wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BIMBEL GADAR 2

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat sedang dinas malam di IGD Rumah Sakit Curup. Pada saat bersamaan masuk 5 orang pasien. Tn.A mengeluh sakit kepala hebat, Tn.B mengalami luka tusuk pada bagian abdomen, Tn.C dengan frekuensi nafas 46x/menit, Tn.D terjadi serangan jantung, dan TN.E mengalami fraktur pelvis. Pasien manakah yang menjadi prioritas pertama, pada kasus diatas?

a)

Tn.A

b)

Tn.B

c)

Tn.C

d)

Tn.D

e)

Tn.E

2.

Nn.Q (21 Tahun) dibawa ke IGD pasca kecelakaan bermotor. Didapatkan hasil pengkajian, nadi teraba lemah 120x/menit, akral teraba dingin, suhu 36,4oC, sianosis di ujung jari dan bibir. Klien mengalami penurunan kesadaran dengan GCS 12 dan tampak fraktur fremur yang telah dibidai. Apakah tindakan selanjutnya yang dapat dilakukan perawat?

a)

Kontrol perdarahan dengan balut tekan

b)

Selimuti klien menggunakan selimut tebal

c)

Ambil darah untuk pemeriksaan crossmatch

d)

Berikan oksigen menggunakan sungkup 10L/menit

e)

Berikan cairan kristaloid dengan suhu hangat, 2 jalur IV, diguyur

3.

Tn.H (26 tahun) dilarikan ke IGD RS Sobirin pasca kecelakaan bermotor, dari hasil pengkajian : tidak ada sumbatan jalan nafas, neck collar telah terpasang dengan frekuensi napas 42x/menit. Apakah tindakan selanjutnya yang dapat dilakukan perawat?

a)

Mengevaluasi penyebab kemungkinan terjadinya masalah pernapasan

b)

Mengevaluasi tanda-tanda vital

c)

Melakukkan imobilisasi leher

d)

Mengevaluasi jalan napas

e)

Memasang combitude

4.

Seorang Perempuan (24 Tahun) dilarikan ke IGD Puskesmas pasca kecelakaan bermotor. Hasil pengkajian, tampak adanya jejas di area abdomen, GCS 12, wajah pucat, akral dingin, CRT 4 detik, frekuensi nadi 120 x/menit dan tekanan darah 110/70 mmHg. Apakah tindakan yang tepat dilakukan perawat?

a)

Kolaborasi dalam pemberian produk darah

b)

Kolaborasi dalam pemberian cairan kristaloid hangat, diguyur

c)

Kolaborasi dalam pemberian cairan kristaloid hangan, 8 tetes /menit

d)

Meninggikan kepala pasien 10-300 untuk mencegah peningkatan tekanan intracranial.

e)

Mengeluarkan cairan berupa darah dari rongga abdomen untuk meminimalkan komplikasi.

5.

Nn.P (22 Tahun), tiba-tiba mengalami sesak napas saat dilakukan transfuse darah, dengan frekuensi nadi 40x/menit dan terdengan bunyi stridor. Apakah tindakan mandiri yang tepat dilakukan perawat untuk mengatasi masalah diatas?

a)

Memberikan O2 10 L/menit

b)

Memberikan adrenalin 0,5 -1 mg

c)

Menghentikan pemberian transfusi darah

d)

Melakukan chin lift untuk membuka jalan napas

e)

Melakukan intubasi untuk membebaskan jalan napas

6.

Seorang laki-laki berusia 26 tahun dilarikan ke IGD Rumah Sakit pasca jatuh saat melakukan olahraga arung jeram. Data yang didapat GCS 8, terdengan suara gurgling, frekuensi napas 38x/menit, frekuensi nadi 120x/menit, bibir dan ujung kuku sianosis dan adanya krepitasi pada daerah pelvis. Apakah tindakan keperawatan prioritas yang tepat dilakukan ?

a)

Melakukan pembidaian pada daerah pelvis

b)

Membebaskan jalan napas dengan tindakan suction

c)

Memberikan terapi cairan kristaloid hangat dengan 2 jalur

d)

Meninggikan kepala 10-30 derajat untuk mencegah peningkatan intracranial

e)

Memberikan terapi oksigen 12-15L/menit menggunakan non rebreathing mask

7.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit dengan kulit melepuh akibat bahan kimia dari hasil pengkajian, bahan kimia tampat berupa serbuk, tampak luka bakar di wajah dan lengan kanan. Perawat membuka pakaian pasien untuk mengurangi kontak. Adapun tindakan berikutnya yang tepat dilakukan oleh perawat ?

a)

Memasang infus dua jalur untuk resusitasi cairan

b)

Menyikat bahan kimia sebelum melakukan irigasi

c)

Membersihkan luka bakar pasien dengan normal saline

d)

Menyiram bahan kimia dari tubuh pasien dengan air mengalir

e)

Menutup luka pasien dengan kasa basah untuk menjaga kelembapan

8.

