wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS EBP 2025

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Prinsip utama dari Evidence-Based Practice (EBP) dalam kegawatdaruratan maternal adalah…

a)

Mengikuti intuisi klinisi dalam pengambilan Keputusan

b)

Mengandalkan pengalaman praktiK

c)

Menggabungkan bukti ilmiah terbaik, keahlian klinis, dan preferensi pasien

d)

Mengatasi keluhan pasien dengan pendekatan budaya lokal

e)

Berdasarkan keputusan ibu dan keluarga

2.

Dalam kasus perdarahan postpartum (PPH), intervensi berbasis bukti yang direkomendasikan secara global adalah…

a)

Pemberian uterotonika

b)

Pemberian paracetamol

c)

Pemasangan kateter

d)

Infus glukosa 5%

e)

Pemberian MgSO4

3.

Tujuan utama penerapan Evidence-Based Practice dalam kegawatdaruratan maternal…

a)

Mengurangi angka intervensi medis 

b)

Menstandarkan seluruh tindakan medis di semua fasilitas

c)

Memberikan perawatan berdasarkan data ilmiah terkini untuk keselamatan ibu

d)

Mempercepat rujukan tanpa mempertimbangkan kondisi

e)

Menemukan tempat rujukan sesuai faskes ibu

4.

Langkah pertama seorang bidan dalam menerapkan EBP adalah…

a)

Melakukan tindakan sesuai pengalaman pribadi

b)

Menyusun pertanyaan klinis yang jelas

c)

Menerapkan intervensi tanpa evaluasi

d)

Diskusi dengan tim medis dalam mengahdapi masalah kesehatan

e)

Mencari jurnal ilmiah terbaru

5.

Menurut EBP, metode kontrasepsi jangka panjang yang paling efektif adalah...

a)

Pil kombinasi

b)

Suntik

c)

Kondom

d)

IUD

e)

Vasektomi

6.

Tujuan utama dari pelayanan KB berbasis Evidence-Based Practice adalah...

a)

Memberikan layanan kontrasepsi aman dan efektif

b)

Menurunkan jumlah anak di keluarga

c)

Meningkatkan akseptor kontrasepsi hormonal

d)

Menemukan alat kontrasepsi dengan 0% efek samping

e)

Mencegah kehamilan tidak diinginkan

7.

Dalam hasil penelitian terbaru, bidan dapat memberikan kontrasepsi darurat jika hubungan seksual tidak terlindungi, maksimal dalam….

a)

72 jam

b)

48 jam

c)

24 jam

d)

12 jam

8.

Berdasarkan WHO, salah satu indikator keberhasilan program pencegahan HIV di kelompok berisiko adalah...

a)

Jumlah klinik yang dibuka

b)

Ditutupnya tempat lokalisasi / PSK

c)

Penurunan prevalensi IMS dan peningkatan penggunaan kondom

d)

Jumlah tenaga kesehatan terlatih dalam kesehatan reproduksi

e)

Meningkatnya pemakai narkoba suntik yang di rehabilitasi

9.

Program edukasi berbasis bukti yang efektif untuk pencegahan HIV di kalangan remaja adalah...

a)

Hanya memberikan informasi medis

b)

Memberikan brosur tanpa diskusi

c)

Melarang pembicaraan tentang seks di sekolah

d)

Pendekatan berbasis sekolah dengan pendidikan seks komprehensif

e)

Mmeberikan materi kesehatan reproduksi pada remaja yang berisiko

10.

Berdasarkan EBP, intervensi utama untuk menurunkan risiko HIV pada pengguna narkoba suntik adalah...

a)

Menyediakan kondom gratis

b)

Program pertukaran jarum suntik (needle exchange program)

c)

Rahabilitasi

d)

Memberikan antibiotik profilaksis

e)

Hukuman penjara

11.

Berdasarkan EBP, ikterus neonatorum patologis ditandai dengan...

a)

Bilirubin meningkat cepat dalam 24 jam

b)

Muncul pada hari ke-2 sampai ke-3

c)

Muncul setelah 24 jam pertama

d)

Menghilang dalam 7 hari

e)

Muncul pada daerah wajah sampai bagian dada bayi

12.

