wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Kesehatan Bayi dan Anak

Total questions: 33

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Seorang bayi laki-laki, baru lahir di RS. Riwayat persalinan dengan vacum ekstraksi. Hasil pemeriksaan: BB 3.800 gram, PB 50 cm, S 36,5°C, P 43 x/menit, inspeksi terdapat benjolan pada puncak kepala melewati sutura teraba lunak dan tidak berfluktuasi. Apakah perencanaan tindakan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Lakukan drainase

b)

Beri salep antibiotik

c)

Kompres dingin pada benjolan

d)

Kolaborasi dengan dokter anak

e)

Konseling benjolan akan kempes dengan sendirinya

2.

Seorang perempuan melahirkan bayi perempuan 1 jam yang lalu di RS dengan riwayat SC. Hasil pemeriksaan: bayi lahir aterm, BB 2700 gram, PB 47 cm, N 140x/menit, S 37,5°C, P 40x/menit, kulit bayi tampak kuning, sklera mata tampak ikterik, kadar bilirubin 6 mg/dL. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

BBLR

b)

Hipertermi

c)

Hipoglikemia

d)

Ikterus patologis

e)

Ikterus fisiologis

3.

Seorang perempuan melahirkan bayi perempuan 1 jam yang lalu di PUSKESMAS PONED dengan vakum ekstraksi. Hasil pemeriksaan: Bayi lahir aterm, BB 2600 gram, PB 49 cm, N 150x/menit, S 37,5°C, P 45x/menit, kulit bayi tampak kuning, sklera mata tampak ikterik. Apakah tindakan selanjutnya yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Kolaborasi dengan dokter untuk dirujuk ke RS

b)

Letakkan bayi di bawah pemancar panas

c)

Lakukan penjemuran setiap pagi

d)

Beri ASI sesering mungkin

e)

Rawat di incubator

4.

Seorang bayi perempuan, umur 4 jam di Puskesmas. Riwayat persalinan normal, langsung menangis, gerak aktif, IMD berhasil. Hasil pemeriksaan: BB lahir 3100 gram, PB 49 cm, N 120x/menit, S 36,7oC, refleks hisap kuat. Apakah penatalaksanaan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Memandikan bayi

b)

Melakukan Rawat Gabung

c)

Menyuntikkan Vit K1 1 mg

d)

Memberikan Imunisasi Hb0

e)

Memberikan ASI on demand

5.

Seorang bayi perempuan, umur 1 jam di RS. Usia gestasi 42 minggu lebih 1 hari, riwayat persalinan spontan, menangis kuat, gerak aktif. Hasil pemeriksaan: BB 3700 gr, PB 50 cm, N 120 x/menit, P 40 x/menit, S 36,5℃, lanugo sedikit, verniks caseosa kurang, kulit keriput, kuku jari panjang, gerak aktif. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Post matur

b)

Dismatur

c)

Prematur

d)

Immatur

e)

Matur

6.

Seorang bayi perempuan, lahir 3 menit yang lalu di PMB. Bayi menangis kuat, gerakan aktif, warna kulit kemerahan. Saat ini bayi masih ada di atas perut ibu, tampak basah dan belum dikeringkan secara merata. Apakah risiko yang paling mungkin terjadi pada bayi sesuai kasus tersebut?

a)

Tacicardi

b)

Hipotensi

c)

Hipotermi

d)

Bradicardi

e)

Hipertermi

7.

Seorang bayi laki-laki, lahir 4 menit yang lalu di Puskemas. Bayi menangis kuat, gerakan aktif, warna kulit kemerahan. Saat ini bayi masih berada di atas perut ibu, tampak basah dan belum dikeringkan secara merata. Apakah jenis mekanisme kehilangan suhu tubuh yang paling mungkin terjadi pada bayi sesuai kasus tersebut?

a)

Radiasi

b)

Konveksi

c)

Konduksi

d)

Evaporasi

e)

Konduktor

8.

Seorang bayi laki-laki, umur 9 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas untuk imunisasi. Hasil anamnesis: KU baik dengan hasil pemeriksaan BB 8500 gram, S 36,7oC, P 40x/menit. Apakah jenis imunisasi yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

BCG

b)

PCV

c)

Polio

d)

Campak

e)

Hepatitis 0

9.

