wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO Ukom Maternitas

Total questions: 39

Worksheet time: 29mins

Name
Class
Date
1.
Seorang perempuan, umur 26 tahun, G1P0A0 datang ke poliklinik KIA, untuk memeriksakan kehamilannya. Hasil pemeriksaan usia kehamilan 30 minggu, TFU 31 cm, punggung kiri, presentasi kepala, DJJ 134 x/menit, kondisi klien dan janinnya dalam keadaan sehat. Kapankah waktu kunjungan ulang pada kasus tersebut?
a)
1 minggu
b)
2 minggu
c)
3 minggu
d)
5 minggu
e)
4 minggu
2.
Seorang perempuan, 25 tahun, melahirkan seorang bayi berjenis kelamin perempuan, berat badan 2900 gram. Hasil pemeriksaan bayi pada menit pertama ditemukan warna kulit pucat, denyut jantung diatas 100 x/menit, aktivitas sedikit gerak, dan menangis kuat. Berapakah nilai Apgar Score pada kasus tersebut
a)
8
b)
9
c)
10
d)
6
e)
7
3.
Seorang perempuan, 25 tahun, P1A0 post partum spontan satu hari yang lalu. Datang ke poli KIA dengan keluhan ASI nya tidak lancar. Hasil pemeriksaan di dapatkan kedua payudara teraba tegang, puting susu tengelam sehingga kesulitan dalam menyusui bayinya. Apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk kasus tersebut?
a)
Kolaborasi dalam pemberian booster ASI
b)
Penkes tentang cara menyusui yang benar
c)
Menganjurkan menyusui bayinya sesering mungkin
d)
Memberikan kompres air hangat pada payudara ibu
e)
Breast care
4.
Seorang perempuan umur 28 tahun G1POAO dengan umur kehamilan 36 minggu datang ke poliklinik untuk pemeriksaan kehamilan rutin. Hasil pemeriksaan TD 120/70 mmHg, frekuensi nadi 80x/menit, frekuensi napas 20x/menit, suhu 37,2°C, leopold III ditemukan bagian yang teraba lunak, kurang bundar dan kurang melenting di area suprapubic, janin tunggal/satu. Apakah interpretasi yang tepat pada kehamilan tersebut?
a)
Kepala dibawah belum masuk PAP
b)
Posisi terendah bokong
c)
Punggung sebelah kanan
d)
Letak janin melintang
e)
Persentasi normal
5.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1POAO, UK 26 minggu, datang ke klinik KIA. Pasien mengeluhkan pusing dan nyeri ulu hati. Hasil pemeriksaan: TD 140/90 mmHg, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi nafas: 24 x/menit. Apakah pemeriksaan selanjutnya pada kasus tersebut?
a)
Mengecek denyut jantung janin
b)
Menghitung gerakan janin
c)
Mengecek glukosa darah
d)
Mengecek hemoglobin
e)
Mengecek protein urin
6.
Seorang perempuan, 35 tahun, P3A0, postpartum hari ke-7. Pasien menyatakan ingin menjadi akseptor KB dan tidak ingin memiliki anak lagi. Pasien mempunyai riwayat hipertensi serta kegagalan memakai kontrasepsi pil dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Apakah metode kontrasepsi yang tepat pada kasus tersebut?
a)
AKDR
b)
Implan
c)
Suntikan
d)
Tubektomi
e)
Pil
7.
Seorang perempuan, umur 36 tahun, P3A0, post op sectio caesarea hari kedua dirawat di ruang nifas. Perawat memberikan asuhan keperawatan pada pasien tersebut untuk mencegah terjadinya tromboplebitis. Apakah tindakan prioritas yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut?
a)
Lakukan perawatan luka SC setiap hari
b)
Lakukan mobilisasi dini
c)
Gunakan kompres hangat pada kaki
d)
Istirahat cukup
e)
Lakukan bedrest dengan kaki ditinggikan
8.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1POAO dirawat di kamar bersalin dengan keluhan mules-mules. tampak meringis, skala nyeri 6, his teratur 3-4 x/10 menit, intensitas sedang, durasi 40 detik, DJJ 135 x/menit kuat dan teratur, pembukaan 7 cm, portio lunak, presentasi kepala, ketuban (+). Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?
a)
Menyediakan lingkungan yang tenang.
b)
Pendekatan yang tenang dan meyakinkan.
c)
Memberikan teknik pijat eflurage untuk mengurangi rasa nyeri
d)
Mengatur posisi supine.
e)
Membatasi mobilitas fisik.
