Font size
S
M
L
XL
WorksheetsTO UTBK PPKN 2025
Total questions: 82
Worksheet time: 2hrs 3mins
Name
Class
Date
1.
Bu Ayu mengajar PPKn di kelas VIII. Ia ingin mengembangkan media dan bahan ajar yang tidak hanya menarik, tetapi juga memudahkan peserta didik memahami nilai-nilai Pancasila dan konsep demokrasi secara kontekstual. Ia mempertimbangkan karakteristik peserta didik, lingkungan sekitar, serta pentingnya pembelajaran aktif dan reflektif. Ia juga ingin bahan ajar bisa digunakan secara mandiri oleh siswa, serta mendukung keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif. Manakah langkah pengembangan media dan bahan ajar yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran PPKn tersebut?
a)
Mengunduh dan mencetak modul ajar dari internet tanpa modifikasi, lalu membagikannya kepada siswa sebagai bahan belajar mandiri.
b)
Membuat ringkasan materi dari buku teks dan menyajikannya dalam bentuk slide PowerPoint sebagai bahan ceramah di kelas.
c)
Menyalin isi buku paket ke dalam bentuk lembar kerja siswa dan meminta siswa mengerjakannya secara mandiri.
d)
Menggunakan media sosial guru untuk mengunggah tugas-tugas dalam bentuk foto dan tautan Google Form.
e)
Mengembangkan e-book interaktif yang memuat video, kuis, dan tugas refleksi tentang peran warga negara di masyarakat sekitar siswa.
2.
Pak Rudi akan mengajar materi “Partisipasi Warga Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” di kelas VIII. Ia ingin mendesain pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Sekolahnya terletak dekat pasar tradisional dan area pertanian, yang membuatnya berpikir bagaimana mengaitkan pembelajaran dengan lingkungan sekitar siswa agar lebih relevan. Desain pembelajaran manakah yang paling sesuai dengan prinsip pembelajaran PPKn yang kontekstual dan berpihak pada murid?
a)
Memberikan penjelasan melalui ceramah dan meminta siswa mencatat isi materi tentang kewajiban warga negara.
b)
Menugaskan siswa membaca buku teks dan menjawab 10 soal pilihan ganda secara individu sebagai penilaian formatif.
c)
Menyediakan lembar kerja yang sama untuk semua siswa tanpa mempertimbangkan kebutuhan belajar dan latar belakang mereka.
d)
Menampilkan video tentang sidang MPR lalu mengarahkan siswa menjawab pertanyaan pemahaman secara tertulis.
e)
Mengajak siswa berdiskusi tentang kegiatan gotong royong di sekitar mereka dan membuat poster digital yang mendorong partisipasi aktif sebagai warga negara.
3.
Pak Yudi sedang mengajarkan materi hak dan kewajiban warga negara. Ternyata kemampuan peserta didik dalam keaktifan dan berpikir kritis heterogen, ada peserta didik yang sangat aktif sehingga selalu menjawab pertanyaan dengan sangat baik. Disisi lain ada pula peserta didik yang pendiam dan pasif. Dalam menghadapi tingkat heterogen peserta didik. Apa yang harus dilakukan oleh Pak Yudi?
a)
Mengarahkan semua pertanyaan diberikan kepada peserta didik yang aktif saja agar kelas nampak hidup dan berhasil
b)
memberikan pertanyaan terbuka kepada peserta didik tanpa menunjuk siswa yang menjawabnya
c)
membagi siswa dalam kelompok kecil untuk diskusi dan presentasi
d)
memberikan tugas individu agar siswa belajar mandiri saja
e)
memberikan tugas lapangan secara individu
4.
Bu Rina akan mengajar materi Norma dan nilainya dalam masyarakat. Setelah dilakukan assessment diagnostic Bu Rina mengetahui bahwa anak didiknya sebagian besar paham definisi dari setiap norma tapi tidak memahami bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang sebaiknya direncankan oleh Bu Rina untuk meningkatkan pemahaman anak didiknya?
a)
Memberikan tugas kepada peserta didik untuk membuat rangkuman materi Norma dan nilainya dalam masyarakat
b)
Mengajak peserta didik untuk bermain peran mengenai praktik penerapan norma dalam masyarakat
c)
Memberikan tugas hafalan tentang praktik pelaksanaan norma
d)
Meminta peserta didik untuk menonton vidio pembelajaran di youtube tanpa ada diskusi lanjutan
e)
Memberikan tugas catatan saja
5.
Pak Terias akan mengajar PPKn kelas VII dengan menerapkan pendidikan inklusif untuk salah satu peserta didik yang memiliki hambatan penglihatan dan siswanya yang memiliki kesulitan belajar ringat pada pembelajaran “ PERAN SERTA GENERASI MUDA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA dengan mengugnakan kurikulum merdeka. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk siswa mendapatkan pengalaman belajar yang setara dan bermakna. Apa yang paling tepat dilakukan oleh pak Terias untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif dan berpihak kepada peserta didik?
a)
Menggunakan video animasi dan presentasi visual menarik agar siswa lebih tertarik
b)
Menyampaikan materi menggunakan metode ceramah agar semua siswa menerima informasi yang sama
c)
Memberikan lembar kerja cetak yang sama kepada seluruh siswa agar adil dan seragam
d)
Menghindari diskusi kelompok agar siswa dengan hambatan tidak merasa terbebani
e)
Merancang strategi pembelajaran berdiferensiasi dengan memperhatikan hambatan dan kebutuhan belajar siswa
6.
Pak ahmad adalah seorang guru PPKn mengajarkan materi tentang lembaga Negara dan system pemerintahannya beserta peran dan wewenangnya setiap lembaga Negara. Setelah melakukan refleksi pak Ahmad mendapatkan hasil bahwa peserta didiknya kesulitan memahami struktur dan fungsi dari lembaga Negara di Indonesia maka langkah selanjutnya adalah ?
a)
Menjelaskan ulang dengan metode cerama dengan suara yang lebih keras
b)
Memberikan handout yang berisi skema dan bagan hubungan antar lembaga Negara
c)
Menyuruh siswa membaca ulang bab tersebut secara mandiri
d)
Memberikan soal pilihan ganda untuk melihat siapa yang belum mengerti
e)
Memberikan siswa catatan 1 bab pembelajaran
7.
Bu Santi sedang mengajarkan materi Ancaman Disintegrasi negara Indonesia. Salah satunya ancaman disintegrasi karena perbedaan warna kulit dan agama. Ia ingin mengajak peserta didik untuk aktif terlibat selama proses pembelajaran sehingga siswa berpikir kritis terhadap ancaman-ancaman yang ada di sekitar mereka dengan solusi-solusinya. Apa pendekatan yang sebaiknya dipilih oleh Bu Santi sebagai guru PPKn di kelas tersebut?
a)
Bu santi sebaiknya menjelaskan materi ini dengan ceramah satu arah
b)
Mengadakan debat kelas kelas tentang isu disintegrasi aktual dengan nilai-nilai Pancasila
c)
Menugaskan siswa membuat poster isu-isu disintegrasi negara Indonesia
d)
Memberikan tugas membuat makalah tanpa diskusi
e)
Memberikan tugas membuat vidio pembelajaran tanpa dinilai
8.
Bu Lisa mengajar PPKn kelas 8 di SMP Negeri Swasta. Ia menyadari bahwa ia memiliki siswa yang heterogen kemampuannya ada siswa yang dominan sekali dalam menyampaikan pendapat secara terbuka, namun ada juga yang belum terbiasa bahkan saat diskusi cenderung mengikuti arus. Sebagai guru yang memahami konsep pendidikan yang berpihak pada anak, Bu Lisa ingin mengembangkan suasana kelas yang demokratis sesuai perkembangan remaja awal yang menceri jati diri dan identitas diri untuk belajar bersuara. Dari langkah-langkah berikut manakah yang mencerminkan pendekatan berbasis nilai demokrasi, sesuai dengan karakteristik peserta didik SMP, dan sejalan dengan pendidikan yang berpihak pada anak. ?
a)
Menetapkan aturan bahwa setiap siswa harus berbicara minimal sekali dalam diskusi agar semua suara terdengar.
b)
Menunjuk perwakilan dari tiap kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi tanpa harus berdiskusi penuh di kelompok.
c)
Membangun kesepakatan kelas untuk membagi waktu bicara secara adil dan melatih mendengarkan secara aktif.
d)
Memberi nilai tambahan hanya kepada siswa yang aktif menyampaikan pendapat di forum diskusi kelas.
e)
Menyediakan soal diskusi tertulis untuk siswa yang pendiam agar tidak merasa terpaksa bicara langsung.
9.
Bu Roni mengajar di kelas 7 mata pelajaran PPKn. Ia sedang menyusun kegiatan pembelajaran untuk topic “ Nilai-Nilai dalam usaha bela Negara. Ia ingin siswa mampu memahami makna nilai tersebut secara mendalam dan memberikan contoh dalam kehidupansehari-hari. Namun juga ia memahami bahwa anak-anak kelas 7 masih pada tahap perkembangan kognitif formal awal sehingga belum mampu berpikir abstrak sepenuhnya. Maka atas kondisi ini tindakan yang tepat dilakukan oleh Bu Roni adalah?
a)
Meminta siswa menulis opini argumentative tentang bagaimana penerapan nilai persatuan diterapkan dalam kebijakan kelas
b)
Mengajak siswa menganalisis pidato kenegeraan presiden untuk menemukan nilai-nilai bela Negara didalamnya
c)
Memberikan studi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa lalu mendiskusikan bersama-sama mana nilai mana yang yang relevan
d)
Menonton vidio filem documenter sejarah ikrar sumpah pemuda
e)
Menugaskan siswa untuk mencari berita terbaru di berbagai social media dan mengaitkannya dengan nilai Pancasila.
10.
