NEW
Font size
WorksheetsPERSIAPAN PTS SMT 1 KELAS 12 SMAN 1 PADANG TP 25-26
Total questions: 60
Worksheet time: 10hrs 0mins
Adanya atom karbon dalam suatu senyawa dapat diuji dengan percobaan sederhana yang ditandai dengan dihasilkannya gas yang dapat mengeruhkan air kapur. Gas tersebut adalah . . . .
NO2
CO
NH3
CH4
CO2
1. Diberikan pernyataan sebagai berikut!
(i) Memiliki 4 elektron valensi
(ii) Memiliki ukuran atom yang besar
(iii) Mampu membentuk rantai
(iv) Terletak pada periode keempat dalam sistem periodik unsur
Pernyataan yang merupakan ciri atom karbon adalah . . . .
(i) dan (iii)
(ii) dan (iv)
(i), (ii), dan (iii)
(iv) saja
Semua benar
Perhatikan gambar struktur senyawa sebagai berikut!
Banyaknya atom primer, sekunder, dan tersier pada senyawa hidrokarbon tersebut berturut-turut adalah . . . .
2, 3, 2
3, 2, 2
4, 1, 2
4, 2, 1
2, 1, 4
Salah satu faktor yang menyebabkan senyawa karbon banyak jumlah nya adalah…
titik didih karbon sangat tinggi
dapat membentuk rantai atom karbon
karbon mempnyai 6 elektron valensi
karbon melimpah di kulit bumi
karbon sangat reaktif
Adanya air dalam hasil pembakaran senyawa hidrokarbon dapat dikenali dengan perubahan warna kertas kobalt dari .... menjadi ....
biru - ungu
merah muda - biru
biru - merah muda
biru - merah
merah - ungu
Nama dari senyawa karbon tersebut adalah ....
2 etil pentana
3 metil heksana
2 propil butana
4 metil heksana
Nama senyawa alkuna di atas adalah ....
4-metil-2-pentuna
4-metil-1-pentuna
2-metil-4-pentuna
2-metil-2-pentuna
Nama IUPAC untuk senyawa CH3CH2CH2C(CH3)2CH2C(CH3)3 adalah ....
2,4-dimetil nonana
2,2,4,4-tetrametil heptana
4,4,6,6-tetrametil heptana
4,4-dimetil nonana
Berikut merupakan deret homolog alkuna, kecuali ....
C2H2
C5H10
C7H12
C9H16
Senyawa yang memiliki isomer geometri (cis-trans) adalah ....
CH2=CH2
CH≡CCH3
(COOH)2C=CHCOOH
CHCl=CHCl
Senyawa 3-metil-2-pentena diadisi oleh asam bromida akan menghasilkan senyawa ....
3-metil-3-bromo pentana
3-bromo-3-metil pentana
3-metil-4-bromo pentana
3-bromo-4-metil pentana
Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah ....
C3H4
C3H6
C3H6
C4H8
C4H10
Reaksi adisi 1-pentena dengan HCl menurut aturan Markovnikov akan menghasilkan senyawa ....
Nama senyawa dari rumus struktur tersebut adalah....
3-etil-5-metil-1-heksena
5-etil-3-metil-2-heptena
3-etil-5-metil-1-heptena
3,5-dietil-1-heksena
Pembakaran senyawa hidrokarbon secara tidak sempurna dapat menghasilkan gas yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat mengakibatkan kanker, yaitu berupa zat ...
karbon
karbonmonoksida
karbondioksida
oksigen
ozon
Senyawa hasil dari reaksi eliminasi tersebut adalah ...
