wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Kardiovaskular dan Hipertensi

Total questions: 77

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Laki laki 35 tahun, datang ke klinik untuk general checkup. Hasil pemeriksaan anamnesis, fisis dalam batas normal. Foto thorax dan EKG normal. Hasil pemeriksaan darah: GDP 90 mg/dl, LDL-Cholesterol 168 mg/dl, HDL 66 mg/dl, Triglyceride 121 mg/dl, asam urat 5,1 mg%. Factor risiko koroner yang ditemukan pada pasien ini adalah:

a)

LDL yang tinggi

b)

HDL yang rendah

c)

Hipoglikemia

d)

Hiperurisemia

e)

Hipetriglisieridemia

2.

Late systolic murmur dengan ejection click khas pada penyakit

a)

Aorta stenosis

b)

Prolaps katup mitral

c)

Mitral regurgitasi

d)

Aorta regurgitasi

e)

Mitral stenosis

3.

Target LDL pada pasien yang memiliki riwayat hipertensi, DM dan penyakit jantung koroner?

a)

<120mg/dL

b)

<55mg/dL

c)

<70mg/dL

d)

<100mg/dL

e)

<150mg/dL

4.

Apakah pilihan awal pemeriksaan untuk Target Organ damage dengan resiko kardiovaskular pada pasien Hipertensi dengan Penyakit ginjal kronik?

a)

USG Karotis

b)

Echocardiography

c)

Albumin Creatinin ratio

d)

EKG 12 lead

e)

USG Abdomen

5.

Laki2 45 thn datang ke IGD rs dgn keluhan berdebar dan lemas. Pemeriksaan TD 110/80, nadi 61x/menit irregular, nafas 24x/menit. Dengan gambaran ekg sebagai berikut. Kelainan apakah yang tampak pada EKG?

a)

Total AV blok

b)

AV blok derajat 2 tipe 1

c)

High degree AV blok

d)

AV blok derajat 2 tipe 2

e)

AV blok derajat 1

6.

Seorang anak laki – laki usia 10 tahun datang diantar ibunya ke RS dengan Seorang anak usia 14 tahun datang dengan keluhan lemas dan sianosis pada bibir. Pasien lahir normal dan langsung menangis. Dari pemeriksaan fisik ditemukan pasien takikardi, takipnea, compos mentis. Murmur holosistolik parasternal line sinistra grade 3/6. Pada EKG didapatkan RAD. Apakah penyebab sianosis pada pasien?

a)

Shunt kiri ke kanan

b)

Obstruksi outflow ventrikel kanan

c)

Overriding aorta

d)

Atresia pulmonum

e)

Shunt kanan ke kiri

7.

Seorang pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan abses kulit yang membesar dan nyeri. Dokter mencurigai adanya infeksi bakteri Staphylococcus. Untuk mengidentifikasi bakteri penyebab infeksi, laboratorium menggunakan medium yang selektif untuk pertumbuhan Staphylococcus spp. Apa alasan penggunaan medium selektif ini dalam kasus ini?

a)

Karena medium ini memperlambat pertumbuhan bakteri gram positif lainnya

b)

Karena medium ini hanya mendukung pertumbuhan Staphylococcus spp

c)

Karena medium ini hanya mendukung pertumbuhan bakteri anaerob

d)

Karena medium ini menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif

e)

Karena medium ini mempercepat pertumbuhan Streptococcus spp

8.

Seorang bayi lahir, namun beberapa saat kemudian didapatkan kulit bayi tersebut membiru. Setelah dilakukan pemeriksaan penunjang yakni X-Ray dokter mendiagnosis adanya penyakit transposition of the great artery

a)

Box shaped

b)

egg on a string

c)

watermelon shape

d)

prominent hump sign

e)

Bout shaped

9.

Seorang laki-laki berusia 16 tahun datang untuk pemeriksaan kesehatan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan bising continuous dengan punctum maksimum grade 5/6 yang terdengar pada linea parasternalis sinistra setinggi ICS 2 yang menjalar ke infra clavicula. Apakah nama struktur yang mengalami kelainan pada kasus ketika masa embryologi?

a)

Arteri umbilicalis

b)

Ductus venosus

c)

Foramen ovale

d)

Vena umbilicalis

e)

Ductus arteriosus

10.

Seorang perempuan, 21 tahun, datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan kaki kanan membesar disertai nyeri sejak 1 minggu yang lalu. Pasien tersebut sedang melakukan kegiatan bakti sosial pada daerah yang endemik suatu penyakit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya pembengkakan dan penebalan kulit pada kedua kakinya. Pemeriksaan penunjang apakah yang tepat dilakukan sebagai penegak diagnosis?

a)

CT scan cruris

b)

USG vascular

c)

Venografi

d)

Foto x ray cruris

e)

Limphoscintigraphy

11.

Seorang perempuan 59 tahun, masuk ke UGD karena keluhan sesak napas disertai keringat dingin yang dialami 6 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien juga mengeluh nyeri dada hebat 12 jam sebelum keluhan sesak muncul. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 70/40 mmHg, N: 130 kali/menit, RR: 38 kali/menit, ronchi terdengar pada 2/3 kedua lapangan paru, arial dingin. Pada EKG didapatkan gambaran ST-elevasi VI-V6. Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien tersebut di atas?

a)

Syok kardiogenik + STEMI anterior luas

b)

Syok hipovolemik + STEMI anterior

c)

Syok kardiogenik + STEMI anterior

d)

Syok hipovolemik + STEMI anterior luas

e)

Syok kardiogenik + STEMI inferior

12.

