Font size
WorksheetsUAS SFD
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Apa tujuan utama dari serangan social engineering?
Merusak perangkat keras korban
Mengambil alih jaringan perusahaan
Mendapatkan akses ke informasi rahasia
Menghapus sistem operasi korban
Jenis hacker yang bertugas menguji kelemahan sistem secara etis disebut:
Black Hat Hacker
Grey Hat Hacker
Blue Hat Hacker
White Hat Hacker
Serangan phishing biasanya dilakukan dengan cara:
Menggunakan USB berisi malware
Membuat email atau situs palsu untuk mencuri data
Meretas jaringan WiFi
Membuang dokumen ke tempat sampah
Hacker yang melakukan peretasan untuk membalas dendam pribadi termasuk jenis:
Red Hat Hacker
Blue Hat Hacker
Black Hat Hacker
Grey Hat Hacker
Apa yang dilakukan oleh Tailgating dalam social engineering?
Mengirim virus melalui email
Mengikuti orang yang sah masuk ke area terbatas
Menyamar sebagai staf IT
Memasang keylogger di komputer
Apa itu Dumpster Diving?
Mengumpulkan data dari media sosial
Meretas jaringan nirkabel
Mencari informasi dari dokumen yang dibuang
Mengintai komunikasi server dan klien
Hacker yang menggunakan taktik jahat untuk melawan hacker jahat disebut:
White Hat
Black Hat
Red Hat
Grey Hat
Serangan Man-in-the-Middle adalah:
Memalsukan dokumen digital
Menyisipkan malware ke situs
Menyusup di antara dua pihak yang berkomunikasi
Menyerang sistem dengan banyak permintaan palsu
Tindakan credential reuse berbahaya karena:
Membuka peluang penggunaan kata sandi yang sama di banyak akun
Menyebabkan sistem crash
Membuat data hilang secara permanen
Menginfeksi perangkat dengan virus
Cara paling efektif mencegah serangan phishing adalah:
Menggunakan WiFi publik
Tidak memperbarui sistem
Menggunakan antivirus bajakan
Melatih kewaspadaan terhadap email mencurigakan
Apa arti dari istilah Quid Pro Quo dalam serangan social engineering?
Menukar akses sistem dengan uang
Memberi bantuan palsu untuk memperoleh informasi
Menyebarkan malware melalui USB
Membuang data penting ke tempat umum
Tujuan utama spear phishing adalah:
Menyebar spam massal
Menargetkan individu tertentu secara spesifik
Menonaktifkan sistem target
Menciptakan program antivirus palsu
Salah satu langkah pencegahan social engineering adalah:
Memberi akses tanpa verifikasi
Menggunakan kata sandi yang mudah
Verifikasi identitas sebelum memberikan informasi
Memasang aplikasi ilegal
Red Hat Hacker biasanya bekerja untuk:
Menjual data di dark web
Menyebarkan virus berbahaya
Pemerintah untuk melawan black hat
Perusahaan yang membutuhkan iklan
Tindakan yang dilakukan dalam serangan baiting adalah:
Menggandakan situs bank
Menggunakan media berisi malware untuk menarik korban
Mengubah kata sandi secara paksa
Menyusup ke dalam server
Hacker yang bekerja tanpa izin namun tidak berniat jahat termasuk:
Black Hat
White Hat
Grey Hat
Blue Hat
Serangan Drive-by biasanya terjadi saat:
Mengunjungi situs tidak aman
Membuka email perusahaan
Memasukkan flashdisk
Menghapus file log
Serangan SQL Injection bertujuan untuk:
Mencuri dokumen fisik
Memasukkan perintah ke dalam database
Menyebarkan spam
Mengganti alamat IP
Tujuan utama hacker menggunakan malware adalah:
Menjual perangkat lunak
Meningkatkan kecepatan internet
Mengakses sistem tanpa izin
Menyimpan data dengan aman
Contoh pretexting adalah:
Hacker mengirimkan email phishing
Hacker pura-pura jadi pegawai bank
Hacker membanjiri server
Hacker menaruh kamera tersembunyi
Apa arti dari serangan Phishing dalam konteks forensik digital?
Mencari data di tempat sampah
Meretas dengan brute force
Mengelabui korban agar memberikan informasi
Mematikan jaringan server
Apa kelemahan utama manusia yang dimanfaatkan dalam social engineering?
Kecanggihan teknologi
Kekuatan fisik
Pola pikir dan kepercayaan
Kurangnya perangkat
Apa yang membedakan spear phishing dari phishing biasa?
