wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretest Postes IHT SMK Wisata Harmas 2025

Total questions: 33

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu ciri pembelajaran mendalam adalah pembelajaran yang menghubungkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa. Prinsip ini disebut dengan prinsip:

a)

Bermakna

b)

Berorientasi Hasil

c)

Berkesadaran

d)

Mengembirakan

2.

Seorang guru memulai pelajaran dengan mengajak siswa merenung tentang dampak limbah plastik terhadap lingkungan sekitar. Tindakan ini mencerminkan prinsip pembelajaran mendalam:

a)

Menghibur

b)

Kolaboratif

c)

Berkesadaran

d)

Tematik

3.

Berikut ini yang TIDAK termasuk tujuan dari penerapan pembelajaran mendalam adalah:

a)

Meningkatkan kesadaran kritis siswa terhadap lingkungan

b)

Memberi pengalaman belajar yang kontekstual

c)

Menyampaikan materi sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat

d)

Membangun rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa

4.

Guru mengajak siswa belajar tentang konservasi air dengan mengamati lingkungan sekolah dan membuat solusi sederhana. Pendekatan ini mencerminkan pembelajaran yang:

a)

Mendalam dan kontekstual

b)

Berorientasi nilai

c)

Berbasis hafalan

d)

Seragam dan kaku

5.

Dalam pendekatan Understanding by Design, tahap pertama yang harus dilakukan guru adalah:

a)

Menentukan aktivitas pembelajaran

b)

Menentukan bukti pencapaian (assessment)

c)

Merancang asesmen formatif

d)

Menetapkan tujuan akhir (understanding)

6.

Pendekatan Understanding by Design (UbD) disebut juga dengan istilah:

a)

Pembelajaran berbasis kompetensi

b)

Perencanaan pembelajaran berdiferensiasi

c)

Pembelajaran tematik integratif

d)

Perencanaan berbasis hasil akhir (backward design)

7.

Berikut ini yang merupakan tahap kedua dalam model Understanding by Design (UbD) adalah:

a)

Menentukan kegiatan belajar dan pengajaran

b)

Menetapkan tujuan akhir (understanding)

c)

Menentukan bukti pencapaian (assessment)

d)

Menyusun aktivitas pembelajaran

8.

Salah satu tujuan utama pendekatan Understanding by Design (UbD) adalah:

a)

Menyesuaikan proses belajar dengan kebutuhan minat dan gaya belajar siswa

b)

Menghargai dan memanfaatkan latar belakang budaya siswa dalam proses pembelajaran

c)

Membantu guru mengajar sesuai gaya mengajarnya

d)

Mendorong siswa untuk memiliki pemahaman yang mendalam dam transfer pengetahuan

9.

Prinsip utama dari pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) adalah:

a)

Mengajarkan materi sesuai urutan kurikulum nasional

b)

Menyusun soal-soal latihan berbasis ujian akhir

c)

Mengelompokkan siswa berdasarkan usia dan kelas

d)

Mengajar siswa sesuai dengan tingkat kemampuan belajarnya saat ini

10.

Langkah pertama dalam implementasi Teaching at the Right Level (TaRL) adalah:

a)

Menyusun modul tambahan dari buku pelajaran

b)

Melakukan asesmen diagnostik untuk mengukur tingkat kemampuan dasar

c)

Membagi siswa berdasarkan abjad nama

d)

Menentukan nilai akhir semester siswa

11.

Dalam Teaching at the Right Level (TaRL), keberhasilan program lebih diukur berdasarkan:

a)

Persentase siswa yang lulus ujian sekolah

b)

Kedisiplinan dan kehadiran siswa

c)

Kemampuan siswa untuk mengikuti pelajaran sesuai kelasnya

d)

Kemajuan nyata dalam kemampuan dasar seperti membaca dan berhitung

12.

Tujuan utama dari Culturally Responsive Teaching (CRT) adalah:

a)

Menyesuaikan gaya belajar siswa dengan teknologi terbaru

b)

Memberi hukuman bagi siswa yang tidak memahami budaya lokal

c)

Mengintegrasikan latar belakang budaya siswa dalam proses pembelajaran

d)

Menghindari diskusi yang berkaitan dengan budaya dalam kelas

13.

Dalam pembelajaran yang Culturally Responsive Teaching (CRT), peran guru adalah:

a)

Menyampaikan materi tanpa memandang keberagaman

b)

Menyesuaikan pengajaran dengan norma sekolah saja

c)

Menyediakan lingkungan belajar yang netral dan tidak berpihak

d)

Mengenali dan menghargai identitas budaya setiap siswa dalam praktik pembelajaran

14.

Contoh praktik Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam kelas adalah:

a)

Menugaskan siswa untuk menceritakan pengalaman atau cerita dari budaya mereka

b)

Menggunakan buku teks yang seragam untuk semua siswa

c)

Menghindari membahas budaya agar tidak menimbulkan konflik

d)

Memberikan tugas rumah tanpa mempertimbangkan konteks sosial siswa

15.

Salah satu dampak positif dari penerapan pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT) adalah:

a)

Meningkatnya penggunaan teknologi di kelas

b)

Siswa merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk belajar

c)

Guru lebih mudah menyelesaikan administrasi pembelajaran

d)

Kegiatan belajar menjadi lebih kaku dan terstruktur

16.

