wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ENDOCRINE UKMPPDOR

Total questions: 38

Worksheet time: 29mins

Name
Class
Date
1.

Seorang wanita usia 48 tahun datang ke klinik dengan keluhan gatal pada daerah kemaluan. Keluhan ini dirasakan sejak 4 bulan yang lalu. Selain itu, pasien mengeluhkan sering kencing, haus dan merasa lapar. Namun BB pasien mengalami penurunan. Pasien juga mengeluhkan nyeri saat BAK dan BAK tidak lampias. Pemeriksaan tanda vital TD 120/80 mmHg, HR 90x/menit, RR 22x/menit, suhu 37,3 C. Pemeriksaan status lokalis kemaluan tidak ditemukan kelainan. Saat dilakukan pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP 220 mg/dL dan GD2PP 240 mg/dL. Dokter memutuskan untuk memberikan obat hipoglikemia oral. Jenis obat yang dikontraindikasikan kepada pasien adalah?

a)

Penghambat DPP-IV

b)

Sulfonilurea

c)

Biguanide

d)

Penghambat SGLT-2

e)

Penghambat alfa-glucosidase

2.

Seorang laki-laki usia 17 tahun diantar keluarganya ke IGD dengan keluhan badan lemas sejak 2 minggu yang lalu dan semakin hari semakin memberat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Pasien juga mengeluh sering haus, sering lapar, dan sering BAK. Pasien mengalami penurunan berat badan hingga 10 kg dalam 1 tahun terakhir. Kedua kaki sering kesemutan dan pandangan mata kabur tanpa ada riwayat kelainan refraksi. Hasil PF pasien tampak lemas, IMT 17,2kg/m², TD 100/70 mmHg, HR 85x/menit, RR 20x/menit, T 36,3C. Hasil pemeriksaan lab GDS 478, Hb 10,8, leukosit 5000, HCT 38, PLT 163.000. Pemeriksaan penunjang yang dapat dilaksanakan untuk menegakkan pasien tersebut adalah?

a)

Urinalisis

b)

SGOT dan SGPT

c)

Glukosa darah

d)

C-peptide dan autoantibodi

e)

BUN dan SC

3.

Wanita 72 tahun dibawa keluarganyake IGD dengan keluhan tidak sadar sejak 30 menit yang lalu. Keluhan didahului muntah dan nyeri perut sejak 3 hari yang lalu. Riwayat DM sejak 5 tahun yang lalu dan rutin minum metformin. Hasil pemeriksaan fisik keadaan umum lemah, tidak sadar, TD 120/80 mmHg, N 120x/menit, RR 24x/menit, T 38,2°C, kulit kering. Hasil pemeriksaan lab darah diperoleh GDS 700 mg/dL. Patomekanisme yang menyebabkan keadaan tersebut adalah ...

a)

Hiperinsulinemia

b)

Penurunan insulin dan peningkatan glukosa

c)

Intake glukosa yang berlebihan

d)

Minum obat tidak teratur

e)

Efek samping obat

4.

Seorang anak perempuan, usia 15 tahun dibawa ke poliklinik anak karena belum pernah menstruasi sebelumnya. Pasien adalah atlet voli putri yang rutin latihan setiap hari. Pasien tampak kurus. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/60 mmHg, HR 60x/menit, RR 20x/menit, suhu afebris. Pada pemeriksaan fisik didapatkan payudara dan rambut pubis tanner stage 2. Pemeriksaan lab dijumpai kadar estradiol rendah, kadar LH dan FSH menurun. Apakah diagnosis pasien tersebut?

a)

Gigantisme

b)

Pubertas prekoks sentral

c)

Pubertas prekoks perifer

d)

Delayed puberty primer

e)

Delayed puberty sekunder

5.

