wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekonomi Pembangunan M5

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Data 3 tahun terakhir menunjukkan jumlah pengrajin Tenun Samarinda turun 40%, sementara kunjungan wisata ke desa budaya Pampang naik 25%. Jika Anda anggota tim perencana ekonomi daerah, analisis penyebab kontradiksi ini dan pilih langkah prioritas paling efektif.

a)

Membuka pelatihan digital marketing tanpa mengubah pola produksi

b)

Memberi subsidi bahan baku sintetis

c)

Mengembangkan model bisnis kemitraan wisata-pengrajin yang berbasis nilai budaya

d)

Meningkatkan promosi luar negeri

2.

Pemerintah Kabupaten Berau merencanakan pembangunan resort di sekitar kawasan upacara adat “Begen Tenggar” untuk meningkatkan pendapatan daerah. Berdasarkan konsep keberlanjutan kearifan lokal, kebijakan mana yang paling tepat untuk meminimalkan konflik sosial dan kerusakan budaya?

a)

Menyediakan kompensasi dana ke tokoh adat saja

b)

Mengintegrasikan ritual adat sebagai atraksi resmi dengan persetujuan komunitas

c)

Melanjutkan pembangunan tanpa konsultasi

d)

Menghapus kegiatan ritual karena dianggap menghambat wisata

3.

Analisis kebijakan berikut: Kota Balikpapan memberikan insentif pajak besar pada UMKM batik lokal tetapi tanpa dukungan sertifikasi hak kekayaan intelektual motif. Prediksi dampak jangka menengah terhadap daya saing.

a)

Daya saing meningkat dan motif terlindungi

b)

Daya saing turun karena motif mudah ditiru

c)

UMKM semakin eksklusif

d)

Tidak ada dampak

4.

Kombinasikan data berikut: Harga kain tenun asli Samarinda per potong Rp 2.500.000, Harga kain tiruan Rp 350.000, Pasar ekspor potensial 15 negara. Jika Anda diminta merancang strategi menjaga nilai budaya sekaligus meningkatkan ekspor, opsi mana paling efektif?

a)

Menurunkan harga dengan bahan sintetis

b)

Mengajukan GI (geographical indication) & program storytelling budaya dalam promosi digital

c)

Menghapus motif tradisional agar lebih netral

d)

Menjual motif ke produsen asing

5.

Festival budaya Erau di Tenggarong mulai dikelola oleh investor luar. Ada indikasi ritual dikomersialisasi secara berlebihan. Evaluasi kebijakan ini dan pilih tindakan pemerintah paling tepat.

a)

Membiarkan karena meningkatkan PAD

b)

Menetapkan regulasi batas komersialisasi dengan melibatkan lembaga adat

c)

Melarang total investor luar

d)

Menaikkan harga tiket wisata

6.

Diberi skenario: generasi muda Desa Rempanga, Kutai Kartanegara enggan melanjutkan kerajinan anyaman karena menganggap tidak menguntungkan. Anda sebagai perancang program CSR perusahaan tambang setempat diminta membuat intervensi. Opsi paling strategis adalah...

a)

Memberi hadiah uang tanpa pelatihan

b)

Membangun inkubator bisnis kreatif berbasis anyaman & teknologi pemasaran

c)

Mengganti anyaman tradisional dengan produk pabrik

d)

Memindahkan pengrajin ke kota

7.

Dalam evaluasi pembangunan ekonomi inklusif, Batik Kutai dipromosikan lewat influencer global, namun motif digunakan tanpa izin komunitas. Prediksi dampak reputasi jangka panjang dan pilih respon terbaik pemerintah daerah.

a)

Tidak masalah karena popularitas meningkat

b)

Risiko klaim budaya dan hilangnya legitimasi produk, perlu perlindungan hukum & edukasi etika

c)

Harga batik naik

d)

UMKM semakin tertutup

8.

Analisis data: 60% pengrajin ukiran kayu Dayak Berau mengeluh bahan baku semakin sulit akibat pembalakan liar. Pemerintah daerah ingin memberi izin lebih banyak ke investor kayu. Pilih kebijakan evaluatif paling selaras dengan kearifan lokal.

a)

Memberi izin lebih luas agar suplai terjamin

b)

Membuat sistem hutan rakyat & sertifikasi bahan baku lestari

c)

Mengimpor bahan baku

d)

Mengganti ukiran kayu dengan plastik

9.

Program desa wisata Melintang telah meningkatkan jumlah turis, namun masyarakat lokal hanya mendapat 20% keuntungan. Anda diminta memberi rekomendasi.

a)

Naikkan tiket masuk

b)

Bentuk koperasi masyarakat lokal dan negosiasi ulang pembagian hasil

c)

Berikan promosi gratis

d)

Kurangi fasilitas wisata

10.

