wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER MANAJEMEN PERKEBUNAN

Total questions: 70

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.

Bapak Rudi Sihombing bertanya: "Apa tujuan utama dari perencanaan usaha perkebunan yang kita susun ini?"

a)

Menentukan waktu panen terbaik

b)

Menyusun strategi pemasaran

c)

Menentukan langkah strategis dan teknis dalam pengelolaan usaha

d)

Meningkatkan hasil pupuk

2.

Tim perencanaan sedang menyusun kerangka dokumen. Komponen utama perencanaan usaha perkebunan yang TIDAK relevan untuk dianalisis pada tahap ini adalah:

a)

A. Analisis iklim

b)

B. Analisis sosial media

c)

C. Analisis finansial

d)

D. Analisis risiko

3.

Manajer mengingatkan bahwa menyusun rencana ini adalah bagian dari peran besar manajemen. Perencanaan usaha berkaitan erat dengan fungsi manajemen:

a)

Operasional

b)

Strategis

c)

Administratif

d)

Teknis

4.

Bapak Rudi Sihombing mencari jenis tanah yang subur dan cocok. Tanah yang cocok untuk sawit di antaranya adalah:

a)

Tanah gambut

b)

Tanah berbatu

c)

Tanah liat keras

d)

Tanah berpasir

5.

Untuk memastikan penyerapan nutrisi optimal, pH ideal untuk pertumbuhan optimal tanaman kelapa sawit adalah:

a)

3.0–4.0

b)

5.5–7.0

c)

4.0–6.0

d)

6.5–8.0

6.

Bapak Rudi Sihombing mengecek data BMKG. Curah hujan tahunan yang ideal untuk sawit adalah:

a)

500–1000 mm

b)

1500–2000 mm

c)

2000–2500 mm

d)

>3000 mm

7.

Ketika kebun mulai panen, Bapak Rudi harus memastikan efisiensi pengiriman. Faktor penting dalam efisiensi distribusi hasil panen adalah:

a)

Jarak ke pasar tradisional

b)

Akses transportasi ke pabrik pengolahan

c)

Jumlah truk di kebun

d)

Harga BBM

8.

Bapak Rudi berkonsultasi tentang kelayakan jangka panjang. Alat analisis finansial apa yang menunjukkan nilai sekarang dari arus kas masa depan?

a)

ROI

b)

Payback Period

c)

IRR

d)

NPV

9.

Mereka membahas IRR. IRR dikatakan layak jika nilainya:

a)

Lebih kecil dari bunga bank

b)

Sama dengan ROI

c)

Lebih besar dari hurdle rate (tingkat pengembalian minimum)

d)

Negatif

10.

Bapak Sirait ingin tahu kapan modalnya kembali. Indikator Payback Period menunjukkan:

a)

Nilai sisa proyek

b)

Lama proyek berlangsung

c)

Waktu pengembalian modal awal

d)

Total pendapatan per tahun

11.

Bapak Sihombing perlu menyiapkan modal kerja untuk perawatan selama periode ini. Fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) pada sawit berlangsung sekitar:

a)

1 tahun

b)

2 tahun

12.

Setelah TBM, kapan fase Tanaman Menghasilkan (TM) pada sawit dimulai?

a)

Tahun ke-2

b)

Tahun ke-3

c)

Tahun ke-4

d)

Tahun ke-5

13.

Untuk meminimalkan risiko, Bapak Sebayang menanam kopi di dataran tinggi. Varietas kopi yang lebih adaptif terhadap iklim ekstrem adalah:

a)

Arabika

b)

Robusta

c)

Liberika

d)

Excelsa

14.

Untuk peremajaan kopi, staf agronomi mengusulkan teknik peremajaan dengan menyambung batang tua, yang disebut:

a)

Grafting

b)

Top working

c)

Pruning

d)

Seedling

15.

Hasil audit menunjukkan kesimpulan utama yang optimis. Apa kesimpulan utama dari studi kasus kebun sawit di Riau (yang digunakan sebagai referensi) tentang kelayakan proyek?

a)

Usaha sawit tidak layak

b)

Payback lebih dari 15 tahun

c)

Proyek layak secara ekonomi dengan NPV positif dan IRR 14%

d)

Produksi stagnan sejak awal

16.