Seorang pasien datang ke poliklinik dengan keluhan demam dan menggigil, sejak 2 hari lalu. Dokter memeriksa dan mendapat adanya pembengkakan kelenjar di lipatan paha. Pasien riwayat tertusuk paku seminggu lalu. Pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk membantu diagnose adalah:

a)

Doppler vascular

b)

Kultur darah

c)

Ankle Brankial Indeks

d)

Lymphoscintigraphy

e)

CT Scan

13.

Seorang laki-laki berusia 70 tahun dirujuk ke unit gawat darurat rumah sakit dengan diagnosis dengan STEMI inferior. Tiba-tiba pasien mengeluh pusing dan penglihatan berkurang-kunang. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/40 mmHg dan denyut nadi 38 kali/menit. Apakah dasar patofisiologi yang mendasari gangguan hemodinamik pasien ini?

a)

Penurunan afterload dan peningkatan denyut jantung

b)

Penurunan denyut jantung dan peningkatan kontraktilitas

c)

Penurunan afterload dan peningkatan preload

d)

Penurunan preload dan peningkatan afterload

e)

Penurunan kontraktilitas dan penurunan denyut jantung

14.

Seorang laki-laki 62 tahun datang ke unit gawat darurat Puskesmas dengan keluhan nyeri dada kiri disertai keringat dingin sejak 3 jam yang lalu. Pasien juga mengeluhkan pusing dan rasa mau pingsan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 150/50 mmHg, denyut nadi 38 kali/menit, frekuensi napas 22 kali/menit, saturasi oksigen. Pemeriksaan EKG dilakukan dengan hasil sebagai berikut.

a)

Left Anterior Descending (LAD)

b)

Left Circumflex (LCx)

c)

Left septal branch

d)

Left Main Coronary Artery (LMCA)

e)

Right Coronary Artery (RCA)

15.

Penyebab yang paling banyak menyebabkan terjadinya Mitral Stenosis adalah...

a)

Congenital

b)

Degeneratif

c)

Rheumatic Heart Disease

d)

ischemic Heart Disease

e)

Hipertensi heard disease

16.

Murmur yang khas dapat didengarkan pada penyakit aortic regurgitation adalah...

a)

Graham Steell murmur

b)

Systolic ejection murmur

c)

Holosystolic murmur

d)

Crescendo-decrescendo murmur

e)

Austin Flint murmur

17.

Tn. Roxi, usia 39 tahun datang dengan nyeri tungkai kanan sejak 2 hari yang lalu. Awalnya telapak kaki pasien terluka akibat menginjak kerikil namun tidak diobati. Pasien memiliki riwayat DM. Pada tungkai kanan didapatkan krusta pada plantar pedis dan macula eritema linier membentuk alu hingga dorsum pedis dextra. Diagnosis pasien adalah...

a)

Limfadenopati

b)

Limfedema

c)

Limfadenitis

d)

Limfoma

e)

Limfangitis

18.

Wanita 60 thn datang dengan keluhan kaki kiri bengkak sejak 1 minggu. Pada pemeriksaan fisis didapat daerah betis warna kemerahan, teraba hangat. Apakah pemeriksaan selanjutnya sebaiknya dilakukan untuk membantu mengarah diagnosis?

a)

Kekuatan otot kaki

b)

Kadar D Dimer

c)

Klasifikasi Stanford

d)

Klasifikasi Fontaine

e)

Well's Score

19.

Jika pasien tersebut diatas masih bisa berjalan dan dokter akan melihat beratnya penyakit pasien tersebut, maka dokter akan melakukan pemeriksaan untuk melihat kapasitas fungsional dan exercise pasien yang didiagnosis hipertensi pulmonal, yaitu dengan melakukan pemeriksaan:

a)

Treadmill stress test

b)

Rock-port walking test

c)

External encounter pulsation

d)

Six-minutes walking test

e)

Ergocycle stress test

20.

Seorang perempuan berusia 35 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan sesak napas disertai rasa berdebar sejak 2 hari sebelumnya. Pasien juga mengeluh agak sulit berjalan karena kedua tungkai bawah sedikit membengkak. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 90/70; denyut nadi 108 x/menit, ireguler; frekuensi napas 24 x/menit. Pemeriksaan fisik paru didapatkan ronki basah di basal paru. Pada pemeriksaan fisik jantung didapatkan bunyi jantung S1 dan S2 bervariasi dan terdengar opening snap dan murmur mid diastolic rumble. Apakah diagnosis yang paling tepat pada pasien ini?

a)

Mitral valve prolapse

b)

Mitral regurgitasi

c)

Mitral stenosis

d)

Aortic stenosis

e)

Aortic regurgitasi

21.

Kombinasi obat antihipertensi yang kurang efektif

a)

Blocker + diuretic

b)

Arb + ccb

c)

Acei + diuretic

d)

Acei + blocker

e)

Acei + ccb

22.

Pada penyakit jantung bawaan, gambaran foto thorax "boot shaped appearence" adalah...

a)

PDA

b)

VSD

c)

TGA

d)

TOF

e)

ASD

23.