9.
Seorang perempuan, 25 tahun, usia kehamilan 8 minggu datang ke poli KIA dengan keluhan sering BAK. Pasien menanyakan penyebab kenapa sering mengalami keluhan tersebut. Apakah informasi yang tepat diberikan pada kasus tersebut?
a)
Otot detrusor mengalami atonia
b)
Rangsang reflex autonom
c)
Penekanan akibat pembesaran uterus
d)
Peningkatan hormon kehamilan
e)
Penyempitan saluran kemih di trigonum
10.
Seorang perempuan, umur 21 tahun, P1A0, postpartum spontan hari pertama, dirawat di rumah sakit mengeluh belum bisa merawat bayinya karena takut dan belum mempunyai pengalaman merawat bayi. Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Memberikan pendidikan kesehatan tentang perawatan bayi
b)
Membantu pasien merawat dirinya sendiri
c)
Menganjurkan pasien agar tidak cemas
d)
Menganjurkan pasien untuk beristirahat
e)
Membantu pasien melakukan bonding attachment
11.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G2P1A0, hamil 36 minggu, datang ke rumah bersalin dengan keluhan sakit kepala dan nyeri ulu hati. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan delirium, TD 160/110 mmHg, frekuensi nadi 70 x/menit, frekuensi napas 22x/menit, suhu 36,2 °C, proteinuria +5. Pasien selalu bertanya kepada perawat mengenai kondisi kehamilannya. Apakah prioritas intervensi keperawatan pada kasus tersebut?
a)
Monitor tekanan darah
b)
Anjurkan tirah baring
c)
Pantau tingkat kesadaran
d)
Monitor hasil laboratorium
e)
Memantau tanda distress janin
12.
Seorang perempuan, umur 33 tahun G3P2A0 hamil 32 minggu datang ke Puskesmas. Hasil pemeriksaan leopold menunjukkan TFU 28 cm, bagian terkecil terdapat di sisi kiri perut ibu, presentasi bokong dan belum masuk PAP Perawat akan mengukur denyut jantung janin. Dimanakah posisi yang tepat mendengarkan DJJ pada kasus tersebut?
a)
Di atas pusat sebelah kiri
b)
Di atas pusat sebelah kanan
c)
Di bawah pusat sebelah kiri
d)
Di bawah pusat sebelah kanan
e)
Di pertengahan pusat
13.
Seorang perempuan, 28 tahun, datang ke poliklinik ANC memeriksakan kehamilannya. Hasil pemeriksaan didapatkan data usia kehamilan 30 minggu, keadaan janin baik, DJJ 130 x/menit, presentasi kepala. Pasien mengatakan kehamilannya saat ini adalah kehamilan yang kedua, dan pernah mengalami keguguran pada kehamilan pertamanya pada usia 12 minggu. Bagaimanakah riwayat obstetri pada kasus tersebut?
a)
G3P1A1
b)
G1P0A0
c)
G1P1A0
d)
G2P0A1
e)
G2P1A1
14.
