wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

CEC Part 4

Total questions: 78

Worksheet time: 44mins

Name
Class
Date
1.

Target reduksi emisi PLN sesuai kontribusi Enhanced NDC (E-NDC) adalah …

a)

75 juta ton CO₂

b)

100 juta ton CO₂

c)

127 juta ton CO₂

d)

200 juta ton CO₂

2.

IFRS S2 berfokus pada pengungkapan …

a)

Biodiversity metrics

b)

Climate-related risks & opportunities

c)

CSR data

d)

Governance only

3.

Dalam Sustainability Report 2024, rasio elektrifikasi Indonesia yang dicapai PLN adalah …

a)

99%

b)

99,83%

c)

100%

d)

98%

4.

TNFD mendorong perusahaan menggunakan pendekatan …

a)

PDCA

b)

LEAP (Locate, Evaluate, Assess, Prepare)

c)

ERM

d)

RACI

5.

Jumlah pohon yang ditanam PLN tahun 2024 adalah …

a)

732.503

b)

1.029.327

c)

1.478.734

d)

2.222.000

6.

Green Super Grid PLN dirancang untuk …

a)

Mengurangi biaya listrik

b)

Menyalurkan 33 GW EBT ke pusat beban

c)

Meningkatkan PLTU

d)

Mengurangi FABA

7.

Standar manajemen risiko yang digunakan PLN dalam Climate Disclosure Report adalah …

a)

ISO 9001

b)

ISO 31000

c)

ISO 26000

d)

ISO 50001

8.

Pada 2024, kapasitas PLTS PLN adalah …

a)

90 MW

b)

131 MW

c)

243 MW

d)

500 MW

9.

Prosentase unit PLN tersertifikasi ISO 45001:2018 tahun 2024 adalah …

a)

75%

b)

91%

c)

50%

d)

100%

10.

ESMS PLN berfungsi untuk …

a)

Mengatur tarif listrik

b)

Mengelola risiko sosial-lingkungan proyek

c)

Menghitung carbon tax

d)

Mengurangi biaya operasional

11.

Prinsip AKHLAK dalam laporan ESG PLN termasuk …

a)

Tujuan SDGs

b)

Nilai dasar perusahaan

c)

IFRS disclosure

d)

Governance metrics

12.

Pada 2024, PLN memiliki SPKLU sebanyak …

a)

624

b)

570

c)

2.222

d)

3.456

13.

Risiko reputasi dalam TNFD berkaitan dengan …

a)

Emisi karbon

b)

Dampak biodiversitas

c)

Tarif listrik

d)

FABA

14.

PLN merencanakan Net Zero Emission pada tahun …

a)

2050

b)

2060

c)

2070

d)

2045

15.

RUPTL 2021–2030 dikenal sebagai …

a)

RUPTL fosil

b)

RUPTL hijau

c)

RUPTL nuklir

d)

RUPTL interkoneksi

16.

FABA yang dimanfaatkan kembali oleh PLN tahun 2024 adalah …

a)

2,2 juta ton

b)

3,4 juta ton

c)

5 juta ton

d)

7 juta ton

17.

TNFD PLN melibatkan … dalam penyusunan laporan.

a)

WWF-Indonesia

b)

CDP

c)

GCF

d)

UNEP

18.

PLN membangun pembangkit baru 3,2 GW pada 2024, dengan …% berbasis energi bersih.

a)

60%

b)

70%

c)

76%

d)

>80%

19.

IFRS S1 digunakan untuk disclosure …

a)

Climate

b)

Sustainability secara umum

c)

Governance saja

d)

Biodiversity

20.

Program co-firing PLN bertujuan utama …

a)

Mengurangi tarif listrik

b)

Mengurangi emisi PLTU

c)

Meningkatkan impor energi

d)

Menambah kapasitas PLTN

21.

Kapasitas PLTA PLN tahun 2024 adalah …

a)

2.343 MW

b)

5.931 MW

c)

8.801 MW

d)

44.717 GWh

22.

Green Super Grid menjadi solusi untuk …

a)

Perubahan tarif listrik

b)

Mismatch lokasi EBT dan permintaan

c)

Pengurangan tenaga kerja

d)

Keterlambatan proyek

23.

Rasio perempuan dalam manajemen PLN tahun 2024 adalah …

a)

14,71%

b)

15,15%

c)

16,19%

d)

20%

24.

Standar ESG Report PLN mengacu pada …

a)

SASB

b)

GRI & POJK 51

c)

EU Taxonomy

d)

CDP

25.

IFRS S1 memiliki 4 pilar utama, salah satunya adalah …

a)

Planning

b)

Risk Management

c)

Environmental Justice

d)

Stakeholder Mapping

26.

PLN berkomitmen membangun transmisi hijau sepanjang …

a)

10.000 km

b)

30.000 km

c)

50.000 km

d)

70.000 km

27.

Early retirement PLTU berisiko menimbulkan …

a)

Stranded assets

b)

Tarif turun

c)

PROPER meningkat

d)

Investor bertambah

28.