Dalam pembelajaran PPKn sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab diri dalam diri siswa. Maka dari itu Bu Nisa mengajak anak didiknya untuk melakukan diskusi mengenai kasus yang sering terjadi dikalangan mereka yaitu membantu temannya untuk mencontek karena merasa kasihan. Sebagian dalam diskusi anak didiknya terbagi menjadi 2 group besar yaitu sebagian cocok karena merupakan penerapan nilai tolong menolong dan sebagian lainnya tidak setuju karena melanggar aturan. Sebagai fasilitator Bu Nisa tidak akan menilai benar-salah namun mengembangkan pemikiran moralnya siswa secara bertahap. Langkah yang sesuai untuk diambil adalah?
a)
Menyampaikan bahwa perbuatan menyontek tetap salah, apapun alasannya, dan harus diberi sanksi.
b)
Meminta siswa membuat peraturan tambahan di kelas agar kasus serupa tidak terjadi lagi.
c)
Mengajak siswa melihat persoalan dari berbagai sudut pandang moral dan mempertimbangkan dampaknya bagi semua pihak.
d)
Menanyakan kembali apakah rasa kasihan bisa dijadikan alasan yang sah untuk melanggar aturan.
e)
Menyuruh siswa mencari contoh serupa dalam berita dan membandingkannya dengan kasus di kelas.
11.
Bu Zara baru saja pindah tugas mengajar disebuah sekolah pinggiran kota. Ia menyadari bahwa disekolah yang sekarang siswanya Nampak pasif karena kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat, tidak perna bertanya. Setelah itu Bu Zara melakukan observasi. Diketahui hasilnya bahwa selama ini guru PPKn mereka hanya mengajar menggunakan metode ceramah dan memberikan hukuman fisik kepada siswa yang mengganggu proses pembelajaran. Bu Zara ingin mengubah suasana kelas menjadi nyaman, aman dan berpihak pada anak Ia menyusun strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang sesuai dengan semangat kurikulum merdeka dan prinsip-prinsip pembelajaran berdiferensiasi. Sebagai guru PPKn yang profesional dan berpihak pada anak, tindakan paling tepat yang seharusnya dilakukan Ibu Zara adalah...
a)
Memberikan hukuman yang tegas dan konsisten agar siswa menjadi lebih disiplin dan terbiasa mengikuti aturan kelas.
b)
Menerapkan metode ceramah interaktif agar siswa terbiasa mendengarkan dan sesekali diberi kesempatan bertanya.
c)
Mengajak siswa berdiskusi tentang aturan kelas bersama, membangun kepercayaan, dan memberi ruang aman untuk berekspresi.
d)
Membagi siswa dalam kelompok berdasarkan kemampuan agar siswa lebih mudah diarahkan dalam diskusi.
e)
Memberikan penilaian ketat sejak awal agar siswa terbiasa dengan tanggung jawab dan target yang ditentukan.
12.
Ibu Rossi , guru PPKn kelas IX, akan menerapkan pembelajaran berbasis Project Citizen. Ia ingin memastikan bahwa semua siswa, termasuk mereka yang kurang percaya diri, dapat terlibat aktif dalam proses identifikasi masalah, riset, dan presentasi solusi kebijakan. Namun, dalam praktiknya, ia menemukan bahwa beberapa siswa tampak enggan berbicara di depan kelas dan takut salah berpendapat, sementara siswa lain terlalu dominan. Sebagai guru yang berpihak pada anak dan ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, langkah terbaik yang dapat diambil Ibu Dian adalah...
a)
Memberi batas waktu dan target capaian tegas agar semua siswa merasa terdorong untuk tampil.
b)
Membagi tugas secara acak agar siswa belajar bertanggung jawab, tanpa banyak campur tangan guru.
c)
Menugaskan siswa yang aktif untuk melatih teman-temannya agar mereka bisa mengikuti ritme kelompok.
d)
Memfasilitasi refleksi kelas tentang pentingnya menghargai peran semua anggota tim, dan mengatur ulang peran berdasarkan kenyamanan dan potensi siswa.
e)
Menyusun format evaluasi ketat agar siswa termotivasi bersaing demi nilai maksimal.
13.
Pak Jeffan saat ini sedang menugaskan kelas 7.1 untuk menjalankan projek citizen dengan teman “Menciptakan sekolah dengan tata tertib yang adil dan membina” dalam proses identifikasi masalah kelompok Viktoria menemukan ada sanksi yang diberikan sekolah melalui guru piket jika siswa data terlambat ke sekolah. menurut kelompok mereka hukuman-hukuman yang diberikan bersifat terlalu kaku dan tidak melihat persepektif siswa yang terlambat. Dalam hal ini tidak adanya ruang dialog bagi sebagian siswa untuk mengungkapkan alasan mereka terlambat. Maka jika anda adalah anggota kelompok amel apa yang akan kalian lakukan?
a)
Menyampaikan protes langsung ke guru dengan menyebutkan bahwa peraturan itu tidak adil.
b)
Membuat petisi penolakan terhadap peraturan tersebut dan menyebarkannya ke media sosial.
c)
Meminta guru wali kelas untuk mengganti peraturan tersebut dengan segera.
d)
Melakukan riset kecil dan menyusun argumentasi agar kebijakan sekolah bisa dikaji ulang bersama.
e)
Mengajak siswa untuk ramai-ramai tidak mematuhi aturan keterlambatan.
14.
Pak Dino mengajak siswa mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar sekolah, seperti limbah plastik. Siswa kemudian melakukan riset, berdiskusi dengan warga, dan menyusun rekomendasi kebijakan sederhana. Mereka mempresentasikan hasilnya kepada kepala desa dan orang tua. Model pembelajaran seperti yang dilakukan Pak Dino disebut...?
a)
Diskusi kelompok tentang wacana politik global
b)
Pembelajaran berbasis proyek warga negara (Projek Citizen)
c)
Pembelajaran berbasis hafalan sistem pemerintahan
d)
Studi pustaka tentang konstitusi
e)
Debat akademik tentang ekonomi nasional
15.
Di sebuah desa yang mayoritas warganya petani, pemerintah membangun waduk untuk keperluan irigasi. Namun, pembangunan tersebut memaksa beberapa warga untuk pindah karena lahannya terkena dampak. Sebagian warga merasa tidak diberi keadilan karena ganti rugi dirasa tidak sepadan. Sebagai warga negara yang baik dan memahami nilai-nilai Pancasila, sikap yang paling tepat dalam menyikapi persoalan tersebut adalah…?
a)
Melaporkan ke media agar pemerintah mendapat tekanan publik.
b)
Mengajak warga untuk memblokade lokasi pembangunan.
c)
Menempuh jalur hukum dan berdialog dengan pemerintah secara damai.
d)
Menerima saja demi kepentingan umum walau merasa dirugikan.
e)
Mengungsi ke tempat lain dan memulai hidup baru tanpa protes.
16.
Pada tahun 1944 Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan membentuk BPUPKI pada masa pendudukannya. Dilakukan Jepang untuk membuktikan bahwa janjinya akan diwujudkan untuk mempersiapkan Negara Indonesia untuk merdeka. Hal ini dilakukan oleh Jepang untuk ?.....
a)
Jepang ingin Indonesia membantu Indonesia untuk memperkuat pertahanan Indonesia sebelum merdeka
b)
Jepang membutuhkan Indonesia untuk perang melawan sekutu
c)
Jepang berniat menguasai sumber daya alam Indonesia
d)
Jepang ingin memberikan kebebasan sepenuhnya
e)
Jepang hanya bersimpati untuk Indonesia
17.
Pada 9 September 1944 pemerintahan Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia dengan syarat pemuda Indonesia mau sukarela membantu Jepang melawan tentara Sekutu. Dalam mewujudkan komitmennya ini Jepang pada tanggal 29 April 1945 membentuk BPUPKI untuk merancang kebutuhan Indonesia untuk merdeka. Badan ini diketuai oleh?
a)
Mohammad Hatta
b)
Radjiman Wedyodiningrat
c)
Muhammad Yamin
d)
Ahmad Soebardjo
e)
e, Soekarno
18.
Dalam perkembangannya UUD NRI Tahun 1945 saat melakukan amandemen memiliki 5 prinsip perubahan yang telah ditetapkan oleh MPR terkait perubahan UUD. Berikut ini prinsip perubahan UUD NRI Tahun 1945 yang tepat adalah ...?
a)
Boleh mengubah pasal 1 ayat 1
b)
Mempertegas menggunakan sistem parlementer
c)
Tidak boleh mengubah pembukaan UUD NRI Tahun 1945
d)
Mengubah sesuai kebutuhan dan kesepakatan anggota MPR
e)
boleh mengubah pembukaan UUD NRI Tahun 1945
19.
Salah satu prinsip utama netiket adalah Think before you share. Yang dimaksud dengan prinsip ini adalah“Think Before You Share” adalah…?
a)
Membagikan informasi sebanyak-banyaknya agar viral
b)
Berpikir sebelum mengupload apapun di sosial media
c)
Menyimpan semua informasi untuk diri sendiri
d)
Selalu membagikan informasi tanpa perlu dicek
e)
Berkata-kata kasar supaya dianggap keren sama lawan main game
20.
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi nilai dasar dalam membentuk karakter bangsa. Seorang guru ingin membelajarkan makna nilai Pancasila dalam konteks keberagaman di kelas yang terdiri dari siswa dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Tindakan berikut yang PALING SESUAI dengan nilai-nilai Pancasila dalam konteks pembelajaran yang berpihak pada peserta didik adalah…
a)
Mengajak siswa berdiskusi tentang perbedaan tradisi dan budaya dengan menunjukkan mana yang lebih sesuai dengan norma umum.
b)
Mengarahkan siswa untuk mengikuti kegiatan keagamaan mayoritas agar tercipta kebersamaan.
c)
Memberikan ruang kepada siswa untuk mengekspresikan keyakinannya secara bebas dengan tetap menjaga tata tertib sekolah.
d)
Menyeragamkan pendapat siswa tentang pentingnya nasionalisme dengan mengesampingkan pandangan minoritas.
e)
Menetapkan aturan bahwa simbol keagamaan hanya boleh digunakan pada waktu pelajaran agama.
21.
