Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Try Out IPS PPG 2025

Total questions: 64

Worksheet time: 1hrs 9mins

Name
Class
Date
1.

Bu Rani sedang mengajarkan topik perubahan spasial dan interaksi antara ruang di Indonesia. Dia menyadari bahwa sebagian besar siswa tidak dapat mengaitkan kondisi geografis daerah tersebut dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, dia meminta siswa untuk mengamati lingkungan sekitar mereka dan mendokumentasikan kegiatan ekonomi yang dipengaruhi oleh lokasi geografis, seperti pertanian di dataran tinggi atau perikanan di daerah pesisir. Setelah itu, siswa diminta untuk membuat infografis interaktif untuk dipresentasikan di kelas.

a)

Menyimpulkan materi berdasarkan buku teks

b)

Memberikan soal latihan dari modul

c)

Memfasilitasi diskusi kelas agar siswa dapat membandingkan temuan dan menarik generalisasi tentang hubungan antara ruang dan kegiatan ekonomi

d)

Memperbaiki hasil infografis secara individu

e)

Menugaskan siswa untuk membaca ulang materi

2.

Anda sedang mengajarkan materi tentang interaksi sosial. Dalam pengamatan, siswa dengan mudah menghafal definisi tetapi kesulitan untuk memahami contoh nyata dan penerapannya dalam kehidupan mereka. Anda memulai simulasi mini yang menampilkan interaksi positif dan negatif, kemudian meminta siswa untuk menganalisis menggunakan konsep norma, nilai, dan peran sosial.

a)

Ujian pilihan ganda setelah simulasi

b)

Lembar kerja jawaban singkat

c)

Penilaian berbasis rubrik dari kinerja selama simulasi

d)

Jurnal refleksi individu siswa untuk mengevaluasi pemahaman dan keterlibatan mereka dalam simulasi

e)

Ringkasan materi interaksi sosial

3.

Pak Tono ingin siswa memahami bagaimana kegiatan ekonomi masyarakat berubah seiring waktu karena perkembangan teknologi. Ia mengundang siswa untuk membandingkan pasar tradisional dan platform belanja online di sekitar mereka. Setiap kelompok ditugaskan untuk mewawancarai satu penjual dari dua jenis pasar dan menyusun laporan perbandingan.

a)

Kuliah dan Tanya Jawab

b)

Diskusi kelas umum tanpa data lapangan

c)

Praktikum mikroekonomi

d)

Pembelajaran Berbasis Proyek berdasarkan wawancara lapangan dan perbandingan model ekonomi

e)

Kuis online tentang teknologi ekonomi

4.

Di kelas, siswa menunjukkan minat yang rendah saat mempelajari globalisasi. Mereka merasa topik ini terlalu abstrak dan jauh dari kehidupan mereka. Guru kemudian meminta siswa untuk mengumpulkan bukti pengaruh globalisasi dalam kehidupan sehari-hari, seperti tren makanan, gaya fashion, dan penggunaan aplikasi asing. Siswa diminta untuk menyusun portofolio dalam bentuk foto, potongan, dan analisis singkat.

a)

Ujian formatif

b)

Lembar pengisian

c)

Penilaian portofolio berdasarkan produk nyata dan analisis siswa

d)

Pengulangan kuliah

e)

Debat kelompok

5.

Dalam mempelajari bentuk interaksi antara ruang di Indonesia, guru memutar video dokumenter pendek tentang rute distribusi barang dari produsen ke konsumen. Setelah itu, siswa diminta untuk membuat peta rute distribusi barang di daerah mereka dan menjelaskan faktor geografis yang mempengaruhi rute tersebut.

a)

Menugaskan tugas untuk menulis ulang konten video

b)

Diskusi kelas membandingkan peta distribusi siswa dan menilai hubungan geografis mereka

c)

Kuis harian

d)

Presentasi guru tentang teori distribusi

e)

Mengisi lembar evaluasi individu

6.

Pak Johan menyadari bahwa ketika membahas keragaman budaya Indonesia, siswa sering menyebut klise 'tari dan kostum tradisional' tanpa memahami makna budaya di baliknya. Ia kemudian meminta siswa untuk melakukan penelitian kecil tentang budaya minoritas di daerah mereka, termasuk nilai-nilai sosial yang dijunjung, dan membuat vlog singkat berdurasi 3-5 menit.

a)

Lembar observasi guru

b)

Platform berbagi video seperti YouTube atau Google Drive untuk publikasi vlog siswa

c)

Papan poster buatan tangan

d)

Peta budaya Indonesia

e)

Gambar tokoh budaya nasional

7.

Ketika membahas dinamika sosial komunitas perkotaan dan pedesaan, guru memperhatikan bahwa siswa cenderung menganggap salah satu lebih unggul dari yang lain. Untuk menyeimbangkan persepsi, dia membagi siswa menjadi kelompok dengan latar belakang yang berbeda dan meminta mereka

4 lines
8.

