WorksheetsG4 - MTS Electrical System Genset & HV
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Apabila proses ordering memakan waktu lama dan sering salah order saat unit masuk ke eksekusi shutdown maka hal ini akan mempengaruhi KPI Plant terutama:
MTBS
MTTR
SA
UA
Yang dimaksud MTTR adalah:
Banyaknya equipment yang tersedia untuk keperluan operasi
Proporsi waktu dimana equipment tersedia untuk keperluan operasi
Rata-rata waktu operasi diantara alat berhenti (stop)
Rata-rata lamanya equipment berhenti akibat breakdown
Yang dimaksud MTBS adalah:
Banyaknya equipment yang tersedia untuk keperluan operasi
Proporsi waktu dimana equipment tersedia untuk keperluan operasi
Rata-rata waktu operasi diantara alat berhenti (stop)
Rata-rata lamanya equipment berhenti akibat breakdown
Yang dimaksud PA adalah:
Banyaknya equipment yang tersedia untuk keperluan operasi
Proporsi waktu dimana equipment tersedia untuk keperluan operasi
Rata-rata waktu operasi diantara alat berhenti (stop)
Rata-rata lamanya equipment berhenti akibat breakdown
Target Service Accuracy (SA) adalah:
± 10 jam
± 15 jam
± 20 jam
± 25 jam
Pengaman pada komponen electric adalah:
Relay
Fuse
Switch
Controller
Engine check lamp menyala menunjukkan Error 55, hal ini mengindikasikan:
Terjadi problem pada komponen boost pressure sensor
Terjadi problem pada injector wiring/solenoid
Terjadi problem pada komponen coordinator
Terjadi kerusakan pada komponen speed timing
Jika pada trouble can't start ditemukan problem berasal dari battery, tool apa saja yang digunakan untuk memeriksa battery, kecuali:
Test lamp
Multi meter
Refracto meter
Hydro tester
Dalam wiring electric scania semua cable warna hitam menunjukkan:
Power standby
Ground to body
Ground to battery
Power source 12 Volt
Untuk lebih safety dalam pemasangan cable power battery, yang lebih dulu dipasang adalah:
Cable positive
Cable negative
Bebas
Cable ground
Di temukan short wiring harness, idealnya apa yang harus kita lakukan:
Repair wiring harness dengan menyambung cable rusak dengan solder
Bungkus wiring dengan Corrugated tubing
Replace new wiring yang sebelumnya dilakukan repair penyebab short lebih dulu
Jawaban a,b,c benar
Alternator mengalami overcharge, komponen yang mengalami kerusakan ialah:
Field coil
Armature
Regulator
Rectifier
Problem injector, apa yang harus kita lakukan untuk memastikannya:
Lakukan pengukuran injector solenoid no.5 dengan menggunakan multi meter
Lakukan pengukuran injector wiring cylinder no.5 dari E12 ke injector solenoid no.5
Langsung lakukan penggantian injector no.5 dan adjustment
Jawaban a dan b benar
Alternator mengalami no charge, setelah dilakukan pemeriksaan rectifier mengalami kerusakan. Rectifier berfungsi sebagai:
Menyimpan arus DC
Menyearahkan arus AC ke DC
Sebagai filter regulator
Meloncatkan arus AC
Dari soal nomor 13, bagaimana cara mengukur resistance pada solenoid injector:
Hubungkan kedua pin multimeter pada kedua terminal solenoid selama 20 detik sampai ukuran stabil
Hubungkan pin multi/posisi volt pada kedua contact surface solenoid dan baca ukuran yang tertera
Dengan menggunakan multimeter kemudian di set pada Ampere dan baca berapa ukuran yang tertera saat running
Gunakan multimeter kemudian hubungkan satu probe pada contact solenoid injector dan probe satunya
Engine mati sendiri saat operasi, penyebab pada system kelistrikan ialah:
Salah satu wiring solenoid injector shorted with body
Power source ke EDC loose
Power source ke COO loose
Jawaban a,b,c benar
Pada AVR terdapat komponen yang berfungsi untuk pengaman pada saat terjadi over excitation ialah:
Varistor
Resistor
CPR
AVR
Disebut saklar pengaman arus sisa (SPAS) bekerja dengan sistim differential, memiliki sebuah transformator arus dengan inti berbentuk gelang, adalah:
Relay
MCCB
ELCB
MCB
Saat melihat error code Genset Yamagen > 150 KVA, Durasi flash yang lama menandandakan digit ke:
Pertama
Kedua
Ketiga
Semua salah
Perhatikan gambar di atas ini angka 1 menunjukan sensor:
Oil pressure sensor
Boost pressure sensor
Coolant temperature sensor
Engine speed sensor
Perhatikan gambar soal no. 20 ini angka 2 menunjukan sensor:
Oil pressure sensor
Boost pressure sensor
Coolant temperature sensor
Engine speed sensor
Perhatikan gambar soal no. 20 ini angka 3 menunjukan sensor:
Oil pressure sensor
Boost pressure sensor
Coolant temperature sensor
Engine speed sensor
Perhatikan gambar soal no. 20 ini angka 4 menunjukan sensor:
Oil pressure sensor
Boost pressure sensor
Coolant temperature sensor
Engine speed sensor
Pada saat engine dicrank starting motor berputar tapi gigi pinion tidak engage penyebabnya adalah:
Full in coil solonoid rusak
Hold in coil solonoid rusak
Gigi pinion rusak
Salah semua jawaban diatas
Starting motor tidak berputar ketika starting switch posisi 'start'. Cara mengetes start ing motor berfungsi / tidaknya, kecuali:
Hubungkan terminal B & C, ground ke body s/motor maka s/motor harus berputar.
Terminal C (+) & M (-) dihubungkan apakah solenoid bergerak ( kontak)
Hubungkan terminal m (+) dengan body motor (-), apakah motor berputar.
Hubungkan terminal M (-) dengan term C (+) apakah motor berputar
Ketika starting switch posisi 'start' terminal 'B' & 'M' tidak bisa bertahan/ contact-discontact sehingga motor belum sempat berputar. Hal ini disebabkan oleh:
Hold in coil & ground terputus
Terminal C & ground terputus
Shift Lever terputus / lepas dengan plunger.
A,B benar
Ketika s/switch posisi start motor tidak bisa berputar. Hal ini disebabkan:
Brush aus/ habis
Term R putus
Spring plunger patah
A,B,C benar
System Excitation Genset Yamagen (TAIYO) adalah:
Self-exited
Induction exited
Separated exited
Kapasintansi exiter
Alat yang dipergunakan untuk mengukur berat jenis electrolit pada battery adalah:
Accu Meter
Floating Meter Beam
Hydrometer
Refractometer
Multitester digunakan untuk mengukur arus dalam suatu rangkaian harus:
Dirangkai parallel terhadap komponen yang diukur
Dirangkai seri terhadap komponen yang diukur
Dirangkai seri-parallel terhadap komponen yang diukur
Tidak ada ketentuan dalam merangkainya
