Font size
WorksheetsPCK PPG
Total questions: 82
Worksheet time: 44mins
Dalam sebuah kelas, terdapat dua siswa yang berasal dari luar daerah dan memiliki ciri fisik serta logat bicara yang berbeda. Ketika anda memberikan tugas kelompok, teman-teman mereka enggan satu kelompok dengan mereka. Sebagai seorang guru, apa yang akan anda lakukan untuk mengatasi hal ini?
Mengintegrasikan mereka ke dalam kelompok sambil menekankan bahwa penolakan terhadap teman akan dikenai konsekuensi.
Menugaskan mereka dalam kelompok dan mewajibkan semua anggota kelompok untuk menghargai teman sekelompoknya.
Memfasilitasi terjadinya dialog antar siswa dengan dasar saling menghormati dan menghargai perbedaan.
Memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya menghargai keberagaman serta memastikan kedua anak tersebut mendapat tempat di dalam kelompok.
Pengelolaan kelas yang efektif menjadi salah satu kunci keberhasilan pembelajaran. Saat ini, anda menghadapi tantangan di kelas anda karena beberapa siswa sering datang terlambat meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasinya. Tindakan yang anda pilih untuk mengatasi masalah keterlambatan ini adalah ….
Meminta perwakilan kelas untuk memimpin teman-temannya agar disiplin dan tidak terlambat.
Guru memberikan arahan dan motivasi agar siswa sadar pentingnya hadir tepat waktu.
Membuat peraturan bersama dengan siswa yang disepakati bersama dan menempelnya di papan pengumuman.
Memberikan teguran atau sanksi yang mendidik kepada siswa yang masih terlambat.
Pak Guru Dani sedang berdiskusi dengan teman-temannya sesama guru tentang bagaimana cara membuat siswa-siswinya lebih semangat dalam belajar. Ia ingin memastikan bahwa suasana kelas selalu mendukung semangat belajar mereka. Berikut beberapa hal yang sedang ia pertimbangkan:
i. Pak Dani selalu mencoba menciptakan suasana kelas yang kondusif agar siswa merasa nyaman.
ii. Ia juga sering mengganti metode belajar supaya siswa tidak bosan dan lebih tertarik.
iii. Pak Dani berpikir untuk membuat aturan tegas yang harus diikuti semua siswa.
iv. Selain itu, ia juga berusaha meningkatkan antusiasme siswa saat belajar dengan memberi semangat dan penghargaan.
Dari cerita di atas, cara yang bukan termasuk upaya memotivasi siswa adalah ….
Menciptakan suasana kelas yang kondusif
Menciptakan metode belajar yang bervariasi
Memberikan aturan tegas dalam pembelajaran
Meningkatkan antusiasme siswa dalam belajar
Rina adalah seorang siswa yang belakangan ini sering melanggar aturan sekolah, seperti bolos dan berbicara kasar pada teman-temannya. Guru mengetahui bahwa di rumah, Rina jarang mendapat perhatian dari orang tuanya, yang lebih sering memberikan uang saku besar dan membiarkan dia bermain tanpa batas. Sebagai guru, Anda ingin membantu Rina agar bisa memahami konsekuensi dari perbuatannya dan kembali fokus dalam belajar. Apa tindakan yang paling tepat yang harus Anda ambil?
Mengajak Rina berbicara secara personal untuk mengetahui penyebab perilaku tersebut dan mendiskusikan solusinya.
Memanggil orang tua Rina ke sekolah dan membantu mereka memahami pentingnya memberikan perhatian dan arahan yang tepat kepada anaknya.
Memberikan kesempatan pada Rina untuk terlibat dalam proyek kelas yang mengajarkan tanggung jawab dan kerja sama.
Mengembangkan program konseling di sekolah untuk membantu siswa-siswa seperti Rina yang mengalami masalah di rumah.
Di kelas 3 SD, terdapat seorang anak bernama Raka yang sering terlihat kesulitan saat membaca teks di buku pelajaran. Ketika guru meminta siswa untuk membaca satu per satu, Raka tampak gugup dan cenderung menghindar. Saat mencoba membaca, ia seringmembalik huruf atau salah urutannya, misalnya membaca kata “pintu” menjadi “tipun” atau “bulan” menjadi “bluan.” Guru memperhatikan bahwa Raka sebenarnya memiliki semangat belajar yang tinggi dan selalu antusias dalam diskusi lisan, tetapi ia merasa frustrasi ketika harus membaca atau menulis. Teman-temannya pun sering bertanya-tanya mengapa Raka terlihat lambat dalam tugas membaca dan menulis. Hal ini menjadi perhatian bagi guru, yang akhirnya menyadari bahwa Raka mengalami kesulitan belajar yaitu ……
Diskalkulia
Disproksia
Disgrafia
Disleksia
Di kelas 4 SD, Bu Rani mendapati salah satu siswanya, Dito, mengalami kesulitan menulis. Tulisan Dito sering tidak rapi, huruf-hurufnya tidak konsisten, dan jarak antar kata berantakan. Meskipun Dito sudah paham materi dan bisa menjawab pertanyaan secara lisan dengan baik, ia selalu merasa kesulitan saat diminta menulis catatan atau menyalin teks. Agar Dito terbantu, Bu Rani memberikan beberapa latihan khusus yang cocok untuknya. Langkah apa yang sebaiknya dilakukan Bu Rani untuk membantu Dito?
Memberikan latihan membaca agar lebih lancar
Memberikan latihan menyalin teks secara perlahan dan teratur
Meminta Dito banyak berbicara dan berdiskusi.
Memberikan video yang bisa dilihat Dito
Seorang siswa menunjukkan perilaku nakal dan seringkali melakukan pelanggaran tata tertib di sekolah. Hal ini disebabkan karena siswa salah mendapatkan pengasuhan dan kurang perhatian dari orang tua. Orang tua memanjakan mereka dengan uang saku berlebihan dan kebebasan dalam pergaulan sehari-hari. Sebagai guru apa yang anda lakukan
Mempertemukan siswa dengan orang tuanya agar menyadari kesalahannya selama ini dan mendiskusikan perihal kenakalan anak.
Memerankan diri sebagai teman terdekat siswa agar lebih mudah membantu memecahkan masalah siswa.
Memberikan pengertian kepada wali murid untuk lebih perhatian dan tidak memanjakannya.
Perilaku siswa sebagai bagian perkembangannya, yang diyakini akan dapat diselesaikan keluarga siswa yang bersangkutan.
Anda seorang guru baru di sebuah sekolah yang memiliki latar belakang siswa yang beragam. Suatu hari, Anda menyadari bahwa salah satu siswa Anda sering terlihat lesu dan kurang fokus saat pelajaran berlangsung. Setelah berbicara dengan siswa tersebut, Anda mengetahui bahwa ia sering membantu orang tuanya bekerja sepulang sekolah untuk menambah penghasilan keluarga. Apa tindakan Anda yang paling tepat dalam menghadapi situasi ini?