Laki-laki 60 thn datang dengan keluhan nyeri dada seperti dirobek dan sering keringat dingin sejak 2 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapat perbedaan tekanan darah tangan kanan dan kiri. Tentukan grading dari kasus tersebut sesuai gambar CT Scan...

a)

De Bakey I

b)

De Bakey IIIB

c)

De Bakey IIIa

d)

De Bakey II

e)

Stanford B

24.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan demam serta nyeri pada sendi dan bengkak siku kanan kiri, lutut sejak 2 minggu terakhir riwayat nyeri tenggorokan sekitar 3 minggu yang lalu disertai demam, pasien mengkonsumsi antibiotik yang dibeli sendiri di took obat. WBC = 16.000uL, RBC = 3.700.000uL, Hgb = 10,5 g/dl, LED I=50 mm, LED II = 70 mm. Kriteria apa yang digunakan untuk mendiagnosis pasien dalam skenario ini?

a)

Kriteria WHO

b)

Kriteria jones

c)

kriteria Framingham

d)

Kriteria Canadan Cardiovaskular Society (CCS)

e)

Klasifikasi NYHA (New York Heart Association)

25.

Pada acara fun bike dilakukan pemeriksaan tekanan darah gratis, level pencegahannya..

a)

Early prevent

b)

Tertiary prevention

c)

Secondary prevention

d)

Primary prevention

e)

Primordial prevention

26.

Yang menyebabkan gambaran foto toraks vascularisasi meningkat pada kelainan PJB

a)

Adanya bidirectional shunt

b)

Adanya Aorta stenosis

c)

Adanya L to R shunt

d)

Adanya Pulmonal stenosis

e)

Adanya R to L shunt

27.

Seorang pasien datang dengan keluhan sakit kaki tiba-tiba. Saat diperiksa tampak telapak kaki kanan pallor dan palpasi kesan parasthesia. Pasien mempunyai riwayat merokok lebih 20 tahun. Dokter menduga patomekanisme yang terjadi pada pasien adalah:

a)

Inflamasi arteri

b)

Thrombosis vena profunda

c)

Thrombosis in situ

d)

Vasospasme

e)

Diseksi arteri

28.

Seorang perempuan berusia 60 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan sesak dan kedua kaki bengkak. Riwayat diabetes mellitus dan hipertensi, berobat tidak teratur. Pasien sudah berulang kali masuk UGD dengan keluhan yang sama. Pemeriksaan fisik ditemukan JVP meningkat, tekanan darah 100/60 mmhg, nadi 96 kali/menit, laju napas 28 kali/menit. Batas jantung melebar, terdengar bising sistolik 4/6 di apeks. Pada paru terdapat ronki basah bilateral. Terdapat hepatomegali, asites minimal, dan edema pretibial. Pemeriksaan laboratorium HbA1c 11 %, GDP 209 mg/dl, NTproBNP 2540 pg/dl. CXR: kardiomegali dan kongestif pulmonum. Apakah patofisiologi yang paling tepat yang mendasari keluhan utama penderita?

a)

Penurunan kontraktilitas, peningkatan LVEDP, peningkatan tekanan kapiler paru

b)

Peningkatan kontraktilitas, penurunan tekanan kapiler paru, peningkatan stroke volume

c)

Peningkatan LVEDP, penurunan stroke volume, penurunan tekanan kapiler paru

d)

Peningkatan tekanan kapiler paru, penurunan stroke volume, peningkatan kontraktilitas

e)

Penurunan LVEDP, peningkatan tekanan kapiler paru, peningkatan stroke volume

29.

Seorang perempuan 57 tahun dibawa ke IGD suatu rumah sakit dengan nyeri dada hebat yang menjalar ke lengan kiri. Riwayat hipertensi (+), diabetes (+). Pada pasien, dilakukan pemeriksaan EKG (Elektrokardiografi), CK-MB dan troponin (cTnI). Mengapa diperlukan pemeriksaan troponin pada pasien tersebut?

a)

Troponin menunjukkan kerusakan pembuluh darah jantung

b)

Troponin pemeriksaan yang terbaru

c)

Troponin dilepaskan oleh kerusakan pada serabut otot jantung

d)

Troponin dalam darah kadanya meningkat cepat dan menurun cepat

e)

Troponin lebih sensitif menunjukkan kerusakan jantung

30.

Seorang laki-laki 30 tahun datang di unit gawat darurat dengan keluhan demam, rasa menggigil selama 2 minggu. Riwayat menggunakan obat narkotika suntik dan pasien menjilat ujung jarum sebelum menyuntik pada tangannya. Pemeriksaan kultur darah diketahui adanya polimikroba: Actinomyces odontolytica, Veillonella sp dan Prevotella melaninogenica. Gambaran echocardiography menunjukkan adanya vegetasi pada katup tricuspid. Apakah pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan pathogenesis terbentuknya vegetasi pada kasus di atas?

a)

Prevotella merupakan bakteri Gram negatif.

b)

Pasien demam selama 2 minggu.

c)

Riwayat pasien menggunakan obat narkotika suntik.

d)

Actinomyces odontolytica adalah flora normal mulut

e)

Polimikroba mempercepat proses pembentukan vegetasi

31.

