Font size
WorksheetsUAS Askeb Essensial Nifas, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
Seorang ibu berumur 25 tahun, postpartum hari ke 2 melahirkan di BPM, dengan keluhan belum siap untuk dapat merawat bayinya. Bekerja sebagai buruh tani, pada pemeriksaan fisik diketahui tinggi fundus 2 jari di bawah. Keadaan umum baik Pemeriksaan tanda vital tekanan darah 120/80 MmHg. Pernafasan 20 x/menit, nadi 80 x/menit, suhu 37,20C jenis lochea.
Apakah yang di ungkapkan pada kasus tersebut ?
Alba
Rubra
Serosa
Kruenta
Sanguinolenta
Seorang ibu berusia 25 tahun melahirkan 2 hari yang lalu di BPM, dengan keluhan perut mules, sulit tidur, hasil pemeriksaan TD: 120/80 MmHg N: 82x/menit R: 24x/menit S: 36,5°C., Pengeluaran lochea warna merah.
Berapakah tinggi fundus uteri yang sesuai pada kasus tersebut?
Tidak teraba
Setinggi pusat
2 jari di bawah pusat
2 jari di atas pusat
Pertengahan pusat dan simfisis
Seorang ibu berusia 23 tahun melahirkan anak pertama berat badan 3000 gram, melahirkan 2 hari yang lalu di BPM, dengan keluhan lelah, sering mengantuk dan bersifat passif, hasil pemeriksaan TD: 110/70 MmHg N: 80x/menit R: 22x/menit S: 36,5°C, Lochea berwarna merah.
Adaptasi Psikososial apakah yang dialami pada kasus tersebut?
Taking in
Taking on
Letting go
Taking hold
Letting hold
Perempuan, umur 26 tahun P1A0, nifas hari ke-7 dilakukan kunjungan rumah oleh bidan desa dengan keluhan lemas. Hasil anamnesis: ibu mengatakan mertua selalu memberikan makan nasi dengan sayur sedikit dan kerupuk. Hasil pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36,6°C, luka perineum basah, TFU pertengahan simpisis-pusat. Bidan memberikan konseling kepada mertua agar memberikan ibu telur, ayam atau daging sebagai lauk.
Apakah tujuan konseling pada kasus tersebut?
Meningkatkan nafsu makan
Mencegah terjadinya anemia
Menghindari perdarahan masa nifas
Mempercepat penyembuhan luka perineum
Menambah tenaga ibu untuk merawat bayinya
Perempuan, umur 25 tahun, P1A0, melahirkan 2 jam yang lalu di PMB, dengan keluhan lemah, hasil pemeriksaan TD 110/70 mmhg, N 80 x/menit, S 37,5°C, P 24 x/menit, TFU 2 jari dibawah pusat, kontraksi uterus baik, lochea berwarna merah. Bidan memberikan Vitamin A untuk suplemen ibu.
Berapakah dosis yang diperlukan pada kasus tersebut?
Kapsul 1, dosis 200.000 IU
Kapsul 1, dosis 100.000 IU
Kapsul 2, dosis 100.000 IU
Kapsul 2, dosis 20.000 IU
Kapsul 2, dosis 2.000 IU
Perempuan, umur 25 tahun, P1A0, melahirkan 14 hari yang lalu, datang ke RS dengan keluhan kaki bengkak dan nyeri. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, N 84 x/menit, S 40°C, P 22 x/menit, TFU tidak teraba, lochea alba, nyeri tekan pada betis (+), vena femoralis teraba tegang dan keras, serta teraba panas.
Apakah diagnosis yang tepat pada kasus tersebut?
Vulvitis
Vaginitis
Endometritis
Tromboflebitis
Trombositosis
Perempuan, umur 27 tahun, P2A0, nifas hari ke-6. Bidan melakukan kunjungan nifas di rumahnya. Hasil anamnesis: bayi menyusu kuat, dan ASI lancar. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 85 x/menit, S 37°C, P 20 x/menit, TFU pertengahan pusat simpisis.
Apakah asuhan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Memberi ASI awal kepada bayi
Memastikan involusi uterus berjalan dengan normal
Mendeteksi dan merawat penyebab lain perdarahan
Mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri
Menjaga bayi agar tetap sehat dengan cara mencegah hipotermia
Bidan melakukan kunjungan nifas ke dua ke rumah pasien. Hasil anamnesis: anak pertama, telah melahirkan 14 hari yang lalu, ibu tidak mempunyai keluhan. Hasil pemeriksaan: TD: 110/60 mmHg, N: 78 x/menit, S: 36 0C, P: 24 x/menit.
Apa saja pemeriksaan yang dilakukan sesuai kasus tersebut?
Rambut, muka, leher
Dada, lochia, perineum
Wajah, leher, abdomen
Ekstremitas, Dada, Genitalia
Payudara, genitalia, ekstremitas
Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 post partum hari ke 3 datang ke klinik mengeluh perutnya masih terasa mules. Hasil pemeriksaan: TD : 120/80 mmHg, N: 78 x/menit, P: 20 x/menit, S: 36,5°C, payudara tegang dan ASI sudah keluar.
Apakah diagnosa yang tepat untuk kasus tersebut?
P1 A0, umur 25 tahun, 3 hari post partum dengan demam
P1 A0, umur 25 tahun, 3 hari post partum dengan mastitis
P1 A0, umur 25 tahun, 3 hari post partum dengan sub involusio
P1 A0, umur 25 tahun, 3 hari post partum dengan nifas normal
P1 A0, umur 25 tahun, 3 hari post partum dengan bendungan payudara
Seorang perempuan, umur 22 tahun, P1A0 nifas 1 hari di BPM, khawatir ASI tidak cukup untuk kebutuhan bayinya. Hasil anamnesa : ASI belum keluar, bayi menangis terus. Hasil pemeriksaan : Tanda-tanda vital dalam batas normal, mamae lembek, kolostrum (+), TFU 2 jari di bawah pusat, kontraksi uterus keras.