Mengumumkan kondisi siswa tersebut di depan kelas agar teman-temannya mengetahui pentingnya saling membantu keluarga
Membiarkan saja karena menurut Anda itu adalah urusan keluarga masing-masing dan tidak pantas dicampuri.
Berdiskusi dengan siswa secara pribadi, mendukungnya secara emosional, dan mencari cara agar tetap semangat belajar meski harus membantu keluarga.
Meminta orang tuanya datang ke sekolah untuk membahas masalah ini secara tegas dan memutuskan apakah ia boleh lanjut sekolah.
Teori ini menjelaskan bahwa kecerdasan seseorang berkembang sesuai tahap pertumbuhan anak. Misalnya, pada usia 0-2 tahun, anak sudah bisa mengenal dunia sekitar melalui gerakan dan inderanya. Sementara itu, di usia 12 tahun ke atas, anak sudah memiliki kemampuan berpikir logis dan abstrak. Teori ini dikemukakan oleh….
Maslow
Vygotsky
Piaget
Ausubel
Seorang anak dapat menyebutkan ciri-ciri toples plastik namun tidak dapat menyebutkan bangun tabung. Menurut Jean Piaget, anak tersebut termasuk dalam tahapan …..
Sensorimotorik
Pra-operasional
Operasional konkret
Operasional formal
Sinta, siswa kelas 11, sedang mengikuti pelajaran Fisika. Guru meminta siswa untuk memprediksi apa yang terjad jika manusia hidup di Mars. Sinta langsung berpendapat bahwa manusia mungkin akan menghadapi tantangan berbeda karena kondisi atmosfer dan gravitasi Mars yang berbeda dari bumi. Ia merancang beberapa percobaan sederhana untuk merancang hipotesis tersebut, meski tidak pernah ke Mars.
Berdasarkan kasus di atas, tahap perkembangan kognitif apa yang sedang di alami Sinta?
Tahap Sensorimotor
Tahap Praoperasional
Tahap Operasional Konkret
Tahap Operasional Formal
Sinta, siswa kelas 11, sedang mengikuti pelajaran Fisika. Guru meminta siswa untuk memprediksi apa yang terjad jika manusia hidup di Mars. Sinta langsung berpendapat bahwa manusia mungkin akan menghadapi tantangan berbeda karena kondisi atmosfer dan gravitasi Mars yang berbeda dari bumi. Ia merancang beberapa percobaan sederhana untuk merancang hipotesis tersebut, meski tidak pernah ke Mars. Berdasarkan kasus diatas, yang bukan tahap cara berfikir Sinta menunjukkan keterampilan metakognitif?
Sinta merencanakan langkah-langkahnya dengan memikirkan kemungkinan tantangan yang dihadapi manusia di Mars.
Sinta memantau pemahamannya sendiri dan mencari cara untuk mengisi celah pengetahuan itu.
Sinta mulai pembuatan hipotesis dan merancang percobaan terkait kondisi atmosfer dan dan gravitasi di Mars
Sinta mengkritisi dan memverifikasi pemikirannya sendiri dengan membuat hipotesis dan merancang percobaan.
Di kelas IPA, Bu Nia tidak hanya menjelaskan materi tentang daur air di papan tulis. Sebaliknya, beliau meminta murid-muridnya untuk bekerja dalam kelompok kecil dan melakukan percobaan sederhana. Mereka diminta mengamati perbedaan suhu air yang diuapkan dari gelas, lalu membuat kesimpulan sendiri bagaimana air dapat berubah menjadi awan dan hujan. Selama diskusi, Bu Nia hanya memberi arahan ringan dan membiarkan murid menemukan sendiri jawaban dari pengamatan mereka. Dengan cara ini, anak-anak belajar melalui pengalaman nyata, aktif membangun pemahaman sendiri. Berdasarkan teori pembelajaran dari Lev Vygotsky, manakah yang sesuai dengan situasi diatas ……
Teori Konstruktivisme
Teori Sibernetik
Teori Behavioristik
Teori Kognitif
Di kelas Matematika, Pak Rudi menggunakan metode drill untuk membantu murid menguasai perkalian. Setiap kali murid berhasil menjawab soal dengan benar, Pak Rudi memberikan pujian, tepuk tangan, atau bintang emas di buku catatan mereka. Namun, jika murid salah menjawab, Pak Rudi meminta mereka mencoba ulang hingga benar. Murid- murid pun merasa senang ketika mendapat pujian, sehingga mereka makin bersemangat dan berusaha menjawab soal dengan benar. Berdasarkan teori pembelajaran dari Lev Vygotsky, manakah yang sesuai dengan situasi diatas ……
Teori Konstruktivisme
Teori Sibernetik
Teori Behavioristik
Teori Kognitif
Rina berusia 22 tahun dan baru saja lulus kuliah. Ia merasa gelisah karena harus memilih antara dua pilihan. Melanjutkan studi S2 di luar negeri atau bekerja di Perusahaan Impian di Jakarta. Ia merasa tertarik dengan keduanya, tapi juga takut salah pilih. Ia sering berdiskusi dengan orang tuanya dan teman untuk mendapat masukan. Tahap perkembangan psikososial apa yang sedang dijalani Rina?
Tahap trust vs. mistrust
Tahap Identity vs. Role Confusion
Tahap Intimacy vs. Isolation
Tahap Industry vs. Inferiority
Apa implikasi (dampak jangka panjang) dari hasil penyelesaian konflik ini bagi perkembangan keperibadian Rina di masa depan? Kecuali ……
Rina mampu membuat keputusan yang mencerminkan nilai-nilainya sendiri dan merasa nyaman dengan pilihannya.
Rina mampu telah memahami jati dirinya dan tujuan hidupnya kedepan.
Rina akan mengembangkan rasa percaya diri, stabilitas emosional, dan hubungan sosial yang sehat.
kemampuan untuk membangun hubungan yang erat, terbuka, dan penuh komitmen dengan orang lain.
Ada seorang siswa yang selalu ingin mengambil alih dan menjadi pusat perhatian dalam kegiatan kelompok belajar. Ia jarang memberi kesempatan teman-temannya untuk menyampaikan ide atau pendapat. Bahkan, ketika ada teman lain yang memimpin diskusi, ia lebih memilih menyendiri dan bekerja sendiri. Situasi ini menunjukkan bahwa siswa tersebut mengalami kesulitan dalam perkembangan.
Spiritual
Sosial emosional
Moral
Psikomotorik
Bayu siswa kelas 5 SD, sering terlihat marah ketika kalah dalam pertandingan bola di sekolah. Ia cenderung menyalahkan temannya dan terkadang memukul temannya saat marah. Guru olahraga kemudian mengajaknya berdiskusi secara pribadi dan mengajarkan teknik pernafasan untuk menenangkan diri. Bayu juga diajarkan untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya ia rasakan saat kalah. Apa tantangan perkembangan emosional yang dihadapi Bayu?
