wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

cek jawaban 5

Total questions: 66

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Apa tujuan utama dari penerapan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah?

a)

Memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah pusat dalam mengatur daerah

b)

Mendorong otonomi daerah agar lebih mandiri dan akuntabel

c)

Meminimalkan peran pemerintah pusat dalam pengelolaan daerah

d)

Meningkatkan efisiensi anggaran daerah melalui pembatasan program

e)

Memberikan kebebasan sepenuhnya kepada kepada daerah

2.

Apa yang dimaksud dengan asas desentralisasi dalam pemerintahan daerah menurut UU No. 23 Tahun 2014?

a)

Penyerahan seluruh kewenangan pusat kepada daerah

b)

Penyerahan kewenangan dari pusat kepada daerah untuk mengatur urusan tertentu

c)

Pelimpahan tugas pusat kepada aparatur daerah

d)

Penyerahan wewenang daerah kepada pemerintah pusat

e)

Pemberian otonomi penuh kepada kepada daerah

3.

Apa yang dimaksud dengan urusan pemerintahan konkuren menurut UU No. 23 Tahun 2014?

a)

Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pusat sepenuhnya

b)

Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah sepenuhnya

c)

Urusan pemerintahan yang dibagi antara pusat dan daerah

d)

Urusan pemerintahan yang dapat dialihkan kepada swasta

e)

Urusan pemerintahan yang hanya berlaku di daerah tertentu

4.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, apa peran pemerintah pusat?

a)

Mengambil alih seluruh urusan yang tidak dikelola daerah

b)

Menggantikan peran kepala daerah jika diperlukan

c)

Menyusun kebijakan daerah dan melaksanakan semua pelayanan publik

d)

Mengawasi kepala daerah tanga memberikan arahan

e)

Membantu pendanaan dan menetapkan peraturan terkait urusan daerah

5.

Apa tanggung jawab kepala daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah?

a)

Mengelola semua urusan pemerintahan tanpa keterlibatan pusat

b)

Menyusun kebijakan daerah yang bebas dari pengawasan pusat

c)

Melaksanakan urusan pemerintahan sesuai kewenangan yang diatur oleh undang-undang

d)

Menyerahkan sebagian besar tugas kepada DPRD

e)

Mengalihkan urusan pemerintahan kepada pihak ketiga

6.

Bagaimana koordinasi antara Satpol PP dengan aparat penegak hukum lainnya?

a)

Satpol PP bekerja secara independent tappa memerlukan koordinasi

b)

Satpol PP hanya berkonsultasi jika ada pelanggaran pidana

c)

Satpol PP wajib berkoordinasi dengan polisi dalam menangani ganggan ketertiban umum

d)

Satpol PP mengambil alih tugas aparat hukum dalam kasus tertentu

e)

Satpol PP bertanggung jawab langsung kepada pengadilan daerah

7.

Apa saja hak-hak anggota Satpol PP yang diatur dalam PP No. 16 tahun 2018?

a)

Mendapatkan hak cuti lebih banyak dibandingkan PNS lainnya

b)

Menerima insentif khusus dari pendapatan asli daerah

c)

Mendapatkan pelatihan teknis dan perlindungan dalam menjalankan tugas

d)

Berhak untuk menolak perintah yang dianggap berisiko tinggi

e)

Mendapatkan tunjangan pensiun lebih besar

8.

Apa kewajiban Satpol PP dalam pelaksanaan tugas?

a)

Melaksanakan perintah kepala daerah tanpa mempedulikan aturan hukum

b)

Membantu menyusun kebijakan pembangunan ekonomi daerah

c)

Menjadi perwakilan pemerintah daerah dalam hubungan luar negeri

d)

Menjalankan tugas kepolisian di wilayah yang tidak terjangkau

e)

Memastikan penegakan peraturan daerah dilakukan secara profesional dan humanis

9.

