 dan masih dapat digunakan 4 tahun lagi dengan biaya O&M Rp12.000.000 per tahun. Mesin baru ditawarkan seharga Rp100.000.000, memiliki biaya O&M Rp5.000.000/tahun, dan nilai sisa Rp20.000.000 setelah 8 tahun. Jika MARR = 10%, apakah sebaiknya perusahaan mengganti mesin?
Tidak, karena EUAC mesin lama lebih rendah
Ya, karena EUAC mesin baru lebih rendah
Tidak bisa diputuskan karena umur berbeda
Ya, karena nilai jual mesin lama masih tinggi
Diberikan dua alternatif proyek dengan rincian sebagai berikut:
Alternatif A:
Investasi awal: $35
Biaya tahunan: $30
Umur proyek: 15 tahun
Nilai sisa: $0
Tingkat diskonto: 25%
Alternatif B:
Investasi awal: $46
Biaya tahunan: $30
Umur proyek: 25 tahun
Nilai sisa: $100
Tingkat diskonto: 25%
Manakah rumus yang benar untuk menghitung Equivalent Annual Cost (EAC) dari suatu alternatif proyek?
EAC = Biaya tahunan – (Nilai sisa / umur proyek)
(Biaya investasi awal × Annuity factor) + Biaya tahunan
(PV dari seluruh biaya) / umur proyek
(Investasi awal – Nilai sisa) / umur proyek
Dengan menggunakan metode Equivalent Annual Cost (EAC), manakah dari pernyataan berikut yang paling benar?
Alternatif dengan EAC terbesar adalah yang paling ekonomis
Nilai sisa tidak berpengaruh terhadap perhitungan EAC
Alternatif dengan EAC terkecil adalah yang paling ekonomis
EAC hanya digunakan jika tingkat diskonto adalah 0%
Jika Alternatif A memiliki EAC sebesar $61,37 dan Alternatif B memiliki EAC sebesar $57,41, maka alternatif mana yang harus dipilih?
Alternatif A karena biayanya lebih besar
Alternatif B karena EAC-nya lebih kecil
Keduanya setara karena diskonto tinggi
Pilihan tidak bisa ditentukan tanpa ROI
PT PSMI membeli mesin baru seharga Rp100.000.000. Mesin tersebut diperkirakan memiliki umur ekonomis selama 5 tahun dengan nilai sisa (salvage value) sebesar Rp10.000.000. Besar biaya depresiasi tahunan adalah ... nilai buku pada akhir tahun ke-3 adalah ...
Rp18.000.000 dan Rp46.000.000
Rp18.000.000 dan Rp56.000.000
Rp19.000.000 dan Rp46.000.000
Rp19.000.000 dan Rp56.000.000
Sebuah perusahaan manufaktur sedang mempertimbangkan dua opsi mesin baru untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Mesin A memerlukan investasi awal sebesar Rp200.000.000 dan memberikan penghematan biaya operasional sebesar Rp60.000.000 per tahun selama 6 tahun.
Mesin B memerlukan investasi awal sebesar Rp270.000.000 dan memberikan penghematan operasional sebesar Rp90.000.000 per tahun selama 6 tahun.
Tingkat pengembalian minimum (MARR) adalah 10%. Tentukan mesin mana yang sebaiknya dipilih menggunakan Incremental Benefit Cost Ratio Analysis!
BCR < 1, Mesin A sebaiknya dipilih
BCR < 1, Mesin B sebaiknya dipilih
BCR > 1, Mesin A sebaiknya dipilih
BCR > 1, Mesin B sebaiknya dipilih
Deva sedang mempertimbangkan untuk mengganti mobil lamanya yang memiliki efisiensi 20 mil/galon dengan mobil baru yang memiliki efisiensi 32 mil/galon.
Mobil lama bisa dijual seharga Rp40.000.000.
Mobil baru harganya Rp85.000.000.
Harga bensin saat ini adalah Rp15.000 per galon.
Pemakaian tahunan adalah 15.000 mil.
Biaya perawatan diasumsikan sama.
Umur mobil baru adalah 5 tahun.
MARR = 6%
Tentukan apakah pembelian mobil baru feasible dengan metode BCR!
