wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Bimbingan Ukom Nifas

Total questions: 54

Worksheet time: 32mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan, umur 24 tahun, P1A0, nifas 1 hari di BPM, khawatir ASI tidak cukup untuk kebutuhan bayinya. Hasil anamnesis: ASI belum keluar, bayi menangis terus. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 80X/menit, P 20x/menit, S 36.80C, mammae lembek, kolostrum (+), TFU 2 jari bawah pu-sat, kontraksi uterus keras. Pendidikan kesehatan apakah yang paling paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Tetap menyusui

b)

Istirahat yang cukup

c)

Perawatan payudara

d)

Teknik menyusui yang benar

e)

Makan makanan mengandung zat besi

2.

Seorang perempuan, umur 21 tahun, P1A0, nifas 1 hari di puskesmas PONED tampak sedih bila dekat dengan bayinya. Riwayat persalinan vakum ekstraksi dengan indikasi kala II melampaui 60 menit. Hasil anamne-sis: Berulang-ulang mengatakan kehamilan dan persalinan ini menyiksa dirinya, ibu san-gat gelisah dan menolak menyusui. Hasil pe-meriksaan: TD 110/70 mmHg, N 88 x/menit, S 36,20 C, Sikap apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Membiarkan pasien sendiri

b)

Memberikan dukungan psikologi

c)

Menganjurkan istirahat agar pikiran tenang

d)

Merujuk ibu untuk konsultasi dengan psikolog

e)

Membujuk agar mau berinteraksi dengan bayinya

3.

Seorang laki-laki mengantar istrinya ke RS. Hasil anamnesis: umur istri 20 tahun, P1A0, nifas 7 hari, istri sering menangis, sulit tidur dan menolak menyusui bayinya. Hasil anamnesis: riwayat persalinan bedah sesar. Ibu menolak diperiksa dan tiba-tiba menangis. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Stress

b)

Psikosis

c)

Skizoprenia

d)

Ambivalensi

e)

Depresi post partum

4.

Seorang perempuan, umur 36 tahun, melahirkan anak ke 5 di BPM dengan keluhan pusing setelah 30 menit plasenta lahir. Hasil Pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, N 110x/ menit, P22x/menit, kontraksi uterus lembek, plasenta lahir lengkap, perdarahan 200cc. Ibu tampak lemas dan pucat. Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

KBI/KBE

b)

Pasang infus

c)

Penuhi nutrisi

d)

Massage uterus

e)

Pemberian uterotonika

5.

Seorang perempuan, umur 22 tahun, P2A0 nifas 14 hari, datang ke BPM dengan kelu-han demam sejak dua hari yang lalu. Ha-sil anamnesis: riwayat melahirkan normal, payudara bengkak, tegang dan nyeri, bayi tidak mau menyusu. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, S 38.80C, N 92x/menit, P 22x/ menit, payudara keras, kemerahan dan nyeri saat dipalpasi. Diagnosis mungkin apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Tumor

b)

Abses

c)

Mastitis

d)

Retraksi puting

e)

Bendungan ASI

6.

Seorang perempuan, umur 22 tahun, P2A0, nifas 14 hari, datang ke RS dengan keluhan demam sejak dua hari yang lalu. Hasil anamnesis: riwayat melahirkan normal, payudara bengkak, tegang dan nyeri, bayi tidak mau menyusu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 100/70 mmHg, S 38,80C, N 92x/menit, P 22x/ menit, payudara keras, kemerahan dan nyeri saat dipalpasi. Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Kompres dingin

b)

Teruskan menyusui

c)

Beri parasetamol 500 mg

d)

Suntik antibiotika dosis rendah

e)

Gunakan penyangga payudara yang nyaman

7.

Seorang perempuan, umur 26 tahun, P2A0 nifas 5 hari, datang ke BPM dengan keluhan payudara bengkak. Hasil anamnesis: nyeri jika disentuh, bayi tidak mau menyusu, ri-wayat melahirkan normal, IMD tidak berha-sil. Hasil pemeriksaan: TD 110/70mmhg, S 37,5⁰C, P 20x/menit, N 82x/menit, tampak puting susu masuk kedalam, payudara tegang dan keras. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abses payudara

b)

Inf

8.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abses payudara

b)

Infeksi mammae

c)

Bendungan ASI

d)

Retraksi nipple

e)

Mastitis

9.