Apa yang dimaksud dengan tindakan nonyustisial dalam tugas Satpol PP?

a)

Tindakan penegakan hukum di luar pengadilan

b)

Tindakan penahanan terhadap pelanggar hukum

c)

Tindakan administratif berupa pemberian denda

d)

Tindakan yang melibatkan aparat TNI dan polisi

e)

Tindakan hukum berat dengan kewenangan khusus

10.

Apa sanksi yang dapat diberikan kepada anggota Satpol PP yang melanggar kode etik?

a)

Pemberhentian langsung tanpa proses hukum

b)

Teguran tertulis hingga pemberhentian sementara atau tetap

c)

Penahanan oleh aparat penegak hukum selama proses investigasi

d)

Pemindahan tugas ke wilayah lain sebagai hukuman

e)

Pengurangan hak pensiun tanpa pemberitahuan

11.

Apa konsekuensi bagi pemerintah daerah yang gagal memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM)?

a)

Penurunan status pemerintahan daerah.

b)

Pemotongan anggaran transfer daerah.

c)

Sanksi administratif dan pembinaan oleh pemerintah pusat.

d)

Pergantian kepala daerah secara langsung.

e)

Penghapusan program-program pembangunan daerah.

12.

Salah satu bidang pelayanan dasar yang diatur dalam SPM adalah kesehatan. Apa fokus utama layanan kesehatan dalam SPM?

a)

Penyediaan alat medis canggih di rumah sakit daerah.

b)

Pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

c)

Pelayanan medis premium bagi masyarakat menengah ke atas.

d)

Pelayanan estetika dan kosmetik.

e)

Pengembangan tenaga medis spesialis.

13.

Dalam SPM pendidikan, siapa yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan layanan pendidikan dasar?

a)

Sekolah swasta.

b)

Pemerintah pusat.

c)

Pemerintah daerah kabupaten/kota.

d)

DPRD Provinsi.

e)

Kementerian Pendidikan.

14.

Apa dokumen yang menjadi acuan utama daerah dalam menyusun kebijakan berbasis SPM?

a)

RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

b)

APBN.

c)

Dokumen tender.

d)

Peraturan daerah tentang pajak.

e)

Laporan pertanggungjawaban kepala daerah.

15.

Pelayanan minimal di bidang penanganan bencana berfokus pada:

a)

Pelatihan bagi masyarakat umum tentang kebencanaan.

b)

Penyelamatan korban bencana dengan respons cepat.

c)

Pembangunan infrastruktur tahan bencana.

d)

Peningkatan jumlah alat berat di setiap kabupaten.

e)

Pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana.

16.

Apa komponen utama dalam standar teknis mutu pelayanan dasar sub urusan ketenteraman?

a)

Penambahan jumlah personel keamanan di daerah.

b)

Penyediaan fasilitas pendukung, sumber daya manusia, dan prosedur operasional yang jelas.

c)

Pelatihan intensif bagi masyarakat tentang keamanan.

d)

Penindahan tanggung jawab ke pihak swasta.

e)

Peningkatan anggaran daerah untuk layanan keamanan.

17.

Apa tanggung jawab kabupaten/kota dalam pelaksanaan standar teknis mutu layanan ketenteraman dan ketertiban umum?

a)

Menyusun peraturan daerah tanpa melibatkan masyarakat.

b)

Menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung ketertiban.

c)

Melimpahkan tugas kepada pihak swasta.

d)

Menyerahkan tanggung jawab kepada provinsi.

e)

Melaksanakan tugas keamanan hanya di wilayah strategis.

18.

Apa peran utama Satpol PP dalam mendukung ketertiban umum?

a)

Memberikan hukuman administratif kepada masyarakat yang melanggar peraturan.

b)

Menyusun perencanaan keamanan untuk pemerintah pusat.

c)

Mengambil alih tugas kepolisian di tingkat daerah.

d)

Mengelola bencana alam di wilayah setempat.

e)

Menjaga ketertiban melalui edukasi, penegakan peraturan daerah, dan pengawasan ruang publik.

