Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kerusakan Ginjal pada Pasien DM

Total questions: 46

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Apa mekanisme utama kerusakan glomerulus pada pasien DM kronis?

a)

Aktivasi reseptor insulin dan peningkatan lipolisis

b)

Penurunan tekanan darah dan hipoperfusi medula ginjal

c)

Glikosilasi protein dan stres oksidatif kronis

d)

Penurunan sekresi aldosteron

e)

Aktivasi protein plasma dan penurunan filtrasi

2.

Aktivasi jalur PKC dan peningkatan TGF-β akibat hiperglikemia kronis akan menyebabkan:

a)

Peningkatan filtrasi glomerulus

b)

Glomerulosklerosis dan albuminuria

c)

Vasodilatasi arteriola aferen

d)

Penurunan tekanan intraglomerulus

e)

Peningkatan sekresi ADH

3.

Apa efek jangka panjang dari glomerulosklerosis akibat hiperglikemia?

a)

Peningkatan reabsorpsi natrium

b)

Gangguan fungsi hati

c)

Penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR)

d)

Peningkatan hormon insulin

e)

Penurunan tekanan sistemik

4.

Mengapa hipertensi memperburuk kerusakan ginjal pada pasien DM?

a)

Karena mempercepat hiperglikemia

b)

Karena mengurangi aliran darah ke otak

c)

Karena meningkatkan tekanan intraglomerulus

d)

Karena meningkatkan sekresi insulin

e)

Karena menyebabkan hiponatremia berat

5.

Berdasarkan data eGFR 24 mL/menit/1.73m², pasien diklasifikasikan dalam tahap CKD:

a)

Tahap 2

b)

Tahap 3a

c)

Tahap 3b

d)

Tahap 4

e)

Tahap 5

6.

Mengapa metformin harus dihentikan pada pasien dengan eGFR <30 mL/min/1.73m²?

a)

Karena tidak efektif dalam menurunkan glukosa

b)

Karena menyebabkan peningkatan tekanan darah

c)

Karena meningkatkan risiko asidosis laktat

d)

Karena menyebabkan dehidrasi parah

e)

Karena meningkatkan kadar albumin

7.

Kenapa glibenclamide tidak dianjurkan untuk pasien dengan gagal ginjal kronis?

a)

Karena harganya terlalu mahal

b)

Karena tidak berfungsi pada pasien dengan tekanan darah tinggi

c)

Karena metabolit aktifnya terakumulasi dan meningkatkan risiko hipoglikemia berat

d)

Karena menyebabkan glomerulosklerosis

e)

Karena meningkatkan ekskresi natrium

8.

Obat apa yang belum diberikan kepada pasien ini tetapi sangat dianjurkan untuk pasien DM dengan CKD?

a)

Antagonis reseptor beta

b)

Antasida dan suplemen besi

c)

Inhibitor SGLT2 atau blokir RAAS (ACEi/ARB)

d)

Diuretik thiazide

e)

Vitamin D dan kalsium

9.

Apa bukti bahwa target tekanan darah tidak tercapai pada pasien?

a)

Tekanan darah 120/80 mmHg

b)

Tekanan darah 140/90 mmHg

c)

Tekanan darah 162/98 mmHg

d)

Tidak ada edema

e)

Hiperkalemia tidak ditemukan

10.

Kenapa albuminuria yang sangat tinggi menjadi masalah bagi pasien ini?

a)

Karena itu menurunkan kadar kalium

b)

Karena itu meningkatkan risiko progresi CKD dan komplikasi kardiovaskular

c)

Karena itu menyebabkan retensi natrium

d)

Karena itu menunjukkan peningkatan kadar HDL

e)

Karena itu menyebabkan hiponatremia berat

11.

Penyesuaian terapi apa yang diperlukan untuk pasien dengan eGFR <30 mL/min/1.73m²?

a)

Pertahankan metformin dan kurangi dosisnya

b)

Ganti glibenclamide dengan acarbose

c)

Hentikan metformin dan glibenclamide

d)

Tambahkan pioglitazone dan HCT

e)

Naikkan dosis simvastatin

12.

Kenapa insulin menjadi pilihan utama untuk pasien DM dengan fungsi ginjal yang menurun?

a)

Karena insulin tidak menyebabkan hipoglikemia

b)

Karena insulin tidak memerlukan fungsi hati

c)

Karena insulin fleksibel dan aman digunakan pada pasien dengan eGFR rendah

d)

Karena insulin tidak memerlukan pemantauan glukosa

e)

Karena insulin meningkatkan kadar albumin

13.

SGLT2 inhibitors (e.g., dapagliflozin) can be given when eGFR:

a)

≥15 mL/min/1.73m²

b)

≥25 mL/min/1.73m²

c)

<20 mL/min/1.73m²

d)

≥60 mL/min/1.73m²

e)

<10 mL/min/1.73m²

14.

Apa saja manfaat dari inhibitor SGLT2 pada pasien dengan DM dan CKD?