Di sebuah sekolah, terjadi insiden kecil ketika seorang siswa baru bernama Raka mengalami ejekan dari beberapa temannya karena logat bicaranya yang berbeda. Namun, Dita, salah satu siswa di kelas tersebut, justru mengajak Raka duduk bersama dan memperkenalkannya pada teman-teman lainnya. Dita juga menjelaskan kepada teman-temannya pentingnya menghargai perbedaan. Peristiwa ini merupakan salah satu bentuk pengamalan sila Pancasila sila ke?
a)
Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab
b)
Ketiga: Persatuan Indonesia
c)
Keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
d)
Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
e)
Kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
22.
Dalam pembelajaran daring, Pak Guru memberikan tugas refleksi kepada siswa tentang pentingnya melaksanakan kewajiban sebagai warga negara. Santi menulis bahwa ia ikut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, mengikuti kegiatan ronda, serta membayar iuran kebersihan meskipun masih duduk di bangku SMP. Perilaku Santi merupakan contoh dari...
a)
Memenuhi hak sebagai warga negara
b)
Menuntut hak tanpa kewajiban
c)
Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara
d)
Melanggar norma lingkungan
e)
Menghindari tanggung jawab sosial
23.
Berikut ini pengamalan nilai-nilai Pancasila sila ke 4 yang benar adalah?
a)
Dino mengajak masyarakat untuk mencoblos pada pemilihan presiden.
b)
Wahyu rajin sholat jika dilihat orang lain
c)
Bono menang kejuaraan olimpiade sains dengan cara curang
d)
Cinta ikut serta kegiatan peduli palestina
e)
Sinta sangat menyanyagi kucingnya.
24.
Berikut ini pengamalan nilai- nilai Pancasila pada sila Pertama adalah ?
a)
Susi beribadah tepat waktu dan rajin sholat
b)
Axel rajin sholat tapi sering berkata kasar kepada teman temannya
c)
Cinta ikut serta kegiatan donasi untuk Palestina
d)
Dino mengajak masyarakat untuk mencoblos pada pemilihan presidenn
e)
Sinta sangat menyanyangi kucingnya
25.
Bu Andita sedang mengadakan diskusi kelas mengenai kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Salah satu kasus yang dibahas adalah pengusiran paksa warga dari tanah adat oleh perusahaan. Salah satu siswa bernama Sinta mengeluarkan pendapat bahwa hal yang dilakukan oleh perusahaan itu adalah pelanggaran HAM yang menyangkut hak atas tempat tinggal manusia. Dan negara harusnya menjamin keadilan hukum untuk korban. Hal ini menunjukkan kalau Sinta mencerminkan Prinsip?
a)
Dominasi kepentingan negara atas individu
b)
Pemihakan negara terhadap investor demi kemajuan ekonomi
c)
Kewajiban negara menjamin dan melindungi hak-hak warga negara
d)
Penegakan supremasi hukum hanya untuk pelanggaran pidana berat
e)
Relativisme budaya dalam menafsirkan hak asasi manusia
26.
Dalam pelajaran PPKn, guru meminta siswa menelaah perubahan Undang-Undang Dasar 1945 dari naskah asli ke hasil amandemen. Danu berpendapat bahwa perubahan tersebut membuat kekuasaan Presiden lebih terbatas dan pengawasan dari lembaga lain menjadi lebih kuat. Pernyataan Danu mencerminkan pemahaman tentang fungsi perubahan UUD 1945, yaitu untuk...
a)
Memberikan kekuasaan absolut kepada Presiden
b)
Menghapus lembaga negara lain selain Presiden
c)
Memperkuat sistem pemerintahan otoriter
d)
Membatasi kekuasaan dan memperkuat sistem checks and balance.
e)
Mengganti dasar negara menjadi lebih demokratis liberal
27.
Pak Adit ingin mengajar materi wawasan nusantara dengan pendekatan proyek Citizen. Dalam hal ini proyek ini ia menetapkan tema” menjaga perbatasan negara” siswa akan membahas kasus konflik nelayan Indonesia dengan negara tentangga. Setelah melakukan penyelidikan dan berdiskusi salah satu siswa mengatakan pendapatnya didepan kelas yaitu kasus konflik ini menunjukkan bahwa pentingnya pemahaman tentang wilayah laut nasional. Pernyataannya siswanya Pak Adit ini menegaskan bahwa pentingnya wawasan nusantara dalam hal?
a)
Menyatukan kebijakan politik luar negeri Indonesia
b)
Membatasi hubungan sosial budaya dengan negara lain
c)
Menolak kerja sama antarnegara secara mutlak
d)
Menjaga dominasi pemerintah pusat terhadap daerah
e)
Menjaga integrasi wilayah dan kedaulatan nasional
28.
Sekolah Dino sedang mengelar aksi Proyek P5 dengan tema “Bangga menggunakan produk kain Jumputan” lalu Pak Althar menugaskan siswa untuk membandingkan dampak produk K-POP terhadap UMKM jumpputan saat ini. Dalam sesi diskusi Aldi berpendapat bahwa globalisasilah yang menjadi tantangan bagi kemandirian ekonomi bangsa Indonesia yang menyebabkan hal ini terjadi. Maka dari itu sudah seharusnya generasi muda melakukan seleksi budaya yang ditemuinya dan mengalang masyarakat untuk kembali menggunakan kain jumputan sebagai fashion sehari-hari. Pernyataan ini mencerminkan sikap warga negara yang?
a)
Mendukung perdagangan bebas tanpa batas
b)
Menerima globalisasi secara kritis dan selektif
c)
Menolak produk asing secara total
d)
Mengutamakan budaya luar sebagai gaya hidup
e)
Menutup diri dari pengaruh global
29.
Wawasan Nusantara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki peran penting, terutama dalam...
a)
Menumbuhkan sikap individualisme dalam masyarakat
b)
Meningkatkan kesadaran nasional terhadap keunggulan daerahnya sendiri.
c)
Menyatukan keberagaman budaya, suku, dan wilayah dalam bingkai NKRI
d)
Memberikan kebebasan kepada daerah untuk memisahkan diri dari pusat
e)
Mengutamakan kepentingan kelompok di atas kepentingan nasional
30.
Pak Danuel akan mengajar mata pelajaran PPKn dengan CP Mengkaji nilai-nilai Pancasila, proses perumusan Pancasila, “implementasi Pancasila dari masa ke masa, serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.” Tujuan pembelajaran aspek sikap yang mengembangkan Profil Pelajar Pancasila “berakhlak mulia” dan sesuai dengan CP tersebut adalah….
a)
Melalui penilaian diri, siswa dapat merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual sebagai upaya agar terhindar perilaku buruk dari implementasi Pancasila dari masa ke masa, serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.”
b)
melalui penilaian diri, siswa dapat menunjukkan keteguhan secara konsisten dalam merawat diri secara fisik, mental, dan spriritual sebagai upaya agar impelementasi nilai Pancasila dari masa ke masa serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari hari dapat terlaksana
c)
Melalui penilaian antar teman, siswa dapat berempati kepada orang lain sebagai upaya mengkaji nilai-nilai Pancasila, proses perumusan Pancasila, “implementasi Pancasila dari masa ke masa, serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.”
d)
Melalui penilaian antar teman, siswa dapat merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual sebagai upaya engkaji nilai-nilai Pancasila, proses perumusan Pancasila, “implementasi Pancasila dari masa ke masa, serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.”
e)
Melalui penilaian antar teman, siswa dapat mununjukkan bahwa siswa telah merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual sebagai upaya mengkaji nilai-nilai Pancasila, proses perumusan Pancasila, “implementasi Pancasila dari masa ke masa, serta reaktualisasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.”
31.
Bu Catelina merupakan guru PPKn kelas 8 akan melakukan pembelajaran mengenai materi Kebangkitan Nasional dan Sumpah Pemuda Berdasarkan hasil tes sebelum pembelajaran didapatkan hasil bahwa ada sebagian siswa yang sudah sangat paham materi, sepertiganya belum memahami sepenuhnya dan sisanya belum memahami sama sekali. Jika anda Bu Catelina Apa yang akan dilakukan?
a)
Bu Catelina sebaiknya berencana menggunakan pendekatan tarl untuk memfasilitasi siswa yang belum memahami konsep dan siswa yang sudah paham semua materi dengan baik, melalui perlakuan yang berbeda.
b)
Bu catelina sebaiknya menggunakan 1 jenis media pembelajaran saja
c)
Melanjutkan materi pembelajaran selanjutnya dengan mengabaikan siswa yang belum paham materi pembelajaran
d)
Bu Catelina sebaiknya melakukan kegiatan remedial saja kepada anak yang belum paham materi.
e)
Bu Catelina melakukan pendampingan pada siswa yang belum paham supaya dapat memahami pembelajaran lebih baik lagi
32.
Perhatikan langkah model pembelajaran berikut: 1. Identifikasi Masalah. 2.Pembuktian 3. Pengumpulan data 4. Pengolahan data. 5. Menarik Kesimpulan. 6.Pemberian rangsangan. Jika Siti ingin mengajar. Urutan materi pembelajaran adalah?
a)
6-1-3-4-2-5
b)
6-1-3-4-5-2
c)
6-1-4-3-2-5
d)
6-5-4-3-1-2
e)
6-1-4-2-3-5
33.
Pak Mathew melakukan asesmen diagnostik non kognitif didapatkan hasil bahwa beberapa orang peserta didiknya memiliki gaya belajar kinestetis. Pak Mathew akan melakukan pembelajaran pada materi Bela Negara?
a)
Pak Mathew memfasilitasi kenyaman belajar siswa dengan memutarkan lagu bervolume rendah mengenai upaya bela negara
b)
Pak Mathew menunjukkan contoh upaya bela negara, mendiskusikan konsep bela negara dan mengerjakan soal terkait bela negara yang bisa dilakukan pemuda saat ini
c)
Pak Mathew meminta peserta didik menyelidiki pengaruh partisipasi masyarakat terhadap upaya keselamatan bangsa dari ancaman luar
d)
Pak Mathew meminta peserta didik menyelidiki upaya bela negara bagi kelangsungan hidup masyarakat
e)
Pak Mathew menugasi peserta didik secara berkelompok untuk menelusuri internet tentang upaya bela negara.