Wanita usia 55 tahun datang dengan keluhan sesak nafas diantar oleh anaknya. Riwayat hipertensi sejak 15 tahun lalu. Riwayat kaki bengkak sejak 3 bulan lalu (+). Saat ini sesak tidak mereda dengan istirahat. Tekanan darah 200/100 mmHg, nadi 120 x/m irreguler, didapatkan ronki pada seluruh lapangan paru. Terapi pertama yang dapat diberikan adalah...

a)

Furosemide

b)

Bisoprolol

c)

Valsartan

d)

Spironolactone

e)

Captopril

32.

Ny. Daiki, usia 64 tahun tiba-tiba tidak sadarkan diri sejak 15 menit lalu. Pasien memiliki riwayat pasang ring 3 tahun lalu dan rutin mengonsumsi pengencer darah. Pada pemeriksaan tidak ada respon, tidak bernapas, dan tidak teraba nadi karotis. Sembari melakukan RJP, paramedis memasang monitor EKG dan didapatkan gambaran berikut. Tindakan selanjutnya adalah...

a)

Injeksi Epinefrin segera

b)

Pemasangan intubasi

c)

Kardioversi 120 Joule

d)

Defibrilasi 200 Joule

e)

RJP 5 siklus

33.

Terapi konservatif/non operatif pada pasien Buerger Disease, KECUALI:

a)

Keep walking

b)

Exercise

c)

Keep foot in cold condition

d)

Reduce weight (obese individuals)

e)

Stop smoking

34.

Penyebab yang paling banyak menyebabkan terjadinya Mitral stenosis adalah

a)

Rheumatic heart disease

b)

Congenital

c)

Fusion & scar

d)

Hipertensi heart disease

e)

Ischemic heart disease

35.

Seorang bayi perempuan berusia 3 bulan dibawa oleh ibunya ke Puskesmas dengan keluhan berat badan bayi sulit naik. Dari pemeriksaan fisik didapatkan bising pansistolik II/VI di ICS IV linea parasternal sinistra. Dari pemeriksaan EKG didapatkan kesan pembesaran ventrikel kiri. Apakah diagnosis yang tepat?

a)

PDA

b)

TOF

c)

VSD

d)

ASD

e)

Patent ductus venosum

36.

An. Kalita, perempuan usia 4 tahun dibawa ibunya berobat karena mengalami kemerahan pada tubuh, telapak tangan dan kaki, serta kedua mata sejak pagi ini. Sebelumnya anak sempat demam tinggi. Pada pemeriksaan didapatkan HR 120 kali/menit, RR 24 kali/menit, suhu 38,8°C. Pada PF teraba pembesaran KGB leher kiri disertai adanya strawberry tongue. Tata laksana utama pada kasus ini adalah…

a)

Antipiretik

b)

Imunoglobulin intravena

c)

Kortikosteroid

d)

Antitrombotik

e)

Bedah endovaskular

37.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun menderita hipertensi kronik dengan tekanan darah yang berada di kisaran 150/90 mmHg. Pasien rutin konsumsi Candesartan 16 mg sekali sehari. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil normal. Mekanisme proteksi ginjal yang diperankan obat tersebut adalah melalui:

a)

Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan dilatasi aa.afferent dan vasokonstriksi aa. Efferent

b)

Menurunkan perfusi intraglomerulus dengan vasokonstriksi aa.afferent dan aa. Efferent

c)

Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan vasokonstriksi aa.afferent dan terutama aa. Efferent

d)

Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan vasokonstriksi aa.afferent dan dilatasi aa. efferent

e)

Menurunkan tekanan intraglomerulus dengan dilatasi aa.afferent dan terutama aa. Efferent

38.

Tn. Glance, usia 30 tahun dibawa ke RS pasca kecelakaan lalu lintas. Pasien merupakan pejalan kaki dan tertabrak motor pada area dada dan perut. Pada pemeriksaan kesadaran pasien somnolen, TD 80/palpasi, HR 120 kali/menit, RR 30 kali/menit. Pada PF terdapat jejas pada dada kiri, peningkatan JVP, suara jantung terdengar menjauh, dan akral dingin. Apa nama trias untuk kasus diatas?

a)

Trias Charcot

b)

Trias Virchow

c)

Trias Dieulafoy

d)

Trias Cushing

e)

Trias Beck

39.

Seorang pasien wanita 23 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan jari-jari kaki rasa terbakar terutama bila terpapar cuaca dingin. Dokter menganjurkan menghindari dari dingin dan memberikan calcium channel blocker. Tujuan obat tersebut adalah:

a)

Menyebabkan vasodilatasi

b)

Menghancurkan thrombus

c)

Mencegah thrombosis

d)

Mengurangi inflamasi

e)

Mengurangi aterosklerosis

40.

Seorang pria berusia 45 tahun datang ke klinik dan tekanan darahnya terukur 150/70 mmHg. Pasien tidak memiliki riwayat penyakit hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung. Dokter memberikan edukasi terkait gaya hidup sehat dan menganjurkan terapi non-farmakologis. Apa yang sebaiknya disarankan dokter kepada pasien tersebut?

a)

Anjurkan untuk melakukan diet tinggi garam dan menghindari olahraga berat

b)

Anjurkan untuk melakukan kontrol tekanan darah sebulan sekali tanpa perlu perubahan gaya hidup

c)

Anjurkan untuk memulai terapi obat antihipertensi segera

d)

Anjurkan untuk mengurangi konsumsi garam, berolahraga secara teratur, dan menurunkan berat badan

e)

Anjurkan untuk melakukan diet tinggi kalium dan menghindari konsumsi alkohol

41.