Guru ingin mengajarkan topik ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Ia menyajikan data BPS dalam bentuk grafik ketidaksetaraan distribusi pendapatan di beberapa provinsi. Siswa tampak bingung membaca grafik tersebut dan merasa kesulitan untuk menarik kesimpulan. Guru kemudian membimbing siswa untuk membaca grafik dengan perlahan dan memberikan pertanyaan panduan.

a)

Melanjutkan ke materi berikutnya

b)

Identifikasi kesulitan literasi data siswa dan rancang pembelajaran remedial berdasarkan grafik

c)

Memberikan tugas membaca mandiri

d)

Meminta siswa untuk bertanya di rumah

e)

Menurunkan tingkat pertanyaan

9.

Anda mengajarkan topik konflik sosial. Siswa terbiasa menganggap konflik hanya sebagai hal negatif. Anda menunjukkan film pendek yang menampilkan konflik sosial konstruktif, seperti protes damai yang menghasilkan kebijakan baru. Setelah menonton, siswa diminta untuk menulis refleksi dan mendiskusikan jenis konflik yang telah mereka amati di masyarakat.

a)

Uji siswa dengan pertanyaan pilihan ganda

b)

Adakan debat terstruktur tentang konflik positif vs negatif dalam pengembangan sosial

c)

Ulangi penjelasan tentang konflik sosial

d)

Salin definisi

e)

Ujian akhir tentang topik ini

10.

Mrs. Mira ingin membangun pemahaman siswa tentang kontribusi warga terhadap kehidupan demokratis. Dia melihat bahwa banyak siswa hanya fokus pada aspek pemilihan. Oleh karena itu, dia mengundang siswa untuk menganalisis peran komunitas dalam musyawarah desa, pemeliharaan fasilitas publik, dan kegiatan layanan masyarakat. Sebagai proyek akhir, siswa diminta untuk membuat poster digital yang mengundang partisipasi dalam kegiatan sosial.

a)

Pertanyaan esai tentang demokrasi

b)

Ujian formatif tertulis

c)

Penilaian proyek berdasarkan produk poster digital dan konten pesan sosialnya

d)

Kuis interaktif

e)

Pengajaran ulang dari guru

11.

Mr. Andre merasa bahwa siswa mengalami kesulitan memahami konsep keberagaman budaya di Indonesia karena mereka tinggal di daerah yang homogen. Dia memutuskan untuk membuat kolaborasi antar-sekolah dengan teman-teman guru di daerah lain. Kedua kelas melakukan perkenalan virtual, berbagi cerita tentang budaya daerah, dan akhirnya membuat presentasi bersama dalam bentuk video.

a)

Meningkatkan pemahaman siswa tentang teknologi

b)

Menghemat waktu guru dalam mengajar

c)

Memberikan pengalaman nyata tentang keberagaman dengan melibatkan lintas daerah secara langsung

d)

Meningkatkan nilai tugas siswa

e)

Mengganti praktik lapangan yang mahal

12.

Ketika membahas kolonialisme di Indonesia, guru menyadari bahwa siswa cenderung pasif dan hanya menghafal tanggal dan peristiwa. Untuk mengubah ini, guru meminta siswa untuk membuat komik pendek berdasarkan tokoh lokal yang melawan kolonisasi, menggunakan narasi yang mereka kembangkan sendiri.

a)

Lembar kerja definisi

b)

Komik edukasi yang dibuat oleh siswa

c)

Video sejarah dari YouTube

d)

Buku teks pemerintah

e)

Poster undangan membaca

13.

Dalam mempelajari tentang sistem ekonomi, Anda menyadari bahwa siswa kesulitan membedakan antara sistem kapitalis dan sosialis secara praktis. Untuk mengatasi hal ini, Anda membuat simulasi pasar dengan dua kelompok: satu menjalankan sistem pasar bebas dan yang lainnya sistem terpusat. Mereka melakukan simulasi transaksi dan membuat laporan hasilnya.

a)

Ujian langsung di akhir pelajaran

b)

Penilaian kinerja dan laporan kelompok menggunakan rubrik kriteria sistem ekonomi

c)

Diskusi terbuka tanpa panduan

d)

Pengisian LKS individu

e)

Ujian objektif tentang sistem ekonomi

14.

Dalam materi ketidaksetaraan sosial, Ms. Nia meminta siswa untuk menemukan kasus nyata dari berita lokal atau nasional, kemudian menganalisis faktor-faktor yang menyebabkannya. Dia juga mengundang siswa untuk menciptakan solusi berdasarkan nilai-nilai keadilan sosial dalam Pancasila.

a)

Kuliah interaktif

b)

Latihan tentang ketidaksetaraan

c)

Praktikum sosial

d)

Pembelajaran Berbasis Masalah berdasarkan isu sosial terkini

e)

Menghafal definisi ketidaksetaraan sosial

15.