Bapak Tambunan memastikan timnya mengikuti siklus yang benar. Apa saja tahapan utama dalam produksi perkebunan menurut Evizal (2014)?

a)

Penanaman, pemupukan, pengemasan

b)

Budidaya, panen, dan pascapanen

c)

Persiapan, distribusi, dan pemasaran

d)

Penanaman, panen, dan penjualan

17.

Sebagai anggota RSPO, Bapak Ginting harus menerapkan praktik terbaik di lahan gambut. Salah satu contoh praktik terbaik menurut RSPO (2019) dalam pengelolaan lahan gambut adalah:

a)

Penggunaan pupuk kimia intensif

b)

Penanaman monokultur

c)

Pengelolaan air dengan kanal tertutup

d)

Pembakaran lahan sebelum tanam

18.

Prinsip keberlanjutan mengharuskan perusahaan berfokus pada lebih dari sekadar laba. Apa saja aspek yang dipertimbangkan dalam praktik berkelanjutan produksi perkebunan?

a)

Kualitas tanah dan pupuk

b)

. Efisiensi biaya, lingkungan, dan sosial

c)

Teknologi, tenaga kerja, dan promosi

d)

Produksi maksimal dengan biaya tinggi

19.

Manajer budidaya mengusulkan untuk meningkatkan produksi tanpa menambah lahan. Pendekatan intensifikasi dalam produksi perkebunan bertujuan untuk:

a)

Menambah jumlah tenaga kerja

b)

Meningkatkan produksi dengan lahan yang ada

c)

Membuka hutan menjadi perkebunan

d)

Meningkatkan penggunaan pestisida

20.

Manajer pengembangan lahan mengusulkan cara tradisional untuk menambah produksi total. Apa fokus utama pendekatan ekstensifikasi menurut Tiffen (1972)?

a)

Peningkatan produktivitas per hektar

b)

Perluasan lahan produksi

c)

Pengurangan biaya produksi

d)

Mekanisasi perkebunan

21.

Bapak Slamet menerapkan Integrated Pest Management (IPM). Tujuan utama dari IPM adalah:

a)

Membunuh semua hama secara total

b)

Menurunkan populasi hama sampai tingkat tidak merugikan

c)

Mengurangi tenaga kerja

d)

Meningkatkan penggunaan pestisida

22.

Bapak Slamet menyadari ada banyak faktor penentu keberhasilan hasil panen. Menurut Evizal, faktor penentu keberhasilan produksi yang utama, KECUALI:

a)

Tanah

b)

Iklim

c)

Varietas

d)

Harga jual

23.

Tim panen harus selalu memastikan kelapa sawit siap potong. Kriteria kelapa sawit dikatakan matang panen adalah:

a)

1-2 brondolan jatuh

b)

Warna tandan berubah

c)

5-10 brondolan jatuh

d)

Daun mulai menguning

24.

Setelah panen, pengiriman harus secepatnya. Mengapa kecepatan transportasi TBS penting menurut standar RSPO?

a)

Untuk menghindari kemacetan

b)

Menekan biaya pengangkutan

c)

Mencegah peningkatan kadar FFA (Free Fatty Acid)

d)

Mempercepat proses pengeringan

25.

Tim operasional mengatur rotasi panen setiap blok. Apa tujuan utama dari rotasi panen yang terjadwal?

a)

Menyediakan waktu libur

b)

Menyesuaikan cuaca

c)

Menjaga kontinuitas hasil dan mencegah pembusukan

d)

Meningkatkan luas lahan panen

26.

Bapak Sitinjak juga memproses kakao. Fungsi utama fermentasi dalam pengolahan kakao adalah:

a)

Membunuh hama

b)

Meningkatkan kadar air

c)

Mengurangi rasa pahit

d)

Mengembangkan cita rasa

27.