Salah satu intervensi berbasis bukti untuk menurunkan bilirubin pada ikterus fisiologis adalah...

a)

Membatasi pemberian ASI

b)

Memberikan glukosa 10%

c)

Menjemur bayi

d)

Menyusui dini dan sering

e)

Fototerapi

13.

Menurut pedoman berbasis bukti, fototerapi diberikan pada neonatus dengan...

a)

Neonatus yang tampak kuning pada hari ke dua

b)

Bilirubin total

> 12 mg/dL pada bayi cukup bulan

c)

Bilirubin total

> 10 mg/dL pada bayi cukup bulan

d)

Bilirubin total

> 8 mg/dL pada bayi cukup bulan

e)

Bilirubin total

> 6 mg/dL pada bayi cukup bulan

14.

Berdasarkan penelitian EBP, intervensi utama dalam mencegah hipotermia pada neonatus adalah...

a)

Pemberian selimut tebal

b)

Kontak kulit ke kulit dengan ibu (skin-to-skin contact)

c)

Memandikan bayi setelah IMD 1 jam

d)

Perawatan bayi di lakukan dalam inkubator

e)

Membedong bayi

15.

Dalam pemantauan tumbuh kembang, alat ukur yang berbasis EBP untuk menilai nyeri pada bayi adalah...

a)

Wong-Baker Scale

b)

Skala APGAR

c)

Skala BMI

d)

FLACC Scale

e)

Visual Analog Scale (VAS)

16.

Tindakan yang direkomendasikan untuk mencegah infeksi tali pusat pada neonatus adalah...

a)

Menggunakan antiseptik alkohol setiap hari

b)

Perawatan tali pusat kering tanpa antiseptik (dry cord care)

c)

Menutup tali pusat dengan perban

d)

Memandikan bayi tiap hari

e)

Memberikan betadhine

17.

Intervensi yang paling efektif dalam mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pada anak prasekolah adalah...

a)

Banyak minum air putih

b)

Pemberian vitamin A

c)

Pemberian antibiotik profilaksis

d)

Cuci tangan pakai sabun secara rutin

e)

Penggunaan minyak aroma terapi

18.

Tanda peringatan dini dari gangguan perkembangan motorik kasar pada anak usia 18 bulan adalah...

a)

Belum bisa berjalan tanpa bantuan

b)

Belum bisa mengunyah makanan padat

c)

Belum bisa menyebut nama sendiri

d)

Belum bisa menggenggam pensil

e)

Belum bisa mengancingkan baju sendiri

19.

Berdasarkan penelitian dalam memantau tumbuh kembang, frekuensi kontrol tumbuh kembang pada anak usia prasekolah (1–5 tahun) sebaiknya dilakukan...

a)

Setiap 1 bulan

b)

Setiap 3 bulan

c)

Setiap 4 bulan

d)

Setiap 6 bulan

e)

Setiap 8 bulan

20.

Berdasarkan jadwal imunisasi dari WHO dan IDAI, imunisasi BCG diberikan saat...

a)

Bayi berusia 6 bulan

b)

bayi berusia 3 - 4 bulan

c)

0 - 2 bulan

d)

usia 9 bulan

e)

Bayi setelah 6 bulan

21.

Menurut prinsip EBP, jika bayi mengalami demam pasca imunisasi, tindakan yang tepat adalah...

a)

Menunda memberikan imunisasi selanjutnya

b)

Memberi kompres hangat dan obat antipiretik

c)

Memberi antibiotik

d)

Menunda memberikan imunisasi selanjutnya

e)

Memberi es batu di tempat suntikan

22.

Alasan pentingnya pemberian imunisasi HB0 dalam 24 jam pertama kehidupan adalah...

a)

Mencegah penularan hepatitis dari ibu ke bayi

b)

Mencegah icterus neonatorum

c)

Mencegah terjadinya tetanus neonatorum

d)

Mencegah perdarahan intra kranial akibat proses persalinan

e)

Mencegah penyakit penularan HIV dari ibu ke bayi

23.

Imunisasi MMR diberikan untuk mencegah...

a)

Malaria, Meningitis, Rubella

b)

Measles, Malaria, Rabies

c)

Morfin, Mumps, Rickets

d)

Measles, Mumps, Rubella

e)

Measles, Meningitis, Rubella

24.