Anak laki-laki, usia 18 bulan dibawa ke dokter dengan keluhan perkembangan yang terhambat. Pasien
belum bisa mengangkat kepala saat usia 6 bulan dan belum bisa duduk di usia 15 bulan. Keluhan disertai lidah yang besar dan menonjol, kesulitan BAB dan terdapat benjolan pada perut. Riwayat pasien lahir spontan cukup bulan dengan BBL 3100 gram. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 10,2 kg, PB 71 cm, lingkar kepala 49 cm. Ubun-ubun tampak masih terbuka, mulut pasien selalu terbuka dengan lidah besar dan menonjol, distensi abdomen (+), hernia umbilikalis (+). Pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasien tersebut adalah?

a)

Dexamethasone suppression test

b)

TSH, T3, T4

c)

Cosyntropin test

d)

Kadar growth hormone

e)

Kadar ACTH serum

6.

Seorang laki-laki usia 50 tahun datang dengan keluhan berat badan yang terus bertambah sejak 1 tahun terakhir. Pasien mengeluhkan sering makan dan tidak pernah merasa kenyang. Riwayat ayah meninggal karena DM tipe 2 dan penyakit jantung. Pada pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan TD 120/80 mmHg, HR 80x/menit, RR 22x/menit, dan suhu 36,5°C. Pada pemeriksaan fisik didapatkan IMT 33 Kg/m2 dan lingkar perut 120 cm. Apakah tindakan yang akan dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Life style + OAD

b)

Life style + 2 kombinasi obat

c)

Manajemen diet

d)

Life style + OAD + insulin

e)

Manajemen life style dan diet

7.

Seorang laki-laki berusia 55 tahun dibawa ke IGD oleh keluarga dengan penurunan kesadaran. Dari
heteroanamnesis diketahui pasien belakangan ini mengeluh berdebar-debar, mudah berkeringat, dan
mengalami penurunan berat badan. Pasien pernah mengalami keluhan seperti ini sebelumnya dan minum obat namun berhenti 2 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan tanda vital tekanan darah 130/90mmHg, Nadi 120 kali/menit, RR 24x/menit, T 38,2oC. Ditemukan massa difus pada leher.
Diagnosis pasien adalah?

a)

Koma hipoglikemia

b)

Koma miksedema

c)

Krisis Tiroid

d)

Krisis hiperglikemia

e)

Hipotiroid

8.

Seorang wanita 20 tahun, datang berobat dengan keluhan sering lapar, sering haus, dan sering buang air kecil. Pada PF didapatkan TTV normal, BB 60 kg, TB 170 cm, lain-lain dalam batas normal. Pada pemeriksaan penunjang didapatkan GDS 420 mg/dL, ICA (-), IAA (-). Diketahui kedua kakak pasien (berusia 22 tahun dan 26 tahun) juga memiliki penyakit yang serupa. Dilakukan pemeriksaan C-peptida, didapatkan hasil normal. Etiologi kasus tersebut adalah...

a)

Genetik autosomal resesif

b)

Inflamasi

c)

Autoimunitas

d)

Genetik gonosomal dominan

e)

Genetik autosomal dominan

9.

Seorang Perempuan usia 20 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan penurunan kesadaran. Riwayat DM tipe 1 dijumpai. Hasil pemeriksaan, GCS somnolen, TD 90/70 mmHg, HR 110x/menit, RR 30x/menit, suhu 37,5C. Pernapasan kusmaull dan bau napas aseton. Pemeriksaan lab GDS 500 mg/dL. Elektrolit kalium 4 mEq/L. Dokter segera memberikan bolus NaCL 0.9% 1L. Apa terapi selanjutnya pada pasien?

a)

Koreksi kalium

b)

Dextrose 40% 25 cc bolus

c)

Ulangi resusitasi cairan

d)

Insulin 0.1 U/kgBB bolus IV

e)

Koreksi bikarbonat

10.

Seorang Perempuan usia 58 tahun dibawa ke IGD RS oleh keluarganya dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 2 jam yang lalu. Pasien memiliki riwayat DM dan rutin mengonsumsi obat penurun gula. Namun hari ini, pasien lupa sarapan setelah minum obat penurun gula. Dari hasil PF didapatkan TD 80/60 mmHg, HR 100 x/menit, RR 24 x/menit, suhu 36C. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GDS 48 mg/dl. Kemungkinan obat penyebab pada kasus ini adalah...

a)

Metfomin

b)

Dapaglifozin

c)

Glibenklamid

d)

TZD

e)

Acarbose

11.