Seorang laki-laki 47 tahun datang dengan hipertensi esensial. Tidak ada complain lain dan diberikan terapi farmakologis. Tujuan pemberian terapi sesuai JNC VIII adalah ...

a)

120/80 mmHg

b)

140/90 mmHg

c)

150/80 mmHg

d)

130/90 mmHg

e)

150/90 mmHg

42.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kiri berkurang dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner. Pasien dengan TB 165 cm, BB 60 kg, merokok 2 bungkus/hari. Pemeriksaan fisik tekanan darah 149/90 mmHg, denyut nadi 80 kali/menit. Foto toraks tidak tampak kelainan. Apakah upaya pencegahan penyakit paling tepat pada kasus di atas?

a)

Kurangi asupan garam dan turunkan berat badan

b)

Berhenti merokok dan turunkan berat badan

c)

Kurangi asupan garam dan diet rendah lemak

d)

Berhenti merokok dan kurangi asupan garam

e)

Berhenti merokok dan diet rendah lemak

43.

Seorang pria berusia 50 tahun datang ke klinik dengan tekanan darah 160/100 mmHg. Setelah evaluasi, tidak ditemukan riwayat penyakit jantung, diabetes, atau penyakit ginjal. Dokter memutuskan untuk meresepkan obat antihipertensi. Apa obat lini pertama yang paling tepat untuk pasien tersebut?

a)

Calcium channel blocker (CCB)

b)

Alpha blocker

c)

ACE inhibitor atau ARB

d)

Diuretik tiazid

e)

Beta blocker

44.

Seorang laki – laki berusia 70 tahun datang dengan penurunan kesadaran. Terdapat riwayat gagal jantung sejak 2 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/60 mmHg, nadi 114x/menit, pernapasan 30x/menit, suhu 36.5C. Pada pemeriksaan auskultasi terdengar ronki di basal paru. Pasien sudah diberikan cairan resusitasi 500 cc, namun tidak membaik. Diagnosis pasien ini adalah:

a)

Syok obstruktif

b)

Syok hipovolemik

c)

Syok hemoragik

d)

Syok distributive

e)

Syok kardiogenik

45.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak nafas yang dialami sejak 2 hari yang lalu dan semakin memberat. Pemeriksaan fisik ditemukan tekanan darah 80/60 mmHg, denyut nadi 120 kali/menit, tidak kuat angkat, frekensi napas 30 x/menit. Akral dingin, ditemukan ronki basah halus pada seluruh lapang paru. Pemeriksaan EKG ditemukan gelombang Q patologis pada semua sadapan anterior. Apakah penyebab penurunan tekanan darah pada kasus diatas?

a)

Peningkatan sistem simpatis

b)

Peningkatan sistemik vaskuler resisten

c)

Penurunan kontraktilitas ventrikel kiri

d)

Peningkatan pulmonary vaskuler resisten

e)

Penurunan pengisian ventrikel kiri

46.

Laki-laki usia 60 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri dada tipikal sejak 2 hari yang lalu, tekanan darah 90/60mmHg, denyut nadi 110x/menit, frekuensi napas 28 x/menit,. Pemeriksaan fisis ditemukan bising holosistolik 3/6 di LISB. EKG ditemukan QST elevasi I, II, aVF, V4R. Apakah komplikasi yang kemungkinan ditemukan pada kasus di atas?

a)

Ruptur muskulus papilaris

b)

Pseudoaneurisma

c)

Komplikasi tromboemboli

d)

Ruptur septum ventrikel

e)

Komplikasi elektrik

47.

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri, demam tinggi sejak 2 minggu yang lalu disertai bengkak serta nyeri pada sendi lutut kanan dan siku kanan. Riwayat nyeri tenggorokan sekitar 3 minggu lalu disertai demam, dan pasien mengonsumsi antibiotik yang dibeli sendiri di toko obat. Pemeriksaan fisik menunjukkan denyut nadi 110x/menit, suhu 38°C, pembesaran kelenjar limfe (+), nodul subkutan, eritema marginatum (+). Hasil laboratorium menunjukkan LED meningkat. Apa diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Congestive heart disease

b)

Acute rheumatic fever

c)

Rheumatoid arthritis

d)

Rheumatic heart disease

e)

Congenital heart disease

48.

Laki laki 50 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada sebelah kiri disertai keringat dingin sejak 30 menit terakhir. Riwayat pasien sering mengalami sakit dada selama 1-2 menit saat beraktifitas dan berkurang saat istirahat. Apakah obat penanganan awal yang diberikan pertama kali kasus di atas?

a)

Nifedipin

b)

Captopril

c)

Simvastatin

d)

Aspirin

e)

Warfarin

49.

Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesak napas berulang yang semakin sering. Pasien memiliki riwayat serangan jantung satu tahun lalu dan dirawat di CVCU. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah 190/120 mmHg, nadi 110 kali/menit, wheezing, dan ronki basah halus. Foto rontgen dada menunjukkan kardiomegali dan kongesti paru. Apakah patofisiologi yang mendasari gejala sesak pasien ini?

a)

Peningkatan denyut nadi dan penurunan kontraktilitas

b)

Peningkatan venous return dan penurunan kontraktilitas

c)

Peningkatan kontraktilitas dan peningkatan denyut nadi

d)

Peningkatan LVEDP dan penurunan kontraktilitas

e)

Peningkatan LVEDP dan penurunan venous return

50.