Reaksi substitusi senyawa etana bereaksi dengan gas klorin menghasilkan senyawa ... dan asam klorida
1- kloro etana
2- kloro etana
3-kloro etana
Etena
etuna
4-etil-2-heptuna
4 –isopropil –3 –heksana
4 –etil –5 –metil –2 –heksuna
3 –etil –2 –metil –4 –heptuna
Adisi, Subtitusi, dan Eliminasi
Subtitusi, Adisi, dan Eliminasi
Eliminasi, Adisi, dan Subtitusi
YNTKTS
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut dalam suatu larutan seperti pada gambar di atas. Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Pada kosentrasi yang sama, larutan di bawah ini yang diprediksi mempunyai titik didih paling tinggi terdapat pada larutan…
C6H12O6
CO(NH2)2
Ba(OH)2
NaCl
HCl
Dalam keadaan normal titik didih larutan NaCl dalam air pada konsentrasi tertentu 101,040 C, maka titik bekunya adalah….(Kf = 1,860C/m, Kb = 0,520 C/m)
– 0,52 oC
– 1,04 oC
– 2,08 oC
– 3,72 oC
– 6,54 oC
Beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut:
(1) proses penyerapan air dalam tanah oleh akar
(2) membasmi lintah dengan garam dapur
(3) pemakaian urea untuk mencairkan salju
(4) penambahan glikol pada radiator mobil
Penerapan sifat koligatif yang berhubungan dengan tekanan osmotik ….
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Tekanan uap jenuh suatu pelarut pada suhu 25 C adalah 80 mmHg dan fraksi mol zat terlarut 0,6, maka tekanan uap larutan adalah ....
80 mmHg
48 mmHg
32 mmHg
128 mmHg
64 mmHg
Sebanyak 1,17 gram NaCl dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. Jika NaCl terionisasi 80%, titik didih larutan tersebut adalah ….
(Ar: Na = 23; Cl = 35,5; Kb = 0,520C/m)
100,0210C
100,0370C
100,0420C
100,0740C
100,1160C
15 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam 100 gram air menghasilkan larutan dengan titik didih 101,30C. Massa molar zat tersebut adalah…(Kb air = 0,52).
30
40
60
120
180
Perhatikan diagram P-T dengan pelarut air di atas. Titik yang menunjukkan titik beku air pada diagram di atas adalah nomor ....
G
H
I
J
E
Pada temperatur 30oC ke dalam air dilarutkan 2,052 gram Ba(OH)2 sampai volume larutan menjadi 600 mL. (Mr Ba(OH)2 = 171, R = 0,082). Tekanan osmotik larutan tersebut sama dengan ….
0,45 atm
0,50 atm
0,90 atm
1,49 atm
2,98 atm
Jika diketahui tetapan penurunan titik beku molal air 1,86oC/m dan massa molekul relatif CO(NH2)2 = 60, maka titik beku larutan 30 gram CO(NH2)2 dalam 250 gram air adalah ….
+3,72oC
+2,72oC
-0.93oC
-1,72oC
-3,72oC
Diketahui potensial elektrode :
Cr3+(aq) + 3 e → Cr(s) Eø = - 0,71 volt
Ag+(aq) + e → Ag(s) Eø = + 0,80 volt
Al3+ (aq) + 3 e → Al(s) Eø = - 1,66 volt
Pt2+(aq) + 2 e → Pt(s) Eø = + 1,50 volt
Zn2+(aq) + 2 e → Zn(s) Eø = - 0,74 volt
Reaksi – reaksi berikut berlangsung spontan, kecuali ....
Zn2+(aq) + Pt(s) → Pt2+(aq) + Zn(s)
Cr3+(aq) + Ag(s) → Ag+(aq) + Cr(s)
Al3+(aq) + Cr(s) → Cr3+(aq) + Al(s)
Ag+(aq) + Pt(s) → Pt2+(aq) + Ag(s)
Cr3+(aq) + Al(s) → Al3+(aq) + Cr(s)
Diketahui data potensial standar berikut :
Zn2+(aq) + 2 e → Zn(s) E° = - 0,76 volt
Cu2+(aq) + 2 e → Cu(s) E° = + 0,34 volt
Mg2+(aq) + 2 e → Mg(s) E° = - 2,34 volt
Cr3+(aq) + 2 e → Cr(s) E° = - 0,74 volt
Harga potensial sel yang paling besar terdapat pada ....