Seorang bayi (7 bulan) dilarikan ke IGD setelah menelan permen yang tidak sengaja dijatuhkan di lantai. Bayi tidak dapat mengeluarkan suara, terdengan suara stridor dan terdapat sumbatan jalan napas total. Setelah dilakukan teknik back blow diikuti chect thrust berulang-ulang sebanyak 5 kali namun sumbatan jalan nafas tidak teratasi dan bayi terlihat semakin membiru. Perawat bersiap melakukan CPR. Berapakah rasio kompresi : ventilasi yang tepat dilakukan perawat tersebut ?

a)

30 : 2 (satu penolong)

b)

15 : 1 (dua penolong)

c)

30 : 2 (satu maupun dua penolong)

d)

15 : 1 (satu maupun dua penolong)

e)

Salah Semua

9.

Seorang perawat sedang memberikan perawatan kepada seorang pasien di ruang ICU RS M.Yunus. perawat melihat adanya gambaran EKG pada monitor sebagai berikut : Apakah tindakan yang pertama kali harus dilakukan oleh perawat tersebut ?

a)

Defibrilasi

b)

Memberikan terapi epinefrin

c)

Memberikan terapi amiodarone

d)

Memulai resusitasi jantung paru (CPR)

e)

Mengecek nadi dan pemasangan lead EKG

10.

Seorang laki-laki Tn.U berusia 34 tahun dengan DM tipe 1 diantar ke IGD. Pada pasien tidak makan dan tidak melakukan injeksi insulin. Pasien terlihat konfusi dan latergi, frekuensi napas 32 x/menit, dan nafas pasien tercium seperti bau buah. GDS 620 mg/dl. Dengan bantuan terapi oksigen 40%, nilai AGD : pH 7,15 ; paCO2 30 mmHg; HCO3- 10 mEq/L dan SaO2 94%. Apakah hasil interpretasi analisa gas darah pada pasien terebut ?

a)

Asidosis metabolic

b)

Asidosis respiratorik

11.

Seorang laki-laki Tn.U berusia 34 tahun dengan DM tipe 1 diantar ke IGD. Pada

pasien tidak makan dan tidak melakukan injeksi insulin. Pasien terlihat konfusi

dan latergi, frekuensi napas 32 x/menit, dan nafas pasien tercium seperti bau buah.

GDS 620 mg/dl. Dengan bantuan terapi oksigen 40%, nilai AGD : pH 7,15 ;

paCO2 30 mmHg; HCO3- 10 mEq/L dan SaO2 94%.

Apakah hasil interpretasi analisa gas darah pada pasien terebut ?

a)

Asidosis metabolic

b)

Asidosis respiratorik

c)

Asidosis metabolik terkompensasi penuh

d)

Asidosis metabolik terkompensasi sebagian

e)

Asidosis resporatorik terkompensasi sebagian

12.

Seorang bayi baru lahir dengan keadaan tubuh kemerahan, ekstremitas pucat,

gerakan fleksi, frekuensi nadi 80 x/menit, tidak menangis, menyeringai.

Berapa skor APGAR pada kasus bayi diatas ?

a)

6

b)

5

c)

4

d)

3

e)

2

13.

Seorang laki-laki 35 tahun dibawa ke IGD rumah sakit, pada pemeriksaan fisik

ditemukan luka tusuk, mengeluarkan darah pada abdomen kuadran kanan atas,

pasien mengalami penurunan kesadaran, tekanan darah : 100/60 mmHg, nadi :

110 x/menit teraba kecil, nafas 20 x/menit, akral dingin, CRT 3 detik.

Manakah tindakan yang pertama yang dilakukan perawat pada pasien ?

a)

Pasang IV line

b)

Cek saturasi oksigen

c)

Pemeriksaan rontgen

d)

Tekan luka dengan kassa steril

e)

Jahit luka yang mengeluarkan darah

14.