Anda mengajarkan materi tentang institusi sosial dan ingin siswa tidak hanya mengetahui definisi tetapi juga dapat mengamati keberadaannya di sekitar mereka. Oleh karena itu, Anda meminta siswa untuk mendokumentasikan kegiatan di salah satu institusi sosial seperti posyandu, masjid, organisasi pemuda, atau koperasi, dan kemudian menyajikannya dalam bentuk laporan etnografi mini.

a)

Ujian pilihan ganda

b)

Penilaian proyek berdasarkan laporan etnografi dan observasi lapangan

c)

Kuis online

d)

Ujian akhir

e)

Latihan membuat pertanyaan

16.

Mr. Denny merasa bahwa siswa cepat merasa bosan saat belajar sejarah melalui narasi yang panjang. Jadi, ia mencoba pendekatan gamifikasi, menciptakan tantangan seperti 'misi kemerdekaan', di mana siswa harus memecahkan teka-teki sejarah, menjawab kuis, dan melakukan pencarian artefak digital yang tersembunyi di situs web museum.

a)

Mengganti tugas menulis

b)

Hanya membuat siswa senang

c)

Menyembunyikan materi dalam permainan

d)

Meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam memahami sejarah secara aktif

e)

Mengurangi waktu belajar siswa

17.

Dalam diskusi tentang perdagangan internasional, siswa tampaknya bingung mengapa negara terus mengimpor meskipun mereka memiliki sumber daya sendiri. Guru kemudian menunjukkan video animasi pendek tentang keunggulan komparatif dan spesialisasi.

a)

Menggantikan tugas menonton berita

b)

Membuat suasana kelas menjadi hening

c)

Membantu memvisualisasikan konsep ekonomi abstrak agar lebih mudah dipahami

d)

Menyederhanakan topik sehingga tidak perlu dijelaskan

e)

Mengisi waktu kelas

18.

Ms. Sri menyadari bahwa banyak siswa-siswinya memiliki gaya belajar yang berbeda. Beberapa lebih suka membaca, beberapa lebih suka berdiskusi, dan beberapa lebih suka membuat konten. Ketika mengajarkan peran warga negara, dia memberikan pilihan tugas: menulis artikel, membuat podcast diskusi, atau membuat undangan video pendek untuk berkontribusi.

a)

Pengajaran pada Tingkat yang Tepat

b)

Pembelajaran Kooperatif

c)

Pembelajaran yang Diperbedakan berdasarkan gaya belajar siswa

d)

Pembelajaran Penyelidikan

e)

Konvensional dengan variasi

19.

Ketika topik migrasi diajarkan, siswa bingung membedakan antara urbanisasi, transmigrasi, dan imigrasi. Guru kemudian membuat simulasi pergerakan populasi menggunakan kartu peran, di mana setiap siswa mewakili satu jenis migrasi. Mereka menjelaskan alasan, tujuan, dan dampak dari migrasi tersebut.

a)

Ujian harian

b)

Kuis online

c)

Pengamatan langsung dengan lembar penilaian keterlibatan dan pemahaman siswa selama simulasi

d)

Tugas untuk menulis makalah

e)

Ringkasan materi migrasi

20.

Dalam mempelajari hubungan antara ruang dan waktu, guru mengundang siswa untuk membuat peta transformasi area desa yang telah mengalami urbanisasi, termasuk dampak sosial dan ekonominya. Sebelum itu, siswa melakukan wawancara dengan penduduk yang telah tinggal di daerah tersebut untuk waktu yang lama.

a)

Kuliah terpimpin

b)

Pertanyaan dan jawaban serta latihan soal

c)

Pembelajaran Penyelidikan berdasarkan observasi dan pengumpulan data lapangan

d)

Diskusi kelas tradisional

e)

Peran reguler

21.

Ms. Aisyah observes that some of her students are not interested when discussing social and cultural changes in Indonesian society. She then asks students to interview their parents or grandparents about lifestyle changes in the last 20 years, then compare it with current life.

a)

Mengembangkan minat siswa terhadap sejarah keluarga

b)

Membiasakan siswa untuk membuat laporan

c)

Mendorong pemahaman kontekstual tentang perubahan sosial melalui pengalaman nyata

d)

M

22.

Dalam konteks pembelajaran saat ini.

a)

Mengembangkan minat siswa terhadap sejarah keluarga

b)

Membiasakan siswa untuk menulis laporan

c)

Mendorong pemahaman kontekstual tentang perubahan sosial melalui pengalaman nyata

d)

Memperpendek proses pembelajaran untuk hasil yang lebih cepat

e)

Melatih keterampilan menulis naratif

23.

Dalam pembelajaran tentang ketidaksetaraan sosial, Bapak Zaid melihat bahwa siswa cenderung mengaitkan kemiskinan hanya dengan kurangnya usaha. Dia kemudian memutar klip video dokumenter tentang akses pendidikan di daerah 3T (tertinggal, perbatasan, luar), dan kemudian membuka diskusi.

a)

Menyentuh sisi emosional siswa

b)

Menyajikan perspektif baru agar siswa lebih kritis dan empatik terhadap isu ketidaksetaraan

c)

Menghindari debat yang tidak perlu

d)

Membuat siswa memahami konsep lebih cepat

e)

Mengganti penjelasan guru dengan visual

24.