Seorang perempuan, umur 40 tahun dengan G3P2A0, usia kehamilan 31 minggu, datang ke poliklinik KIA dengan keluhan nyeri, keluar darah berwarna merah terang dari jalan lahir, dan merasa khawatir dengan kondisinya. Hasil pemeriksaan TD120/90 mmHg, frekuensi Nadi 88 x/menit, frekuensi nafas 18x/menit, suhu 36,5 °C. Apakah intervensi keperawatan prioritas pada kasus tersebut?
a)
Lakukan pemeriksaan laboratorium
b)
Anjurkan tirah baring
c)
Observasi kontraksi uterus
d)
Monitor intake dan output cairan
e)
Hitung HPHT
15.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, P1A0 melahirkan 1 hari yang lalu di RS dengan SC. Pasien saat ini sedang dilakukan perawatan perineum. Perawat sudah mencuci tangan dan memakai sarung tangan serta sudah memegang kapas basah. Apakah prosedur tindakan selanjutnya pada kasus tersebut?
a)
Membuka labia mayora
b)
Membersihkan labia minora
c)
Membersihkan labia mayora
d)
Membersihkan luka epistomi
e)
Membersihkan bagian perineum
16.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, P1A0 post partum hari ke-2. Pasien mengeluh ASI belum keluar dan payudara terasa nyeri. Hasil pemeriksaan kedua payudara teraba keras, puting susu masuk ke dalam, sehingga ibu kesulitan dalam menyusui bayinya. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Melakukan perawatan payudara
b)
Menlakukan kompres hangat pada payudara
c)
menganjurkan pemberian susu formula
d)
Menganjurkan pasien untuk terus menyusul bayinya
e)
Menganjurkan pemberian booster ASI
17.
Seorang perempuan, umur 20 tahun, G1P1A0, post partum H-2. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 110/80 mmHg, Suhu 37,6°C, frekuensi nafas 24x/m, frekuensi nadi 100x/m, payudara bengkak. Ibu ingin menyusui bayi. Apakah saran yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Menyusui hanya pada malam hari
b)
Melakukan pijat payudara sebelum menyusui
c)
Hindari memakai BH yang ketat
d)
Gunakan kompres dingin untuk payudara sebelum menyusui
e)
Memberikan Pengganti Air Susu Ibu sementara waktu
18.
Seorang perempuan, umur 22 tahun, G1P0A0, hamil 12 minggu, datang ke poliklinik KIA dengan keluhan mual dan muntah. Hasil pemeriksaan menunjukkan tampak lemah, TD 100/70mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi napas 18x/menit, muka pucat, BB turun 2 kg dari sebelum hamil. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Memberikan makan sedikit tetapi sering
b)
Menganjurkan minum suplemen multivitamin
c)
Mengurangi aktivitas berat
d)
Menyarankan minum teh
e)
Menginformasikan untuk istirahat total
19.
Seorang perempuan, umur 28 tahun, baru saja 30 menit yang lalu melahirkan bayi normal secara spontan. Berdasarkan hasil pengkajian menunjukkan ibu terlihat letih, mengerang dan menangis kesakitan karena adanya luka perineum akibat episiotomy, skala nyeri 5. Hasil pemeriksaan menunjukkan TD 110/70 mmHg, nadi 80 kali/menit, suhu tubuh 37°C, RR 22 kali/menit, kontaksi uterus baik. Apakah tindakan prioritas dilakukan pada kasus tersebut?
a)
Mengkaji psikologis Ibu
b)
Mengajarkan tehnik relaksasi nyeri
c)
Mengkaji kondisi luka
d)
Melibatkan keluaga untuk mendampingi Ibu
e)
Memberikan terapi analgetik sesuai anjuran dokter.
20.
Seorang perempuan umur 28 tahun P2A0 melahirkan spontan 1 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik: Tinggi Fundus Uteri teraba dua jari di atas umbilicus, globuler dan keras, kandung kemih teraba penuh, lochea rubra. Pemeriksaan TTV didapatkan Suhu 37 °C, TD 115/75 mmHg, Nadi: 75x/mnt regular dan kuat, frekuensi pernafasan: 18 x/menit reguler. Apakah intervensi keperawatan utama pada pasien tersebut?
a)
Masase uterus
b)
Observasi lochea
c)
Kolaborasi pemasangan kateter
d)
mendorong pasien untuk BAK
e)
Memberikan mobilisasi dini
21.