19.

Apa tindakan yang harus diambil jika standar teknis mutu layanan ketenteraman tidak tercapai di suatu daerah?

a)

Mengajukan tambahan anggaran ke pemerintah pusat.

b)

Menyusun rencana aksi perbaikan layanan.

c)

Memberhentikan kepala Satpol PP yang bertanggung jawab.

d)

Menunda layanan hingga kondisi memungkinkan.

e)

Melimpahkan tanggung jawab ke pihak kepolisian.

20.

Hak PNS atas cuti sesuai dengan Permendagri mencakup hal berikut, kecuali:

a)

Cuti tahunan

b)

Cuti sakit

c)

Cuti besar

d)

Cuti untuk keperluan mendesak

e)

Cuti yang tidak terbatas durasinya

21.

Apa kewajiban pemerintah daerah terkait pengelolaan gaji PNS?

a)

Membayar gaji setiap triwulan

b)

Menyediakan bonus berdasarkan kondisi keuangan daerah

c)

Melaksanakan pembayaran tepat waktu setiap bulan

d)

Mengurangi gaji pegawai yang tidak produktif

e)

Menyesuaikan gaji dengan inflasi daerah

22.

Bagaimana mekanisme pemberian jaminan pensiun kepada PNS?

a)

Melalui potongan langsung pada gaji bulanan

b)

Dibayarkan oleh pemerintah daerah dalam bentuk bonus tahunan

c)

Disalurkan melalui dana abadi pemerintah pusat

23.

Apa yang dimaksud dengan hak pengembangan kompetensi bagi PNS?

a)

Promosi otomatis setiap lima tahun

b)

Pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kinerja

c)

Insentif khusus untuk melanjutkan pendidikan formal

d)

Hak untuk beralih ke sektor swasta

e)

Fasilitas tambahan bagi pegawai senior

24.

Apa indikator utama keberhasilan pemenuhan hak PNS oleh pemerintah daerah?

a)

Kepuasan pegawai dalam survei internal

b)

Tingginya tingkat absensi pegawai

c)

Penurunan jumlah laporan pelanggaran hukum

d)

Tidak adanya keluhan pegawai di media sosial

e)

Keselmbangan antara gaji dan tunjangan dengan inflasi

25.

Bagaimana teknologi modern dapat meningkatkan kinerja Satpol PP?

a)

Dengan menggantikan kebutuhan personel lapangan

b)

Meninjektakan efisiensi koordinasi dan respons

c)

Mengurangi anggaran penyediaan sarana

d)

Mempermudah prosedur administrasi internal

e)

Menghilangkan kebutuhan alat komunikasi manual

26.

Apa saja jenis kendaraan yang wajib disediakan untuk Satpol PP sesuai standar minimal?

a)

Mobil patroli, sepeda motor, dan bus operasional

b)

Truk pengangkut barang, mobil operasional, dan ambulans

c)

Mobil operasional, kendaraan lapis baja, dan truk pengangkut

d)

Bus pariwisata, mobil patroli, dan truk pengangkut personel

e)

Sepeda motor listrik, mobil patroli, dan mobil evakuasi

27.

Bagaimana pemerintah daerah memastikan keberlanjutan pengadaan sarana Satpol PP?

a)

Dengan membuat perjanjian kerjasama dengan swasta

b)

Mengalokasikan anggaran tahunan secara rutin

c)

Mengutamakan pengadaan barang lokal

d)

Menetapkan standar operasional internal

e)

Mengurangi jumlah anggota Satpol PP

28.

Apa fungsi utama bus operasional dalam tugas Satpol PP?

a)

Mengangkut perlengkapan operasional

b)

Menjadi kendaraan patroli reguler

c)

Mengangkut personel ke lokasi tugas

d)

Menyediakan ruang peitemuan lapangan

e)

Mengangkut barang sitaan dari operasi

29.