. Nn.Z usia 19 tahun dibawa keluarga ke IGD dengan kondisi pasien gelisah, pada

saat dilakukan pengkajian tercium bau obat nyamuk, nafas : 15 x/menit, nadi

45x/menit, mulut mengeluarkan busa. Berdasarkan informasi dari keluarga pasien

mengatakan sebelum dibawa ke IGD keluarga melihat Nn.Z mencoba bunuh diri

dengan meminum obat nyamuk 1 jam yang lalu. Hasil rekaman EKG

menunjukkan blok jantung total.

Metode dekontaminasi manakah yang paling tepat diberikan pada kasus diatas ?

a)

Pemberian antidotum

b)

Pemberian pencahar

c)

Kumbah lambung

d)

Haemodialisis

e)

Suction

15.

Perempuan usia 23 tahun diantar keluarga ke IGD dengan kondisi mengalami

penurunan kesadaran akibat kecelakaan lalu lintas 20 menit yang lalu, terdapat

cedera pada bagian kepala, terdengar bunyi gurging, perdarahan pada telapak

tangan. Tekanan darah 100/60 mmHg, nadi 110 x/menit, nafas 14x/menit, suhu

36,5oC.

Apakah prioritas masalah keperawatan pada kasus diatas ?

a)

Ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral

b)

Resiko kekurangan volume cairan

c)

Ketidakefektifan jalan nafas

d)

Kerusakan integritas kulit

e)

Hipotermia

16.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun dibawa ke IGD karena mengalami kecelakaan.

Hasil pengkajian didapatkan jejas diantara dada dan abdomen pada ICS 4-5,

pasien meringis kesakitan, defans muscular (+), CRT 4 detik, pucat, akral teraba

dingin, TD 80/60 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, frekuensi nafas 25 x/menit,

suhu 37˚C.

Apakah masalah keperawatan yang tepat pada kasus tersebut ?

a)

Gangguan perfusi jaringan

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Hipovolemia

d)

Risiko infeksi

e)

Nyeri akut

17.

Seorang kelompok triase bencana gempa bumi menemukan korban trauma dengan

kondisi masih dalam keadaan sadar, pernapasan 22 x/menit dan nadi 97 x/menit.

Korban mengeluh nyeri ekstremitas dan tidak dapat menggerakan ekstremitas

distal. Korban dicurigai mengalami cedera servikal.

Apakah alat mobilisasi yang paling aman digunakan pada korban terebut ?

a)

Kendrick Extrication Device (KED)

b)

Long spine board

c)

Short spine board

d)

Basket sretcher

e)

Scoop stretcher

18.

Seorang laki-laki berusia 37 tahun diantar ke IGD dengan mobil setelah

mengalami kebakaran rumah dan mengalami luka bakar serius derajat IIB di

daerah dada sampai perut dan kedua tangan 40 menit yang lalu. Diketahui BB

pasien 50 kg dan TB 163 cm.

Berapakah kebutuhan resusitasi cairan dalam 8 jam pertama berdasarkan rumus Parkland Baxter ?

a)

7200 ml

b)

5400 ml

c)

3600 ml

d)

2700 ml

e)

1800 ml

19.

 

Terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang laki-laki berusia 28

tahun dibawa ke IGD dengan keluhan sesak nafas dan nyeri dada. Dari hasil

anamnesis, terdapat riwayat benturan dada akibat kecelakaan lalu lintas.

Pemeriksaan disik didapatkan adanya tekanan vena jugularis meningkat, perkuli

thoraks hipersonor, tampak sesak semakin bertambah. TD 90/60 mmHg, nadi 123

x/menit, pernapasan 26 x/menit dan suhu 37,9oC.

Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut ?

a)

Menganjurkan relaksasi nafas dalam

b)

Memasang infus cairan kristaloid

c)

Memberikan oksigen 10 L/menit

d)

Melakukan dekompresi needle

e)

Melakukan kompres hangat

20.

Seorang perawat prehospital mendapatkan korban dengan keadaan trauma

multiple. Korban tampak tidak sadar, tampak rhinorrhea dan masih ada

pergerakan dinding dada serta usaha untuk bernafas.

Apakah tindakan pertama yang dilakukan perawat pada kasus diatas ?

a)

Memasang Oro-Pharingeal Airway (OPA)

b)

Membuka airway dengan teknik jaw trust

c)

Memasang semi-rigid cervical collar

d)

Memanggil bantuan

e)

Melakukan suction