Diagnosis apakah yang paling mungkin sesuai kasus tersebut?

a)

Trombophlebitis

b)

Haematoma

c)

Varices

d)

Selulitis

e)

Abses

10.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Menganjurkan sementara tidak menyusui

b)

Mengajarkan posisi menyusui

c)

Menganjurkan memerah ASI

d)

Memberi salep antibiotika

e)

Memberi obat anti nyeri

11.

Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Gula darah

b)

Kimia darah

c)

Biakan darah

d)

Haemoglobin

e)

Urine lengkap

12.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Distensi kandung kemih

b)

Infeksi kandung kemih

c)

Infeksi saluran kemih

d)

Subinvolusio

e)

Infeksi nifas

13.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Trombocitopenia

b)

Leukocitopenia

c)

Thalasemia

d)

Leukemia

e)

Anemia

14.

Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Beri analgetika.

b)

Observasi tanda vital

c)

Observasi perdarahan

d)

Penuhi kebutuhan nutrisi

e)

Observasi keadaan umum

15.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, P4A0 nifas 10 hari, datang ke BPM dengan keluhan demam sejak 2 hari yang lalu. Hasil anamne-sis: payudara nyeri dan terasa bengkak sejak 3 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, N 100 x/menit, P 24 x/menit, S 38,50 C, payudara keras dan kemerahan meradang. Diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Mastitis

b)

Infeksi nifas

c)

Engorgement

d)

Bendungan ASI

e)

Abses Payudara

16.

Seorang perempuan, umur 23 tahun, P1A0, nifas 7 hari, datang ke BPM mengeluh perdarahan satu hari yang lalu. Hasil anamnesis: darah keluar sedikit berwarna kecoklatan. Hasil pemeriksaan: TD 100/70 mmHg, N 88 x/menit, P 20 x/menit, S 36,20 C, TFU 1/2 pu-sat simfisis, tampak gumpalan dengan jumlah darah sekitar 200 cc. Bidan belum pernah memiliki pengalaman menangani ibu dengan perdarahan post partum sekunder. Tindakan apakah yang paling tepat dilaku-kan pada kasus tersebut?

a)

Memasang infus

b)

Merujuk ke rumah sakit

c)

Melakukan eksplorasi uterus

d)

Berkonsultasi dengan bidan yang lebih senior

e)

Mempelajari kembali buku sumber untuk penanganan HPP

17.

Seorang perempuan, umur 27 tahun, P1A0, nifas 14 hari, datang ke BPM dibawa kel-uarganya karena kejang. Hasil anamnesis: persalinan ditolong dukun, tidak ada riwayat kejang sebelumnya. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 37,80C, mulut mencucut, punggung me-lengkung, perut keras. TFU tidak teraba. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Eklamsia

b)

Epilepsi

c)

Tetanus

d)

Shock sepsis

e)

Meningitis

18.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, P2A0, melahirkan 2 bulan yang lalu, datang ke BPM dengan keluhan keputihan. Hasil anamnesis: gatal-gatal di sekitar area genetalia, belum haid, menyusu ekslusif. Sudah sanggama sejak nifas 40 hari. Hasil pemeriksaan: TD 120/70 mmHg, N 78 x/menit, P 22 x/menit, keputihan berwarna kuning kehijauan. Penyebabnya apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Trikomoniasis

b)

Kandidiasis

c)

Klamedia

d)

Gonore

e)

Sifilis

19.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, P1A0, nifas 2 minggu, datang ke puskesmas dengan keluhan demam. Hasil anamnesis: sakit kepa-la, nyeri otot, dan kurang nafsu makan. Hasil pemeriksaan: TD 110/70 mmHg, N 82 x/me-nit, P 22 x/menit, S 38 oC,TFU tidak teraba, rapid diagnosis test/RDT (+). Masalah apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Malaria

b)

Tifoid

c)

Dengue

d)

Mastitis

e)

Influenza

20.

