Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUAS TFS STERIL
Total questions: 105
Worksheet time: 53mins
Name
Class
Date
1.
Apa tujuan dari uji uniformitas isi?
a)
Menentukan pH
b)
Menilai volume
c)
Menentukan keseragaman zat aktif dalam sediaan
d)
Mengetahui warna sediaan
2.
Batas penerimaan kadar zat aktif dalam uji uniformitas adalah:
a)
90-110%
b)
85-115%
c)
70-120%
d)
80-130%
3.
Uji volume cairan dilakukan pada:
a)
Obat topikal
b)
Sediaan injeksi multidosis
c)
Sediaan injeksi dosis tunggal
d)
Tablet larut air
4.
Tujuan uji kejernihan (clarity test) adalah:
a)
Menilai warna
b)
Mengukur pH
c)
Memastikan bebas partikel asing
d)
Menentukan viskositas
5.
Uji pirogen dilakukan menggunakan:
a)
Tikus
b)
Kelinci
c)
Marmut
d)
Domba
6.
Pada uji pirogen, hewan tidak boleh digunakan jika suhu berubah:
a)
< 0,2 °C
b)
≥ 0,6 °C
c)
≥ 1,0 °C
d)
≥ 2,0 °C
7.
Media yang digunakan dalam uji sterilitas adalah:
a)
Nutrient agar
b)
Sabouraud agar
c)
Soybean-casein digest dan Thioglycollate
d)
CLED agar
8.
Metode filtrasi membran efektif untuk sediaan dengan:
a)
pH tinggi
b)
Antimikroba
c)
Zat koloid
d)
Lemak tinggi
9.
Suhu inkubasi untuk medium thioglycollate adalah:
a)
4°C
b)
20-25°C
c)
30-35°C
d)
50°C
10.
Teknik LAL test berasal dari hewan:
a)
Kuda
b)
Kepiting tapal kuda
c)
Kodok
d)
Laba-laba laut
11.
Teknik LAL gel clot menunjukkan:
a)
Pembentukan warna
b)
Pembentukan kekeruhan
c)
Pembentukan gel padat
d)
Tidak ada reaksi
12.
Tujuan uji kebocoran (leakage test) adalah:
a)
Menilai warna
b)
Mengetes ketahanan tekanan
c)
Menjamin integritas kemasan
d)
Menilai kerapatan tutup
13.
Salah satu metode uji partikel adalah:
a)
Teknik disolusi
b)
Visual inspection
c)
Gas chromatography
d)
SDS-PAGE
14.
Apa prinsip metode Coulter counter?
a)
Deteksi gelombang suara
b)
Deteksi perubahan tekanan
c)
Deteksi perubahan hambatan listrik
d)
Deteksi perubahan warna
15.
Batas maksimal RSD untuk uji uniformitas isi adalah:
a)
2%
b)
6%
c)
10%
d)
15%
16.
Air minum harus memiliki sifat berikut, kecuali:
a)
Tidak berasa
b)
Tidak berwarna
c)
Mengandung logam berat
d)
Tidak berbau
17.
Air demineralisasi tidak mengandung:
a)
Oksigen
b)
Ion logam dan non-logam
c)
Mikroba
d)
Vitamin
18.
Purified Water harus diproses dengan:
a)
Reverse osmosis dan UV
b)
Saringan kertas biasa
c)
Filtrasi karbon aktif saja
d)
Destilasi dua kali
19.
Highly Purified Water dihasilkan menggunakan:
a)
Mixed bed
b)
EDI (Electro Deionization)
c)
Karbon aktif
d)
Filtrasi mekanik
20.
Water for Injection harus memenuhi syarat berikut, kecuali:
a)
Steril
b)
Bebas pirogen
c)
Tidak harus bebas mikroba
d)
Tidak berwarna
21.
Air untuk injeksi bebas pirogen diperoleh dengan:
a)
Reverse osmosis
b)
Filtrasi biasa
c)
Bi-destilasi
d)
Filtrasi karbon
22.
Sistem distribusi air dilakukan selama:
a)
8 jam
b)
12 jam
c)
24 jam nonstop
d)
Sesekali bila diperlukan
23.