Pendidikan kesehatan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Tetap menyusui bayinya
Berikan tambahan susu formula
Teknik memerah ASI yang benar
Teknik menyusui yang benar
Makan makanan kaya akan zat besi
Seorang perempuan umur 32 tahun, P3A0 datang ke BPM untuk memeriksakan diri. Bidan melakukan anamnesa dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik pada pasien tersebut.
Termasuk kedalam managemen kebidanan yang manakah kasus diatas?
Pengkajian
Pelaksanaan
Interpretasi data
Diagnosa masalah potensial
Antisipasi kebutuhan akan tindakan segera
Seorang perempuan usia 20 tahun melahirkan anak pertamanya 1 minggu yang lalu di umah Sakit. Ibu datang ke BPM dengan keluhan akhir-akhir ini merasa mudah tersinggung (iritabilitas), sedih , disforia, menangis , cemas, labilitas perasaan, cenderung menyalahkan diri sendiri, gangguan tidur dan gangguan nafsu makan. Disebut apakah masalah yang dihadapi ibu tersebut ?
Depresi berat
Depresi ringan
Depresi sedang
Depresi Postpartum
Psikosa postpartum
Seorang perempuan umur 23 tahun ,P1 A0, habis melahirkan 3 hari yang lalu datang ketempat bidan praktik mandiri untuk melakukan kunjungan ulang, perempuan tersebut mengeluh belum BAB sejak bersalin dan mengalami nyeri ulu hati.
Apakah yang menjadi penyebab keluhan perempuan pada kasus diatas?
Penurunan hormon estrogen
Peningkatan hormon estrogen
Peningkatan hormon Prolaktin
Penurunan hormon Progesteron
Peningkatan hormon Progesteron
Seorang perempuan,umur 27 tahun , P2 A0 telah melahirkan di Bidan Praktik mandiri 6 jam yang lalu, Saai ini perempuan tersebut sudah mulai melakukan mobilisasi dan sudah mulai berdiri dan jalan jalan disekitar tempat tidur.
Apakah tahapan masa nifas yang dialami oleh perempuan diatas?
Puerperium Dini
Puerperium Akhir
Remote Puerperium
Puerperium Intermedial
Puerperium Ambulation
Ny S datang ke rumah sakit dengan rujukan bidan dengan keterangan persalinan 1 jam yang lalu.ia mengalami perdarahan segar setelah bayi lahir sebanyak 600ml.hasil pemeriksaan didapatkan uterus dengan baik,plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan derajat IV.apakah diagnosis pada kasus ini?
Atonia uteri
Laserasi jalan lahir
Syok hemoragik
Perdarahan postpartum primer
Perdarahan postpartum sekunder
Ny S datang ke rumah sakit dengan rujukan bidan dengan keterangan persalinan 1 jam yang lalu.ia mengalami perdarahan segar setelah bayi lahir sebanyak 600ml. hasil pemeriksaan didapatkan uterus dengan baik,plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan derajat IV. penatalaksanaan dari kasus diatas adalah :
Periksa apakah plasenta lengkap
Memasang infus
Memasang oksigen
Melakukan transfusi darah
Melakukankuratase
Ny l berusia 25 tahun melahirkan anak pertamanya 2 hari yang lalu.ia datang ke rumah bersalin mengeluh ASI-nya keluar sedikit,dari hasil pemeriksaan payudara didapatkan payudara tegang, puting menonjol, dan kolostrum keluar.apakah tindakan bidan dalam kasus ini?
Perawatan payudara kompres hangat dan dingin
Perawatan payudara dan kompres hangat
Perawatan payudara dan kompres hangat dingin
Perawatan payudara dan pembebatan
Perawatan payudara saja
Ny S berusia 25 tahun melahirkan anak pertamnya 4 hari yang lalu.ia datang ke rumah bersalin mengeluh sakit pada saat menyusui bayinya.dari hasil pemeriksaan didapatkan payudaranya tegang dan puting lecet.apakah konseling bidan dalam kasus ini?
menganjurkan ibu untuk mengolesi air sebelum dan sesudah menyusui
menganjurkan ibu untuk mengolesi ASI sebelum dan sesudah menyusui
menganjurkan ibu untuk mengolesi minyak sebelum dan sesudah menyusui
menganjurkan ibu untuk mengolesi betadin sebelum dan sesudah menyusui
menganjurkan ibu untuk mengolesi baby oil sebelum dan sesudah menyusui
Ny H datang kerumah sakit dengan rujukan bidan dengan keterangan persalinan 1 jam yang lau dan terjadi perdarahan segar setelah bayi lahir sebanyak 700 ml. hasil pemeriksaan : didapatkan kontraksi dengan baik, plasenta lahir lengkap, dan terdapat laserasi derajat IV.apkah penyebab perdarahan pada kasus ini?
Robekan Perineum
Atonia uteri
Inversio uteri
Kelainan darah
Tertinggalnya selaput darah
Ny H datang kerumah sakit dengan keluhan 1 hari yang lalu melahirkan drumah ditolong oleh dukun dan kini tidak bisa berkemih. dari hasil pemeriksaan didapatkan kandung kemih penuh. apakah diagnosis pada kasus ini?
Retensio urin
Infeksi saluran kemih
Gangguanmiksi
Batu kandung kemih
Infeksi kandung kemih
Seorang perempuan usia 26 tahun telah melahirkan anak pertama spontan 8 jam yang lalu dibidan praktek mandiri, mengeluh nyeri pada jahitan perineum, saat ini belum berani turun dari tempat tidur dan belum BAK karena takut jahitannya robek. hasil pemeriksaan ditemukan tanda –tanda vital dalam batas normal, TFU setinggi pusat, kandung kemih penuh, kontraksi uterus baik, perdarahan normal. apakah tindakan bidan yang tepat untuk masalah di atas?
memberikan analgetik
memberikan obat diuretik
memasang kateter
menganjurkan ibu ke kamar mandi untuk BAK
memberikan informasi tentang perawatan perineum
Seorang perempuan umur 25 tahun datang ke BPM P1 A0 5 hari postpartum hasil pemeriksaan, KU perempuan baik, TD: 110/70 mmHg, suhu 36,70C, nadi 80 x/menit. Apakah asuhan yang diberikan bidan?
