Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

kuis agama katolik 10

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.
1. Konsep "suara hati sebagai hukum Allah dalam batin manusia" (KGK 1778) menunjukkan bahwa:
a)
a. Suara hati bersifat subjektif dan dapat diabaikan
b)
b. Manusia wajib mematuhi suara hati sebagai wahyu ilahi
c)
c. Suara hati selalu sejalan dengan hukum negara
d)
d. Suara hati hanya relevan dalam konteks religius
e)
e. Suara hati merupakan hasil akulturasi budaya semata
2.
2. Jika seseorang mengabaikan suara hati karena tekanan sosial, maka secara teologis hal ini menunjukkan:
a)
a. Kemenangan hukum dosa atas hukum Allah (Roma 7:13-26)
b)
b. Penerapan kebebasan manusia secara utuh
c)
c. Bukti ketidaksempurnaan ciptaan Allah
d)
d. Realisasi otonomi moral yang sejati
e)
e. Konsekuensi dari kurangnya pendidikan formal
3.
3. Proses suara hati sebagai vindex (penghukum) terjadi ketika:
a)
a. Manusia merencanakan tindakan immoral
b)
b. Manusia mengalami penyesalan setelah berbuat salah
c)
c. Manusia menerima nasihat dari orang lain
d)
d. Manusia membaca Kitab Suci
e)
e. Manusia berdoa sebelum bertindak
4.
4. Contoh "menjaga kemurnian hati" (recta intentio) dalam konteks remaja adalah:
a)
a. Menolak ajakan bullying karena takut hukuman
b)
b. Membantu teman dengan harapan dibalas
c)
c. Melakukan kejujuran saat ujian tanpa pamrih
d)
d. Beramal agar dipuji di media sosial
e)
e. Mengikuti retret untuk meningkatkan popularitas
5.
5. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan hubungan antara suara hati dan hukum Taurat menurut ajaran Yesus adalah:
a)
a. Suara hati menggantikan otoritas Taurat
b)
b. Taurat menjadi acuan objektif bagi suara hati
c)
c. Keduanya tidak memiliki korelasi
d)
d. Suara hati berlaku di luar Taurat
e)
e. Taurat hanya berlaku untuk orang Yahudi
6.
6. Dokumen: Bersikap Kritis terhadap Media Massa Pernyataan Mgr. Hilarion "Jadikanlah media sebagai alat bukan tuan!" mengimplikasikan bahwa:
a)
b. Pengguna media harus memiliki kemandirian moral
b)
Option 1
c)
a. Media harus dikendalikan sepenuhnya oleh Gereja
d)
c. Teknologi media lebih penting daripada nilai kemanusiaan
e)
d. Remaja dilarang menggunakan media sosial
7.
7. Ketika seseorang memverifikasi berita dengan mencari sumber primer, sikap ini mencerminkan:
a)
b. Penerapan prinsip iudex (hakim) suara hati
b)
a. Penolakan total terhadap media massa
c)
c. Kecenderungan konspirasi terhadap media
d)
d. Ketergantungan pada teknologi
e)
e. Ketidakpercayaan pada otoritas
8.
8. Dokumen "Gereja dan Internet" menyatakan media sebagai "anugerah Allah" karena:
a)
a. Memungkinkan evangelisasi tanpa batas geografis
b)
b. Menggantikan peran iman dalam kehidupan modern
c)
c. Menyederhanakan ajaran Kristen menjadi konten digital
d)
d. Membuktikan superioritas teknologi Barat
e)
e. Menghilangkan kebutuhan akan komunitas fisik
9.
9. Contoh penerapan Inter Mirifica (IM 10) dalam keluarga adalah:
a)
a. Melarang anak menggunakan smartphone sama sekali
b)
b. Mendampingi anak saat mengakses media dan mendiskusikan nilai-nilainya
c)
c. Membiarkan anak bebas mengonsumsi konten digital
d)
d. Mengganti kegiatan keluarga dengan menonton film bersama
e)
e. Menggunakan media sebagai pengasuh anak
10.
10. Paradoks dalam penggunaan media sosial menurut dokumen adalah:
a)
a. Media mempersatukan manusia tetapi menciptakan isolasi sosial
b)
b. Teknologi selalu menghasilkan kemajuan peradaban
c)
c. Konten digital lebih otentik daripada interaksi langsung
d)
d. Remaja lebih kritis terhadap media daripada orang tua
e)
e. Hoax hanya berdampak pada orang berpendidikan rendah
11.
11. Dokumen: Bersikap Kritis terhadap Ideologi dan Gaya Hidup 11. Godaan "melompat dari bait Allah" dalam konteks modern paling relevan dengan:
a)
a. Konsumerisme berlebihan
b)
b. Obsesi validasi sosial di media digital
c)
c. Kecanduan game online
d)
d. Penolakan terhadap ajaran agama
e)
e. Pemahaman politik yang dangkal
12.