BCR < 1, pembelian feasible
BCR < 1, pembelian tidak feasible
BCR > 1, pembelian feasible
BCR > 1, pembelian tidak feasible
Sebuah perusahaan ingin membeli software manajemen produksi. Tersedia dua pilihan:
Software A: Biaya awal Rp90.000.000, dengan penghematan tahunan Rp25.000.000 selama 5 tahun.
Software B: Biaya awal Rp120.000.000, dengan penghematan tahunan Rp35.000.000 selama 5 tahun.
Tingkat MARR adalah 10%.
Gunakan Incremental Benefit Cost Ratio Analysis untuk menentukan pilihan terbaik!
(a)
PT PSMI Cabinet sedang mempertimbangkan untuk membeli mesin CNC baru seharga Rp30.000.000. Dengan mesin baru tersebut, dapat dilakukan penghematan sebesar Rp7.000.000 per tahun selama 5 tahun. Pada akhir tahun ke-5, mesin dijual sebesar Rp5.000.000. Apabila tingkat pengembalian yang diharapkan adalah 9% per tahun, apakah investasi ini menguntungkan? (Gunakan BCR)
Investasi pembelian peralatan baru tidak layak atau tidak menguntungkan karena B/C >1
Investasi pembelian peralatan baru layak atau menguntungkan karena B/C < 1
Investasi pembelian peralatan baru tidak layak atau menguntungkan karena B/C < 1
Investasi pembelian peralatan layak dan menguntungkan karena B/C >1
Saat ini, PT Lantai 5 sedang mempertimbangkan 2 project.
-Project A: biaya awal sebesar $150.000 dan akan menghasilkan manfaat bersih tahunan sebesar $5.000 selama umur proyek 40 tahun.
-Project B: biaya awal sebesar $225.000 dan menghasilkan manfaat bersih tahunan sebesar $9.000 selama umur proyek 50 tahun.
Apabila interest rate per tahun diasumsikan sama yaitu 3% per tahun, berapakah BCR dari masing-masing proyek? (nilai paling dekat dengan)
A: 0,7705
B: 1,0292
A: 1,2305
B: 0,7922
A: 0,8975
B: 0,7992
A: 0,6705
B: 1,1002
Perusahaan mempertimbangkan dua mesin produksi:
Mesin A menghasilkan arus kas bersih tahunan sebesar Rp 9.000.000 selama 10 tahun, dengan biaya investasi Rp 60.000.000. Sedangkan mesin B menghasilkan arus kas bersih tahunan sebesar Rp 11.000.000. Jika suku bunga adalah 7% dan umur ekonomis mesin adalah 10 tahun, berapakah batas biaya investasi maksimum Mesin B agar lebih ekonomis dibanding Mesin A?
Rp75.047.200
Rp25.047.200
Rp50.047.200
Rp100.047.200
PT PSMI JayaSteel Industries merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang manufaktur peralatan berat. Saat ini, perusahaan berencana untuk memperbarui lini produksinya dengan membeli mesin baru guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Mesin tersebut dibeli dengan harga Rp175.000.000. Selain itu, perusahaan juga mengeluarkan biaya sebesar Rp30.000.000 untuk pengiriman dan pemasangan, serta Rp6.000.000 untuk pelatihan operator. Mesin ini diperkirakan memiliki nilai residu sebesar Rp25.000.000 di akhir masa pakainya dan usia ekonomis selama 5 tahun. Berdasarkan informasi tersebut, hitunglah penyusutan (depresiasi) mesin tersebut dengan menggunakan metode Straight Line Method.
Rp36.000.000,00
Rp35.200.000,00
Rp37.200.000,00
Rp44.800.000,00
Berikut adalah beberapa faktor umum yang dapat menjadi pembanding pada Break-Even Analysis:
1. Biaya/Expenditure & Penghasilan/Revenue
2. RoR, IRR, dan ERR
3. MARR
4. Economic Life
True
False
Suatu perusahaan memilih metode penyusutan yang menghasilkan nilai penyusutan lebih tinggi pada tahun-tahun awal masa manfaat aset, dan kemudian menurun seiring waktu. Metode ini mempertimbangkan total umur ekonomis aset dan memberikan beban penyusutan yang semakin kecil mendekati akhir masa pakai aset.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, metode penyusutan yang digunakan adalah:
Straight Line
Sum of the Years Digits (SOYD)
Declining Balance
Semua salah
Berikut adalah parameter yang dapat digunakan untuk menganalisis Break-Even/Titik Impas, kecuali...