Seorang wanita berusia 56 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan sering pusing. Pada pemeriksaan, ditemukan tekanan darah 160/105 mmHg. Pasien memiliki riwayat diabetes melitus (DM). Pemeriksaan fisik menunjukkan kardiomegali, dan pemeriksaan penunjang menunjukkan GDS 205 mg/dL. Berdasarkan pedoman JNC-8, berapakah target tekanan darah yang dianjurkan untuk pasien ini?

a)

<120/80 mmHg

b)

<130/80 mmHg

c)

<150/90 mmHg

d)

<160/100 mmHg

e)

<140/90 mmHg

51.

Berikut ini patofisiologi yang terjadi pada pasien dengan syok kardiogenik, KECUALI:

a)

ESV menurun

b)

Cardiac output menurun

c)

Takikardia

d)

Kontraktilitas menurun

52.

Seorang perempuan berusia 25 Datang ke Poliklinik dengan keluhan berdebar-debar. Setelah dilakukan pemeriksaan EKG didapatkan Gambaran sebagai berikut sebagai berikut. Apa Tatalaksana yang tepat untuk kasus tersebut?

a)

ACEI

b)

Amiodarone

c)

BB

d)

Manuver Vagal

e)

CCB

53.

Ny. Ness, usia 58 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bengkak pada kaki kiri sejak 3 minggu lalu. Keluhan nyeri pada area bengkak disangkal. Pasien memiliki riwayat pengobatan limfoma. Pada pemeriksaan didapatkan TD 130/70 mmHg, HR 82 kali/menit, RR 18 kali/menit, suhu 36,5 C. Pada saat melakukan PF, dokter kesulitan untuk mencubit dan mengangkat kulit pada pangkal jari kaki. Pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter disebut...

a)

Homan

b)

Trousseau

c)

Canavel

d)

Hoffman-Tromner

e)

Stemmer

54.

Seorang laki-laki 52 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan epistaksis. Pasien menderita hipertensi dalam 6 tahun terakhir. Pada saat datang kepoliklinik pasien mengaku selama ini mengkonsumsi Amlodipine 10 mg sekali sehari dan Ramipril 10 mg sekali sehari. Tekanan darah terukur saat di klinik 200/122 mmHg. Apakah kemungkinan diagnosis hipertensi kasus di atas?

a)

Hipertensi maligna

b)

Hipertensi grade 2

c)

Hipertensikronik

d)

Hipertensi urgency

e)

Hipertensi emergency

55.

Pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi enzim jantung pada infark myocard akut adalah ...

a)

Creatine Kinase (CK)

b)

Troponin

c)

cTnT

d)

cTnI

e)

Myoglobin

56.

Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke unit gawat darurat rumah sakit dengan keluhan nyeri dada kiri disertai keringat dingin sejak 4 jam yang lalu. Pasien ada riwayat hipertensi dan merokok lama. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, denyut nadi 89 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, tidak terdapat ronki maupun bunyi jantung tambahan. Pemeriksaan EKG dilakukan dengan hasil sebagai berikut.

a)

STEMI inferoposterior

b)

STEMI inferior

c)

STEMI anterolateral

d)

STEMI anteroseptal

e)

STEMI anterior

57.

Ny. Poly, usia 47 tahun datang dengan keluhan beberapa kali berdebar-debar dan berkeringat dingin sejak 2 bulan terakhir. Riwayat penyakit lain disangkal. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan dalam batas normal. Pada pemeriksaan EKG didapatkan gambaran berikut. Diagnosis pada kasus ini adalah...

a)

VES trigemini

b)

PAC trigemini

c)

VES multifocal

d)

PAC bigeminy

e)

VES salvo

58.

Seorang pria berusia 50 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada yang berlangsung selama beberapa minggu. Nyeri tersebut tidak terpicu oleh aktivitas fisik, tetapi cenderung memburuk saat pasien merasa cemas. Selain itu, ia merasakan detak jantung yang kadang terasa cepat dan tidak teratur. Pasien tidak memiliki riwayat hipertensi atau penyakit jantung sebelumnya. Gambaran Chest X-ray?

a)

Right Atrial Enlargment

b)

Right Ventricle Enlargment

c)

Normal Chest X-ray

d)

Left Atrial Enlargment

e)

Left Ventricle Enlargment

59.

Manakah pernyataan dibawah ini yang sesuai dengan struktur dinding kapiler?

a)

Pada tunika medianya banyak serat elastis

b)

Dindingnya terdiri dari tunika intina

c)

Dindingnya terdiri dari tunika intima dan media

d)

Terdapat lamina elastika eksterna

e)

Terdapat lamina elastika interna

60.

Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan sesak napas hebat disertai bengkak kedua tungkai. Pasien memiliki riwayat merokok dan hipertensi tidak terkontrol. Pemeriksaan fisik pasien tekanan darah 190/110 mmHg, nadi 110 x/menit reguler, frekuensi nafas 38 x/menit dan saturasi oksigen 93%, didapatkan murmur sistolik 3/6 apex, menjalar ke aksila. Pada pemeriksaan paru didapatkan perkusi sonor, auskultasi terdengar suara nafas jelas, vesikuler, ronchi di hamper seluruh lapangan paru.

a)

Oksigen nasal kanul + furosemide tablet 40 mg + captopril tablet 25 mg

b)

Oksigen nasal kanul + furosemide intravena bolus 40 mg

c)

Oksigen nasal kanul + furosemide intravena bolus 40 + nitroglycerin intravena

d)

Oksigen nasal kanul + captopril tablet 25 mg

e)

Oksigen nasal kanul + furosemide tablet 40 mg

61.

