Font size
WorksheetsUH-Teks Anekdot (X)
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Berikut ini merupakan kalimat pernyataan yang benar mengenai teks anekdot adalah ...
Teks ini biasanya digunakan untuk mencairkan suasana di saat situasi bosan
Teks anekdot dikemas dalam bentuk lelucon tanpa ada pesan tertentu
Teks ini bercerita tentang fenomena alam seperti erupsi gunung agar kita tetap waspada
Teks ini berfungsi untuk menghibur para penikmatnya agar tidak stress
Teks anekdot berisi sindiran yang disampaikan secara lucu
Berikut merupakan perbedaan antara teks anekdot dengan humor adalah ...
Teks anekdot memiliki tujuan untuk menyindir, begitu juga dengan humor
Teks anekdot memiliki tujuan untuk menyindir, sedangkan humor hanya sebatas lelucon
Teks anekdot hanya sebatas lelucon, sedangkan humor memiliki tujuan untuk menyindir
Teks anekdot hanya sebatas lelucon, sedangkan humor bertujuan untuk mengkritik
Teks anekdot dan humor sama-sama hanya sebatas lelucon belaka
Unsur kebahasaan pada teks anekdot di antaranya adalah menggunakan kalimat retoris yang dimaksud dengan kalimat retoris adalah ...
Kalimat yang mengandung pesan moral
Kalimat kata kerja aksi/ material
Kalimat yang penuh dengan kelucuan
Kalimat yang di dalamnya terdapat dialog
Kalimat yang tidak memerlukan jawaban
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Albert Einstein: Mengapa bebek-bebek suka sekali menyeberangi jalan raya?
Newton: Bebek-bebek yang suka berdiam diri cenderung akan berdiam terus, sedangkan bebek- bebek yang senang bergerak ya akan begitu terus, termasuk mereka yang selalu senang menyeberangi jalan raya itu.
Albert Einstein: Saya kira tidak begitu. Apakah bebek-bebek yang menyeberangi jalan raya atau jalan raya yang menyeberangi bebek-bebek? Saya kira hal itu bergantung pada cara kita memandangnya alias sesuai dengan hukum relativitas.
Tokoh yang melatarbelakangi teks tersebut adalah ...
Agamawan
Ilmuwan
Negarawan
Politikus
Sejarawan
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Budi: Siapa yang kalau jalan memiliki kaki dua dan kalau berhenti memiliki kaki empat?
Dodi: Ehm…siapa, ya?
Budi: Nyerah? Orang jual es dawet pakai pikulan. Kalau dia sedang jalan, kakinya hanya dua, tapi kalau dia berhenti kakinya empat.
Kalimat pernyataan yang benar mengenai teks tersebut adalah ...
Teks tersebut termasuk anekdot karena memiliki dialog
Teks tersebut termasuk anekdot dengan alasan adanya penggunaan kalimat retoris
Teks tersebut tidak termasuk anekdot karena tidak mengandung unsur kritikan
Teks tersebut tidak termasuk anekdot karena tidak disertai judul cerita
Teks tersebut tidak termasuk anekdot karena percakapannya terlalu singkat
Satu diantara gaya bahasa yang berhubungan dengan teks anekdot adalah majas ironi. Majas ini berisi sindiran. Berikut contoh kalimat yang menggunakan majas ironi adalah ...
Jaka merupakan juara kelas. Ia aktif belajar di sekolah dan aktif pula di tempat bimbel.
Satu diantara teman kalian yang rajin bekerja adalah Ruslan. Dia kerap kali datang ketika kalian sudah mandi keringat seperti ini.
Darius tertawa mendengar temannya menjadi pemenang dalam lomba membaca puisi saat kegiatan classmeet.
Saat Wulan masih mengerjakan tugasnya, Selin sudah mengumpulkan bukunya di kantor guru.
“Tidak ada yang sempurna. Maka bersyukurlah dengan yang ada.” tutur Nurma.
Cermati kalimat-kalimat berikut!
(1) Bu guru pun tersenyum.
