wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

12 qPCR dan interpretasinya

Total questions: 72

Worksheet time: 36mins

Name
Class
Date
1.

Seorang analis laboratorium melakukan qPCR untuk mendeteksi ekspresi gen pada sel yang diinduksi dengan senyawa tertentu. Ia mencatat bahwa nilai Ct sampel perlakuan lebih rendah dibanding kontrol. Apa makna dari hasil tersebut?

a)

Ekspresi gen target menurun pada perlakuan

b)

Ekspresi gen target sama pada perlakuan dan kontrol

c)

Ekspresi gen target meningkat pada perlakuan

d)

Tidak ada ekspresi gen target yang terdeteksi

e)

Reaksi qPCR gagal

2.

Dalam percobaan qPCR, sinyal fluoresensi melewati ambang batas pada siklus ke-20 untuk sampel A dan pada siklus ke-30 untuk sampel B. Apa kesimpulan yang tepat?

a)

Sampel A memiliki jumlah target lebih rendah daripada B

b)

Sampel B memiliki jumlah target lebih tinggi daripada A

c)

Sampel A memiliki jumlah target lebih tinggi daripada B

d)

Kedua sampel memiliki jumlah target sama

e)

Tidak dapat disimpulkan

3.

Seorang mahasiswa mencatat bahwa hasil qPCR menunjukkan Ct gen target = 26 dan Ct gen referensi = 21. Apa nilai ΔCt yang benar?

a)

5

b)

-5

c)

47

d)

26

e)

21

4.

Pada qPCR menggunakan metode SYBR Green, hasil analisis menunjukkan lebih dari satu puncak pada melting curve. Apa artinya?

a)

Produk amplifikasi spesifik

b)

Tidak terjadi amplifikasi

c)

Terdapat produk nonspesifik atau dimer primer

d)

Reaksi qPCR gagal total

e)

Efisiensi PCR 100%

5.

Dalam analisis qPCR, nilai Ct sampel berada di atas 35. Apa interpretasi yang tepat?

a)

Konsentrasi target tinggi

b)

Konsentrasi target sedang

c)

Konsentrasi target sangat rendah atau tidak terdeteksi

d)

Reaksi sangat efisien

e)

Primer terlalu spesifik

6.

Tujuan utama penggunaan gen referensi dalam qPCR adalah untuk:

a)

Menentukan ukuran produk PCR

b)

Menstabilkan suhu selama amplifikasi

c)

Normalisasi variasi jumlah template dan efisiensi reaksi

d)

Meningkatkan jumlah salinan DNA target

e)

Mengidentifikasi dimer primer

7.

Dalam metode 2ΔΔCt2^{-\Delta\Delta Ct} , langkah pertama yang dilakukan adalah:

a)

Menghitung ΔΔCt

b)

Menghitung jumlah salinan absolut

c)

Menghitung ΔCt dari setiap sampel

d)

Menentukan efisiensi PCR

e)

Membuat kurva leleh

8.

Seorang peneliti menghitung ΔΔCt sebesar -2. Berapa fold change ekspresi gen target?

a)

2

b)

4

c)

0.25

d)

0.5

e)

8

9.

Dalam qPCR, apa yang terjadi jika efisiensi PCR jauh dari 100%?

a)

Hasil kuantifikasi tetap akurat

b)

Nilai Ct akan tetap konstan

c)

Hasil perbandingan ekspresi dapat menjadi bias

d)

Kurva amplifikasi tidak berbentuk sigmoid

e)

Melting curve menjadi rata

10.

Perbedaan utama antara PCR konvensional dan qPCR adalah:

a)

qPCR tidak membutuhkan primer

b)

PCR konvensional menggunakan fluoresensi

c)

qPCR memungkinkan pemantauan amplifikasi secara real time

d)

PCR konvensional lebih sensitif

11.

Apa fungsi utama kurva standar dalam kuantisasi absolut pada qPCR?

a)

Menentukan suhu annealing optimal

b)

Menghitung jumlah salinan target dalam sampel

c)

Mengidentifikasi kontaminasi

d)

Menentukan ukuran amplikon

e)

Mengukur efisiensi pipet

12.

