NEW
Font size
WorksheetsUJIAN PRAKTIKUM KIMIA KLINIK 2
Total questions: 40
Worksheet time: 21mins
Elektrolit utama dalam cairan ekstraseluler yang berfungsi menjaga tekanan osmotik dan keseimbangan asam-basa bersama natrium adalah....
Kalium
Magnesium
Klorida
Kalsium
Pada prosedur pemeriksaan Klorida, berapa volume sampel serum yang dipipet ke dalam tabung reaksi...
10 μL
20 μL
50 μL
100 μL
Rumus perhitungan kadar Klorida yang digunakan dalam praktikum adalah.....
Abs sampel-Abs blanko) x faktor
abs standarabs sampel×konsentrasi standar
abs sampelabs standar×konsentrasi standar
abs sampel x abs standar/100
rentang normal kadar klorida untuk dewasa adalah......
3,5 - 5,5 g/dL
98 - 107 mmol/L
8.5 - 10.5 mg/dL
135 - 145 mmol/L
Metode pemeriksaan Albumin yang digunakan, di mana albumin bereaksi membentuk kompleks berwarna hijau, menggunakan reagen....
Jaffe Reaction
Diazo
Bromocresol Green (BCG)
O-Cresolphthalein Complexone
perhatikan gambar berikut. Pada praktikum Albumin, terbentuknya warna hijau pada tabung setelah inkubasi menunjukkan....
Reagen telah kadaluarsa
Terjadinya reaksi antara albumin serum dengan reagen BCG
Adanya kontaminasi bilirubin pada sampel
Sampel mengalami hemolisis berat
Berapa panjang gelombang yang digunakan untuk membaca absorbansi Albumin pada spektrofotometer....
340 nm
546 nm
578 nm
630 nm
Fungsi utama albumin dalam tubuh adalah....
Mengangkut oksigen
Pembekuan darah
Menjaga tekanan osmotik koloid
Melawan infeksi virus
Jika seorang pasien memiliki kadar albumin rendah (Hipoalbuminemia), kondisi klinis apa yang mungkin terjadi...
Dehidrasi berat
Sindrom Nefrotik atau Malnutrisi
Hiperparatiroidisme
Infark Miokard
Prinsip pemeriksaan kalsium menggunakan metode CPC didasarkan pada reaksi antara ion kalsium dengan O-cresolphthalein complexone dalam suasana....
Asam kuat
Netral
Basa
Bebas udara
Zat yang ditambahkan untuk mencegah interferensi Magnesium (masking agent) pada pemeriksaan Kalsium adalah....
8-hidrokuinolin
Asam asetat
Natrium hidroksida
EDTA
Perhatikan Gambar layar alat (Hasil Calcium). pada alat KD720 menunjukkan hasil konsentrasi "0 mmol/L" untuk pemeriksaan Kalsium. Penyebab teknis yang paling mungkin adalah......
Pasien tidak memiliki kalsium dalam darah
Kesalahan kalibrasi atau reagen rusak
Sampel pasien terlalu pekat
Alat dimatikan saat pembacaan
Warna kompleks yang terbentuk pada reaksi positif pemeriksaan Kalsium metode CPC adalah....
Hijau
Biru
Ungu (Violet)
Kuning
Berapa nilai normal kalsium untuk orang dewasa....
3,5 - 5,0 mg/dL
8,5 - 10,5 mg/dL
98 - 107 mg/dL
1,6 - 2,6 mg/dL
Metode kolorimetri untuk pemeriksaan magnesium menggunakan pewarna khelat seperti....
Calmagite atau Xylidyl blue
Bromocresol Purple
Metil Orange
Pikrat Alkali
Pada pemeriksaan Magnesium, sampel serum tidak boleh hemolisis karena....
Magnesium akan menguap
Eritrosit mengandung konsentrasi Mg tinggi yang akan meningkatkan hasil palsu
Hemoglobin akan menyerap warna reagen
Menyebabkan reagen menjadi asam
Berapa lama waktu inkubasi yang diperlukan untuk pemeriksaan Magnesium pada suhu ruang....
1 menit
2 menit
10 menit
30 menit
Perhatikan hasil Magnesium pada gambar. Laboran melaporkan hasil Magnesium 0,0 mmol/L karena selisih absorbansi blanko dan standar sangat kecil. Tindakan perbaikan apa yang harus dilakukan oleh laboran....
Mengeluarkan hasil 0,0 apa adanya
Mengganti sampel dengan urin
Melakukan pemeriksaan ulang (Duplo) dan pengecekan reagen/standar
Menambah volume sampel menjadi 1 mL
Enzim ALP termasuk golongan enzim hidrolase yang memecah ester fosfat pada kondisi...
Asam (pH 5)
Netral (pH 7)
Basa (Alkaline)
Suhu dingin
Substrat spesifik yang digunakan dalam pengukuran aktivitas ALP adalah....
Kreatin fosfat
p-nitrofenil fosfat
Asam glukuronat
Bilirubin diglukuronida
Perhatikan Gambar layar alat KD720 (Hasil ALP). Layar menunjukkan hasil ALP sebesar 497,5 U/L. Interpretasi klinis dari angka tersebut pada pasien dewasa adalah....
Normal
Rendah (Hipofosfatasia)
Tinggi (Hiperfosfatasia/Indikasi gangguan hati atau tulang)
Tidak valid
Secara fisiologis, peningkatan kadar ALP yang signifikan sering ditemukan normal pada kelompok....