Seorang bayi perempuan, umur 34 hari dibawa ibunya ke PMB. Riwayat persalinan normal, langsung menangis, gerak aktif. Hasil anamnesis ibu menyatakan anaknya sering gumoh selesai minum ASI. Hasil pemeriksaan: S 36,90C, P 41x/menit. Apakah pendidikan kesehatan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Menyusui bayi secara on demand

b)

Tanda bahaya bayi baru lahir

c)

Cara menyendawakan bayi

d)

Pemenuhan nutrisi bayi

e)

Asuhan sayang bayi

10.

Seorang bayi laki-laki, umur 12 bulan dibawa ibunya ke posyandu untuk dinilai perkembangannya. Hasil anamnesis: bayi sudah mampu duduk secara mandiri. Hasil pemeriksaan: BB 9,8 kg, PB 76 cm. Apakah perkembangan motorik kasar yang tepat sesuai kasus tersebut?

a)

Berdiri tanpa bantuan

b)

Memegang benda kecil

c)

Mengenal anggota keluarga

d)

Takut pada orang yang belum dikenal

e)

Mengatakan dua suku kata yang sama

11.

Seorang bayi laki-laki, umur 6 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas untuk dinilai perkembangannya. Hasil anamnesis: bayi mampu berbalik dari telungkup ke telentang. Hasil pemeriksaan: BB 8 kg, PB 69 cm. Apakah perkembangan bahasa yang tepat pada kasus tersebut?

a)

Telentang

b)

Tersenyum

c)

Meraih benda

d)

Menirukan bunyi

e)

Menggenggam mainan

12.

Seorang bayi laki-laki umur 1 jam di TPMB. Riwayat lahir spontan, rawat gabung, jarak tempat tidur dengan dinding 60 cm, suhu ruangan 26 °C. Hasil pemeriksaan: S 36,2°C, pampers basah bayi BAK, tidak menggunakan sarung tangan/kaki, akral dingin. Bidan memperkirakan kecendrungan kehilangan panas. Apakah yang mendasari prediksi pada kasus tersebut?

a)

Popok basah

b)

Temperatur ruangan

c)

Kepala tidak tertutup

d)

Ekstermitas tidak dibungkus

e)

Jarak tempat tidur dengan dinnding

13.

Seorang bayi perempuan, umur 1 jam di Puskesmas. Riwayat persalinan normal, menangis kuat, IMD berhasil. Hasil anamnesis : bayi menyusu kuat. Hasil pemeriksaan : denyut jantung 120 x/menit, S 36°C, akral dingin. jarak tempat tidur dengan dinding 60 cm, suhu ruangan 22 °C. Apakah yang menyebabkan kondisi bayi sesuai dengan kasus tersebut?

a)

Bayi Bersama ibunya

b)

Temperatur ruangan

c)

Kepala tidak tertutup

d)

Ekstermitas tidak dibungkuse

e)

Jarak tempat tidur dengan dinnding

14.

Seorang bayi perempuan, umur 5 hari dibawa ibunya ke Puskesmas, dengan keluhan demam. Hasil anamnesis: riwayat persalinan ditolong dukun, malas menyusu dan rewel. Hasil pemeriksaan: denyut jantung 110 x/menit, S 38°C, P 50x/menit, tali pusat tampak basah, merah dan berbau. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Infeksi tali pusat

b)

Hepatitis

c)

Pertusis

d)

Icterus

e)

Difteri

15.

Seorang anak laki-laki usia 2 tahun dibawa ibunya ke Posyandu. Dari hasil pengukuran, berat badan anak 9 kg dan tinggi badan 76 cm. Berdasarkan kurva WHO, anak tersebut berada di bawah -2 SD untuk tinggi badan menurut umur. Ibu mengatakan anak jarang makan sayur dan protein hewani, dan lebih sering diberi camilan manis seperti biskuit. Lingkungan tempat tinggal padat, dan sanitasi buruk. Ibu juga menyebut anak sering diare. Berdasarkan data kasus di atas, apakah diagnosis gizi yang paling sesuai?

a)

Wasting

b)

Gizi buruk

c)

Underweight

d)

Stunting

e)

Obesitas

16.