34.
Seorang guru PPKn akan merancang pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Understanding by Design (UBD) dengan menetapkan essential questions seperti:"Mengapa hukum harus ditegakkan secara adil bagi semua warga negara?" "Apa akibatnya jika hukum tidak ditegakkan secara konsisten?" selain itu ia ingin mengintegrasikan dengan pendekatan The Right At Level(TaRL) dengan melakukan diagnostik awal dan menemukan bahwa beberapa anak didiknya belum memahami perbedaan peraturan dan hukum selain itu gaya belajar mereka ada yang kinestetis, visual maupun audio maka kondisi ini sebaiknya apa yang dilakukan oleh anda untuk merancang pembelajaran yang berpihak kepada siswa adalah?
a)
Menyusun RPP berdasarkan urutan bab pada buku tanpa menyesuaikan kebutuhan siswa
b)
Memberikan tugas proyek yang sama kepada semua siswa tanpa diferensiasi
c)
Menyampaikan materi dalam bentuk ceramah karena dianggap efisien
d)
Menyesuaikan pembelajaran berdasarkan hasil asesmen awal dan merancang pengalaman belajar beragam
e)
Menghindari pertanyaan terbuka agar siswa tidak bingung
35.
Anda adalah guru PPKn di SMP negeri Tirtapersada. Ingin melakukan asesmen awal pembelajaran dan menemukan bahwa sebagian besar siswa anda mengalami kesulitan memahami isi butir-butir Pancasil dengan nilai-nilai sila Pancasila. Guru ingin menumbuhkan keterampilan literasi dan numerasi manakah yang paling tepat dilakukan oleh anda sebagai guru untuk mencapai tujuan tersebut?
a)
Memberikan hapalan mengenai pengertian Pancasila dan contoh pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat.
b)
Mengajak peserta didik membuat grafik pengamalan Pancasila di lingkungan sekolah oleh peserta didik lalu mendiskusikannya.
c)
Menugaskan siswa membuat esai tentang pentingnya butir-butir nilai Pancasila dan pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
d)
Memberikan soal pilihan gandan da uraian mengenai materi butir-butir Pancasila dan pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
e)
Memberikan tugas catatan 1 bab dengan di ringkas.
36.
Ibu Aulia, guru PPKn di kelas VIII, sedang merancang pembelajaran dengan mengacu pada Kurikulum Merdeka. Ia ingin memastikan bahwa proses pembelajaran yang ia lakukan berpihak pada murid. Berdasarkan hasil asesmen diagnostik awal, ia menemukan bahwa: (1) Kemampuan awal peserta didik dalam menganalisis norma sosial masih rendah. (2) Siswa memiliki latar belakang budaya yang beragam. (3) Beberapa siswa mengalami kesulitan memahami materi abstrak melalui teks saja. Ia ingin mengembangkan pembelajaran yang bermakna dan membangun keterlibatan aktif siswa. Apa tindakan PALING TEPAT yang sebaiknya dilakukan Ibu Aulia untuk melaksanakan proses pembelajaran yang berpihak pada peserta didik sesuai semangat Kurikulum Merdeka?
a)
Menyusun rencana pembelajaran sesuai urutan bab dalam buku teks agar memudahkan guru mengajar secara sistematis
b)
Membuat modul ajar sendiri yang memuat ruang eksplorasi minat dan kebutuhan belajar siswa berdasarkan hasil asesmen awal
c)
Menentukan target capaian kompetensi berdasarkan kalender akademik dan menyamakan target seluruh kelas
d)
Memberikan tugas proyek kelompok yang sama untuk seluruh siswa agar bisa saling membantu
e)
Menyederhanakan tujuan pembelajaran tanpa mempertimbangkan kebutuhan belajar siswa
37.
Bu Lidia akan mengajar materi nilai-nilai Pancasila kepada siswa kelas 12. Pembelajaran diawali dengan Bu Lidia meminta siswa menceritakan pengalaman pribadi mereka untuk menghadapi konlik dalam keluarga dan lingkungan. Ia akan meminta siswa untuk menganalisis nilai Pancasila yang diterapkan dalam menyelesaikan konflik tersebut. Bu Lidia rasa ia akan untuk menerapkan pembelajaran DEEP TALK LEARNING. Dengan tujuan untuk?
a)
Guru menekankan hasil ujian sebagai fokus utama pembelajaran
b)
Peserta didik diarahkan untuk menghafal nilai-nilai Pancasila
c)
Guru mengaitkan konsep dengan pengalaman hidup nyata siswa
d)
Guru menghindari pembahasan masalah pribadi siswa
e)
Pembelajaran hanya berbasis pada buku teks resmi
38.
Ibu Rita adalah guru PPKn di pegunungan Dempo Lahat Sumatera Selatan yang akan mengajarkan materi” Keberagaman yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia” menyadari bahwa banyak sekali peserta didik yang berasal dari keluarga Petani teh dan cukup aktif dalam kegiatan komunitas sekitar pantai ia ingin mengajar menggunakan pembelajaran yang relevan dengan kondisi lokal dan melibatkan murid secara aktif dalam proses pembelajaran. Langkah apa yang paling tepat dilakukan oleh Bu Rita dalam proses pembelajran ini sesuai dengan kondisi sekitar sekolah?
a)
Menyampaikan materi keberagaman melalui penjelasan teks dalam buku paket secara lengkap
b)
Mengajak siswa berdiskusi tentang sistem pemerintahan di negara lain agar memiliki wawasan global
c)
Memberikan latihan soal pilihan ganda dan isian sebagai bentuk penguatan kognitif yang merata
d)
Menggunakan video pembelajaran umum dari internet tanpa mengaitkan dengan kondisi lokal siswa
e)
Merancang proyek lokal, seperti membuat poster atau wawancara warga tentang tradisi dan toleransi di desa mereka
39.
Bu Julina seorang guru PPKn SMA ingin membantu peserta didik seperti Diah dan Jordan untuk memahami konsep hak azazi manusia dan kewajiban sebagai warga negaradengan lebih baik dari sebelumnya. Bu Julin akhirnya memutuskan untuk menggunakan model pembelajaran dengan membagi siswa menjadi kelompok kecil yang terdiri atas 4-5 orang dalam 1 group yang sama. Mereka di kelompokkan berdasarkan kemampuan yang dimiliki masing masing siswa. Bu Julina menugaskan mereka untuk melakukan penyelidikan mengenai penerapan HAM dan kewajiban warga negara lalu mereka akan melanjutkan diskusi dan mempresentasikan di depan kelas. Berdasarkan cerita diatas menggunakan model pembelajaran apa?
a)
Model Pembelajaran Kooperatif Learning dengan pendekatan TaRL
b)
Model pembelajaran Project Based Learning dengan pendekatan terdiferensiasi
c)
Model Pembelajaran Digital Story telling dengan pendekatan UBD
d)
Model Pembelajaran PJBL pendekatan Projek
e)
Model pembelajaran discovery Learning pendekatan TaRL
40.
Ibu Bianka merupakan guru PPKn yang mengajak muridnya untukmelakukan identifikasi isu-isu publik disekitar sekolah sebagai bahan dari penerapan projek citizen. Ia ingin megetahui sejauh mana siswa memahami langkah awal dalam merancang aksi warga negara dalam mengkritisi kebijakan pemerintahan. Maka langkah awal yang bisa dilakukan ibu Bianka dalam pembelajaran berbasis projek citizen ini adalah?
a)
Menentukan solusi terlebih dahulu agar kegiatan lebih terarah
b)
Menyalin pasal-pasal konstitusi terkait kewarganegaraan
c)
Menghafal definisi partisipasi warga negara
d)
Menyusun laporan kebijakan sebelum memahami masalah
e)
Mengidentifikasi dan menyelidiki isu publik di lingkungan sekitar
41.
Bu Casandra akan menerapkan projek citizen kepada peserta didik yang relevan dengan wawasan nusantara bagi anak kelas 12 yaitu projek dengan tema “minimnya partisipasi remaja dalam kegiatan keamanan masyarakat” sebelum memulai proyek, Bu casandra melakukan asesmen diagnostik untuk mengetahui persepsi awal siswa tentang makna partisipasi warga negara. Manakah pernyataan berikut yang menunjukkan pemahaman awal yang kurang tepat tentang partisipasi warga negara?
a)
Warga negara boleh bersuara dan berpendapat dalam forum publik
b)
Partisipasi warga negara hanya tugas orang dewasa yang bekerja di pemerintahan
c)
Remaja juga bisa berkontribusi dalam menyampaikan aspirasi secara damai
d)
Kegiatan seperti gotong royong termasuk bentuk partisipasi warga negara
e)
Menyampaikan usulan kepada RT/RW termasuk hak warga negara
42.
Ibu Diah mengajar PPKn di kelas VII. Berencana akan melakukan asesmen awal sebelum pembelajaran. Hasilnya diketahui bahwa siswanya sangat beragam latar belakang sosial dan akademiknya. Ia ingin memulai pembelajaran tentang “keberagaman masyarakat Indonesia”. Apa yang PALING TEPAT dilakukan Ibu Diah agar asesmen diagnosiknya berpihak pada peserta didik dan mendukung pembelajaran mendalam?
a)
Memberikan soal pilihan ganda seragam untuk seluruh siswa agar hasilnya mudah dibandingkan
b)
Menyusun kuis online dan meminta siswa mengerjakannya di rumah masing-masing
c)
Melakukan wawancara singkat, mind mapping, dan pertanyaan terbuka berdasarkan konteks siswa
d)
Menggunakan LKPD eksploratif yang memuat ringkasan materi dan latihan soal
e)
Mengelompokkan siswa berdasarkan nilai PTS sebelumnya untuk menentukan kelompok diskusi
43.
