WorksheetsPerkembangan Anak
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Apa yang dimaksud dengan perkembangan anak?
Proses perubahan yang terjadi akibat pengaruh budaya saja
Perubahan yang hanya terjadi dalam aspek fisik anak
Proses bertahap menuju kematangan dalam aspek fisik, kognitif, dan emosional
Perubahan perilaku yang disebabkan oleh pendidikan formal semata
Anak usia prasekolah umumnya berada pada rentang usia:
0 - 2 tahun
3 - 6 tahun
7 - 11 tahun
12 - 15 tahun
Ciri khas perkembangan anak usia sekolah (6-12 tahun) adalah:
Imajinasi tinggi dan belum mengenal aturan sosial
Fokus pada perkembangan motorik kasar
Kemampuan berpikir logis mulai berkembang
Perubahan hormonal mulai muncul secara signifikan
Masa pubertas pada remaja ditandai oleh:
Meningkatnya kemampuan berbahasa secara drastis
Kemandirian penuh dalam pengambilan keputusan
Perubahan fisik yang cepat akibat hormon
Fokus penuh pada tugas-tugas bermain
Salah satu perbedaan utama antara anak dan remaja adalah:
Anak lebih rasional dibanding remaja
Remaja mulai mengalami perkembangan identitas diri
Remaja tidak membutuhkan dukungan sosial
Anak cenderung lebih mandiri secara emosional
Apa ciri utama dari gaya pengasuhan Neglectful?
Orang tua memberikan banyak perhatian dan kontrol terhadap anak.
Orang tua tidak memberikan perhatian yang cukup dan jarang terlibat dalam kehidupan anak.
Orang tua selalu memanjakan anak dengan memberikan segala yang mereka inginkan.
Orang tua memiliki harapan yang sangat tinggi terhadap perilaku anak dan mengharuskan mereka untuk selalu patuh.
Faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak adalah:
Cuaca dan iklim
Gizi yang dikonsumsi
Pola asuh dari orang tua
Teknologi dan alat komunikasi
Berikut ini merupakan tugas perkembangan anak usia sekolah, kecuali:
Menjalin hubungan sosial dengan teman sebaya
Mengembangkan keterampilan akademik dasar
Menyusun rencana karier jangka panjang
Belajar bekerja sama dalam kelompok
Ciri perkembangan emosional pada remaja adalah:
Remaja cenderung memiliki emosi yang stabil dan mudah dipahami oleh orang tua.
Remaja sering mengalami ketidakstabilan emosional dan perubahan suasana hati yang cepat.
Remaja memiliki kendali penuh atas emosi mereka dan jarang merasa bingung.
Remaja cenderung menghindari interaksi sosial untuk menjaga kestabilan emosional.
Perkembangan moral pada anak usia sekolah biasanya sudah ditandai dengan:
Perilaku impulsif tanpa mempertimbangkan konsekuensi
Kepatuhan terhadap aturan karena takut hukuman
Mampu memahami nilai keadilan dan kerja sama
Tidak mampu membedakan benar dan salah
Salah satu contoh faktor lingkungan yang memengaruhi perkembangan remaja adalah:
Genetik dan hereditas
Keseimbangan hormonal
Pola tidur dan metabolisme
Tekanan dari teman sebaya (peer pressure)
Salah satu faktor keluarga yang dapat menyebabkan remaja menjadi delinkuen adalah:
Adanya kegiatan ekstrakurikuler
Pengawasan orang tua yang lemah
Hubungan yang harmonis dengan orang tua
Tingginya prestasi akademik
Remaja yang mengalami penolakan sosial dari teman sebaya cenderung:
Lebih cepat mandiri dan percaya diri
Menjadi lebih tertutup dan menghindari sekolah
Mengembangkan keterampilan sosial yang baik
Fokus pada kegiatan positif secara mandiri
Media massa dapat menjadi faktor penyebab kenakalan remaja karena:
Memberikan informasi yang mendidik
Menyediakan hiburan yang positif
Menampilkan kekerasan dan perilaku menyimpang sebagai hal yang wajar
Menumbuhkan minat belajar pada remaja
Salah satu karakteristik individu yang dapat meningkatkan risiko kenakalan remaja adalah:
Kemampuan kognitif yang tinggi
Kontrol diri yang rendah
Kepatuhan terhadap norma sosial
Empati yang tinggi terhadap orang lain
Faktor lingkungan sekolah yang dapat memicu perilaku delinkuen adalah:
Guru yang bersikap mendukung
Iklim sekolah yang positif
Bullying dan kurangnya disiplin
Adanya program konseling
Dampak dari gaya pengasuhan otoritatif pada anak adalah:
Anak cenderung menjadi anak yang kurang percaya diri.
Anak dapat mengembangkan rasa tanggung jawab dan kemampuan untuk mengelola emosi.
Anak cenderung menjadi pemberontak dan sulit menerima aturan.
Anak cenderung merasa tidak dicintai dan kurang perhatian.
Apa ciri utama perkembangan fisik pada anak usia 6-12 tahun?
Pertumbuhan fisik yang sangat pesat dan perubahan suara pada anak laki-laki.
Perkembangan kemampuan motorik halus dan kasar, serta peningkatan koordinasi.
Munculnya tanda-tanda pubertas seperti pertumbuhan payudara pada perempuan.
Peningkatan tinggi badan yang sangat cepat pada usia 6 tahun.
Bagaimana pengaruh teman sebaya terhadap perkembangan sosial remaja?
Teman sebaya tidak mempengaruhi perkembangan sosial remaja sama sekali.
Teman sebaya dapat memperkuat perilaku positif dan meningkatkan keterampilan sosial remaja.
Teman sebaya lebih banyak mempengaruhi perkembangan akademis remaja daripada aspek sosial.
Teman sebaya justru menghambat perkembangan sosial karena lebih fokus pada dunia virtual.
Pengaruh media sosial terhadap remaja dapat menyebabkan:
Remaja menjadi lebih terisolasi dan kurang mengembangkan keterampilan sosial langsung.
Remaja cenderung berkomunikasi lebih efektif dengan orang tua dan guru.
Pengaruh positif dalam memperkuat hubungan dengan teman sebaya secara langsung.
Remaja memiliki akses yang lebih mudah untuk belajar keterampilan praktis.