Seorang bayi perempuan baru lahir di TPMB. Hasil pemeriksaan: menangis kuat, gerak aktif, warna kulit kemerahan seluruh tubuh. Bayi dikeringkan dengan handuk bersih dan tali pusat sudah dipotong. Apakah langkah selanjutnya sesuai kasus tersebut?

a)

Melakukan IMD

b)

Memberikan salf mata

c)

Menjaga kehangatan bayi

d)

Melakukan pemantauan BBL

e)

Melakukan pemeriksaan antopometri

17.

Seorang bayi umur 2 minggu datang ke Puskesmas. Ibu mengatakan bayi gelisah, kejang 1 kali, malas menyusu. Dari hasil pemeriksaan menyatakan terdapat penonjolan fontanel, badan dan mata terlihat kuning, P 62 x/menit, suhu 38,90C, keadaan umum bayi lemah. Apakah diagnosis pada kasus tersebut?

a)

Bayi Umur 14 hari dengan tetanus neonatorum

b)

Bayi Umur 14 hari dengan sepsis neonatorum

c)

Bayi Umur 14 hari dengan asidosis

d)

Bayi dengan suspek meningitis

e)

Bayi dengan miliria

18.

Seorang bayi perempuan,  lahir operasi caesar 2 jam yang lalu di RS. Riwayat persalinan: 38 minggu, letak sungsang. Hasil pemeriksaan: KU baik, S 36,40C, FJ 110 x/ menit, P 68 x/menit. BB 2900 g, PB 49 cm, saat menyusu terlihat kesulitan menelan, sedikit tersedak, ada gelembung putih berbusa yang keluar dari mulut bayi, terlihat kesulitan napas.

Diagnosis apa yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Atresia Ani

b)

Atresia Bilier

c)

Hirschsprung

d)

Atresia Esofagus

e)

Atresia Duodenum

19.

Seorang Ibu datang ke Puskesmas membawa bayi laki-lakinya  yang berumur 2 minggu dengan keluhan, pada kulit bayi terdapat bintil -bintil putih. Hasil pemeriksaan: pada bagian leher dan punggung terdapat papula yang keras berwarna putih mengkilat seperti Mutiara, vesikel kecil yang berkelompok berdiameter 1-3 mm. Penyebabnya karena keringat yang berlebihan.

Apakah diagnosis sesuai dengan kasus di tersebut?

a)

Moniliasis

b)

Miliariasis

c)

Infeksi Kulit

d)

Dsiaper Rush

e)

Candida albicans

20.

Seorang bayi laki-laki baru lahir di Klinik satu jam yang lalu dengan proses kelahiran yang baik. Berdasarkan pemeriksaan, berat badan bayi 3200 gram, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 33 cm, dan lingkar dada 32 cm. Tali pusat bayi tampak bersih dan kering, tetapi lubang anus tidak tampak terbuka.

Apa kemungkinan diagnosis untuk kasus tersebut?.

a)

Hernia

b)

Atresia ani

c)

Hischprung

d)

Malabsorsi

e)

Obstruksi Usus

21.

Seorang bidan melakukan kunjungan rumah pada hari pertama setelah kelahiran untuk memantau kondisi bayi baru lahir. Saat pengkajian, bidan menemukan bahwa bayi mengalami ikterus ringan. Bidan kemudian melakukan pemantauan lanjutan terhadap warna kulit bayi, suhu tubuh, dan pola menyusui.

Apakah tindakan utama yang harus dilakukan oleh bidan untuk memastikan kondisi bayi tetap dalam batas normal?

a)

Menyarankan ibu untuk membawa bayi ke RS untuk fototerapi

b)

Memberikan ASI lebih sering untuk membantu mengurangi ikterus

c)

Menyuruh ibu untuk memberi bayi air putih sebagai tambahan

d)

Melakukan tindakan pemijatan bayi untuk mengurangi ikterus

e)

Memberikan obat-obatan untuk menurunkan kadar bilirubin

22.

Seorang bayi perempuan berumur 1 hari, lahir spontan belakang kepala, di Puskesmas. Riwayat kelahiran menangis kuat, gerakan aktif, IMD berhasil, BB 2400 gram, PB 47 cm. Hasil pemeriksaan: S 360C, P 52 x/menit, akral dingin, kulit kemerahan, temperatur ruangan 250C.