Terapi yang diberikan pada penderita hipertensi pulmonal tipe 1 yang spesifik sebagai vasodilator arteri pulmonalis adalah

a)

penghambat ace

b)

Antikoagulan

c)

diuretik

d)

agonis prostasiklin

e)

Digoksin

62.

Atherosclerosis merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung koroner. Pada perjalanannya athersclerosis diawali dengan proses...

a)

Foam Cell Requirment

b)

Plak Atheroma

c)

Fatty Streak

d)

Endothelial Dysfunction

e)

Fibrous Plaque

63.

Seorang laki-laki berusia 49 tahun dibawa ke unit gawat darurat RS dengan keluhan nyeri dada kiri sejak 30 menit yang lalu. Nyeri dirasakan menjalar ke rahang bawah dan tidak berkurang dengan istirahat. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 150/90 mmHg, denyut nadi 90x/menit, frekuensi napas 24x/menit, suhu 37oC. Pemeriksaan EKG menunjukkan gambaran ST elevasi di lead II, III, dan AVF. Manakah regio miokard yang mengalami infark pada kasus di atas?

a)

Anteroposterior

b)

Anterior

c)

Inferior

d)

Posterior

e)

Superior

64.

Seorang pasien pria berusia 55 tahun datang ke klinik dengan keluhan demam, menggigil, dan nyeri sendi selama 1 minggu. Pasien memiliki riwayat penggantian katup aorta buatan 2 tahun yang lalu dan mengeluh sering merasa lelah. Pemeriksaan fisik menunjukkan murmur jantung pada area katup aorta. Kultur darah menunjukkan pertumbuhan bakteri Streptococcus viridans. Apa faktor predisposisi yang paling mungkin menyebabkan infeksi endokarditis pada pasien ini?

a)

Penyakit arteri perifer

b)

Hipertensi

c)

Diabetes mellitus

d)

Merokok

e)

Katup jantung buatan

65.

Seorang perempuan berusia 59 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan sesak napas yang memberat sewaktu aktivitas ringan. Tidak ada nyeri dada. Riwayat penyakit dahulu pernah mengalami demam rematik sewaktu umur 10 tahun. Pada pemeriksaan fisik tampak JVP meningkat, TD 90/60 mmHg, denyut jantung 120 kali/menit irregular dan ada ronki pada kedua paru basal paru. Bising diastolik 3/4 di apeks, opening snap (+). Tampak asites minimal dan edema pretibial kedua kaki. Gambaran EKG menunjukkan gelombang QRS tidak beraturan dan tidak tampak gelombang P yang jelas. Apakah diagnosis pasien yang paling mungkin?

a)

Mitral stenosis, gagal jantung kanan, fibrilasi atrium

b)

Aorta regurgitasi, gagal jantung kiri, flutter atrium

c)

Aorta regurgitasi, gagal jantung kanan, fibrilasi atrium

d)

Mitral stenosis, gagal jantung kiri, flutter atrium

e)

Mitral stenosis, gagal jantung kiri dan kanan, fibrilasi atrium

66.

Hipertensi sekunder yang bersifat irreversible dapat disebabkan oleh kondisi:

a)

Large Hydronephrotic Kidney

b)

Polycystic Kidney Disease

c)

Renin Secreting tumor

d)

Small pyelonephritic kidney

e)

Renal artery stenosis

67.

Seorang pasien dengan diagnosa Atrial Septal Defect (ASD) datang dengan keluhan sesak napas dan kelelahan. Pada pemeriksaan fisik, terdengar bunyi ejeksi sistolik pada jantung. Bunyi tersebut disebabkan oleh perbedaan tekanan antara struktur jantung atau pembuluh darah manakah?

a)

Ventrikel kanan dan arteri pulmonalis

b)

Ventrikel kiri dan aorta

c)

Atrium kanan dan ventrikel kanan

d)

Aorta dan vena cava inferior

e)

Atrium kiri dan ventrikel kiri

68.

Seorang pria berusia 60 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada seperti dirobek yang mendadak dan sangat parah. Dia terlihat gelisah dan berdenyut kencang. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan tekanan darah yang tidak simetris antara lengan kanan dan kiri. Rontgen dada dilakukan, dokter meminta untuk melakukan pemeriksaan tambahan XRay dan ditemukan gambaran sebagai berikut. Apakah diagnosis penyakit tersebut?

a)

diseksi aorta

b)

aneurisma aorta

c)

Efusi pericardium

d)

Hipertensive heart disease

e)

congestive heart failure

69.

Seorang perempuan 59 tahun, masuk ke UGD karena keluhan sesak napas disertai keringat dingin yang dialami 6 jam sebelum masuk rumah sakit. Pasien juga mengeluhkan dada hebat 12 jam sebelum keluhan sesak muncul. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 70/40 mmHg, N: 130 kali/menit, RR: 38 kali/menit, ronchi terdengar pada 2/3 kedua lapangan paru, akral dingin. Pada EKG didapatkan gambaran STEMI anterior luas. Apakah prinsip penanganan yang paling tepat untuk kondisi gangguan hemodinamik pasien:

a)

Inotropik dan venodilator

b)

Inotropik dan beta bloker

c)

Inotropik dan vasokonstriktor

d)

Inotropik dan diuretik

e)

Inotropik dan vasodilator

70.