Dalam percobaan qPCR, NTC menunjukkan sinyal amplifikasi. Apa kesimpulan yang paling mungkin?

a)

Reaksi berjalan sempurna

b)

Tidak ada kontaminasi

c)

Terjadi kontaminasi pada reaksi

d)

Primer tidak berfungsi

e)

Produk amplifikasi spesifik

13.

Sebuah sampel menunjukkan ΔΔCt sebesar 3. Berapa kali penurunan ekspresi gen target dibandingkan kontrol?

a)

2 kali

b)

4 kali

c)

8 kali

d)

0.125 kali

e)

16 kali

14.

Dalam qPCR berbasis SYBR Green, sinyal fluoresensi meningkat karena:

a)

Pewarna mengikat DNA untai tunggal

b)

Pewarna mengikat DNA untai ganda

c)

Pewarna mengikat RNA

d)

Pewarna mengikat primer

e)

Pewarna mengikat polimerase

15.

Nilai Ct suatu gen target adalah 18, sedangkan gen referensi adalah 18. Apa arti hasil ini?

a)

Ekspresi gen target sangat rendah

b)

Ekspresi gen target sama dengan referensi

c)

Ekspresi gen target tidak terdeteksi

d)

Gen referensi tidak stabil

e)

PCR tidak efisien

16.

Mengapa penting menggunakan lebih dari satu gen referensi dalam analisis ekspresi gen qPCR?

a)

Untuk mempercepat amplifikasi produk

b)

Untuk meningkatkan jumlah produk

c)

Untuk mengurangi bias akibat variasi ekspresi gen referensi tunggal

d)

Untuk mendeteksi kontaminasi

e)

Untuk meningkatkan efisiensi PCR

17.

Jika amplifikasi pada qPCR tidak menunjukkan fase eksponensial, kemungkinan besar penyebabnya adalah:

a)

Konsentrasi DNA terlalu tinggi

b)

Terjadi kontaminasi

c)

Kondisi reaksi tidak optimal atau efisiensi rendah

d)

Ct terlalu rendah

e)

Primer terlalu pendek

18.

Dalam analisis hasil qPCR, Ct target = 24 dan Ct referensi = 20 pada perlakuan. Ct target = 28 dan Ct referensi = 20 pada kontrol. Berapa fold change ekspresi?

a)

4

b)

8

c)

0.25

d)

2

e)

0.125

19.

Manakah pernyataan yang benar tentang kurva leleh (melting curve) dalam qPCR?

a)

Digunakan untuk menghitung Ct

b)

Digunakan untuk mengevaluasi spesifisitas produk

c)

Digunakan untuk menentukan jumlah salinan

d)

Digunakan untuk mengukur efisiensi

e)

Digunakan untuk menghitung ΔΔCt

20.

Jika hasil qPCR menunjukkan Ct yang sangat bervariasi antara replikasi teknis, apa tindakan terbaik?

a)

Gunakan hasil rata-rata

b)

Abaikan hasil

c)

Ulangi reaksi qPCR karena kemungkinan ada kesalahan pipet

d)

Ganti primer

e)

Kurangi jumlah siklus

21.

Fungsi utama threshold pada kurva amplifikasi qPCR adalah:

a)

Menghentikan reaksi PCR

b)

Menentukan jumlah siklus total

c)

Menentukan titik Ct

d)

Menurunkan suhu reaksi

e)

Menghitung melting temperature

22.

Dalam kuantisasi absolut, semakin curam kemiringan kurva standar berarti:

a)

Efisiensi PCR menurun

b)

Efisiensi PCR meningkat

c)

Jumlah target menurun

d)

Jumlah target meningkat

e)

Primer tidak bekerja

23.

Penggunaan probe TaqMan pada qPCR bertujuan untuk:

a)

Mengukur ukuran DNA

b)

Meningkatkan spesifisitas deteksi fluoresensi

c)

Menurunkan suhu annealing

d)

Mengurangi waktu siklus

e)

Menggandakan efisiensi polimerase

24.