Seorang perempuan, umur 43 tahun G4P3A0, sedang dalam proses persalinan di ruang bersalin. Perawat sedang melakukan manajemen aktif kala Ill persalinan dengan melakukan penegangan tali pusat terkendali, memberikan oksitosin 10 unit dan melakukan evaluasi terhadap tindakan. Apakah data yang tepat diperoleh pada kasus tersebut?
a)
keluar darah segar
b)
Keluar stosel dari uterus
c)
pelepasan plasenta
d)
kontraksi uterus meningkat
e)
uterus mengeras dan mengecil
22.
Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke Puskesmas untuk memeriksa kehamilannya. Hasil pengkajian di dapatkan informasi bahwa kehamilan saat ini adalah kehamilan yang ke tiga. Riwayat persalinan melalui Caesar 7 tahun yang lalu dan hidup. Pasien mengatakan pernah mengalami keguguran pada kehamilan keduanya. Bagaimana status obstetric pada kasus tersebut?
a)
G3P2A0
b)
G3P1A1
c)
G3P1A0
d)
G4P1A2
e)
G3P0A1
23.
Seorang ibu berusia 38 tahun dilarikan ke UGD karena tiba-tiba mengalami kejang. Berdasarkan hasil anamnesa, status obstetric G3P1A1 dengan usia kehamilan 36 minggu, ada riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya. Pasien mengatakan penglihatan kabur, dan sering merasa pusing, TD 170/100mmHg, nadi 90x/menit, pernafasan 22x/menit, suhu 37’C. hasil pemeriksaan urin proteinuria (+) terdapat edema pada lengan dan kaki. Apakah masalah kehamilan yang dialami pada kasus di atas?
a)
Hipertensi
b)
Eklamsia
c)
Edema Anasarka
d)
Anemia
e)
Pre Eklamsia
24.
Seorang ibu hamil 25 tahun datang ke puskesmas untuk memeriksakan kehamilanya yang saat ini berusia 30 minggu. Ini merupakan kunjungan ANC yang ketiga kalinya. Perawat melakukan pemeriksaan untuk menentukan bagian janin apa (kepala atau bokong) yang terdapat di bagian bawah perut ibu, serta apakah janin sudah masuk PAP atau belum. Pemeriksaan Leopold berapakah yang harus dilakukan oleh perawat?
a)
Leopold I
b)
Leopold II
c)
Leopold III
d)
Leopold IV
e)
Leopold V
25.
Seorang perempuan 37 tahun G4P2A1 dengan usia kehamilan 28 minggu dibawa ke puskesmas karena mengalami perdarahan dari vagina setelah memberikan rumah. Terdapat tetesan darah di kakinya berwarna merah segar namun tidak ada nyeri. Pasien mengatakan sebelumnya pernah mengalami hal yang sama saat tiduran dan beraktivitas, namun diabaikan karena biasanya berhenti sendiri. pasien mengatakan tidak tahu dengan penyakit yang dialami. Apakah masalah keperawatan yang sesuai pada kasus di atas?
a)
Gangguan perfusi jaringan
b)
Perdarahan
c)
Intoleransi aktivitas
d)
Kurang pengetahuan
e)
Syok hipovolemik
26.
Seorang ibu berusia 38 tahun dilarikan ke UGD karena tiba-tiba mengalami kejang. Berdasarkan hasil anamnesa, status obstetric G3P1A1 dengan usia kehamilan 36 minggu, ada riwayat hipertensi pada kehamilan sebelumnya. Pasien mengatakan penglihatan kabur, dan sering merasa pusing, TD 170/100mmHg, nadi 90x/menit, pernafasan 22x/menit, suhu 37’C. hasil pemeriksaan urin proteinuria (+) terdapat edema pada lengan dan kaki. Apakah masalah kehamilan yang dialami pada kasus di atas?
a)
Hipertensi
b)
Eklamsia
c)
Edema Anasarka
d)
Anemia
e)
Pre Eklamsia
27.