Seorang laki-laki usia 37 tahun datang dibawa keluarganya ke IGD RS dengan keluhan penurunan
kesadaran sejak 2 jam yang lalu. Sebelumnya pasien memiliki riwayat sering pipis di malam hari, mudah lapar, dan sering merasa haus. Pemeriksaan tanda vital TD 90/80 mmHg, HR 120x/menit, RR 30x/menit, T 36,8C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan mata cekung, mukosa mulut kering, turgor kulit kembali lambat. Pemeriksaan lab didapatkan GDS 650. Dokter memberikan terapi rehidrasi NaCl 0,9% sebanyak 1,5 L. Apakah pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis pasien?

a)

HbA1c

b)

Serum kalium dan Analisa gas darah

c)

Keton urin dan Analisa gas darah

d)

Serum kalium, Analisa gas darah, dan CT-Scan
kepala

e)

Kadar C peptide serum

12.

Pasien laki-laki usia 28 tahun datang dengankeluhan lemas. Keluhan disertai mual muntah dan penurunan nafsu makan. Pasien memiliki riwayat asma dan sering mengonsumsi obat deksametason yang di beli sendiri selama beberapa bulan terakhir. Pasien sudah menghentikan konsumsi obat tersebut karena mengalami nyeri ulu hati. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/70 mmHg, nadi 88x/menit, RR 20x/menit, suhu 36,7C. Apakah kemungkinan penyebab keluhan pasien tersebut?

a)


Produksi ACTH berlebihan karena adenoma hipofisis

b)

Tingginya kadar kortisol dalam darah jarena adenoma hipofisis

c)

Insufisiensi adrenal akibat penghentian steroid mendadak

d)

Rendahnya hormon CRH akibat obat steroid jangka panjang

e)


Tingginya kadar ACTH akibat penghentian steroid mendadak

13.

Seorang Perempuan usia 35 tahun datang dengan keluhan berdebar-debar sejak 1 minggu yang lalu.
Pasien juga merasa gelisah, sulit tidur dan mudah lelah. Sejak kemaren sore, pasien merasa tangannya terus bergetar saat berdiam. Pada PF, didapatkan TD 140/90 mmHg, HR 122x/menit, RR 25x/menit, suhu 37⁰C. Pada pemeriksaan, didapatkan mata eksoftalmus, resting tremor pada kedua tangan, terdapat pembesaran tiroid difus, ikut bergerak saat menelan. Kemudian dokter memberikan terapi PTU dan
propranolol. Bagaimana mekanisme kerja propranolol sebagai antitiroid?

a)

Blokade ekskresi hormon tiroid

b)

HMG-CoA reductase

c)

Monodeiodinase I & II inhibitor

d)

COX inhibitor

e)

Xanthine oxidase inhibitor

14.

Seorang laki-laki usia 41 tahun datang ke poliklinik penyakit dalam dengan keluhan cepat lelah, dan mudah hilang konsentrasi, serta rambutnya sering rontok. Pasien diketahui baru saja menjalani prosedur pengangkatan kelenjar gondok di leher sekitar 3 bulan yang lalu namun tidak rutin minum obat yang diberikan dokter pasca operasi. Pada PF, didapatkan GCS 9, TD 120/80 mmHg, HR 84x/menit, RR 20x/menit, suhu 36,8⁰C. Kemungkinan diagnosis pada kasus & tools screening yang diperlukan serta terapi?

a)

Hipotiroid, skor Billewicz, Levothyroxin 2
mcg/Lg/BB

b)

Hipotiroid kongenital, skor Quebec,
levothyroxine 1,6 mcg/KgBB


c)

Hipotiroid, skor Billewicz, levothyroxine 1,6
mcg/KgBB

d)

Hipotiroid, skor Wayne, PTU 300 mg


e)

Hipotiroid, skor Burch Wartofsky, levothyroxine
2 mcg/KgBB

15.

Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke IGD diantar keluarganya karena mengalami kejang 30 menit
lalu. Kejang berlangsung selama 5 menit dan pasien tidak sadar. Saat kejang, pasien mengentakkan keempat ekstremitasnya. Sebelum kejang, pasien merasa wajahnya berkedut dan leher kaku. Pasien memiliki riwayat operasi leher karena tumor 6 bulan yang lalu. Dokter kemudian melakukan pemeriksaan
EKG. Hasil pemeriksaan EKG pada pasien tersebut adalah?

a)

QT interval memendek

b)

PR interval memanjang

c)

QT interval memanjang

d)

ST depresi

e)

T tall

16.

Seorang laki-laki usia 62 tahun datang ke IGD dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 1 jam yang
lalu. Sebelumnya, pasien sering mengeluh nyeri perut, lemas, dan mual sejak 4 hari yang lalu. Riwayat
pingsan 1 hari yang lalu. Sejak 10 tahun yang lalu, pasien rutin mengonsumsi prednisone 10 tablet/hari
karena dikatakan dapat menghilangkan nyeri-nyeri sendi pada tubuhnya, namun tiba-tiba berhenti 4 hari yang lalu. Pada PF, didapatkan TD 80/50 mmHg, HR 110x/menit, RR 22x/menit, suhu 36,6⁰C, tampak bercak hiperpigmentosis pada telapak tangan. Pemeriksaan darah menunjukkan hiperkalemia, hyponatremia, dan penurunan kadar kortisol. Terapi replacement yang tepat untuk pasien adalah?

a)

Hidrokortison 50 mg injeksi bolus; dilanjutkan
hidrokortison 100-200 mg/24 jam IV drip

b)

Hidrokortison 100 mg injeksi bolus; dilanjutkan
hidrokortison 50 mg/24 jam IV dri

c)

Hidrokortison 100 mg injeksi bolus; dilanjutkan
hidrokortison 250 mg/24 jam IV drip

d)

Hidrokortison 100 mg injeksi bolus; dilanjutkan
hidrokortison 100-200 mg/24 jam IV drip

e)

Hidrokortison 200 mg injeksi bolus

17.

Seorang pria 60 tahun datang ke poli penyakit dalam dan dokter memutuskan bahwa pasien terdiagnosa DM. Saat ini pasien dinasehati untuk menjaga gaya hidup sehatnya. PF tanda-tanda vital dalam batas normal. Berapakah nilai diagnostik untuk pasien di atas?

a)

GDP <126, GD2PP <200

b)

HbA1C >6,5%


c)

HbA1C >7%

d)

HbA1C >7,5%

e)

HbA1C >8%

18.

Seorang anak laki-laki usia 14 tahun dibawa ke IGD RS dengan penurunan kesadaran. Dari pemeriksaan didapatkan keton (+) dengan GDS 520 mg/dl. Mekanisme yang menyebabkan keadaan pasien di atas adalah...

a)

Resistensi insulin

b)

Defisiensi insulin absolut

c)

Penurunan sensitivitas insulin

d)

Meningkatnya laktat

e)

Defisiensi insulin relatif

19.

Seorang laki-laki, 48 tahun, datang berobat ke dokter karena sering buang air kecil di malamhari, sekitar 4-5x semalam (lancar dan banyak). Ia juga mengeluh mudah haus dan banyak minum. BB pasien diketahui menurun sekitar 4 kg dalam 3 bulan terakhir. Dari pemeriksaan fisikdidapatkan TD 120/80, HR 84x/menit, RR 20x/menit, Tax 36, TB 165 cm, BB 80 kg, tidak didapatkan struma maupun fine tremor. Dari hasil pemeriksaan darah didapatkan GDS 290 (saat pertama kali datang), kemudian GDP 180, GD2PP 320, HbA1C 8,2%, urin reduksi +3. Setelah menjalani gaya hidup sehat dan pengobatan dengan Metformin 3x500mg selama 3 bulan, pasiendatang untuk kontrol dengan membawa hasil HbA1C 7.5%. Langkah Anda selanjutnya sebagai dokter adalah...

a)

Memberikan insulin rapid acting

b)

Menambah 1 jenis obat DM

c)

Melanjutkan obat

d)

Mengurangi dosis metformin

e)