Pak Taufik sedang mengajarkan materi "Sistem Pemerintahan di Indonesia." Di kelas VIII A. Namun saat sudah melakukan pembelajaran posisi sudah berlansung setengah pembelajaran, ia melihat beberapa siswa masih kebingungan membedakan kewenangan dan tugas masing masing lembaga negara Indonesia, sementara siswa lain sudah menyelesaikan tugas. Apa langkah PALING TEPAT yang bisa dilakukan Pak Taufik sebagai bagian dari asesmen formatif dan pembelajaran berdiferensiasi?
a)
Memberikan kuis susulan dengan soal yang lebih menantang kepada siswa yang cepat selesai
b)
Mengulangi penjelasan materi secara menyeluruh kepada seluruh kelas
c)
Mengabaikan perbedaan, karena penilaian akan dilakukan pada tes akhir saja
d)
Membacakan ringkasan materi dari buku dan meminta siswa mencatat
e)
Memberikan tugas kelompok yang sama untuk seluruh siswa agar adil
44.
Bu Ratna akan menilai pemahaman siswa terhadap topik “Nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.” Ia ingin melakukan asesmen sumatif yang tidak hanya menguji hafalan. Apa bentuk asesmen sumatif PALING RELEVAN untuk tujuan tersebut?
a)
Tes objektif pilihan ganda sebanyak 50 soal untuk mengukur pemahaman siswa secara menyeluruh
b)
Ujian esai berbasis buku ajar tentang arti sila-sila dalam Pancasila
c)
Menyuruh siswa membaca dan merangkum isi UUD 1945 Bab XIV
d)
Presentasi kelompok tentang contoh penerapan sila Pancasila di lingkungan sekolah
e)
Memberikan pertanyaan TTS (teka-teki silang) sebagai pengayaan setelah ujian
45.
Saat akan mengajar Bu Indah mendengar bahwa siswanyanya ada yang mengalami konflik ringan disebabkan perbedaan warna kulit. Saat ini pas dengan materi yang akan diajarkan yaitu keberagaman budaya dan latar belakang” langkah apa yang paling tepat untuk dilakukan agar dapat mendamaikan keduanya dan mengembangkan kompetensi sosial-emosional siswa?
a)
Mengatur tempat duduk berdasarkan kelompok suku agar siswa lebih nyaman
b)
Menugaskan siswa membaca ulang materi tentang Bhinneka Tunggal Ika
c)
Menghindari diskusi tentang konflik agar tidak menyinggung perasaan siswa
d)
Memfasilitasi forum kelas agar siswa bisa menyampaikan pandangannya dan saling memahami
e)
Memberikan tes tulis tentang pentingnya keberagaman dalam masyarakat
46.
Pak Budi adalah seorang guru disebuah SMP. Ia mengajar kelas 9. Pak Budi ramah dan cukup dekat dengan anak-anak kelas 9. Setelah melalui 1 semester mohan siswa pak Budi mendapatkan nilai yang kurang baik. Suatu hari Pak Budi diminta orangtua Mohan untuk memberikan nilai tambahan kepada anaknya biar bias masuk SMA favorit dengan imbalan hadiah. Ternyata orangtua mohan ini adalah orang yang berpengaruh di daerah itu. Apa tindakan yang baik dilakukan oleh Pak Budi atas permintaan tersebut?
a)
Menolak secara halus dan mencari cara agar tetap bisa membantu siswa tersebut mendapatkan nilai tambahan lewat tugas tambahan.
b)
Menerima hadiah tersebut dengan niat tetap objektif dalam menilai siswa, karena nilai tambah hanya sedikit.
c)
Mengabaikan permintaan tersebut dan tidak menanggapinya lebih lanjut karena merasa tidak enak menolak langsung.
d)
Menerima hadiah tersebut terlebih dahulu, lalu memutuskan nanti apakah akan memberikan nilai tambahan atau tidak.
e)
Menolak secara tegas dan menjelaskan bahwa tindakan itu bertentangan dengan kode etik guru.
47.
Bu Anita adalah guru mata pelajaran PPKn yang sangat disiplin dan religious. Suatu hari Bu Anita mendengar kabar bahwa anak perwaliannya Viktoria telah menyebarkan berita bohong tentang salah satu rekan guru bernama pak Dani di media social miliknya. Viktoria mengaku bahwa ia melakukan tersebut karena kecewa dengan perlakuan Pak Dani yang pilih kasih terhadap siswa lain dan selalu memandang ia bodoh. Saat mengetahui hal tersebut pak Dani meminta Bu Anita untuk menegur Viktoria namun jangan didepan umum. Keesokan harinya Bu Anita memanggil Pak Dani dan victoria ke ruang guru. Bu Anita meminta mereka berdialog dan menyampaikan perasaannya sebagai pendidik dan siswa. Dengan lembut Pak Dani tetapi juga menjelaskan pentingnya nilai kejujuran dan tanggung jawab atas apa yang disampaikan di ruang publik. Ia menutup dengan memberi kesempatan Viktoria untuk memperbaiki tugasnya dan menyampaikan permintaan maaf jika bersedia. Tindakan Pak Dani adalah?
a)
Upaya menjaga nama baiknya dengan menegur secara halus agar siswa tidak mengulanginya.
b)
Sikap tegas dalam menegakkan aturan tanpa membiarkan kesalahan siswa berlalu begitu saja.
c)
Strategi guru dalam menjaga wibawa dengan memberikan kesan seolah tidak marah tetapi tetap menghukum.
d)
Perwujudan kematangan emosional yang dilandasi kasih sayang, pengampunan, dan tanggung jawab moral.
e)
Bentuk pengendalian emosi yang bersifat formal, karena menyangkut nama baik pribadi dan profesi guru.
48.
Bu Lisa adalah salah satu guru yang sangat berdedikasi dalam mengajar dan sekolah. Ia selalu berupaya mengembangkan kualitas pembelajarannya, Bu Lisa biasanya selalu membiasakan diri melakukan refleksi setelah pertemuan pembelajaran dilakukan. Ia selau menuliskan dicatatan kecilnya mengenai respons siswa, keterlibatan siswa serta strategi yang dilakukan apakah berjalan dengan baik atau tidak. Namun akhir-akhir ini Bu Lisa selalu sibuk dan kewalahan dengan banyaknya beban administrasi sehingga sering melewati refleksi. Dari tindakan berikut manakah yang paling tepat mencerminkan pengembangan diri melalui kebiasaan refleksi secara berkelanjutan dan berpihak pada peserta didik?
a)
Mengurangi kegiatan refleksi agar tidak menambah beban kerja, dan lebih fokus menyelesaikan tugas administrasi.
b)
Mengalihkan kegiatan refleksi ke akhir semester agar bisa dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur.
c)
Mengandalkan hasil evaluasi belajar siswa sebagai satu-satunya sumber refleksi tanpa mencatat secara tertulis.
d)
Menjadwalkan waktu khusus mingguan untuk refleksi pembelajaran dan memanfaatkan hasilnya untuk memperbaiki strategi mengajar.
e)
Mendelegasikan sebagian tugas administrasi kepada rekan guru agar bisa fokus mengajar dan tidak perlu refleksi.
49.
Manakah strategi yang paling tepat dilakukanagar bisa menciptakan interaksi yang aktif dan empatik, tanpa meninggalkan pendekatan guru sebagai pengarah utama pembelajaran?
a)
Membagi siswa dalam kelompok kecil dan membiarkan mereka mendiskusikan materi tanpa arahan lebih lanjut.
b)
Menyapa siswa satu per satu saat masuk kelas dan mengajak mereka menyimak tayangan video dengan pertanyaan pemantik.
c)
Memberikan kuis individu setelah menyampaikan materi secara penuh agar siswa fokus selama mendengarkan.
d)
Menegur siswa yang tidak fokus selama menyimak video dengan nada tegas agar tidak mengganggu proses belajar.
e)
Mengulang-ulang penjelasan inti materi dengan volume suara tinggi agar semua siswa memahami dengan baik.
50.
Pak Damar mengampu mata pelajaran PPKn kelas VIII dan sedang menyusun rencana pembelajaran berbasis capaian pembelajaran (CP) Fase D, yaitu "Memahami bentuk partisipasi warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung nilai-nilai Pancasila." Ia ingin memilih pendekatan pembelajaran dan konten materi yang bukan hanya membuat siswa tahu, tetapi juga mengajak mereka berpikir kritis, aktif, dan memiliki kepedulian sosial sebagaimana tujuan CP PPKn. Manakah tindakan guru yang paling sesuai dengan perumusan capaian pembelajaran tersebut?
a)
Menjelaskan pengertian nilai Pancasila dan peran warga negara secara rinci, lalu memberikan latihan soal untuk dikerjakan secara individu.
b)
Menugaskan siswa membaca buku paket dan merangkum isi bacaan tentang hak dan kewajiban warga negara sebagai tugas rumah.
c)
Memberikan kuis digital tentang sistem pemerintahan dan meminta siswa bersaing agar mendapatkan nilai tertinggi.
d)
Memfasilitasi siswa menyusun proyek kampanye kepedulian lingkungan berbasis nilai-nilai Pancasila yang dipresentasikan di sekolah.
e)
Menyampaikan materi melalui video animasi dan memberikan soal pilihan ganda sebagai penilaian akhir.
51.
Manakah strategi pembelajaran yang paling sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik kelas VII menurut teori Piaget dan Kohlberg?
a)
Memberikan artikel ilmiah jurnal politik dan meminta siswa menganalisis isi pasal-pasal dalam UUD secara mendalam.
b)
Menugaskan siswa membuat esai individu tentang sistem demokrasi perwakilan berdasarkan UU Pemilu terbaru.
c)
Mengajak siswa bermain peran menjadi anggota musyawarah kelas untuk memutuskan tata tertib bersama.
d)
Menyuruh siswa membaca buku paket dan mencatat pengertian demokrasi serta bentuk-bentuknya untuk diuji besok.
e)
Meminta siswa menonton pidato politik dan menulis laporan refleksi kritis tentang sistem kenegaraan.