Apa tanggung jawab Satpol PP terhadap penggunaan sarana operasional?

a)

Memastikan semua fasilitas disimpan dengan aman

b)

Melaporkan kerusakan kepada kepada daerah

c)

Menggunakan sarana hanya untuk kepentingan operasional

d)

Menjaga agar anggaran tetap efisien

e)

Mengajukan tambahan fasilitas setiap tahun

30.

Apa prinsip utama dalam pengadaan alat pelindung diri (APD) bagi Satpol PP?

a)

Harus berbahan lokal

b)

Mudah diperoleh di pasaran

c)

Harus murah dan tahan lama

d)

Memenuhi standar keselamatan kerja

e)

Dissuaikan dengan anggaran

31.

Apa tujuan utama dari pembinaan teknis operasional terhadap Satpol PP?

a)

Mengurangi beban kerja pemerintah pusat

b)

Meningkatkan kemampuan teknis dalam menjaga ketertiban umum

c)

Menyesuaikan operasional dengan standar internasional

d)

Memastikan kepatuhan terhadap prosedur administrasi

e)

Meningkatkan jumlah personel di lapangan

32.

Apa dasar hukum utama yang mengatur pembinaan teknis operasional Satpol PP?

a)

UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN

b)

PP No. 16 Tahun 2018 tentang Satpol PP

c)

Permendagri No. 54 Tahun 2011 tentang SOP Satpol PP

d)

UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

e)

Peraturan Kepala Daerah tentang Operasional Satpol PP

33.

Apa saja aspek yang menjadi fokus dalam pembinaan teknis operasional Satpol PP?

a)

Penanganan administratif dan kepegawajan

b)

Pemeliharaan sarana operasional

c)

Taktik lapangan, penggunaan alat operasional, dan manajemen konflik

d)

Peninsulakan jumlah anggota setiap tahun

e)

Penyusunan laporan tahunan

34.

Mengapa penting untuk melibatkan pemerintah pusat dalam pembinaan teknis operasional Satpol PP di daerah?

a)

Untuk memastikan seragam Satpol PP sesuai standar

b)

Agar kebijakan operasional sejalan dengan regulasi

35.

Apa tujuan untuk melibatkan pemerintah pusat dalam pembinaan teknis operasional Satpol PP di daerah?

a)

Untuk memastikan seragam Satpol PP sesuai standar

b)

Agar kebijakan operasional sejalan dengan regulasi nasional

c)

Untuk mengurangi ketergantungan pada anggaran daerah

d)

Menggantikan peran kepala daerah dalam pengawasan

e)

Mengurangi pelanggaran administratif oleh anggota

36.

Apa indikator keberhasilan dari pembinaan teknis operasional Satpol PP?

a)

Penurunan jumlah anggota yang mengikuti pelatihan

b)

Peninsulajan jumlah operasi rutin setiap bulan

c)

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP

d)

Berkurangnya anggaran operasional tahunan

e)

Bertambahnya alat operasional tanpa evaluasi kebutuhan

37.

Proses evaluasi untuk pemberian penghargaan Karya Bhakti Pengabdian Pol PP memerlukan dokumen pendukung berikut, kecuali:

a)

Surat keterangan cacat permanent dari rumah sakit.

b)

Surat rekomendasi dari kepala Satpol PP.

c)

Data statistik operasi Satpol PP dalam lima tahun terakhir.

d)

Surat keterangan meningkat dania dalam tugas (jika berlaku).

e)

Dokumen laporan tugas saat insiden terjadi.

38.

Penghargaan Karya Bhakti Satpol PP memiliki keunggulan utama dibanding penghargaan lainnya karena:

a)

Hanya diberikan kepada individu yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun.

b)

Fokus pada pengakuan inovasi dan kreativitas dalam melaksanakan tugas.

c)

Melibatkan evaluasi dari pihak ketiga untuk menjamin objektivitas.

d)

Mewajibkan penerima untuk melaporkan penggunaan dana penghargaan.

e)

Memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui program tanggung jawab sosial.