Bayu kesulitan dalam mengelola emosi negatif.
Bayu cenderung mudah frustasi dan menyalahkan orang lain.
Bayu cenderung mengekpresikan kemarahannya melalui agresif fisik.
Bayu cenderung memahami situasi dan kondisi saat bermain.
Pak Adit adalah guru di SMP Nusantara. Di kelasnya, ada siswa yang keluarganya kaya, ada yang orang tuanya petani, ada juga yang ayahnya pegawai negeri atau pekerja swasta. Meskipun begitu, Pak Adit tidak pernah membeda-bedakan mereka. Semua muridnya ia ajar dan ia bantu sama rata. Ia percaya bahwa setiap anak, apa pun latar belakang keluarganya, berhak mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama di kelas. Sikap Pak Adit ini menunjukkan bahwa ia memperhatikan karakteristik peserta didik terutama pada aspek ….
status sosial
Kecepatan belajar
Gaya belajar
Kepribadian
Menurut Edgar Dale, kegiatan pembelajaran yang paling maksimal dalam memahami materi ajar adalah ……
Memanfaatkan berbagai media pembelajaran
Belajar dengan metode membaca intensif dan mendengarkan penjelasan guru.
Belajar dengan kegiatan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam kelompok untuk mendiskusikan permasalahan pembelajaran.
Abraham Maslow memiliki teori kebutuhan yang disebut dengan "Hierarchy of Needs (Hirarki Kebutuhan)". Berikut ini merupakan hirarki kebutuhan menurut Maslow:
Keamanan & keselamatan, fisiologis, diterima dan dicintai, dihargai, aktualisasi diri
Fisiologis, dihargai, keamanan & keselamatan, diterima dan dicintai, aktualisasi diri
Fisiologis, keamanan & keselamatan, dihargai, diterima dan dicintai, aktualisasi diri
Fisiologis, keamanan & keselamatan, diterima dan dicintai, dihargai, aktualisasi diri
Berikut yang menggambarkan teori pembelajaran dari David Ausubel adalah ……
Belajar merupakan seperangkat proses kognitif yang merubah sifat stimulus lingkungan, melewati pengolahan informasi dan menjadi kapabilitas baru.
menekankan pentingnya keterkaitan antara pengetahuan baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki oleh peserta didik
pembelajaran terjadi melalui tahapan-tahapan yang sistematis.
Kecerdasan akan berubah seiring dengan pertumbuhan anak.
Di kelas matematika, Bu Lina meminta murid-muridnya untuk mencari sifat-sifat persegi panjang. Setelah berdiskusi dan menulis beberapa ciri-ciri persegi panjang, ternyata beberapa murid juga bisa menemukan sendiri sifat-sifat bujur sangkar. Hal ini terjadi karena sebelumnya mereka sudah belajar tentang berbagai bangun datar, termasuk segi empat. Menurut Ausubel, kejadian tersebut menunjukkan bahwa siswa belajar dengan cara
Belajar dengan penemuan yang bermakna
Hanya menghafal tanpa makna
Mendapatkan materi baru yang benar-benar asing
Menggunakan benda nyata sebagai media belajar
Di dalam menerapkan teori Ausubel dalam belajar, terdapat prinsip-prinsip yang harus diperhatikan, sebagai berikut:
1. Pengaturan awal (advance organizer)
2. Diferensiasi progresif
3. Belajar superordinate
4. Penyesuaian integratif (rekonsiliasi integratif)
5. Belajar ordinat
Prinsip yang benar dalam menerapkna teori belajar Ausubel adalah ….
1-2-3-4-5
1-2-3-4
2-3-4-5
1-3-4-5
Berikut yang menggambarkan teori pembelajaran dari Gagne adalah kecuali …..
Belajar adalah sebuah perubahan perilaku yang relative menetap yang dihasilkan dari pengalaman masa lalu atau pembelajaran yang direncanakan.
Belajar dipengaruhi oleh pertumbuhan dan juga lingkungan sekitarnya.
Belajar merupakan seperangkat proses kognitif yang merubah sifat stimulus lingkungan, melewati pengolahan informasi dan menjadi kapabilitas baru.
Pentingnya pembelajaran bermakna dan juga pentingnya pengulangan sebelum dimulainya pembelajaran.
Berikut yang menggambarkan teori pembelajaran dari Piaget adalah …..
Perkembangan kognitif anak berkembang mulai dari tahap sensorimotor, pra oraoperasional, operasional konkret dan operasional formal.
Belajar merupakan proses mengintegrasikan pengetahuan lama dengan pengetahuan baru.
Proses belajar anak didukung oleh kondisi internal dan eksternal.
Belajar dengan cara mengaitkan struktur kognitif yang sudah ada meliputi fakta, konsep, dan juga generalisasi yang sudah dipelajari dan diingat siswa.
Di sebuah SD, Pak Dani, seorang guru kelas 2, sedang mengajar materi pengenalan lingkungan sekitar. Ia memperhatikan bahwa beberapa murid lebih suka belajar sambil bergerak, ada yang suka menggambar, dan ada yang senang berdiskusi dengan temannya. Pak Dani kemudian merancang aktivitas pembelajaran yang bervariasi; ada yang melibatkan kegiatan eksplorasi di luar kelas, ada yang membuat poster, dan ada yang berdiskusi dalam kelompok. Ia juga memberikan kesempatan pada setiap anak untuk mengungkapkan pendapat dan memilih cara belajar yang mereka sukai. Analisi manakah yang dilakukan pak Dani menunjukkan pendidikan yang berpihak pada anak.
Mengakomodasi kebutuhan dan gaya belajar anak
Memberikan variasi aktivitas
Memberikan partisipasi anak
Penilaian berdasarkan hasil tes bukan proses
Berikut manakah tindakan yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran berpihak kepada peserta didik
Memberikan beberapa pilihan topik proyek. Peserta dapat memilih proyek yang akan diminati.
Benar
salah
Berikut manakah tindakan yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran berpihak kepada peserta didik .,….
Memberikan semua peserta didik kesempatan untuk menyampaikan ide dan pendapatnya.
Benar
salah
Berikut manakah tindakan yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran berpihak kepada peserta didik .,….
Menyediakan berbagai aktivitas dan cara belajar sesuai kemampuan peserta didik.
benar
salah
Berikut manakah tindakan yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran berpihak kepada peserta didik
Mengintegrasikan materi ajar dengan budaya dan lingkungan peserta didik
benar
salah
Dalam rangka menyusun rencana pembelajaran yang efektif dan sesuai kebutuhan, Anda sebagai guru berusaha memahami karakteristik peserta didik secara mendalam. Namun, Anda menyadari bahwa setiap peserta didik memiliki latar belakang, kemampuan, dan gaya belajar yang berbeda. Bagaimana Anda mengintegrasikan hasil analisis karakteristik peserta didik tersebut ke dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal?