12 Sikap Yesus yang "menghakimi dosa bukan orang" (Yohanes 8:1-11) menunjukkan prinsip:
a)
a. Relativisme moral
b)
b. Pemisahan antara perbuatan dan pelaku
c)
c. Prioritas pengampunan daripada hukuman
d)
d. Pengabaian keadilan sosial
e)
e. Toleransi terhadap perilaku menyimpang
13.
13. Alasan utama mengapa ideologi konsumerisme sulit ditolak remaja menurut dokumen adalah:
a)
a. Kurangnya pengetahuan ekonomi
b)
b. Desain teknologi yang memicu dopamin dan tekanan sosial
c)
c. Larangan ketat dari orang tua
d)
d. Ketidaktertarikan pada nilai spiritual
e)
e. Pengaruh globalisasi yang negatif
14.
14 Contoh "pemurnian hati" (purification cordis) dalam menghadapi godaan digital adalah:
a)
a. Memposting foto kebaikan di medsos untuk dapat likes
b)
b. Menolak ikut tren berbahaya meski kehilangan teman
c)
c. Menggunakan VPN untuk mengakses situs terlarang
d)
d. Membeli barang mewah agar dianggap sukses
e)
e. Mengikuti akun selebritis sebagai panutan hidup
15.
15. Paralel antara godaan Yesus di padang gurun dan tantangan remaja masa kini terletak pada:
a)
a. Konflik antara kebutuhan fisik dan spiritual
b)
b. Perbedaan zaman dan budaya
c)
c. Ketiadaan teknologi di zaman Yesus
d)
d. Kecenderungan remaja untuk berpuasa
e)
e. Relevansi Kitab Suci dalam dunia digital
16.
16. Hubungan kausal antara "mengabaikan suara hati" dan "terjebak konsumerisme digital" paling tepat dijelaskan oleh:
a)
a. KGK 1778 tentang suara hati sebagai hukum ilahi
b)
b. Konsep vindex suara hati
c)
c. Mekanisme dopamin dalam teknologi digital
d)
d. Pernyataan Mgr. Hilarion tentang media
e)
e. Tiga godaan Yesus di padang gurun
17.
17. Strategi paling efektif untuk mengatasi hoaks menurut ketiga dokumen adalah:
a)
a. Memblokir semua media sosial
b)
b. Mengembangkan suara hati melalui doa dan verifikasi fakta
c)
c. Mengikuti tren tanpa kritik
d)
d. Bergantung pada algoritma media
e)
e. Menerima semua informasi tanpa saring
18.
18. Kritik Yesus terhadap Farisi (Matius 23:27) relevan dengan fenomena modern:
a)
a. Influencer yang memamerkan kehidupan mewah di medsos
b)
b. Aktivis lingkungan yang konsisten
c)
c. Ilmuwan yang mengembangkan teknologi
d)
d. Seniman yang menciptakan karya inovatif
e)
e. Guru yang mendidik dengan tulus
19.
19. Konsekuensi logis jika remaja tidak melatih kepekaan suara hati menurut dokumen adalah:
a)
a. Kematangan spiritual yang optimal
b)
b. Ketergantungan pada validasi eksternal
c)
c. Peningkatan kemampuan berpikir kritis
d)
d. Kebebasan dalam mengambil keputusan
e)
e. Kemandirian moral yang kuat
20.
20. Inti dari perintah "Kasihilah Tuhan dan sesamamu" (Matius 22:37-40) dalam konteks digital adalah:
a)
a. Membagikan konten religius di medsos
b)
b. Mengutamakan interaksi manusiawi di atas popularitas virtual
c)
c. Mengikuti akun rohaniwan terkenal
d)
d. Menggunakan filter saat beribadah online
e)
e. Mendonasikan uang melalui platform digital
21.
21. Seorang siswa memilih tidak ikut tantangan berbahaya di TikTok meski diejek teman. Sikap ini mencerminkan:
a)
a. Kecemasan sosial yang berlebihan
b)
b. Penerapan fungsi iudex suara hati
c)
c. Ketidakpedulian terhadap tren
d)
d. Konformitas terhadap aturan sekolah
e)
e. Ketakutan akan hukuman
22.
22. Jika media sosial digunakan untuk menggalang dana korban bencana, hal ini sesuai dengan:
a)
a. Konsep "media sebagai tuan"
b)
b. Prinsip evangelisasi dalam Inter Mirifica
c)
c. Godaan "menyembah iblis"
d)
d. Sikap pasif terhadap teknologi
e)
e. Pemanfaatan media untuk konsumerisme
23.
23. Remaja yang mengembalikan dompet temuan karena "suara hati mengatakan ini bukan hakku" menerapkan:
a)
a. Hukum negara tentang pencurian
b)
b. Fungsi indeks suara hati
c)
c. Tekanan sosial untuk berbuat baik
d)
d. Kebutuhan akan pengakuan
e)
e. Perhitungan untung-rugi
24.