Seorang ibu nifas berusia 26 tahun, postpartum 4 hari yang lalu di tolong olrh dukun. Anaknya meninggal duia setelah lahir, lama persalinan 2 hari dimana sebelumnya ketuban telah pecah. Dating ke klinik dengan keluhan sejak 3 hari yang lalu mengalami panas, menggigil, luka perineium tampak kemerahan, bengkak dan mengeluarkan pus. Dari hasil pemeriksaan TFU 2 jari dibawah pusat, TD 100/60 mmHg, Nadi 90x/I, RR 29x/i, T 39°C. Apakah Faktor Predisposisi dari kasus diatas?

a)

Kondisi ibu lemah

b)

Anak lahir mati

c)

Distosia bahu

d)

Partus lama

e)

Infeksi post partum

21.

Ny. Evi P1A0 melahirkan 1 minggu yang lalu di tolong bidan, proses persalinan berjalan normal, keadaan umum baik, TD 110/80 mmHg, nadi 80 x/m, suhu 36°C. Involusio Uteri secara fisiologis yaitu?

a)

2 jari di bawah pusat

b)

2 jari di atas pusat

c)

3 jari di bawah pusat

d)

Sudah tidak teraba

e)

Pertengahan antara pusat dan simfisis

22.

Apakah periode post partum yang saat ini dialami oleh ibu?

a)

Puerperium dini

b)

Puerperium laten

c)

Puerperium lanjut

d)

Puerperium intermiten

e)

Puerperium intermedial

23.

Apakah nama lochea yang dukeluarkan oleh klien pada periode tersebut?

a)

Lochea alba

b)

Lochea rubra

c)

Lochea serosa

d)

Lochea sanguilenta

e)

Lochea purulenta

24.

Berapak TFU normal klien pada kasusu diatas?

a)

Setinggi pusat

b)

Setinggi sympisis

c)

Tidak teraba

d)

Tiga jari dibawah pusat

e)

Pertengahan opusat dan sympisis

25.

Apakah asuhan yang tepat untuk diberikan sesuai kasus diatas?

a)

Menganjurkan ibu untuk mengikuti senam nifas

b)

Menganjurkan ibu untuk tetap memberi ASI eksklusif

c)

Menjelaskan tentang jenis-jenis alat KB

d)

Menganjurkan ibu beristirahat saat bayi tidur

e)

Menganjurkan ibu untuk menyelingi dengan susu formula

26.

Bagaimnakah tindakan yang bidan lakukan?

a)

Memberikan uterotonika

b)

Melakukan masase uterus

c)

Mengosongkan kandung kemih

d)

Melakukan rangsangan pada putting susu

e)

Melakukan kompresi bimanual eksterna

27.

Pendidikan kesehatan apakah yang paling paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Tetap menyusui

b)

Istirahat yang cukup

c)

Perawatan payudara

d)

Teknik menyusui yang benar

e)

Makan makanan mengandung zat besi

28.

Sikap apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Membiarkan pasien sendiri

b)

Memberikan dukungan psikologi

c)

Menganjurkan istirahat agar pikiran tenang

d)

Merujuk ibu untuk konsultasi dengan psikolog

e)

Membujuk agar mau berinteraksi dengan bayinya

29.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Stress

b)

Psikosis

c)

Skizoprenia

d)

Ambivalensi

e)

Depresi post partum

30.

Apakah keluhan yang dialami oleh perempuan, umur 36 tahun, setelah 30 menit plasenta lahir?

4 lines
31.

Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

KBI/KBE

b)

Pasang infus

c)

Penuhi nutrisi

d)

Massage uterus

e)

Pemberian uterotonika

32.

Diagnosis mungkin apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Tumor

b)

Abses

c)

Mastitis

d)

Retraksi puting

e)

Bendungan ASI

33.

Tindakan awal apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Kompres dingin

b)

Teruskan menyusui

c)

Beri parasetamol 500 mg

d)

Suntik antibiotika dosis rendah

e)

Gunakan penyangga payudara yang nyaman

34.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Abses payudara

b)

Infeksi mammae

c)

Bendungan ASI

d)

Retraksi nipple

e)

Mastitis

35.