Hanya menekankan penguasaan materi standar tanpa memperhatikan minat atau gaya belajar peserta didik, agar pembelajaran lebih cepat selesai.
Mengelompokkan peserta didik berdasarkan kemampuan dan gaya belajar mereka, lalu menyesuaikan strategi pembelajaran untuk memfasilitasi kebutuhan mereka.
Mengandalkan metode ceramah sebagai satu-satunya pendekatan, karena mudah dilaksanakan dan waktu terbatas.
Menggunakan soal-soal latihan yang sama untuk semua peserta didik, agar semua memiliki pengalaman yang seragam.
Sebagai guru, saya menyadari bahwa untuk menumbuhkan minat dan motivasi anak-anak dalam belajar, saya harus menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi keyakinan mereka untuk mencapai keberhasilan. Suasana belajar yang kondusif ini akan membantu memaksimalkan proses pembelajaran dan memastikan setiap anak merasa didukung untuk meraih potensi terbaiknya. Lalu bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang kondusif
Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, mengadakan pembelajaran di luar sekolah terus-menerus.
Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, Kerjasama dengan orang tua untuk pengadaan fasilitas sekolah.
Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar, lingkungan luar kelas yang kondusif, komunikasi serta hubungan sosial yang harmonis antara siswa dan guru, menjadi guru yang menyenangkan, membiarkan siswa berkreasi dan bermain sesuai keinginan.
Menata ruang kelas, suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar kelas yang kondusif, komunikasi serta hubungan sosial yang harmonis antar siswa dan guru, menjadi guru yang menyenangkan, membiarkan siswa berkreasi dan bermain sesuai imajinasi dan menyepakati aturan bersama.
Salah satu cara menciptakan lingkungan belajar yang kondusif adalah memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk saling berdiskusi dan menyampaikan pendapatnya. Saya mendorong siswa untuk berbagi ide, mendengarkan sudut pandang teman-temannya, dan saling memberikan masukan yang membangun. Dengan begitu, mereka akan merasa dihargai dan lebih antusias dalam mengikuti pelajaran. Bagaimana Anda membantu peserta didik merasa nyaman dan termotivasi untuk mengekspresikan ide-ide kreatif mereka?
Bertindak sebagai fasilitator, mediator, motivator dan katalisator pembelajaran siswa.
Memfasilitasi lebih bagi siswa yang memiliki ide-ide kreatif.
Memberikan apresiasi hanya pada siswa yang mampu mengekspresikan pendapat mereka dengan berani.
Memberikan penilaian secara terbuka.
Di SD Harapan Ceria, guru-guru selalu peduli dengan kesehatan para muridnya. Setiap pagi, Pak Rudi, guru olahraga, memimpin senam pagi bersama di lapangan. Semua murid ikut bergerak dengan gembira, sehingga tubuh mereka menjadi lebih bugar. Selain itu, Bu Rina, guru kelas 3, selalu mengingatkan murid-murid untuk membawa bekal makanan sehat dari rumah. Kantin sekolah juga hanya menjual makanan yang bergizi, seperti sayur, buah, dan susu. Dari cerita di atas manakah yang sesuai dengan penerapan school well being
Having
Loving
Being
Health
Di SD Maju Bersama, Siti adalah murid baru yang baru pindah dari luar kota. Pada minggu-minggu pertama, Siti merasa kesepian karena belum banyak teman yang ia kenal. Saat pelajaran istirahat, ia biasanya duduk sendiri di bangku taman sekolah. Melihat hal itu, Rina dan teman-teman sekelasnya mulai mengajak Siti untuk bergabung bermain dan berbincang bersama mereka. Mereka juga membantu Siti mengerjakan tugas yang sulit dan selalu memastikan Siti merasa nyaman di kelas. Ketika Siti mengalami kesulitan memahami pelajaran matematika, mereka dengan sabar mengajarkannya tanpa membuat Siti merasa malu. Apa yang dilakukan teman-teman Andi merupakan contoh penerapan aspek apa dalam school well-being?
Having
Being
Loving
Health
Di kelas, saya berusaha menciptakan suasana yang mendukung, yaitu suasana yang membuat siswa merasa diterima dan dihargai sepenuhnya. Saya mengajak mereka untuk saling mengenal, menunjukkan empati, dan mendukung satu sama lain dalam kegiatan pembelajaran. Melalui diskusi kelompok dan aktivitas refleksi, siswa belajar merasakan pentingnya kebersamaan dan saling peduli. Dengan demikian, mereka merasa nyaman untuk menjadi diri sendiri, berpartisipasi aktif, dan tumbuh menjadi individu yang positif. Berdasarkan CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning) situasi diatas menggambarkan situasi…..
Having
Loving
Being
Health
Sebagai guru, saya memahami pentingnya mendukung siswa dalam untuk memenuhi kebutuhan dasar belajar. Saya menyediakan berbagai sumber belajar seperti buku, alat tulis, dan materi yang memadai agar semua siswa merasa siap dan setara dalam belajar. Saya juga memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi aktif, seperti menyediakan waktu khusus untuk berbagi pendapat dan memimpin diskusi kelompok. Dengan pendekatan ini, siswa merasa bahwa mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Berdasarkan CASEL (Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning) situasi diatas menggambarkan situasi…..
Having
Loving
Being
Health
Di sekolah anda ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan akademis yang signifikan. Kehadiran mereka di kelas juga tidak terlalu dan ada kecenderungan melakukan perilaku menyimpang di luar sekolah. Anda telah mencoba berbagai pendekatan, termasuk konseling, intervensi akademis dan sesi kelas tambahan, namun belum mencapai perubahan yang signifikan. Maka sika panda selanjutnya adalah …..
Mengadakan pertemuan dengan para guru untuk mendiskusikan strategi baru untuk membantu siswa tersebut.
Melibatkan masyarakat setempat dalam program sekolah untuk menciptakan lingkungan yang lebih positif di sekitar sekolah.
Melibatkan pihak otoritas setempat untuk memberlakukan tindakan disiplin yang lebih tegas.
Mengadakan survei untuk mengidentifikasi akar masalah dari perilaku siswa tersebut.
Berikut yang merupakan situasi yang benar berdasarkan penerapan pendekatan Teaching at The Right Level adalah ….
Setelah 2 minggu kegiatan, guru mengadakan kuis singkat untuk melihat kemajuan setiap anak. Ia lalu memperbarui kelompok
benar
salah
Berikut yang merupakan situasi yang benar berdasarkan penerapan pendekatan Teaching at The Right Level adalah ….
Guru menggunakan aktivitas “Bingo Kata” untuk kelompok yang sudah lancar membaca, sedangkan untuk kelompok yang sedang belajar membaca, ia membuat aktivitas “Tebak Huruf” dengan kartu gambar.
benar
salah
Berikut yang merupakan situasi yang benar berdasarkan penerapan pendekatan Teaching at The Right Level adalah ….