Mrs. Nabila ingin murid-muridnya memahami hubungan antara kondisi geografis dan kegiatan ekonomi. Dia membagi murid-muridnya menjadi kelompok dan meminta mereka untuk memilih suatu daerah (pantai, pegunungan, dataran rendah), kemudian meneliti dan mempresentasikan kegiatan ekonomi khasnya dalam bentuk presentasi.

a)

Menyamakan pemahaman semua murid

b)

Menyederhanakan penilaian guru

c)

Menghindari kuliah sebagai metode utama

d)

Mendorong eksplorasi, kolaborasi, dan pemahaman berdasarkan daerah nyata

e)

Memfasilitasi murid yang suka berbicara

25.

Anda ingin mengajarkan materi interaksi antar negara ASEAN. Alih-alih memberikan kuliah, Anda meminta siswa untuk meneliti bentuk kerjasama ekonomi Indonesia dengan negara-negara ASEAN dan kemudian membuat video edukasi selama 2 menit.

a)

Penilaian berbasis teks

b)

Pemahaman tunggal tentang ASEAN

c)

Kemampuan siswa untuk membuat film pendek

d)

Proyek kreatif berbasis teknologi yang mendorong kolaborasi dan literasi digital

e)

Kompetensi komunikasi verbal saja

26.

Mr. Hasan sedang mendiskusikan topik mobilitas sosial. Dia menyadari bahwa siswa berpikir mobilitas hanya dapat terjadi melalui pendidikan formal. Untuk memperluas wawasan siswa, dia menghadirkan pembicara tamu alumni yang sukses yang memulai bisnis setelah lulus dari sekolah kejuruan.

a)

Menghemat waktu menjelaskan teori

b)

Memberikan contoh otentik yang memperluas pemikiran siswa

c)

Meningkatkan popularitas sekolah

d)

Menghindari diskusi tentang pendidikan tinggi

e)

Menekankan bahwa usaha lebih penting daripada pendidikan

27.

Bu Fatimah menyadari bahwa dalam menilai topik keragaman budaya Indonesia, banyak siswa hanya mengulangi isi buku. Dia kemudian mengubah penilaiannya menjadi proyek pameran mini, di mana siswa memamerkan budaya dari daerah masing-masing, lengkap dengan presentasi lisan.

a)

Ujian objektif

b)

Refleksi individu

c)

Penilaian sejawat

d)

Penilaian kinerja berdasarkan proyek budaya

e)

Ujian tahun akhir

28.

Dalam topik pembelajaran tentang penawaran dan permintaan, Mr. Rizki meminta siswa untuk membuat simulasi pasar sederhana di kelas menggunakan uang mainan dan produk buatan sendiri. Mereka bergiliran menjadi penjual dan pembeli.

a)

Menilai nilai beli dan jual siswa

b)

Memahami dinamika ekonomi melalui praktik langsung

c)

Mengisi waktu kosong setelah ujian

d)

Mengajarkan siswa untuk menjadi pengusaha

e)

Melatih siswa untuk menulis laporan pasar

29.

Anda menemukan bahwa siswa sering gagal memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Anda kemudian meminta mereka untuk menyusun daftar belanja pribadi, menandai item mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang merupakan keinginan berdasarkan konteks kehidupan mereka.

a)

Menghindari pemborosan waktu dalam diskusi

b)

Membantu siswa menghubungkan materi dengan kehidupan nyata secara reflektif

c)

Menyederhanakan konsep dengan tabel

d)

Mengurangi penggunaan buku teks

e)

Menyamakan persepsi kebutuhan di semua kelas

30.

Mrs. Zahra mengajarkan materi konflik sosial. Dia memulai pelajaran dengan menunjukkan berita tentang demonstrasi buruh di sebuah pabrik. Kemudian, siswa diminta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan konflik dan merumuskan solusi dalam kelompok.

a)

Ekspositori

b)

Pembelajaran Berbasis Masalah berdasarkan aktualitas sosial

31.

Para siswa diminta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan konflik dan merumuskan solusi dalam kelompok.

a)

Ekspositori

b)

Pembelajaran Berbasis Masalah berdasarkan aktualitas sosial

c)

Simulasi sejarah

d)

Kuliah inspiratif

e)

Evaluasi situasional

32.

Mr. Amin asks students to create an infographic comparing developing and developed countries in terms of economy, education, and technology.

a)

Mengandalkan menghafal dari buku

b)

Menilai integrasi data, kreativitas, dan komunikasi

c)

Menguji keterampilan menggambar siswa

d)

Mendorong siswa untuk membuat poster kelas

e)

Membuat lebih mudah bagi guru untuk menilai berdasarkan kecepatan kerja

33.