52.
Manakah strategi pembelajaran yang paling mencerminkan penerapan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran PPKn?
a)
Meminta siswa membuat proyek kelompok berupa kampanye digital bertema “Ayo Pahami Hak dan Kewajiban Warga Negara” dan mempresentasikannya di depan kelas.
b)
Memberikan soal pilihan ganda tentang perbedaan hak dan kewajiban warga negara untuk dikerjakan secara individu di rumah.
c)
Mengajak siswa menonton video dokumenter tentang pelanggaran HAM dan membuat laporan naratif tentang isi videonya.
d)
Menugaskan siswa untuk merangkum buku teks dan membuat peta konsep tentang materi sistem hukum dan peradilan.
e)
Menyampaikan materi lewat ceramah interaktif dan diselingi dengan kuis berhadiah untuk meningkatkan motivasi belajar.
53.
Bu Rika adalah guru PPKn di SMPN 5 yang dipercaya sebagai koordinator penguatan karakter di sekolahnya. Ia ingin menunjukkan kepemimpinan profesional sebagai guru, tidak hanya dengan mengelola kelas, tetapi juga menginspirasi siswa dan rekan guru dalam membangun budaya demokratis dan nilai-nilai kebangsaan di sekolah. Manakah tindakan Bu Rika yang paling mencerminkan kepemimpinan pendidik yang berdampak pada penguatan karakter warga sekolah?
a)
Menyampaikan materi Undang-Undang Dasar 1945 secara runtut sesuai buku ajar selama tatap muka.
b)
Mengelola kelas dengan disiplin ketat agar siswa tidak mengganggu proses pembelajaran.
c)
Meminta siswa menulis esai tentang pentingnya konstitusi sebagai tugas akhir semester.
d)
Mengikuti pelatihan guru PPKn, tetapi belum membagikan hasilnya kepada rekan guru lainnya.
e)
Menginisiasi forum “Mimbar Demokrasi Pelajar” di sekolah sebagai media siswa belajar menyampaikan pendapat dan menghargai perbedaan secara terbuka.
54.
Pak Wahyu mengajar PPKn di kelas IX. Ia menyadari bahwa peserta didiknya berasal dari latar belakang keluarga dan budaya yang berbeda. Beberapa siswa memiliki kebutuhan khusus, ada yang pemalu, ada juga yang sangat aktif dan kritis. Dalam pembelajaran, Pak Wahyu berusaha menegakkan disiplin, menjaga alur pembelajaran, dan menyelesaikan kurikulum tepat waktu. Namun, ia juga ingin memastikan bahwa dirinya menjalankan peran sebagai pendidik yang menghormati dan menghargai hak-hak peserta didik. Manakah tindakan berikut yang mencerminkan sikap menghargai dan menghormati hak peserta didik dalam menjalankan peran guru secara profesional?(Pilih semua yang benar)
a)
Memberi kesempatan pada siswa untuk mengajukan pertanyaan walaupun waktunya sudah hampir habis.
b)
Menyuruh siswa diam saat ingin mengomentari materi karena guru sedang menjelaskan.
c)
Mengajak siswa berdiskusi tentang aturan kelas agar mereka ikut merasa memiliki tanggung jawab.
d)
Menegur siswa yang tidak mengerjakan tugas dengan kata-kata menyudutkan agar menjadi efek jera.
e)
Menyediakan waktu konsultasi di luar jam pelajaran bagi siswa yang kesulitan memahami materi.
55.
Bu Nia adalah guru PPKn kelas VII yang berkomitmen membangun kelas yang aman dan mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Ia menyadari bahwa siswa di kelasnya memiliki pengalaman emosional yang berbeda: ada yang sering cemas saat tampil di depan kelas, ada yang sensitif terhadap komentar teman, dan ada pula yang sangat ekspresif. Bu Nia ingin melakukan asesmen sosial-emosional (SEL) secara berkala untuk memahami kondisi siswanya secara lebih utuh, sambil tetap menghormati privasi dan hak-hak peserta didik. Tindakan-tindakan berikut ini dilakukan Bu Nia sebagai bagian dari asesmen sosial-emosional di kelasnya. Manakah yang paling sesuai dengan prinsip penghormatan terhadap hak peserta didik? (Pilih semua yang benar)
a)
A. Menggunakan jurnal refleksi mingguan di mana siswa bebas menulis apa yang mereka rasakan selama belajar, tanpa nilai akademik.
b)
B. Mengomentari sikap murung salah satu siswa saat pembelajaran berlangsung di depan kelas agar siswa lain ikut menguatkan.
c)
C. Membuat form survei sederhana tentang perasaan siswa terhadap suasana kelas, dengan pilihan boleh mengisi atau tidak.
d)
D. Menyampaikan hasil observasi perilaku siswa kepada orang tua tanpa seizin siswa karena merasa itu demi kebaikan.
e)
E.Menyimpan catatan emosi siswa sebagai dasar pendekatan individual tanpa sepengetahuan siswa.
56.
Pak Yusuf ingin mengembangkan keterampilan sosial-emosional muridnya melalui pembelajaran PPKn. Ia menyisipkan kegiatan yang mendorong kesadaran diri, empati, kerja sama, dan kemampuan menyelesaikan konflik saat mengajar tema “Kebebasan Berpendapat dan Menghargai Perbedaan.” Tindakan berikut ini yang sesuai dengan pengembangan kompetensi sosial-emosional siswa dalam konteks pembelajaran PPKn adalah… (Pilih semua yang benar)
a)
A.Memberikan tugas diskusi kelompok yang menilai kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain
b)
B.Mengajak siswa menulis jurnal tentang perasaan mereka setelah melakukan debat kelas
c)
C.Menilai siswa hanya dari kecepatan menyelesaikan tugas tanpa memperhatikan proses kerja kelompok
d)
D.Menyediakan waktu refleksi di akhir pembelajaran untuk mengungkapkan hal yang dipelajari tentang diri dan orang lain
e)
E.Memberikan hukuman kepada siswa yang kurang aktif berbicara saat diskusi kelompok
57.
Pak Dominik akan melakukan projek citizen. Lalu melakukan asesmen akhir reflektif dengan konteks” peran masyarakat membangun daerah menjadi lebih maju” dengan kasus kesadaran membayar pajak daerah. Pernyataan manakah yang menunjukkan hasil refleksi dan kesadaran kritis siswa sebagai warga negara muda?(Pilih semua yang benar)
a)
A.Saya menyadari pentingnya suara warga negara bagi kebijakan publik
b)
B.Saya merasa proyek ini hanya sekadar tugas sekolah tanpa manfaat
c)
C.Saya memahami mengapa membayar pajak adalah tanggung jawab warga
d)
D.Saya berpikir bahwa anak-anak tidak punya peran dalam masyarakat
e)
E.Saya merasa percaya diri menyuarakan ide saya dalam diskusi publik
58.
Pak Devon ingin mengukur pencapaian akhirpeserta didik setelah mempelajari sikap terhadap sila Pancasila dimana siswa diminta untuk menjawab soal reflektif sebagai asesmen akhir Manakah dari pernyataan berikut yang mencerminkan keberhasilan implementasi pembelajaran Projek Citizen dalam kegiatan yang dilakukan siswa? (Pilih semua yang benar)
a)
A. Siswa mampu menyampaikan hasil temuannya kepada kepala sekolah dan komite
b)
B. Siswa membuat infografis digital berisi sikap generasi muda terhadap Sila Pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat.
c)
C.Siswa menyusun rangkuman pasal-pasal hak dan kewajiban warga negara berdasarkan Pancasila
d)
D. Siswa mampu mengidentifikasi penyebab dan dampak dari sikap negatif yang bertetentangan dengan sila Pancasila
e)
E. Siswa menyalin ulang buku teks sebagai laporan proyek
59.
Manakah dari tindakan berikut yang mencerminkan prinsip pembelajaran Deep Talk Learning dalam konteks PPKn? (Pilih semua yang benar)
a)
A. Mengajak siswa menulis refleksi pribadi tentang makna gotong royong dalam keluarga mereka
b)
B. Memberikan kuis pilihan ganda setelah menjelaskan materi
c)
C. Menghubungkan diskusi nilai demokrasi dengan kejadian yang sedang viral di media sosial
d)
D. Meminta siswa membuat jurnal pengalaman ketika mereka bersikap adil terhadap teman
e)
E. Menghindari diskusi yang terlalu menyentuh aspek emosional siswa
60.
Pak Arif mengajar tema Anti-Korupsi dalam mata pelajaran PPKn di kelas IX. Ia ingin siswa tidak hanya tahu definisi korupsi, tetapi juga termotivasi untuk menolak dan mencegah praktik tersebut dalam kehidupan nyata. Ia memahami bahwa perilaku siswa sangat dipengaruhi oleh lingkungan, termasuk model sosial yang mereka lihat. Dalam konteks teori belajar sosial Bandura, strategi berikut dapat digunakan Pak Arif untuk menumbuhkan sikap antikorupsi, kecuali: Pilih semua yang BENAR.
a)
Menghadirkan tokoh masyarakat yang dikenal jujur untuk menjadi narasumber.
b)
Menugaskan siswa menonton film pendek tentang keberanian menolak gratifikasi
c)
Memberikan hukuman simbolik kepada siswa yang ketahuan menyontek saat ujian.
d)
Memberi apresiasi terbuka kepada siswa yang menunjukkan integritas dalam keseharian.
e)
Menunjukkan perilaku guru yang konsisten dan transparan dalam penilaian tugas siswa.
61.
Bu Riki telah melakukan asesmen awal pada murid kelas 8 ia mempersiapkan kelompok 1 menonton vidio dokumenter sistem peradilan, kelompok dua akan membaca artikel kasus dan berdiskusi sedangkan kelompok 3 yang akan membuat simulasi sidang. Bu Riki akan melakukan refleksi pembelajaran yang mencerminkan pembelajaran berpihak pada murid yang sudah dilakukan adalah?
a)
A. Menyeragamkan penilaian berdasarkan satu bentuk tes
b)
B. Menyesuaikan tugas dengan gaya belajar siswa
c)
C. Menentukan seluruh proses pembelajaran tanpa masukan siswa
d)
D. Memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi minat mereka dalam memahami hukum
e)
E. Menggunakan hasil asesmen diagnostik untuk pengelompokan belajar
62.