39.

Fungsi utama Satpol PP yang menjadi fokus dalam pemberian penghargaan meliputi, kecuali:

a)

Penegakan Peraturan Daerah (Perda).

b)

Penanganan konflik horizontal di masyarakat.

c)

Penyelenggaraan ketertiban umum.

d)

Perlindungan masyarakat.

e)

Remeliharaan hubungan dengan organisasi politik.

40.

Indikator keberhasilan penerima penghargaan Karya Bhakti Satpol PP adalah:

a)

Jumlah Perda yang berhasil diterapkan.

b)

Efisiensi anggaran operasional Satpol PP.

c)

Implementasi program berbasis masyarakat untuk menjaga ketertiban.

d)

Jumlah personel baru yang direkrut dalam setahun terakhir.

e)

Peningkatan hubungan diplomasi antar daerah.

41.

Penghargaan kepada Satpol PP memiliki dampak positif berikut, kecuali:

a)

Meningkatkan motivasi kerja anggota Satpol PP.

b)

Membantu kepala daerah memahami peran Satpol PP.

c)

Memperbaiki persepsi masyarakat terhadap Satpol PP.

d)

Mengurangi beban tugas anggota Satpol PP.

e)

Meningkatkan profesionalisme Satpol PP.

42.

Apa yang dimaksud dengan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sesuai peraturan yang berlaku di Indonesia?

a)

Pegawai yang ditugaskan untuk menyusun peraturan daerah dan melakukan pengawasan administratif.

b)

Pegawai Negeri Sipil yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu.

c)

Aparatur Sipil Negara yang bertugas menjalankan fungsi administratif dalam pemerintahan daerah.

d)

Pegawai yang bekerja di lembaga swasta yang bertanggung jawab pada penegakan hukum.

e)

Pegawai yang ditugaskan untuk menangani konflik antarinstansi tanpa melibatkan hukum.

43.

Apa saja kewenangan PPNS dalam menjalankan tugas penyidikan?

a)

Menjatuhkan hukuman kepada pelaku tappa melalui pengadilan.

b)

Melakukan pemeriksaan saksi, mengumpulkan bukti, dan menyusun berkas perkara.

c)

Mengambil keputusan terkait kebijakan pemerintah daerah.

d)

Menangani seluruh kasus pidana umum tappa batasan.

e)

Membuat peraturan daerah baru untuk menangani kasus tertentu.

44.

Apa yang menjadi dasar hukum kewenangan PPNS di Indonesia?

a)

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

b)

Peraturan Pemerintah tentang Struktur Organisasi Pemerintah Daerah.

c)

Undang-Undang Nomor 5 Tahun-2014 tentang ASN.

d)

Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Standar Pelayanan Minima

45.

Dalam hal penegakan peraturan daerah, apa kewenangan utama PPNS di lingkungan pemerintah daerah?

a)

Menegakkan perda dengan melakukan penyidikan terhadap pelanggaran yang terjadi.

b)

Membuat peraturan baru untuk mendukung tugas operasional.

c)

Mengelola anggaran daerah yang digunakan untuk penegakan hukum.

d)

Menyelesaikan masalah hukum secara langsung tanpa pengadilan.

e)

Menentukan sanksi administrasi kepada pelanggar perda.

46.

Apa syarat utama yang harus dipenuhi seseorang untuk dapat djangkat menjadi PPNS?

a)

Memailiki pengalaman kerja minimal 10 tahun di pemerintahan daerah.

b)

Telah mengikuti pelatihan penyidikan dan lulus sertifikasi khusus.

c)

Memailiki jabatan eselon II di pemerintahan daerah.

d)

Mendapatkan rekomendasi dari pejabat politik setempat.

e)

Memailiki pendidikan hukum dengan gelar sarjana.

47.