Seorang perempuan berusia 22 tahun dengan usia kehamilan 6 minggu datang ke puskesmas dengan keluhan mual dan muntah, merasa pusing dan lemas, nafsu makan berkurang, lebih sering kencing dari biasanya. Pasien nampak tegang dan mengatakan sangat khawatir dan cemas dengan kondisinya saat ini. Pasien mengatakan bahwa ini adalah kehamilan pertama sehingga tidak tahu tentang kehamilan. Hasil pemeriksaan USG, kondisi janin tampak normal. Informasi apakah yang harus diberikan berdasarkan kasus di atas?
a)
Menganjurkan perbanyak istirahat
b)
Menganjurkan makan sedikit tapi sering
c)
Memantau tanda vital
d)
Menjelaskan perubahan fisiologis selama masa kehamilan
e)
Mengajarkan teknik relaksasi
28.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 10 minggu, datang ke RS dengan keluhan tidak nafsu makan, mual kadang-kadang muntah, badan lemas. Hasil pengkajian fisik menunjukan pasien terlihat lemah, muka pucat TD 100/70 mmHg. BB 45kg, TB 155 CM, dan belum ada peningkatan BB pada saat hamil. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Ketidakseimbangan nutrisi kurang
b)
Ketidakseimbangan cairan kurang
c)
Gangguan kebutuhan sehari-hari
d)
Intoleransi aktivitas
e)
Kelelahan
29.
Seorang perempuan, umur 27 tahun, G1P0A0, datang ke poliklinik kebidanan untuk memeriksakan kehamilan. Pasien mengatakan tidak tahu haid terakhirnya. Hasil pemeriksaan TFU 21 cm. Berapakah usia kehamilan pada kasus tersebut?
a)
20 minggu
b)
23 minggu
c)
24 minggu
d)
26 minggu
e)
28 minggu
30.
Seorang perempuan, umur 43 tahun, P6A0, melahirkan 5 jam yang lalu di RS ibu mengalami perdarahan hebat 1000cc pemeriksaan menunjukkan keadaan ibu shock, TD 80/60 mmHg, frekuensi nadi 110x/menit. Apakah tindakan kolaborasi prioritas yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Memasang infus
b)
Memberikan transfusi darah
c)
Melakuakn pemeriksaan Hb
d)
Memberikan obat anti perdarahan
e)
Memberikan oksitosin secara intra vena
31.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0 hamil 32 minggu dibawah ke rumah bersalin dengan keluhan nyeri perut yang semakin lama semakin kuat. Hasil pengkajian didapatkan skala nyeri 6, kontraksi 3 kali dalam 10 menit. Lama kontraksi 45-60 detik. Hasil periksa dalam terdapat pembukaan serviks 8 cm, ketuban utuh. Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
a)
Menganjurkan relaksasi napas dalam
b)
Mempersiapkan alat persalinan
c)
Menganjurkan posisi miring
d)
Mengajarkan cara mengejan
e)
Menganjurkan jalan-jalan
32.
Seorang perempuan, umur 28 tahun, P1A0, nafas dengan seksio cesarea hari ke-3, dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada daerah perut. Pasien mengatakan nyeri terasa ketika menyusui, ASI sudah keluar, dan pasien ingin belajar menyusui. Hasil pemeriksaan lochea rubra, bau khas, dan jumlah sedang. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Ajarkan memerah ASI
b)
Lakukan perawatan luka
c)
Lakukan perawatan payudara
d)
Berikan penyuluhan ASI eksklutif
e)
Ajarkan teknik menyusui yang benar
33.
Seorang perempuan, umur 24 tahun. P1A0 melahirkan 2 hari yang lalu di RS Saat ini, pasien menyusui bayi dan takut untuk makan ikan, karena menurut keluarga ikan menyebabkan ASI bau amis dan menyarankan ibu cukup makan buah dan sayuran saja agar produksi ASI lebih banyak. Bagaimanakah sikap perawat yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Membenarkan keyakinan pasien dan keluarga
b)
Menentang keyakinan pasien bahwa itu tidak benar
c)
Menerima keyakinan pasien untuk tidak mengkonsumsi ikan
d)
Menghargai keyakinan dan menjelaskan makanan pengganti
e)
Mengklarifikasi dan menjelaskan tentang manfaat makan ikan
34.