Memberi konseling untuk KB secara dini
Memastikan perempuan mendapatkan makanan, cairan dan istirahat
Menanyakan penyulit-penyulit yang dialami perempuan selama masa nifas
Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi atau perdarahan abnormal
Memastikan perempuan menyusui dengan baik dan tidak memperhatikan tanda-tanda penyulit
Seorang perempuan umur 30 tahun 2 jam post partum melahirkan bayi ke-4 di RS kiriman dari dukun karena telah sehari semalam disuruh mengejan tapi tidak mau lahir, mengeluh lemas, pusing, dan panas. Setelah di periksa TD: 90/80 mmHg, suhu 380C, nadi 92 x/menit, repirasi 28 x/menit. Kontraksi uterus lemah, perdarahan pervaginam 550 ml. apakah penanganan segera yang harus dilakukan untuk mengatasi kasus diatas?
Pasang infus
Tranfusi darah
KBI
KBE
Kateterisasi
Seorang perempuan umur 27 tahun melahirkan anak kedua 2 minggu yang lalu datang ke BPM dengan keluhan badan terasa panas, bahkan menggigil. Selain itu mengeluh nyeri betis sebelah kiri, bengkak dan sukar untuk digerakkan. Hasil pemeriksaan suhu 390C, betis tampak kemerahan. Apahak diagnose pada pasien tersebut?
Emboli
Infeksi
Abses kaki
Pelviotromboflebitis
Tromboflebitis Femoralis
Seorang perempuan 23 tahun P2 A0 telah melahirkan 8 jam yang lalu di BPM. Mengeluh perut terasa mulas, nyeri didaerah luka perineum. Hasil pemeriksaan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,50C. Apakah konseling yang diberikan bidan sesuai dgn kasus diatas?
ASI Eksklusif
Gizi perempuan menyusui
Keluarga berencana
Pencegahan haemorroid
Tanda bahaya perdarahan
Seorang perempuan umur 20 tahun P1 A0 postpartum 4 jam melahirkan di BPM. Hasil pemeriksaan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,50C. Payudara membesar, bayi sudah menyusu, kontraksi uterus baik, TFU 1 jari diatas pusat, kandung kemih penuh, belum miksi karena takut perih pada luka bekas jahitan episiotomy. Apakah yang harus bidan lakukan dalam menghadapi masalah klien tsb?
Rujukan
Kateterisasi
Kaegel exercise
Pemberian antidiuretik
Ambulasi ke kamar kecil
Seorang perempuan 29 tahun P1 A0 postpartum 7 hari melakukan kunjungan ke BPM dengan keluhan ASI keluar tidak lancar dan kadang bayinya rewel. Hasil pemeriksaan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,50C. Apakah nasihat yang diberikan bidan?
Melakukan massage payudara
Memberikan susu formula (PASI)
Memberikan terapi bromokriptin
Menganjurkan klien berhenti menyusui bayinya
Menganjurkan klien tetap menyusui sesering mungkin
Seorang perempuan 30 tahun P3 A0 telah melahirkan 5 jam yang lalu di BPM mengeluh perut terasa mulas dan ASI keluar sedikit. Hasil pemeriksaan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,50C, TFU setinggi pusat, kontraksi baik, perineum utuh, pengeluaran pervagina berwarna merah, kandung kemih penuh. Apakah asuhan yang dilakukan pada kasus tsb?
Memberikan konseling KB
Memastikan involusi berjalan lancar
Menilai tanda-tanda demam dan infeksi
Mencegah perdarahan postpartum karena atonia uteri
Memastikan perempuan menyusui dengan baik dan tidak ada penyulit
Seorang perempuan 23 tahun P2 A0 telah melahirkan 8 jam yang lalu di BPM. Mengeluh perut terasa mulas, nyeri didaerah luka perineum dan mengatakan belum bias BAK. Hasil pemeriksaan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,50C. Apakah adaptasi psikologis postpartum pada perempuan tersebut?
Mampu merawat bayinya tanpa bantuan
Mulai bisa merawat bayinya dengan bantuan
Berfokus pada dirinya dan memperhatikan bayinya
Depresi karena kesakitan pada perut dan luka perineum
Berfokus pada dirinya sendiri dan masih mengingat proses persalinan
Seorang perempuan umur 24 tahun telah melahirkan 4 hari yang lalu dengan vakum ekstraksi di RS datang ke BPM mengeluh perut mulas, nyeri jahitan perineum, nyeri pada mamae. Hasil pemeriksaan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,50C. ASI keluar tidak lancar, merasa tidak nyaman dan ingin menangis. Apakah yang harus dilakukan bidan dalam menghadapi kasus tersebut?
Merujuk pada psikiater
Memberi obat anti depresan
Mengisolasi perempuan di rumah sakit
Memberi dukungan psikologi dengan melibatkan keluarga
Melakukan kolaborasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan obat penenang
Seorang perempuan umur 28 tahun telah melahirkan 14 hari yang lalu ditolong dukun. Datang ke BPM dengan keluhan nyeri perut bagian bawah dan sering muntah. Hasil pemeriksaan bising usus tidak ada, perut kembung dan teraba tegang. TD: 130/80 mmHg. N: 76x/ment, S: 38,60C, RR: 18 x/menit. Apakah diagnosis pada kasus tersebut?
Metritis
Peritonitis
Abses pelvis
Trombofeblitis
Pelviotromboflebitis
Seorang perempuan umur 25 tahun, datang ke tempat bidan, post partum 6 hari . dari pemeriksaan didapatkan hasil TD:110/70 mmHg, Nadi: 80 x/menit, S: 37 derajat celcius, R: 24 x/menit, mengeluh : ASI tidak keluar lancar, keluar cairan pervaginam warna merah kuning. Kunjungan nifas selanjutnya yang paling tepat adalah pada.........