Net Present Worth (NPV)
Present Worth (PW)
Equivalent Worth (EW)
Payback Period (PP)
Salah satu metode penyusutan yang menghasilkan beban penyusutan yang lebih tinggi pada tahun-tahun awal masa pakai aset dan kemudian menurun pada tahun-tahun berikutnya adalah metode:
Straight Line
Sum of the Year Digits
Declining Balance
Unit of Production
Apa perbedaan utama antara analisis sensitivitas dan analisis break-even?
Analisis sensitivitas bertujuan untuk mengetahui dampak dari perubahan arus ekonomi atas suatu alternatif, sedangkan analisis break-even bertujuan untuk mengetahui kapan kedua alternatif bernilai sama.
Analisis break-even menggunakan "what-if" scenario, sedangkan analisis sensitivitas menggunakan EWA = EWB.
Analisis sensitivitas bertujuan untuk mengetahui kapan kedua alternatif bernilai sama, sedangkan analisis break-even bertujuan untuk mengetahui dampak dari perubahan arus ekonomi atas suatu alternatif.
Analisis break-even berkaitan dengan parameter investasi, sedangkan analisis sensitivitas berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran tahunan.
Andrean tengah mempertimbangkan suatu investasi pembangunan hotel baru di daerah Lombok, investasi awal yang harus dikeluarkan deva adalah sebesar $90.000. Arus kas masuk tahunannya selama 4 tahun adalah sebagai berikut : $45.000, $15.000, $35.000, $30.000 dengan tingkat diskonto 12%. Apabila tingkat diskonto berubah , apa yang akan terjadi?
Jika tingkat diskonto meningkat, maka NPV akan meningkat, karena nilai uang di masa depan lebih tinggi.
Jika tingkat diskonto menurun, maka NPV akan meningkat, karena nilai sekarang dari arus kas menjadi lebih besar.
Jika tingkat diskonto meningkat, maka NPV akan menurun, karena nilai sekarang dari arus kas menjadi lebih kecil.
Jika tingkat diskonto berubah naik atau turun, tidak ada pengaruh pada NPV, karena arus kas tetap sama.
PSMI berencana membangun sebuah pabrik minuman ringan di Jawa Timur. Proyek ini membutuhkan investasi awal sebesar Rp5.000.000.000 untuk pembelian tanah, mesin, dan biaya konstruksi. Pabrik direncanakan beroperasi selama 6 tahun, dengan nilai sisa aset tetap sebesar Rp500.000.000 pada akhir tahun ke-6. Lakukan analisis finansial dengan discount rate 10%, lakukan analisis sensitivitas terhadap situasi-situasi di bawah apabila:
a. Investasi awal naik 5%, revenue turun 10%, dan operational cost turun 7%
b. Investasi awal naik 10%, revenue turun 3%, dan discount rate naik menjadi 13%
Mana situasi yang paling menguntungkan bagi PSMI dalam meninjau long-term profitability?
Opsi A
Opsi B
Sebuah perusahaan membeli kendaraan operasional seharga Rp 60.000.000. Kendaraan ini diperkirakan memiliki umur ekonomis selama 5 tahun, dan tidak memiliki nilai sisa. Perusahaan ingin menggunakan metode Sum-of-the-Years-Digits (SOYD) untuk menghitung beban depresiasi tahunan.
Berapakah jumlah depresiasi pada tahun ke-2?
20.000.000
16.000.000
12.000.000
8.000.000
Sebuah perusahaan membeli mesin produksi dengan harga Rp 120.000.000. Mesin ini diperkirakan memiliki umur ekonomis selama 8 tahun, dan memiliki nilai sisa (salvage value) sebesar Rp 8.000.000. Perusahaan menggunakan metode Straight Line Depreciation untuk menghitung depresiasi tahunan.
Berapakah besar penyusutan (depreciation charge) tahunan untuk mesin tersebut?
Rp 13.000.000
14.000.000
15.000.000
16.000.000