4 lines
15.

What is the eGFR value given?

a)

≥15 mL/min/1.73m²

b)

≥25 mL/min/1.73m²

c)

<20 mL/min/1.73m²

d)

≥60 mL/min/1.73m²

e)

<10 mL/min/1.73m²

16.

Apa manfaat dari inhibitor SGLT2 pada pasien dengan DM dan CKD?

a)

Menurunkan kadar kolesterol total

b)

Menurunkan tekanan darah sistolik

c)

Memberikan efek renoprotektif dan kardioprotektif

d)

Meningkatkan reabsorpsi glukosa

e)

Menggantikan fungsi insulin

17.

Terapi penyesuaian apa yang direkomendasikan untuk pengendalian tekanan darah pada pasien ini?

a)

Tambahkan antasida untuk melindungi lambung

b)

Hentikan semua antihipertensi

c)

Tambahkan atau ganti amlodipin dengan ARB

d)

Naikkan dosis glibenklamid

e)

Berikan antagonis beta untuk efek jangka panjang

18.

Kenapa penting untuk memantau kadar kalium dan kreatinin saat menggunakan ARB?

a)

Karena ARB meningkatkan risiko hiperklasemia

b)

Karena ARB menurunkan insulin

c)

Karena ARB dapat mempengaruhi keseimbangan elektrolit dan fungsi ginjal

d)

Karena ARB menyebabkan peningkatan natrium

e)

Karena ARB menurunkan kadar albumin

19.

What is the recommended target HbA1c for elderly patients with CKD and severe comorbidities?

a)

<6.0%

b)

<6.5%

c)

Around <7.5%–8%

d)

<9.0%

e)

<5.5%

20.

Nasihat nutrisi tambahan apa yang direkomendasikan untuk pasien DM dengan CKD?

a)

Menambah asupan protein untuk mempercepat pemulihan

b)

Diet tinggi natrium untuk mencegah hipotensi

c)

Mengurangi asupan protein yang berlebihan dan memantau asidosis metabolik

d)

Diet tinggi kalori dan karbohidrat

e)

Menambah asupan kalium tanpa pengawasan

21.

What is the recommended target HbA1c according to Perkeni 2021 and ADA 2024 for DM patients with CKD?

a)

<6.0%

b)

<6.5%

c)

<7.5%

d)

<9.0%

e)

<5.5%

22.

In patients with a high risk of hypoglycemia, a more lenient HbA1c target can be set, which is:

a)

<6.0%

b)

<6.5%

c)

<7.0%

d)

<8.0%

e)

<9.5%

23.

According to KDIGO 2024, what is the target blood pressure for DM patients with proteinuria?

a)

<140/90 mmHg

b)

<135/85 mmHg

c)

<130/80 mmHg

d)

<125/75 mmHg

e)

<150/95 mmHg

24.

Apa kelemahan utama penggunaan amlodipine sebagai antihipertensi pada pasien dengan CKD?

a)

Menimbulkan hiperkalemia yang parah

b)

Tidak efektif dalam menurunkan tekanan darah

c)

Tidak memiliki efek perlindungan pada ginjal

d)

Menurunkan kadar albumin

e)

Meningkatkan kadar glukosa darah

25.

Apa obat yang lebih direkomendasikan untuk menurunkan tekanan intraglomerular dan albuminuria?

a)

Beta blocker atau diuretik

b)

Inhibitor SGLT2 atau insulin

c)

ARB atau ACEi

d)

Kalsium karbonat atau suplemen kalium

e)

Antasida atau aspirin

26.

Rekomendasi antihipertensi apa yang dapat diberikan sebagai pengganti atau tambahan untuk amlodipin?

a)

Glimepiride 4 mg

b)

Acarbose 100 mg

c)

Losartan 50–100 mg/hari atau valsartan 80–160 mg/hari

d)

Metoprolol 25 mg

e)

Simvastatin 40 mg

27.

Nilai eGFR sebesar 24 mL/menit/1.73m² menunjukkan bahwa pasien berada dalam:

a)

CKD tahap 2

b)

CKD tahap 3b

c)

CKD tahap 4

d)

CKD tahap 5

e)

CKD tahap 1

28.

Nilai albumin/kreatinin urine sebesar 650 mg/g menunjukkan:

a)

Microalbuminuria ringan

b)

Proteinuria berat

c)

Albuminuria sedang

d)

Tidak ada proteinuria

e)

Glukosuria berat

29.

Nilai HCO₃⁻ sebesar 18 mmol/L menunjukkan:

a)

Alkalosis metabolik ringan

b)

Normal

c)

Asidosis metabolik ringan

d)

Hiperkalemia berat

e)

Asidosis respiratorik

30.