1 bulan setelah persalinan
2 bulan setelah persalinan
3 bulan setelah persalinan
2 minggu setelah persalinan
6 minggu setelah persalinan
Seorang perempuan umur 20 tahun P1A0 post partum 4 hari datang ke bidan mengeluh belum BAB dan perempuan mulai mau merawat bayinya tapi tidak mahir. Setelah dilakukan anamnesa ia mengalami konflik karena tinggal bersama mertua dan dilarang tidur siang. Hasil pemeriksaan fisik : Perempuan tampak lemah, TD 100/70 mmHg, N 88 x/menit, suhu 37 derajat celcius, pernafasan 24 x/menit, TFU 2 jari di bawah pusat, kontraksi uterus sedang, lochea merah kuning berisi darah dan lendir.Pengaruh akibat kurangnya istirahat pada perubahan klien diatas adalah....
Menghambat proses penurunan hormon progesteron
Meningkatkan proses laktasi
Memperlambat proses involusi uterus
Memperlambat penurunan hormone estrogen
Meningkatkan hormone esterogen
Seorang perempuan umur 23 tahun P1A0 post partum hari kedua, mengeluh belum dapat merawat bayinya dan khawatir tentang kesehatan bayinya. Dari pemeriksaan fisik dihasilkan tekanan darah : 110/70 mmHg. Nadi : 80 x/menit, suhu 37,3 dejarat celcius. Pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk menilai proses involusi adalah.....
Pemeriksaan TFU dan kontraksi uterus
Inspeksi adanya bekas luka operasi
Pemeriksaan tentang kandung kemih
Pemeriksaan pengeluaran per vaginam
Pemeriksaan ASI
Seorang Perempuan 24 tahun, telah melahirkan 2 hari yang lalu di PMB. dengan keluhan air susunya masih keluar sedikit, ibu sudah melakukan perawatan payudara. hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80 x/mnt, P 18 x/mnt, S 36,50C payudara tidak bengkang, puting susu menonjol, ASI +. Apakah tindakan yang dilakukan oleh bidan terkait penerapan evidence based
Melakukan Pemijatan payudara
Melakukan Pijat oksitosin
Melakukan Bonding Attacment
Melakukan Perawatan payudara
Melakukan Perawatan Puting susu
Seorang perempuan, umur 30 tahun, P2A0 nifas 14 hari, datang ke bidan untuk melakukan kunjungan ulang. Ibu mengatakan menyusui bayinya tanpa jadwal, bayi menetek kuat dan dapat merawat bayinya dengan baik. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal. TFU tidak teraba di atas simfisis, PPV lokia Serosa. Berapakah berat uterus normal sesuai kasus tersebut ?
60 gram
350 gram
500 gram
750 gram
1000 gram
Seorang perempuan, umur 25 tahun, P1A0 nifas 7 hari, datang ke bidan untuk melakukan kunjungan ulang.. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal. PPV lokia Sanguenolenta.
Berapakah penurunan tinggi fundus uteri normal sesuai kasus tersebut ?
Pertengahan pusat simpisis
Tidak teraba di atas simpisis
2 jari di bawah pusat
3 jari di bawah pusat
Sepusat
Seorang perempuan, umur 25 tahun telah melahirkan anak pertamanya 3 hari yang lalu di Bidan. Hasil pemeriksaan ASI keluar dengan sedikit-sedikit dan bayi sering menangis,perut masih mules.Akan tetapi, ibu memberikan ASI dengan sabar.
Apakah hormon yang terkait kasus tersebut ?
Estrogen dan progesteron
Estrogen
Progesteron
Oksitosin
Prolaktin
Seorang perempuan, umur 30 tahun, P2A0 nifas hari ke-2, datang ke bidan dengan keluhan belum bisa BAB. Hasil pemeriksan TTV dalam batas normal. Pengeluaran pervaginam : Lochea Rubra
Apakah penyebab pada kasus tersebut ?
Menurunnya nafsu makan ibu setelah melahirkan
Peristaltik usus belum pulih sempurna
Terlalu lelah setelah melahirkan
Tidak ada kalori dalam lambung
Kurang mobilisasi
Seorang perempuan, umur 27 tahun, P2A0 postpartum 5 hari diposkesdes dengan keluhan hilangnya nafsu makan dan kawatir karena belum bisa BAB 4 hari yang lalu.
Manakah rencana asuhan yang tepat pada kasus tersebut?
Kolaborasi dokter
Beri KIE gizi ibu nifas
Makan dengan diet seimbang
Anjurkan ibu minum yang banyak
Anjurkan makan makanan yang mengandung serat
Seorang perempuan usia 25 tahun, P1A0 12 jam post partum spontan. Hasil pengkajian, pasien mengatakan nyeri di payudara dan sekitar alat kelamin, TD 130/80 mmHg, frekuensi pernapasan 24 x/menit, frekuensi nadi 88 x/menit, payudara bengkak dan teraba keras, tinggi fundus uteri setinggi pusat teraba keras, tampak luka jahitan episiotomi dan terdapat hemoroid derajat II. Apakah diagnosa keperawatan utama pada kasus tersebut?
Resiko cedera ibu
Resiko perdarahan
Menyusui tidak efektif
Ketidaknyamanan pasca partum
Persiapan peningkatan pengetahuan
Seorang perempuan usia 24 tahun, P1A0, 4 hari post section cesarea. Hasil pengkajian didapatkan TD 110/70 mmHg, frekuensi pernapasan 20 x/menit, frekuensi nadi 76 x/menit, suhu 39,5’C. Pasien mengatakan betisnya terasa nyeri. Pasien belum melakukan mobilisasi karena masih takut luka jahitannya akan terbuka. Saat dilakukan pemeriksaan fisik, pasien mengalami tromboflebitis di ekstremitas bawah. Apakah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya tromboflebitis?