Ms. Humaira menyadari bahwa dalam mempelajari interaksi sosial, siswa cenderung memahami konsep hanya secara teoretis.

a)

Memperkuat materi melalui kuis harian

b)

Menilai penghafalan konsep

c)

Mengontekstualisasikan pembelajaran sosial ke kehidupan sehari-hari

d)

Mengurangi materi agar waktu cukup

e)

Memberikan tugas untuk mengisi waktu luang

34.

Ketika mengajarkan tentang dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan, banyak siswa yang tidak menyadari hubungan antara perilaku konsumsi dan kerusakan lingkungan.

a)

Ujian pilihan ganda

b)

Kuis harian

c)

Penilaian proyek berbasis data dan refleksi

d)

Kuis interaktif

e)

Tugas mencatat teori

35.

Mr. Salman menggunakan permainan peran untuk menggambarkan proses perdagangan internasional.

a)

Memudahkan guru untuk mengevaluasi teori perdagangan

b)

Memungkinkan siswa untuk langsung mengalami dinamika hubungan ekonomi antara negara

c)

Menghindari tugas tertulis

d)

Menghemat waktu belajar

e)

Mengurangi peran guru dalam pembelajaran

36.

Sebuah kelas diminta untuk membandingkan dua wilayah di Indonesia berdasarkan kondisi geografis, sumber daya alam, dan kegiatan ekonomi penduduknya.

a)

Rubrik penilaian yang hanya fokus pada teknik pengeditan video

b)

Rubrik penilaian yang mencakup konten, akurasi data, dan komunikasi visual

c)

Penilaian dari orang tua siswa

d)

Tugas tambahan untuk membuat naskah tertulis

e)

Pemutaran video tanpa penilaian

37.

Ms. Zahra menggunakan infografis interaktif untuk menjelaskan dampak industrialisasi terhadap komunitas perkotaan dan pedesaan.

a)

Para siswa dapat menggambar ulang infografis tersebut

b)

Para siswa dapat menjelaskan hubungan antara masalah dan solusi yang mereka usulkan

c)

Jumlah jawaban benar dari siswa

d)

Kecepatan menyelesaikan tugas

e)

Skor ujian yang lebih tinggi daripada sebelumnya

38.

Mr. Faris merasa bahwa belajar tentang keberagaman budaya sering kali berakhir dengan menghafal.

a)

Menyusun catatan ringkasan dari buku

b)

Membuat kuis budaya antara kelompok

c)

Menyelenggarakan pameran mini budaya dari daerah asal siswa

d)

Mengunduh materi dari internet

e)

Hanya menonton dokumenter

39.

Anda mengamati bahwa beberapa siswa tidak tertarik untuk belajar tentang ASEAN.

a)

Mencari siswa tercepat untuk menjawab pertanyaan

b)

Meningkatkan keterlibatan dan motivasi untuk belajar melalui gamifikasi

c)

Mengganti pembelajaran formal

d)

Memfilter hanya siswa pintar

e)

Menjawab silabus dengan cepat

40.

Pak Rafi sedang membahas globalisasi. Dia meminta siswa untuk menemukan tiga contoh nyata dari dampak globalisasi dalam kehidupan mereka, kemudian menuliskan dampak positif dan negatifnya dalam jurnal pembelajaran mingguan mereka.

a)

Ujian semester akhir

b)

Penilaian formatif berdasarkan jurnal reflektif

c)

Kuis cepat

d)

Portofolio tahunan

e)

Pretest dan posttest

41.

Bu Latifah mengamati bahwa sebagian besar siswanya kesulitan memahami hubungan antara kondisi geografis dan bencana alam. Dia kemudian mengundang mereka untuk membuat peta bencana Indonesia menggunakan bahan daur ulang seperti kardus dan kapas.

a)

Menjadikan kelas lebih hidup

b)

Menekankan pentingnya nilai estetika

c)

Membantu siswa memahami hubungan antara lokasi dan risiko bencana secara konkret

d)

Menilai kreativitas saja

e)

Menghindari tugas tertulis

42.

Pak Yusuf menyadari bahwa siswa dengan cepat melupakan materi setelah ujian. Dia kemudian mengubah pendekatan menjadi Pembelajaran Berbasis Penyelidikan, di mana siswa menjawab pertanyaan besar: 'Mengapa daerah yang kaya sumber daya tidak selalu makmur?'

a)

Menghindari penilaian guru

b)

Membangun pemahaman kritis dan mendalam berdasarkan pertanyaan penting

c)

Memudahkan guru untuk menjelaskan

d)

Menghemat waktu evaluasi

e)

Membuat lebih banyak soal ujian

43.

