NEW
Font size
WorksheetsQuiz Chartered Accountant
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Jika Current Assets = Rp4.000.000.000 dan Current Liabilities = Rp2.500.000.000, maka Current Ratio adalah:
1,2
1,4
1,6
2,0
Return on Assets (ROA) dihitung dengan rumus:
Laba Bersih ÷ Total Ekuitas
EBIT ÷ Total Aset
Laba Bersih ÷ Total Aset
Laba Kotor ÷ Total Aset
Jika perusahaan memiliki DER = 2, artinya:
Utang = 2 × Ekuitas
Ekuitas = 2 × Utang
Total Aset = 2 × Ekuitas
Laba = 2 × Ekuitas
Arus kas operasi yang negatif secara berulang biasanya menunjukkan:
Ekspansi bisnis sehat
Masalah likuiditas
Efisiensi tinggi
Profitabilitas meningkat
Jika Inventory Turnover Ratio rendah, artinya:
Persediaan bergerak cepat
Perusahaan mungkin kelebihan persediaan
Harga jual tinggi
Perusahaan kekurangan kas
Gross Profit Margin dihitung dari:
. (Laba Bersih ÷ Penjualan) × 100%
(Laba Kotor ÷ Penjualan) × 100%
(EBIT ÷ Penjualan) × 100%
(Laba Operasi ÷ Penjualan) × 100%
Quick Ratio berbeda dari Current Ratio karena:
Mengeluarkan persediaan dari aset lancar
Mengeluarkan kas dari aset lancar
Menggunakan total ekuitas
Menggunakan EBIT
Jika Debt to Asset Ratio = 0,6, artinya:
Utang = 60% dari Ekuitas
Utang = 60% dari Total Aset
Ekuitas = 60% dari Total Aset
Aset = 60% dari Ekuitas
Apa arti Cash Flow from Financing yang positif?
Perusahaan menghasilkan kas dari kegiatan utama
Perusahaan membayar dividen besar
Perusahaan memperoleh dana dari pinjaman/ekuitas
Perusahaan membiayai aset dengan laba ditahan
Jika perusahaan memiliki ROE tinggi tetapi ROA rendah, kemungkinan besar:
Perusahaan tidak punya utang
Perusahaan menggunakan leverage yang tinggi
Aset perusahaan kecil
Laba bersih sangat tinggi