Fungsi water softener adalah untuk menghilangkan:
a)
Silika
b)
Mikroba
c)
Kesadahan (Ca dan Mg)
d)
Warna air
24.
Fungsi pH adjuster adalah:
a)
Menstabilkan suhu
b)
Meningkatkan viskositas
c)
Menyesuaikan pH air
d)
Meningkatkan tekanan
25.
Mikron filter digunakan untuk menyaring partikel dengan ukuran:
a)
>10 µm
b)
<0,1 µm
c)
>5 µm
d)
>1 mm
26.
Fungsi sistem RO (Reverse Osmosis) adalah:
a)
Menghilangkan bau
b)
Menambah mineral
c)
Mengurangi total zat terlarut
d)
Menurunkan suhu
27.
Sumber air untuk sistem pengolahan dapat berasal dari, kecuali:
a)
Air permukaan
b)
Air tanah
c)
Air suling
d)
Air PAM
28.
Komponen sistem air yang tidak direkomendasikan karena rawan mikroba:
a)
UV Desinfektan
b)
Active carbon
c)
RO system
d)
Stainless steel piping
29.
Reverse osmosis efektif menyaring molekul dengan ukuran lebih dari:
a)
50 Dalton
b)
100 Dalton
c)
150–250 Dalton
d)
500 Dalton
30.
Syarat fisika air untuk injeksi meliputi:
a)
Jernih, tidak berbau, pH 5–7
b)
Bau khas, pH <5
c)
Kental, berwarna, pH tinggi
d)
Tidak jernih, tidak steril
31.
Apa tujuan utama dari sterilisasi terminal?
a)
Menurunkan dosis obat
b)
Menjamin produk akhir steril
c)
Mengurangi pH larutan
d)
Mempercepat pengeringan
32.
Sediaan parenteral harus bebas dari...
a)
Air
b)
Garam
c)
Pirogen dan partikulat
d)
Alkohol
33.
Contoh rute pemberian sediaan parenteral, kecuali...
a)
Intravena
b)
Inhalasi
c)
Intramuskular
d)
Subkutan
34.
Bahan tambahan untuk menyesuaikan tonisitas adalah...
a)
Lecithin
b)
Asam askorbat
c)
NaCl
d)
EDTA
35.
Pelarut non-air dalam sediaan parenteral termasuk...
a)
WFI
b)
Minyak nabati
c)
NaCl
d)
Air steril
36.
Tahapan pertama dalam proses produksi parenteral adalah...
a)
Pengisian aseptik
b)
Pembersihan alat dan wadah
c)
Filtrasi
d)
Evaluasi mutu
37.
Manfaat utama filtrasi adalah...
a)
Menambah rasa
b)
Menghilangkan partikel mikroba
c)
Mengurangi tekanan
d)
Meningkatkan tonisitas
38.
Emulsifier dalam sediaan parenteral berfungsi untuk...
a)
Menstabilkan pH
b)
Menjaga kejernihan
c)
Menstabilkan emulsi
d)
Mencegah kebocoran
39.
Liofilisasi cocok digunakan untuk senyawa yang...
a)
Mudah terbakar
b)
Tidak larut dalam air
c)
Termolabil
d)
Toksik
40.
Uji sterilitas bertujuan untuk menguji...
a)
Kandungan glukosa
b)
Adanya mikroorganisme
c)
Derajat asam
d)
Warna
41.
Filter HEPA digunakan untuk...
a)
Menambah udara
b)
Menurunkan suhu
c)
Menyaring partikel udara
d)
Mengurangi kelembaban
42.
Penyangga (buffer) digunakan untuk...
a)
Menstabilkan suhu
b)
Menjaga pH
c)
Menjaga tekanan
d)
Mencegah kontaminasi
43.
Contoh bahan pengawet dalam parenteral...
a)
NaCl
b)
Propil paraben
c)
Lecithin
d)
Sitrat
44.
Sterilisasi dilakukan pada tahap...
a)
Sebelum filtrasi
b)
Setelah penyegelan
c)
Sebelum pencampuran
d)
Sebelum pembersihan
45.
Proses pengisian aseptik tidak melalui...
a)
Sterilisasi akhir
b)
Filtrasi
c)
Penyegelan
d)
Evaluasi mutu
46.