Guru membagi siswa menjadi tiga kelompok: Kelompok yang sudah lancar membaca. kelompok yang sedang belajar membaca kalimat sederhana dan kelompok yang masih mengenal huruf dan suku kata
benar
salah
Berikut yang merupakan situasi yang benar berdasarkan penerapan pendekatan Teaching at The Right Level adalah ….
Saat mempelajari tentang daur air, guru mengajak siswa mengamati lingkungan sekitar sekolah, seperti kolam atau sungai kecil.
benar
salah
Bagaimana penerapan pembelajaran yang baik berdasarkan Pratham ……
Pembelajaran yang menyesuaikan materi dan aktivitas belajar sesuai tingkat kemampuan aktual siswa.
Siswa didorong untuk aktif mencari jawaban sendiri melalui proses bertanya, menyelidiki, dan menemukan.
Pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Pengajaran yang menyesuaikan materi, strategi, dan lingkungan belajar dengan latar belakang budaya dan pengalaman siswa.
Bagaimana penerapan pembelajaran yang baik berdasarkan Geneva Gay …..
Pembelajaran yang menyesuaikan materi dan aktivitas belajar sesuai tingkat kemampuan aktual siswa.
Siswa didorong untuk aktif mencari jawaban sendiri melalui proses bertanya, menyelidiki, dan menemukan.
Pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Pengajaran yang menyesuaikan materi, strategi, dan lingkungan belajar dengan latar belakang budaya dan pengalaman siswa.
Urutkan situasi tersebut yang harus dilakukan bu Rina pada penerapan pendekatan
Teaching at the Right Level (TaRL) ……
1. Hasil asesmen menunjukkan ada tiga kelompok: siswa yang lancar, siswa yang terbata-bata, dan siswa yang baru belajar mengeja.
2. Setiap dua minggu, Bu Rina melakukan asesmen ulang untuk memantau kemajuan dan memindahkan anak-anak yang sudah siap ke level berikutnya.
3. Bu Rina lalu mengelompokkan anak-anak berdasarkan level kemampuan mereka.
4. Bu Rina memberikan materi membaca berbeda: siswa pemula berlatih mengeja kata, sementara yang lebih mahir membaca cerita dan berdiskusi.
5. Bu Rina mulai dengan asesmen awal: Bu Rina mengundang setiap anak membaca teks pendek untuk melihat kemampuan mereka.
5,1,3,2,4
5,1,3,2,4
5,1,3,4,2
5,2,4,3,1
Di kelas 5 SD, Bu Lia sedang mengajarkan materi tentang ekosistem. Ia menyadari bahwa kemampuan membaca dan minat siswa di kelasnya berbeda-beda. Untuk itu, Bu Lia menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Ia menyediakan tiga teks bacaan dengan tingkat kesulitan berbeda: teks pendek bergambar untuk siswa yang masih kesulitan, teks narasi dengan kosakata menengah untuk siswa yang cukup lancar, dan artikel ilmiah ringan bagi siswa yang sudah mahir membaca. Dengan cara ini, setiap siswa dapat belajar tentang ekosistem pada level yang sesuai dengan kemampuan mereka. Aspek diferensiasi yang manakah kira-kira yang sesuai dengan situasi diatas ……
Diferensiasi konten
Diferensiasi proses
Diferensiasi produk
Diferensiasi lingkungan belajar
Pak Andi mengajarkan materi tentang energi terbarukan di kelas 6. Ia menyadari bahwa setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda. Untuk itu, Pak Andi menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan memberikan beberapa pilihan aktivitas. Siswa yang suka belajar secara visual membuat poster bergambar tentang sumber energi terbarukan, sementara siswa yang lebih suka diskusi melakukan kerja kelompok untuk menganalisis dampak penggunaan energi terbarukan. Ada juga siswa yang lebih nyaman bekerja mandiri, mereka membaca artikel dan merangkum informasi penting. Dengan cara ini, setiap siswa belajar dengan cara yang paling sesuai bagi mereka. Aspek diferensiasi yang manakah kira-kira yang sesuai dengan situasi diatas ……
Diferensiasi konten
Diferensiasi proses
Diferensiasi produk
Diferensiasi lingkungan belajar
Berikut ini yang termasuk penerapan pembelajaran berdiferensiasi produk adalah ….
Saat mempelajari tentang daur air, guru mengajak siswa mengamati lingkungan sekitar sekolah, seperti kolam atau sungai kecil.
benar
salah
Merumuskan kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan ahir merupakan rincian dari pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang diturunkan dari komponen pada silabus yang berupa …..
Standar kompetensi
Materi pokok/pembelajaran
Langkah-langkah pembelajaran
Alokasi waktu
Tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka dan Kurikulum sebelumnya biasanya dirancang mengacu pada Taksonomi Bloom yang mencakup C1–C6. Berikut merupakan rumusan indikator yang sesuai dengan ranah kognitif C4 kecuali …….
Menganalisis makna simbol-simbol sila dalam lambang Garuda Pancasila.
Mengidentifikasi perbedaan karakter tokoh utama dan tokoh tambahan dalam cerita fabel.
Mengelompokkan angka ganjil dan genap dengan tepat.
Mengevaluasi kelebihan dan kekurangan sumber energi terbarukan dan tak terbarukan.
Bu Lestari adalah guru Biologi di SMA Negeri 1 Jaya Mulia. Hari ini, beliau akan mengajarkan materi tentang sistem peredaran darah pada manusia. Berikut adalah langkah- langkah yang dilakukan oleh Bu Lestari:
1. Memulai pembelajaran dengan memunculkan masalah nyata yang berkaitan dengan gangguan pada sistem peredaran darah manusia.
2. Membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil sesuai dengan tingkat kemampuan mereka agar diskusi lebih efektif.
3. Memfasilitasi dan membimbing diskusi siswa untuk menemukan solusi terkait permasalahan sistem peredaran darah yang muncul.
4. Meminta perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
5. Mengamati dan memberikan umpan balik terhadap proses pemecahan masalah yang dilakukan oleh setiap kelompok.
Langkah-langkah tersebut merupakan ciri khas dari model pembelajaran ……
Inquiry learning
Problem based learning (PBL)
Project based learning (PJBL)
Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
Pak Harmono menemukan video animasi yang sangat menarik karena di dalamnya memuat tokoh-tokoh kartun yang disukai anak-anak. Pak Harmono menggunakannya untuk memotivasi peserta didik yang sering mengantuk saat mengikuti pembelajaran. Peserta didik terlihat antusias dan senang mengikuti proses pembelajaran. Namun, ketika dilakukan evaluasi banyak jawaban yang tidak sesuai karena anak-anak lebih memahami tokoh-tokoh kartun dibandingkan pembelajarannya. Pak Harmono perlu meningkatkan kompetensinya dalam hal ….
Cara penilaian keaktifan peserta didik selama proses pembelajaran.