Hydrogen Roadmap PLN masuk ke fase … pada 2040.

a)

Pilot project

b)

Komersialisasi

c)

Research only

d)

Tidak ada

29.

Scope 1 emisi PLN berasal dari …

4 lines
30.

Hydrogen Roadmap PLN masuk ke fase … pada 2040.

a)

Pilot project

b)

Komersialisasi

c)

Research only

d)

Tidak ada

31.

Scope 1 emisi PLN berasal dari …

a)

Pembakaran bahan bakar langsung

b)

Listrik yang dibeli

c)

Aktivitas pelanggan

d)

Offset karbon

32.

IFRS S2 meminta perusahaan mengungkapkan risiko …

a)

Operasional harian

b)

Transisi & fisik terkait iklim

c)

Hanya sosial

d)

Keuangan jangka pendek

33.

TNFD PLN mengklasifikasikan risiko fisik alam sebagai …

a)

Nature-related Physical Risk

b)

Financial Risk

c)

Reputational Risk

d)

Social Risk

34.

Sustainable Finance PLN mendukung SDG nomor …

a)

7 & 13

b)

8 & 9

c)

11 & 15

d)

12 & 14

35.

Jumlah elektrifikasi desa PLN tahun 2024 mencapai …

a)

93,05%

b)

90%

c)

99%

d)

100%

36.

IFRS S1 mensyaratkan laporan harus …

a)

Forward-looking

b)

Hanya laporan historis

c)

Tidak diverifikasi

d)

Tidak perlu materialitas

37.

ESG Report PLN 2024 menunjukkan reduksi GRK sebesar …

a)

5 juta ton

b)

12,7 juta ton

c)

20 juta ton

d)

30 juta ton

38.

PLN melaporkan 33 GW tambahan EBT dalam …

a)

ARED Roadmap

b)

RUPTL lama

c)

PROPER

d)

ISO 50001

39.

Nilai AKHLAK yang paling terkait kolaborasi transisi energi adalah …

a)

Amanah

b)

Loyal

c)

Kolaboratif

d)

Harmonis

40.

IFRS S1 & S2 resmi diadopsi oleh ISSB pada tahun …

a)

2022

b)

2023

c)

2024

d)

2025

41.

TNFD PLN menargetkan integrasi biodiversitas dalam …

a)

Governance strategy

b)

Tarif listrik

c)

FABA program

d)

Audit internal

42.

PLN menggunakan prinsip Three Lines of Defense dalam …

a)

Governance risiko ESG

b)

Tarif listrik

c)

PROPER

d)

CSR

43.

Sebuah PLTU PLN beroperasi dekat kawasan konservasi. Masyarakat adat menolak proyek. Apa langkah sesuai TNFD?

a)

Melanjutkan proyek tanpa perubahan

b)

Offset dengan lokasi lain

c)

Implementasi Biodiversity Management Plan & konsultasi

d)

Hentikan proyek

44.

PLN gagal menurunkan emisi NOx. Risiko ESG terbesar adalah …

a)

Hilangnya pelanggan

b)

Penurunan PROPER

c)

Tarif naik

d)

Investor tetap masuk

45.

Dalam pembangunan PLTA, konflik lahan muncul. Tindakan sesuai ESMS adalah …

a)

Abaikan protes

b)

Konsultasi stakeholder & mitigasi

c)

Ganti dengan PLTU

d)

Tutup proyek

46.

Jika PLN tidak melaporkan IFRS S2, risiko utama adalah …

a)

Tidak ada efek

b)

Kehilangan akses pendanaan global

c)

Tarif turun

d)

CSR tidak berjalan

47.

PLN menargetkan early retirement PLTU. Risiko finansial utama adalah …

a)

Stranded assets

b)

Tarif naik

c)

Emisi naik

d)

Investor tetap masuk

48.

PLN gagal mengembangkan rantai pasok biomassa berkelanjutan. Dampak utama adalah …

a)

Target co-firing tidak tercapai

b)

Tarif turun

c)

Investor meningkat

d)

PROPER naik

49.

PLN menunda Smart Grid. Risiko utamanya …

a)

Integrasi EBT terhambat

b)

Tarif listrik turun

c)

Emisi langsung turun

d)

Investor bertambah

50.

PLN melaksanakan CSR tanpa link ke strategi ESG. Dampaknya …

a)

CSR tetap efektif

b)

CSR tidak mendukung transisi energi

c)

PROPER otomatis naik

d)

Investor tetap masuk

51.

Jika PLN gagal mengungkapkan risiko biodiversitas, dampak utamanya …

a)

Kehilangan investor global

b)

Tarif naik

c)

Emisi turun

d)

PROPER naik

52.

PLN gagal mengalihkan pekerja PLTU ke EBT. Risiko utama …

a)

Isu sosial & ketenagakerjaan

b)

Tarif turun

c)

PROPER naik

d)

Investor bertambah

53.