Spear phishing lebih umum
Spear phishing lebih tertarget
Phishing dilakukan dengan virus
Spear phishing tidak membutuhkan email
Salah satu ciri serangan Quid Pro Quo adalah:
Penyerang menawarkan bantuan teknis palsu
Korban disuruh mengklik tautan
Penyerang menggandakan kartu ATM
Penyerang melakukan spam email
Penyerang tailgating mengandalkan:
Malware
Kepercayaan
Kerentanan software
Fisik korban
Tujuan hacker melakukan credential reuse adalah:
Mengubah data pengguna
Memblokir akses jaringan
Mengakses akun lain dengan data yang sama
Menghapus informasi pribadi
Teknik dumpster diving memanfaatkan:
Kelemahan sistem software
Data yang dibuang secara fisik
Celah jaringan WiFi
Email yang dibuka korban
Apa dampak dari malware terhadap sistem?
Menambah memori komputer
Mempercepat proses booting
Merusak atau mencuri data
Menonaktifkan antivirus
Serangan Man-in-the-Middle berbahaya karena:
Mengacaukan hardware
Mengubah IP router
Mencuri dan memanipulasi komunikasi
Mengganti user interface
Cara kerja social engineering diawali dengan:
Penyebaran virus
Penipuan nomor telepon
Perencanaan dan pengumpulan informasi korban
Menembus firewall
Teknik hacker yang meniru tampilan situs asli disebut:
Social Spoofing
Phishing
Tailgating
Spoof Injection
Tujuan edukasi tentang social engineering adalah:
Membuat sistem lebih cepat
Menghindari backup data
Meningkatkan kewaspadaan
Menciptakan software baru
Apa yang dilakukan grey hat hacker saat menemukan kelemahan sistem?
Langsung menjualnya
Memperbaiki tanpa izin
Memberi tahu pemilik sistem
Menghapus seluruh data
Hacker yang diundang perusahaan untuk menguji software disebut:
White Hat Hacker
Black Hat Hacker
Blue Hat Hacker
Red Hat Hacker
Salah satu ciri khas dari hacker black hat adalah:
Memberi laporan keamanan
Mencari kelemahan untuk tujuan jahat
Membangun sistem firewall
Menghapus malware
Serangan Drive-by dapat terjadi hanya karena:
Memasukkan kata sandi
Mengklik situs web tertentu
Membuka email spam
Mengunjungi situs yang tidak aman
Tindakan apa yang bisa dilakukan untuk menghindari phishing?
Menggunakan kata sandi pendek
Menyimpan kata sandi di browser
Tidak membuka email mencurigakan
Mengakses WiFi umum
Hacker menggunakan SQL Injection untuk:
Memformat hard drive
Menghapus akun admin
Mengakses dan manipulasi database
Menonaktifkan login sistem
Contoh dari Quid Pro Quo adalah:
Menyamar jadi teknisi dan menawarkan bantuan palsu
Mengirim email spam
Membuat situs palsu
Menjual identitas korban
Salah satu bentuk malware adalah:
Spoof
Worm
Firewall
CAPTCHA
Mengapa penggunaan SSL disarankan?
Untuk mempercepat loading situs
Untuk menghentikan spam
Untuk mengamankan transfer data
Untuk mengurangi bandwidth
Hacker grey hat bisa disebut "netral" karena:
Tidak memiliki tujuan
Hanya meretas bila dibayar
Melanggar aturan namun tidak berniat jahat
Tidak bisa meretas sistem
Salah satu strategi awal serangan social engineering adalah:
Menyusup melalui WiFi
Pengenalan dan penciptaan hubungan
Meretas server utama
Membajak DNS
Malware bisa disebarkan melalui:
Aplikasi bajakan
File terverifikasi
Sistem operasi resmi
Server antivirus
Tujuan akhir serangan exploitasi dalam social engineering adalah:
Menghapus jejak hacker
Membuat backup data
Mengontrol atau mengambil data
Menonaktifkan sistem
Apa tujuan utama dari eksploitasi dalam tahapan social engineering?
Menghapus semua file
Memperoleh kepercayaan korban
Memanfaatkan korban untuk tindakan tertentu
Menjual data ke perusahaan
Apa peran firewall dalam keamanan digital?
Mempercepat koneksi internet
Mengatur ulang kata sandi
Menyaring dan memblokir akses berbahaya
Meningkatkan tampilan grafis
Apa yang harus dilakukan untuk mencegah serangan SQL Injection?
Gunakan perangkat lunak bajakan
Hapus data cache
Validasi input pengguna secara ketat
Gunakan kode HTML
Penyerangan yang menyisipkan skrip berbahaya saat kunjungan web disebut:
Man-in-the-Middle
SQL Injection
Drive-by
Baiting
Apa alasan pentingnya backup data?