Zn/Zn2+(aq)//Cu2+(aq)/Cu
Cr/Cr3+(aq)//Cu2+(aq)/Cu
Zn/Zn2+(aq)//Cr3+(aq)/Cr
Mg/Mg2+(aq)//Cu2+(aq)/Cu
Mg/Mg2+(aq)//Cr3+(aq)/Cr
Elektroda Cu bertindak sebagai anoda
Elektroda Cr bertindak sebagai katoda
Logam Cu mengendap di katoda
Diagram selnya adalah Cr3+ / Cr // Cu / Cu2+
Harga E0 sel adalah + 2,50 V
Suatu sel volta terdiri dari elektrode Ag yang dicelupkan ke dalam larutan Ag+ 1M dan elektrode Zn yang dicelupkan ke dalam larutan Zn2+ 1M. Bila diketahui : E0 Ag = +0,80V dan E0 Zn = - 0,76 V; maka pernyataan yang tidak benar adalah :
(A) Elektrode Ag bertindak sebagai katode
Elektrode Zn bertindak sebagai anode
Potensial standar sel = 1,56 V
Reaksi selnya adalah : 2 Ag + Zn2+ --> 2Ag2+ + Zn
Logam Ag mengendap pada elektroda
positif
Zn2+ + 2e → Zn E° = – 0,76 volt
Cu2+ + 2e → Cu E° = + 0,34 volt
Potensial sel untuk reaksi Zn + Cu2+ → Zn2+ + Cu adalah ...
+0,42 volt
-0,42 volt
+1,10 volt
-1,10 volt
+1,11 volt
1. Pada katode terjadi reaksi reduksi
2. Pada anode terjadi reaksi oksidasi
3. Pada sel volta, katode termasuk elektrode negative
4. Logam yang memiliki potensial lebih tinggi berperan sebagai elektrode positif
5. Logam yang memiliki potensial lebih rendah berperan sebagai elektrode negatif
Dari pernyataan di atas yang tidak sesuai dengan kaidah sel volta adalah ...
1
2
3
4
5
Berdasarkan data di atas, urutan terjadinya korosi dari yang paling lambat adalah ....
1, 2, 4, dan 3
3, 1, 2, dan 4
3, 4, 1, dan 2
2, 1, 4, dan 3
4, 2, 1, dan 3
Paku yang mengalami korosi paling cepat terjadi pada nomor...
1
2
3
4
5
Salah satu cara mencegah terjadinya reaksi korosi pada menara adalah...
dilapisi timah
direndam dengan air
dibakar lalu ditempa
dicelupkan pada larutan asam
dihubungkan dengan lempeng magnesium
Pada elektrolisis larutan tembaga(II) sulfat dengan elektrode tembaga, di anode terjadi reaksi ….
Cu2+ + 2e → Cu
Cu → Cu2+ + 2e
2H2O + 2e → 2OH- + H2
2H2O → 4H+ + O2 + 4e
H2 → 2H+ + 2e
Pada elektrolisis larutan di bawah ini dengan elektrode platina yang dapat bersifat asam adalah ….
KNO3
KI
CaBr2
NaCl
MgF2
Reaksi yang berlangsung pada elektrode X adalah ….
Ag→ Ag+ + e
2Cl- → Cl2 + 2e
2H2O → 4H+ + O2 + 4e
Ag+ + e→ Ag
2H2O + 2e → 2OH- + H2
Hasil elektrolisis larutan NaCl dengan elektroda Pt di katoda adalah....?
Na+ + e → Na
2H2O + 2e → H2 + 2OH−
2H2O →O2 + 4H+ + 4e
Cl− → Cl2 +2e
Hasil elektrolisis lelehan MgSO4 dianoda dengan elektroda C adalah...
H2O+2e→ H2 + 2OH−
Mg+2+2e → Mg
H2O→ O2 + 4H++4e
SO4−2+2e →SO2
Elektrolisis larutan AgNO3 selama 1 jam dengan kuat arus 2 ampere akan mengendapkan perak sebanyak? (Ar Ag = 108)
7,9 gram
8,06 gram
81,9 gram
108 gram
819 gram
Suatu arus listrik dialirkan melalui larutan Cu2+ dapat mengendapkan 15,9 gram logam Cu. Jika diketahui Ar Cu = 63,5 dan Ar Ag = 108, maka jumlah arus listrik yang sama dapat mengendapkan Ag dari larutan Ag+ sebanyak ...