Apa arti dari istilah 'parenteral'?
a)
Diberikan melalui usus
b)
Diberikan melalui inhalasi
c)
Diberikan di luar saluran pencernaan
d)
Diberikan secara oral
47.
Jenis sediaan parenteral yang diberikan ke pembuluh darah adalah...
a)
Subkutan
b)
Intravena
c)
Intramuskular
d)
Intradermal
48.
Komponen utama dalam formulasi sediaan parenteral yang berfungsi sebagai pelarut adalah...
a)
NaCl
b)
EDTA
c)
Air untuk injeksi
d)
Lecithin
49.
Fungsi dari penstabil dalam sediaan parenteral adalah...
a)
Menyesuaikan rasa
b)
Menstabilkan emulsi
c)
Menjaga kestabilan zat aktif
d)
Mencegah kebocoran
50.
Berikut ini yang bukan termasuk pelarut non-air adalah...
a)
Minyak nabati
b)
Gliserin
c)
Etanol
d)
Air steril untuk injeksi
51.
Asam askorbat dan EDTA berfungsi sebagai...
a)
Pengawet
b)
Penstabil
c)
Penyesuai tonisitas
d)
Penyangga
52.
Metil paraben digunakan sebagai...
a)
Penstabil
b)
Emulsifier
c)
Pengawet
d)
Pelarut
53.
Yang termasuk area produksi sediaan parenteral adalah berikut, kecuali...
a)
Area persiapan
b)
Area aseptik
c)
Area penyimpanan makanan
d)
Area pengemasan
54.
Langkah terakhir dalam proses produksi sediaan parenteral adalah...
a)
Filtrasi
b)
Penyegelan
c)
Evaluasi mutu
d)
Pengisian aseptik
55.
Sterilisasi terminal dilakukan setelah...
a)
Persiapan bahan
b)
Filtrasi
c)
Pengisian dan penyegelan
d)
Evaluasi mutu
56.
Manakah yang benar mengenai pengisian aseptik?
a)
Produk disterilkan bersama wadah
b)
Tidak memerlukan lingkungan steril
c)
Tidak dilakukan sterilisasi akhir
d)
Dilakukan sebelum filtrasi
57.
Proses liofilisasi tidak melalui tahap...
a)
Pembekuan
b)
Pengeringan sekunder
c)
Pembakaran
d)
Sublimasi
58.
Uji kejernihan dilakukan untuk menilai...
a)
Kandungan bakteri
b)
Dosis
c)
Partikel dalam larutan
d)
pH
59.
Kelas ruangan bersih yang paling steril adalah...
a)
ISO 8
b)
ISO 7
c)
ISO 6
d)
ISO 5
60.
Fungsi dari filter HEPA adalah untuk...
a)
Menurunkan tekanan
b)
Mengontrol suhu
c)
Menyaring partikel udara
d)
Menambah kelembaban
61.
Apa tujuan utama penggunaan air untuk injeksi (WFI)?
a)
Untuk menambah rasa
b)
Sebagai pelarut steril
c)
Untuk menurunkan viskositas
d)
Sebagai emulsifier
62.
Sterile Water for Injection (SWFI) mengandung apa?
a)
Bahan aktif
b)
Zat pewarna
c)
Agen bakterisidal
d)
Tidak mengandung apa-apa
63.
Mengapa penggunaan fixed oil harus hati-hati dalam parenteral?
a)
Karena mudah larut dalam air
b)
Karena tidak dapat disterilkan
c)
Karena dapat menimbulkan reaksi alergi
d)
Karena dapat larut dalam air
64.
Fungsi utama dari solubilising agent dalam sediaan parenteral adalah untuk...
a)
Menurunkan pH
b)
Meningkatkan kelarutan obat
c)
Menjaga viskositas
d)
Menambah rasa
65.
Contoh antioksidan yang digunakan sebagai stabilizer adalah...
a)
EDTA
b)
NaCl
c)
Asam askorbat
d)
Lecithin
66.
Buffer digunakan dalam sediaan parenteral untuk...
a)
Meningkatkan volume
b)
Menstabilkan pH
c)
Menambah kekentalan
d)
Mengurangi bau
67.