24. Fenomena "cancel culture" di media sosial bertentangan dengan sikap Yesus karena:
a)
a. Menghakimi orang tanpa kesempatan bertobat
b)
b. Terlalu kritis terhadap perilaku buruk
c)
c. Menggunakan platform digital secara efektif
d)
d. Mendukung keadilan sosial
e)
e. Menerapkan hukum Taurat secara tegas
25.
25 Ketika seseorang berhenti mengonsumsi konten porno setelah merenungkan dampaknya, ini menunjukkan:
a)
a. Kekalahan hukum dosa
b)
b. Proses purification cordis
c)
c. Pengaruh lingkungan yang negatif
d)
d. Kecenderungan fanatisme agama
e)
e. Ketidakmampuan mengontrol diri
26.
26. Pernyataan yang paling tepat mengkritisi pandangan "suara hati selalu benar" adalah:
a)
a. Suara hati bisa keliru karena pengaruh emosi dan lingkungan
b)
b. Suara hati hanya dimiliki oleh orang beragama
c)
c. Suara hati berlawanan dengan akal sehat
d)
d. Suara hati merupakan konsep usang
e)
e. Suara hati tidak relevan di era digital
27.
27. Kelemahan utama dari sikap "asal beda" dalam menghadapi ideologi adalah:
a)
a. Menunjukkan kemandirian berpikir
b)
b. Mengabaikan pertanggungjawaban moral
c)
c. Mendorong inovasi sosial
d)
d. Memperkuat identitas pribadi
e)
e. Mencegah konformitas berlebihan
28.
28. Alasan mengapa teknologi media bisa menjadi "godaan iblis" menurut dokumen adalah:
a)
a. Menawarkan kekuasaan anonim dan validasi instan
b)
b. Memfasilitasi penyebaran ajaran agama
c)
c. Meningkatkan efisiensi komunikasi
d)
d. Menghubungkan manusia secara global
e)
e. Menyediakan hiburan yang edukatif
29.
29. Kontradiksi antara gaya hidup "makanan instan" dan ajaran suara hati terletak pada:
a)
a. Prioritas kenyamanan fisik daripada kesehatan holistik
b)
b. Harga makanan yang terjangkau
c)
c. Kemudahan praktis dalam kehidupan modern
d)
d. Popularitas merek makanan
e)
e. Ketersediaan nutrisi yang lengkap
30.
30. Pernyataan Santo Paulus dalam Roma 7:13-26 tentang "pergulatan hukum Allah dan hukum dosa" mengimplikasikan bahwa:
a)
a. Manusia tidak memiliki kehendak bebas
b)
b. Pertobatan adalah proses seumur hidup
c)
c. Dosa lebih kuat daripada kasih karunia
d)
d. Hukum Taurat tidak relevan lagi
e)
e. Manusia sempurna secara moral
31.
31. Tindakan yang paling konsisten dengan pesan "jangan takut berbeda" dalam dokumen Suara Hati adalah:
a)
a. Mengikuti gaya berpakaian teman agar diterima
b)
b. Membela korban bullying meski dianggap aneh
c)
c. Menghindari konflik dengan tidak bersuara
d)
d. Mengubah prinsip demi popularitas
e)
e. Menyembunyikan identitas asli
32.
32. Cara menerapkan sikap Yesus yang "memerdekakan" dalam menggunakan media adalah:
a)
a. Membatasi waktu penggunaan untuk produktivitas
b)
b. Menggunakan media untuk menghakimi orang lain
c)
c. Mencari sensasi melalui konten ekstrem
d)
d. Mengejar followers sebanyak-banyaknya
e)
e. Membandingkan hidup dengan orang lain
33.
33. Langkah konkret untuk "membina suara hati" menurut KGK 1778 adalah:
a)
b. Melakukan refleksi harian dan membaca Kitab Suci
b)
a. Mengikuti tren media sosial tanpa filter
c)
c. Bergantung pada pendapat mayoritas
d)
d. Mengabaikan perasaan bersalah
e)
e. Menunda keputusan sulit
34.
34. Contoh penerapan "hukum kasih" dalam konteks ideologi adalah:
a)
a. Menghina pihak yang berbeda pandangan
b)
b. Mendialogkan perbedaan dengan hormat
c)
c. Memaksakan kehendak kepada orang lain
d)
d. Mengisolasi diri dari perbedaan
e)
e. Memilih teman seideologi saja
35.
35. Inti dari ayat "Berbahagialah orang yang murni hatinya" (Matius 5:8) dalam era digital adalah:
a)
b. Menjaga integritas moral di dunia maya dan nyata
b)
a. Memfilter konten negatif di media sosial
c)
c. Mengunggah hanya foto-foto rohani
d)
d. Mengikuti akun-akun religius
e)
e. Menghakiki pengguna media lainnya