8,0 gram
16,0 gram
27,0 gram
54,0 gram
81,0 gram
Perhatikan pernyataaan berikut :
1. Sel yang mengubah energi listrik menjadi energi kimia
2. Sel yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik
3. Anoda tempat terjadi oksidasi
4. Katoda kutub positif
5. Katoda kutub negatif
Yang termasuk ciri sel elektrolisis adalah...
1, 3, 4
1, 3, 5
2, 3, 4
2, 3, 5
1, 2, 3
Jika kita ingin melapisi sendok oleh perak melalui reaksi elektrolisis, maka kita harus menempatkan sendok di...
Anoda
Katoda
Jembatan garam
elektroda
sumber arus
Bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7 adalah...
– 12
– 6
+ 5
+ 6
+ 12
Pada reaksi Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4 , zat yang berperan sebagai oksidator adalah...
Cl2
SO2
H2O
HCl
H2SO4
Dari reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah...
AgNO3 +NaCl → AgCl + NaNO3
Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4
MgO + H2O → Mg(OH)2
HCl + KOH → KCl + H2O
SO3 + KOH → K2SO4 + H2O
Reaksi-reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi disproposinasi adalah...
Cl2 + KOH → KCl + KClO + H2O
Fe + Fe2(SO4)3 → 3FeSO4
Br2 + KIO3 + KOH → KIO2 + 2KBr + H2O
Ag2O + Zn → ZnO + 2Ag
Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2
Jika reaksi:
Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara) dilengkapi maka persamaan reaksi itu akan mengandung ....
10 H+ dan 5 H2O
8 OH– dan 4 H2O
8 H+ dan 4 H2O
4 OH– dan 2 H2O
4 H+ dan 2 H2O
Pada reaksi berikut.
a KMnO4 + b HCl ⎯⎯→ c Cl2 + d MnCl2 + e KCl + f H2O
Nilai a dan c yang sesuai adalah ….
2, 5
2, 8
5, 8
5, 16
8, 16
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) ⎯⎯→ MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah ion OH– yang dibentuk adalah ….
nol
dua di kanan
dua di kiri
empat di kanan
empat di kiri
a H2O(l) + b Cl-(aq) + 2MnO4-(aq) → c Cl2(g) + 2MnO2(s) + d OH-(aq)
Setelah persamaan reaksi disetarakan maka harga a, b, c dan d adalah . . . .
3, 4, 6, 8
4, 6, 3, 8
6, 4, 3, 4
6, 8, 3, 4
8, 6, 4, 3
a Cr2O72- (aq) + b C2O42- (aq) + c H+ → d Cr3+ (aq) + e CO2 (g) + f H2O (l)
setelah disetarakan mempunyai harga a, b, d, e berturut-turut....
1, 3, 1, 6
1, 3, 2, 6
2, 3, 2, 6
2, 3, 2, 3
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- + cH+ → Fe3+ + Mn2+ + dH2O
Harga koefisien a, b, c, dan d berturut-turut adalah ....
5, 1,4, dan 2
5, 1,8, dan 4
5, 1,4, dan 8
5, 1,2, dan 4
4, 8,1, dan 5
Berdasarkan gambar di samping, notasi sel yang tepat untuk sel Volta tersebut adalah ….
Sn+2/Sn // Cu+2/Cu
Sn/Sn+2 // Cu+2/Cu
Cu+2/Cu // Sn+2/Sn
Cu/Cu+2 // Sn+2/Sn
Sn/Sn+2 // Cu/Cu+2
Pasangan logam yang dapat melindungi besi dari korosi dengan cara proteksi katodik adalah ....
Mg dan Ag
Mg dan Zn
Mg dan Cu
Cu dan Zn
Cu dan Ag