Apa peran koordinasi antarinstansi dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat?

a)

Mengurangi keterlibatan masyarakat dalam penyelesaian masalah.

b)

Menjamin efektivitas penegakan hukum melalui sinergi antarinstansi terkait.

c)

Menyerahkan semua tanggung jawab kepada pemerintah pusat.

d)

Membatasi pengambilan keputusan oleh pemerintah daerah.

e)

Menghapus kewajiban penyusunan rencana kerja bersama.

48.

Apa bentuk evaluasi kinerja dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat?

a)

Penilaian tingkat keberhasilan berdasarkan laporan masyarakat dan data statistik.

b)

Menghapus sistem evaluasi untuk fokus pada pelaksanaan tugas.

c)

Penilaian berdasarkan jumlah personel yang diterjunkan ke lapangan.

d)

Menyerahkan evaluasi kepada instansi swasta yang beroperasi di daerah.

e)

Mengutamakan opini dari pemerintah pusat tanpa melihat laporan daerah.

49.

Bagaimana teknologi dapat digunakan untuk mendukung penanganan bencana dalam konteks perlindungan masyarakat?

a)

Menggunakan aplikasi untuk penyebaran informasi dan koordinasi cepat.

b)

Mengganti personel lapangan dengan sistem otomatis sepenuhnya.

c)

Menyerahkan semua keputusan penanganan kepada sistem komputer.

d)

Mengabalkan masukan dari masyarakat yang tidak menggunakan teknologi.

e)

Menggunakan teknologi hanya untuk keperluan administratif.

50.

Apa langkah strategis yang dapat diambil untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga ketertiban umum?

a)

Memberikan kewenangan penuh kepada aparat tanpa melibatkan masyarakat.

b)

Membatasi akses masyarakat terhadap informasi hukum yang kompleks.

c)

Menghindari keterlibatan masyarakat dalam proses penegakan hukum.

d)

Menyediakan mekanisme pelaporan pelanggaran secara mudah dan anonim

e)

Mengutamakan keputusan internal tanpa konsultasi dengan publik.

51.

Apa yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk mengantisipasi konflik sosial yang dapat mengancam ketertiban umum?

a)

Menjalankan program dialog lintas komunitas dan pelatihan mitigasi konflik.

b)

Menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk penyelesaian konflik.

c)

Membuat aturan yang menggunakan pendekatan represif.

d)

Mengabalkan konflik kecil untuk fokus pada tugas utama.

e)

Mengutamakan kebijakan yang hanya menguntungkan salah satu pihak.

52.

Apa tujuan utama penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Satuan Polisi Pamong Praja?

a)

Membatasi wewenang Satpol PP dalam melaksanakan tugasnya.

b)

Menjamin pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur dan meningkatkan efektivitas.

c)

Mengurangi jumlah personel yang terlibat dalam tugas operasional.

d)

Menyederhanakan tugas administratif tanpa memperhatikan lapangan.

e)

Meningkatkan pengumpulan denda dari pelanggar.

53.

Apa komponen utama yang harus ada dalam SOP Satpol PP?

a)

Deskripsi tugas, alur kerja, dan indikator keberhasilan.

b)

Hanya prosedur administratif yang sederhana.

c)

Kebijakan anggaran tanpa evaluasi operasional.

d)

Instruksi teknis dengan fokus pada tugas individu.

e)

Pembagian tugas tanpa memperhatikan tanggung jawab.

54.

Siapa yang bertanggung jawab dalam menyusun dan menetapkan SOP Satpol PP di tingkat daerah?

a)

Kepala daerah (gubernur, bupati, atau wali kota).

b)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

c)

Kementerian Dalam Negeri.

d)

Kepala desa di wilayah setempat.

e)

Lembaga swadaya masyarakat (LSM).

55.

