wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Pembelajaran Mendalam

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Murid berdiskusi, membaca artikel, eksplorasi sumber informasi pada buku, e-book, artikel, dan websites melalui internet tentang definisi ekosistem, macam-macam ekosistem, keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai, dan aktivitas manusia mempengaruhi kelangsungan ekosistem sungai. Berdasarkan pengalaman belajar Pembelajaran Mendalam, apa tahap pembelajaran mendalam yang tercermin pada deskripsi tersebut?

a)

Memahami

b)

Mengamati

c)

Mengaplikasi

d)

Merefleksi

2.

Perhatikan langkah pembelajaran berikut! Murid mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti eksperimen, observasi, wawancara, atau literatur dan mencari pola atau hubungan antar konsep (menggunakan sumber lingkungan sekitar). Selanjutnya mereka mengorganisasi dan menafsirkan data yang telah dikumpulkan, menggunakan berbagai teknik analisis, seperti diskusi kelompok, pemetaan konsep, atau pembuatan grafik. Apa saja pengalaman belajar dan prinsip pembelajaran yang tercermin dalam langkah pembelajaran tersebut?

a)

Memahami, dengan prinsip Berkesadaran dan Bermakna

b)

Memahami, dengan prinsip Menggembirakan dan Bermakna

c)

Mengaplikasi, dengan prinsip Berkesadaran dan Bermakna

d)

Mengaplikasi, dengan prinsip Menggembirakan dan Bermakna

3.

Pada topik ekosistem, murid mampu menjelaskan proses ekosistem kemudian menerapkan proses fotosintesis dan keterkaitannya dengan isu ketersediaan tanaman pangan. Berdasarkan definisi tersebut, apa level pengetahuan yang dipelajari oleh murid?

a)

Unistructural

b)

Multistructural

c)

Relational

d)

Extended Abstract

4.

Pembelajaran Mendalam menekankan pentingnya prinsip "berkesadaran" (mindful learning)i, manakah dari pernyataan berikut yang paling sesuai dengan penerapan prinsip berkesadaran dalam PM?

a)

Murid konsentrasi dan nyaman dalam belajar, memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif

b)

Murid termotivasi secara ekstrinsik untuk belajar sebagai pembelajar aktif

c)

Murid mengikuti strategi pembelajaran yang ditentukan oleh guru dalam mencapai tujuan

d)

Murid konsentrasi dan nyaman dalam belajar, memiliki motivasi ekstrinsik terhadap pembelajaran

5.

Perhatikanlah tabel berikut! Berkesadaran Bermakna Menggembirakan Murid terlibat aktif dalam aktivitas menantang dan mencapai AHA moment Murid merasakan manfaat dan relevansı dari hal-hal yang dipelajari untuk kehidupan Murid memiliki motivasi intrinsik dan aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan. Berdasarkan informasi pada tabel tersebut, identifikasilah pasangan yang menunjukan definisi prinsip pembelajaran mendalam dengan tepat!

a)

1-b 2-c 3-a

b)

1-al-b.3-c

c)

1-c.2-b, 3-a

d)

1-5,2-4,3-с

6.

Ketika seorang guru ingin menggunakan suatu model pembelajaran, kemudian dimasukan dalam praktik pedagogis, maka bagaimana pengalaman belajar mendalam dapat diimplementasikan?

a)

Guru menggunakan prinsip pembelajaran dengan memperhatikan kerangka pembelajaran mendalam

b)

Guru menerapkan sintaks model pembelajaran dengan prinsip pembelajararı

c)

Guru menerapkan sintaks model pembelajaran tanpa memperhatikan kesesuaiannya dengan tiga pengalarnan belajar

d)

Guru menyesuaikan model pembelajaran yang digunakan dengan tiga pengalaman belajar mendalam

7.

Seorang pengawas sekolah sedang mendampingi kepala sekolah untuk menyelaraskan visi sekolah dengan Pembelajaran Mendalam (PM). Langkah awal apa yang paling tepat dilakukan oleh pengawas sesuai dengan modul?

a)

Mengarahkan kepala sekolah untuk langsung merevisi dokumen visi tanpa diskusi.

b)

Memfasilitasi refleksi bersama warga sekolah untuk memahami konteks visi yang ada.

c)

Menyusun visi baru berdasarkan kebijakan nasional tanpa mempertimbangkan konteks sekolah.

d)

Meminta kepala sekolah untuk meniru visi sekolah lain yang sudah selaras dengan PM.

8.