Memberikan insulin basal

20.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun dibawa oleh keluarganya ke UGD RS dengan keluhan tidak dapat dibangunkan sejak 1 jam sebelumnya. Pasien baru seminggu minum obat diabetes melitusgolongan SU. Pasien mengurangi frekuensi makan agar kadar gulanya tidak tinggi. Padapemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmHg, denyut nadi 92x/menit, suhu 37 C, dan RR18x/menit. Dari pemeriksaan penunjang didapatkan SGOT 64 U/L, SGPT 76 U/L, GDA 38 mg/dL. Apakah edukasi yang tepat untuk mencegah terulangnya kejadian ini?

a)

Rutin kontrol ke dokter

b)

Minum obat teratur

c)

Konsumsi sulfonilurea harus diimbangi makan


d)

Olahraga teratur

e)

Konsultasi dengan spesialis

21.

Seorang wanita usia 60 tahun datang ke praktek dokter untuk konsultasi hasil lab sebelum berangkat haji. Dari pemeriksaan antropometri didapatkan BB 80 kg, TB 157 cm dengan lingkar perut 95 cm. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/80, HR 84x/menit, RR 16x/menit, Tax 36. Dari pemeriksaanlaboratorium didapatkan GDS 230 mg/dL, kolesterol total 250 mg/dL, LDL 200 mg/dL, TG 250 mg/dL, HDL 20 mg/dL, asam urat 9.8 mg/dL.


Kelainan yang dialami pasien tersebut adalah..

a)

Dislipidemia

b)

DM type 2

c)

sindroma metabolik

d)

toleransi glukosa terganggu

e)

Hiperurisemia

22.

Seorang wanita usia 56 tahun datang ke RS dengan keluhan lengan kanan terasa kaku dan nyeri sejak 1 minggu yang lalu. Pasien mempunyai riwayat gagal ginjal dan rutin cuci darah. Pemeriksaan fisik TD 140/90 mmHg, HR 80 x/menit, RR 20 x/menit, T 36,5˚C. Pemeriksaan lab didapatkan kadar kalsium serum rendah. Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus ini?

a)

Hipertiroid primer

b)

Hipoparatiroid

c)

Hiperparatiroid primer

d)

Hiperparatiroid sekunder

e)

Hiperparatiroid tersier

23.

Seorang wanita usia 50 tahun dibawa ke RS dengan penurunan kesadaran sejak 3 jam yang lalu. Pasien mempunyai riwayat DMT2 dan rutin konsumsi glikuidon dan metformin. Pemeriksaan fisik sensorium somnolen, TD 120/80 mmHg, HR 80 x/menit, RR 20 x/menit, T 36,5˚C, lateralisasi (-). Pemeriksaan GDS 35 mg/dL. Apakah tatalaksana yang tepat pada pasien ini?

a)

Bolus dextrose 10% 500 cc

b)

Bolus dextrose 5% 25 cc

c)

Bolus dextrose 40% 150 cc

d)

Injeksi glukagon 1 mg IM

e)

Larutan glukosa oral

24.

Seorang perempuan usia 32 tahun, datang ke RS dengan keluhan dada berdebar-debar, sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai gelisah, sulit tidur, mudah lelah, dan diare. Pada pemeriksaan Tekanan darah 130/80 mmHg, HR135x/mnt, RR 24x/mnt, suhu 37.2C, mata exopthalmus, pembesaran kelenjar tiroid difus, akral hangat. Laboratorium: peningkatan T3 dan T4, penurunan TSH. TSH 0,2 μIU/mL (TSH 0,4-4,2 μIU/mL), fT4 4 ng/dL (fT4 0,8-2,7ng/dL). Tatalaksana yang tepat untuk kontrol takikardia adalah…


a)

PTU

b)

Metimazole

c)

Levotiroksin

d)

Propanolol

e)

Verapamil

25.

Pasien laki-laki usia 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan berdebar-debar sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan disertai mudah berkeringat dan BAB lebih dari 3 kali dalam sehari. Pasien juga mengeluhkan penurunan berat badan dan mudah merasa lapar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 120/80 mmHg, denyut nadi 102x/menit regular, oftalmopati, dan pembesaran kelenjar tiroid yang difus. Diagnosis yang paling mungkin untuk kasus tersebut adalah?

a)

Tiroid de quervain

b)

Graves disease

c)

Tiroiditis hashimoto

d)

Karsinoma tiroid

e)

Goiter endemis

26.