Dalam qPCR, ΔCt negatif berarti:

a)

Gen target memiliki Ct lebih tinggi dari referensi

b)

Gen target memiliki Ct lebih rendah dari referensi

c)

Tidak ada ekspresi

d)

Reaksi gagal

e)

Ct tidak valid

25.

Hasil qPCR menunjukkan ΔΔCt = 0. Apa kesimpulan yang benar?

a)

Ekspresi gen meningkat

b)

Ekspresi gen menurun

c)

Tidak ada perubahan ekspresi gen dibanding kontrol

d)

Gen tidak diekspresikan

e)

PCR gagal

26.

Seorang mahasiswa TLM sedang melakukan qPCR untuk menganalisis ekspresi gen inflamasi pada kultur sel setelah paparan lipopolisakarida (LPS). Hasil menunjukkan nilai Ct gen target pada perlakuan adalah 23 sedangkan kontrol 28, dengan Ct gen referensi sekitar 20 pada kedua kondisi. Apa interpretasi hasil ini?

a)

Ekspresi gen target meningkat setelah paparan LPS

b)

Ekspresi gen target menurun setelah paparan LPS

c)

Tidak ada perubahan ekspresi gen target

d)

Gen target tidak terekspresi sama sekali

e)

Gen referensi tidak valid

27.

Dalam penelitian ekspresi gen, seorang peneliti melakukan qPCR untuk membandingkan dua kondisi. Kurva amplifikasi menunjukkan bentuk sigmoid yang tidak konsisten pada replikasi teknis. Apa langkah terbaik untuk memastikan keakuratan hasil?

a)

Menggunakan nilai Ct terendah

b)

Mengulang reaksi qPCR untuk semua sampel

c)

Menghapus replikasi dengan Ct tertinggi

d)

Mengurangi jumlah siklus PCR

e)

Mengabaikan variasi karena tidak signifikan

28.

Sebuah laboratorium melakukan qPCR untuk mendeteksi DNA virus pada darah pasien. Hasilnya menunjukkan Ct = 18 untuk sampel pasien dan Ct > 35 untuk kontrol negatif. Apa yang dapat disimpulkan?

a)

Tidak ada infeksi virus pada pasien

b)

Pasien memiliki jumlah virus tinggi

c)

Jumlah virus sangat rendah

d)

Reaksi tidak spesifik

e)

PCR gagal total

29.

Dalam studi ekspresi gen, seorang analis membandingkan ekspresi gen target dengan dua gen referensi yang berbeda. Satu gen referensi menunjukkan Ct stabil (~20), sedangkan gen lainnya bervariasi (18–26). Apa langkah terbaik?

a)

Gunakan gen referensi yang bervariasi

b)

Gunakan kedua gen secara bersamaan

c)

Gunakan hanya gen referensi yang stabil

d)

Hitung rata-rata dari keduanya

e)

Hapus gen referensi dari analisis

30.

Seorang peneliti ingin mengetahui jumlah salinan absolut dari gen bakteri pada sampel air. Ia menyiapkan kurva standar dengan DNA plasmid dan membandingkannya dengan Ct sampel. Teknik ini disebut:

a)

Relative quantification

b)

Absolute quantification

c)

Semi-quantification

d)

End-point PCR

31.

Dalam percobaan qPCR, nilai efisiensi yang dihitung dari kurva standar adalah 60%. Apa implikasinya terhadap hasil?

a)

Hasil tetap akurat

b)

Hasil mungkin tidak akurat karena efisiensi terlalu rendah

c)

Hasil lebih sensitif

d)

Ct akan selalu menurun

32.

Sebuah percobaan qPCR menggunakan pewarna SYBR Green untuk mendeteksi gen housekeeping. Hasil melting curve menunjukkan dua puncak terpisah. Apa tindakan selanjutnya?

a)

Gunakan data seperti apa adanya

b)

Abaikan melting curve

c)

Periksa desain primer karena kemungkinan amplifikasi nonspesifik

d)

Naikkan suhu annealing secara acak

33.