Apa komplikasi yang ditemukan pada pasien dengan CKD tahap 4 akibat nefropati diabetik?

a)

Asidosis metabolik ringan, albuminuria berat, hiperkalemia ringan

b)

Hipernatremia dan hipoglikemia

c)

Edema paru dan gagal jantung

d)

Ketoasidosis diabetik

e)

Hipotensi berat dan hipokalemia

31.

Why should metformin be discontinued in this patient?

4 lines
32.

Kenapa metformin harus dihentikan pada pasien ini?

a)

Karena meningkatkan risiko hipoglikemia

b)

Karena memperburuk dislipidemia

c)

Karena eGFR <30 dan risiko asidosis laktat tinggi

d)

Karena menyebabkan hipertensi

e)

Karena tidak efektif pada pasien lanjut usia

33.

Obat antidiabetik yang tidak direkomendasikan pada CKD lanjut karena risiko hipoglikemia berat adalah:

a)

Acarbose

b)

Glibenclamide

c)

Linagliptin

d)

Sitagliptin

e)

Dapagliflozin

34.

The target blood pressure in patients with DM + proteinuria according to KDIGO and Perkeni is:

a)

<140/90 mmHg

b)

<135/85 mmHg

c)

<130/80 mmHg

d)

<125/75 mmHg

e)

<120/70 mmHg

35.

Obat antihipertensi yang direkomendasikan karena efek renoprotektifnya adalah:

a)

Amlodipin

b)

Furosemid

c)

ARB/ACEi seperti losartan atau valsartan

d)

Beta blocker

e)

Antasida

36.

Apa poin pendidikan utama yang harus diberikan kepada pasien dengan DM dan CKD?

a)

Waktu olahraga dan jenis susu yang dikonsumsi

b)

Pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan dan diet

c)

Bagaimana cara menggunakan vitamin C dosis tinggi

d)

Berhenti mengonsumsi air putih

e)

Hindari hanya makanan pedas

37.

Diet yang dianjurkan untuk pasien dengan DM dan CKD termasuk:

a)

Diet tinggi garam dan tinggi protein

b)

Diet tinggi kalori dan rendah cairan

c)

Rendah garam, protein 0.6–0.8 g/kgBB/hari, kalori yang cukup

d)

Diet cair total dan tinggi glukosa

e)

Diet tinggi lemak dan bebas karbohidrat

38.

Komponen diet mana yang perlu dibatasi jika perlu, terutama pada CKD lanjut?

a)

Sodium dan magnesium

b)

Seng dan serat

c)

Kalium dan fosfat

d)

Lemak jenuh dan vitamin D

e)

Protein hewani dan vitamin C

39.

Terapi antidiabetik apa yang direkomendasikan sebagai pengganti OHO pada CKD lanjut?

a)

Kombinasi OHO dosis tinggi

b)

Insulin premix atau insulin basal + bolus (glargine + aspart)

c)

Terapi non-farmakologis

d)

Kombinasi metformin dan glibenclamide

e)

Terapi herbal

40.

Obat apa yang dapat ditambahkan untuk efek kardioprotektif dan renoprotektif jika eGFR ≥25 mL/min/1.73m²?

a)

Amlodipin

b)

Dapagliflozin 10 mg

c)

Sitagliptin

d)

Vitamin B kompleks

e)

Kalium klorida

41.

Obat apa yang direkomendasikan sebagai terapi antihipertensi tambahan karena efek renoprotektifnya pada pasien ini?

a)

Amlodipine

b)

Propranolol

c)

ARB: Losartan atau Valsartan

d)

Furosemide

e)

HCT

42.

Dosis yang dianjurkan untuk Losartan dalam terapi DM + CKD adalah:

a)

10–20 mg/hari

b)

25–50 mg/hari

c)

50–100 mg/hari

d)

100–200 mg/hari

e)

5 mg 3 kali sehari

43.

Evaluasi setelah pemberian ARB bertujuan untuk menilai:

a)

Efek pada kadar glukosa

b)

Efek pada denyut nadi dan berat badan

c)

Efek pada tekanan darah dan albuminuria

d)

Efek pada kadar kolesterol

e)

Efek pada asupan kalori

44.

Parameter laboratorium yang harus dipantau selama penggunaan ARB adalah:

a)

Kolesterol total dan HDL

b)

SGOT dan SGPT

c)

Kalium dan kreatinin

d)

Glukosa dan insulin

e)

HBA1c dan amilase

45.

Jika HCO₃⁻ <22 mmol/L, terapi tambahan yang dapat dipertimbangkan adalah:

a)

Suplementasi kalium

b)

Antasida

c)

Sodium bikarbonat

d)

Kalium glukonat

e)

Asam askorbat

46.

Ujian yang harus dievaluasi ulang setiap 3 bulan pada pasien dengan DM dan CKD adalah:

a)

AST, ALT, dan trigliserida

b)

eGFR, albuminuria, dan HbA1c

c)

Kecepatan sedimentasi, SGPT, dan amilase

d)

Hemoglobin, leukosit, dan kolesterol

e)

CRP, vitamin D, dan GDS