(2) Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
(3) Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek.
(4) Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang.
(5) Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
(6) Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
Kalimat-kalimat tersebut akan menjadi teks anekdot yang tepat jika diurutkan dengan urutan ...
(1) – (2) – (3) – (4) – (5) – (6)
(1) – (2) – (4) – (5) – (3) – (6)
(2) – (4) – (5) – (3) – (6) – (1)
(2) – (4) – (5) – (6) – (3) – (1)
(3) – (2) – (1) – (4) – (5) – (6)
Bacalah dengan cermat kalimat-kalimat berikut!
(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang
(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya: “Atur saja pemberian tan bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.”
(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silahkan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.”
(4) Julius, seorang editor media massa di kota metropolitan. Ia menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya.
Susunan kalimat yang tepat untuk menjadikan teks anekdot yang runtut adalah ...
(4) – (2) – (3) – (1)
(4) – (2) – (1) – (3)
(4) – (3) – (2) – (1)
(4) – (3) – (1) – (2)
(4) – (1) – (2) – (3)
Bacalah teks anekdot berikut dengan!
Seorang buta berjalan membawa gentong di atas pundaknya sambil menenteng lampu. Berjalan menuju sungai untuk mengisi gentong itu. Seseorang yang melihatnya berkata “Wahai orang buta malam hari dan siang hari sama saja bagimu. Lalu apa manfaat lampu itu? “. Sambil tersenyum orang buta itu menjawab, “Hai orang yang suka mencampuri urusan orang lain. Lampu ini kuperuntukkan kepada orang yang buta hati, agar ia tidak terpeleset atau menabrakku”.
Pesan atau amanat dari teks anekdot tersebut adalah ...
Harus perhatian dengan orang-orang di sekitar kita agar kita dinilai baik
Membantu orang agar tidak terpeleset atau menabrak dapat dilakukan dengan cara membawa lampu
Sindiran kepada orang yang suka mencampuri urusan orang lain tanpa tahu latar belakang masalahnya terlebih dahulu
Orang yang tidak sombong harus siap membantu orang lain, termasuk orang yang buta
Kritik bagi orang buta yang tidak mau dibantu meskipun sudah ditawarkan bantuan oleh orang lain.
Bacalah dengan cermat teks berikut!
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Kelucuan pada teks anekdot tersebut terdapat pada bagian …
Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.
Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.
Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.
Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.
Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.
Bacalah teks berikut dengan cermat!
Teks 1
Seekor kutu tinggal pada tanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah.
"Aku tak tahu kapan kau datang", jawab si banteng. "Kurasa aku pun tak perlu memberi informasi kapan aku akan pergi".
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari, aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan tentang bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. "Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia", katanya.
Teks yang dapat dijadikan ide untuk dibentuk menjadi teks anekdot adalah …
Teks 1
Teks 2
Keduanya
Tidak keduanya
Sebagian dari teks
Sebagai satu diantara pilihan teks bacaan untuk pembaca, teks anekdot memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis teks lainnya. Berikut merupakan ciri-ciri dari teks anekdot, kecuali ...
Bersifat menghibur dan Memiliki maksud/ tujuan tertentu
Bersifat menyindir/ kritik dan Terinspirasi dari peristiwa nyata
Terinspirasi dari peristiwa nyata dan Bersifat menghibur
Memiliki maksud/ tujuan tertentu dan Bersifat menyindir/ kritik
Menjadi inspirasi untuk pembaca dan Bersifat menghibur
Berikut merupakan pernyataan yang benar mengenai struktur teks anekdot adalah ...
Orientasi merupakan bagian akhir dari teks anekdot yang berisikan simpulan cerita.
Struktur yang berisi tanggapan atau respon terhadap suatu masalah (krisis) disebut reaksi.
Abstrak dalam teks anekdot berfungsi sebagai bagian puncak dari masalah yang dibahas.
Struktur koda merupakan tahapan awal yang menjelaskan permasalah yang dibahas.
Tidak ada struktur yang jelas dalam teks anekdot sehingga dapat disusun sesuai selera.