Untuk meningkatkan profitabilitas, Bapak Sitinjak melakukan pengolahan lebih lanjut. Hilirisasi dalam sektor perkebunan bertujuan untuk:

a)

Mempercepat penanaman

b)

Mengolah produk mentah menjadi bernilai tinggi

c)

Menurunkan nilai jual

d)

Menghapus proses pascapanen

28.

Dalam produk akhir Crude Palm Oil (CPO), apa salah satu indikator mutu terpenting yang harus dijaga agar tetap rendah?

a)

Kadar gula

b)

Kadar protein

c)

Kadar Free Fatty Acid (FFA)

d)

Kadar pH

29.

Untuk memastikan efisiensi dan keamanan, alat yang digunakan untuk panen sawit di pohon tinggi adalah:

a)

Dodos

b)

Parang

c)

Egrek

d)

Sabit datar

30.

Bapak Slamet berkomitmen pada sertifikasi. Sertifikasi RSPO dan ISPO menekankan pentingnya:

a)

Harga produk tinggi

b)

Konversi lahan cepat

c)

Produksi berkelanjutan dan tanggung jawab sosial

d)

Monopoli produksi

31.

Bapak Ginting mengadopsi prinsip perencanaan ekologis. Apa prinsip utama dari pendekatan Ian McHarg dalam perencanaan ekologis?

a)

Maksimalisasi keuntungan lahan

b)

Dominasi manusia atas alam

c)

Efisiensi penggunaan lahan

d)

Perencanaan selaras dengan alam

32.

Sebelum membuka lahan baru, timnya melakukan evaluasi. Apa tujuan utama dari evaluasi kesesuaian lahan menurut FAO?

a)

Meningkatkan harga jual tanah

b)

Menentukan pemanfaatan lahan terbaik berdasarkan kondisi biofisik dan sosial

c)

Memberi izin pembukaan lahan perkebunan

d)

Menentukan siapa pemilik lahan

33.

Lahan yang sangat ideal diberi kategori tertinggi. Apa kategori kesesuaian lahan yang diberikan kepada lahan yang sangat sesuai untuk budidaya?

a)

S2

b)

S3

c)

S1

d)

N

34.

Bapak Ginting mempertimbangkan risiko. Apa risiko utama dari budidaya kelapa sawit di lahan gambut seperti di Labuhanbatu?

a)

Penurunan harga pasar

b)

Pertumbuhan tanaman sangat pesat

c)

Subsiden, emisi karbon tinggi, dan kebakaran

d)

Peningkatan produksi sawit

35.

Daya dukung lingkungan (carrying capacity) dalam konteks perencanaan lahan mengacu pada:

a)

Kemampuan lahan menghasilkan hasil pertanian maksimal

b)

Kemampuan ekosistem menanggung aktivitas manusia tanpa rusak

c)

Jumlah tanaman yang bisa ditanam di lahan

d)

Kapasitas manusia dalam mengelola tanah

36.

Dalam konflik agraria, terdapat perbedaan mendasar. Konsep 'legalitas' dan 'legitimasi' merujuk pada:

a)

Sama artinya

b)

Legalitas = hukum negara, Legitimasi = pengakuan masyarakat

c)

Legalitas = adat, Legitimasi = izin pemerintah

d)

Legalitas = hukum adat, Legitimasi = keputusan presiden

37.

Studi kasus KEK Sei Mangkei menunjukkan pentingnya:

a)

Eksploitasi sawit tanpa batas

b)

Perluasan lahan secara cepat

c)

Integrasi spasial dan industri dalam tata guna lahan

d)

Isolasi kawasan industri dari petani

38.

Untuk menghindari masalah, Bapak Ginting meninjau kasus Deli Serdang. Apa penyebab utama konflik agraria di Kabupaten Deli Serdang?

a)

Kegagalan panen

b)

Tumpang tindih antara HGU dan pemukiman rakyat

c)

Bencana alam

39.

Prinsip 'carrying capacity' (daya dukung) berasal dari ilmuwan:

a)

A. Ian McHarg

b)

B. Richard Forman

c)

C. Eugene Odum

d)

D. Gunnar Myrdal

40.