Pasien laki laki 55 tahun dibawa oleh keluarganya ke IGD RS dengan keluhan pusing dan lemas seperti mau pingsan. Pasien riwayat sebelumnya infark miokard 3 tahun lalu. Pemfis ditemukan aritmia dan hasil EKG sebagai berikut. Apa tatalaksana untuk kasus tersebut?

a)

Epinefrin

b)

Atropin

c)

Pemasangan Pacemaker

d)

Kardioversi

e)

Observasi

71.

Kelainan apa yang dapat ditemukan? (Lihat gambar potongan jantung di bawah ini)

a)

a. Infark miokard subendokardial

b)

b. Infark miokard transmural

c)

c. Infark miokard nodosa

d)

d. Infark miokard diffuse multifocal

e)

e. Dilated Cardiomyopathy

72.

Fase repolarisasi pada siklus jantung terdapat pada gambar EKG berikut?

a)

Gelombang P

b)

Gelombang R

c)

Gelombang S

d)

Gelombang T

e)

Gelombang Q

73.

Seorang laki-laki umur 20 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan demam dan nyeri dada. Nyeri terus menerus, makin nyeri jika inhalasi dalam atau dengan berbaring. Pemeriksaan tanda vital TD 105/65 mmHg, nadi 110 kali per menit, pernapasan 18x/menit, suhu 38C, terdengar pericardial friction rub. Bunyi napas meredup dan pekak pada basis paru kiri dan tidak ada ronki. Hati dalam batas normal. Tidak ada udem perifer. Hasil lab darah menunjukkan sel darah putih (WBC) 11.4 dan lymphosit 40%. Pemeriksaan EKG sinus takikardia. Pada Xray thorax terlihat adanya cardiomegaly dan efusi pleura.

a)

Pewarnaan Gram

b)

Kultur sel

c)

ASO titer

d)

Serologi infeksi virus

e)

Pewarnaan Neisser

74.

Seorang laki-laki 21 tahun datang ke puskesmas untuk kontrol tekanan darah. Pasien menderita hipertensi selama 1 tahun terakhir. Pada mengaku selama ini konsumsi Amlodipin 10 mg sekali sehari, Ramipril 10 mg sekali sehari dan HCT 12,5 mg sekali sehari dalam 4 minggu terakhir. Tekanan darah terukur saat di Puskesmas adalah 174/102 mmHg. Hasil pemeriksaan Ureum dan Creatinin menunjukkan peningkatan hingga 2x dari nilai awal. Jika pasien tersebut dicurigai menderita hipertensi sekunder. Penyebab hipertensi yang paling mungkin pada pasien tersebut adalah:

a)

Stenosis arteri renalis bilateral

b)

Feokromositoma

c)

Hiperaldosteronisme sekunder

d)

Chusing syndrome

e)

Hiperaldosteronisme primer

75.

Seorang laki-laki berusia 37 tahun datang ke unit gawat darurat RS dengan keluhan berdebar sejak 1 jam yang lalu secara tiba-tiba disertai keluhan hampir pingsan. Pasien memiliki riwayat berdebar seperti ini namun dapat berhenti sendiri. Tidak ada faktor resiko kardiovaskular. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 80/50 mmHg, denyut nadi 190 kali/menit reguler, frekuensi napas 24 kali/menit, saturasi oksigen 97% (nasal kanul) akral dingin. Pemeriksaan EKG di dapatkan takikardia supraventrikel. Apakah terapi awal yang paling tepat pada kasus ini?

a)

Digoksin intravena

b)

Amiodarone intravena

c)

Massa karotis

d)

Lidokain intravena

e)

Kardioversi elektrik

76.

Seorang pasien berusia 56 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan peningkatan tekanan darah dalam 5 tahun terakhir tapi tidak pernah minum obat. Pasien dengan riwayat DM sejak 8 tahun terakhir, namun jarang minum obat. Pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 160/90 mmHg. Nadi 90x/menit pemeriksaan fisik jantung ditemukan batas kiri jantung di ICS 7 linea aksilaris anterior kiri, IMT 27 kg/m/m.

a)

Bisoprolol

b)

Diltiazem

c)

Spronolaktat

d)

Candesartan

e)

Amlodipine

77.

Seorang laki-laki 48 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan sesak napas hebat. Pasien sudah mengeluhkan hal ini sebelumnya kurang lebih 3 bulan terakhir namun membaik dengan istirahat. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan diabetes tidak terkontrol. Pada pemeriksaan fisik pasien duduk dan tampak gelisah, tekanan darah 170/100 mmHg, nadi 130 kali/menit reguler, laju respirasi 40 kali/menit, dan saturasi oksigen 89%. Pemeriksaan jantung didapatkan apeks jantung di ICS V 1 cm lateral mid clavicular kiri, bunyi jantung S1 dan S2 normal, murmur sistolik 3/6 di apeks, menjalar ke aksila. Pada pemeriksaan paru didapatkan auskultasi ronchi di hampir seluruh lapangan paru. Pada pemeriksaan foto thoraks didapatkan hasil sebagai berikut. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah:

a)

Gagal jantung kiri akut

b)

Pneumonia lobaris

c)

Asma bronkial

d)

Emboli paru