Contoh chelating agent yang digunakan dalam parenteral adalah...
a)
NaCl
b)
Lecithin
c)
EDTA
d)
Propilen glikol
68.
Sediaan parenteral harus bersifat...
a)
Hipotonik
b)
Isotonik
c)
Asam
d)
Basa
69.
Suspending agent digunakan untuk...
a)
Mengurangi rasa
b)
Menjaga kestabilan larutan
c)
Menahan partikel tetap tersuspensi
d)
Menetralkan larutan
70.
Contoh emulsifying agent dalam parenteral adalah...
a)
Propilen glikol
b)
Lecithin
c)
NaCl
d)
EDTA
71.
Tujuan utama penggunaan aseptic area dalam produksi parenteral adalah untuk...
a)
Mengontrol viskositas
b)
Menghindari kontaminasi mikroba
c)
Menyaring udara
d)
Menjaga kelembaban
72.
Langkah pertama dalam produksi parenteral adalah...
a)
Sterilisasi
b)
Filtrasi
c)
Pembersihan alat dan wadah
d)
Pengisian aseptik
73.
Proses pengisian dalam skala besar dilakukan menggunakan...
a)
Pipet
b)
Syringe manual
c)
Mesin pengisi otomatis
d)
Tetes manual
74.
Sterilisasi ampul pada skala besar dilakukan dengan metode...
a)
Manual dengan api
b)
Autoklaf
c)
Pencucian saja
d)
Filtrasi
75.
Uji mutu produk parenteral tidak termasuk...
a)
Uji sterilitas
b)
Uji warna
c)
Uji kebocoran
d)
Uji pirogenitas
76.
Media fill adalah proses simulasi untuk menilai...
a)
Warna larutan
b)
Kekuatan bahan aktif
c)
Potensi kontaminasi mikroba
d)
Kejernihan produk
77.
Media yang umum digunakan dalam media fill adalah...
a)
Nutrient agar
b)
SCDM (Soybean Casein Digest Medium)
c)
MacConkey broth
d)
Mueller-Hinton agar
78.
Tujuan utama validasi proses aseptik adalah untuk...
a)
Meningkatkan warna produk
b)
Mengurangi biaya produksi
c)
Menjamin sterilitas produk
d)
Mempercepat pengemasan
79.
Salah satu risiko terbesar dalam proses aseptik berasal dari...
a)
Mesin produksi
b)
Operator manusia
c)
Botol infus
d)
Wadah produk
80.
Incubation selama media fill dilakukan selama berapa lama totalnya?
a)
3 hari
b)
5 hari
c)
7 hari
d)
14 hari
81.
Media fill sebaiknya dilakukan minimal berapa kali pada tahap awal?
a)
Satu kali
b)
Dua kali
c)
Tiga kali
d)
Lima kali
82.
Jumlah unit yang diisi dalam media fill harus mencerminkan...
a)
Volume infus
b)
Warna botol
c)
Ukuran batch nyata
d)
Jumlah pekerja
83.
Kontainer berukuran besar memiliki risiko tinggi karena...
a)
Mudah bocor
b)
Volume besar menyebabkan potensi masuk mikroba lebih tinggi
c)
Mudah pecah
d)
Lebih sulit disegel
84.
Penggunaan kontainer kecil berisiko karena...
a)
Terlalu berat
b)
Volume terlalu besar
c)
Lebih mudah pecah dan tidak stabil
d)
Tidak sesuai untuk media fill
85.
Salah satu metode inkubasi umum adalah 7 hari di suhu 20-25°C lalu...
a)
Simpan dalam lemari es
b)
Inversi dan inkubasi 7 hari di 30-35°C
c)
Dibekukan
d)
Dibakar
86.
Intervensi dalam media fill bisa bersifat...
a)
Sementara
b)
Manual
c)
Rutin dan tidak rutin
d)
Automatik
87.
Proses validasi aseptik wajib diikuti oleh siapa?
a)
Operator dan teknisi
b)
Hanya manajer
c)
Hanya pengawas
d)
Hanya petugas sterilisasi
88.