Dalam mendampingi kepala sekolah, pengawas menggunakan Lembar Identifikasi Visi dengan 4 Kerangka Pembelajaran. Apa tujuan utama dari aktivitas ini sesuai modul?

a)

Menilai kinerja kepala sekolah dalam merumuskan visi.

b)

Mengidentifikasi keselarasan visi sekolah dengan dimensi profil lulusan PM.

c)

Membandingkan visi sekolah dengan standar internasional.

d)

Menyusun laporan administrasi untuk

9.

Pengawas sekolah ingin memastikan visi sekolah mencerminkan prinsip PM yang menggembirakan (joyful). Aktivitas apa yang paling tepat dilakukan saat pendampingan?

a)

Menginstruksikan kepala sekolah untuk menambahkan kata "menggembirakan" dalarn VISI

b)

Memfasilitasi diskusi dengan guru untuk merancang kegiatan pembelajaran yang menyenangkan.

c)

Menyusun peraturan sekolah yang ketat untuk mendisiplinkan siswa.

d)

Mengganti semua kegiatan ekstrakurikuler dengan pelajaran akademik

10.

Saat mendampingi kepala sekolah dalam On-the-Job Training (OJT), pengawas diminta memastikan visi sekolah selaras dengan PM. Apa peran utama pengawas dalam tahap ini sesuai modul?

a)

Menggantikan kepala sekolah dalam merumuskan visi baru.

b)

Memberikan masukan reflektif berdasarkan observasi dan diskusi dengan kepala sekolah.

c)

Menyusun laporan hasil pendampingan tanpa melibatkan kepala sekolah.

d)

Menentukan visi sekolah berdasarkan panduan dinas pendidikan,

11.

Pengawas sekolah menggunakan Lembar Penyelarasan Visi untuk mendampingi kepala sekolah. Apa yang seharusnya menjadi fokus utama dalam lembar ini sesuai modul?

a)

Mengevaluasi anggaran sekolah untuk mendukung visi.

b)

Menganalisis keselarasan visi dengan prinsip PM seperti berkesadaran dan bermakna.

c)

Menghitung jumlah siswa yang mencapai target akademik.

d)

Menyusun jadwal kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

12.

Dalam menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk OJT, pengawas harus memastikan pendampingan kepala sekolah efektif. Apa kegiatan yang paling tepat untuk dimasukkan dalam RTL sesuai modul?

a)

Mengadakan pelatihan teknologi untuk guru tanpa kaitan dengan visi sekolah.

b)

Mengatur pertemuan rutin dengan kepala sekolah untuk merefleksikan kemajuan penyelarasan visi

c)

Meminta kepala sekolah untuk membuat laporan bulanan tanpa diskusi.

d)

Menyelenggarakan lomba akademik untuk meningkatkan prestasi siswa

13.

Kepala SMP Hastinapura mendukung penuh implementasi Pembelajaran Mendalam. Kepala sekolah membutuhkan dukungan dalam memperkuat kepemimpinan instruksional, sedangkan sebagian besar guru merasa kesulitan dalam merancang kegiatan pembelajaran yang menumbuhkan kolaborasi antara murid. Data asesmen awal menunjukkan bahwa keterlibatan murid dalam diskusi kelas dan kegiatan kolaboratif masih rendah.Berdasarkan kondisi tersebut, langkah pertama yang paling tepat untuk merencanakan pendampingan adalah ...

a)

Melakukan wawancara dan observasi di satuan pendidikan untuk memperoleh data dan informasi pelaksanaan pembelajaran mendalam.

b)

Menentukan metode pendampingan untuk kepala sekolah untuk meningkatkan kepemimpinan instruksional dalam pembelajaran mendalam.

c)

Membimbing guru-guru Untuk menyusun rencana pembelajaran yang terstruktur dan berfokus pada kompetensi akademik.

d)

Melakukan coaching dengan kepala sekolah dan guru dalam implementasi pembelajaran mendalam yang dapat meningkatkan keterlibatan murid

14.

Di SMP Mutiara, kepala sekolah dan para guru telah menjalani beberapa sesi pendampingan tentang pembelajaran mendalam. Pada sesi refleksi bersama pendamping, beberapa guru merasa kesulitan dalam menerapkan pembelajaran dan refleksi terhadap hasil belajar murid. Kepala sekolah juga menyadari perlunya memperbaiki pendekatannya dalam memberikan umpan balik kepada guru agar lebih memberdayakan. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi pendampingan tersebut, tindak lanjut untuk memperbaiki implementasi Pembelajaran Mendalam adalah ...

a)

Mengarahkan guru untuk mengikuti pelatihan tentang pembelajaran mendalam dan dilanjutkan dengan refleksi pembelajaran.

b)

Memberikan umpan balik yang bersifat instruktif, seperti memberikan solusi konkret kepada kepala sekolah dalam proses refleksi atau perencanaan tindak lanjut.

c)

Memberikan umpan balık umum yang menekankan pentingnya teori pembelajaran mendalam dan membahas tantangan spesifik yang dihadapi guru

d)

Memberikan umpan balik tentang pembelajaran reflektif dan berbasis pada murid

15.

