Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis K3 pada Servis Excavator

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Apa langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum memulai kegiatan periodic service pada small excavator?

a)

Memastikan kunci pas tersedia

b)

Menyalakan mesin untuk pemanasan

c)

Melaporkan kepada atasan

d)

Mengunci sistem mesin dan memastikan kondisi aman (lock out tag out)

2.

Alat pelindung diri (APD) minimal yang wajib digunakan saat melakukan periodic service adalah:

a)

Helm proyek dan jaket

b)

Sarung tangan, sepatu keselamatan, dan helm

c)

Masker dan rompi

d)

Sepatu biasa dan kacamata hitam

3.

Saat melakukan pengecekan oli hidrolik, pekerja mencium bau menyengat dari ruang mesin. Tindakan yang tepat menurut prinsip K3 adalah:

a)

Tetap lanjut agar pekerjaan cepat selesai

b)

Menyalakan kipas agar bau hilang

c)

Segera tinggalkan area dan laporkan potensi bahaya

d)

Menambahkan oli baru agar bau berkurang

4.

Berikut ini adalah risiko yang paling umum saat melakukan periodic service excavator, kecuali:

a)

Terjepit oleh komponen yang bergerak

b)

Terpeleset akibat oli tumpah

c)

Terkena listrik tegangan tinggi

d)

Tersengat lebah dari kabin operator

5.

Mengapa penting mencatat dan melaporkan semua hasil servis dalam logbook setelah pekerjaan selesai?

a)

Agar pekerjaan terlihat banyak

b)

Untuk memenuhi kewajiban administratif

c)

Sebagai dokumentasi pemeliharaan dan deteksi dini potensi bahaya

d)

Supaya teknisi lain tahu siapa yang bekerja

6.

Apa tujuan utama dari penerapan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) dalam kegiatan periodic service?

a)

Mempercepat waktu kerja teknisi

b)

Menekan biaya pembelian spare part

c)

Menjaga tempat kerja tetap aman, rapi, dan efisien

d)

Mempermudah operator menghidupkan mesin

7.

Salah satu bentuk implementasi "Seiton" (penataan) saat periodic service adalah:

a)

Membuang spare part lama ke tong sampah

b)

Membersihkan semua noda oli setelah kerja

c)

Menata tools di tempat yang mudah dijangkau dan sesuai jenisnya

d)

Mencatat jam mulai dan selesai kerja

8.

Berikut ini merupakan contoh potensi bahaya saat melakukan periodic service pada small excavator, kecuali:

a)

Tangan terjepit saat membuka filter oli

b)

Tertabrak saat berjalan di area kerja

c)

Tergores benda tajam saat membuka panel

d)

Menerima bonus dari atasan

9.

Mengapa Job Safety Analysis (JSA) harus dilakukan sebelum memulai periodic service?

a)

Untuk menambah laporan kerja

b)

Agar pekerjaan teknisi dinilai baik

c)

Untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menetapkan pengendaliannya

d)

Supaya teknisi bisa bekerja lebih santai

10.

Dari pilihan berikut, mana yang bukan contoh potensi bahaya saat melakukan periodic service?

a)

Oli tumpah di lantai kerja

b)

Alat kerja disusun rapi di toolbox

c)

Sirkulasi udara terbatas di ruang servis

d)

Mesin tidak di-lock sebelum dibongkar

11.

Teknisi membuka kap mesin excavator tanpa menggunakan sarung tangan, padahal area tersebut baru saja dipakai dan masih panas. Ini termasuk:

a)

Unsafe condition

b)

Unsafe action

c)

Tindakan efisiensi kerja

d)

SOP yang benar jika terburu-buru

12.

Saat akan mengganti oli mesin, lantai kerja dalam kondisi licin karena tumpahan solar. Ini termasuk:

a)

Tindakan ceroboh teknisi

b)

Proses alami dalam perawatan

c)

Unsafe condition

d)

Tidak masalah selama pakai sepatu safety

13.

Contoh pengendalian bahaya secara administratif saat periodic service adalah:

a)

Menyediakan APAR di dekat unit

b)

Menggunakan kunci momen saat membuka baut

c)

Menyusun JSA dan briefing harian

d)

Memasang pagar pengaman di pit servis

14.

Pekerja memperbaiki sistem hidrolik saat tekanan sistem belum dilepas. Ini adalah contoh:

a)

Ketelitian kerja teknisi

b)

Pelanggaran ringan

c)

Unsafe action yang sangat berbahaya

d)

Tidak berisiko selama cepat

15.