Seorang pria berusia 60 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan penurunan kesadaran mendadak di rumah. Riwayat medisnya mencatat bahwa ia telah didiagnosis dengan Diabetes Mellitus tipe 2 selama 15 tahun dan sedang menggunakan insulin sebagai terapi antidiabetes. Pasien ditemukan oleh keluarganya dalam keadaan tidak sadar di ruang tamu, dan mereka mencatat bahwa pasien telah mengeluhkan lapar berlebihan sebelum kejadian tersebut. Pemeriksaan fisik menunjukkan tanda-tanda vital yang stabil, tetapi pasien tidak responsif terhadap rangsangan verbal. Pemeriksaan glukosa darah segera menunjukkan kadar glukosa darah 30 mg/dL. Tatalaksana yang tepat adalah?

a)

Dextrose 20% sebanyak 25 mL atau dextrose 50% sebanyak 20 mL

b)

Gula murni 15-20 gram (2-3 sendok makan gula pasir) yang dilarutkan ke dalam air


c)

Gula murni 5-10 gram (0.5-1 sendok makan gula pasir) yang dilarutkan ke dalam air

d)

Terapi parenteral berupa dextrose 10% sebanyak 150 mL dalam 15 menit

e)

Pemberian glukagon 2 mg IM

27.

Seorang wanita berusia 30 tahun datang ke klinik dengan keluhan sering merasa haus berlebihan dan buang air kecil dalam jumlah besar sepanjang hari. Riwayat medisnya mencatat bahwa dia mengalami peningkatan asupan air hingga lebih dari 5 liter sehari untuk mengatasi rasa haus yang konstan. Pemeriksaan fisik menunjukkan tekanan darah dan denyut nadi yang stabil, namun tanda-tanda dehidrasi ringan terlihat. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan osmolalitas serum rendah dan kadar natrium serum yang rendah. Pasien juga memiliki riwayat kehilangan berat badan yang tidak diinginkan dalam beberapa bulan terakhir. Water deprivation test : osmolaritas urin tetap rendah. Tes administrasi vasopressin : osmolaritas urin meningkat >50%. Diagnosis yang tepat?

a)

DMT 1

b)

DMT 2

c)

Diabetes insipidus sentral

d)

Diabetes insipidus nefrogenik

e)

Polidipsia psikogenik

28.

Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan berat badan turun drastis meskipun makan normal, berkeringat berlebihan, dan jantung berdebar-debar. Riwayat medisnya mencatat bahwa ia memiliki riwayat keluarga dengan gangguan tiroid. Pada pemeriksaan fisik, terlihat pembesaran kelenjar tiroid dengan denyut yang kuat (bruit), serta tanda-tanda exophthalmos atau mata menonjol. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hormon tiroid yang sangat tinggi (T3 dan T4), Unbound T4 tinggi, dan hasil tes TSH yang sangat rendah. Diagnosis yang tepat?

a)

Normal

b)

Adenoma hipofisis

c)

Toxic nodular goiter

d)

Resistensi tiroid

e)

Grave’s disease

29.

Seorang wanita berusia 40 tahun datang ke klinik dengan keluhan jantung berdebar-debar, merasa gugup, dan penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat. Dia juga melaporkan adanya pembengkakan pada leher dan kesulitan tidur. Riwayat keluarga mencatat bahwa ibunya memiliki riwayat gangguan tiroid. Pada pemeriksaan fisik, terlihat adanya pembesaran kelenjar tiroid (goiter) dan mata menonjol (exophthalmos). Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hormon tiroid (T3 dan T4) yang sangat tinggi, sedangkan kadar TSH sangat rendah. Tatalaksana farmakologis yang tepat?

a)

Metimazol, dosis awal 200 – 400mg/hari

b)

PTU 300 – 600 mg/hari

c)

Levotiroksin 3x50 mikrogram/hari

d)

Propranolol 30-40 mg tiap 6 jam

30.