Memilih jenis media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Memilih kualitas media sesuai karakteristik peserta didik
Penguasaan metode pembelajaran disesuaikan jenis media.
Pak Danu merupakan guru kelas 1 SD, beliau melaksanakan pembelajaran dengan materi menguraikan lambing bunyi vocal dan konsonan dalam kata Bahasa Indonesia atau Bahasa daerah. Kegiatan awal pembelajaran yang tepat dilakukan oleh pak Danu adalah …..
Menjelaskan cara membedakan vocal dan konsonan.
Mengucapkan beberapa kata dan mengajak siswa mengidentifikasi bunyi vocal dan konsonan.
Meminta siswa membedakan Bahasa Indonesia dan Bahasa daerah.
Mengidentifikasi perbedaan bunyi vocal dan konsonan.
Pak Arif adalah guru kelas 2 SD Harapan Bangsa. Sebagai seorang guru yang ingin menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa, Pak Arif terus berupaya memadukan materi pelajaran dengan media pembelajaran yang menarik. Hari ini, Pak Arif menggunakan media pembelajaran berupa papan permainan edukasi "Edu Kuarter Nusantara" yang akan dimainkan bersama seluruh siswa di kelas. Indikator pencapaian kompetensi yang tepat berdasarkan media ini adalah kemampuan peserta didik dalam mengenali informasi tentang budaya daerah di Indonesia melalui aktivitas bermain sambil belajar ….
Pernyataan
Peserta didik dapat menjelaskan butir-butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui Edu Kuarter Nusantara.
benar
salah
Pak Arif adalah guru kelas 2 SD Harapan Bangsa. Sebagai seorang guru yang ingin menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan memotivasi siswa, Pak Arif terus berupaya memadukan materi pelajaran dengan media pembelajaran yang menarik. Hari ini, Pak Arif menggunakan media pembelajaran berupa papan permainan edukasi "Edu Kuarter Nusantara" yang akan dimainkan bersama seluruh siswa di kelas. Indikator pencapaian kompetensi yang tepat berdasarkan media ini adalah kemampuan peserta didik dalam mengenali informasi tentang budaya daerah di Indonesia melalui aktivitas bermain sambil belajar ….
Pernyataan
Peserta didik dapat mengidentifikasi kartu Edu Kuarter Nusantara sebagai salah satu media pembelajaran untuk mempelajari berbagai suku di Indonesia.
benar
salah
Langkah kerja sintak model pembelajaran Discovery learning dalam pembelajaran penyikapan/ penemuan adalah sebagai berikut:
1. Pemberian rangsangan (stimulation)
2. Pernyataan/identifikasi masalah (problem statement)
3. Pengumpulan data (data collection)
4. Pengolahan data (data processing)
5. Pembuktian (verification)
6. Menarik simpulan / generalisasi (generalization)
Urutan yang benar langkah kerja sintak model Discovery Learning dalam pembelajaran adalah …….
2-3-5-1-4-6
1-4-3-2-6-5
1-2-3-5-6-4
1-2-3-4-5-6
Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan proses pembelajaran yang membantu siswa untuk memahami makna materi ajar dengan mengaitkannya terhadap konteks kehidupan mereka sehari-hari, sehingga siswa memiliki pengetahuan/keterampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkonstruksi sendiri secara aktif pemahamannya. Sintaks Contextual Teaching and Learning berikut yang
tepat adalah ……
Pemodelan – questioning – learning community – inquiry – authentic assessment – constructivism – reflection
Inquiry – learning community – pemodelan – authentic assessment – constructivism – reflection
Questioning – learning community – pemodelan – inquiry – authentic assessment – constructivism – reflection
Pemodelan – questioning – learning community – inquiry – constructivism – reflection – authentic assessment
Bagaimana saya telah mengetahui bahwa pembelajaran telah mencapai hasil belajar yang diinginkan? Pertanyaan tersebut perlu dirumuskan oleh guru ketika akan melakukan
tahap?
Merencanakan model pembelajaran
Merancang asesmen
Merancang kegiatan pembelajaran
Merumuskan tujuan pembelajaran
Di minggu pertama pembelajaran, Bu Rina memberikan tes awal kepada siswa kelas 5 SD untuk mengetahui pemahaman mereka tentang konsep sumber energi. Tes tersebut berisi pertanyaan-pertanyaan dasar terkait energi terbarukan dan tidak terbarukan. Setelah mengoreksi hasil tes, Bu Rina menemukan bahwa beberapa siswa belum memahami perbedaan antara kedua jenis sumber energi tersebut. Dari hasil asesmen ini, Bu Rina dapat menyesuaikan materi pembelajaran dan membuat kelompok belajar kecil untuk membantu siswa yang masih kesulitan, sehingga pembelajaran bisa berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Asesmen apa yang digunakan oleh bu Rina …..
Asesmen diagnostik kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif
Asesmen formatif
Asesmen sumatif
Berikut ini yang bukan termasuk Assemen of Learning (AoL) adalah …..
Penilaian teman sejawat
Penilaian akhir semester
Penilaian tengah semester
Penilaian harian
Salah satu prinsip yang dapat dilakukan dalam penyusunan rancangan pembelajaran, seseorang guru dapat menerapkan prinsip Understanding by Design (UbD). Berikut ini, manakah urutan tahapan yang benar dalam penyusunan rancangan pembelajaran dengan menggunakan prinsip UbD?
Menentukan tujuan, merancang kegiatan pembelajaran, menentukan asesmen yang tepat.
Menentukan tujuan pembelajaran, menentukan asesmen yang tepat, merancang kegiatan pembelajaran.
Merancang kegiatan pembelajaran, menentukan asesmen yang tepat, menentukan tujuan pembelajaran.
Menentukan asesmen yang tepat, menentukan tujuan pembelajaran, merancang kegiatan pembelajaran.
Model rancangan PTK terletak pada alur pelaksanaan tindakan yang dilakukan. Hal ini
sekaligus menjadi penanda atau ciri khas yang membedakan PTK dengan jenis penelitian lain. Adapun alur penelitian tindakan yang dimaksud adalah ……
Perencanaan > pelaksanaan> tindakan>observasi>refleksi
Observasi>refleksi>perencanaan>pelaksanaan tindakan
Observasi>perencanaan>pelaksanaan>tindakan>refleksi
Refleksi> perencanaan> pelaksanaan>tindakan>observasi
Bu Rina adalah seorang guru kelas di sekolah dasar. Ia sangat memperhatikan bagaimana anak-anak di kelasnya belajar. Suatu hari, ia merasa materi yang disampaikannya hanya dengan kata-kata saja tidak cukup dipahami oleh anak-anak. Mereka terlihat bingung dan kurang antusias. Bu Rina pun berpikir, "Anak-anak ini masih berada pada tahap perkembangan operasional konkret. Mereka butuh sesuatu yang bisa dilihat atau diraba langsung." Akhirnya, Bu Rina memutuskan untuk membawa beberapa alat bantu ke kelas agar proses belajar lebih efektif dan anak-anak lebih mudah memahami materi. Menurut cerita di atas, apa yang sebaiknya digunakan Bu Rina?