Diagnosis apakah yang paling mungkin sesuai kasus tersebut?

a)

Trombophlebitis

b)

Haematoma

c)

Varices

d)

Selulitis

e)

Abses

36.

Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Menganjurkan sementara tidak menyusui

b)

Mengajarkan posisi menyusui

c)

Menganjurkan memerah ASI

d)

Memberi salep antibiotika

e)

Memberi obat anti nyeri

37.

Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Gula darah

b)

Kim

38.

Pemeriksaan penunjang apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Gula darah

b)

Kimia darah

c)

Biakan darah

d)

Haemoglobin

e)

Urine lengkap

39.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Distensi kandung kemih

b)

Infeksi kandung kemih

c)

Infeksi saluran kemih

d)

Subinvolusio

e)

Infeksi nifas

40.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Trombocitopenia

b)

Leukocitopenia

c)

Thalasemia

d)

Leukemia

e)

Anemia

41.

Rencana asuhan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Beri analgetika.

b)

Observasi tanda vital

c)

Observasi perdarahan

d)

Penuhi kebutuhan nutrisi

e)

Observasi keadaan umum

42.

Diagnosis yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Mastitis

b)

Infeksi nifas

c)

Engorgement

d)

Bendungan ASI

e)

Abses Payudara

43.

Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Memasang infus

b)

Merujuk ke rumah sakit

c)

Melakukan eksplorasi uterus

d)

Berkonsultasi dengan bidan yang lebih senior

e)

Mempelajari kembali buku sumber untuk penanganan HPP

44.

Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Eklamsia

b)

Epilepsi

c)

Tetanus

d)

Shock sepsis

e)

Meningitis

45.

Hasil pemeriksaan: TD 120/

4 lines
46.

Penyebabnya apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Trikomoniasis

b)

Kandidiasis

c)

Klamedia

d)

Gonore

e)

Sifilis

47.

Masalah apakah yang paling mungkin pada kasus tersebut?

a)

Malaria

b)

Tifoid

c)

Dengue

d)

Mastitis

e)

Influenza

48.

Apakah Faktor Predisposisi dari kasus diatas?

a)

Kondisi ibu lemah

b)

Anak lahir mati

c)

Distosia bahu

d)

Partus lama

e)

Infeksi post partum

49.

Involusio Uteri secara fisiologis yaitu?

a)

2 jari di bawah pusat

b)

2 jari di atas pusat

c)

3 jari di bawah pusat

d)

Sudah tidak teraba

e)

Pertengahan antara pusat dan simfisis

50.

Apakah periode post partum yang saat ini dialami oleh ibu?

a)

Puerperium dini

b)

Puerperium laten

c)

Puerperium lanjut

d)

Puerperium intermiten

e)

Puerperium intermedial

51.

Apakah nama lochea yang dukeluarkan oleh klien pada periode tersebut?

a)

Lochea alba

b)

Lochea rubra

c)

Lochea serosa

d)

Lochea sanguilenta

e)

Lochea purulenta

52.

Berapak TFU normal klien pada kasusu diatas?

a)

Setinggi pusat

b)

Setinggi sympisis

c)

Tidak teraba

d)

Tiga jari dibawah pusat

e)

Pertengahan opusat dan sympisis

53.

Apakah asuhan yang tepat untuk diberikan sesuai kasus diatas?

a)

Menganjurkan ibu untuk mengikuti senam nifas

b)

Menganjurkan ibu untuk tetap memberi ASI eksklusif

c)

Menjelaskan tentang jenis-jenis alat KB

d)

Menganjurkan ibu beristirahat saat bayi tidur

e)

Menganjurkan ibu untuk menyelingi dengan susu formula

54.

Bagaimnakah tindakan yang bidan lakukan?

a)

Memberikan uterotonika

b)

Melakukan masase uterus

c)

Mengosongkan kandung kemih

d)

Melakukan rangsangan pada putting susu

e)

Melakukan kompresi bimanual eksterna