Seorang mahasiswa ingin menghitung perubahan ekspresi gen menggunakan metode 2ΔΔCt2^{-\Delta\Delta Ct} . Setelah perhitungan, ia mendapat nilai fold change = 0,5. Apa interpretasi hasil tersebut?

a)

Ekspresi gen meningkat dua kali

b)

Ekspresi gen menurun dua kali

c)

Ekspresi gen tetap sama

d)

Tidak ada ekspresi gen

34.

Dalam sebuah eksperimen qPCR, nilai ΔΔCt sebesar -4 diperoleh. Apa arti biologis dari hasil tersebut?

a)

Ekspresi gen target menurun 16 kali

b)

Ekspresi gen target meningkat 16 kali

c)

Ekspresi gen target tetap sama

d)

Gen referensi tidak valid

35.

Sebuah laboratorium melakukan qPCR untuk mendeteksi ekspresi gen tumor pada jaringan kanker dan normal. Hasil menunjukkan Ct gen target 22 pada jaringan kanker dan 30 pada jaringan normal. Apa interpretasi yang tepat?

a)

Ekspresi gen lebih tinggi pada jaringan kanker

b)

Ekspresi gen lebih rendah pada jaringan kanker

c)

Tidak ada perbedaan ekspresi

d)

Gen tidak diekspresikan di kedua jaringan

36.

Seorang peneliti menggunakan gen GAPDH sebagai gen referensi dalam qPCR. Namun, hasil menunjukkan variasi Ct GAPDH yang signifikan antar sampel. Apa yang harus dilakukan?

a)

Tetap gunakan GAPDH

b)

Ganti dengan gen referensi yang lebih stabil

c)

Hitung rata-rata Ct

d)

Kurangi jumlah siklus

37.

Dalam qPCR untuk mendeteksi patogen, kurva amplifikasi kontrol negatif menunjukkan sinyal pada siklus ke-38. Apa yang sebaiknya dilakukan?

a)

Abaikan hasil karena Ct tinggi

b)

Ulangi reaksi karena kemungkinan kontaminasi

c)

Gunakan hasil seperti apa adanya

d)

Kurangi volume primer

38.

Sebuah reaksi qPCR menggunakan probe TaqMan menunjukkan peningkatan fluoresensi hanya setelah siklus ke-40. Apa interpretasi yang tepat?

a)

Jumlah target tinggi

b)

Jumlah target sangat rendah atau tidak ada

c)

Amplifikasi sangat efisien

d)

Hasil sangat valid

39.

Dalam perhitungan efisiensi qPCR, slope kurva standar adalah -3,3. Apa arti dari hasil ini?

a)

Efisiensi terlalu rendah

b)

Efisiensi sekitar 100%

c)

Efisiensi sekitar 50%

d)

Reaksi tidak efisien sama sekali

e)

Efisiensi melebihi 150%

40.

Seorang analis mendapati nilai Ct gen target sangat bervariasi antara replikasi biologis. Apa penyebab paling mungkin?

a)

Variasi biologis antar sampel

b)

Primer terlalu panjang

c)

Mesin qPCR rusak

d)

Pewarna tidak stabil

e)

Fluoresensi terlalu tinggi

41.

Dalam qPCR berbasis TaqMan, sinyal fluoresensi meningkat ketika:

a)

Probe tetap utuh

b)

Probe terikat pada polimerase

c)

Probe terdegradasi oleh aktivitas 5'-nuklease

d)

Primer tidak terikat

e)

DNA tidak diperbanyak

42.

Seorang peneliti mencatat nilai Ct gen target = 19 dan gen referensi = 22. Apa arti dari perbedaan ini?

a)

Gen target diekspresikan lebih tinggi

b)

Gen referensi diekspresikan lebih tinggi

c)

Tidak ada ekspresi

d)

Reaksi gagal

e)

Ekspresi kedua gen sama

43.

Sebuah laboratorium menemukan bahwa nilai Ct tidak konsisten pada semua replikasi teknis meskipun pipet sudah benar. Apa langkah selanjutnya?

a)

Gunakan hasil rata-rata

b)

Periksa kualitas template DNA

c)

Ulangi dengan lebih sedikit siklus

d)

Kurangi jumlah primer

e)

Abaikan hasil

44.