Ciri utama media yang digunakan adalah mampu mendukung pertumbuhan...
a)
Mikroba anaerob saja
b)
Semua jenis mikroorganisme
c)
Hanya jamur
d)
Mikroba penghasil antibiotik
89.
Tujuan dari acceptance criteria dalam media fill adalah...
a)
Menerima semua kontaminasi
b)
Menetapkan ambang batas yang dapat diterima
c)
Meningkatkan jumlah unit
d)
Mempercepat inkubasi
90.
Jika terjadi kontaminasi dalam media fill, maka tindakan yang harus dilakukan adalah...
a)
Mengulang seluruh proses dan investigasi
b)
Mengabaikan
c)
Langsung produksi
d)
Menyaring kembali
91.
Apa definisi dari stabilitas obat?
a)
Ketahanan obat terhadap suhu tinggi
b)
Kemampuan obat mempertahankan sifat dan karakteristiknya dalam periode tertentu
c)
Kemampuan obat untuk bereaksi dengan bahan lain
d)
Ketahanan obat terhadap cahaya
92.
Stabilitas fisik berkaitan dengan...
a)
Potensi farmakologi
b)
Reaksi kimia dalam tubuh
c)
Perubahan bentuk fisik sediaan
d)
Kandungan bahan aktif
93.
Contoh ketidakstabilan kimia pada sediaan injeksi adalah...
a)
Emulsi tercampur sempurna
b)
Endapan terbentuk akibat hidrolisis
c)
Sediaan tetap jernih
d)
Tidak ada perubahan warna
94.
Faktor yang mempengaruhi stabilitas mikrobiologi adalah...
a)
Warna dan rasa
b)
Suhu penyimpanan dan kontaminasi mikroba
c)
Kandungan zat aktif
d)
Ukuran partikel
95.
Beyond Use Date (BUD) adalah...
a)
Tanggal kadaluarsa dari pabrik
b)
Waktu stabilitas setelah dilakukan perubahan kondisi sediaan
c)
Tanggal produksi
d)
Tanggal pembuatan resep
96.
Jika amikacin disiapkan dan disimpan di lemari es, maka harus dibuang setelah...
a)
7 hari
b)
24 jam
c)
1 jam
d)
12 jam
97.
Obat injeksi vial dosis tunggal setelah dibuka harus dibuang dalam waktu...
a)
2 hari
b)
1 jam
c)
24 jam
d)
7 hari
98.
Kriteria risiko tinggi menurut ASHP mencakup sediaan untuk...
a)
Dosis tunggal
b)
Injeksi subkutan
c)
Intra epidural dan kemoterapi
d)
Oral suspensi
99.
Label pada sediaan steril yang telah direkonstitusi harus mencantumkan, kecuali...
a)
Nama pasien
b)
Suhu penyimpanan
c)
Warna obat
d)
Waktu expired
100.
Obat injeksi dalam spuit tanpa label...
a)
Dapat disimpan di rak pendingin
b)
Harus dibuang segera
c)
Boleh digunakan untuk pasien lain
d)
Dapat digunakan kembali
101.
Wadah dosis ganda memungkinkan...
a)
Sekali penggunaan
b)
Tidak dapat ditutup kembali
c)
Pengambilan bertahap tanpa kontaminasi
d)
Tidak digunakan dalam infus
102.
Contoh ketidakcocokan bahan dengan wadah adalah...
a)
Diazepam larut sempurna
b)
Adsorpsi amiodaron pada PVC
c)
Asam askorbat tidak terurai
d)
Minyak tidak bercampur
103.
Wadah untuk sediaan steril harus...
a)
Terbuka dan mudah diakses
b)
Bereaksi dengan isi
c)
Tidak melepaskan partikel
d)
Terbuat dari bahan mudah larut
104.
Etiket Individual Prescription harus mencantumkan...
a)
Harga obat
b)
Nomor batch
c)
Nama pasien dan cara pemakaian
d)
Tanggal pengiriman
105.
Rekomendasi BUD tanpa uji sterilitas biasanya tidak melebihi...
a)
14 hari
b)
28 hari
c)
Waktu tertentu yang ditetapkan untuk mengurangi risiko kontaminasi
d)
2 bulan
Reset