Pemerintah Kutai Kartanegara ingin menggabungkan teknologi digital dengan produksi tenun. Mana rancangan program yang paling berpotensi menjaga nilai budaya dan meningkatkan nilai ekonomi sekaligus?

a)

Membuat pabrik besar berbahan sintetis

b)

Platform daring dengan fitur cerita asal-usul motif dan sertifikasi keaslian

c)

Menghapus unsur budaya dalam promosi agar netral

d)

Mengalihkan produksi ke luar daerah

11.

Data menunjukkan 70% pengrajin Batik Kutai perempuan usia di atas 45 tahun. Jika tidak ada regenerasi, dalam 10 tahun produksi turun drastis. Pilih langkah kebijakan paling strategis.

a)

Pelatihan intensif untuk generasi muda dan insentif wirausaha

b)

Mengimpor batik dari Jawa

c)

Menjual motif ke perusahaan besar

d)

Menghapus proses tradisional

12.

Kebijakan Kabupaten Berau: memberi izin tambang batu bara dekat situs adat Dayak. Analisis risiko ekonomi jangka panjang.

a)

Pendapatan daerah naik tanpa masalah

b)

Kehilangan daya tarik wisata budaya & kerusakan sumber daya

c)

Meningkatkan lapangan kerja sekaligus budaya lestari

d)

Meningkatkan harga produk budaya

13.

Diberi kasus: Desa Budaya Pampang sudah punya label "Desa Wisata" tetapi pengunjung mengeluh kurang pengalaman otentik. Rekomendasi program kreasi paling tepat:

a)

Meningkatkan jumlah cinderamata modern

b)

Pelibatan masyarakat lokal dalam storytelling dan workshop budaya

c)

Menjual tiket lebih mahal

d)

Menghapus ritual tradisional

14.

Data pasar menunjukkan wisatawan asing menginginkan produk dengan cerita budaya lengkap. Strategi promosi Tenun Samarinda mana yang paling sesuai?

a)

Iklan harga murah

b)

Konten digital interaktif tentang proses dan makna motif

c)

Penjualan massal motif polos

d)

Diskon besar-besaran

15.

Analisis kebijakan: Pemerintah Kota Bontang memberi kredit lunak untuk UMKM kerajinan lokal tetapi tanpa akses pemasaran. Prediksi dampaknya.

a)

UMKM naik omzet secara otomatis

b)

Kredit menjadi beban tanpa pasar yang jelas

c)

Produk makin terkenal

d)

Budaya makin lestari

16.

Kasus: Investor menawarkan teknologi pewarna kimia untuk mempercepat produksi tenun Samarinda. Dari perspektif etika kearifan lokal, keputusan terbaik pengrajin adalah...

a)

Menerima tanpa syarat

b)

Mengkaji dampak lingkungan dan mencari pewarna alami alternatif

c)

Menghapus motif tradisional

d)

Mengalihkan produksi ke luar negeri

17.

Program sertifikasi produk budaya di Kutai Kartanegara meningkatkan harga jual 30%. Namun pengrajin kecil merasa terbebani biaya sertifikasi. Solusi kreasi paling tepat:

a)

Menghapus sertifikasi

b)

Subsidi biaya sertifikasi bagi pengrajin kecil

c)

Memaksa pengrajin kecil ikut sertifikasi penuh biaya sendiri

d)

Menjual produk tanpa label

18.

Mahasiswa diminta merancang model kemitraan antara Desa Melintang dan agen wisata untuk meningkatkan pendapatan lokal. Opsi paling sesuai prinsip ekonomi inklusif:

a)

Bagi hasil transparan dan pelatihan manajemen bagi warga desa

b)

Memberi semua keuntungan ke agen wisata

c)

Menghapus peran masyarakat

d)

Menarik investor luar tanpa aturan

19.

Analisis dilema: Festival Erau ingin menambah sponsor besar tetapi syaratnya mengubah ritual inti jadi pertunjukan singkat. Pilih sikap evaluatif paling tepat.

a)

Menerima syarat demi dana

b)

Menolak atau menegosiasikan agar ritual inti tetap otentik

c)

Menghapus ritual

d)

Menyerahkan ke investor

20.

Jika Anda diminta membuat proposal digitalisasi Tenun Samarinda, ide program yang paling sesuai materi adalah...

a)

Aplikasi katalog motif dengan QR code untuk setiap produk berisi cerita dan sertifikasi

b)

Produksi massal motif tanpa izin

c)

Menghapus unsur budaya dalam produk

d)

Fokus pada iklan global