Apa yang menjadi salah satu syarat keberhasilan perencanaan tata ruang yang diyakini Bapak Ginting?

a)

Penyusunan cepat

b)

Izin dari perusahaan

c)

Partisipasi masyarakat dan transparansi data

d)

Penyeragaman tanaman

41.

Kebijakan RTRW berperan penting dalam:

a)

Penetapan harga jual sawit

b)

Pembagian lahan secara merata

c)

Menentukan zona lindung, budidaya, dan infrastruktur

d)

Penghapusan hak adat

42.

Salah satu kelemahan utama sistem perizinan lahan di Indonesia yang harus diatasi adalah:

a)

Terlalu cepat diproses

b)

Biaya terlalu murah

c)

Tidak ada digitalisasi

d)

Kurangnya sinkronisasi dengan RTRW

43.

Apa yang harus menjadi fondasi dalam sistem tata ruang menurut narasi untuk menghindari konflik?

a)

Investasi luar negeri

b)

Perluasan lahan secara masif

c)

Audit spasial dan partisipasi masyarakat

d)

Sertifikasi tanah cepat

44.

Bapak Rudi harus menyadari dampak regionalnya. Teori 'Cumulative Causation' dari Gunnar Myrdal menjelaskan:

a)

Pembagian lahan secara adil

b)

Keseimbangan distribusi lahan

c)

Ketimpangan spasial akibat pertumbuhan ekonomi terpusat

d)

Teori konservasi lahan

45.

Apa pelajaran utama dari kegagalan sawit di lahan gambut Labuhanbatu?

a)

Kebutuhan akan lebih banyak irigasi

b)

Keunggulan sawit di lahan kering

c)

Perlunya memperhatikan prinsip kesesuaian dan daya dukung

d)

Keunggulan teknik kanalisasi

46.

Apa struktur organisasi paling umum yang digunakan Bapak Ginting dalam perusahaan perkebunan?

a)

Matriks

b)

Lini dan Staf

c)

Divisional

d)

Fungsional Murni

47.

Siapa yang bertanggung jawab atas kebijakan strategis tertinggi dan pengambilan keputusan final dalam organisasi perkebunan?

a)

Mandor

b)

Asisten Kebun

c)

Manajer Kebun

d)

Direktur Utama

48.

Apa tugas utama dari mandor dalam organisasi kebun?

a)

Mengatur distribusi produk

b)

Menyusun laporan keuangan

c)

Mengawasi pekerja lapangan

d)

Melakukan pengolahan hasil

49.

Apa tujuan utama penerapan Good Corporate Governance (GCG) oleh Bapak Ginting?

a)

Mengurangi jumlah tenaga kerja

b)

Meningkatkan efisiensi biaya produksi

c)

Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas

d)

Memperluas lahan perkebunan

50.

Salah satu prinsip utama GCG yang wajib diterapkan perusahaan adalah:

a)

Spekulasi

b)

Dominasi pasar

c)

Independensi

d)

Penghindaran pajak

51.

Siapa yang bertugas mengawasi Direksi dalam kerangka GCG?

a)

Rapat umum pemegang saham

b)

Manajer kebun

c)

Mandor

d)

Dewan Komisaris

52.

Manfaat penerapan GCG bagi perusahaan adalah KECUALI:

a)

Meningkatkan kepercayaan investor

b)

Menurunkan risiko hukum

c)

Menurunkan kualitas produk

d)

Meningkatkan reputasi perusahaan

53.

Apa peran penting bagian keuangan dalam struktur organisasi perkebunan?

a)

Menanam bibit

b)

Mengolah hasil panen

c)

Menyusun dan mengelola anggaran

d)

Melakukan pengawasan lapangan

54.

Kelebihan struktur organisasi lini adalah:

a)

Kompleksitas tinggi

b)

Keputusan cepat karena alur komando jelas

c)

Sangat fleksibel untuk perusahaan besar

d)

Cocok untuk organisasi matrix

55.

Apa indikator keberhasilan tata kelola perusahaan (GCG)?

a)

Produksi meningkat meskipun konflik internal tinggi

b)

Audit internal dan eksternal berjalan efektif

c)

Semua jabatan diisi keluarga pemilik

d)

Tidak adanya transparansi

56.