Apa manfaat utama penerapan SOP bagi anggota Satpol PP?

a)

Membatasi kreativitas anggota dalam menjalankan tugas.

b)

Memberikan pedoman kerja yang jelas untuk menghindari kesalahan operasional.

c)

Menghapus kebutuhan pelatihan bagi anggota.

d)

Mempercepat promosi jabatan bagi anggota.

e)

Menyederhanakan tugas tanpa memperhatikan tanggung jawab hukum.

56.

Apa tantangan utama dalam penerapan SOP Satpol PP?

a)

Keterbatasan jumlah anggota yang memahami SOP.

b)

Tidak adanya koordinasi antara anggota.

c)

Terlalu banyak prosedur hukum yang tidak relevan.

d)

Kurangnya pengawasan dari masyarakat.

e)

Ketidakterlibatan pemerintah pusat dalam pelaksanaannya.

57.

Apa tujuan utama dari kode etik Polisi Pamong Praja?

a)

Memperoleh kekuasaan lebih besar

b)

Memberikan perlindungan kepada pejabat pemerintah

c)

Meningkatkan profesionalisme dan integritas Satpol PP

d)

Memaksimalkan penegakan hukum tanpa batasan

e)

Menghapuskan semua aturan yang bertentangan

58.

Apa yang menjadi prinsip utama dalam melaksanakan tugas Polish Pamong Praja?

a)

Mengutamakan kekerasan

b)

Kepatuhan terhadap atasan

c)

Pelayanan publik yang responsif dan humanis

d)

Mencapai target denda

e)

Membuat aturan baru

59.

Apa tindakan yang melanggar kode etik Satpol PP?

a)

Memberikan penyuluhan kepada masyarakat

b)

Menggunakan kekerasan berlebihan tanpa alasan jelas

c)

Mendampingi penegakan hukum lainnya

d)

Menyusun strategi operasional

e)

Membantu penyelesaian masalah sosial

60.

Kode etik Satpol PP mencakup aspek berikut, kecuali:

a)

Integritas

b)

Professionalisme

c)

Ketiatan hukum

d)

Penggunaan kekuatan tanpa batas

e)

Kepemimpinan

61.

Sanksi bagi anggota Satpol PP yang melanggar kode etik adalah:

a)

Diberhentikan secara otomatis

b)

Diberikan teguran hingga pemecatan

c)

Dipindahkan ke wilayah lain

d)

Tidak ada konsekuensi

e)

Dihukum denda

62.

Kode etik Satpol PP disusun berdasarkan peraturan:

a)

UU No. 12 Tahun 2011

b)

Keputusan Mahkamah Konstitusi

c)

Peraturan Daerah

d)

Keputusan President

e)

Peraturan Menteri Dalam Negeri

63.

Apa yang dimaksud dengan profesionalisme dalam kode etik Satpol PP?

a)

Bertindak sesuai kehendak masyarakat

b)

Menegakkan hukum dengan tegas tanpa pandang bulu

c)

Bertindak sesuai aturan, berintegritas, dan bertanggung jawab

d)

Melindungi pejabat pemerintah

e)

Melaksanakan tugas tanpa mempertimbangkan konsekuensi

64.

Pelanggaran kode etik Satpol PP akan dinilai oleh:

a)

Dewan Kode Etik Satpol PP

b)

Kepolisian

c)

Pengadilan Negeri

d)

Kepala Satpol PP daerah

e)

Komisi Hukum DPRD

65.

Apa yang dimaksud dengan integritas dalam konteks Satpol PP?

a)

Kepatuhan terhadap perintah atasan

b)

Kemampuan untuk mempengaruhi masyarakat

c)

Konsistensi dalam menjalankan tugas sesuai nilai moral dan hukum

d)

Kemampuan untuk menegosiasikan aturan

e)

Kepandajan dalam berdiplomasi

66.

Berikut ini adalah peran Satpol PP, kecuali:

a)

Penegakan peraturan daerah

b)

Perlindungan masyarakat

c)

Penegakan hukum pidana

d)

Penertiban umum

e)

Penanggulangan bencana