Seorang pria berusia 45 tahun datang ke unit gawat darurat dengan keluhan demam tinggi, jantung berdebar-debar, dan kebingungan yang mendadak. Riwayat medis mencatat bahwa dia memiliki Graves' disease yang tidak terkontrol dengan baik dan baru-baru ini mengalami infeksi saluran pernapasan atas. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan adanya pembesaran kelenjar tiroid (goiter), suhu tubuh 39°C, denyut jantung 150 kali per menit, tekanan darah 160/100 mmHg, dan tremor halus pada tangan. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hormon tiroid (T3 dan T4) yang sangat tinggi dan kadar TSH yang sangat rendah. Tatalaksana farmakologis yang tepat?

a)

PTU 100 mg tiap 4-6 jam oral

b)

Methimazole 20-30 mg tiap 4 jam oral

c)

levotiroksin 3x50 mikrogram/hari

d)

lugol 20 tetes tiap 6 jam

e)

Propranolol 20-40 mg tiap 12 jam

31.

Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan nyeri leher yang berpindah-pindah dan terasa sakit saat menelan. Dia juga merasa lelah, berkeringat berlebihan, dan mengalami demam ringan selama sekitar sebulan terakhir. Riwayat medis mencatat bahwa dia baru saja sembuh dari infeksi saluran pernapasan atas. Pada pemeriksaan fisik, kelenjar tiroid terasa nyeri saat disentuh dan terdapat pembesaran yang tidak simetris. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar hormon tiroid (T3 dan T4) yang tinggi, TSH yang rendah, dan peningkatan laju endap darah (LED). Tatalaksana farmakologis yang tepat?

a)

Grave’s disease

b)

Hashimoto tiroiditis

c)

deQuarvain’s tiroiditis

d)

Tiroiditis Supuratif Akut

e)

Krisis tiroid

32.

Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke klinik dengan keluhan kram otot yang parah dan kesemutan di sekitar bibir dan jari-jarinya. Riwayat medisnya mencatat bahwa ia telah menjalani operasi pengangkatan kelenjar tiroid beberapa bulan yang lalu. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar kalsium serum yang rendah, kadar hormon paratiroid (PTH) yang rendah, dan kadar fosfat yang tinggi. Pemeriksaan fisik apa yang khas positif pada pasien ini?

a)

Trossard sign

b)

Chvostek sign

c)

Tromner sign

d)

Aizen sign

e)

wayne sign

33.

Seorang pria berusia 40tahun datang ke klinik untuk pemeriksaan rutin. Riwayat medisnya mencatat DM terkontrol dengan obat. Hasil laboratorium menunjukkan kadar kolesterol total 280 mg/dL, kadar LDL 190 mg/dL, kadar HDL 45 mg/dL, dan kadar trigliserida 250 mg/dL. Tatalaksana stratifikasi dislipidemia apa pasien tersebut?

a)

Risiko ekstrem

b)

Risiko tinggi

c)

Risiko sangat tinggi

d)

Risiko sedang

e)

Risiko rendah

34.

Seorang pria berusia 48 tahun datang ke klinik untuk pemeriksaan kesehatan tahunan. Dia melaporkan peningkatan berat badan, terutama di sekitar perut, dan merasa lelah meskipun tidur cukup. Riwayat medisnya mencatat hipertensi dan kadar glukosa darah puasa yang sedikit meningkat pada kunjungan sebelumnya. Pemeriksaan fisik menunjukkan indeks massa tubuh (BMI) 32 kg/m2, lingkar pinggang 110 cm, dan tekanan darah 145/90 mmHg. Hasil laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 110 mg/dL, kadar trigliserida 180 mg/dL, kadar HDL 35 mg/dL, dan kadar LDL 140 mg/dL. Berikut ini hal utama yang menunjukkan pasien menderita sindrom metabolik adalah?

a)

Lingkar perut >90 cm

b)

Kadar TG >200 mg/dL

c)

Kadar HDL < 30 mg/dL

d)

Tekanan darah > 140/90 mmHg

e)

GDP > 126 mg/dL

35.