Apa risiko dari tidak diterapkannya GCG?

a)

Kepuasan pelanggan meningkat

b)

Keuangan perusahaan sehat

c)

Risiko korupsi dan konflik kepentingan

d)

Biaya produksi menurun

57.

Struktur organisasi yang menekankan spesialisasi fungsi (Agronomi, Keuangan, SDM) disebut:

a)

Lini

b)

Fungsional

c)

Matriks

58.

Apa perbedaan utama antara Direksi dan Komisaris dalam GCG?

a)

Direksi mengawasi, Komisaris melaksanakan

b)

Komisaris bersifat eksekutif, Direksi legislatif

c)

Direksi bertugas menjalankan operasional, Komisaris mengawasi

d)

Tidak ada perbedaan

59.

Mengapa penting adanya pembagian kerja yang jelas di organisasi perkebunan?

a)

Untuk meningkatkan jam kerja

b)

Agar tidak terjadi duplikasi tugas dan konflik

c)

Untuk mengurangi gaji pekerja

d)

Agar direktur bisa bekerja sendiri

60.

Tujuan audit internal dalam perusahaan perkebunan adalah:

a)

Menurunkan pajak

b)

Menghapus laporan keuangan

c)

Menilai dan meningkatkan efektivitas pengendalian internal

d)

Menentukan harga jual sawit

61.

Apa definisi resmi dari perkebunan menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 2014?

a)

Usaha pertanian rakyat berbasis hortikultura

b)

Kegiatan pertanian di lahan sempit dan intensif

c)

Usaha mengelola tanaman tertentu pada lahan/media tumbuh dalam satu sistem pengolahan dan pemasaran

d)

Sistem panen terpadu berbasis ekowisata

62.

Menurut Downey & Erickson (1987), sektor perkebunan merupakan bagian dari:

a)

Agraria tradisional

b)

Ekosistem kehutanan

c)

Sistem agribisnis terpadu

d)

Ekonomi mikro wilayah

63.

Ruang lingkup kegiatan perkebunan mencakup Budidaya, Pascapanen, dan Logistik, KECUALI:

a)

Budidaya

b)

Pascapanen

c)

Logistik

d)

Jasa keuangan

64.

Peran strategis sektor perkebunan bagi Indonesia antara lain:

a)

Mengurangi subsidi pertanian

b)

Menambah beban fiskal negara

c)

Menyerap tenaga kerja dan menghasilkan devisa

d)

Mengurangi aktivitas ekonomi pedesaan

65.

Manajemen yang efektif dalam perkebunan berperan penting untuk:

a)

Meningkatkan pajak ekspor

b)

Memperkuat monopoli pangan

c)

Menjaga daya saing ditengah globalisasi

d)

Mengurangi jumlah petani

66.

Kontribusi perkebunan terhadap pembangunan nasional antara lain:

a)

Mengurangi pendapatan nasional

b)

Menambah pengangguran

c)

Meningkatkan devisa dan kesejahteraan desa

d)

Meningkatkan biaya produksi pangan

67.

Komoditas utama yang berkembang pesat pada masa kolonial antara lain:

a)

Sawit, kakao, dan karet

b)

Kopi, tebu, dan tembakau

c)

Padi, kedelai, dan jagung

d)

Teh, cengkeh, dan kelapa

68.

Salah satu tujuan pembelajaran manajemen perkebunan adalah:

a)

Menghilangkan sistem distribusi

b)

Menganalisis struktur industri digital

c)

Memahami sejarah dan dinamika kebijakan sektor perkebunan

d)

Menambah tarif bea ekspor

69.

Menurut Sulaiman (2016), keberhasilan manajemen perkebunan bergantung pada:

a)

Modal besar dan impor teknologi

b)

Penguasaan politik lokal

c)

Pemahaman menyeluruh atas rantai nilai (value chain)

d)

Fokus apda sektor hilir

70.

Manajemen dalam konteks agribisnis meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Pengawasan, dan Evaluasi, KECUALI

a)

Perencanaan

b)

Pengorganisasian

c)

Kontrol sosial

d)

Pengawasan dan evaluasi