Dalam qPCR, baseline adalah:

a)

Jumlah siklus saat sinyal pertama kali muncul

b)

Fase awal reaksi sebelum amplifikasi eksponensial

c)

Jumlah total siklus PCR

d)

Titik akhir amplifikasi

e)

Nilai Ct maksimum

45.

Sebuah sampel menunjukkan Ct gen target = 34 dan Ct gen referensi = 20. Apa interpretasi yang tepat?

a)

Ekspresi gen target tinggi

b)

Ekspresi gen target sangat rendah

c)

Ekspresi gen target sama dengan referensi

d)

Tidak ada ekspresi

e)

PCR gagal

46.

Dalam analisis qPCR, kenapa penting melakukan replikasi teknis?

a)

Untuk meningkatkan jumlah produk

b)

Untuk menilai konsistensi hasil dan mengurangi error teknis

c)

Untuk menurunkan Ct

d)

Untuk memperpendek waktu reaksi

e)

Untuk mengurangi volume reaksi

47.

Sebuah sampel menunjukkan kurva amplifikasi yang sangat datar tanpa fase eksponensial. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Template DNA terlalu tinggi

b)

Template DNA terlalu rendah atau tidak ada

c)

Terlalu banyak primer

d)

Efisiensi 100%

e)

Probe terlalu sensitif

48.

Dalam qPCR berbasis SYBR Green, hasil menunjukkan sinyal pada kontrol negatif tetapi tidak ada pada sampel. Apa kemungkinan penyebab?

a)

Tidak ada kontaminasi

b)

Kesalahan pipet atau kontaminasi reagen

c)

Reaksi sangat efisien

49.

Dalam sebuah penelitian ekspresi gen, mahasiswa membandingkan ekspresi gen target pada sel perlakuan dan kontrol. Hasil qPCR menunjukkan Ct target = 28 dan Ct referensi = 22 pada sampel perlakuan, sementara pada kontrol Ct target = 30 dan Ct referensi = 22. Berdasarkan data tersebut, bagaimana interpretasi perubahan ekspresi gen target?

a)

Gen target mengalami penurunan ekspresi

b)

Gen target mengalami peningkatan ekspresi

c)

Gen target tetap stabil

d)

Hasil tidak valid karena referensi tidak sesuai

50.

Seorang teknisi laboratorium melakukan qPCR menggunakan metode SYBR Green untuk menganalisis ekspresi gen pada jaringan hati. Saat menganalisis kurva leleh, terlihat dua puncak terpisah. Apa kemungkinan penyebab utama dari hasil tersebut?

a)

Amplifikasi sangat efisien

b)

Terjadi amplifikasi non-spesifik atau dimer primer

c)

Konsentrasi template terlalu tinggi

d)

Probe terlalu spesifik terhadap target

51.

Dalam percobaan kuantifikasi absolut, kurva standar dibuat dari DNA dengan konsentrasi diketahui. Ketika sampel uji menunjukkan Ct 20, sedangkan titik standar terdekat dengan Ct tersebut mengandung 10⁶ kopi DNA, apa interpretasi yang tepat?

a)

Sampel mengandung sekitar 10⁶ kopi DNA

b)

Sampel mengandung lebih dari 10⁶ kopi DNA

c)

Sampel mengandung kurang dari 10⁶ kopi DNA

d)

Tidak dapat ditentukan tanpa data kurva leleh

52.

Seorang peneliti menggunakan qPCR untuk menganalisis ekspresi gen housekeeping GAPDH dan gen target X. Namun, hasil menunjukkan variasi Ct GAPDH yang tinggi antara replikasi biologis. Apa kesimpulan yang paling tepat?

a)

Data tetap valid karena GAPDH selalu digunakan sebagai referensi

b)

Hasil tidak valid karena gen referensi tidak stabil

c)

Gen target mengalami amplifikasi non-spesifik

d)

Probe untuk GAPDH tidak kompatibel

53.