Kepala sekolah SMP Juara menemukan banyak guru masih mengandalkan metode ceramah. Beberapa guru kesulitan menerapkan metode pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan karena kurangnya pemahaman dan dukungan. Apa yang sebaiknya dilakukan pendamping satuan pendidikan untuk membantu kepala sekolah meningkatkan partisipasi guru dalam pembelajaran mendalam?

a)

Mendorong kepala sekolah mengadakan pelatihan dan pendampingan agar guru paham cara menerapkan pembelajaran mendalam.

b)

Mewajibkan kepala sekolah menerapkan pembelajaran mendalam dengan berbagai metode pembelajaran.

c)

Meminta kepala sekolah tetap membiarka guru menggunakan metode ceramah tetapi menambah latihan soal.

d)

Meminta kepala sekolah menginstruksikan kepada guru mencari referensi dan menerapkan pembelajaran mandalam.

16.

Kepala SMP Harapan Bangsa ingin menerapkan pembelajaran mendalam, namun banyak guru masih ragu dan kurang memahami penerapannya. Kepala sekolah perlu strategi agar kebijakan ini berjalan efektif dan diterima guru. Sebagai pendamping satuan pendidikan, metode pendampingan apa yang paling tepat untuk membantu kepala sekolah mengimplementasikannya?

a)

Coaching

b)

Training

c)

Facilitating

d)

Consulting

17.

Kepala SMP Ceria memperoleh informasi bahwa metode ceramah masih dominan. murid jarang terlibat dalam eksplorasi dan diskusi. Guru juga kesulitan menerapkan pembelajaran aktif dan asesmen autentik. Apa langkah pertama yang paling tepat dilakukan pendamping satuan pendidikan untuk membantu kepala sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran?

a)

Mengadakan diskusi reflektif dengan guru untuk mengidentifikasi tantangan utama dan menyusun rencana tindak lanjut.

b)

Meminta kepala sekolah mengganti metode pembelajaran guru dengan pendekatan student-centered learning.

c)

Menyelenggarakan pelatihan bagi guru tentang pembelajaran aktif dan asesmen autentik sesuai dengan kebutuhan sekolah.

d)

Menerapkan kebijakan reward da punishment bagi guru berdasarkan hasil observasi tanpa memberikan bimbingan yang diperlukan

18.

Seorang pendamping satuan pendidikan menyusun laporan hasil pendampingan terhadap enam sekolah dampingan. Dalam laporannya, ia menuliskan seluruh kegiatan yang telah dilakukan secara runtut, tetapi laporan tersebut hanya berisi deskripsi aktivitas dan tidak memuat hasil temuan, analisis masalah, atau rekomendasi. Selain itu, laporan disusun tanpa struktur yang jelas, dan menggunakan istilah-istilah teknis yang tidak dijelaskan. Laporan tersebut juga diserahkan dua minggu setelah batas waktu pelaporan. Berdasarkan kasus di atas, kesalahan utama dalam penyusunan laporan pendampingan tersebut adalah...

a)

Laporan memuat terlalu banyak istilah teknis yang tidak umum digunakan dalam dunia pendidikan.

b)

Laporan tidak tepat isi dan tidak tepat waktu sehingga laporan pendampingan menjadi kurang menggambarkan hasil pendampingan.

c)

Laporan tidak tepat isi, tepat waktu, dan tepat saji sehingga tidak dapat digunakan dasar dalam tindak lanjut

d)

Laporan terlalu panjang karena menyertakan semua aktivitas pendampingan secara rina

19.

Dalam implementasi inkuiri kolaboratif, pendamping satuan pendidikan melakukan kegiatan berdasarkan rencana yang telah disusun. Apa sumber utama yang digunakan untuk memastikan strategi pendampingan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan?

a)

Data hasil penilaian kepala sekolah terhadap guru

b)

Data hasil rapor pendidikan, data hasil observasi kelas dan wawancara

c)

Data guru, tenaga kependidikan dan jumlah siswa di satuan pendidikan

d)

Data hasil observasi kelas, data hasil wawancara guru dan siswa

20.