Guru yang menerapkan Culturally Responsive Teaching (CRT) akan:

a)

Menyamaratakan semua siswa agar lebih mudah dalam mengajar

b)

Mendorong siswa untuk meninggalkan budaya asalnya demi budaya sekolah

c)

Mengintegrasikan cerita rakyat, bahasa daerah, dan nilai lokal dalam pembelajaran

d)

Menghindari pengaruh budaya luar terhadap proses pembelajaran

17.

Tujuan utama dari diferensiasi pembelajaran adalah:

a)

Menyeragamkan kemampuan siswa agar sesuai dengan standar kelas

b)

Menciptakan rasa aman, memiliki, dan dihargai bagi semua siswa

c)

Memastikan semua siswa dapat belajar secara optimal meskipun memiliki latar belakang dan kemampuan yang berbeda

d)

Meningkatkan nilai siswa dengan cara memperbanyak latihan

18.

Dalam diferensiasi proses, guru perlu mempertimbangkan:

a)

Cara siswa mengakses dan memahami materi

b)

Jumlah kehadiran siswa

c)

Standar nilai minimal

d)

Banyaknya soal ujian yang dikerjakan siswa

19.

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL) mengembangkan lima kompetensi utama, salah satunya adalah:

a)

Kecerdasan logis

b)

Kesadaran diri

c)

Kecepatan membaca

d)

Kemampuan fisik

20.

Contoh dari penerapan kompetensi kesadaran sosial di sekolah adalah:

a)

Siswa mengatur jadwal belajar pribadi

b)

Siswa membantu teman yang kesulitan tanpa diminta

c)

Siswa menetapkan target nilai untuk ujian

d)

Siswa menyusun rencana belajar mandiri

21.

Salah satu tujuan dari pendekatan Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL) dalam pendidikan adalah:

a)

Meningkatkan nilai akademik tanpa mempertimbangkan aspek sosial

b)

Mengembangkan kemampuan berpikir kritis semata

c)

Membangun keterampilan sosial dan emosional siswa secara seimbang dengan prestasi akademik

d)

Mempersingkat waktu belajar agar lebih efisien

22.

Tujuan utama dari Pembelajaran Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL) adalah:

a)

Meningkatkan kecepatan dalam menyelesaikan soal akademik

b)

Membantu siswa meraih peringkat kelas tertinggi

c)

Mengembangkan keterampilan mengenali dan mengelola emosi, berempati, dan menjalin hubungan positif

d)

Menghafal teori kepribadian dan psikologi secara detail

23.

Prinsip utama dari experiential learning adalah:

a)

Siswa menghafal materi sebanyak-banyaknya

b)

Guru menjadi pusat seluruh kegiatan belajar

c)

Siswa belajar melalui pengalaman langsung dan refleksi

d)

Pembelajaran dilakukan secara daring sepenuhnya

24.

Seorang guru IPA mengajak siswa mengolah sampah organik menjadi kompos. Setelah itu, siswa mendiskusikan apa yang mereka pelajari dan menuliskan kesimpulan. Kegiatan ini merupakan contoh dari:

a)

Pembelajaran pasif

b)

Experiential Learning

c)

Drill and Practice

d)

Ceramah interaktif

25.

Konsep school well-being merujuk pada:

a)

Kesehatan fisik siswa saja

b)

Tingkat keberhasilan akademik guru

c)

Kondisi menyeluruh yang mendukung kesehatan mental, emosional, sosial, dan fisik warga sekolah

d)

Kecepatan siswa dalam menyelesaikan ujian

26.

Cara sekolah dapat meningkatkan school well-being siswa adalah melalui:

a)

Menambah tugas rumah agar siswa terbiasa disiplin

b)

Meningkatkan kompetisi antarkelas

c)

Menyediakan layanan konseling dan membangun relasi positif di lingkungan sekolah

d)

Mewajibkan siswa mengikuti semua ekstrakurikuler

27.

Guru yang mampu menjadi teladan akan berdampak pada:

a)

Meningkatnya rasa takut siswa terhadap guru

b)

Terbentuknya budaya belajar yang penuh tekanan

c)

Tumbuhnya karakter positif dan sikap disiplin dalam diri siswa

d)

Rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran

28.

Tujuan utama dari pendidikan nilai adalah:

a)

Menjadikan siswa patuh tanpa berpikir kritis

b)

Menanamkan nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan siswa

c)

Membantu siswa menghafal peraturan sekolah

d)

Mengutamakan pencapaian nilai akademik

29.

Kompetensi pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik pada setiap fase perkembangan disebut ...

a)

Capaian Pembelajaran (CP)

b)

Tujuan Pembelajaran (TP)

c)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

d)

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

30.

Deskripsi tentang apa yang ingin dicapai peserta didik setelah mengikuti pembelajaran disebut ...

a)

Capaian Pembelajaran (CP)

b)

Tujuan Pembelajaran (TP)

c)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

d)

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

31.

Rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara sistematis dan logis, berfungsi sebagai panduan untuk mencapai Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) disebut ...

a)

Capaian Pembelajaran (CP)

b)

Tujuan Pembelajaran (TP)

c)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

d)

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

32.

Kriteria yang digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran, berfungsi sebagai refleksi bagi guru dalam menilai proses pembelajaran dan tingkat penguasaan kompetensi siswa disebut ...

a)

Capaian Pembelajaran (CP)

b)

Tujuan Pembelajaran (TP)

c)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

d)

Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

33.

Rencana pembelajaran yang lebih detail dan komprehensif, yang mencakup tujuan pembelajaran, materi, metode, dan penilaian disebut ...

a)

Capaian Pembelajaran (CP)

b)

Daftar Nilai

c)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

d)

Modul Ajar