Mengurangi ukuran file
Untuk meningkatkan kinerja RAM
Melindungi data saat terjadi serangan atau kerusakan
Menghapus log sistem
Tindakan spear phishing sering kali:
Membidik banyak orang sekaligus
Umum dan massal
Disesuaikan dengan profil korban
Mengandalkan virus USB
Salah satu bentuk pelatihan pencegahan social engineering adalah:
Penghapusan data periodik
Kewaspadaan terhadap email mencurigakan
Mengakses WiFi publik
Mengganti semua perangkat
Dalam konteks pretexting, penyerang seringkali:
Menyamar sebagai otoritas resmi
Mengandalkan malware
Meretas melalui DNS
Memblokir sinyal
Serangan DDoS bertujuan untuk:
Menjual identitas korban
Menghapus semua file
Membanjiri server agar tidak bisa digunakan
Menanamkan virus
Blue Hat Hacker dapat diundang oleh perusahaan untuk:
Merusak sistem pesaing
Meningkatkan SEO
Menguji software baru
Menjual informasi pelanggan
Salah satu ciri khas serangan phishing adalah:
Penyerang menargetkan satu orang tertentu
Tidak membutuhkan email
Penyerang membuat tiruan situs atau email palsu
Hanya menggunakan media sosial
Apa keuntungan penggunaan SSL bagi website?
Situs menjadi lebih ringan
Komunikasi data dienkripsi
Menambah banyak pengunjung
Mendapat akses root
Red Hat Hacker menyerang balik black hat hacker dengan:
Membuat laporan
Cara-cara teknis yang ekstrem
Firewall biasa
Email massal
Serangan phishing yang menyasar pejabat tinggi perusahaan disebut:
Quid Pro Quo
Tailgating
Spear phishing
Whaling
Menggunakan satu kata sandi untuk banyak akun meningkatkan risiko:
SQL Injection
Credential Reuse
DDoS
Worm
Contoh malware yang bisa merekam aktivitas pengguna adalah:
Ransomware
Adware
Spyware
Firewall
Serangan tailgating umumnya terjadi di:
Server virtual
Ruang kerja fisik
Email korporat
Aplikasi mobile
Penanganan utama pasca serangan social engineering adalah:
Memasang aplikasi lebih banyak
Meninggalkan sistem
Mengubah kredensial dan audit akses
Melaporkan ke media sosial
Teknik menyusup di tengah komunikasi dua pihak disebut:
Quid Pro Quo
Tailgating
Man-in-the-Middle
Dump Injection
Salah satu cara melindungi sistem dari hacker adalah:
Tidak update software
Menggunakan password lemah
Rutin update sistem
Menghindari backup
Serangan SQL Injection dapat menyebabkan:
Gagal login biasa
Tampilan rusak
Perubahan dan pencurian data di database
Error di jaringan lokal
Teknik baiting sering kali menggunakan:
Rekaman suara palsu
Link tidak aktif
Media penyimpanan fisik seperti flashdisk
URL resmi
Salah satu teknik social engineering yang menyerang emosi korban:
Malware
Phishing
Pretexting
Tailgating
Hacker white hat bekerja untuk:
Keuntungan pribadi ilegal
Merusak sistem dari dalam
Meningkatkan keamanan sistem
Mengubah sistem tanpa izin
Salah satu jenis malware yang meminta tebusan adalah:
Spyware
Adware
Ransomware
Worm
Salah satu contoh nyata dari dumpster diving adalah:
Menghapus log file di sistem
Menyalin password dari browser
Mengambil dokumen penting dari tong sampah
Meretas jaringan WiFi
Salah satu alasan penting menggunakan kata sandi yang berbeda di setiap akun adalah untuk:
Mengurangi penggunaan RAM
Mencegah risiko credential reuse
Menghindari phising
Mempercepat login
Apa yang sebaiknya dilakukan sebelum memberikan informasi sensitif?
Mengirim melalui chat publik
Verifikasi identitas permintaan tersebut
Menyimpannya di cloud terbuka
Menjawab secara otomatis
Salah satu ciri utama serangan phishing adalah:
Tidak melibatkan komunikasi
Digunakan hanya oleh white hat
Tampilan pesan meniru institusi resmi
Hanya menggunakan format .exe
Social engineering biasanya lebih berhasil karena:
Sistem keamanan yang lemah
Manipulasi psikologis manusia
Data yang terenkripsi
Perangkat keras yang rentan
Apa nama kode berbahaya yang disisipkan dalam Drive-by attack?