Dalam kelompok kecil, siswa diminta untuk mensimulasikan pertemuan desa untuk membahas prioritas pembangunan di daerah tersebut. Setiap siswa memainkan peran: kepala desa, warga, pemuda, dan pemimpin komunitas.

a)

Menjadi aktor yang baik

b)

Memahami dinamika pengambilan keputusan dan peran sosial dalam masyarakat

c)

Membaca naskah dengan cepat

d)

Menghindari kuliah guru

e)

Menulis laporan

44.

Bu Najwa menemukan bahwa siswa menganggap semua jenis migrasi sama dengan urbanisasi. Dia merancang proyek mini di mana siswa membuat infografis yang membedakan migrasi internal, migrasi eksternal, dan urbanisasi lengkap dengan contoh.

a)

Warna infografis

b)

Akurasian konsep dan contoh, serta kekuatan komunikasi visual

c)

Jumlah teks yang digunakan

d)

Kecepatan membuat infografis

e)

Kegiatan siswa dalam mencetak

45.

Pak Amar sedang membahas kemiskinan. Dia menunjukkan data statistik dari BPS, kemudian meminta siswa untuk menganalisis daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi dan menemukan hubungan dengan faktor pendidikan dan geografis.

a)

Desain grafis

b)

Pemahaman cepat

c)

Literasi data dan pemikiran kritis berdasarkan analisis spasial

d)

Perkiraan angka

e)

Memainkan peran pengamat

46.

Anda memperhatikan bahwa beberapa siswa tidak memahami hubungan antara budaya lokal dan identitas nasional. Anda memberikan mereka tugas untuk meneliti satu tradisi lokal dan menjelaskan bagaimana tradisi tersebut memperkuat semangat nasionalisme.

a)

Ujian pilihan ganda

b)

Penilaian proyek berdasarkan presentasi dan laporan naratif

c)

Kuis online

d)

Lembar kerja menghafal

e)

Ujian lisan

47.

Bu Iqra mengajarkan tentang peran pelaku ekonomi. Dia mengundang siswa untuk mengamati pasar tradisional lokal, mewawancarai penjual, dan mencatat proses distribusi barang.

a)

Menghindari tugas menulis teoritis

b)

Menghubungkan konsep ekonomi dengan praktik kehidupan nyata secara langsung dan konkret

c)

Mengisi waktu luang di luar kelas

d)

Mengurangi penggunaan buku

e)

Melatih siswa untuk menjadi pedagang

48.

Anda merasa terhina oleh seorang rekan melalui sebuah postingan media sosial tentang 'guru modern yang lebih suka pamer daripada mengajar.' Meskipun tidak ada nama yang disebutkan, konteksnya sangat jelas. Ini mulai mengganggu semangat kerja Anda.

a)

Membalas dengan postingan klarifikasi atau pembelaan

b)

Mengabaikan dan melanjutkan bekerja seperti biasa

c)

Memposting hasil belajar siswa sebagai bukti

d)

Menghapus akun media sosial pribadi

e)

Mengundang rekan tersebut untuk berdiskusi secara langsung

49.

Anda mengajar di sekolah inklusif dan memiliki seorang siswa dengan kebutuhan khusus yang tidak sepenuhnya Anda pahami. Tidak ada pelatihan khusus dan Anda

4 lines
50.

Anda mengajar di sekolah inklusif dan memiliki seorang siswa dengan kebutuhan khusus yang tidak sepenuhnya Anda pahami. Tidak ada pelatihan khusus dan Anda merasa kesulitan untuk menyesuaikan metode Anda.

a)

Meminta agar siswa dipindahkan ke guru lain

b)

Usulkan pelatihan dan mulai menyesuaikan pendekatan pembelajaran

c)

Mengajar tanpa membedakan perlakuan

d)

Menyampaikan ketidaksiapan Anda kepada orang tua

e)

Meminta siswa untuk tidak berpartisipasi dalam kegiatan yang dianggap sulit

51.

Anda mengupload video seorang siswa yang terjatuh saat latihan olahraga dengan caption lucu. Segera, orang tua siswa merasa anak mereka dihina dan melaporkannya kepada kepala sekolah.

a)

Hapus video dan minta maaf secara langsung

b)

Jelaskan bahwa video tersebut hanya untuk hiburan

c)

Ubah pengaturan akun menjadi pribadi

d)

Abaikan reaksi orang tua dan tidak merespons

e)

Menyalahkan siswa karena ceroboh

52.

Selama Ramadan, Anda melihat siswa non-Muslim diejek karena makan siang di kelas. Beberapa guru berpikir itu hanya lelucon anak-anak yang biasa. Namun, siswa tersebut tampak enggan untuk datang ke sekolah.

a)

Mintalah siswa non-Muslim untuk makan di ruang guru agar terhindar dari ejekan

b)

Biarkan saja karena itu hanya terjadi selama Ramadan

c)

Jelaskan pentingnya saling menghormati tanpa memojokkan pihak manapun

d)

Lapor lelucon tersebut kepada kepala sekolah

e)

Mintalah surat izin dari orang tua siswa non-Muslim

53.