Lansia yang sedang tidur
Anak-anak dalam masa pertumbuhan tulang
Orang dewasa yang berpuasa
Pria perokok
Berapa perbandingan volume sampel dan reagen kerja pada pemeriksaan ALP sesuai prosedur (20 µL sampel : 1000 µL reagen)...
1 : 10
1 : 20
20:1000 = 1 : 50
1 : 100
Bilirubin direk (terkonjugasi) bereaksi dengan asam sulfanilat terdiazotasi (DSA) membentuk senyawa berwarna merah yang disebut...
Biliverdin
Urobilinogen
Azobilirubin
Sterkobilin
Perbedaan utama prinsip reaksi antara Bilirubin Direk dan Indirek adalah...
Bilirubin direk memerlukan akselerator (alkohol/kafein)
Bilirubin direk larut air dan bereaksi langsung tanpa akselerator
Bilirubin direk hanya bereaksi pada suhu 100°C
Bilirubin direk tidak berwarna
Perhatikan Gambar layar alat pada (Hasil Bilirubin). Meskipun absorbansi terbaca 0.196, hasil konsentrasi Bilirubin Direct tertulis "0 mmol/L". Interpretasi yang tepat yaitu....
Lampu fotometer mati
Nilai standar/kalibrasi belum diinput ke sistem
Kuvet yang digunakan kotor
Sampel pasien normal
alat apakah yang digunakan dalam tahap pra-analitik untuk memisahkan serum dari sel darah merah sebelum sampel diuji kadar ALP atau Bilirubin-nya....
Vortex mixer
Waterbath
Sentrifuge
Inkubator
Alat laboratorium manakah yang digunakan untuk mengkondisikan reaksi kimia pada suhu stabil misalnya 37oC pada pemeriksaan Klorida atau CK-MB agar berjalan optimal....
Sentrifuge
Waterbath
Vortex mixer
Neraca analitik
Pemeriksaan CK-MB (Creatine Kinase-Myocardial Band) sangat spesifik untuk mendeteksi kerusakan pada....
Otot Rangka
Otak
Otot Jantung
Paru-paru
Perhatikan Gambar layar alat pada (Hasil CKMB). Absorbansi sampel CKMB terbaca 0.002 dengan hasil 0.00 U/L. Faktor apa penyebab hasil 0.00 ini....
Suhu inkubasi terlalu panas
Faktor konversi pada alat masih bernilai 0
Sampel darah beku
Reagen CKMB berwarna bening
Isoenzim CK-MB meningkat secara signifikan pada kondisi patologis.....
Gagal Ginjal Kronis
Hepatitis Akut
Infark Miokard Akut (Serangan Jantung)
Diabetes Melitus
Pada prosedur kerja CK-MB, reagen ditambahkan dalam dua tahap (R1 dan R2). Suhu inkubasi yang digunakan adalah....
25oC
30oC
37oC
100oC
Dalam prosedur pemeriksaan Bilirubin Direct, apa saja isi dari Tabung Blanko yang membedakannya dengan Tabung Sampel...
Berisi Reagen 1, Reagen 2, dan Aquades
Berisi Reagen 1 saja (1,0 mL) tanpa penambahan Reagen 2 atau sampel
Berisi Reagen 1 dan Sampel tanpa Reagen 2
Berisi Reagen 2 saja
Dalam spektrofotometri, hukum Lambert-Beer menyatakan bahwa absorbansi berbanding lurus dengan.....
Suhu larutan
Waktu inkubasi
Konsentrasi zat terlarut
Volume total larutan
Apa fungsi "Blanko" dalam pemeriksaan kimia klinik.....
Sebagai pembanding warna hasil
Mengoreksi serapan cahaya oleh reagen agar absorbansi murni dari sampel
Untuk membersihkan kuvet
Sebagai kontrol positif
Jika hasil menunjukkan absorbansi Sampel lebih tinggi dari absorbansi Standar, maka...
Kadar sampel lebih rendah dari konsentrasi standar
Kadar sampel lebih tinggi dari konsentrasi standar
Kadar sampel sama dengan konsentrasi standar
Terjadi kesalahan pipetting
Berbeda dengan parameter lain, prosedur CK-MB memiliki tahapan penambahan reagen bertingkat. Kapan Reagen 2 (R2) ditambahkan ke dalam tabung reaksi....
Bersamaan dengan Reagen 1 sebelum sampel masuk
Setelah inkubasi pertama (R1 + Sampel) selesai
Langsung setelah sampel dimasukkan tanpa inkubasi
Setelah pembacaan absorbansi pertama
Pada prosedur pemeriksaan ALP, metode pembacaan yang dilakukan adalah Kinetic. Kapan pembacaan absorbansi sampel dilakukan setelah inkubasi awal....
Tepat pada menit ke-5
Segera, lalu dibaca kembali setelah 60-120 detik
Setelah didiamkan 1 jam
Setelah warna berubah menjadi bening
Sampel serum yang "Ikterik" akan berwarna kuning tua/kecoklatan. Hal ini dapat mengganggu pemeriksaan karena....
Mengandung lemak tinggi
Mengandung kadar bilirubin tinggi yang menyerap cahaya
Mengandung sel darah merah pecah
Mengandung bakteri
Manakah urutan pencampuran yang benar pada prosedur umum End-point (seperti Albumin/Magnesium)?
Reagen -> Inkubasi -> Sampel -> Baca
Sampel -> Baca -> Reagen -> Inkubasi
Reagen -> Tambah Sampel -> Inkubasi -> Baca Absorbansi
Inkubasi -> Reagen -> Sampel -> Baca