Tindakan apa yang paling tepat sesuai  kasus tersebut?

a)

Perawatan metode kanguru

b)

Observasi dalam infant warmer

c)

Bungkus dengan selimut hangat

d)

Naikkan suhu pendingin ruangan

e)

Hangatkan dengan lampu 60 watt

23.

Seorang bidan ditugaskan di suatu desa dengan temuan adanya 10 kasus balita mengalami diare. Setelah melakukan pengkajian dari orang tua pasien, didapatkan anak suka bermain dengan binatang peliharaan dan orang tua jarang memperhatikan apakah si anak sudah mencuci tangan atau belum. Bidan akan mengambil suatu tindakan di desa tersebut.

Tindakan apa yang paling tepat sesuai  kasus tersebut?

a)

Mengajarkan orang tua cara membuat larutan oralit

b)

Memberikan tablet zink semua balita di desa binaan

c)

Meminta orang tua untuk tidak memelihara binatang

d)

Memberikan KIE cara mencegah dehidrasi pada anak yang mengalami diare

e)

Melakukan penyuluhan mengenai pentingnya selalu menjaga personal hygiene

24.

Seorang anak laki-laki datang ke Puskesmas bersama ibunya berumur 5 tahun. Hasil anamnesis BAB konstitensi cair selama 3 hari, disertai rewel dan lemas, malas minum. hasil pemeriksaan: P 28x/menit, denyut jantung 100x/menit, S 370C, mata cekung disertai cubitan kulit perut kembalinya sangat lambat. Bidan akan memberikan asuhan untuk mengatasi masalah dehidarasinya

Apakah klasifikasi diare sesuai kasus tersebut?

a)

Diare Dehidrasi Ringan

b)

Diare Tanpa Dehidrasi

c)

Diare Dehidrasi Berat

d)

Diare Persisten

e)

Disentri

25.

Seorang bayi perempuan lahir tidak menangis 1 jam yang lalu di Klinik. Berdasarkan riwayat persalinan, bayi mengalami distosia bahu saat dilahirkan. Hasil pemeriksaan: berat badan bayi 4000 gram, panjang badan 51 cm, dan lengan kiri bayi tampak tidak merespons ketika diuji refleksnya.

Apa kemungkinan masalah yang terjadi pada bayi tersebut?

a)

Cacat lahir

b)

Cerebral palsy

c)

Asfiksia perinatal

d)

Trauma kelahiran

e)

Gangguan saraf motorik

26.

Seorang anak laki-laki, umur 2 tahun dirawat di RS dengan keluhan pengeluaran feses yang keras, terjadi setiap 3-5 hari, terkadang disertai perasaan perut penuh. Feses yang dikeluarkan terlihat keras, kering, dan berbentuk bulatan kecil serta terdapat darah pada feses. Anak tersebut juga tampak rewel.

Apa diagnosis yang paling tepat untuk kondisi ini?

a)

Diare

b)

Obstipasi

c)

Atresia Ani

d)

Ruam popok

e)

Atresia Duodenum

27.

Seorang Bidan bekerja sama dengan Kader membentuk posyandu bayi dan balita diwilayah kerjanya. Dari 30 bayi dan balita yang berkunjung, 10 diantaranya berada di bawah garis merah (BGM) dan terdapat 15 bayi yang belum mendapatkan imunisasi  campak karena ibu bayi khawatir bayinya mengalami demam tinggi pasca pemberian vaksinasi.

Apakah pendidikan kesehatan yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Stimulasi tumbuh kembang

b)

Nutrisi bergizi dan seimbang

c)

Lima imunisasi dasar lengkap

d)

Deteksi dini tumbuh kembang

e)

Kejadian ikutan pasca imunisasi

28.

Seorang anak perempuan berumur 3 bulan dibawa ibunya ke Puskesmas untuk diperiksa dengan keluhan rewel, muncul bercak merah mengering di beberapa bagian tubuh. Hasil Anamnesis bayi terbiasa menggunaakan pakaian panjang, sarung tangan, bedong dengan penutup kepala dan selimut tebal serta area kamar yang tidak terpapar cahaya matahari. Hasil pemeriksaan BB 15 Kg, TB 90 cm, terdapat lesi di area area kulit kepala, wajah, leher, dan lipatan tubuh

Diagnosis pada kasus tersebut adalah?

a)

Oral Trush

b)

Diaper rush

c)

Hemangioma

d)

Bercak mongol

e)

Dermatitis seboroik

29.