Pemeriksaan varises
Pemeriksaan homan sign
Pemeriksaan reflek patela
Pemeriksaan derajat edema
Pemeriksaan kekuatan otot kaki
Seorang perempuan usia 22 tahun, P1A0, 3 hari postpartum spontan. Hasil pengkajian didapatkan TD 110/70 mmHg, frekuensi pernapasan 20 x/menit, frekuensi nadi 76 x/menit. TFU 3 jari di bawah pusat teraba keras posisi di tengah, diastaksis rektus abdominis 3 cm. Apakah tujuan pemeriksaan diastaksis rektus abdominis pada kasus tersebut?
Mengukur involusio uteri
Mengukur kontraksi uteri
Mengukur tinggi fundus uteri
Mengukur kekuatan otot abdomen
Mengukur peregangan otot abdomen
Seorang perempuan usia 23 tahun, P1A0, 1 hari post partum spontan. Hasil pengkajian, pasien mengatakan belum ganti pembalut sejak melahirkan karena masih takut untuk bergerak, TD 110/70 mmHg, frekuensi pernafasan 20 x/menit, frekuensi frekuensi nadi 76 x/menit dan suhu 39,5’C. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik, tampak luka episiotomi dengan jahitan yang tidak rapat. Apakah tanda infeksi yang dialami pasien pada kasus tersebut?
Edema
Redness
Discharge
Echimosis
Aproximation
Seorang perempuan usia 25 tahun, P1A0, 24 jam post partum spontan. Hasil pengkajian, pasien mengatakan bayinya selalu menangis saat disusui dan tidak mau menghisap puting. puting pasien tampak terbenam, payudara bengkak dan teraba keras. Hasil observasi selama proses menyusui tidak terdengar suara hisapan bayi. Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Persiapan peningkatan pengetahuan
Ketidaknyamanan pasca partum
Menyusui tidak efektif
Resiko cedera ibu
Ikterik neonatus
Seorang perempuan usia 26 tahun, P2 A0, 12 jam postpartum spontan. Saat dikaji, pasien mengeluh nyeri di area kemaluan. Hasil observasi, tampak luka episiotomi, kemerahan di area luka, edema dan sekresi negatif. TD 110/70 mmHg, Frekuensi pernapasan 20 x/menit, Frekuensi nadi 88x/menit, Suhu 38’C. Tindakan utama yang sesuai pada kasus tersebut adalah?
Vulva hygiene
Mobilisasi dini
Rawat luka episiotomi
Berikan nutrisi adekuat
Edukasi cara perawatan luka
Seorang perempuan usia 24 tahun melahirkan anak pertama 1 bulan yang lalu dan sedang memberikan ASI eksklusif. Ia menceritakan ketakutannya tidak bisa melanjutkan pemberian ASI eksklusif karena harus kembali bekerja setelah cuti selesai. Pendidikan kesehatan yang cocok diberikan pada kasus tersebut adalah?
Cara memerah dan menyimpan ASI
Cara menyusi yang baik dan benar
Konseling persiapan keluarga
Cara melakukan pijat laktasi
Mencari pendonor ASI
Seorang perempuan usia 25 tahun, P1A0, 3 hari post sectio cesarea. Pasien mengeluh ASI belum keluar dan nyeri pada payudara. Hasil pemeriksaan, payudara tampak penuh, tegang dan keras, skala nyeri 5 dan pasien kesakitan saat bayi mencoba menyusu. Tindakan prioritas yang tepat pada kasus tersebut adalah?
Kompres hangat
Perawatan puting
Lakukan pijat oksitosin
Ajarkan teknik relaksasi
Hentikan pemberian ASI
Seorang perempuan usia 28 tahun, P1A0, 18 jam post sectio cesarea. Pasien mengatakan khawatir dan sulit untuk bergerak. Perawat memotivasi pasien untuk melakukan mobilisasi. Mobilisasi dini yang tepat pada kasus tersebut adalah?
Belajar duduk
Miring kanan dan miring kiri
Menggerakan pergelangan kaki
Bangun dan bantu ke kamar mandi
Menurunkan kaki dari tempat tidur
Seorang perempuan, 29 tahun, P2 A0, bersalin normal 24 jam yang lalu, datang ke BPM dengan keluhan terjadi pengeluaran keringat secara berlebihan, dari hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa proses involusio uteri dan laktasi serta tanda-tanda vital normal.
Apakah diagnosa yang tepat untuk kasus diatas?
Postpartum hari kedua fisiologis
Postpartum hari kedua patologis
Postpartum hari kedua dengan diuresis
Postpartum hari kedua dengan dehidrasi
Postpartum hari kedua dengan ketidaknyamanan umum
Periode asuhan neonatus mencakup usia sejak lahir hingga…
7 hari
14 hari
28 hari
30 hari
60 hari
Langkah penting saat melakukan penilaian awal pada bayi baru lahir mencakup pemeriksaan…
Lingkar kepala dan tinggi badan
Suhu tubuh dan lingkar dada
Pernapasan, warna kulit, dan tonus otot
Telinga dan refleks menghisap
Tinja pertama dan warna kulit
Strategi yang dikembangkan WHO dan UNICEF untuk mengatasi tingginya angka morbiditas dan mortalitas pada bayi dan balita adalah:
Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM)
Posyandu dan Puskesmas
Promosi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit
Pendidikan Kesehatan dan Sanitasi Lingkungan
Vaksinasi Massal dan Pemeriksaan Rutin
Tujuan utama dari program Manajemen Terpadu Bayi Muda (MTBM) adalah…
Meningkatkan pertumbuhan gigi dan tulang pada bayi
Deteksi dan penanganan dini masalah kesehatan bayi usia 0–2 bulan
Imunisasi dasar lengkap untuk bayi 0–12 bulan
Menyediakan makanan tambahan untuk bayi
Memberikan ASI eksklusif hingga usia 1 tahun
Dalam pendekatan MTBS, klasifikasi penyakit dilakukan berdasarkan…
Pemeriksaan darah dan urin
Pemeriksaan laboratorium lengkap
Tanda-tanda bahaya umum dan gejala spesifik penyakit
Kebutuhan imunisasi tambahan
Status ekonomi dan riwayat keluarga
Seorang balita mengalami demam, batuk, dan napas cepat. Dalam MTBS, langkah awal
yang harus dilakukan oleh petugas adalah…
Merujuk langsung ke rumah sakit
Memberikan antibiotik oral segera
Mengklasifikasikan kondisi berdasarkan gejala yang ditemukan
Memberikan suplemen zat besi
Memberi makanan tambahan dan menyuruh pulang
Tujuan stimulasi dini pada balita adalah untuk...
