wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Bimtek Pengelola RPL

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Dalam pelaksanaan RPL, siapa yang memiliki kewenangan menetapkan hasil akhir rekognisi?

a)

Tim penilai/Assesor RPL

b)

Dosen pengampu mata kuliah

c)

Tim Komite RPL

d)

Pimpinan Perguruan Tinggi

2.

Unit RPL menerima 3 portofolio tanpa FED. Semua bukti sudah diverifikasi. Apa kelemahan utama jika langsung dilanjutkan?

a)

Tidak masalah jika penilai yakin terhadap kompetensi pendaftar

b)

Dapat digantikan oleh surat pernyataan peserta & pimpinan

c)

Tidak sah karena FED sifatnya wajib

d)

Memenuhi jika dilanjutkan wawancara & penilaian lisan

3.

PT menyelenggarakan RPL tanpa menyusun peraturan akademik tentang jalur RPL. Apa pendapat Anda?

a)

Tetap bisa melaksanakan jika pengelola RPL siap bekerja

b)

Tidak memenuhi syarat menyelenggarakan RPL

c)

Sah jika ada arahan dan surat tugas dari Pimpinan

d)

Valid jika disetujui Pemimpin Perguruan Tinggi

4.

Dalam rapat pleno, ditemukan bahwa dosen penilai tidak berasal dari bidang studi yang sesuai. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga mutu asesmen?

a)

Lanjutkan proses dan koreksi saat validasi

b)

Menunjuk dosen pembanding lain

c)

Menilai ulang dengan penilai yang sebidang

d)

Merujuk kepada asesor eksternal

5.

Seorang calon mahasiswa menyusun FED untuk mata kuliah “Manajemen SDM” dengan bukti pengalaman 7 tahun sebagai supervisor, namun hanya mencantumkan 1 tugas kerja. Apa konsekuensi evaluatifnya?

a)

Diakui secara parsial

b)

Dianggap valid jika mencantumkan SK

c)

Perlu penilaian lanjutan

d)

Diberikan nilai minimal

6.

Jika perguruan tinggi tidak menyertakan penjelasan tentang pembiayaan RPL dalam pedoman akademik, maka...

a)

RPL tetap sah jika peserta tidak dikenakan biaya

b)

Dapat ditambahkan kemudian dalam SOP

c)

Melanggar ketentuan karena tidak lengkap

d)

Tidak berdampak signifikan terhadap mutu

7.

Jika pendaftar RPL hanya mengisi Formulir Evaluasi Diri (FED) tanpa menyertakan dokumen pendukung, tindakan yang sesuai prinsip penjaminan mutu adalah:

a)

Meneruskan proses penilaian di rapat pleno

b)

Memberikan nilai minimal sesuai CP MK

c)

Menunda penilaian dan meminta bukti tambahan

d)

Mengisi asumsi berdasarkan isian FED

8.

Seorang peserta mengklaim penguasaan mata kuliah "Etika Profesi" dari pelatihan di tempat kerja. Dokumen yang diajukan hanya berupa surat tugas dan modul pelatihan tanpa sertifikat. Apa langkah penilai?

a)

Langsung menolak karena tidak ada sertifikat

b)

Meminta klarifikasi dan bukti tambahan

c)

Memberikan nilai setara jika modul relevan

d)

Melanjutkan pleno dengan catatan

9.

Dalam rapat pleno, ditemukan 3 mata kuliah dinyatakan ekuivalen, padahal hanya 2 yang memenuhi kriteria 75% sub-CPMK. Apa tindakan yang harus diambil oleh Tim RPL?

a)

Menerbitkan SK dengan 3 mata kuliah karena diplenokan

b)

Mengembalikan kepada mahasiswa untuk perbaikan

c)

Menghapus 1 mata kuliah yang tidak memenuhi syarat

d)

Menyertakan penilaian kondisi khusus

10.

Sebuah PT menerima 18 mahasiswa RPL Tipe A, namun tidak melakukan rapat pleno hasil asesmen karena keterbatasan waktu. Komite RPL langsung menerbitkan SK berdasarkan input dari dosen penilai. Apa evaluasi Anda terhadap tindakan ini?

a)

Wajar jika didokumentasikan dengan berita acara

b)

Boleh dilakukan dalam kondisi darurat

c)

Dapat diterima asal semua penilai menyetujui

d)

Tidak sesuai prosedur karena hasil penilaian wajib melalui pleno

11.

Universitas A menetapkan bahwa semua mahasiswa RPL dikenai biaya tetap Rp1 juta. Namun, ketentuan ini tidak tercantum dalam pedoman akademik atau dokumen RPL. Apa pendapat Anda terkait kebijakan ini?

a)

Tidak masalah, karena telah disampaikan di brosur

b)

Rentan maladministrasi karena tidak ada transparansi

c)

Tetap sah karena sudah menjadi arahan rektor

d)

Bisa diatur kemudian jika ada keberatan dari peserta

12.