Ketika mendengar suara berisik dari bawah mesin saat servis, teknisi memilih mengabaikan dan lanjut bekerja. Ini termasuk:

a)

Reaksi wajar karena belum tentu rusak

b)

Unsafe action karena mengabaikan potensi bahaya

c)

Efisiensi kerja

d)

Tindakan berani dan bertanggung jawab

16.

Saat pekerjaan berlangsung, tali sepatu teknisi lepas dan menjuntai panjang. Langkah yang paling tepat sesuai K3 adalah:

a)

Lanjut bekerja tapi lebih hati-hati

b)

Minta rekan kerja bantu mengawasi

c)

Segera berhenti, ikat kembali tali sepatu

d)

Potong tali sepatu agar tidak mengganggu

17.

Dalam pengendalian risiko K3, urutan hirarki pengendalian bahaya yang benar adalah:

a)

APD - Substitusi - Eliminasi - Rekayasa - Administrasi

b)

Eliminasi - Substitusi - Rekayasa teknik - Administratif - APD

c)

Administratif - Rekayasa - APD - Eliminasi - Substitusi

d)

APD - Administratif - Eliminasi - Substitusi - Rekayasa teknik

18.

Saat melakukan pemeriksaan fuel line, ditemukan retakan kecil di selang, tetapi tidak terjadi kebocoran. Tindakan yang paling tepat adalah:

a)

Abaikan dulu, karena tidak ada kebocoran

b)

Laporkan dan beri tanda agar diperiksa lebih lanjut

c)

Tutup dengan isolasi sampai suku cadang tersedia

d)

Biarkan saja karena excavator masih bisa digunakan

19.

Apa alasan utama pemberian briefing K3 (safety talk) sebelum servis dimulai?

a)

Agar supervisor tahu siapa yang hadir

b)

Untuk mempercepat proses kerja

c)

Sebagai bagian dari absensi harian

d)

Untuk menyamakan persepsi bahaya dan tindakan aman antar teknisi

20.

Saat akan mengganti oli final drive pada excavator, teknisi tidak memastikan bahwa posisi unit dalam keadaan sejajar (level). Apa risiko paling besar dari kelalaian ini?

a)

Oli final drive jadi lebih cepat panas

b)

Baut penguras oli sulit dibuka

c)

Volume oli bisa salah ukur, menyebabkan kelebihan atau kekurangan pelumasan

d)

Penggantian oli tidak bisa dilakukan sama sekali

21.

Berikut ini adalah salah satu item wajib dalam periodic service 250 jam pada small excavator:

a)

Overhaul final drive

b)

Penggantian filter oli engine

c)

Pemeriksaan backlash track

d)

Penggantian seal swing motor

22.

Dalam melakukan penggantian oli engine, urutan prosedur yang benar adalah:

a)

Isi oli baru - nyalakan mesin - kuras oli lama

b)

Kuras oli lama - pasang kembali baut drain - isi oli baru

c)

Lepas filter - kuras oli - isi oli baru

d)

Nyalakan mesin - kuras oli - lepas filter - isi oli

23.

Pemeriksaan tension (ketegangan) track dilakukan dengan tujuan untuk:

a)

Membuat excavator lebih kencang jalannya

b)

Meningkatkan tekanan oli travel motor

c)

Mencegah keausan berlebih pada track dan sprocket

d)

Mempermudah rotasi swing pada medan berat

24.

Mengapa penting membersihkan saringan udara (air cleaner) secara berkala pada periodic service?

a)

Agar konsumsi solar jadi lebih irit

b)

Untuk mencegah masuknya debu ke ruang bakar

c)

Supaya exhaust lebih bersih

d)

Karena filter mahal dan harus dijaga

25.

Mengapa penting melakukan pelumasan pada semua titik grease (greasing) selama periodic service?

a)

Supaya excavator tidak boros oli

b)

Agar suara mesin lebih halus

c)

Untuk mengurangi gesekan dan memperpanjang umur komponen bergerak

d)

Supaya bucket lebih kuat saat menggali

26.

Saat membuka oil drain plug, teknisi melihat oli keluar dalam kondisi berbusa dan berwarna keabu-abuan. Apa indikasi yang paling mungkin?

a)

Oli berkualitas tinggi

b)

Terjadi pencampuran dengan air atau coolant

c)

Filter tidak bekerja

d)

Pengisian oli terlalu sedikit

27.

Apa fungsi dari fuel pre-filter (water separator) pada small excavator?

a)

Menjaga suhu solar tetap stabil

b)

Memisahkan partikel karbon

c)

Memisahkan kandungan air dari bahan bakar sebelum masuk ke sistem

d)

Menurunkan tekanan bahan bakar

28.