Bacalah dengan cermat teks berikut!
Amar: “Mir, ternyata banyak politisi di negeri kita yang sudah kaya raya!”
Amir: “Kalau masalah itu aku juga sudah tau, Mar!”
Amar: “Saking kayanya mereka, sampai mampu memiliki baju termahal di Indonesia.”
Amir: “Hah, baju termahal di Indonesia? Baju apa itu?”
Amar: “Yah, apalagi kalau bukan baju tahanan KPK.”
Amir: “Kok malah baju tahanan KPK?” (Bingung)
Amar: “Iyalah, coba saja kamu pikir, seorang politisi minimal harus mencuri uang negara 1 milyar terlebih dahulu, setelah itu barulah bisa memakai baju tersebut.”
Amir: “Ooohh, maksud kamu gitu toh, baru ngerti aku.”
Penggunaan konjungsi temporal dalam teks tersebut terdapat pada kalimat ...
Dialog ke-2 Amir
Dialog ke-2 Amar
Dialog ke-3 Amir
Dialog ke-4 Amar
Dialog ke-4 Amir
Soal pilihan ganda kompleks.
Secara umum, sebuah teks anekdot memiliki tujuan yaitu untuk ...
Untuk menyampaikan opini yang disertai gambar
Untuk membangkitkan tawa pembaca
Untuk menyampaikan kritik dan saran
Untuk menyampaikan fakta dan opini
Untuk menyampaikan candaan berisi kritik
Soal pilihan ganda kompleks.
Bacalah dengan cermat teks berikut!
Hani : “Ras, kayaknya aku benar-benar harus mulai mengontrol pengeluaran, deh. Uang bulananku selalu habis sebelum akhir bulan.”
Laras : “Bagaimana cara kamu bisa mengontrolnya?”
Hani : “Aku berpikir untuk membuat anggaran bulanan yang ketat. Tapi, ada temanku yang memberi saran untuk berhenti membeli barang-barang yang tidak perlu.”
Laras : “Kalau menurutku sih, itu saran yang baik, mengurangi pengeluaran tidak perlu bisa sangat membantu kita agar tidak terlalu boros.”
Hani : “Iya sih, tapi dia memberi saran itu sambil memamerkan tas baru yang dia beli, tas mewah seharga puluhan juta!”
Laras : “Oh, jadi dia memberi saran itu sambil membawa tas mahal?”
Hani : “Iya, Ras! Aku pikir dia memahami ‘pengurangan pengeluaran’ dengan cara yang berbeda.”
Laras : “Hmm, aku rasa dia lupa bahwa kata-kata bijak sering kali lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.”
Pesan apa sajakah yang ingin disampaikan dari teks tersebut adalah ...
Mengatur keuangan orang lain semudah mengatur keuangan sendiri dikarenakan disiplin mengatur keuangan.
Membeli tas mewah merupakan hal penting untuk memuaskan keinginan dan membahagiakan diri.
Menggambarkan suatu yang ironi karena seringkali nasihat tidak dilakukan oleh orang yang mengatakannya sendiri.
Menunjukkan bahwa memberikan nasihat lebih mudah daripada benar-benar melakukannya.
Nasihat kepada diri sendiri baiknya tidak perlu disampaikan kepada orang lain agar tidak terkesan sombong.
Soal memasangkan data!
Pasangkanlah kalimat pernyataan berikut dengan kolom pilihan jawaban yang tersedia.
Memiliki makna dan pesan tersirat yang disampaikan
Ciri-ciri Anekdot
Merupakan karya imajinasi atau rekaan dari pembuatnya
Ciri-ciri Humor
Memiliki struktur yang sistematis namun bersifat fleksibel
Jawaban pengecoh
Soal memasangkan data!
Bacalah dengan cermat teks berikut!