Anda sering membuat media pembelajaran digital dan membagikannya secara terbuka di komunitas guru. Baru-baru ini, Anda menemukan bahwa salah satu rekan guru Anda membagikan materi Anda di grup lain tanpa menyebutkan nama Anda. Ketika Anda menghadapinya secara pribadi, mereka menjawab, 'Tujuannya adalah untuk pendidikan, tidak perlu sensitif.'

a)

Biarkan saja karena yang penting adalah pengetahuan itu bermanfaat

b)

Undang diskusi tentang pentingnya etika dalam mencantumkan sumber

c)

Lapor ke kepala sekolah untuk memberikan peringatan

d)

Sebarkan versi baru dengan watermark untuk mencegah klaim

e)

Berhenti memproduksi konten agar tidak dieksploitasi oleh orang lain

54.

Anda menerima pesan suara dari orang tua seorang siswa yang mengkritik nilai anaknya dengan nada tinggi dan menekan Anda. Tidak hanya itu, nama Anda juga disebutkan dalam status WhatsApp orang tua tersebut.

a)

Balas dengan bukti penilaian dan klarifikasi yang panjang

b)

Tekankan bahwa nilai adalah bagian dari hak profesional guru

c)

Biarkan saja sampai orang tua tenang

d)

Respon dengan sopan dan undang mereka untuk bertemu langsung di sekolah

e)

Lapor ke kepala sekolah dan tidak merespons lagi

55.

Mrs. Endang, seorang guru sekolah dasar di daerah semi-perkotaan, dikenal aktif berpartisipasi dalam pelatihan online bahkan di luar jam kerja. Suatu hari, kepala sekolah meminta dia untuk mengisi materi untuk pelatihan internal tanpa honorarium karena dia dianggap 'sering mengikuti pelatihan gratis, sekarang saatnya berbagi.' Pada saat yang sama, beberapa guru lain secara terbuka menolak tugas tersebut karena mereka menganggapnya sebagai beban tambahan. Mrs. Endang ingin berbagi tetapi juga merasa dieksploitasi tanpa penghargaan yang tepat.

a)

Menolak tugas dan menyarankan agar guru lain diberi giliran

b)

Menerima tugas dengan syarat diberikan honorarium sebagai bentuk penghargaan

c)

Melaksanakan tugas dengan niat berbagi pengetahuan, meskipun tanpa kompensasi

d)

Menerima tetapi memberikan catatan tertulis kepada kepala sekolah mengenai beban kerja

e)

Mengabaikan permintaan kepala sekolah dan fokus pada kegiatan pengembangan pribadi

56.

Mr. Hadi adalah guru wali kelas untuk kelas 6. Dia menemukan sebuah surat kecil di laci seorang siswa yang berisi pengakuan tentang keinginan untuk bunuh diri karena tekanan dari orang tua yang menuntut peringkat tinggi. Setelah diamati, anak tersebut tampak ceria di luar tetapi memiliki nilai yang menurun drastis. Jika kasus ini dibuka, dikhawatirkan akan menyebabkan konflik antara sekolah dan orang tua yang cukup vokal di komite.

a)

Segera hubungi orang tua dan tunjukkan isi surat tersebut

b)

Simpan surat tersebut dan pantau situasinya

57.

Jika surat tersebut dibuka, dikhawatirkan akan menyebabkan konflik antara sekolah dan orang tua yang cukup vokal di komite.

a)

Langsung menghubungi orang tua dan menunjukkan isi surat

b)

Menyimpan surat dan tidak menindaklanjuti untuk menjaga nama baik sekolah

c)

Diskusikan dengan konselor bimbingan terlebih dahulu tanpa mengungkapkan identitas siswa

d)

Menulis laporan kepada kepala sekolah agar dapat dibahas dalam rapat dewan guru

e)

Memanggil siswa dan menasihati mereka secara pribadi untuk lebih antusias dalam belajar

58.

Mrs. Fira, yang mengajar di sebuah sekolah dasar swasta inklusif, baru saja menerima seorang siswa baru yang dipindahkan dari daerah konflik yang tidak bisa berbicara bahasa Indonesia. Beberapa guru mulai membuat sindiran dan mengatakan bahwa keberadaan siswa tersebut akan menghambat kelulusan kelas. Beberapa bahkan menyarankan agar siswa tersebut dipindahkan ke sekolah khusus. Mrs. Fira merasa empati dan ingin siswa tersebut berkembang seperti yang lainnya.

a)

Buat rencana pembelajaran khusus dan minta izin dari kepala sekolah

b)

Usulkan agar siswa belajar di luar jam pelajaran agar tidak tertinggal

c)

Dorong orang tua untuk mencari sekolah yang sesuai dengan kemampuan anak

d)

Ikuti saran guru lain agar proses pembelajaran kelas tidak terganggu

e)

Biarkan siswa berpartisipasi dalam pelajaran seperti biasa tanpa penyesuaian

59.