Untuk memastikan level oli final drive sudah tepat, langkah yang benar adalah:

a)

Periksa saat unit dalam kondisi miring ke kiri

b)

Buka baut pengisi saat mesin menyala

c)

Periksa saat unit dalam posisi rata/level

d)

Kocok final drive sebelum membuka baut

29.

Komponen berikut yang termasuk dalam sistem undercarriage dan wajib diperiksa saat periodic service adalah:

a)

Boom cylinder

b)

Idler

c)

Swing bearing

d)

Final filter

30.

Pemeriksaan sistem pendingin mesin pada periodic service meliputi semua hal berikut, kecuali:

a)

Level air radiator

b)

Kekencangan belt kipas

c)

Warna coolant

d)

Jumlah oli hidrolik

31.

Saat teknisi menemukan selang hidrolik retak dan sudah mengeras, tindakan yang tepat adalah:

a)

Lap dengan oli agar lentur kembali

b)

Bungkus dengan karet atau isolasi

c)

Segera ganti selang dengan yang baru

d)

Pakai hanya saat perlu tekanan rendah

32.

Sebelum menghidupkan mesin setelah servis, teknisi harus memeriksa:

a)

Posisi kursi operator

b)

Semua oli dan komponen terpasang dengan benar

c)

Kualitas cat pada body

d)

Tekanan angin pada alat berat

33.

Ketika teknisi A sedang bekerja di bawah alat, teknisi B tidak memberitahu bahwa dia akan menghidupkan mesin. Ini termasuk kegagalan komunikasi yang berpotensi menyebabkan:

a)

Salah pencatatan jam kerja

b)

Terlambatnya jadwal servis

c)

Kecelakaan kerja serius

d)

Kehilangan alat kerja

34.

Apa manfaat utama dari briefing pagi sebelum pekerjaan periodic service dimulai?

a)

Menentukan siapa yang paling cepat bekerja

b)

Mendistribusikan makanan ringan

c)

Menyampaikan pembagian tugas dan potensi risiko agar kerja lebih aman dan efisien

d)

Untuk memenuhi syarat administratif perusahaan

35.

Saat alat berat sedang diservis oleh tim lain, kamu ingin meminjam kunci moment mereka. Sikap komunikasi yang benar adalah:

a)

Langsung ambil saja, toh semua alat perusahaan

b)

Meminta izin dan pastikan mereka tidak sedang menggunakannya

c)

Mengirim pesan lewat grup tapi tetap ambil dulu

d)

Tunggu sampai sore lalu ambil diam-diam

36.

Setelah selesai melakukan periodic service 1000 jam, laporan teknisi wajib mencantumkan informasi berikut, kecuali:

a)

Jam kerja terakhir unit

b)

Komponen yang diganti dan diperiksa

c)

Tanggal dan waktu pengerjaan

d)

Jenis makanan yang dikonsumsi saat istirahat

37.

Tujuan utama dari membuat laporan periodic service adalah:

a)

Sebagai bukti pekerjaan selesai untuk menghindari komplain

b)

Untuk memenuhi syarat audit dan referensi perawatan berikutnya

c)

Agar teknisi diakui kinerjanya oleh atasan

d)

Supaya administrasi cepat selesai dan bisa pulang

38.

Jika selama servis ditemukan komponen aus tapi belum diganti, teknisi sebaiknya menuliskannya di bagian:

a)

Daftar alat kerja yang digunakan

b)

Checklist APD

c)

Kolom rekomendasi dan temuan pemeriksaan

d)

Halaman tanda tangan supervisor

39.

Bila teknisi lupa mencatat volume oli yang diisi, risiko yang bisa terjadi adalah:

a)

Bisa dikira-kira saja nanti saat periksa ulang

b)

Tidak berpengaruh karena sudah ganti filter juga

c)

Menyulitkan evaluasi jika terjadi masalah pelumasan

d)

Volume oli biasanya sama setiap servis, jadi tidak perlu

40.

Dalam laporan periodic service, teknisi menulis "unit dalam kondisi baik" tanpa mencatat hasil inspeksi visual seperti kondisi selang, filter, dan baut. Apa dampak dari laporan seperti ini?

a)

Tidak masalah, yang penting unit tidak rusak saat itu

b)

Bisa menyulitkan pelacakan masalah di kemudian hari

c)

Laporan menjadi lebih singkat dan mudah dibaca

d)

Unit tetap aman digunakan karena tidak ada keluhan operator