SQL
JavaScript berbahaya
HTML5
CSS
Salah satu cara melindungi data fisik yang dibuang:
Membakarnya atau menghancurkannya
Mengarsipkan ulang
Membuangnya ke tong terbuka
Meninggalkannya di meja kantor
Kapan proses eksploitasi dilakukan dalam skema social engineering?
Setelah kepercayaan korban diperoleh
Sebelum pengumpulan informasi
Setelah proses backup
Ketika perangkat offline
Apa itu SSL dalam keamanan siber?
Sistem yang menambah kecepatan
Protokol untuk memperkuat jaringan
Lapisan enkripsi untuk melindungi komunikasi
Fitur dari software bajakan
Ciri utama serangan phishing melalui website adalah:
Situsnya tidak bisa diakses
Situs palsu mirip aslinya
Menggunakan format PDF
Membutuhkan antivirus
Salah satu teknik klasik dalam pretexting adalah:
Membuat email palsu
Menyamar sebagai teknisi atau petugas resmi
Menggunakan skrip otomatis
Membobol sandi WiFi
Spear phishing biasanya membutuhkan waktu lebih lama karena:
Dikirim massal
Melibatkan lebih banyak sistem
Ditargetkan dan dirancang sesuai profil korban
Tidak memerlukan data awal
Jenis hacker yang kadang ilegal tapi punya niat baik:
White Hat
Grey Hat
Red Hat
Black Hat
Serangan DDoS menyebabkan:
Sistem bekerja dua kali lebih cepat
Server kelebihan beban dan tidak merespon
Semua password diganti otomatis
Pengguna dipaksa logout
Apa akibat jika social engineering berhasil?
Koneksi internet membaik
Identitas pengguna bisa dicuri
Sistem jadi lebih aman
Sistem meminta update
Salah satu tips menghindari phishing adalah:
Buka semua email
Klik semua tautan cepat
Waspadai email mendesak dan tidak biasa
Gunakan kata sandi yang sama
Apa yang terjadi jika hacker berhasil mengeksekusi SQL injection?
Tampilan situs akan berubah warna
Informasi dari database bisa diambil atau dimodifikasi
Semua data otomatis dienkripsi
Sistem akan reboot sendiri
Jenis hacker yang sering berkolaborasi dengan instansi pemerintah adalah:
Black Hat
Red Hat
Blue Hat
Grey Hat
Mengakses situs yang tidak aman dapat menyebabkan:
Aktivasi firewall otomatis
Drive-by download tanpa sadar
Update sistem otomatis
Enkripsi data langsung
Contoh baiting dalam kehidupan nyata adalah:
Email palsu berisi permintaan login
Flashdisk gratis di tempat umum yang berisi malware
SMS minta pin ATM
Kode promosi palsu di TV
Apa yang dimaksud dengan malware?
Sistem pengamanan
Perangkat lunak berbahaya
Metode enkripsi
Alat analisis data
Teknik yang digunakan dalam Man-in-the-Middle adalah:
Mengambil alih komunikasi dua pihak
Menyusup ke database
Menyamar sebagai admin
Menghapus data lokal
Menghindari WiFi publik yang tidak aman termasuk cara untuk:
Mempercepat internet
Menghindari serangan DDoS
Mencegah penyusupan data pribadi
Menonaktifkan malware
Hacker bisa menyusup ke sistem hanya dengan korban:
Memasang software antivirus
Mengunjungi situs berbahaya
Menghapus cache
Mengisi form resmi
Salah satu kerugian besar dari serangan social engineering adalah:
Peningkatan trafik
Gangguan visual
Kehilangan data pribadi
Perubahan warna layar
Tujuan utama hacker dalam serangan Credential Reuse adalah:
Menyusup ke sistem tanpa perlu login
Mengakses akun lain dengan data yang sama
Mengganti identitas sistem
Menghapus riwayat pencarian
Teknik rekayasa sosial yang menggunakan hubungan emosional disebut:
Spear phishing
Tailgating
Phishing
Social engineering
Menggunakan kata sandi yang kuat artinya:
Menggunakan kombinasi mudah diingat
Menggunakan satu sandi untuk semua akun
Kombinasi huruf, angka, dan simbol unik
Nama pengguna sebagai sandi
Hacker white hat berbeda dari black hat karena:
Melanggar hukum lebih jarang
Memiliki akses legal untuk menguji sistem
Lebih ahli dalam coding
Menghindari jaringan publik
Serangan Drive-by dapat terjadi tanpa:
Mengklik apa pun di situs
Menyimpan file
Menggunakan antivirus
Koneksi internet