Siswa membuat kampanye digital bertema “Pemuda dan Tantangan Globalisasi”. Mereka diminta mengidentifikasi sikap positif yang bisa diambil oleh generasi muda Indonesia. Manakah dari berikut ini yang merupakan bentuk sikap positif terhadap globalisasi?
a)
A. Meniru budaya luar tanpa filter
b)
B. Mengembangkan produk lokal yang bersaing di pasar global
c)
C. Menguasai bahasa asing untuk memperluas koneksi
d)
D. Menyebarkan budaya luar ke komunitas tanpa mempertimbangkan nilai lokal
e)
☐ E. Menggunakan teknologi digital untuk kampanye kebudayaan Indonesia
63.
Anda melihat hasil rapot sekolah anda untuk aspek literasi dan numerasi memiliki penilaian merah lalu anda ditunjuk oleh kepala sekolah untuk meningkatkan nilai tersebut Jika anda berperan sebagai guru PPKn, manakah tindakan-tindakan paling tepat yang bisa Anda lakukan untuk membantu meningkatkan capaian belajar literasi dan numerasi siswa dalam konteks pembelajaran kewarganegaraan?
a)
A. Memberikan tugas siswa untuk membaca ulang materi Pancasila dari buku paket, lalu menghafalkan butir-butirnya sebagai latihan hafalan harian.
b)
B. Mendesain proyek kelas berupa kampanye nilai-nilai Pancasila melalui poster, infografis, dan wawancara warga sekolah yang mencerminkan nilai gotong royong dan keadilan sosial.
c)
C. Menyusun drill soal pilihan ganda berbasis teks PPKn dan tabel statistik untuk dikerjakan setiap minggu guna meningkatkan ketuntasan.
d)
D. Membuat kelompok belajar berdasarkan hasil asesmen dan memberikan pendampingan khusus bagi siswa yang belum memahami isi teks dan grafik tentang kehidupan demokratis.
e)
E. Memberikan tugas rumah untuk mengisi LKS tentang nilai-nilai kebangsaan dan menghitung jumlah warga yang mengikuti kerja bakti di lingkungan masing-masing.
64.
Pak Leon, guru PPKn kelas VIII di sekolah pinggiran kota, ingin membelajarkan materi “Partisipasi Warga Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”. Sekolahnya berada di dekat area komunitas tani dan pasar tradisional. Ia berkomitmen merancang pembelajaran yang berpihak pada peserta didik dan relevan dengan lingkungan sekitar, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Manakah dari tindakan berikut yang mencerminkan pembelajaran yang berpihak pada peserta didik dan sesuai dengan konteks lokal? (Pilih semua jawaban yang benar)
a)
A. Mengajak siswa melakukan observasi dan wawancara ringan dengan warga pasar untuk mengetahui partisipasi warga dalam kehidupan sosial
b)
B. Menggunakan studi kasus tentang demonstrasi di luar negeri agar siswa berpikir kritis terhadap sistem negara lain
c)
C. Merancang proyek pembuatan infografis berbasis data hasil pengamatan siswa tentang kegiatan sosial di sekitar tempat tinggalnya
d)
D. Menyampaikan seluruh materi melalui penjelasan lisan dan PowerPoint agar seluruh siswa dapat mengikuti secara seragam
e)
E. Mengaitkan contoh-contoh peran warga dalam kehidupan sehari-hari di sekitar sekolah dengan nilai-nilai Pancasila dalam diskusi kelas
65.
Pak Dino mengajak siswa mengidentifikasi masalah lingkungan di sekitar sekolah, seperti limbah plastik. Siswa kemudian melakukan riset, berdiskusi dengan warga, dan menyusun rekomendasi kebijakan sederhana. Mereka mempresentasikan hasilnya kepada kepala desa dan orang tua. Model pembelajaran seperti yang dilakukan Pak Dino disebut..?
a)
A. Diskusi kelompok tentang wacana politik global
b)
B. Pembelajaran berbasis proyek warga negara (Projek Citizen)
c)
C. Pembelajaran berbasis hafalan sistem pemerintahan
d)
d. Studi pustaka tentang konstitusi
e)
E. Debat akademik tentang ekonomi nasional
66.
Sebuah desa berhasil menjaga kerukunan antarwarganya meskipun penduduknya terdiri dari berbagai agama, suku, dan latar belakang ekonomi. Mereka membuat jadwal ronda bersama, mengadakan musyawarah desa sebelum mengambil keputusan penting Dari situasi tersebut, nilai-nilai Pancasila yang tercermin adalah:
a)
A. Sila pertama – Ketuhanan Yang Maha Esa
b)
B. Sila kedua – Kemanusiaan yang adil dan beradab
c)
C. Sila ketiga – Persatuan Indonesia
d)
D. Sila keempat – Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
e)
E. Sila kelima – Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
67.
Bu Sandi Fernandes ingin mengajar mata pelajaran PPKn di kelas VIII SMP Beliau berencana ingin menerapkan kompetensi sosial emosional kedalam proses pembelajaran. Namun Bu Sandi masih mengalami sedikit kebingunan mengenai konsep KSE. Berikut ini kompetensi sosial emosional yang tepat untuk dijalani oleh bu Sandi adalah?
a)
A. guru dapat memehami Joko melalui pemahaman situasi sosial Joko seperti peduli dan perhatian terhadap emosi Joko
b)
B. Guru membimbing Dian yang mengalami kesulitan belajar
c)
C. Ikut mengambil keputusan terhadap permasalahan yang dihadapi Angga
d)
D. Menasihati peserta didik untuk sabar dan kuat dalam menghadapi permasalahan.
e)
E. Guru memarahi peserta didik yang ketahuan bolos
68.
OSIS SMA Nusantara mengadakan rapat untuk menentukan kegiatan akhir tahun. Mereka memilih kegiatan lewat pemungutan suara, menerima semua masukan siswa, dan membentuk panitia dari perwakilan kelas. Semua keputusan didokumentasikan dan disetujui bersama. Kegiatan OSIS tersebut mencerminkan prinsip-prinsip:
a)
A. Demokrasi Pancasila
b)
B. Musyawarah untuk mufakat
c)
C. Pemerintahan otoriter
d)
D. Demokrasi langsung
e)
E. Partisipasi warga negara
69.
Dalam kehidupan sehari-hari, keberadaan konstitusi menjadi dasar tertib hukum negara. Perhatikan beberapa contoh berikut: (1) Seseorang menggugat aturan pajak yang merugikan usaha kecil ke Mahkamah Konstitusi. (2) Sekolah melarang siswi memakai jilbab padahal tidak ada aturan nasional yang melarang. (3) Seorang kepala daerah mengubah isi Perda agar sesuai dengan kepentingan politiknya. (4) Pemerintah menetapkan darurat sipil tanpa melalui DPR. (5) Seorang warga mempublikasikan kritik terhadap pemerintah secara damai, lalu ditangkap. Pilih semua pernyataan yang menunjukkan adanya pelanggaran atau penyimpangan terhadap prinsip konstitusi UUD 1945!
a)
A. 1
b)
B. 2
c)
C. 3
d)
D. 4
e)
E. 5
70.
Di SMP Merdeka, siswa berasal dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya. Setiap tahun mereka mengadakan “Festival Budaya Sekolah” untuk menampilkan seni daerah masing-masing. Guru PPKn meminta siswa menganalisis bagaimana kegiatan ini bisa memperkuat integrasi sosial. Kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai yang dapat memperkuat integrasi nasional, antara lain…(Pilih lebih dari satu jawaban yang benar!)
a)
A. Menumbuhkan semangat toleransi antarwarga sekolah
b)
B. Membentuk kelompok eksklusif berdasarkan budaya masing-masing
c)
C. Mengembangkan sikap saling menghargai perbedaan
d)
D. Mendorong siswa untuk menghindari budaya lain
e)
E. Meningkatkan interaksi lintas budaya secara positif
71.
Bu Nicole sedang melakukan observasi terhadap lingkungan belajar disekolahnya ia menyadari bahwa suasana kelas di sekolahnya ini memiliki suasana yang kaku dan cenderung formal mengenai hubungan siswa dan guru tak jarang menunjukkan banyak tekanan serta kurang adanya fleksibelitas bagi siswa yang mengembangkan minat dan suara mereka. Ia sangat ingin membenahi suasana ini dengan menyusun strategi yang berpihak padak anak sesuai dengan teori belajar modern yang ada. Menurut anda bagian manakah yang sesuai dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar nyaman, aman dan menyenangkan? PILIHLAH SEMUA JAWABAN YANG BENAR
a)
A. Mendesain kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang berkaitan dengan pengalaman nyata siswa.
b)
B. Melibatkan siswa dalam menyusun aturan dan tata tertib kelas secara partisipatif.
c)
C. Menyusun kontrak belajar yang hanya ditentukan oleh guru demi ketertiban kelas.
d)
D. Membangun relasi emosional yang positif dan memberi penguatan saat siswa menunjukkan usaha, bukan hanya hasil.
e)
E. Menggunakan sistem kompetisi terbuka di kelas agar siswa lebih semangat bersaing dalam meraih prestasi.
72.