Media gambar
Media benda nyata
Media grafis
Media poster
Bu Wulan adalah seorang guru yang sedang merencanakan pembelajaran di kelasnya. Ia menyadari bahwa setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Ada yang lebih suka melihat gambar atau diagram, ada yang lebih senang mendengar penjelasan, dan ada juga yang lebih suka belajar sambil bergerak dan mencoba sendiri. Selama ini, Bu Wulan hanya menggunakan metode ceramah, sehingga beberapa anak kurang tertarik dan tidak maksimal belajarnya. Bu Wulan pun mulai berpikir: “Saya harus menemukan cara agar semua anak bisa belajar dengan baik, sesuai gaya belajarnya masing-masing.” Menurut cerita di atas, apa yang sebaiknya dilakukan Bu Wulan?
Menggunakan gambar dan tulisan saja
Menggunakan lagu-lagu belajar saja
Menggunakan video, suara, dan kegiatan langsung
Menggunakan catatan panjang yang harus dibaca
Projek penguatan profil pelajar di sekolah tidak hanya melibatkan penguatan kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan nilai-nilai budaya. Projek ini dilaksanakan secara holistik dan kontekstual dengan memperhatikan prinsip-prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan keberlanjutan. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan konsep dasar dan pelaksanaan projek penguatan profil adalah ….
Projek penguatan profil memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi berbagai sudut pandang dan menemukan solusi kreatif terhadap masalah sekitar.
Pelaksanaan projek penguatan profil harus selalu dilaksanakan di luar jam pelajaran agar tidak mengganggu proses pembelajaran utama.
Projek penguatan profil dapat disesuaikan dengan fase perkembangan peserta didik dan tantangan nyata di lingkungan sekitar.
Projek penguatan profil memiliki unsur proses yang fleksibel, namun tetap harus disusun dengan alur yang terstruktur dan terukur.
Seorang guru yang mampu membangun kerja sama yang baik dengan individu dari berbagai latar belakang, seperti siswa, orang tua, dan masyarakat, telah menunjukkan kompetensi sosial emosional yang disebut kompetensi …….
Self Awarness
Social awareness
Relationships skill
Self-Management
Tindakan guru yang tepat dalam mengembangkan kemampuan akomodasi menurut Jean Piaget adalah …..
Meminta siswa membandingkan sifat zat padat dan sifat zat cair
Meminta siswa menyelesaikan masalah luas tanah berbentuk segitiga setelah mempelajari konsep luas segitiga
Meminta siswa menghitung penjumlahan bilangan 10 sd 20 setelah belajar penjumlahan bilangan 1-10
Setelah siswa mengamati hewan berkaki 2 yaitu ayam dan burung, siswa diminta menganalisis ciri bebek dan angsa.
Sebagai seorang guru, Pak Andi selalu datang tepat waktu ke kelas untuk menunjukkan bahwa menghargai waktu itu penting. Ia juga mempersiapkan materi pelajaran dengan baik, sehingga para siswa merasa terinspirasi untuk serius belajar. Dalam berbicara, Pak Andi selalu menggunakan bahasa yang sopan, sabar dalam menjawab pertanyaan siswa, dan tidak pernah berkata kasar. Selain itu, ia selalu menunjukkan sikap jujur, misalnya dengan mengakui kesalahan kecil saat menulis di papan tulis. Hal ini membuat siswa merasa bahwa kejujuran dan kedisiplinan adalah hal penting yang patut dicontoh. Dengan demikian, Pak Andi menjadi teladan bagi para siswa dalam berperilaku dan belajar. Situasi di atas menggambarkan salah satu semboyan Ki Hadjar Dewantara bagian.....
Ing Ngarso Sung Tulodo
Ing madya mangun karsa
Tut wuri handayani
Sistem among
Dalam sebuah proyek kepemimpinan di sekolah, kepala sekolah ingin mengetahui pendapat guru dan siswa tentang program peningkatan kualitas pembelajaran. Kegiatan yang tepat dilakukan kepala sekolah adalah….
Memberikan kuisioner tertutup kepada seluruh warga sekolah
Mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan perwakilan guru dan siswa
Membuat laporan proyek secara mandiri tanpa melibatkan warga sekolah
Melaksanakan evaluasi secara sepihak tanpa mendengar masukan
Dalam kaitannya dengan upaya untuk motivasi belajar siswa dan agar proses pembelajaran berlangsung efektif, maka guru perlu mengacu pada …..
Metode pembelajaran
Pendekatan pembelajaran
Strategi pembelajaran
Model pembelajaran
Berikut ini yang termasuk empat ragam sumber belajar adalah …..
Alat peraga, guru, buku paket pelajaran dan LKPD
Guru, media pembelajaran, buku dan lingkungan belajar
Kepala sekolah, guru, job sheet, dan peralatan praktik
Guru, instruktur, job street dan bengkel
Pilihan Ganda Kompleks
Pak Seno sedang mengajar IPA di kelas V dan menemukan bahwa beberapa siswa mampu mengidentifikasi hubungan sebab-akibat dengan benda nyata, misalnya saat mempelajari bagaimana air menguap. Namun, saat ditanya tentang konsep energi potensial dan energi kinetik secara abstrak, banyak siswa kesulitan. Sebaliknya, beberapa siswa lain justru tertarik berdiskusi tentang bagaimana energi tersebut bekerja walau belum mereka lihat langsung. Berdasarkan teori perkembangan kognitif Piaget, strategi pembelajaran yang paling tepat untuk memfasilitasi kebutuhan semua siswa dalam situasi ini adalah……
Memberikan lebih banyak pengalaman langsung melalui percobaan dan observasi nyata.
Memberikan diskusi dan pertanyaan abstrak agar semua siswa langsung terbiasa berpikir formal.
Menggunakan alat peraga dan simulasi yang membantu menjembatani konsep konkret ke abstrak.
Memaksa semua siswa untuk segera mempelajari konsep formal agar setara dengan teman yang sudah bisa
Mengajak siswa mendiskusikan hipotesis secara abstrak tanpa perlu pengalaman nyata.
Pilihan Ganda Kompleks
Berikut yang merupakan ciri dari peserta didik yang mengalami kesulitan belajar disleksia adalah ….
Saat menulis di papan tulis, Dina sering membalik huruf-huruf seperti “b” menjadi “d” atau “p” menjadi “q,” bahkan kadang-kadang terbalik menulis angka. Meski sudah mencoba keras, tulisannya sering tidak rapi dan banyak kesalahan ejaan
Rio merupakan siswa kelas 1 SD yang sering kali mengalami kesulitan mengingat angka dan huruf dengan baik dibandingkan kecepatan mengingat teman-teman di kelasnya.