Jika PLN tidak melakukan MRV pada karbon kredit, maka …

a)

Tetap bisa dijual

b)

Tidak diterima pasar

c)

Investor lokal beli

d)

Tidak berdampak

54.

PLN menghadapi mismatch lokasi EBT

4 lines
55.

Jika PLN tidak melakukan MRV pada karbon kredit, maka …

a)

Tetap bisa dijual

b)

Tidak diterima pasar

c)

Investor lokal beli

d)

Tidak berdampak

56.

PLN menghadapi mismatch lokasi EBT di timur, beban di barat. Solusi utama …

a)

Import listrik

b)

Green Super Grid

c)

PLTU mobile

d)

Offset karbon

57.

PLN menghadapi tekanan publik terkait PLTU. Respons terbaik …

a)

Sampaikan roadmap early retirement

b)

Membantah isu publik

c)

Mengurangi publikasi data

d)

Meningkatkan tarif

58.

Jika PLN gagal menjalankan ESMS, risiko terbesar adalah …

a)

Konflik sosial-lingkungan

b)

Tarif turun

c)

PROPER naik

d)

Investor tetap masuk

59.

PLN mengabaikan SDGs dalam CSR. Dampaknya …

a)

CSR tidak efektif

b)

PROPER naik

c)

Investor bertambah

d)

Tarif turun

60.

Audit ISO 14001 menemukan ketidakpatuhan. Tindakan PLN adalah …

a)

Tutup unit

b)

Corrective action & audit ulang

c)

Menunda laporan

d)

Abaikan

61.

PLN gagal melibatkan masyarakat adat. Risiko utama …

a)

Proyek tertunda

b)

Tarif naik

c)

Emisi naik

d)

Investor bertambah

62.

PLN tidak menanam pohon offset. Dampaknya …

a)

Target NDC gagal

b)

PROPER naik

c)

Tarif turun

d)

Emisi hilang

63.

Jika PLN menunda hydrogen roadmap, risiko terbesar adalah …

a)

Transisi energi melambat

b)

Emisi langsung naik

c)

Investor bertambah

d)

PROPER otomatis hijau

64.

PLN gagal turunkan emisi Scope 2. Dampak …

a)

Investor global tarik diri

b)

PROPER hijau

c)

Tarif turun

d)

Emisi hilang

65.

PLN ingin green bond tanpa laporan ESG. Dampak …

a)

Tidak dapat label hijau

b)

Investor domestik masuk

c)

Tarif naik

d)

Lanjut tanpa kendala

66.

PLN tidak lakukan monitoring biodiversitas. Dampaknya …

a)

Data hilang untuk stakeholder

b)

Emisi naik

c)

Tarif turun

d)

Investor bertambah

67.

PLN tidak melibatkan stakeholder di ESMS. Dampak …

a)

Keterlambatan proyek

b)

Tarif turun

c)

Investor bertambah

d)

PROPER naik

68.

PLN gagal melaporkan IFRS S1. Laporan dianggap …

a)

Tidak memenuhi standar

b)

Tetap valid

c)

PROPER naik

d)

Investor masuk

69.

PLN menunda Smart Grid. Dampak jangka panjang …

a)

Efisiensi turun

b)

Tarif naik

c)

Investor bertambah

d)

PROPER otomatis naik

70.

PLN gagal menyesuaikan dengan ISSB. Dampaknya …

a)

Tidak kredibel global

b)

Tetap diterima lokal

c)

PROPER naik

d)

Tarif turun

71.

PLN gagal mengurangi SO₂. Dampak …

a)

Reputasi turun

b)

PROPER naik

c)

Tarif turun

d)

Investor bertambah

72.

PLN gagal integrasi SDGs. Dampak …

a)

Sustainability report tidak kredibel

b)

Tetap diterima lokal

c)

PROPER naik

d)

Investor masuk

73.

PLN gagal kembangkan EBT 75 GW. Risiko utama …

a)

Target NZE 2060 terhambat

b)

Tarif turun

c)

PROPER naik

d)

Investor bertambah

74.

PLN gagal disclose ESG policies. Dampak …

a)

Transparansi turun

b)

PROPER naik

c)

Tarif naik

d)

Investor tetap masuk

75.

PLN mengabaikan TNFD. Dampak jangka panjang …

a)

Degradasi ekosistem

b)

Emisi hilang

c)

Investor bertambah

d)

Tarif naik

76.

PLN gagal mencapai target SPKLU. Dampak …

a)

EV adoption terhambat

b)

PROPER naik

c)

Tarif turun

d)

Investor bertambah

77.

PLN gagal disclose SDGs link. Dampak …

a)

Laporan tidak kredibel

b)

Investor tetap masuk

c)

PROPER naik

d)

Tarif turun

78.

PLN gagal disclose metrics IFRS S2. Dampak …

a)

Investor global tarik diri

b)

Tetap diterima

c)

PROPER naik

d)

Tarif turun