WorksheetsUAS FARMOLDASR|
Total questions: 25
Worksheet time: 14mins
1. Reseptor yang berhubungan dengan protein G (GPCR) berfungsi terutama untuk:
Menghasilkan energi seluler secara langsung
Mengikat neurotransmiter dan mentransduksi sinyal ke dalam sel
Menguraikan protein menjadi asam amino
Menyimpan neurotransmiter di dalam sinaps
Reseptor histamin H1 di saluran pernapasan akan memberikan efek utama berupa:
Relaksasi otot bronkus dan peningkatan denyut jantung
Sekresi asam lambung dan peningkatan nafsu makan
Bronkokonstriksi dan kontraksi otot usus
Menghambat pelepasan norepinefrin di sinaps
Jalur adenilat siklase pada aktivasi GPCR ditandai dengan:
Aktivasi fosfolipase C dan pembentukan DAG
Peningkatan kadar cAMP di dalam sel
Peningkatan Ca²⁺ intraseluler tanpa cAMP
Inhibisi konversi glikogen menjadi glukosa
Reseptor angiotensin terutama berperan dalam:
Mengatur kontraksi otot polos pembuluh darah dan tekanan darah
Mengatur sekresi asam lambung melalui H2 receptor
Mengaktifkan parasimpatis untuk relaksasi organ
Memfasilitasi pelepasan dopamin di sistem saraf pusat
Perbedaan utama agonis dan antagonis muskarinik adalah:
Agonis menghambat parasimpatis, antagonis meningkatkan parasimpatis
Agonis meniru asetilkolin, antagonis menghambat ikatan asetilkolin
Keduanya sama-sama meningkatkan sekresi air liur
Agonis menurunkan denyut jantung, antagonis menaikkan tekanan darah
Reseptor Tyrosine Kinase (RTK) memiliki ciri khas:
Dua lapisan transmembran
Satu domain ekstraseluler dan satu domain tirosin kinase intraseluler
Tidak memiliki aktivitas enzim
Hanya ditemukan pada mitokondria
Contoh reseptor yang termasuk RTK adalah:
Reseptor insulin dan reseptor growth factor
Reseptor muskarinik dan adrenergik
Reseptor GABA dan glutamat
Reseptor H1 dan H2 histamin
Jalur Ras/Raf/MAP kinase pada RTK berperan utama dalam:
Proses kontraksi otot
Pembelahan, pertumbuhan, dan diferensiasi sel
Sekresi asam lambung
Aktivasi lipolisis
Jalur Jak/Stat pada RTK banyak berperan dalam:
Sintesis hormon tiroid
Aktivasi imunitas dan pelepasan mediator inflamasi
Penurunan kadar glukosa darah
Transport ion di ginjal
Salah satu efek utama aktivasi reseptor insulin adalah:
Menghambat penyerapan glukosa ke dalam sel
Memfasilitasi masuknya glukosa melalui translokasi GLUT-4
Meningkatkan lipolisis dan glukoneogenesis
Menurunkan sintesis glikogen di hati
Jawaban: C
Artritis Reumatoid (RA) merupakan penyakit:
Infeksi bakteri akut pada sendi
Autoimun kronis yang menyerang sendi secara simetris
Degeneratif akibat penuaan tanpa inflamasi
Infeksi virus yang bersifat sementara
Faktor lingkungan yang paling kuat meningkatkan risiko RA adalah:
Konsumsi gula berlebih
Paparan sinar matahari
Merokok
Kurang tidur
Autoantibodi utama yang berperan dalam diagnosis RA antara lain:
Rheumatoid Factor (RF) dan Anti-CCP
ANA dan Anti-dsDNA
Anti-HBs dan Anti-HCV
Anti-TPO dan Anti-Tg
Obat utama lini pertama untuk terapi RA yang termasuk DMARD adalah:
Ibuprofen
Prednison
Methotrexate
Diclofenac
Tujuan utama penggunaan DMARD pada RA adalah:
Mempercepat pemulihan tulang patah
Mengurangi nyeri sementara
Meningkatkan nafsu makan pasien
Mengubah perjalanan penyakit dan mencegah kerusakan sendi
Asma merupakan penyakit yang ditandai dengan:
Infeksi bakteri akut pada paru-paru
Kekurangan oksigen akibat anemia
Inflamasi kronik saluran napas dan hiperresponsivitas bronkus
Penebalan dinding alveoli secara permanen
Sel imun yang berperan penting dalam inflamasi asma dengan melepaskan histamin dan leukotrien adalah:
Neutrofil
Makrofag
Limfosit B
Sel mast
Obat yang bekerja memblokir reseptor leukotrien (CysLT1) untuk mengurangi bronkokonstriksi adalah:
Montelukast
Salbutamol
Omalizumab
Prednison
Antibodi anti-IgE seperti Omalizumab bekerja dengan cara:
Memperlebar saluran napas secara langsung
Menghambat produksi histamin di sel mast
Mengikat IgE bebas dan mencegah aktivasi sel mast
Mengurangi produksi lendir oleh sel epitel
Salah satu tantangan utama terapi molekuler pada asma adalah:
Efeknya selalu cepat dalam hitungan jam
Biayanya tinggi dan tidak semua pasien cocok
Menyebabkan infeksi paru kronis
Tidak bisa digunakan Menyebabkan infeksi paru kronisbersamaan dengan kortikosteroid
Molecular docking digunakan untuk:
Menentukan warna senyawa kimia
Mengukur kadar gula darah pada manusia
Menentukan interaksi antara ligan (obat) dan reseptor/protein target
Menghitung tekanan darah
Dalam molecular docking, ligan adalah:
Enzim yang memecah obat
Molekul kecil seperti obat yang diikat oleh reseptor
Protein yang menjadi target obat
Ion logam yang membantu reaksi kimia
Hasil utama dari molecular docking biasanya berupa:
Skor ikatan (binding score) dan posisi ligan pada reseptor
Warna senyawa di bawah mikroskop
Tekanan osmotik larutan
Laju reaksi kimia
Software yang sering digunakan untuk molecular docking antara lain:
AutoDock dan PyMOL
Microsoft Excel dan Word
Photoshop dan CorelDraw
PowerPoint dan Canva
Tahapan penting sebelum melakukan molecular docking adalah:
Mengukur pH media kultur
Memastikan ligan dan protein target dalam format 3D
Menghitung massa molekul ligan
Mengeringkan sampel protein