Menambah tinggi badan
Mempercepat pubertas
Memacu kecerdasan dan perkembangan motorik
Memperbanyak tidur
Menekan pertumbuhan gigi
Kategori bayi muda dengan kejang dan tidak menyusu adalah...
Tidak sakit
Penyakit ringan
Penyakit sedang
Penyakit berat
Penyakit kronis
Gejala napas cepat dan tarikan dinding dada dalam MTBS adalah tanda...
Flu ringan
Pneumonia
Radang tenggorokan
Asma
Batuk biasa
Salah satu fokus utama pemeriksaan pada bayi dalam MTBM adalah masalah pemberian ASI, meliputi…
Frekuensi buang air besar
Keterampilan motorik kasar
Warna kulit bayi
Suhu tubuh bayi
Posisi dan pelekatan menyusu
Definisi imunisasi adalah …
Upaya pencegahan penyakit menular
Upaya pencegahan penyakit menular sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut
Upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan “obat” sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut
Upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan “vaksin” sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut
Upaya pencegahan penyakit menular dengan memberikan “obat” sehingga terjadi imunitas (kekebalan)
Vaksin imunisasi adalah…
jenis bakteri atau virus yang sudah dilemahkan guna merangsang sistem imun (kekebalan)
jenis virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun (kekebalan) dengan membentuk antibodi di dalam tubuh
jenis bakteri yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun (kekebalan) dengan membentuk antibodi di dalam tubuh
jenis bakteri atau virus yang sudah dimatikan guna merangsang sistem imun (kekebalan)
jenis bakteri atau virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan guna merangsang sistem imun (kekebalan) dengan membentuk antibodi di dalam tubuh
Salah satu tujuan dari pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap adalah …
Meningkatkan gizi anak
Menurunkan risiko stunting
Mencegah risiko tertular dan terserang penyakit infeksi menular
Menambah berat badan bayi
Meningkatkan kecerdasan anak
Imunisasi diberikan kepada anak memiliki banyak manfaat penting, sedangkan yang tidak termasuk manfaat dari imunisasi adalah …
Memperluas epidemic penyakit
Mencegah penyakit tertular yang disebabkan oleh bakteri
Meningkatkan kekebalan terhadap tubuh dari penyakit tertentu
Mencegah penyakit tertular yang disebabkan oleh virus
Melindungi tubuh penyakit bakteri tertentu
Imunisasi dasar meliputi …
imunisasi BCG; Hepatitis B; Polio; DPT-HB-HiB; Campak (measles)
imunisasi BCG; Hepatitis B; Polio; DPT-HB-HiB; Rubella (MR)
imunisasi BCG; Hepatitis B; DPT-HB-HiB; Campak (measles) & Rubella (MR)
imunisasi BCG; Hepatitis B; Vit K; DPT-HB-HiB; Campak (measles) & Rubella (MR)
imunisasi BCG; Hepatitis B; Polio; DPT-HB-HiB; Campak (measles) & Rubella (MR)
Imunisasi yang diberikan pada bayi usia 1 bulan sesuai program nasional adalah …
DPT
Polio
Hepatitis B
Campak
BCG
Imunisasi lanjutan adalah imunisasi ulangan untuk mempertahankan tingkat kekebalan atau memperpanjang masa perlindungan (booster) . imunisasi DPT dan MR diberikan pada anak umur …
< 12 bulan
< 13 bulan
32 bulan
33 bulan
< 3 tahun
Dosis vaksin DPT-HB-Hib bayi/ anak sebelum berumur 1 tahun (9-11 bulan) adalah …
1 dosis
2 dosis
3 dosis
4 dosis
5 dosis
Vaksin yang diberikan secara berkala adalah …
Hep B 0, BCG, Polio, DPT/HB/HiB; Campak
BCG, vaksin Polio, DPT/HB/HiB; Campak
Hep B 0, Polio, DPT/HB/HiB; Campak
Polio, DPT/HB/HiB; Campak
BCG, DPT/HB/HiB; Campak
Seorang bayi laki-laki, umur 2 bulan, dibawa ibunya ke BPM untuk kontrol. Hasil anamne-sis: bayi sehat, serta menyusu kuat, riwayat imunisasi sebelumnya Polio 1 dan Hep.B0. Hasil pemeriksaan: BB 4 Kg, PB 53 cm, S 36,8°C, P 40 x/menit, FJ 128x/menit. Imunisasi apakah yang paling tepat diberi-kan pada kasus tersebut?
BCG
DPT 1
HiB
Hep.B 1
Hep B 0
Seorang bayi perempuan, umur 2 tahun, dibawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan batuk sejak 1 bulan . Hasil anamnesis: batuk tidak disertai pilek, tidak ada demam, batuk berdahak, riwayat imunisasi dasar lengkap, makan 3x/sehari porsi sedang. Hasil pemeriksaan: BB 10 Kg, PB 84 cm, S 37°C, P 34x/ menit. Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut
Kolaborasi untuk pemberian antobiotik
Rujuk untuk pemeriksaan lanjutan
Pemberian jeruk nipis dan kecap
Pemberian obat batuk yang aman
Pemberian pelega tenggorokan
VVM ( Vaccine Vial Monitor) dan uji kocok yang dapat digunakan untuk imunisasi adalah …
Segi empat lebih terang dari lingkaran sekitar
Segi empat berwarna sama dengan lingkaran sekitar
Segi empat berwarna lebih gelap dari lingkaran sekitar
Terdapat pembekuan di dalam vial
Jika kecepatan mengendap keduanya sama
Seorang bayi perempuan lahir spontan 1 jam yang lalu di RS, gerakan aktif, berat badan 2500 gram, panjang badan 48 cm, pernapasan 50 x/menit, dengan usia kehamilan saat lahir 37 minggu. Hasil pemeriksaan tidak ditemu-kan kelainan, daya hisap kuat, reflek hisap bagus, frekuensi jantung 120x/menit, S 37OC Rencana asuhan apakah yang harus diberi-kan pada bayi pada kasus tersebut?