Seorang pria berusia 45 tahun dibawa ke unit gawat darurat dengan keluhan nyeri perut hebat, mual, dan muntah berulang selama satu hari terakhir. Riwayat medisnya mencatat bahwa ia baru didiagnosis dengan Diabetes Mellitus tipe 2 dua minggu yang lalu dan belum mulai rutin mengonsumsi obat diabetes yang diresepkan. Pasien mengakui bahwa ia mengabaikan nasihat dokter mengenai pengaturan diet dan olahraga teratur. Pada pemeriksaan fisik, pasien tampak bingung, dehidrasi, dan nafasnya tercium bau aseton. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah 480 mg/dL, pH darah rendah (6.5), Kalium (5.5), kadar bikarbonat rendah, dan ketonuria positif. Berikut ini tatalaksana yang tepat kecuali?

a)

Insulin IV 15 U/kgbb

b)

Rehidrasi dengan kristaloid

c)

Koreksi bikarbonat

d)

Edukasi pasien untuk rutin mengonsumsi obat diabetes

e)

Tidak perlu infus kalium

36.

Seorang pria berusia 55 tahun datang ke klinik dengan keluhan berkeringat, gemetar, dan merasa sangat lapar, yang terjadi secara tiba-tiba saat sedang bekerja di kebun. Riwayat medisnya mencatat bahwa ia telah didiagnosis dengan Diabetes Mellitus tipe 2 selama 10 tahun dan sedang mengonsumsi metformin dan glibenklamid sebagai terapi antidiabetes. Pasien mengakui bahwa dia terkadang melewatkan waktu makan atau mengalami penundaan makan. Pemeriksaan fisik tidak menunjukkan kelainan yang signifikan, kecuali tanda-tanda adrenergik dari hipoglikemia. Pemeriksaan glukosa darah segera menunjukkan kadar glukosa darah 50 mg/dL. Tatalaksana yang tepat adalah?

a)

Terapi parenteral berupa dextrose 10% sebanyak 150 mL dalam 15 menit

b)

Gula murni 5-10 gram (0.5-1 sendok makan gula pasir) yang dilarutkan ke dalam air

c)

Gula murni 15-20 gram (2-3 sendok makan gula pasir) yang dilarutkan ke dalam air

d)

Dextrose 40% sebanyak 25 mL atau dextrose 50% sebanyak 20 mL


e)

Pemberian glukagon 2 mg IM

37.

Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke klinik dengan keluhan sering merasa lelah, pandangan kabur, dan sering merasa haus selama tiga bulan terakhir. Dia memiliki riwayat keluarga dengan Diabetes Mellitus tipe 2, di mana ibunya juga menderita kondisi ini. Pasien memiliki riwayat tekanan darah tinggi yang dikelola dengan obat antihipertensi. Indeks massa tubuh (IMT) pasien adalah 29 kg/m2, menunjukkan kelebihan berat badan. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 155 mg/dL dan kadar HbA1c 7,8%. Pasien juga memiliki penyakit gagal jantung dan sudah berobat selama 2 tahun. OHO yang dikontraindikasikan pada pasien adalah?

a)

Metformin

b)

Repaglinid

c)

Acarbose

d)

Pioglitazone

e)

Glibenklamid

38.

Seorang wanita berusia 22 tahun datang ke klinik dengan keluhan sering merasa haus dan sering buang air kecil selama beberapa bulan terakhir. Dia tidak mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Riwayat keluarga menunjukkan bahwa ibunya didiagnosis menderita diabetes pada usia 30 tahun, dan nenek dari pihak ibu juga menderita diabetes yang didiagnosis pada usia muda. Pemeriksaan fisik menunjukkan bahwa wanita ini memiliki berat badan normal dengan indeks massa tubuh (IMT) 22 kg/m2. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar glukosa darah puasa 160 mg/dL dan kadar HbA1c 7,5%. Tidak ditemukan adanya autoantibodi diabetes (GAD, IA-2, dan ZnT8) dalam darahnya, tetapi C-peptide (+). Apa diagnosis pada pasien?

a)

DMT 1

b)

DMT 2

c)

LADA

d)

MODY

e)

MODYAR