Seorang perempuan, umur 20 tahun. G1P0A0 hamil 5 minggu datang ke poli kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya dari hasil pengkajian didapatkan data pasien belum tahu tentang cara merawat kehamilannya. Apakah peran yang tepat dilakukan perawat pada kasus tersebut?
a)
Advokator
b)
Edukator
c)
Fasilitator
d)
Innovator
e)
Menager
35.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0, hamil 30 minggu, datang ke poliklinik kandungan untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya. Pasien mengatakan dia didiagnosis terinfeksi HIV, dan menyatakan tidak percaya. Pasien mengaku selama ini tidak pernah melakukan hubungan seksual selain dengan suaminya dan tidak ada riwayat menggunakan narkoba jenis apapun. Apakah pengkajian yang harus dilengkapi untuk mengetahui penyebab kasus tersebut?
a)
Pernah berjabat tangan dengan penderita HIV/AIDS
b)
Pernah melakukan donor darah
c)
Berciuman dengan pasangan
d)
Riwayat seksual pasangan
e)
Lingkungan tempat tinggal
36.
Seorang perempuan, umur 30 tahun, P2A0, melahirkan 1 hari yang lalu di rumah sakit, saat makan, pasien hanya makan sayur saja, tidak mau makan daging yang disediakan oleh rumah sakit karena dapat menyebabkan bau amis pada ASI. Apa tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Menjelaskan bahwa mertuanya salah dan tidak perlu didengarkan
b)
Mempersilahkan pasien untuk menentukan pilihannya tersebut
c)
Menjelaskan pentingnya daging sebagai sumber protein
d)
Membiarkan pasien bersikap mengikuti mertuanya
e)
Mengajarkan meyusun menu harian
37.
Seorang perempuan, umur 28 tahun, P1A0, nifas dengan seksio cesarea hari ke-3, dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada daerah perut. Pasien mengatakan nyeri terasa ketika menyusui, ASI sudah keluar, dan pasien ingin belajar menyusui. Hasil pemeriksaan lochea rubra, bau khas, dan jumlah sedang. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Ajarkan memerah ASI
b)
Lakukan perawatan luka
c)
Lakukan perawatan payudara
d)
Berikan penyuluhan ASI eksklutif
e)
Ajarkan teknik menyusui yang benar
38.
Seorang perempuan, umur 24 tahun. P1A0 melahirkan 2 hari yang lalu di RS Saat ini, pasien menyusui bayi dan takut untuk makan ikan, karena menurut keluarga ikan menyebabkan ASI bau amis dan menyarankan ibu cukup makan buah dan sayuran saja agar produksi ASI lebih banyak. Bagaimanakah sikap perawat yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Membenarkan keyakinan pasien dan keluarga
b)
Menentang keyakinan pasien bahwa itu tidak benar
c)
Menerima keyakinan pasien untuk tidak mengkonsumsi ikan
d)
Menghargai keyakinan dan menjelaskan makanan pengganti
e)
Mengklarifikasi dan menjelaskan tentang manfaat makan ikan
39.
Seorang perempuan, umur 25 tahun, G1P0A0, usia kehamilan 10 minggu, datang ke RS dengan keluhan tidak nafsu makan, mual kadang-kadang muntah, badan lemas. Hasil pengkajian fisik menunjukan pasien terlihat lemah, muka pucat TD 100/70 mmHg. BB 45kg, TB 155 CM, dan belum ada peningkatan BB pada saat hamil. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
a)
Ketidakseimbangan nutrisi kurang
b)
Ketidakseimbangan cairan kurang
c)
Gangguan kebutuhan sehari-harinmn
d)
Intoleransi aktivitas
e)
Kelelahan