Dalam percobaan qPCR, mahasiswa menemukan bahwa kurva amplifikasi tidak membentuk kurva sigmoid meskipun ada sinyal fluoresensi lemah. Kontrol negatif menunjukkan tidak ada sinyal. Apa penyebab paling mungkin?

a)

Konsentrasi DNA terlalu tinggi sehingga sinyal teredam

b)

Tidak ada DNA target atau jumlahnya sangat rendah

c)

Terjadi dimer primer yang menutupi hasil amplifikasi

d)

Probe terlalu banyak menyebabkan quenching

54.

Sebuah laboratorium membandingkan dua metode deteksi DNA: PCR konvensional dan qPCR. Hasil menunjukkan bahwa qPCR dapat mendeteksi DNA pada konsentrasi 10² kopi, sedangkan PCR konvensional hanya mendeteksi pada 10⁴ kopi. Apa keunggulan qPCR dalam kasus ini?

a)

Lebih murah dan sederhana

b)

Memiliki sensitivitas lebih tinggi

c)

Tidak membutuhkan primer

d)

Tidak perlu kontrol positif

55.

Seorang analis menggunakan probe TaqMan dalam qPCR untuk mendeteksi gen virus. Hasil menunjukkan kurva amplifikasi yang normal tetapi sinyal fluoresensi rendah. Apa penyebab yang paling mungkin?

a)

Probe mengalami degradasi

b)

Primer tidak berikatan dengan template

c)

Terjadi kontaminasi silang

d)

Template terlalu pekat

56.

Dalam pengujian qPCR, sampel menunjukkan Ct 18, sedangkan kontrol menunjukkan Ct 32. Apa interpretasi terhadap jumlah target pada sampel dibandingkan kontrol?

a)

Sampel mengandung jumlah target lebih rendah

b)

Sampel mengandung jumlah target lebih tinggi

c)

Jumlah target sama

d)

Tidak dapat dibandingkan tanpa housekeeping gene

57.

Mahasiswa melakukan qPCR untuk menganalisis ekspresi gen setelah perlakuan obat. Nilai ΔΔCt dihitung sebagai -2. Apa interpretasi yang tepat dari hasil ini?

a)

Ekspresi gen menurun 4 kali lipat

b)

Ekspresi gen meningkat 4 kali lipat

c)

Ekspresi gen tetap

d)

Ekspresi gen menurun 2 kali lipat

58.

Sebuah laboratorium menggunakan kurva standar untuk kuantifikasi absolut. Hasil menunjukkan efisiensi PCR sebesar 50%. Apa dampaknya terhadap hasil kuantifikasi?

a)

Hasil akan lebih akurat

b)

Hasil akan underestimasi jumlah DNA

c)

Hasil akan overestimasi jumlah DNA

d)

Tidak berpengaruh terhadap hasil

59.

Dalam qPCR berbasis SYBR Green, muncul sinyal pada kontrol negatif setelah 38 siklus. Apa interpretasi yang tepat?

a)

Amplifikasi target sangat rendah

b)

Terjadi kontaminasi pada reaksi

c)

Probe terlalu sensitif

d)

Template terlalu tinggi

60.

Peneliti ingin mengetahui ekspresi relatif gen A terhadap gen B dalam jaringan tumor. Hasil qPCR menunjukkan Ct gen A = 24 dan Ct gen B = 28. Apa interpretasi awal dari data ini?

a)

Gen A diekspresikan lebih tinggi daripada gen B

b)

Gen A diekspresikan lebih rendah daripada gen B

c)

Ekspresi gen A dan B sama

d)

Gen B lebih stabil

61.

Seorang mahasiswa melakukan qPCR namun lupa menambahkan primer. Apa hasil yang paling mungkin terjadi?

a)

Tidak ada amplifikasi terdeteksi

b)

Ct muncul lebih awal

c)

Kurva sinyal tetap terbentuk

d)

Hasil menunjukkan dimer primer

62.