Pak Gema mengajar PPKn kelas VIII dengan materi Keragaman Suku dan Budaya dalam Perspektif Pancasila. Ia ingin siswa memahami bahwa perbedaan tidak boleh menjadi alasan mereka menjadikan temannya sebagai musuh dan menjadi konflik. Ia menyusun kegiatan berupa diskusi kelompok berbasis studi kasus konflik antar warga karena perbedaan adat istiadat. Tindakan berikut mencerminkan penerapan prinsip teori konstruktivistik dalam pembelajaran PPKn, kecuali: Pilih semua yang BENAR.
a)
A. Memberikan peta konsep berisi teori konflik dan minta siswa menghafalnya.
b)
B. Meminta siswa bekerja kelompok membandingkan kasus nyata dengan nilai Pancasila.
c)
C. Menugaskan siswa membuat solusi dari sudut pandang berbagai pihak yang terlibat konflik.
d)
D. Mendorong siswa untuk mengaitkan kasus tersebut dengan pengalaman pribadi mereka.
e)
E. Guru bertindak sebagai fasilitator yang membimbing alur diskusi tanpa mendominasi.
73.
Dalam pembelajaran Project Citizen, Pak Teguh ingin menciptakan suasana kelas yang tidak hanya mendorong siswa kritis terhadap masalah publik di lingkungan mereka, tetapi juga merasa aman dan nyaman untuk menyampaikan ide-ide tanpa takut salah. Ia mempertimbangkan berbagai strategi agar kegiatan identifikasi masalah, riset kebijakan, dan presentasi hasil dapat dilakukan semua siswa dengan semangat dan kepercayaan diri. Dari pilihan berikut, manakah tindakan yang tepat dan selaras dengan pendidikan yang berpihak pada anak dan prinsip pembelajaran berbasis Project Citizen?(Pilih semua jawaban yang benar)
a)
A. Memberikan pelatihan awal tentang cara menyampaikan pendapat dan bekerja sama dalam tim.
b)
B. Menyusun kelompok kerja berdasarkan teman sebaya yang sudah akrab agar komunikasi lebih nyaman.
c)
C. Memberikan tugas individual lebih banyak agar siswa belajar secara mandiri dan tidak tergantung kelompok.
d)
D. Menyediakan coaching clinic bagi siswa yang merasa kesulitan menyampaikan pendapat, sebelum presentasi.
e)
E. Mendorong siswa untuk membentuk opini tentang masalah publik berdasarkan pengalaman pribadi dan lokal.
74.
Bu Vania akan mengajar PPKn di kelas 7 mengenai pembelajaran Sila-Sila Pancasila. Kemarin sudah menjelaskan mengenai sila pertama. Saat ini akan menjelaskan sila ke dua yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Bu Fania ingin menanamkan nilai sila kedua dan melatih kemampuan menganalisis teks membaca data sederhana dan mengambil keputusan yang adil. Dari kegiatan berikut, manakah dua kegiatan yang paling sesuai untuk mengembangkan pemahaman siswa terhadap konsep keadilan sosial sambil menguatkan literasi dan numerasi?(Pilihlah semua jawaban yang benar!
a)
Memberikan tugas membuat poster ajakan berbuat adil dan membaginya di mading sekolah.
b)
B. Menyajikan kasus pembagian bantuan sosial di lingkungan sekitar, lalu siswa menganalisis teks dan data jumlah penerima dan kebutuhan mereka.
c)
C. Mengajak siswa menonton video tentang keadilan sosial lalu menuliskan perasaan pribadi mereka terhadap isi video.
d)
D. Menggunakan simulasi pembagian alat tulis berdasarkan kebutuhan, lalu siswa mencatat data dan berdiskusi mengapa pembagian itu adil atau tidak.
e)
E. Menugaskan siswa mencari pengertian “keadilan sosial” dari internet dan membuat rangkuman untuk dibacakan di depan kelas.
75.
Apa saja ciri utama pembelajaran berbasis Projek Citizen yang dapat diterapkan guru PPKn? (Pilih semua yang benar)
a)
A. Siswa menyelidiki isu publik di lingkungannya
b)
B. Siswa diminta merumuskan solusi kebijakan terhadap isu yang mereka temukan
c)
C. Fokus utama pembelajaran adalah menghafal pasal-pasal konstitusi
d)
D. Siswa mempresentasikan hasil temuannya kepada pemangku kebijakan setempat
e)
E. Pembelajaran dilaksanakan secara satu arah dari guru ke murid
76.
Bu Lilis mengajar PPKn di kelas VIII dengan latar belakang siswa yang beragam secara kemampuan, gaya belajar, dan pengalaman sosial. Dalam pembelajaran topik “Hak dan Kewajiban Bela Negara”, ia ingin memastikan bahwa seluruh siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dan bermakna. Ia menyusun serangkaian asesmen formatif di tengah proses pembelajaran untuk melihat sejauh mana siswa memahami dan menerapkan materi tersebut. Dari tindakan-tindakan berikut, mana saja yang mencerminkan strategi asesmen yang berpihak pada peserta didik dan mendukung diferensiasi? (Pilih semua yang benar)
a)
A. Memberikan pilihan format tugas (esai, mind map, video pendek) untuk menunjukkan pemahaman siswa
b)
B. Memberikan soal ulangan tengah semester yang sama untuk semua siswa tanpa modifikasi
c)
C. Melibatkan siswa dalam membuat rubrik penilaian sederhana berdasarkan tujuan pembelajaran
d)
D. Menilai pemahaman siswa hanya berdasarkan jumlah jawaban benar dari soal pilihan ganda
e)
E. Memberikan umpan balik formatif yang spesifik dan membangun berdasarkan hasil kerja siswa
77.
Pak Bima sedang mengajarkan materi “Nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan dalam Keberagaman” di kelas VII. Ia ingin mengembangkan aspek sosial-emosional siswa seperti empati, kerja sama, dan kesadaran diri selama proses pembelajaran. Ia memutuskan untuk menyisipkan kegiatan reflektif dan interaktif di tengah pembelajaran, serta melakukan asesmen untuk mengetahui perkembangan aspek-aspek tersebut. Manakah tindakan Pak Bima yang mencerminkan asesmen sosial-emosional yang berpihak pada murid? (Pilih semua yang benar)
a)
A. Mengajak siswa menulis jurnal refleksi tentang pengalaman menghargai teman yang berbeda latar belakang
b)
B. Memberikan tugas kelompok dengan rubrik penilaian yang memuat indikator kerja sama dan empati
c)
C. Menanyakan secara langsung nilai kognitif yang diharapkan dari materi yang diajarkan
d)
D. Mengadakan sesi diskusi kelas untuk membagikan pengalaman pribadi tentang keberagaman dan perasaan saat mengalaminya
e)
E. Memberikan tes esai tentang isi pasal UUD yang mengatur persatuan
78.
Manakah dari tindakan berikut ini yang paling mencerminkan komunikasi efektif dengan warga sekolah untuk mendukung dan meningkatkan proses pembelajaran? (Pilih semua yang benar).
a)
A.Memberikan informasi akademik melalui poster di papan pengumuman tanpa klarifikasi lisan atau diskusi terbuka.
b)
B.Menyusun agenda rapat koordinasi bulanan dengan staf TU untuk menyelaraskan jadwal dan kebutuhan siswa.
c)
C.Menyampaikan laporan nilai siswa secara formal tanpa diskusi terbuka dengan orang tua agar lebih efisien.
d)
D.Berdiskusi dengan guru BK untuk mengidentifikasi siswa yang membutuhkan pendekatan pembelajaran khusus.
e)
E.Mengirim catatan tugas dan nilai hanya kepada kepala sekolah tanpa melibatkan wali kelas.
79.
Bu Lestari adalah guru PPKn kelas VIII yang sedang mengajarkan topik “Peran Warga Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.” Ia ingin agar pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga memperkuat hubungan antara sekolah dengan keluarga dan masyarakat, sesuai prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran kontekstual dan gotong royong. Ia menyusun rencana agar pembelajaran PPKn dapat melibatkan partisipasi orang tua dan tokoh masyarakat dalam proses belajar mengajar.
a)
A. Menugaskan siswa membuat video presentasi individu tanpa perlu berdiskusi dengan siapa pun di luar sekolah.
b)
B. Memberi tugas kepada siswa untuk mewawancarai orang tuanya tentang pengalaman pemilu, tanpa perlu mendiskusikan hasilnya di kelas.
c)
C. Mengajak siswa melakukan proyek pengabdian sosial di kampung sekitar dengan bimbingan guru dan tokoh masyarakat setempat.
d)
D. Menyampaikan laporan nilai PPKn kepada orang tua dalam rapat akhir semester tanpa menjelaskan konteks pembelajaran.
e)
E. Mengundang tokoh adat lokal ke sekolah untuk menjelaskan nilai-nilai Pancasila dalam tradisi masyarakat setempat.
80.
1. Pak Hasan adalah guru PPKn SMP yang bersemangat mengembangkan kualitas pembelajarannya. Ia merasa tantangan pembelajaran PPKn saat ini cukup kompleks—siswa kurang tertarik, isu aktual sulit dikemas dalam RPP, dan integrasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila belum maksimal. Pak Hasan mulai mencari cara untuk terhubung dengan guru lain, memperluas wawasan, dan memperoleh praktik baik dari berbagai daerah. Manakah dari tindakan berikut yang paling mencerminkan keterlibatan guru dalam organisasi profesi atau jejaring untuk peningkatan pembelajaran PPKn?
(Pilih semua yang benar)
a)
A. Mengikuti grup WhatsApp alumni PPG tetapi hanya menyimak dan tidak pernah berkontribusi diskusi.
b)
B. Menjadi pengurus MGMP PPKn dan memprakarsai diskusi tentang strategi mengaitkan isu HAM dalam pembelajaran aktual
c)
C. Mendaftar sebagai peserta pelatihan daring PPKn dari organisasi guru nasional dan mempraktikkan modulnya di kelas.
d)
D. Membuat konten YouTube edukatif tentang Pancasila dan membagikannya secara terbuka untuk digunakan guru lain.
e)
E. Menghadiri pelatihan internal sekolah tentang kurikulum umum tanpa spesifik membahas mata pelajaran PPKn.
81.
Jelaskan bagaimana Anda merancang pembelajaran PPKn yang kontekstual dan bermakna dengan memperhatikan karakteristik peserta didik serta lingkungan sosial-budaya di sekitar sekolah!
4 lines
82.
Mengapa refleksi penting dalam praktik mengajar guru PPKn?
4 lines
Reset