Kolaborasi diciptakan untuk menghadirkan suasana belajar bersama, yang di dalamnya ada rasa saling tergantung satu sama lain, serta kesadaran bahwa kualitas dan keberhasilan pendampingan merupakan tanggung jawab pendamping. Apa yang menjadi tujuan utama dari kolaborasi kelompok?

Apa yang menjadi tujuan utama dari kolaborasi kelompok kerja pendamping satuan pendidikan?

a)

Untuk membantu menyelesaikan tugas individu agar lebih cepat selesai.

b)

Untuk meningkatkan kualitas pendampingan melalui diskusi berbasis data dan refleksi kolektif.

c)

Untuk mengurangi frekuensi pendampingan satuan pendidikan yang diperlukan

d)

Untuk melaksanakan evaluasi dan review secara mandiri.

21.

Pada tahap Assesmen, langkah pertama yang harus dilakukan guru pada proses inkuiri kolaboratif adalah....

a)

Merancang pengalaman belajar berdasarkan analisis karekateristik

b)

Mengidentifikasi kebutuhan, kekuatan, minat serta 6 kompetensi global murid.

c)

Melakukan observasi kelas dengan menngunakan lembar instrumen.

d)

Menyusun perencanaan pembelajaran mendalam

22.

Pada tahap perencanaan (Design) proses inkuiri kolaboratif, metode pendampingan yang digunakan oleh pendamping satuan pendidikan tergantung pada:

a)

Pemahaman siswa terhadap materi pelajaran.

b)

Tingkat kefahaman kepala sekolah dan guru tentang pembelajaran mendalam.

c)

Rencana kerja tahunan satuan pendidikan

d)

Pengalaman pendamping satuan pendidikan sebelumnya.

23.

Apa yang menjadi fokus utama guru dalam tahap pelaksanaan (Implement) pada inkuiri kolaboratif?

a)

Menilai hasil pembelajaran siswa menggunakan ujian akhir.

b)

Mengajukan pertanyaan untuk memperdalam pembelajaran siswa.

c)

Melakukan evaluasi terhadap hasil pembelajaran.

d)

Merancang rencana tindak lanjut berdasarkan hasil observasi

24.

Apa tujuan utama inkuiri kolaboratif pada pendampingan kepala sekolah dan guru?

a)

Untuk meningkatkan kapasitas pribadi pendamping

b)

Untuk menganalisis hasil rapor pendikan.

c)

Untuk memastikan bahwa pendampingan memberikan dampak positif pada pembelajaran murid.

d)

Untuk mengurangi jumlah pendampingan yang dilakukan.

25.

Mengapa Pola Pikir disebut adalah "segalanya"?

a)

Pola Pikir fondasi dari Ketrampilan dan Peralatan

b)

Pola Pikir mendikti apa yang akan dilakukan

c)

Pola Pikir menentukan hasil yang diperoleh

d)

Ketiganya benar

26.

Perbedaan utama dari kedua tipe pola pikir ini adalah terkait dengan

a)

Cara bersikap pada saat berhadapan dengan tantangan dan kesulitan

b)

Cara bereaksi pada saat meraih sukses

c)

Cara berperan pada saat bekerjasama dengan orang lain.

d)

Cara menghadapi orang yang bermasalah

27.

Kemampuan untuk mendorong orang berubah dari Pola Pikir Tetap menjadi Pola Pikir Bertumbuh dengan cara.

a)

Mempelajari cara mengenal Suara PPT

b)

Menyadari bahwa kita punya pilihan

c)

Mengubah Suara PPT menjadi Suara PPB

d)

Ketiganya

28.

Salah satu cara yang banyak digunakan orang dalam upaya mengubah pola pikir seseorang adalah lewat Intervensi Pola Pikir yang memiliki tujuan utama untuk?

a)

Mendorong orang untuk berpindah dari PPT menjadi PPB

b)

Menjelaskan tentang cara bersikap terhadap kesalahan atau tantangan

c)

Meyakinkan orang bahwa kesulitan adalah tanda otak sedang bekerja

d)

Ketiganya

29.

Prinsip Pola Pikir Bertumbuh paling banyak berperan di dalam Pengalaman Belajar khususnya pada tahap:

a)

Memahami

b)

Mengaplikasi

c)

Merefleksi

d)

Ketiganya

30.

Prinsip Pola Pikir Bertumbuh akan berperan besar pada prinsip?

a)

Berkesadaran

b)

Bermakna

c)

Menggembirakan.

d)

Ketiganya