Berikan oksigen
Berikan antibiotik
Berikan kortikosteroid
Rawat dalam indikator
Rawat gabung dengan ibunya
Rujukan kegawatdaruratan anak yang efektif harus memenuhi prinsip, yang bukan termasuk prinsip rujukan adalah …
Tertulis dan jelas
Menggunakan sistem rujukan berjenjang
Tanpa pemberian informasi awal
Sesuai waktu dan kebutuhan
Disertai rujukan balik
Seorang ibu Post Partum Menanyakan kondisi bayinya yang tampak dingin dan berwarna kebiruan, ibu mengatakan bayi tidur dalam ruangan AC yang dingin. hasil pemeriksaan ekstremitas kebiruan, S : 350C.
Apakah proses kehilangan panas pada kasus tersebut?
Konduksi
Konveksi
Radiasi
Evaporasi
Hipotermi
Seorang Perempuan melahirkan di PBM, umur kehamilan aterm, bayi menangis kuat, warna kulit merah, refleks rooting positif. setelah dilakukan pemeriksaan fisik dengan hasil : BB: 3800 gram, PB : 49 cm, lanugo sedikit LK: 32 LD: 35 cm.
Diangnosa yang tepat pada kasus tersebut?
Bayi baru lahir post matur
Bayi baru lahir normal
Bayi baru lahir prematur
Bayi baru lahir dismatur
Bayi baru lahir serotinus
Seorang bidan sedang melakukan pertolongan persalinan di PBM, setelah bayi lahir bidan segela melakukan penilaian sepintas terhadap bayi baru lahir tersebut.
Penilaian apakah yang dimaksud pada pernyataan tersebut?
Frekuensi Napas
Frekuensi jantung
Warna Kulit
Bayi menangis atau tidak
Stimulus bayi terhadap rangsangan
Seorang perempuan datang ke Posyandu dengan membawa balita berusia dibawah 1 bulan. Hasil anamnesis: bayi sehat BB: 4200 kg PB: 54cm S 37 0c P: 34 x/menit.
imunisasi jenis apa yang diberikan dan dengan teknik pemberiannya?
BCG (Intakutan)
BCG (Intakutan), OPV 1 (2 Tetes)
BCG (Intakutan), OPV 1 (5 Tetes)
BCG (Imntamuscular)
BCG (Intramuscular), OPV1 (2 Tetes)
Tindakan pertama untuk bayi dengan napas megap-megap dan tidak responsif setelah lahir adalah …
Pemberian oksigen langsung
Kompresi dada
Ventilasi tekanan positif (bag-mask)
Suction hidung dan mulut
Pemberian glukosa
Rujukan bayi dengan gangguan pernapasan harus dilengkapi dengan …
Surat keterangan imunisasi
ASI perah
Dokumen rujukan lengkap dan stabilisasi awal
Kartu keluarga
Obat-obatan oral
Pencegahan cedera pada anak tenggelam adalah …
Anak harus menggunakan alat pengaman saat berenang
Membiarkan tempat air terbuka
Berhati-hati dalam menyimpan barang barang
Taruh semua obat lebih tinggi dari jangkauan anak anak
Menjaga keamanan bangunan rumah
Jika seorang anak demam tinggi dan mengalami kejang, maka tindakan pertama adalah …
Menurunkan suhu tubuh dengan kompres hangat
Memberi antibiotik
Membiarkan kejang selesai dulu
Memberi makan
Memindahkan anak ke tempat terang
Tindakan awal dalam alur bantuan hidup dasar pada bayi atau anak yang tidak sadar adalah …
Amankan diri
Buka jalan nafas
Pijat jantung
Kompresi dada
Pemberian epinefrin
Penatalaksanaan MTBS dilakukan di puskesmas, MTBS tidak dapat dilakukan mandiri oleh bidan karena...
penatalaksanaan MTBS harus kolaborasi dengan dokter
Bidan tidak mampu melakukan pengkajian MTBS sendirian
Bidan harus memiliki PMB agar dapat melakukan MTBS
Bidan tidak berwenang untuk melakukan pengkajian MTBS
Bidan kurang kompeten
Seorang Bayi baru lahir 30 menit yang lalu di PMB, bayi lahir spontan belakang kepala, bidan melakukan pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital, pernafasan bayi diperiksa dengan cara...
memegang lengan bagian bawah bayi
menghitung detak jantung dengan stetoskop selama 15 detik dikalikan 4
Menggunakan stetoskop pada lengan bagian bawah bayi
menghitung detak jantung dengan stetoskop selama 1 menit
menghitung detak jantung dengan melihat gerakan dada bayi
Seorang bayi lahir spontan pervagina di RS dengan penilaian sepintas warna kulit biru dan megap-megap, apgar skor 5-5-7, apa yang harus dilakukan oleh bidan...
asuhan BBL normal
resusitasi
hangatkan dan rangsangan taktil
masukkan dalam inkubator
Pasang infuse
Langkah pertama dalam manajemen kebidanan menurut varney adalah...