Menurut studi berbasis bukti, bagaimana dampak pernikahan usia dini pada remaja...

a)

Meningkatkan kualitas pendidikan

b)

Menurunkan AKI

c)

Meningkatkan risiko komplikasi kehamilan

d)

Mengurangi pengangguran

e)

Mengurangi kejadian HIV

25.

Salah satu indikator penting dari kesehatan reproduksi remaja adalah...

a)

Tinggi badan

b)

Usia menarche

c)

Kekuatan otot

d)

Berat badan

e)

Lemak tubuh

26.

Berdasarkan EBP, alasan imunisasi ulang (booster) diperlukan adalah karena...

a)

Antibodi dari imunisasi pertama langsung hilang

b)

Anak sering sakit

c)

Kekebalan dari vaksin awal bisa menurun seiring waktu

d)

Untuk mempercepat pertumbuhan

e)

Meningkatkan cakupan imunisasi

27.

Dalam praktik EBP, stimulasi perkembangan anak usia dini sebaiknya dilakukan oleh...

a)

Dokter umum

b)

Dokter spesialis anak

c)

Bidan yang telah terlatih

d)

Orangtua dan guru PAUD

e)

Tim pemantauan Tumbang di RS

28.

Intervensi non-farmakologis berbasis bukti untuk menurunkan risiko penularan HIV dari ibu ke bayi adalah...

a)

Menghentikan pemberian ASI pada minggu pertama

b)

Menghindari prosedur invasif seperti vakum dan episiotomi yang tidak perlu

c)

Melakukan persalinan sesar pada semua ibu

d)

Memberikan ASI dan sufor secara bergantian

e)

Tidak melakukan rawat gabung

29.

Menurut WHO, skrining HIV pada ibu hamil direkomendasikan untuk...

a)

Semua ibu hamil tanpa kecuali

b)

Ibu hamil dengan gejala HIV

c)

Ibu hamil dengan riwayat IMS

d)

Ibu hamil dengan anemia

e)

Ibu dengan riwayat HIV

30.

Tujuan utama dari fototerapi pada neonatus dengan ikterus adalah untuk…

a)

Menurunkan produksi bilirubin oleh hati

b)

Menghentikan hemolisis sel darah merah

c)

Mengubah bilirubin tidak terkonjugasi menjadi bentuk larut air

d)

Mengurangi penyerapan bilirubin di usus

e)

Menghentikan produksi sel darah merah

31.

Intervensi EBP yang paling efektif untuk mencegah sepsis neonatorum adalah…

a)

Pemberian antibiotik profilaksis

b)

Menjaga kebersihan tangan sebelum kontak dengan neonatus

c)

Imunisasi BCG segera setelah lahir

d)

Pemberian ASI eksklusif sejak hari ketiga

e)

Memberikan alkohol pada tali pusat

32.

Kandungan dalam kolostrum yang paling berperan dalam melindungi bayi dari infeksi adalah…

a)

Kalsium

b)

Lemak jenuh

c)

Vitamin K

d)

Imunoglobulin A (IgA)

e)

Kolostrum

33.

Salah satu indikator perkembangan sosial-emosional yang sesuai pada anak usia 3 tahun adalah...

a)

Mulai bermain bersama (cooperative play) dan meniru teman sebayanya

b)

Tidak bisa mengekspresikan emosinya

c)

Sering menangis

d)

Bermain sendiri dan tidak tertarik pada anak lain

e)

Sering menunjukkan rasa takut yang tidak masuk akal

34.

Strategi yang paling efektif secara evidence-based untuk mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini adalah...

a)

Memberikan waktu layar (screen time) yang cukup

b)

Menyediakan makanan manis agar anak bahagia

c)

Memberikan lingkungan bermain yang aman dan dukungan emosional

d)

Mengajarkan membaca sejak usia 1 tahun

e)

Memberikan banyak mainan berwarna - warni

35.

Tujuan utama penundaan penjepitan tali pusat minimal 1 menit pada neonatus sehat adalah…

a)

Menurunkan resiko infeksi neonatorum

b)

Menurunkan bilirubin

c)

Menghindari trauma

d)

Mencegah infeksi

e)

Meningkatkan transfer zat besi dan volume darah ke bayi