Universitas X menyatakan bahwa semua peserta RPL yang memiliki pengalaman mengajar lebih dari 5 tahun otomatis diakui setara dengan 3 mata kuliah pedagogik. Evaluasi Anda terhadap kebijakan ini?

a)

Efektif dan efisien untuk penilaian dengan banyak pendaftar

b)

Layak karena mempertimbangkan pengalaman peserta

c)

Tidak sesuai karena pengakuan dilakukan secara blanket

d)

Dapat diterapkan jika penilaian kinerja dari pimpinan tinggi

13.

Selama proses asesmen RPL Tipe A, salah satu program studi tidak memiliki CPMK mata kuliah tertentu di dalam RPS. Tim penilai menyatakan tetap dapat menilai berdasarkan pengalaman profesional peserta. Sebagai pengelola, apa keputusan Anda?

a)

Menyetujui karena penilaian dapat berdasarkan deskripsi tugas kerja peserta

b)

Menerima jika capaian pembelajaran secara umum tersedia di profil lulusan

c)

Menolak karena setiap asesmen RPL harus berbasis CPMK yang sah

d)

Melanjutkan asesmen dengan syarat peserta menandatangani surat persetujuan

14.

Salah satu peserta mengajukan penilaian untuk mata kuliah keahlian khusus, tetapi program studi tidak memiliki rubrik penilaian karena belum pernah menggunakan asesmen tersebut dalam pembelajaran reguler. Sebagai pengelola, apa kebijakan yang paling tepat?

a)

Meminta tim asesor menyusun rubrik baru berdasarkan pengalaman praktik peserta

b)

Menunda penilaian hingga program studi menyusun rubrik asesmen resmi sesuai CPMK

c)

Mengganti mata kuliah dengan pilihan umum yang tersedia di semester berjalan

d)

Menerima jika asesmen didasarkan pada wawancara dan portopolio

15.

Mahasiswa RPL ingin mengajukan pengakuan terhadap tugas akhir karena telah membuat prototipe saat bekerja dan diakui oleh industri dan mendapat penghargaan dari pemerintah Indonesia. Bagaimana Anda menyikapi permintaan ini sebagai pengelola?

a)

Mengizinkan jika dapat produk asli ditunjukkan

b)

Boleh karena prototipe dapat menggantikan skripsi

c)

Menolak karena tugas akhir tidak dapat direkognisi

d)

Bisa diterima jika mendapat persetujuan pembimbing

16.

Apa yang anda lakukan sebagai pengelola, jika menyadari tautan laporan RPL pada SIERRA yang Anda unggah ternyata tidak dapat diakses publik?

a)

Menunggu permintaan akses dari reviewer

b)

Menghapus tautan dokumen yang bermasalah

c)

Mengunggah ulang dokumen dengan akses public

d)

Menambahkan link cadangan dari server lokal

17.

Berdasarkan pedoman RPL prodi, diketahui prodi hanya membuka mata kuliah berbasis praktik yang dapat direkognisi, sementara mata kuliah teori dikeluarkan dari daftar asesmen RPL. Apa evaluasi Anda terhadap kebijakan ini?

a)

Tetap Sah karena MK teori lebih sulit diverifikasi

b)

Tidak sesuai karena MK teori juga boleh direkgnisi

c)

Tepat jika pada program vokasional

d)

Sesuai jika disetujui senat akademik

18.

Program studi melakukan asesmen tanpa menggunakan rubrik resmi yang ditetapkan dalam pedoman internal. Alasan mereka, penilai telah berpengalaman dan dapat menilai secara profesional. Apa sikap Anda sebagai pengelola RPL?

a)

Mengizinkan jika penilaian menyertakan berita acara

b)

Menyampaikan hasil asesmen ke peserta terlebih dahulu

c)

Menolak hasil penilaian karena tidak sesuai prinsip penjaminan mutu

d)

Menerima jika hasilnya konsisten dengan capaian pembelajaran lulusan

19.

Setelah menyelesaikan pelaporan SIERRA, Anda mendapati jumlah mahasiswa RPL yang ditampilkan tidak sesuai dengan jumlah dalam SK karena kesalahan penginputan di kolom prodi. Apa langkah yang sebaiknya segera Anda lakukan?

a)

Menunggu hingga sistem memperbolehkan revisi otomatis

b)

Membuat catatan penyesuaian internal sebagai arsip pelaporan

c)

Mengajukan surat resmi permohonan perubahan data ke Belmawa

d)

Melakukan revisi data di pelaporan PDDIKTI

20.

Sebuah perguruan tinggi menerima calon mahasiswa RPL dengan portofolio lengkap namun tidak menyertakan silabus dari mata kuliah sebelumnya. Apa risiko utamanya jika tetap dilakukan transfer kredit?

a)

Risiko tidak banyak mata kuliah yang ditransfer

b)

Risiko ketidaksesuaian capaian pembelajaran

c)

Risiko pelanggaran privasi data

d)

Risiko ketidaksesuaian penilaian VATM