Evaluasi
Diagnosa
Implementasi
Dokumentasi
Pengumpulan data dasar
Manajemen kebidanan mengacu pada tujuh langkah varney, meliputi …
Pengumpulan data dasar, interpretasi data, identifikasi diagnose dan masalah, perumusan tujuan, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan
Pengumpulan data dasar, interpretasi data, perumusan tujuan, diagnosa asuhan, pelaksanaan asuhan, evaluasi
Pengumpulan data dasar, identifikasi diagnose dan masalah, perumusan tujuan, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan, evaluasi
Pengumpulan data dasar, interpretasi data, identifikasi diagnose dan masalah, perumusan tujuan, pelaksanaan asuhan, evaluasi
Pengumpulan data dasar, interpretasi data, identifikasi diagnose dan masalah, perumusan tujuan, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan, evaluasi
Seorang bayi umur 3 jam, telah lahir d PMB Ceria, Hasil Anamnesis: bayi lahir normal spontan belakang kepala, hasil pemeriksaan fisik normal, namun jumlah jari kaki bayi berjumlah 7 buah, bayi tersebut mengalami...
sindaktil
overflaving toes
metatarsus
clubfoot
polidaktil
Formulir deteksi dini tumbuh kembang anak pada tahapan pemeriksaan atas indikasi meliputi pemeriksaan …
Tes daya dengar
Tes daya lihat
IMT/U ( 60-72 bulan)
KPSP
GPPH
Seorang bayi laki-laki, usia 12 bulan, dilakukan penimbangan oleh ibunya ke Puskesmas untuk memantau perkembangan anaknya. Hasil anamnesa didapatkan hasil bayi aktif, sudah belajar berdiri selama 30 detik dan mampu menyebutkan 2-3 suku kata yang sama, hasil pemeriksaan fisik : kesadaran CM, BB 11 kg, PB 75 cm, S 36,7 °C, P 30x/menit. Hasil pemeriksaan KPSP didapatkan jawaban ya sebanyak 7
Pada kasus di atas apakah interpretasi tahap perkembangan yang paling tepat untuk bayi tersebut ?
perkembangan anak sesuai dengan tahapan perkembangan
perkembangan anak sesuai dengan umur
perkembangan anak ada penyimpangan
perkembangan anak meragukan
perkembangan anak tidak sesuai dengan tahapan perkembangan
Seorang bayi lahir spontan tidak langsung menangis, tonus otot lemah, BB 2500 gram, PB 48 cm, RR 40x/menit, dengan usia kehamilan saat lahir 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan. Apakah tindakan yang tepat diberikan pada bayi tersebut?
Pemberian antibiotik
Pemberian oksigen
Dirawat dalam inkubator
Rooming in
Resusitasi
Seorang Bayi umur 3 hari, BB lahir 3200 gram, BB sekarang 3110 gram, PB 49 cm, bayi menetek kuat, tali pusat tidak ada infeksi.
Apakah tindakan yang tepat dilakukan oleh bidan terhadap bayi tersebut?
Pemeriksaan BB/PB
Pemeriksaan SHK
Pemberian imunisasi
Pemberian MP ASI
Deteksi dini tumbuh kembang
Seorang bayi lahir spontan 2 jam yang lalu, menangis kuat, tonus otot aktif, BB 3100 gram, PB 48 cm, RR 40x/menit, dengan usia kehamilan saat lahir 37 minggu, telah diberikan injeksi vitamin K di paha kiri bayi. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan kelainan.
Apakah jenis imunisasi pada tersebut?
BCG
Hep B 0
DPT
Polio
Campak
Bayi D usia 4 bulan, di bawa ke Puskesmas untuk mendapat imunisasi. Bidan memberikan imunisasi DPT 2 polio 3. Setelah mendapat imunisasi, pada malam harinya bayi D mengalami demam tinggi (suhu 38,5°C). TApakah tndakan yang tepat untuk mengatasi masalah pada bayi tersebut?
Diberi analgesik
Diberi antibiotik
Dikompres hangat
Dikompres dingin
Diberi antipiretik
Bayi R usia 1 bulan, di bawa ke Puskesmas untuk mendapat imunisasi. Bidan memberikan imunisasi BCG. Saat ini timbul bengkak dan merah pada tempat penyuntikkan.
Dosis imunisasi yang diberikan untuk bayi R adalah …
0,1 ml
0,5 ml
0,01 ml
0,05 ml
1 ml
Seorang bayi perempuan berusia 6 bulan dibawa oleh ibunya ke posyandu dengan keluhan anak belum bisa mengangkat dada dengan kedua tangan sebagai penyangga. Bidan ingin mengevaluasi apakah perkembangan motorik kasar bayi sesuai dengan usianya. Kemampuan gerak halus apa yang seharusnya sudah bisa dicapai oleh bayi usia 6 bulan?
Duduk sendiri dengan kedua tangan
Berguling kedua arah
Makan kue sendiri
Tersenyum ketika melihat mainan yang lucu
Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
Seorang ibu datang ke posyandu membawa bayinya yang berusia 9 bulan. Ibu mengeluhkan bahwa anaknya tidak dapat memungut dan memegang kubus pada masing-masing tangannya. Bidan melakukan deteksi dini perkembangan dengan pemeriksaan KPSP, dari 10 pertanyaan didapatkan jawaban “ya” adalah 8.
Interpretasi apakah yang tepat pada hasil pemeriksaan bayi tersebut?
Normal sesuai umur
Tidak normal
Meragukan
Risiko gangguan autisme
Ada kemungkinan penyimpangan
anak laki-laki usia 24 bulan, dibawa ibunya ke klinik karena belum bisa berbicara, tidak tertarik bermain dengan teman sebaya dan hanya fokus pada satu benda pada waktu lama.
Skrinning awal yang paling tepat untuk kondisi anak tersebut?
KPSP
Denver II
M-CHAT
Tes daya Dengar
GPPH
Seorang bayi laki-laki berusia 4 bulan dibawa oleh ibunya ke posyandu dengan keluhan anak belum bisa mempertahankan posisi kepala dalam keadaan tegak dan stabil. Bidan ingin mengevaluasi apakah perkembangan motorik kasar bayi sesuai dengan usianya.
Tindakan apa yang tepat dilakukan bidan dengan kondisi bayi tersebut?
Latih bayi untuk mengambil benda kecil
Gendong bayi pada posisi tegak menghadap kedepan
Ajak bayi bermain cilukba
Ajak bayi melihat dirinya dicermin
Latih bayi untuk mengambil benda