Kerajaan dan Seteguk Air
Suatu hari, Raja Harun Al Rasyid mencari sahabatnya yang bernama Bahlul. la ingin meminta nasihat kepada Bahlul hal yang sangat penting bagi dirinya sebagai seorang raja. Setelah bertemu dengan Bahlul, katanya, “Hai Bahlul, berilah aku sebuah nasihat yang sangat penting bagiku sebagai seorang raja!”
Bahlul berkata, “Katakan padaku, wahai Raja, kalau Tuan Raja kebetulan berada di padang pasir dan hampir mati karena kehausan, tuan akan membayar berapa untuk seteguk air?”
“Nyawa Tuan Raja tentu penting, bukan? Kalau orang yang punya air itu tidak mau uang, maukah Tuan Raja menyerahkan setengah dari kerajaan Tuan itu kepadanya?” tanya Bahlul lagi.
“Tentu,” jawab sang Raja.
“Jika setelah minum air itu, ternyata Tuan terkena penyakit yang mengancam jiwa Tuan Raja, Tuan mau memberikan apa untuk memulihkan kesehatan Tuan?” tanya Bahlul melanjutkan.
“Ya, setengahnya lagi,” jawab sang Raja.
“Oh, kalau begitu, Tuan Raja jangan terlalu sombong dengan kerajaan Tuan. Sebab, harga kerajaan Tuan itu sama dengan seteguk air.
Mendengar ucapan Bahlul tersebut, Sang Raja pun terdiam.
Pasangkan data berikut berdasarkan teks tersebut!
Setelah bertemu dengan Bahlul, katanya, “Hai Bahlul, berilah aku sebuah nasihat yang sangat penting bagiku sebagai seorang raja!”
Kalimat yang merupakan kalimat imperatif
“Nyawa Tuan Raja tentu penting, bukan? Kalau orang yang punya air itu tidak mau uang, maukah Tuan Raja menyerahkan setengah dari kerajaan Tuan itu kepadanya?” tanya Bahlul lagi.
Kalimat yang menggunakan kalimat retoris
Suatu hari, Raja Harun Al Rasyid mencari sahabatnya yang bernama Bahlul. la ingin meminta nasihat kepada Bahlul hal yang sangat penting bagi dirinya sebagai seorang raja.
Jawaban pengecoh
Soal Benar Salah.
Bacalah dengan cermat teks berikut!
Suatu malam, Angga sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dengan memacu sebuah mobil. Malam itu hujan lebat. Sungguh sial baginya lampu bagian depan mobilnya mati. Akhirnya Angga punya ide untuk mengikuti saja mobil di depannya. Hal mengejutkan terjadi. Mobil di depan Angga mendadak berhenti dan membuat mobilnya menabrak mobil tersebut.
Angga: “Ini salah kamu, kamu berhenti mendadak di depan saya!”
Sopir mobil depan: “Sudah jelas, salahmu!”
Angga: “Kamu yang berhenti mendadak!”
Sopir mobil depan: “Lo pikir ini di mana, Ini garasi rumah gue!”
Angga: “A..apppaaa...?” (sambil terbata-bata)
Teks anekdot tersebut tidak memiliki struktur orientasi dalam penyusunannya.Type question here including an (a)
Soal Benar Salah.
Bacalah dengan cermat teks berikut!
Amar: “Mir, ternyata banyak politisi di negeri kita yang sudah kaya raya!”
Amir: “Kalau masalah itu aku juga sudah tau, Mar!”
Amar: “Saking kayanya mereka, sampai mampu memiliki baju termahal di Indonesia.”
Amir: “Hah, baju termahal di Indonesia? Baju apa itu?”
Amar: “Yah, apalagi kalau bukan baju tahanan KPK.”
Amir: “Kok malah baju tahanan KPK?” (Bingung)
Amar: “Iyalah, coba saja kamu pikir, seorang politisi minimal harus mencuri uang negara 1 milyar terlebih dahulu, setelah itu barulah bisa memakai baju tersebut.”
Amir: “Ooohh, maksud kamu gitu toh, baru ngerti aku.”
Teks anekdot tersebut tidak menggunakan kalimat langsung karena teksnya berupa dialog antar tokoh. (a)