Mr. Dion, yang dikenal ramah, saat ini adalah pengawas upacara. Saat menyampaikan pidatonya, ia menyentuh isu disiplin siswa dengan menyisipkan lelucon tentang 'anak-anak dari desa pasti bangun terlambat.' Secara tak terduga, beberapa siswa terlihat tidak nyaman dan mulai saling melirik. Setelah upacara, guru lain menegur dia karena dianggap telah menyampaikan sebuah stereotip.

a)

Meminta maaf secara terbuka di kelas dan menjelaskan maksud dari lelucon tersebut

b)

Menolak untuk dikritik karena merasa niatnya hanya untuk memotivasi siswa

c)

Mencari tahu siapa yang merasa tersinggung dan menasihati mereka untuk tidak terlalu sensitif

d)

Membela diri di kelompok guru bahwa kritik tersebut berlebihan dan tidak proporsional

e)

Menghindari berpartisipasi dalam upacara untuk mencegah komentar lebih lanjut

60.

Anda mengajar di sekolah inklusif dan memiliki seorang siswa dengan kebutuhan khusus yang tidak sepenuhnya Anda pahami. Tidak ada pelatihan khusus dan Anda merasa kesulitan menyesuaikan metode Anda.

a)

Meminta agar siswa dipindahkan ke guru lain

b)

Usulkan pelatihan dan mulai menyesuaikan pendekatan pembelajaran

c)

Mengajar tanpa membedakan perlakuan

d)

Memberitahu orang tua tentang ketidaksiapan Anda

e)

Meminta siswa untuk tidak berpartisipasi dalam kegiatan yang dianggap sulit

61.

Anda merasa terhina oleh seorang rekan melalui sebuah postingan media sosial tentang 'guru modern yang lebih suka pamer daripada mengajar.' Meskipun tidak ada nama yang disebutkan, konteksnya sangat jelas. Ini mulai mengganggu semangat kerja Anda.

a)

Menanggapi dengan postingan klarifikasi atau pembelaan

b)

Mengabaikan dan melanjutkan bekerja seperti biasa

c)

Memposting hasil belajar siswa sebagai bukti

d)

Menghapus akun media sosial pribadi Anda

e)

Mengundang rekan tersebut untuk berdiskusi secara langsung

62.

Anda melihat kepala sekolah menandatangani kehadiran guru-guru yang tidak hadir dalam rapat. Ketika Anda bertanya, kepala sekolah berkata, 'Ini biasa, yang penting adalah bersatu.' Anda merasa tidak nyaman karena ini tidak sesuai dengan aturan.

a)

Laporkan kepada pengawas sekolah secara resmi

b)

Sebarkan informasi ini agar guru-guru lain tahu

c)

Catat pelanggaran untuk dokumentasi pribadi

d)

Ingatkan kepala sekolah secara sopan langsung

e)

Diam saja dan fokus pada tugas Anda sendiri

63.

Selama bulan puasa, Anda menemukan siswa non-Muslim diolok-olok karena makan siang di kelas. Beberapa guru menganggapnya hanya lelucon anak-anak yang biasa. Namun, siswa tersebut mulai tampak enggan untuk datang ke sekolah.

4 lines
64.

STUDI KASUS

Sebagai pendidik profesional, guru dituntut untuk mampu menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran di kelas, serta memiliki keterampilan dalam menganalisis dan menyelesaikan masalah secara efektif. Kemampuan ini mencerminkan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas.

Untuk menguji pemahaman dan kemampuan Anda dalam menangani permasalahan pembelajaran, buatlah sebuah studi kasus berdasarkan salah satu dari empat aspek berikut:

1. Permasalahan terkait Strategi Pembelajaran
2. Permasalahan terkait Media Pembelajaran
3. Permasalahan terkait Penilaian Pembelajaran
4. Permasalahan terkait Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Petunjuk Penulisan:
Silakan pilih satu aspek yang paling relevan dengan pengalaman Anda. Kemudian, uraikan secara sistematis studi kasus spesifik berdasarkan struktur berikut:

1. Deskripsi Masalah atau Kasus Nyata:
Jelaskan secara jelas dan ringkas situasi nyata yang Anda hadapi terkait aspek yang dipilih.

2. Upaya Penyelesaian yang Dilakukan:
Paparkan langkah-langkah atau strategi yang telah Anda lakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

3. Hasil dari Upaya yang Telah Ditempuh:
Uraikan dampak atau perubahan yang terjadi setelah upaya penyelesaian diterapkan.

4. Refleksi dan Strategi Ke Depan:
Sajikan refleksi pribadi Anda terhadap pengalaman tersebut, serta rencana atau strategi ke depan yang dapat dilakukan untuk mencegah atau menangani permasalahan serupa.

Studi kasus yang Anda susun harus realistis, relevan dengan konteks pembelajaran di sekolah, serta menunjukkan pemahaman mendalam terhadap peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pengelola pembelajaran.

4 lines