Dalam penelitian ekspresi gen, efisiensi qPCR dihitung sebesar 95%. Apa artinya dalam konteks reaksi PCR?

a)

Amplifikasi terjadi dua kali lipat setiap siklus

b)

Amplifikasi terjadi kurang dari dua kali lipat per siklus

c)

Tidak ada amplifikasi

d)

Amplifikasi tiga kali lipat per siklus

e)

Amplifikasi lebih cepat dari normal

63.

Seorang analis membandingkan dua primer dalam qPCR. Primer pertama menghasilkan Ct 20, sedangkan primer kedua menghasilkan Ct 30 pada sampel yang sama. Apa yang dapat disimpulkan?

a)

Primer pertama lebih efisien

b)

Primer kedua lebih efisien

c)

Kedua primer memiliki efisiensi sama

d)

Primer kedua lebih spesifik

e)

Primer pertama menyebabkan non-spesifisitas

64.

Dalam percobaan qPCR, kontrol tanpa template (NTC) menunjukkan sinyal setelah 25 siklus. Apa tindakan pertama yang sebaiknya dilakukan?

a)

Ulangi reaksi dengan template lebih pekat

b)

Periksa kemungkinan kontaminasi

c)

Kurangi jumlah siklus

d)

Ganti primer dengan yang lebih spesifik

e)

Tambahkan lebih banyak probe

65.

Hasil qPCR menunjukkan bahwa ΔCt antara sampel perlakuan dan kontrol adalah 0. Apa artinya?

a)

Tidak ada perbedaan ekspresi gen

b)

Gen target meningkat

c)

Gen target menurun

d)

Hasil tidak valid

e)

Probe rusak

66.

Dalam qPCR, penggunaan housekeeping gene diperlukan untuk apa?

a)

Meningkatkan efisiensi PCR

b)

Sebagai pembanding ekspresi relatif

c)

Mendeteksi kontaminasi

d)

Mengganti kurva standar

e)

Mempercepat amplifikasi

67.

Seorang mahasiswa menghitung fold change ekspresi gen dan memperoleh nilai 0,25. Apa interpretasi hasil tersebut?

a)

Ekspresi gen meningkat 4 kali

b)

Ekspresi gen menurun 4 kali

c)

Ekspresi gen tidak berubah

d)

Ekspresi gen meningkat 2 kali

e)

Ekspresi gen menurun 2 kali

68.

Dalam qPCR, apa yang akan terjadi jika konsentrasi MgCl₂ terlalu rendah?

a)

Reaksi akan sangat efisien

b)

Tidak terjadi amplifikasi atau amplifikasi rendah

c)

Probe menjadi tidak spesifik

d)

Terjadi kontaminasi silang

e)

Nilai Ct menjadi terlalu rendah

69.

Peneliti menggunakan qPCR untuk mendeteksi gen bakteri pada sampel air. Hasil menunjukkan Ct 16. Apa interpretasi yang paling tepat?

a)

Tidak ada bakteri

b)

Jumlah bakteri sangat tinggi

c)

Jumlah bakteri sangat rendah

d)

Hasil tidak valid

e)

Gen target tidak spesifik

70.

Dalam perbandingan ekspresi gen, kontrol menunjukkan fold change = 1. Apa arti nilai ini?

a)

Ekspresi gen meningkat

b)

Ekspresi gen menurun

c)

Ekspresi gen tidak berubah

d)

Ekspresi gen tidak terdeteksi

e)

Ekspresi gen terlalu tinggi

71.

Dalam qPCR, mengapa penting melakukan replikasi teknis minimal tiga kali?

a)

Untuk menghemat waktu

b)

Untuk mengurangi biaya

c)

Untuk memastikan hasil yang konsisten dan dapat diandalkan

d)

Untuk mempercepat amplifikasi

e)

Untuk meningkatkan efisiensi PCR

72.

Jelaskan alasan strategis mengapa memastikan keandalan dan konsistensi data sangat penting dalam suatu proses penelitian ilmiah, dan bandingkan dengan tujuan-tujuan lain seperti mempercepat proses atau menghindari kontaminasi.

a)

Untuk mempercepat proses

b)

Untuk meningkatkan sensitivitas alat

c)

Untuk memastikan keandalan dan konsistensi data

d)

Untuk menurunkan nilai Ct