Di kelas matematika SMA Pak Jaka, terdapat seorang siswa bernama Aldi yang selalu tampak kebingungan saat diminta menghitung. Meskipun ia rajin mencatat dan berusaha memahami materi, Aldi selalu kesulitan saat harus mengerjakan soal hitungan dasar, seperti penjumlahan atau perkalian sederhana. Ketika teman- temannya dengan mudah mengurutkan angka atau menjumlahkan bilangan desimal, Aldi justru terdiam lama, mencoba memikirkan langkah demi langkah.
Di kelas Bu Dini, ada seorang anak bernama Bima yang tampak sering canggung saat melakukan aktivitas fisik. Saat pelajaran olahraga, Bima kesulitan menangkap bola yang dilemparkan kepadanya dan gerakannya tampak kaku. Ketika diminta menulis di papan tulis, tulisannya tidak rapi dan huruf-hurufnya miring tak beraturan
Pilihan Ganda Kompleks
Pak Surya memperhatikan bahwa beberapa siswa SMP di kelasnya memiliki cara berbeda dalam menghadapi kegagalan. Ada yang mudah marah dan menyerah, sementara yang lain justru mencoba bangkit dan belajar dari kesalahan. Pak Surya ingin membantu semua siswa agar bisa berkembang secara emosional dan menghadapi tantangan dengan lebih baik. Apa yang sebaiknya dilakukan Pak Surya untuk membantu perkembangan emosional siswa-siswanya?
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbicara tentang perasaan mereka dan mendengarkan dengan empati.
Menekankan pentingnya persaingan di kelas agar siswa semakin termotivasi dan tidak cengeng.
Memberikan umpan balik positif yang membantu siswa memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari belajar.
Mengabaikan perbedaan emosi antar siswa karena mereka akan belajar sendiri seiring waktu.
Membantu siswa mengidentifikasi dan mengelola emosinya melalui aktivitas refleksi dan diskusi.
Pilihan Ganda Kompleks
Di kelas XI, Bu Lala menghadapi tantangan karena siswanya sangat beragam. Ada siswa yang cepat menangkap pelajaran, ada juga yang butuh waktu lebih lama. Bu Lala ingin memastikan bahwa setiap siswa merasa dihargai dan termotivasi. Untuk itu, ia mencoba beberapa strategi, seperti mengadakan diskusi kelompok, memberikan pilihan tugas sesuai minat siswa, serta memfasilitasi kegiatan mandiri di rumah. Namun, ada juga guru lain yang justru hanya fokus pada materi buku teks dan beranggapan semua siswa harus mengikuti kecepatan yang sama. Berdasarkan cerita tersebut, manakah strategi pembelajaran yang paling berpihak pada peserta didik?
Memberikan berbagai pilihan tugas sesuai minat dan kemampuan siswa.
Mengadakan diskusi kelompok yang mendorong partisipasi aktif setiap siswa.
Mengajarkan materi sesuai urutan buku teks tanpa melihat perbedaan siswa.
Mengabaikan variasi kemampuan siswa agar mereka belajar lebih keras dan tidak manja.
Memberikan kegiatan mandiri di rumah untuk mendukung kebutuhan belajar siswa.
Pilihan Ganda Kompleks
Berikut yang menggambarkan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah
Di kelas IPA, Pak Budi mengajarkan tentang fotosintesis. Beliau membawa siswa keluar kelas untuk mengamati tumbuhan di sekitar sekolah. Setelah itu, siswa berdiskusi tentang bagaimana tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida, sambil mengaitkannya dengan teori yang dipelajari.
Di kelas Bahasa Indonesia, pak Indra meminta setiap siswa menceritakan dongeng atau legenda daerah asal mereka. Pak Indra lalu mengaitkan cerita-cerita tersebut dengan materi teks narasi yang sedang dipelajari.
Di kelas IPS, Pak Ardi mengajarkan materi perdagangan internasional. Ia memulai dengan meminta siswa membawa berita atau artikel tentang ekspor-impor di Indonesia. Pak Ardi kemudian memfasilitasi diskusi tentang bagaimana berita tersebut berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti harga barang-barang di pasar atau peluang kerja di sekitar mereka.
Di kelas Biologi, Bu Rani mengajak siswa melakukan praktik langsung menanam bibit tanaman di kebun sekolah. Selama kegiatan, siswa belajar cara menanam, merawat, dan mencatat pertumbuhan tanaman.
Pilihan Ganda Kompleks
Dalam sebuah kelas Matematika, Pak Dedi menerapkan pembelajaran berbasis proyek. Ia meminta siswa untuk merancang sebuah taman mini yang memperhitungkan luas, keliling, dan perbandingan ukuran dalam denah yang mereka buat. Selama kegiatan, Pak Dedi membagi siswa menjadi kelompok kecil, memberikan kebebasan untuk mendiskusikan ide-ide kreatif, dan membantu mereka menyelesaikan perhitungan yang lebih rumit. Namun, beberapa siswa merasa kesulitan memulai proyek ini karena tidak terbiasa bekerja sama dan belum memahami sepenuhnya konsep matematika yang dibutuhkan. Sebagai guru, langkah-langkah yang tepat untuk membantu siswa dalam situasi ini adalah ….
Mendorong siswa untuk bertanya dan memberikan ruang diskusi terbuka
Menjelaskan ulang konsep matematika yang relevan dan memberikan contoh konkret.
Meminta siswa untuk menyelesaikan proyek sendiri tanpa kolaborasi.
Memberikan kesempatan bagi siswa untuk mencoba-coba dan belajar dari kesalahan mereka.
Mengabaikan kesulitan siswa agar mereka belajar mandiri sepenuhnya.
Pada teori behavioristik belajar merupakan perubahan tingkah laku sebagai akibat adanya interaksi antara stimulus (tangsangan) dan respons (tanggapan). Pada dasarnya teori ini menekankan pada …..
Kepandaian siswa
Kecerdasan siswa
Perkembangan siswa
Hasil belajar
Program pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan suatu upaya bagi para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam hal pedagogik maupun profesional. Program ini memungkinkan guru untuk mengasah kemampuan mengajar, memimpin, dan berinovasi di kelas, sehingga kualitas pembelajaran pun dapat meningkat. Beberapa contoh kegiatan yang bukan termasuk dalam program pengembangan keprofesian berkelanjutan ini antara lain ……
Menggunakan media konvensional agar tetap berlanjut
Mengikuti lokakarya (workshop) tentang strategi pengajaran yang lebih efektif.
Mengikuti kursus daring untuk memperdalam teknik manajemen kelas.
Menulis artikel ilmiah di jurnal pendidikan guna berbagi pengalaman mengajar.
Sebutkan kegiatan yang termasuk dalam pengembangan keprofesian guru!
(a)
Sebutkan beberapa tahapan belajar menurut Robert Gagne?
(a)
