NEW
Font size
WorksheetsSOAL ANATOMI AMI OMI JANTUNG
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Struktur jantung yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh melalui aorta adalah :
Atrium kanan
Atrium kiri
Ventrikel kanan
Ventrikel kiri
Katup yang memisahkan atrium kiri dan ventrikel kiri dikenal sebagai :
Katup trikuspidalis
Katup bikuspidalis (mitral)
Katup semilunaris pulmonal
Katup semilunaris aorta
Lapisan terluar dari dinding jantung yang terdiri atas jaringan ikat longgar disebut :
Miokardium
Endokardium
Epikardium
Perikardium fibrosa
Sirkulasi darah dari ventrikel kanan menuju paru-paru melalui :
Arteri koronaria
Arteri pulmonalis
Vena pulmonalis
Aorta
Nodulus yang berperan sebagai pacemaker alami jantung adalah :
AV Node (Nodus Atrioventrikular)
SA Node (Nodus Sinoatrial)
Bundle of His
Purkinje Fibers
Vena yang membawa darah terdeoksigenasi dari bagian bawah tubuh menuju jantung adalah :
Vena jugularis
Vena pulmonalis
Vena cava inferior
Vena cava superior
Pada siklus jantung, fase di mana ventrikel berkontraksi untuk memompa darah ke pembuluh besar disebut :
Diastole atrium
Diastole ventrikel
Systole ventrikel
Fase relaksasi isovolumetrik
Pembuluh darah yang berfungsi membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri adalah :
Arteri pulmonalis
Vena pulmonalis
Aorta ascendens
Arteri koronaria
Lapisan yang melapisi bagian dalam ruang jantung dan pembuluh darah disebut :
Miokardium
Endokardium
Epikardium
Intima vaskular
Lapisan yang melapisi bagian dalam ruang jantung dan pembuluh darah disebut :
Miokardium
Endokardium
Epikardium
Intima vaskular
Katup semilunaris aorta terbuka saat :
Atrium berkontraksi
Tekanan ventrikel kiri melebihi tekanan aorta
Ventrikel kanan relaksasi
Tekanan atrium kiri meningkat
Seorang pasien laki-laki 40 tahun datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi sejak 5 hari, menggigil, mudah lelah, dan sesak saat beraktivitas ringan. Pada pemeriksaan ditemukan murmur baru di katup mitral, splinter hemorrhage di kuku, serta hasil hemokultur positif Streptococcus viridans.
Prioritas diagnosa keperawatan yang tepat untuk kasus ini adalah :
Nyeri akut berhubungan dengan proses inflamasi
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan penurunan curah jantung
Risiko perfusi jaringan perifer tidak efektif berhubungan dengan emboli
Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi
Endokarditis didefinisikan sebagai :
Peradangan pada lapisan miokardium jantung
Peradangan pada perikardium jantung
Peradangan pada lapisan endokardium jantung yang sering melibatkan katup
Infeksi pada arteri koronaria akibat plak ateroma
Faktor risiko yang paling sering memicu endokarditis infektif adalah :
Hipertensi kronik
Katup prostetik dan riwayat penyakit jantung bawaan
Kolesterol tinggi dan obesitas
Diabetes melitus tipe 2
Manifestasi khas endokarditis yang berupa makula eritema tidak nyeri pada telapak tangan atau kaki dikenal dengan istilah :
Osler’s nodes
Splinter hemorrhage
Lesi Janeway
Roth’s spots
Pemeriksaan penunjang yang paling menentukan diagnosis endokarditis adalah :
Foto toraks untuk melihat kardiomegali
Pemeriksaan CRP dan LED
Ekokardiografi untuk deteksi vegetasi
Hemoglobin untuk anemia
Seorang pria 58 tahun datang ke IGD dengan nyeri dada menekan selama 45 menit menjalar ke lengan kiri, disertai keringat dingin.
Pemeriksaan: TD 90/60 mmHg, HR 58x/menit, SpO₂ 92%, EKG menunjukkan elevasi ST pada sadapan II, III, aVF. Riwayat DM dan perokok.
Prioritas diagnosa keperawatan yang paling tepat pada kondisi ini adalah :
Risiko perfusi jaringan perifer tidak efektif berhubungan dengan hipoksia
Nyeri akut berhubungan dengan iskemia miokard
Ansietas berhubungan dengan kondisi akut
Gangguan pola tidur berhubungan dengan ketidaknyamanan
Seorang wanita 65 tahun dengan riwayat hipertensi dan dislipidemia mengeluh sesak napas mendadak, nyeri dada tidak khas, dan kelelahan ekstrem. EKG menunjukkan NSTEMI dengan depresi ST dan troponin meningkat.
Intervensi awal yang paling tepat oleh perawat di IGD adalah :
Memberikan oksigen nasal 2 L/menit bila SpO₂ <90%
Meminta pasien berjalan untuk mengurangi kecemasan
Memberikan aspirin 500 mg intramuskular
Memberikan nitrat sublingual meskipun tekanan darah sistolik <90 mmHg
Perbedaan utama STEMI dan NSTEMI pada EKG adalah :
STEMI ditandai elevasi segmen ST, NSTEMI tidak menunjukkan elevasi ST
STEMI menunjukkan inversi gelombang P, NSTEMI tidak
STEMI menampilkan gelombang U menonjol, NSTEMI tidak
STEMI ditandai dengan penurunan ST, NSTEMI dengan normalisasi ST
Biomarker pilihan untuk menegakkan diagnosis AMI karena sensitif dan bertahan lama di darah adalah :
CK-MB
Troponin I/T
LDH
AST (SGOT)