Seorang bayi perempuan  berumur 9 Minggu, datang ke Puskesmas diantar oleh ibunya untuk melakukan imunisasi. Hasil Anamnesis bayi menyusu ASI secara adekuat. Hasil pemeriksaan Keadaan umum baik, BB 4200 gr, PB 51 cm, S 36,50C, N 112 x/m. Bidan memberi Difteri Pertusi Tetanus Ke 1 di paha secara IM, kemudian memberikan Paracetamol drops 0,4 ml untuk mengatasi demam di rumah

Konseling yang sebaiknya diberikan oleh bidan pada kasus diatas adalah?

a)

Konseling mengenai pembesaran kelenjar regional

b)

Konseling mengenai kejadian Ikutan Pasca Imunisasi

c)

Konseling mengenai respon lokal tubuh terhadap vaksin

d)

Konseling mengenai reaksi anafilaksis terhadap kandungan vaksin

e)

Konseling mengenai munculnya papula di area bekas penyuntikan

30.

Seorang bayi perempuan umur 6 bulan, datang ke PMB bersama ibunya dengan keluhan demam, dan tidak mau menyusui sejak 2 hari lalu. Hasil anamnesis: terkadang batuk, belum mendapatkan imunisasi DPT. Hasil pemeriksaan: BB 6.800 gram, PB 55 cm, S 380C, P 30 x/menit, terdapat selaput putih kebiruan pada tongsil.

Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Difteri

b)

Pertusis

c)

Tetanus

d)

Campak

e)

Tuberculosis

31.

Seorang ibu membawa bayinya yang berusia 3 bulan ke Posyandu untuk pemeriksaan rutin. Hasil anamnesis bayi  disusui setiap 2–3 jam, baik siang maupun malam. Ibu menyampaikan bahwa sejak lahir, bayi tidak pernah diberi susu formula, air putih, atau makanan lain, hanya ASI. Ibu mengaku khawatir apakah ASI saja cukup, karena nenek bayi menyarankan mulai memberi pisang lumat agar bayi kenyang. Hasil pemeriksaan: BB: 5,8 kg, PB: 60 cm. Keadaan umum bayi baik, aktif, dan tampak sehat

Sebagai tenaga kesehatan, pendidikan kesehatan apa yang paling tepat diberikan sesuai kasus diatas?

a)

Memberi MP-ASI dalam jumlah kecil untuk tambahan nutrisi

b)

Menganjurkan ibu mulai memberikan pisang agar bayi tidak lapar

c)

Meyakinkan ibu bahwa ASI cukup untuk kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan

d)

Menyarankan pemberian air putih pada siang hari jika cuaca panas

e)

Memberikan susu formula sebagai tambahan karena usia bayi sudah 3 bulan

32.

Seorang bayi laki-laki usia 3 hari dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas karena mengalami demam. Bayi tampak kuning sejak hari ke-2 dan warna kuning semakin meluas hingga ke telapak tangan dan kaki. Selain itu, bayi juga tampak malas menyusu, lebih sering tidur, dan bila dibangunkan bayi tidak merespon. Pemeriksaan menunjukkan suhu tubuh 38,2°C dan frekuensi napas 70 kali/menit

Berdasarkan kasus di atas, apakah diagnosa yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Hiperbilirubinemia fisiologis

b)

Sepsis neonatorum

c)

Asfiksia neonatorum

d)

Hipotermia neonatal

e)

Infeksi saluran napas atas

33.

Seorang Bayi laki-laki usia 3 hari datang ke Puskesmas dengan keluhan demam 38,2°C, napas cepat 70x/menit, tampak kuning hingga telapak kaki, malas menyusu, dan lemas. Dari hasil observasi, bayi tampak tidak responsif saat dirangsang. Petugas kesehatan mencurigai adanya sepsis neonatorum.

Tindakan apa yang paling tepat sesuai  kasus tersebut?

a)

Memberikan antibiotik oral dan observasi di rumah

b)

Merujuk segera ke rumah sakit setelah menstabilkan kondisi bayi

c)

Menyusui bayi lebih sering untuk membantu mengurangi ikterus

d)

Memberikan obat antipiretik dan pulangkan bayi

e)

Menjemur bayi selama 10-15 menit setiap pagi